cover
Contact Name
Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Contact Email
duniapendidikan9@gmail.com
Phone
+6285206640908
Journal Mail Official
duniapendidikan9@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27468674     DOI : https://doi.org/10.55081/jurdip.v1i1.605
Core Subject : Education,
Jurnal Dunia Pendidikan adalah jurnal penelitian peer review akses terbuka yang diterbitkan oleh LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna. Jurnal Dunia Pendidikan menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian empiris asli tentang pendidikan yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 549 Documents
Efektivitas Metode Pelatihan Sport Massage Terhadap Keberhasilan Belajar Mahasiswa Pendidikan Jasmani Petrik Hesenkiel Siburian; Feliks Siregar; Hamonangan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pelatihan terhadap keberhasilan beajar mahasiswa. Mata kuliah sport massage merupakan salah satu komponen penting dalam kurikulum Pendidikan Jasmani karena berhubungan langsung dengan pemeliharaan kondisi fisik, peningkatan performa, serta penanganan cedera ringan pada atlet. Penguasaan keterampilan sport massage menuntut pemahaman teoritis mengenai anatomi dan fisiologi tubuh, sekaligus kemampuan praktis dalam menerapkan berbagai teknik pijat olahraga secara tepat dan aman. Oleh sebab itu, mahasiswa membutuhkan metode pelatihan yang efektif, sistematis, dan disesuaikan dengan karakteristik praktik lapangan. Penelitian ini digolongkan metode eksperimen (pre experiments design) tipe one group pre-test dan post-test design dengan perlakuan diberikan hanya kepada satu kelompok eksperimen tanpa menggunakan kelompok kontrol. Hasil pelatihan sport massage mahasiswa pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, universitas Negeri Medan menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan perlakuan keberhasilan belajar mahasiswa dalam menguasai mata kuliah sport massage maupun praktik mendapatkan hasil 40,7% kateori baik dari 29 Mahasiswa, 59,3% mahasiswa belum masuk kategori baik. Setelah mendapat perlakuan metode pelatihan sport massage mahasiswa menjadi antusias dalam belajar, kehadiran praktik sport massage sangat nyata dan mahasiswa seloah terjun langsung dalam pemijatan membuat penguasaan spot massage menjadi meningkat, hal ini ditunjuukan dengan data posttest pada pembelajaran sport massage bahwa hasil belajar 90,4% mahasiswa dalam kategor baik, 3,6% dalam kategori cukup. Hal ini tentunya berdampak positif bagi mahasiswa dan hasil penelitian bahwa pembelajaran sport massage melalui metode pelatihan efektif digunakan dan terbukti meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Dengan ini menyimpukan bahwa pembelajaran sport massage menggunakan metode pelatihan efektif digunakan dan layak menjadi acuan belajar guna menunjang keberhasilan belajar dan keterampilan mahaiswa.
Peningkatan Literasi Tumbuh Kembang dan Pengolahan Pangan Lokal untuk Mendukung Gizi Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tambakan Imas Damayanti; Isti Kumalasari; Ai Mahmudatussa’adah; Kurnia Ekawijayanti; Fulki Muhammad Farel; Nathan Akhtar Akbar; Cheyris Tsabita; Widia Puteri Nauli; Safira Tri Damayanti; Chrisdian Rosmawati Sianipar; Dwi Khalisa Putri; Tyaswahyu Neema Rasheeha
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5484

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak, termasuk di Desa Tambakan Kabupaten Subang, di mana rendahnya pemahaman ibu mengenai milestone perkembangan, teknik stimulasi, serta kebutuhan gizi balita menjadi faktor risiko utama. Selain itu, pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti ubi jalar dan ikan belum optimal, baik sebagai sumber nutrisi untuk mencegah stunting maupun sebagai potensi ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi ibu-ibu PKK mengenai tumbuh kembang dan gizi balita serta membekali mereka dengan keterampilan mengolah pangan lokal bernilai gizi tinggi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang tumbuh kembang anak, edukasi gizi balita, dan pelatihan praktis pembuatan tepung ubi jalar dengan inovasi perendaman roseola, pembuatan minuman sehat dari limbah rendaman, serta abon ikan. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari rata-rata skor 15,2 menjadi 17,1 (t = 4,55; p < 0,001). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi dan penguatan keterampilan pengolahan pangan lokal efektif mendukung pencegahan stunting serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Tambakan.
Analisis Hubungan antara Tingkat Kesukaran Instrumen Evaluasi dengan Disiplin Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 8 Pontianak Dhea Dhesteia; Mohamad Rif’at; Yulis Jamiah
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5487

