cover
Contact Name
Markus Patiung
Contact Email
agribisnis@uwks.ac.id
Phone
+6285730085011
Journal Mail Official
agribisnis@uwks.ac.id
Editorial Address
Jl Dukuh Kupang XXV/54 Surabaya 60225
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah SOSIO AGRIBIS
ISSN : 14121816     EISSN : 26144549     DOI : -
Scientific Journal of SOSIO AGRIBIS was first published in 2001 based on the Rector Decree University of Wijaya Kusuma Surabaya No. Kep. 36/UWKS/V/2001 dated on May 1st, 2001, with biannual frequency of publication, in July and December. This journal contains writings in the form of research articles and review related to agribusiness. With the name change on the study program of socio-economic into study program of agribusiness and in line with the up to date development, then in 2017 this journal changes by accommodating on-line publications without eliminating print publications.
Articles 165 Documents
PENGARUH E-WOM DAN MODAL SOSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN BUMDES MELALUI KEPUTUSAN PENGUNJUNG (Studi Kasus: Agrowisata Sumber Gempong, Ketapanrame): The Influence of E-WOM and Social Capital on the Growth of Village-Owned Enterprises (BUMDes) Through Visitor Decisions (Case Study: Sumber Gempong Agrotourism, Ketapanrame) Dakhi, Karma Bakti; Susilo, Achmadi; Wanto, Hary Sastrya
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word-of-Mouth (E-WOM) dan Modal Sosial terhadap pertumbuhan BUMDes Mutiara Welirang dalam sektor agrowisata melalui Keputusan Berkunjung, serta mengidentifikasi faktor lain yang berpengaruh. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif ini menggunakan data primer dari kuesioner dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM)–Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa E-WOM dan Modal Sosial memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pertumbuhan BUMDes, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Keputusan Berkunjung. Hasil uji mediasi membuktikan bahwa Keputusan Berkunjung secara signifikan dan positif memediasi pengaruh E-WOM dan Modal Sosial terhadap pertumbuhan BUMDes. Temuan ini diperkuat oleh nilai R-square sebesar 61,2%, yang mengindikasikan bahwa hubungan antara variabel independen dan mediator tersebut mampu menjelaskan sebagian besar (mayoritas) faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan BUMDes Mutiara Welirang di sektor agrowisata. Implikasinya, strategi pengembangan agrowisata harus mengintegrasikan pembangunan reputasi digital (E-WOM) dan penguatan jejaring komunitas (Modal Sosial) untuk mendorong kunjungan wisatawan dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Kata kunci: Agrowisata, E-WOM, Keputusan Pengunjung, Modal Sosial, Pertumbuhan BUMDes. This study aims to analyze the influence of Electronic Word-of-Mouth (E-WOM) and Social Capital on the growth of BUMDes Mutiara Welirang in the agrotourism sector through Visiting Decisions, as well as identifying other influential factors. This quantitative research with a descriptive approach uses primary data from questionnaires and secondary data. The data analysis method uses Structural Equation Modeling (SEM)–Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 4 software. The results of the analysis show that E-WOM and Social Capital have a significant and positive influence on the growth of BUMDes, both directly and indirectly through Visiting Decisions. The results of the mediation test prove that Visiting Decisions significantly and positively mediate the influence of E-WOM and Social Capital on the growth of BUMDes. This finding is strengthened by the R-square value of 61.2%, which indicates that the relationship between the independent variables and the mediator is able to explain most (the majority) of the factors that influence the growth of BUMDes Mutiara Welirang in the agrotourism sector. The implication is that agrotourism development strategies must integrate digital reputation building (E-WOM) and strengthening community networks (Social Capital) to encourage tourist visits and sustainable business growth. Keywords: Agrotourism, E-WOM, Visitor Decisions, Social Capital, BUMDes Growth.
RISIKO PRODUKSI USAHATANI LADA PUTIH DI KECAMATAN AIR GEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN: Production Risk of White Pepper Farmingin Air Gegas District South Bangka Regency Brilian, Wahyu; Karsiningsih, Eni; Agustina, Fournita
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko produksi yang dihadapi petani lada putih di Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei terhadap 50 petani yang dipilih secara purposive sampling. Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko, analisis kuantitatif dengan koefisien variasi untuk mengukur tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko produksi usahatani lada putih bersumber dari faktor alam seperti cuaca tidak menentu, serta faktor teknis seperti serangan hama dan penyakit, pemupukan yang tidak tepat, penggunaan bibit tidak unggul, pestisida yang tidak sesuai anjuran, dan tajar mati yang mudah lapuh. Tingkat risiko produksi tergolong tinggi dengan nilai koefisien variasi sebesar 0,73. Pengendalian risiko yang dilakukan petani masih bersifat kuratif, bukan preventif. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan petani dalam manajemen risiko serta dukungan kelembagaan dan penyuluhan agar produksi lada putih dapat berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam penyusunan strategi pengelolaan risiko usahatani lada putih di tingkat lokal. Kata kunci: Lada Putih, Risiko Produksi, Usahatani. This study aims to analyze the production risks faced by white pepper farmers in Air Gegas District, South Bangka Regency. The research was conducted using a survey method involving 50 farmers selected through purposive sampling. The analysis included descriptive analysis to identify sources of risk and quantitative analysis using the coefficient of variation to measure the level of risk. The results showed that production risks in white pepper farming stem from natural factors such as extreme weather, as well as technical factors such as pest and disease attacks, improper fertilization, the use of non-superior seeds, inappropriate pesticides, and weak support stakes (tajar). The level of production risk is classified as high, with a coefficient of variation of 0.73. These findings indicate the need to improve farmers' capacity in risk management, along with institutional support and agricultural extension services, to ensure the sustainability of white pepper production. This study is expected to serve as a reference in formulating local-level risk management strategies for white pepper farming. Keywords: Farming, Production Risk, White Pepper. Keywords: Farming, Production Risk, White Pepper
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora): Factors That Influence The Income of Robusta Coffee Farming (Coffea canephora) Ngoni, Maria Salestina; Sudirman, Paulus Every; Mario, Arcela Ewin
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254784

