cover
Contact Name
Dadan Setiawan
Contact Email
dsetiawan@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6281324280193
Journal Mail Official
jurnalijeepgmi@gmail.com
Editorial Address
Jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE)
ISSN : 27155161     EISSN : 27165116     DOI : 10.24235/ijee
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) ini dimaksudkan untuk menyebarkan hasil-hasil penelitian dosen, penelitian skripsi mahasiswa S1, maupun kajian ilmiah yang memberi kontribusi pemahaman, pengembangan teori, dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan di tingkat sekolah dasar/ madrasah ibtidaiyah di Indonesia
Articles 96 Documents
Korelasi antara Kesiapan Belajar dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran SKI Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Busyaeri, Akhmad; Aslamiyah, Tsuwaibatul
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 1, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.261 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v1i1.5415

Abstract

AbstrakBelajar sejatinya mengakibatkan terjadinya perubahan pada diri orang yang belajar. Tentunya dalam proses belajar akan terjadi hasil belajar. Hasil yang diperoleh oleh siswa kelas 3 berbeda-beda, karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya adalah kurangnya kesiapan belajar, minat belajar, dan kondisi fisik untuk mengikuti pembelajaran, kurangnya fasilitas belajar. Rendahnya hasil belajar kemungkinan dilihat dari kurangnya kesiapan belajar dengan kurangnya kesiapan belajar siswa memperoleh nilai pada ulangan harian semester ganjil tahun 2017 kurang dari KKM.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar dengan hasil belajar.  (1) untuk mengetahui korelasi kesiapan belajar siswa kelas III di MI Miftahul Huda Soga Indramayu, (2) untuk mengetahui hasil belajar mata pelajaran SKI siswa kelas III di MI Miftahul Huda Soga Indramayu, (3) untuk mengetahui korelasi antara kesiapan belajar dengan hasil belajar mata pelajaran SKI siswa kelas III di MI Miftahul Huda Soga Indramayu.Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan belajar yaitu: kesiapan fisik, kesiapan psikis, kesiapan materiil dan Faktor-faktor yang mempengaruhi Hasil Belajar yaitu faktor internal dan external.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan jumlah responden 21 siswa yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Sesuai dengan judul, lokasi tempat penelitian adalah MI Miftahul Huda Soga Indramayu. Metode pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi dengan desain penelitian kuantitatif. Skor kesiapan belajar adalah 1305/1680 x 100% =78%. Sedangkan skor hasil belajar SKI mean 70,57. Median 71, Mode 66 nilai minimal dan maksimal 63/78 jumlah total 1482 dengan nilai kesiapan belajar dengan hasil belajar sebesar 0,809.keseluruhan nilai korelasi 0,800 sampai 0,999 jadi korelasi kesiapan belajar siswa dengan hasil belajar sangat kuat. Kata kunci : Kesiapan Belajar, Hasil Belajar    AbstractTrue learning results in a change in the person learning. Of course in the learning process will result learning. The results obtained by third graders vary, because many factors influence it. One is the lack of learning readiness, interest in learning, and physical conditions to follow the learning, lack of learning facilities. The low learning outcomes are likely to be seen from the lack of learning readiness. With the lack of readiness students gain scores on the daily repeat of the odd semester of 2017 less than KKM. This study aims to determine the readiness of learning with learning outcomes. (1) to know the correlation of readiness of third grade student in MI Miftahul Huda Soga Indramayu, (2) to know the result of learning of the third grade student of SKI in MI Miftahul Huda Soga Indramayu, (3) to know correlation between readiness of learning and learning result Subjects SKI class III students in MI Miftahul Huda Soga Indramayu.Faktor affecting the readiness of learning are: Physical readiness, psychological readiness, material readiness and Factors that affect Learning Outcomes are internal and external factors. This study uses quantitative method, with the number of respondents 21 students taken by using purposive sampling method. In accordance with the title, the location of the research site is MI Miftahul Huda Soga Indramayu. Methods of data collection using questionnaires and documentation with quantitative research design. The study readiness score is 1305/1680 x 100% = 78%. While the score of learning outcomes SKI mean 70.57. Median 71, Mode 66 minimum value and maximum 63/78 total 1482 with the value of readiness to learn with learning outcomes of 0.809.overall correlation value of 0.800 to 0.999 so the correlation of readiness to learn students with very strong learning outcomes.Keywords: Learning Readiness, Learning Outcomes
Pengaruh Guru Dalam Pemberian Penguatan (Reinforcement) Terhadap Aktivitas dan Kreativitas Belajar Siswa Kelas IV MIN Kota Cirebon Jazilah, Rofiatul; Udin, Tamsik; Maufur, Syibli
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.815 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v4i1.6899

