cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285353428815
Journal Mail Official
taroajurnalpkmlp2m@gmail.com
Editorial Address
Bima City IAI Muhamamadiyah Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 28281780     EISSN : 28283600     DOI : https://doi.org/10.52266/taroa
Jurnal Taroa adalah jurnal double-blind peer-review dan open-access tentang Pengabdian Masyarakat. Fokus jurnal ini membahas masalah studi akademik terutama berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pelatihan, Loka Karya, Workshop, FGD, maupun dalam bentuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) lainnya. Ruang lingkup jurnal Taroa meliputi beberapa aspek kegiatan pengabdian masyarakat diantaranya; 1) Pengembangan Dan Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat, 2) Pendampingan Usaha Dan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat, 3) Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas/Mitra. 4) Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Pembelajaran, 5) Peningkatan Kapasitas Kesadaran Hukum Dan Politik Bagi Masyarakat, 6) Pengembangan Kegiatan Keislaman dan Kemuhammadiyahan.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2026): Januari" : 20 Documents clear
STRATEGI PENGEMBANGAN KARIER MAHASISWA ILMU KOMPUTER: MENENTUKAN PILIHAN KANTORAN, KERJA LEPAS, DAN WIRAUSAHA Mutmainah, Siti; Dahlan, Dahlan; Syarifuddin, Syarifuddin; Taufiqurahman, Taufiqurahman
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.4545

Abstract

Kegiatan kuliah umum ini bertema “Kenali Potensi IT Anda: Temukan Jalur yang Tepat antara Kantoran, Freelance, atau Wirausaha” merupakan salah satu bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa Ilmu Komputer mengenai berbagai jalur karier di bidang teknologi informasi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Bima dan diikuti oleh 110 mahasiswa ini menghadirkan dua pembicara dari kalangan akademisi dan praktisi IT. Beberapa materi yang disampaikan antara lain pengenalan profesi karier bidang IT, serta jalur pilihan kerja sebagai karyawan, freelancer, dan entrepreneur digital, berikut kelebihan dan tantangannya. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan mahasiswa sebagai moderator dan pemateri, serta didampingi oleh dosen pendamping. Berdasarkan pengamatan, kegiatan ini meningkatkan pemahaman peserta mengenai karier di bidang TI dan mendorong refleksi diri terhadap potensi dan minat mahasiswa. Hasil pengabdian menunjukkan pentingnya sinergi antara kampus dan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif dan kompeten. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun strategi pengembangan karier mahasiswa yang lebih terarah.
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH: SOSIALISASI KEPADA KELUARGA DAN MASYARAKAT DI DESA BELOBATANG,KECAMATAN NUBATUKAN KABUPATEN LEMBATA Nggata, Christine Novianty; Dhae, Arnoldus Sartorius; Molan, Kristianus Simon H; Indriyati, Indriyati Indriyati
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.4672

Abstract

Ketahanan pangan keluarga merupakan isu penting dalam pembangunan pedesaan, terutama di wilayah yang masih bergantung pada pasokan pangan dari luar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan alternatif yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi kepada keluarga dan masyarakat di Desa Belobatang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, dengan menggunakan pendekatan partisipatif berupa sosialisasi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan alternatif, dengan partisipasi aktif yang berhasil meningkatkan keterampilan budidaya tanaman serta mendorong diversifikasi pangan keluarga. Masyarakat juga menjadi lebih memahami manfaat pekarangan rumah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mulai mengaplikasikan teknik budidaya yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, sosialisasi yang tepat sasaran mampu membangun ketahanan pangan berbasis rumah tangga sekaligus memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara pangan.
PELATIHAN VERIFIKASI INFORMASI BAGI ANAK MUDA DAN PERANGKAT DESA BAKALEREK KECAMATAN NUBATUKAN KABUPATEN LEMBATA Abdullah, Sultan
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5070

