cover
Contact Name
Stepanus Maman Hermawan
Contact Email
stepanus.hermawan@ukrida.ac.id
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal 51312, Cetral Java , Indonesia
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS)
ISSN : 7465497     EISSN : 27465500     DOI : https://doi.org/10.37287/ijnhs.v6i1.5923
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) is a open access, peer reviewed and refereed international journal. The purpose of the Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) is to provide a mechanism to share knowledge related to improving health and promoting the development of nursing. The Journal seeks original manuscripts reporting scholarly work on the art and science of nursing and health. Original articles may be empirical and qualitative studies, review articles, methodological articles, brief reports, case studies and letters to the Editor. All research articles in IJNHS will undergone rigorous peer review, based on initial editor screening and anonymized refereeing by an expert reviewer. The topics related to this journal include but are not limited to Quality nursing; Nursing education; Nursing ethics and management; Nursing policy; Continuing nurse education; Continuing nurse training; Diagnostics and prescribing; Patient education and counseling; Health care; Traditional of Medicine; Public health; Health promotion; Clinical aspects related to health; Health policy and management; Food health; Remote health; Community health; Urban health; Reproductive health care; Paediatrics and child health; Health Policy Analysis.
Articles 100 Documents
The Effect of Brisk Walking on Blood Pressure of Hypertensive Patients Utomo, Endrat Kartiko; Soleman, Sitti Rahma; AM, Ady Irawan
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 1 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i1.6370

Abstract

Hypertension is one of the non-communicable diseases characterised by clinical symptoms of high blood pressure above ≥140/90 mmHg. one of the non-pharmacological implementations is physical activity or exercise, brisk walking physical activity is one way to control blood pressure in hypertensive patients. Objective to determine the effect of fast walking exercise on blood pressure of hypertensive patients. Quasy Experiment research method with Pre and Post Test with Control design, sampling technique with consecutive sampling with 48 respondents. fast walking exercise intervention for 20-30 minutes at a walking speed of 4-6 km / hour in the morning for 2 weeks. Blood pressure measurements were taken using a sphygmomanometer and analysed using Independent T - Test and paired T-Test. the average age was between 54 to 56 years old, female gender, the last education was high school, and the profession was labourer. There was a significant difference in systolic blood pressure with a P-value = 0.020*. While based on the results of the analysis of diastolic blood pressure between groups there was no significant difference in change with a P-value = 0.189 *. Fast exercise training for 20-30 minutes at a walking speed of 4-6 km / h in the morning for 2 weeks is able to reduce blood pressure in hypertensive patients, this shows that there is a great opportunity for hypertensive patients to improve their health and avoid complications.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Pernikahan Usia Dini Lestari, Mustika Ayu; Sustiyani, Elly; Ningsih, Hasrun
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 1 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i1.6454

Abstract

Pernikahan dini merupakan sebuah pernikahan dibawah umur yang target persiapannya belum dikatakan maksimal, dalam persiapan fisik, persiapan mental, juga persiapan materi. Kasus pernikahan dini bukan hal yang tabu untuk dibicarakan di Indonesia karena hampir setiap daerah terdapat kasus pernikahan dini dengan berbagai faktor penyebabnya, antara lain tingkat Pendidikan, pengetahuan, dan peran teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya pernikahan usia dini di desa pengadang. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah semua wanita yang melakukan pernikahan pada tahun 2022 – 2023 sejumlah 120 orang yang berada dan menetap di Desa.Tekhnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel di dapatkan sebanyak 92 orang. Tehnik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunkan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariate. Tingkat pendidikan responden mayoritas pada tingkat pendidikan dasar yaitu sebanyak 60 responden (65 %), sedangkan tingkat pengetahuan responden mayoritas pengetahuan kurang yaitu sebanyak 55 responden (60 %), Untuk Peran Teman Sebaya responden mayoritas kategori pengaruh buruk yaitu sebanyak 56 responden (61 %) serta status pernikahan responden mayoritas menikah usia dini yaitu sebanyak 56 Responden (61%). Hasil analisis bivariate berdasarkan Chi square di dapatkan hasil p value pendidikan responden dengan nilai 0,000< 0,005, pengetahuan dengan nilai p value dengan nilai p value 0,000< 0,005, peran teman sebaya dengan nilai p value 0,000< 0,005. Terdapat hubungan antara Pendidikan, pengetahuan, peran teman sebaya dengan pernikahan dini di Desa Pengadang.
Emotional Support and Family Strategies for Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis Kristian, Eben Haezar; Andri, Florensius; Hermawan, Stepanus Maman
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 1 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i1.6503