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya aktivitas dan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini terlihat dari perilaku siswa yang kurang bersemangat dan mudah bosan ketika belajar, serta kesulitan untuk membuat kesimpulan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh guru dalam pemberian penguatan (reinforcement) terhadap aktivitas belajar siswa kelas IV MN Kota Cirebon serta mendeskripsikan pengaruh guru dalam pemberian penguatan (reinforcement) terhadap kreativitas belajar siswa kelas IV MIN Kota Cirebon. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian ex post facto. Pengumpulan data melalui observasi, penyebaran angket dan dokumentasi. Populasi sebanyak 43 siswa kelas IV MIN Kota Cirebon dan teknik pengambilan sampel yaitu teknik sampling jenuh. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis. 1) Hasil observasi pelaksanaan pemberian penguatan (reinforcement) adalah 78,31% dengan kriteria baik. 2) Hasil lembar angket aktivitas belajar adalah 82,16% dengan kriteria baik. 3) Hasil lembar angket kreativitas belajar adalah 74,94% dengan kriteria cukup baik. 4) Hasil uji regresi linear sederhana didapatkan ada pengaruh pemberian penguatan (reinforcement) terhadap aktivitas belajar siswa sebesar 66,1%. 5) Hasil uji regresi linear sederhana didapatkan ada pengaruh pemberian penguatan (reinforcement) terhadap kreativitas belajar siswa sebesar 59,5 %.Kata Kunci: Pemberian Penguatan (Reinforcement), Aktivitas Belajar, Kreativitas BelajarAbstractThis research is motivated by the lack of activity and creativity of students in the learning process.  This can be seen from the behavior of students who are less enthusiastic and easily bored when studying, students are reluctant to read books to answer the practice questions that the teacher gives, do not listen to the teacher's or friend's explanation who are presenting, less participating in experimental activities, and difficult to remember teaching material that has been  delivered by the teacher.  They tend to prefer chatting with their classmates or playing alone when the learning process takes place.  As for when the teacher finishes explaining the material and asks about material that is not yet understood, only two to three students sometimes ask questions.  In addition, students are rarely able to provide ideas / ideas when the teacher presents a problem, students cannot complete the task of the teacher quickly, as well as difficulty in making conclusions in learning.  The research conducted by this researcher aims to describe the influence of the teacher in giving reinforcement to the learning activities of class IV MIN Cirebon students and to describe the influence of the teacher in providing reinforcement to the learning creativity of class IV MIN Cirebon students.  This research uses a quantitative approach with ex post facto research methods.  Data collection was carried out through observation, questionnaire and documentation distribution.  The population was 43 students in class IV MIN of Cirebon City and the sampling technique used was saturated sampling technique.  The data analysis used is the normality test, linearity test, simple linear regression test and hypothesis test.  1) The recapitulation results of the observation that the implementation of giving reinforcement (reinforcement) is 78.31% with good criteria.  2) The recapitulation results of the learning activity questionnaire sheet was 82.16% with good criteria.  3) The recapitulation results of the learning creativity questionnaire were 74.94% with quite good criteria.  4) The results of a simple linear regression test the effect of giving reinforcement to student learning activities obtained a significance value of 0.001.  Because according to the hypothesis the significance value is smaller than 0.05 then Ho is rejected, meaning that there is an effect of giving reinforcement (reinforcement) on student learning activities.  The effect is 66.1%.  5) The results of a simple linear regression test the effect of giving reinforcement to student learning creativity obtained a significance value of 0.001.  Because according to the hypothesis the significance value is less than 0.05 then Ho is rejected, meaning that there is an effect of giving reinforcement to student creativity.  The effect is 59.5%.Keywords: Giving Reinforcement, Learning Activities, Learning Creativity.
PENGARUH POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS V DI MI AL-HIDAYAH GUPPI KOTA CIREBON Triyani, Luthfiyah; Udin, Tamsik
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.04 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v2i1.6714