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani kopi Robusta di Desa Compang Tenda, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Faktor-faktor spesifik yang dianalisis adalah luas lahan, tenaga kerja, dan biaya produksi. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengkaji pengaruh simultan dan parsial variabel-variabel independen tersebut terhadap pendapatan usahatani. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga menghasilkan 44 petani kopi Robusta yang terpilih sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, tenaga kerja, dan biaya produksi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani kopi Robusta. Lebih lanjut, hasil uji-t parsial menunjukkan bahwa masing-masing variabel secara individual berpengaruh positif signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung untuk luas lahan (5,882), tenaga kerja (4,609), dan biaya produksi (7,621), yang semuanya melebihi nilai t-tabel (2,021). Hasil ini menggarisbawahi bahwa ketiga faktor tersebut merupakan penentu penting profitabilitas usahatani kopi Robusta di lokasi penelitian. Kata kunci: Biaya Produksi, Luas Lahan, Pendapatan, Tenaga Kerja. This study was conducted to determine the factors influencing the income of Robusta coffee farming in Compang Tenda Village, Borong Subdistrict, East Manggarai Regency. The specific factors analyzed were land area, labor, and production costs. A quantitative research approach was employed, utilizing multiple linear regression analysis to assess the simultaneous and partial effects of these independent variables on farming income. The sampling technique used was the Slovin formula, resulting in 44 Robusta coffee farmers being selected as respondents. Data were collected through structured questionnaires. The findings reveal that land area, labor, and production costs simultaneously have a significant effect on the income of Robusta coffee farming. Furthermore, the results of the partial t-test demonstrate that each variable individually has a significant positive effect. This is evidenced by the t-count for land area (5.882), labor (4.609), and production costs (7.621), all of which exceed the t-table value (2.021). These results underscore that these three factors are critical determinants of profitability in Robusta coffee farming in the studied location. Keywords: Production Costs, Land Area, Income, Labor.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN URBAN FARMING DI KOTA SURABAYA: Analysis of Factors Influencing Community Participation in Urban Farming Management in Surabaya City Ardiansyah, Rico Yanuar; Hendrarini, Hamidah; Santoso, Wahyu
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254855