Abstract

Penelitian ini berupaya mengkaji korelasi antara kompleksitas alat penilaian dengan disiplin belajar matematika siswa kelas delapan SMP Negeri 8 Pontianak. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peserta terdiri dari 33 mahasiswa kelas VIII E yang dipilih dengan metode purposive sample. Alat yang digunakan terdiri dari pertanyaan penilaian yang berkaitan dengan isi sistem persamaan linier dua variabel, kuesioner disiplin pembelajaran, dan catatan pelengkap dalam bentuk catatan siswa dan instruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan penilaian validitas dan reliabilitas, bersama dengan uji statistik non-parametrik, termasuk korelasi Kruskal-Wallis dan Spearman. Temuan menunjukkan bahwa penilaian terdiri dari satu pertanyaan sederhana dan satu pertanyaan moderat, dengan disiplin akademik siswa sebagian besar berada dalam kisaran baik hingga sangat baik. Tidak ada hubungan substansial atau hubungan minimal antara disiplin belajar dan hasil belajar (r = 0,146), bersama dengan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar siswa yang terlibat dengan pertanyaan mudah vs sedang (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompleksitas alat evaluasi mempengaruhi hasil pembelajaran namun tidak berhubungan dengan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran.
Pengaruh Pengajaran Teknik Sport Massage Dalam Mengatasi Kebugaran Jasmani Pemain Pada Pertandingan Bola Basket Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Monika Putri Purba; Richo Nadeak; Bram Gunanta Fransiskus Sembiring
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5476

Abstract

Sport massage merupakan teknik pijat khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi fisik atlet dengan cara mengurangi ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu proses pemulihan setelah latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pemahaman teknik sport massage bagi atlet serta bagaimana penguasaan teknik tersebut dapat memberikan manfaat pengetahuan lanjutan bagi mahasiswa Pendidikan Jasmani. Dari hasil penelitian memaparkan bahwa teknik sport massage ada kebugaran atlet basket pada postest sesudah perlakuan pemijatan olahraga sebelum pertandingan nilai yang memuaskan, terlihat bahwa 90% daya tahan tubuh atlet maupun olahragawan kategori sangat baik. Kekuatan otot yang baik pada saat pertandingan mendapatkan peningkatan yang signifikan yakni 96,7% dalam kategori baik. hal ini menunjukkan bahwa banyak pemain dengan kekuatan otot yang dirangsang dengan baik, ketegangan otot sempurna, dan nyeri berkurang pada saat pertandingan. Hal ini tentu saja menjadi performa yang bagus pada saat pertandingan. Dan kelenturan otot hanya mendapatkan 100%, hal ini tentunya memberikan perubahan sempurna bahwa pemain pada saat bertanding sudah siap secara fisik maupun psikis sebab apabila kebugaran para pemain meningkat maka secara kesiapan juga terdukung sebab percaya diri meningkat dan performa pertandingan juga meningkat. Kesimpulannya adalah pengajaran teknik sport massage dapat diaplikanskan dalam kehidupan nyata oleh mahasiswa.
Pengaruh Pengajaran Treatment Sport Massage Pada Mengatasi Pemulihan Cedera Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Dalam Latihan Olahraga Brian Revaldo Sinaga; Josef Pandiangan; Buchori Muslim Nasution
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment sport massage pada pemulihan cedera pada pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Dimana seperti yang diketahui massage merupakan teknik manipulasi jaringan lunak melalui tekanan dan gerakan. Terapi ini dapat dilakukan pada seluruh tubuh maupun pada bagian tertentu (contoh punggung, kaki, dan tangan). Dengan cara penggosokan, pemijatan, dan pemukulan pada kulit serta otot secara benar dapat membantu memperlancar peredaran darah dan cairan dalam tubuh. Penelitian ini yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen ini dipilih karena sesuai dengan tujuan penelitian yang akan dicapai yaitu mencari pengaruh suatu variabel dengan menekankan analisisnya pada data-data numerical angka yang dipilih secara purposive sampling, yang dimana populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 mahasiswa, kelompok massage diperoleh nilai rata-rata 111 dengan nilai P 0.008 (P< 0.05). Dari data post-test kelompok massage diperoleh nilai rata-rata 82.63 dengan nilai P 0.008 (P< 0.05). Terdapat selisih yang signifikan antara pre-test dan post-test kelompok massage sebesar 28.37 dengan nilai t-hitung sebesar 3.637. Dengan hasil análisis data yang dilakukan, menunjukkan bahwa pemberian massage memberikan pengaruh pada penurunan pemulihan cedera. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian pengajaran treatment massage terhadap proses pemulihan cedera mahasiswa fakultas olahraga jurusan pendidikan kesehatan jasmani kesehatan dan rekreasi Universitas Negeri Medan bahwa ilmunya dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan nyata. Terbukti pengajaran sport massage dapat dikuasai mahasiswa dengan baik.
Efektivitas Pembeajaran Sport Massage Terhadap Cara Pemulihan Kondisi Fisik Sesudah Pertandingan Sepak Bola Antar Mahasiswa Rizki Akbar Syahputra; Syahrijal Nurdin Hasibuan; Dian Masly br Tarigan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5479