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive medical condition that imposes significant physical, psychological, and social burdens on both patients and their families. Long-term hemodialysis therapy demands substantial involvement from family members, not only in logistical support but also in providing emotional stability. However, the emotional role and adaptive strategies of families in supporting CKD patients remain underexplored, particularly in the context of long-term care. This study aims to explore the emotional roles and coping strategies employed by family caregivers of CKD patients undergoing hemodialysis. A qualitative approach with an interpretative phenomenological design was applied. Twelve participants, all immediate family members of patients receiving regular hemodialysis at Hospital X in Pontianak, Indonesia, were selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The trustworthiness of the data was enhanced through triangulation and member checking. The study identified four major themes: (1) The Emotional Role of the Family in Accompanying the Patient; (2) Adaptive Strategies for Families in Facing the Challenges of Mentoring; (3) Psychosocial Challenges in the Mentoring Process; and (4) Family Meanings and Expectations in Assisting CKD Patients. Family caregiving was found to be not only burdensome but also an opportunity for emotional growth and personal transformation. This study highlights the need for structured psychosocial support and counseling services for families, and proposes the development of a comprehensive family-centered caregiving model in hemodialysis units.
Pengalaman Orang Tua dalam Mendampingi Penggunaan Gadget terhadap Kesehatan Mental Anak Kelas 4 - 6 Karmilasari, Ferry Diana
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 1 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i1.6522

Abstract

Gadget adalah alat elektronik yang dibuat untuk menjalankan fungsi tertentu dengan cara yang efisien dan praktis. Alat ini dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan harian, seperti berkomunikasi, mencari hiburan, mengakses informasi, belajar, atau mendukung pekerjaan. Karena sifatnya yang mudah digunakan, gadget banyak dipakai oleh berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan usia dan kebutuhan, serta perlu adanya pengawasan dan pembatasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pengalaman orang tua dalam mendampingi penggunaan gadget terhadap kesehatan mental pada anak usia sekolah (Kelas 4-6) di Dusun Temurejo, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 7 partisipan yakni orang tua siswa-siswi sekolah dasar kelas 4-6. Partisipan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini dengan melakukan wawancara mendalam. Teknik analisa data dengan menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Penelitian dimulai dari membaca Kembali transkrip verbatim, kemudian menandai teks yang dianggap penting, data direduksi dengan mengidentifikasi tema-tema utama, hasil tema tersebut disajikan dalam bentuk tabel yang menggambarkan pengalaman orang tua.Hasil penelitian ini ditemukan 5 tema yaitu (1) Pengenalan Gadget Sejak Usia Dini, (2) Penggunaan Gadget Yang Melebihi Batas, (3) Ketidakmampuan Pengendalian Emosi, (4) Kurangnya Interaksi Sosial, (5) Pentingnya Kontrol dan Pendampingan dari Orang Tua. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendampingi serta menetapkan batasan penggunaan gadget pada anak, agar risiko dampak negatif yang mungkin muncul dapat dikurangi.
Hubungan Pendekatan Multikultural Keluarga terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Ca Mamae yang Menjalani Kemoterapi Ibrahim, Yayu; Rahma, Siti; Liputo, Gusti Pandi
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 1 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i1.5687

Abstract

Pasien kanker payudara (Ca Mamae) yang menjalani kemoterapi sering mengalami kecemasan yang tinggi. Salah satu faktor yang berperan dalam mengurangi kecemasan tersebut adalah dukungan keluarga, yang dalam konteks multikultural dapat memengaruhi respons emosional pasien secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan pendekatan multikultural pada pasien Ca Mamae yang menjalani kemoterapi di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 59 pasien dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Somers' D. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan pendekatan multikultural (p = 0.000). Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesehatan emosional pasien dan memberikan dasar bagi rumah sakit untuk mengembangkan program edukasi dan dukungan keluarga dalam perawatan pasien kanker payudara.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Ny. W Post Op STSG Ulkus Granulosum dengan Teknik Relaksasi Genggam Jari Nistiani, Desi; Sumarni, Tri; Martuti, Tri
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.6729