Abstract

AbstrakSalah satu pendidikan pertama yang di peroleh seorang anak adalah pendidikan keluarga. Akan tetapi, hingga saat ini orang tua masih belum paham akan pentingnya kecerdasan emosional pada anak. Sehingga anak kurang kecerdasan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantatif dengan desain expost facto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Sementara itu sampel berjumlah 31 responden. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis orang tua di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon sebesar 87% itu kategori sangat kuat. Kemudian untuk kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon sebesar 70% itu kategori kuat dan pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon sebesar 51,6% dengan taraf signifikan 0,000 ini mendandakan bahwa terdapat pengaruh signifikan pola asuh demokratis orang tua antara kecerdasan emosional siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon.Kata Kunci : pola asuh, demokratis, kecerdasan emosional.  AbstrackOne of the first education a child gets is family education. However, until now parents still do not understand the importance of emotional intelligence in children. So that children lack emotional intelligence. This study aims to describe how much influence the democratic parenting parents have on the emotional intelligence of fifth grade students at Guppi City Al-Hidayah MI Cirebon. This research is a quantitative research with post facto design. The technique of collecting data uses a questionnaire. Meanwhile the sample amounted to 31 respondents. Analysis of research data using regression analysis. The results showed that the democratic parenting style of parents in MI Al-Hidayah Guppi Cirebon City at 87% was a very strong category. Then for the emotional intelligence of fifth grade students in MI Al-Hidayah Guppi Cirebon City of 70%, the strong category and the influence of democratic parenting parents on the emotional intelligence of fifth grade students in MI Al-Hidayah Guppi Cirebon City were 51.6% with a significant level 0,000 indicates that there is a significant influence of democratic parenting between students' emotional intelligence. So that it can be concluded that there is a positive and significant influence between democratic parenting parents on the emotional intelligence of fifth grade students at Al-Hidayah Guppi MI Cirebon City.Keywods: parenting, democratic, emotional intelligence
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Jembatan Garis Bilangan Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Bilangan Bulat Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Latifah, Latifah; Arrosyid, Siti Rohmah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 1, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.44 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v1i1.5411

Abstract

Abstrak Salah satu mata pelajaran yang sangat penting untuk diajarkan di sekolah dasar adalah Matematika. Matematika merupakan salah satu ilmu yang memiliki kontribusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tetapi hingga saat ini guru matematika masih dihadapkan pada permasalahan karena siswa beranggapan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sulit dan tidak disenangi sehingga hasil belajar siswa kurang dari KKM. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pembelajaran Matematika di kelas IV, (2) mengetahui hasil belajar Matematika siswa kelas IV A, dan (3) mengetahui pengaruh alat peraga  dengan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN 2 Belawa Kabupaten Cirebon. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu 1)tes, 2)angket, 3)observasi 4)dokumentasi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rumus koefesien regresi.Berdasarkan hasil regrasi diketahui nilai constant-nya adalah -72.576 dan nilai Hasil belajar adalah 2,198. Dari keterangan tersebut kita dapat memperoleh persamaan regresi yaitut:Y =  -72.576 + 2,198 X. Sementara itu hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan alat peraga dengan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Belawa Kabupaten Cirebon. Ditunjukan dengan nilai uji determinasi sebesar 0,650 atau 65%. Sedangkan untuk uji regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000. Karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifkan antara alat peraga dengan hasil belajar Matematika Siswa kelas IV SDN 2 Belawa Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Alat peraga, Hasil belajar, Matematika    AbstractOne of the most important subjects to be taught in elementary school is Math. Mathematics is a science that has contributed to improving the quality of education. But until now the math teacher is still faced with the problems because the students think that mathematics is one of the subjects that are difficult and unpopular that student learning outcomes are less than KKM. This study aims to: (1) know the process of learning mathematics in class IV, (2) determine the results of the fourth grade students studying Maths A, and (3) the effect of visual aids to learning outcomes Maths grade IV SDN 2 Belawa Cirebon. Data collection techniques used are 1) test, 2) questionnaire, 3) observation 4) documentation This research is a quantitative study using regression coefficient formula. Based on the results of regression known its constant value is -72 576 and the value of learning outcomes is 2,198. From the information we can obtain yaitut regression equation:Y =  -72 576 + 2.198 X. Meanwhile, the results of research show that there is significant influence between the use of props to learning outcomes fourth grade students of SDN 2 Belawa Cirebon. Indicated by the test value determination equal to 0.650 or 65%. As for the regression test obtained significant value of 0.000. Because the value is significantly smaller than 0.05 then Ho is rejected and Ha accepted, meaning that there are significant signifkan between props to learning outcomes Mathematics Grade IV SDN 2 Belawa Cirebon. Keywords: props, learning outcomes, mathematics
Efektivitas Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Kemampuan HOTS Siswa Materi IPA Kelas IV MI Al-Anwar Sampiran Talun Fitriani, Dini; Syamsi, Atikah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1717.76 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v4i1.11151