Abstract

Urban Farming menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan sekaligus mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya dengan menekankan aspek ekonomi, ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, serta kesehatan. Penelitian dilakukan pada bulan April–Juni 2025 di tiga kelompok tani di Surabaya Timur dengan melibatkan 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Urban Farming telah berjalan cukup optimal, terutama pada aspek ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, serta kesehatan, yang memperoleh nilai tinggi pada dimensi kepentingan dan kinerja. Aspek kesehatan menampilkan kesesuaian tertinggi antara harapan masyarakat dan pelaksanaan di lapangan. Sebaliknya, aspek ekonomi masih menunjukkan kinerja terendah dengan gap terbesar, menandakan perlunya penguatan dalam hal pengelolaan hasil, akses pasar, dan pemberdayaan ekonomi komunitas. Dengan demikian, Urban Farming di Surabaya terbukti memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan kesehatan yang signifikan, namun perlu strategi lebih lanjut agar kontribusi ekonominya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Kata kunci: Importance Performance Analysis (IPA), Ketahanan Pangan, Kota Surabaya, Partisipasi Masyarakat, Urban Farming. Urban Farming is an alternative solution to address limited agricultural land in urban areas while supporting food security. This study aims to analyze the level of community participation in managing Urban Farming in Surabaya City, focusing on economic, ecological, socio-cultural, educational & tourism, and health aspects. The study was conducted from April–June 2025 in three farmer groups in East Surabaya, involving 50 respondents. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The results of the study indicate that overall Urban Farming has been running quite optimally, especially in the ecological, socio-cultural, educational & tourism, and health aspects, which received high scores on the importance and performance dimensions. The health aspect shows the highest satisfaction between community expectations and implementation in the field. Conversely, the economic aspect still shows the lowest performance with the largest gap, indicating the need for strengthening in terms of yield management, market access, and community economic empowerment. Thus, Urban Farming in Surabaya has been proven to provide significant environmental, social, and health benefits, but further strategies are needed so that its economic contribution can be optimally felt by the community. Keywords: Importance Performance Analysis (IPA), Food Security, Surabaya City, Community Participation, Urban Farming  
RISIKO USAHATANI PADI PADA LAHAN PASANG SURUT TIPE LUAPAN B DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENERIMAAN PETANI PESISIR DI DESA PADANG BARU KECAMATAN KAUR TENGAH KABUPATEN KAUR Edi, Syahrial; Fariadi, Herri; Andriani, Evi
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254934

Abstract

Sektor pertanian menghadapi banyak ancaman, termasuk perubahan iklim, bencana alam, fluktuasi harga dan produktivitas, serta kekurangan infrastruktur dan akses pasar. Semua hal ini mengancam pendapatan petani dan menghambat peran strategis pertanian dalam mengurangi kemiskinan pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko usahatani padi sawah pasang surut tipe luapan B dan untuk menganalisis dampak risiko pada penerimaan usahatani padi sawah di Desa Padang Baru, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan skor dan analisis penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi sawah pasang surut air laut tipe luapan B di Desa Padang Baru Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur menghadapi risiko produksi dengan kategori risiko tinggi, dengan skor rata-rata 4,23. Risiko kerusakan tanaman padi yang menyebabkan kematian adalah 4,45 dengan kategori risiko tinggi, banyaknya hama dan penyakit adalah 4,36 dengan kategori risiko tinggi, dan rendahnya produksi adalah 3,86 dengan kategori risiko tinggi. Di Desa Padang Baru, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, usaha tani padi sawah menerima rata-rata Rp 13.538.636,36 per ha sebagai dampak risiko lahan pasang surut tipe luapan B.
ALOKASI WAKTU KERJA PETANI PADI SAWAH DALAM POLA NAFKAH GANDA PADA USAHA PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KECAMATAN PADANG JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA: Working Time Allocation of Rice Paddy Farmers in Dual Livelihood Pattern on Freshwater Fish Raising Business in Padang Jaya Sub-District North Bengkulu Regency Novalia, Lusi; Fariadi, Herri; Andriani, Evi
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254935