Abstract

Split Thickness Skin Graft (STSG) merupakan prosedur bedah yang dilakukan dengan memindahkan sebagian lapisan kulit dari area donor ke area resipien tanpa jaringan vaskular untuk menutupi luka atau defek. Prosedur ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada pasien, terutama setelah operasi STSG akibat ulkus granulosum. Metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi genggam jari. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi stres dan nyeri dengan meningkatkan aliran darah, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan suplai oksigen ke area nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi STSG dengan ulkus granulosum. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus deskriptif yang mengacu pada pendekatan evidence-based practice. Sampel dalam penelitian ini adalah satu orang pasien pasca operasi STSG dengan diagnosis ulkus granulosum. Studi kasus dilaksanakan di RSUD Prof. Dr. Margono Purwokerto di ruang Teratai 3, pada tanggal 15–17 Januari 2025. Subjek penelitian adalah Ny. W, pasien post op STSG. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan skala numerik. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri setelah intervensi. Sebelum terapi relaksasi genggam jari, nyeri pasien berada pada skala 5, dan setelah dilakukan teknik tersebut, skala nyeri menurun menjadi 3. Hal ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi genggam jari efektif dalam mengurangi intensitas nyeri pada pasien post op STSG dengan ulkus granulosum.
Risk Factors Associated with Severe Pre-Eclampsia Pratiwi, Liliek
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7134

Abstract

PEB (severe pre-eclampsia) is influenced by several variables, including maternal age during pregnancy, parity, gestational age, number of fetuses, frequency of antenatal care (ANC) appointments, and any history of hypertension. Identifying these elements among particular groups helps to direct successful therapeutic interventions and inform public health policies. This study was designed as a case-control study and used analytic observational techniques. Date were collectedfrom the medical records of women giving birth and without preeclampsia at the obstetrics and gynecology departement of Dr. Slamet General Hospital in Garut. The results of bivariate analysis using the chi-square test showed that there was no significant relationship between risk factors, including maternal age, parity, gestational age, number of fetuses, and ANC visits, with p-values greater than 0.05. based on multivariate analysis using logistic regression testing, it was found that pregnant women over the age of 35 had a higher risk of developing severe preeclampsia, with a significance value of p = 0.034. these findings indicate that maternal age over 35 and a history of hypertension play a role in increasing the likelihood of PEB.
Efektivitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam melalui Media Audiovisual terhadap Pengurangan Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea Puteri, Violita Dianatha; Ningtyas, Diah Ayu Puspa; Malfasari, Eka; Azhar, Bayu; Adelia, Gita
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 1 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i1.6862

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur bedah yang umum dilakukan untuk menghindari risiko terhadap ibu dan janin dalam persalinan pervaginam. Meskipun prosedur ini menyelamatkan nyawa, nyeri pascaoperasi yang signifikan sering kali dialami oleh ibu dan dapat mengganggu proses pemulihan serta perawatan bayi. Teknik relaksasi napas dalam merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang efektif dalam mengurangi persepsi nyeri dengan meningkatkan oksigenasi dan relaksasi otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi napas dalam melalui media audiovisual terhadap pengurangan nyeri pada pasien post sectio caesarea di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel sebanyak 32 pasien dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 52 pasien post sectio caesarea. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan skala pengukuran nyeri Numeric Rating Scale (NRS) digunakan untuk menilai tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi napas dalam melalui media audiovisual, dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Teknik relaksasi napas dalam melalui media audiovisual terbukti efektif dalam mengurangi nyeri pada pasien post sectio caesarea. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pascaoperasi.
Description of Anxiety Levels of Pregnant Women Before Emergency Caesarean Section Wijaya, Naning Tutik; Mawardika, Tina
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7199