Abstract

Seiring berjalannya waktu, olahraga merata di penjuru dunia. Olahraga berkembang begitu pesat terutama di Indonesia. Di Indonesia sendiri olahraga yang paling populer adalah olahraga sepak bola. Hampir kita temui di berbagai daerah setiap sore masyarakat mengisi waktu menunggu magrib dengan berolahraga sepak bola. Dan dipastikan masyarakat indonesia dunia juga sangat mengenal olahraga sepak bola. Adapun manfaat pembelajaran sport massage pasca pertandingan sepak bola antara lain, membantu meredakan nyeri otot tertunda yang muncul 1-2 hari setelah pertandingan atau latihan berat, mempercepat proses pemulihan otot dari kelelahan ekstrem, membantu mengalirkan oksigen dan nutrisi ke otot serta membuang sisa metabolisme seperti asam laktat, merelaksasi otot-otot yang tegang akibat aktivitas fisik intens, membantu mengembalikan rentang gerak otot. Hasil kontribusi sebelum melakukan treatment sport massase terhadap pemulihan fisik pasca pertandingan sepak bola mendapatkan hasil adalah sebesar 68,8%. Sebelum treatment sport massage terhadap pemulihan pasca pertandingan sebanyak 15 orang (68,8%) memiliki kategori membutuhkan waktu cukup lama pemulihan fisik pasca pertandingan dan sebanyak 7 orang ( 31,2%) memiliki kategori cepat pemulihan fisik pasca pertandingan. hasil sesudah melakukan treatment sport massage terhadap pemullihan pasca pertandingan sepak bola adalah sebesar 90,80%. Dengan hasil ini ditemukan kontribusi dalam pemijatan pemulihan pasca pertandingan mendapat hasil yang signifikan. Hal ini dapat dilihat bahwa pembelajaran sport massage membawa dampak positif dalam kehidupan nyata. Mahasiswa muai sadar pentingnya sport massage olahraga dan saling memberi treatment kepada yang lain.
Penggunaan Strategi Pembelajaran Question Student Have Untuk Menumbuhkan Kemampuan Bertanya Dalam Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Aljabar Oleh Siswa Kelas VII SMP Dwita Romah; Mohamad Rif'at; Revi Lestari Pasaribu
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5503

Abstract

Solusi untuk menumbuhkan kemampuan bertanya siswa kelas VII SMP adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran yang mendukung kegiatan belajar yang efektif dan interaktif. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah Question Student Have. Strategi ini mendorong siswa untuk aktif bertanya dan mengemukakan gagasan, sehingga meningkatkan partisipasi dan kualitas belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran Question Student Have untuk menumbuhkan kemampuan bertanya dalam operasi penjumlahan dan pengurangan aljabar siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan desain The One Grup Pretest-Posstest yang melibatkan 31 siswa kelas VII Negeri 13 Pontianak. Kemampuan bertanya siswa dilihat dari aspek kuantitas pertanyaan sebelum penerapan strategi Question Student Have adalah 141 pertanyaan meningkat menjadi 253 pertanyaan, terdapat peningkatan sebanyak 112 dari kuantitas pertanyaan. Kemampuan bertanya siswa dilihat dalam aspek kuantitas jawaban benar sebelum diterapkan strategi question student have adalah 134 pertanyaan meningkat menjadi 234, terdapat peningkatan sebanyak 100 dari kuantitas jawaban benar. Untuk menguji hipotesis digunakan uji Wilcoxon, hasil menunjukkan perbedaan sebelum dan sesuah diterapkan strategi Question Student Have dengan nilai Sig (2- tailed) < 0.05 mengindikasikan bahwa hipotesis diterima. Temuan ini merefleksikan bahwa strategi pembelajaran Question Student Have dapat menumbuhkan kemampuan bertanya dalam operasi penjumlahan dan pengurangan aljabar siswa VII SMP
Transformasi Pendidikan Karakter Melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025: Studi Komparatif Model Proyek P5 Dan Model Integrasi Penuh Berbasis Deep Learning Maryatun Kabatiah; Dadang Sundawa; Fitri Silvia Sofyan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5509