Abstract

Penelitian ini menganalisis alokasi waktu dan faktor-faktor yang mempengaruhi petani padi yang menerapkan strategi pendapatan ganda dengan mengintegrasikan budidaya ikan air tawar di Kecamatan Padang Jaya, daerah Minapolitan di Kabupaten Bengkulu Utara. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, penelitian ini bertujuan untuk menilai distribusi waktu kerja antara kedua aktivitas tersebut dan mengidentifikasi faktor penentu alokasi tenaga kerja untuk perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menghabiskan rata-rata 119 jam per bulan untuk pertanian padi dan 151 jam untuk budidaya ikan. Faktor-faktor kunci yang secara signifikan mempengaruhi alokasi waktu kerja untuk budidaya ikan air tawar adalah motivasi budidaya ikan, persepsi profitabilitas pertanian padi, dan usia petani. Sebaliknya, tingkat pendidikan formal dan jumlah tanggungan ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini menyoroti kelayakan sistem agrikultur-akuakultur terintegrasi dan menggarisbawahi pentingnya motivasi intrinsik dan persepsi ekonomi dalam strategi diversifikasi tenaga kerja di daerah Minapolitan. Kata kunci: Alokasi Waktu Kerja, Pembesaran Ikan Air Tawar, Pola Nafkah Ganda. This study analyzes the time allocation and influencing factors for rice farmers who adopt a dual-income strategy by integrating freshwater fish farming in Padang Jaya District, a Minapolitan area in North Bengkulu Regency. Using a quantitative approach with multiple linear regression analysis, the research aimed to assess working time distribution between the two activities and identify determinants of labor allocation to fisheries. Results indicate that farmers spend an average of 119 hours monthly on rice farming and 151 hours on fish farming. Key factors significantly influencing the allocation of working time to freshwater fish farming are motivation for fish farming, perceptions of rice farming profitability, and farmer age. In contrast, formal education level and the number of dependents were found to have no significant effect. The findings highlight the viability of integrated agri-aquaculture systems and underscore the importance of intrinsic motivation and economic perceptions in labor diversification strategies within Minapolitan zones. Keywords: Work Time Allocation, Freshwater Fish Farming, Dual Livelihood Pattern.
KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK INVESTASI PENGEBUNAN JERUK KEPROK TEJAKULA DI WILAYAH KABUPATEN BANYUWANGI: Financial Feasibility of The Tejakula Tangerine Plantation Investment Project in Banyuwangi Regency Supriono, Agus; Faisal, Ahmad; Hidayati, Dwi Ratna; Ibanah, Indah; Magfiroh, Illia Seldon; Maharani, Ariq Dewi
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254960