Abstract

Anxiety before an emergency cesarean section can negatively impact anesthesia, the surgical procedure, and mother infant bonding. The purpose of this study was to describe the anxiety levels of pregnant women before undergoing an emergency cesarean section. A quantitative descriptive analytic design was utilized. The population consisted of 70 pregnant women with gestational age ≥28 weeks scheduled for an emergency cesarean section. A total sampling technique was applied, involving 70 respondents (June-July 2025). The instrument used was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire. The data analysis was presented in the form of frequency distribution since the data were categorical, describing the levels of anxiety among pregnant women undergoing emergency cesarean section. The results showed that the majority of respondents experienced moderate anxiety levels (62.8%). It can be concluded that pregnant women tend to experience moderate levels of anxiety before undergoing an emergency cesarean section.
Rekomendasi Bauran Pemasaran Dilihat Dari Profil Pasien Untuk Menaikan Kunjungan Pasien Rumah Sakit Setiawan, Alian; Garnida, Aliefety Putu; Nugroho, Dedy
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7303

Abstract

Persaingan dunia perumah sakitan semakin pesat menimbulkan terjadinya persaingan produk layanan kesehatan. RS Al Irsyad Surabaya pada laporan kinerja rumah sakit tahun 2023 menunjukkan adanya penurunan kunjungan pasien dibandingkan tahun sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi bauran pemasaran pada dimensi 4C (Customer Solution, Cost to Customer, Convenience, Communication). Turjuran dari pernerlitian ini adalah untuk merngiderntifikasi perlurang pasar sercara karakterristik profil masyarakat merlipurti faktor dermografi, merlakurkan pernilaian dimernsi analisis lingkurngan erksterrnal dan lingkurngan Interrnal serta mernyursurn rerkomerndasi baurran permasaran pada dimernsi 4C markerting mix (curstomerr solurtion, cost to curstomerr, convernierncer, commurnication) urnturk merningkatkan kurnjurngan pasiern di Rurmah Sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan metode evaluasi kualitatif untuk mengidentifikasi berbagai aspek dari strategi pemasaran Rumah Sakit. Populasi adalah seluruh pasien rawat inap dan rawat jalan dalam satu bulan. Teknik sampling menggunakan purposive sampling yang dihitung dengan rumus Slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebesar 99 pasien. Data primerr diperrolerh merlaluri wawancara terrstrurkturr (in derpht interrvierw) dan FGD (Focurs Grurp Dsiscurtion) urnturk merndapatkan data pada faktor interrnal dan erksterrnal. Data primerr didapatkan jurga dari pengisian kurersionerr oleh sample penelitian urnturk merngertahuri baurran permasaran di Rurmah Saikt. Data serkurnderr diperrolerh merlaluri obserrvasi lapangan yaitur derngan merngamati aktifitas dan siturasi yang terrjadi dalam kerserharian rurmah sakit serrta dokurmern terrburka yang didapatkan dari pihak manajermern urnit permasaran Rurmah Sakit. Terakhir dilakukan triangurlasi ataur pernggaburngan data yang terrkurmpurl. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil pasien penduduk kota Surabaya di dominasi penduduk usia produktif. Berbeda dangan pasien yang berkunjung ke Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya didominasi usia lansia. Jenis kelamin yang berkunjung didominasi oleh Perempuan. Tingkat pendidikan mulai dari Sekolah Menengah Atas dengan tingkat ekonomi cukup yang didominasi pekerja sektor swasta. Potensial pasar berdasarkan sebaran penduduk Surabaya berada pada area lebih dari >3km. Berdasarkan hasil perhitungan SWOT didapatkan pada kuadaran SO (Strenght - Opportunity) dimana Strenght 3,27 dan Weaknes -3,01 sedangkan Opportunity 2,24 dan Threat -2,20. Analisa Marketing Mix 4C menunjukan nilai cukup baik. Adapun nilai yang memiliki bobot dibawah 5 adalah variabel Customer Statisfaction yaitu lokasi parkir, petunjuk arah yang jelas, kebersihan, prodak unggulan. Variabel Cost to Customer yakni harga yang sesuai dan Communication yakni ketersediaan informasi layanan.

Page 9 of 10 | Total Record : 100