Abstract

Pelatihan Verifikasi Informasi bagi anak muda dan perangkat Desa Bakalerek” dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatasi masalah penyebaran hoaks ataupun informasi palsu di Desa Bakalerek. Topik ini dipilih untuk mengatasi banyaknya informasi hoaks yang tersebar di media sosial, sehingga membutuhan kemampuan untuk memverifikasi suatu informasi atau berita dengan tujuan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan informasi hoaks atau informasi palsu yang beredar. Metode pengabdian menggunakan pelatihan dan observasi langsung kepada anak muda dan perangkat Desa Bakalerek. Pelatihan ini dilakuan dalam bentuk penyampaian materi kepada anak muda dan perangkat Desa Bakalerek serta melakukan diskusi bersama dan evaluasi terhadap pemahaman peserta. Hasil dari pelatihan menunjukan peningkatan yang baik dalam pengetahuan peserta dalam memverifikasi informasi serta membedakan informasi hoaks yang beredar dan menerapkan langka-langka verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan anak muda dan perangkat desa dalam menghadapi tantangan informasi digital, terutama dalam hal mencegah penyebaran suatu informasi hoaks, sehingga mendorong sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menerima dan menyebarkan informasi di lingkungan Desa Bakalerek.
PENGUATAN LITERASI KARAKTER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN IDENTIFIKASI BULLYING USIA DINI DI SDN 007 SERI KUALA LOBAM Ramdahani, Husni Yatul
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis perundungan (bullying) terhadap anak usia dini serta upaya pencegahannya melalui penguatan literasi karakter di SDN 007 Seri Kuala Lobam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas IV–VI yang berjumlah 94 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta refleksi diri siswa yang dituliskan pada catatan tempel setelah mengikuti sosialisasi “Stop Bullying, Ayo Berteman Asyik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasakan sedih (41,44%) ketika dirundung, diikuti dengan sakit hati/marah (25,26%), takut/malu (13%), biasa saja (15%), dan kategori lainnya (2,2%). Temuan ini menegaskan bahwa perundungan tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berimplikasi serius terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademis siswa. Kegiatan sosialisasi terbukti membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan sekaligus menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, dan membangun hubungan pertemanan yang sehat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakter literasi memiliki peran penting dalam mencegah praktik perundungan di sekolah dasar. Oleh karena itu, pencegahan perundungan perlu dilakukan secara kolaboratif oleh sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak.
INOVASI DAN TEKNOLOGI DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH YANG BERDAMPAK Dahlan, Dahlan; Putri, Irma; Fathir, Fathir
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5794

Abstract

Perencanaan pembangunan daerah menuntut penggunaan data yang akurat, komprehensif, dan mudah dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif. Namun, sebagian besar pemerintah daerah masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses perencanaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam memanfaatkan inovasi dan teknologi, seperti Sistem Informasi Geospasial (GIS), dashboard analitik, dan aplikasi survei digital sebagai instrumen perencanaan pembangunan berbasis data. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kompetensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam pemetaan wilayah, analisis data pembangunan, serta penyusunan rekomendasi pembangunan berbasis teknologi. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan peta tematik, dataset pembangunan terstruktur, dan prototipe dashboard pembangunan daerah. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas dokumen perencanaan. Kata Kunci: : inovasi digital, GIS, teknologi informasi
PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PERANCANGAN DAN SIMULASI SKENARIO PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Jayanti, Mei Indra; Umar, Umar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6526

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pembelajaran yang berakar pada prinsip bahwa peserta didik memiliki keragaman dalam kesiapan belajar, minat, dan profil belajar mereka. Pemahaman konseptual tentang pembelajaran berdiferensiasi seringkali tidak berkorelasi dengan kemampuan guru dalam mengimplementasikannya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memperkuat kompetensi pedagogik guru melalui perancangan dan simulasi skenario pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan pelatihan berbasis praktik reflektif (practice-based training) dengan peserta berasal dari KKG Raba yang terdiri dari guru kelas atas. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan perancangan dan simulasi skenario pembelajaran berdiferensiasi efektif sebagai strategi awal penguatan kompetensi pedagogik guru dengan kategori baik, khususnya pada aspek perancangan pembelajaran responsif terhadap keragaman dan pengelolaan kelas diferensiatif.
PENGUATAN KAPASITAS FASILITATOR DAERAH (FASDA) DALAM GERAKAN LITERASI-NUMERASI DASAR BERBASIS KARAKTER DAN INKLUSI SOSIAL Taufikurrahman, Taufikurrahman; Syarifudin, Syarifudin; Nurrahmah, Nurrahmah; Mulyadi, Mulyadi; Haris, Abd.
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6308

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi dasar merupakan fondasi penting dalam membangun kecakapan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembentukan karakter peserta didik. Namun, hasil asesmen nasional dan temuan lapangan menunjukkan bahwa capaian literasi–numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bima masih tergolong rendah, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas Fasilitator Daerah (Fasda) dalam mengimplementasikan pembelajaran literasi–numerasi dasar berbasis karakter dan inklusi sosial melalui Program GEMAR Literasi Kabupaten Bima. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan capacity building dengan tiga tahapan utama, yaitu pelatihan konseptual dan praktis, pendampingan dan refleksi lapangan di sekolah mitra, serta lokakarya berbagi praktik baik. Kegiatan ini melibatkan 14 Fasda dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bima. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi, dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi Fasda pada aspek literasi–numerasi dasar, fasilitasi pembelajaran berbasis karakter, dan penerapan prinsip inklusi sosial. Selain itu, Fasda mampu mengembangkan praktik literasi kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bima. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas Fasda berbasis karakter dan inklusi sosial efektif dalam membangun ekosistem literasi–numerasi yang adaptif dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA: PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) SISTEM IRIGASI TETES OTOMATIS DAN PENGOLAHAN LIMBAH KULIT DURIAN MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS Syafruddin, Syafruddin; Israjunna, Israjunna; Ratulangi, Wulan Ratia
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5159