Abstract

Sejak mulai tahun 2014, sejumlah petani jeruk Siam di Desa Temurejo yang berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi mulai mengganti tanaman jeruk Siamnya ke jeruk keprok Tejakula. Peralihan jenis komoditas ini mendukung kebijakan Direktoral Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian. Akan tetapi, perkembangan pertumbuhan dan produksi tanaman jeruk keprok Tejakula yang diusahakan secara monokultur tersebut kurang maksimal dibandingkan dengan perkembangan pertumbuhan dan produksi jeruk keprok Tejakula di wilayah Provinsi Bali, yang merupakan daerah asal plasma nutfah jeruk keprok Tejakula ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial proyek investasi pengebunan jeruk keprok Tejakula secara monokultur di wilayah Kabupaten Banyuwangi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara finansial proyek investasi pengebunan jeruk keprok Tejakula secara monokultur per Ha teridentifikasi layak. Selanjutnya, apabila terjadi penurunan jumlah produksi dan harga hingga 5%, serta kenaikan biaya operasional variabel hingga 5% (dimana faktor lainnya dianggap konstan), secara finansial proyek investasi juga masih teridentifikasi layak. Faktor penurunan jumlah produksi dan harga produksi, relatif lebih sensitif dalam memberikan respon (pengaruh) terhadap kondisi kelayakan finansialnya. Kata kunci: Jeruk Keprok Tejakula, Kelayakan Finansial, Monokultur, Investasi. Since 2014, Siam tangerine farmers in Temurejo Village, located in Banyuwangi Regency, have begun transitioning from Siam tangerine cultivation to Tejakula tangerine. This commodity shift aligns with agricultural policy set by the Directorate General of Horticulture, Ministry of Agriculture. However, the growth and yield performance of Tejakula tangerine cultivated in monoculture systems in Banyuwangi has been suboptimal compared to its development in Bali Province—the origin of the Tejakula tangerine germplasm. This study aims to assess the financial feasibility of a monoculture Tejakula tangerine plantation investment project in Banyuwangi Regency. The findings indicate that, financially, the investment is viable on a per-hectare basis. Furthermore, even under a scenario of a 5% decline in both yield and market price, coupled with a 5% increase in variable operational costs (assuming other factors remain constant), the project remains financially feasible. Among these variables, reductions in yield and price are relatively more sensitive in influencing the project's financial viability. Keywords: Tejakula Tangerine, Financial Feasibility, Monoculture, Investment.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA UD. PIA MANALAGI KOTA PROBOLINGGO: ANALISIS SWOT DAN QSPM: Business Development Strategy of UD. Pia Manalagi in Probolinggo City: SWOT and QSPM Analysis Lidyana, Novita; Renanta Ugidambani, Chintia; Herlambang, Tedy
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha UD. Pia Manalagi di Kota Probolinggo dengan menggunakan analisis SWOT dan matriks QSPM. UD. Pia Manalagi merupakan salah satu pelaku usaha mikro di bidang kuliner yang memproduksi berbagai jenis pia dan telah beroperasi sejak tahun 2004. Permasalahan yang dihadapi perusahaan meliputi fluktuasi penjualan, keterbatasan inovasi produk, serta tantangan dalam menghadapi persaingan industri kuliner lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner kepada 18 responden yang terdiri atas pihak internal dan eksternal perusahaan. Analisis data dilakukan dengan tahapan formulasi strategi: tahap input (matriks IFE dan EFE), tahap pencocokan (matriks SWOT dan IE), serta tahap keputusan (matriks QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan utama UD. Pia Manalagi adalah kualitas produk yang terjaga dan loyalitas pelanggan, sedangkan kelemahannya adalah kurangnya inovasi dan promosi digital. Peluang utama adalah tren peningkatan konsumsi produk lokal oleh wisatawan, sementara ancaman terbesar berasal dari persaingan harga dan produk sejenis. Berdasarkan hasil analisis QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah memperluas jaringan pemasaran melalui platform digital dan peningkatan inovasi produk berbasis permintaan pasar. Kata kunci: Probolinggo, QSPM, Strategi Pengembangan Usaha, SWOT. This study aims to analyze the business development strategy of UD. Pia Manalagi in Probolinggo City using SWOT analysis and QSPM matrix. UD. Pia Manalagi is a micro-enterprise in the culinary sector that produces various types of pia and has been operating since 2004. Problems faced by the company include sales fluctuations, limited product innovation, and challenges in facing competition in the local culinary industry. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection through interviews, observations, documentation, and questionnaires to 18 respondents consisting of internal and external parties of the company. Data analysis was carried out with the stages of strategy formulation: the input stage (IFE and EFE matrices), the matching stage (SWOT and IE matrices), and the decision stage (QSPM matrix). The results of the study indicate that the main strengths of UD. Pia Manalagi are maintained product quality and customer loyalty, while its weaknesses are the lack of innovation and digital promotion. The main opportunity is the increasing trend of local product consumption by tourists, while the biggest threat comes from price competition and similar products. Based on the results of the QSPM analysis, the recommended priority strategy is to expand the marketing network through digital platforms and increase product innovation based on market demand. Keywords: Probolinggo, QSPM, Business Development Strategy, SWOT.
KINERJA PENYULUH PERTANIAN DALAM MEWUJUDKAN IMPLEMENTASI PAKET TEKNOLOGI DI KELURAHAN BATU PAPAN KECAMATAN MAKALE KABUPATEN TANA TORAJA: The Performance of Agricultural Extension Workers in Realizing The Implementation of Technology Packages in Batu Papan Village, Makale District, Tana Toraja Regency Paningo, Yosep; Ibrahim, Helda; Nursaman, Herman
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254989