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis pergeseran paradigmatik dalam pendidikan karakter di Indonesia, membandingkan model Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka dengan model Integrasi Penuh yang dimandatkan dalam Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi dokumentasi sistematis terhadap kebijakan resmi dan literatur akademik. Hasil penelitian mengungkapkan tiga transformasi utama yaitu 1) Pergeseran konseptual dari karakter sebagai produk proyek episodik menuju proses internalisasi kontinyu dengan ekspansi dari enam dimensi Profil Pelajar Pancasila menjadi Delapan Karakter Lulusan yang responsif terhadap krisis global; 2) Reorganisasi struktural dari alokasi 20-30% waktu terpisah menjadi integrasi penuh dalam 100% pembelajaran intrakurikuler yang mengeliminasi dikotomi artifisial; dan 3) Transformasi pedagogis dari Project-Based Learning temporal menuju paradigma Deep Learning dengan prinsip meaningful, joyful, dan reflective yang menuntut transformasi peran guru menjadi desainer kurikulum integratif, model moral, pembimbing reflektif, dan asesor holistik. Penelitian menyimpulkan bahwa model Integrasi Penuh memiliki keunggulan teoretis dalam memfasilitasi internalisasi karakter melalui praktik berulang dalam konteks beragam, namun implementasi efektifnya bergantung pada kesiapan ekosistem pendidikan meliputi pengembangan profesional guru, kepemimpinan instruksional visioner, sumber daya pedagogis memadai, dan kultur sekolah yang koheren dengan nilai-nilai yang diajarkan.
Transformasi Manajemen Sistem Informasi di Lembaga Pendidikan Islam: Analisis Penerapan, Tantangan, dan Solusi Abdul Azis
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5525

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mengadopsi sistem informasi sebagai instrumen utama dalam manajemen dan tata kelola. Sistem Informasi Pendidikan (SIP) atau Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM) tidak hanya mendukung administrasi dan akademik, tetapi juga meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional. Artikel ini menganalisis bagaimana transformasi manajemen sistem informasi dilakukan di lembaga pendidikan Islam, mendeskripsikan bentuk penerapan, tantangan utama, serta strategi solusi berdasarkan literatur nasional terkini. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan sintesis dari jurnal-jurnal nasional 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa SIM/SIP menjadi kebutuhan strategis, terutama dalam pengelolaan data siswa, keuangan, administrasi, dan pelaporan. Namun, implementasinya menemui kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan SDM, resistensi perubahan, serta isu keamanan data. Sebagai solusi, diperlukan peningkatan literasi digital, pelatihan SDM, perencanaan infrastruktur TI berkelanjutan, dan sistem keamanan data yang andal. Transformasi digital di lembaga pendidikan Islam hendaknya dilakukan secara sistematis agar manajemen pendidikan lebih efektif, efisien, akuntabel, dan adaptif terhadap tuntutan zaman. Kata kunci: sistem informasi pendidikan, digitalisasi sekolah, pengelolaan administrasi
Pengaruh Manajemen Keuangan Pribadi dan Gaya Hidup terhadap Prioritas Pengeluaran Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Stambuk 2022 Universitas Negeri Medan Fahmi Ashari Sihaloho; Hernita Siagian; Mentari Rezeki Ramadhani; Tasya Manurung
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Manajemen Keuangan Pribadi dan Gaya Hidup terhadap Prioritas Pengeluaran mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Stambuk 2022 Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran angket dan analisis regresi linier berganda melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Keuangan Pribadi tidak berpengaruh signifikan terhadap Prioritas Pengeluaran, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,448. Gaya Hidup juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,199. Secara simultan, kedua variabel tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap prioritas pengeluaran, yang dibuktikan melalui uji F dengan nilai signifikansi 0,325. Nilai R Square sebesar 0,099 menunjukkan bahwa hanya 9,9% variasi prioritas pengeluaran dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku pengeluaran mahasiswa lebih banyak dipengaruhi faktor lain seperti kondisi ekonomi keluarga, kebutuhan akademik, serta pengaruh sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun mahasiswa memahami konsep keuangan dan memiliki gaya hidup tertentu, keputusan pengeluaran mereka tetap dipengaruhi dinamika dan situasi eksternal di lingkungan perkuliahan.