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas pedesaan di Kota Bima melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang adaptif dalam budidaya hortikultura dan pemanfaatan limbah kulit durian. Hal ini akan meningkatkan efisiensi, mengurangi polusi, dan meningkatkan literasi teknologi, keterampilan kewirausahaan, serta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama enam bulan dengan tahapan sistematis (sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program) untuk mengatasi permasalahan mitra sasaran yang meliputi Masyarakat Tani (Mitra 1) dan PKK (Mitra 2). Program ini berfokus pada Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Sistem Irigasi Tetes Otomatis dan pengolahan limbah kulit durian menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil kegiatan sangat signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Pertama, efisiensi irigasi membantu menjawab tantangan krisis air di musim kemarau dan memperkuat ketahanan pertanian. Kedua, pemanfaatan limbah kulit durian sebagai cuka, tepung, produk makanan, dan biokompos membuka peluang ekonomi baru serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia dan energi tak terbarukan. Ketiga, penguatan peran pemerintah desa dalam mendorong inovasi lokal menciptakan ekosistem kolaboratif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
PENINGKATAN KAPASITAS TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENGANALISIS PERFORMA AKADEMIK SISWA UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM DI KABUPATEN GARUT Suryadi, S; Hafidh, Zaini; Suryana, Asep; Raspatiningrum, Liris; Kadarsah, Deni; Hinrawan, Ridana; Putra, Gilang Ramadhan
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5182

Abstract

Peningkatan kapasitas tenaga kependidikan dalam menganalisis performa akademik siswa menjadi urgensi mendesak di era pembelajaran mendalam, terutama di Kabupaten Garut yang berkomitmen pada transformasi pendidikan berbasis kompetensi tinggi. Dalam konteks pendidikan modern, data akademik bukan lagi sekadar pencatatan, melainkan sumber daya strategis untuk pengambilan keputusan yang proaktif dan berkelanjutan. Metode pelatihan dalam kegiatan ini mengombinasikan pendekatan praktis dan teoritis. Sesi diskusi dan studi kasus nyata akan digunakan untuk mengaplikasikan konsep yang dipelajari dalam konteks sekolah. Pelatihan daring juga disediakan untuk fleksibilitas akses, dengan tutorial video dan sumber daya online juga kolaborasi pendekatan partisipatif dan pendekatan aplikatif. Pada tahap partisipatif, peserta tidak diposisikan sekadar sebagai penerima materi, melainkan sebagai kontributor aktif yang membawa pengalaman, pengetahuan, dan konteks kerja masing masing ke dalam proses belajar. Dari pelatihan dan pendampingan yang dilakukan, telah tercipta peningkatan signifikan dalam kemampuan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan data akademik secara sistematis. Mereka mampu menyusun laporan analisis performa siswa secara berkala, merancang model intervensi berbasis data, serta berkontribusi dalam penyusunan kebijakan sekolah yang lebih responsif. Selain itu, terjadi peningkatan kerja sama antarstakeholder dalam sistem pelaporan dan pemantauan pembelajaran, serta keterampilan menggunakan Artificial Intelegence dalam mendukung peran dan tanggung jawab nya di sekolah.
SITI RUSA (NASI TIM RUMPUT LAUT SAYURAN) ALTERNATIF MP-ASI PADA BALITA UNTUK MENGATASI GIZI BURUK Nursani, Nursani; Khatimah, Nur Husnul; Ibrahim, Ibrahim
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5262

Abstract

Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, masih menghadapi prevalensi gizi buruk dan stunting yang tinggi, yakni 39,53% balita mengalami stunting, jauh di atas rata-rata nasional maupun provinsi. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya literasi gizi ibu rumah tangga, pola konsumsi yang kurang variatif, serta belum optimalnya pemanfaatan bahan pangan lokal seperti rumput laut dan sayuran sebagai sumber makanan bergizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pelatihan pembuatan SiTi RuSa (Nasi Tim Rumput Laut Sayuran) sebagai alternatif makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi gizi, pelatihan hands-on training pembuatan MP-ASI, pengecekan kesehatan balita, serta evaluasi pretest–posttest. Kegiatan melibatkan 120 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, kader posyandu, dan aparat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pretest 37,06 meningkat menjadi 69,42. Hasil uji T-Test menunjukkan nilai t = 81,526 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan banwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Selain peningkatan keterampilan teknis dalam pembuatan MP-ASI. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan SiTi RuSa dan variasi MP-ASI berbasis pangan lokal lainnya. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi gizi dan keterampilan ibu dalam penyediaan makanan sehat bagi balita, tetapi juga memperkuat kapasitas kader posyandu serta membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan produk pangan lokal.

Page 1 of 2 | Total Record : 20