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja penyuluh pertanian dan pemahaman petani terhadap paket teknologi pertanian di Kecamatan Makale, Tana Toraja. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan seluruh 7 orang penyuluh aktif dan 30 orang sampel petani penerima paket teknologi dari 139 populasi di Desa Batu Papan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman petani terhadap paket teknologi tergolong sangat tinggi, dengan indeks sebesar 82,6%. Kinerja penyuluh secara keseluruhan juga berada dalam kategori sangat tinggi (indeks 82%), dengan satu penyuluh menonjol memperoleh skor tertinggi. Temuan ini mengindikasikan keberhasilan implementasi program penyuluhan. Berdasarkan hasil, penelitian merekomendasikan pengoptimalan media penyuluhan berbasis teknologi informasi, seperti video, infografis, dan aplikasi pertanian sederhana, untuk semakin mempermudah pemahaman dan adopsi inovasi teknologi oleh petani. Kata kunci: Evaluasi, Kinerja, Petugas Penyuluh Pertanian, Paket Teknologi. This study evaluated the performance of agricultural extension workers and farmers' understanding of agricultural technology packages in Makale District, Tana Toraja. A quantitative descriptive approach was used, involving all 7 active extension workers and 30 sample farmers receiving the technology packages from a population of 139 in Batu Papan Village. The results showed that farmers' understanding of the technology packages was very high, with an index of 82.6%. The overall performance of extension workers was also in the very high category (index 82%), with one outstanding extension worker achieving the highest score. These findings indicate the successful implementation of the extension program. Based on the results, the study recommends optimizing information technology-based extension media, such as videos, infographics, and simple agricultural applications, to further facilitate farmers' understanding and adoption of technological innovations. Keywords: Evaluation, Performance, Agricultural Extension Worker, Technology Package.
PERAN JIWA WIRAUSAHA DALAM MEMEDIASI PENGARUH MANAJEMEN AGRIBISNIS DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA KOPI (Studi Kasus: Kelompok Tani Mugi Lestari): The Role of Entrepreneurial Spirit in Mediating the Influence of Agribusiness Management and Motivation on the Success of Coffee Business (Case Study: Mugi Lestari Farmers Group) Marsha, Dhevi Aprilia; Wisnujati, Nugrahini Susantinah; Patiung, Markus
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220254997

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh manajemen agribisnis (AM) dan motivasi wirausaha (EM) terhadap keberhasilan usaha (BS) pada petani kopi di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, dengan jiwa wirausaha (ES) sebagai variabel mediasi. Data primer dikumpulkan dari seluruh populasi 85 anggota Kelompok Tani Mugi Lestari menggunakan kuesioner Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan SEM-PLS untuk menguji pengaruh langsung, tidak langsung, dan total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AM dan EM berpengaruh positif dan signifikan terhadap ES dan BS. Namun, ES tidak terbukti secara signifikan memediasi hubungan AM dan EM dengan BS. Model struktural dapat menjelaskan 64% varians dalam BS. Temuan ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja usaha kopi lebih bergantung pada penguatan manajemen dan motivasi secara langsung, sementara upaya mengembangkan jiwa wirausaha saja belum cukup berdampak pada keberhasilan bisnis. Penelitian merekomendasikan program pemberdayaan terintegrasi yang menggabungkan pelatihan teknis agribisnis dengan skema insentif untuk meningkatkan motivasi dan perilaku wirausaha petani, guna mendukung daya saing dan keberlanjutan usaha kopi. . Kata kunci: Kesuksesan Bisnis, Kopi Kare, SEM-PLS, Manajemen Agribisnis, Motivasi Kewirausahaan, Semangat Kewirausahaan. This study analyzes the influence of agribusiness management (AM) and entrepreneurial motivation (EM) on business success (BS) among coffee farmers in Kare District, Madiun Regency, with entrepreneurial spirit (ES) as a mediating variable. Primary data were collected from the entire population of 85 members of the Mugi Lestari Farmers Group using a five-point Likert questionnaire. Data analysis was conducted using SEM-PLS to test the direct, indirect, and total effects. The results showed that AM and EM had a positive and significant effect on ES and BS. However, ES was not proven to significantly mediate the relationship between AM and EM with BS. The structural model can explain 64% of the variance in BS. These findings conclude that improving coffee business performance is more dependent on strengthening management and motivation directly, while efforts to develop an entrepreneurial spirit alone are not sufficient to impact business success. The study recommends an integrated empowerment program that combines agribusiness technical training with incentive schemes to improve farmer motivation and entrepreneurial behavior, in order to support the competitiveness and sustainability of coffee businesses. Keywords: Entrepreneurial Spirit, Business Success, Kare Coffee, SEM-PLS, Agribusiness Management, Entrepreneurial Motivation.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2 Vol 25, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 1 Vol 25, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 1 (IN PRESS) Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 24 No 2 Vol 24, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 24 No 1 Vol 23, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23 No 2 Vol 23, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 23 No 1 Vol 22, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 22 No 2 Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 22 No 1 Vol 21, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 2 Vol 21, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 1 Vol 20, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 2 Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 1 Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 2 Vol 19, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 1 Vol 18, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 18 No 2 Vol 18, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 18 No 1 Vol 17, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17 No 2 Vol 17, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17 No 1 Vol 17, No 1 (2017): Jurnal IlmiahSosio Agribis Vol 17 No 1 Vol 16, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 2 Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 1 Vol 15, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15 No 2 Vol 15, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15 No 1 More Issue