Abstract

Riset ini bermaksud perlu mengetahui efektivitas model pembelajaran picture and picture terhadap kemampuan HOTS anak didik modul IPA kelas IV MI Al- Anwar Sampiran. Tipe riset ini memakai pendekatan kuantitatif dengan konsep riset ialah Pre- Experiment Design dengan tipe One Group Pretest Posttest. Sampel yang dipakai merupakan kelas IV berjumlah 48 anak didik. Metode pengumpulan informasi menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Ada pula pertanyaan uji yang dugunakan berbentuk opsi soal dengan jumlah 5 biji pertanyaan HOTS serta essay dengan jumlah 5 biji pertanyaan HOTS. Pertanyaan HOTS yang dipakai ialah melingkupi ranah kognitif C4 (menganalisa), C5 (mengevaluasi), C6 (mencipta). Pengetesan keabsahan isi instrumen dengan memakai tata cara expert judgement serta diklaim bisa dipakai dengan mengamati kisi- kisi dengan kesesuaian tujuan riset. Metode analisa informasi memakai percobaan normalitas, percobaan homogenitas dan percobaan paired sample T-test serta percobaan N- Gain. Bersumber pada hasil percobaan anggapan kalau ada kenaikan keahlian HOTS anak didik sehabis memakai model pembelajaran picture and picture. Perihal ini dibuktikan dengan percobaan anggapan paired sample T- test( Sig. 2−tailed) 0, 000 < 0, 05 maksudnya anggapan Ha diperoleh. Alhasil model pembelajaran picture and picture efisien terhadap keahlian HOTS anak didik kategori IV di MI Al- Anwar Sampiran. Ada pula aplikasi model pembelajaran picture and picture diamati dari pemantauan guru membuktikan kalau 100% guru mempraktikkan model pembelajaran picture and picture dengan bagus serta pemantauan kegiatan anak didik membuktikan angka sebesar 92% anak didik aktif dalam pembelajaran. Pada percobaan N- Gain kenaikan pada umumnya indikator pretest serta posttest sebesar 0, 68 presentase hasilnya 68% kategori efisien/cukup, yang berarti kalau kemampuan HOTS anak didik memakai model pembelajaran picture and picture terkategori cukup efektif.Kata Kunci: Model Pembelajaran Picture and Picture, HOTS Siswa
PENGARUH LINGKUNGAN MADRASAH SATU KOMPLEKS TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN SISWA DI MI AL HIDAYAH GUPPI KOTA CIREBON Patimah, Patimah; Citra, Mela Dwi
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.799 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v2i1.6394

Abstract

ABSTRAKPerilaku sopan santun siswa dipengaruhi oleh lingkungan sekolah atau madrasah. Akan tetapi, masih terdapat beberapa siswa-siswi SD/MI yang belum mencerminkan perilaku sopan santun tersebut. Munculnya masalah ini dikarenakan kurang kesadaran siswa bagaimana berbicara yang baik terhadap orang lain, menghormati guru, mengucapkan terima kasih serta meminta izin untuk keluar atau masuk kelas. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui dan memperoleh data mengenai lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK), (2) untuk mengetahui dan memperoleh data mengenai perilaku sopan santun siswa Madrasah Ibtidaiyah Guppi Kota Cirebon, (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) terhadap perilaku sopan santun siswa di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon. Dalam penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain expost facto. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Sampel yang diambil dari penelitian ini berjumlah 26 siswa, pengambilan sampel ini menggunakan sistematik random sampling. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan melakukan uji regresi dan uji hipotesis (uji t).Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa (1) lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) berada pada kategori kuat dengan jumlah persentase sebesar 63%. (2) perilaku  sopan santun siswa berada pada kategori cukup dengan jumlah persentase sebesar 41%, (3) Pengaruh lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) terhadap perilaku sopan santun siswa sebesar 24,2%. Hal ini terbukti berdasarkan uji determinasi (R Square) sebesar 0,242 yang mengandung pengertian bahwa Pengaruh lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) terhadap perilaku sopan santun siswayaitu sebesar 24,2% sedangkan 75,8 % dipengaruhi oleh faktor lain yaitu lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat tempat tinggalnya. Kata Kunci: Lingkungan madrasah satu kompleks, Perilaku sopan santun siswa                                                                                                 ABSTRACT Behavior manners are important elements in the daily social life of each person, because the show courtesy of behavior one can groove to its existence as social beings wherever they sit. Manners can provide many benefits or good effect against oneself or others. Courtesy student behavior is influenced by the environment of the school or madrassa. However, there are still some students of SD/MI who do not yet reflect the behavior manners. The emergence of these problems due to lack of awareness of students how to speak well of others, respect for teachers, to thank you and ask for permission to exit or enter the classroom. This study aims to (1) to determine and obtain data about the environment of the complex madrasa (MI, MTs, SMK), (2) to determine and obtain data about the behavior manners Elementary School students Guppi Cirebon, (3) to determine how much influence the environment madrasa complex (MI, MTs, SMK) to behavior manners student at MI Al-Hidayah Guppi Cirebon. In this study, using a quantitative approach to the design of ex post facto. The data collection techniques used are questionnaires and documentation. Samples taken from this study amounted to 26 students, this sampling using systematic random sampling. Data from this study were analyzed to test the validity, reliability test, normality test, determination, linearity test, correlation, homogeneity test, regression and hypothesis testing (t test). Research shows that (1) a complex environment madrasah (MI, MTs, SMK) are in the strong category with the percentage of 63%. (2) behavioral manners of the students were in the category enough with the percentage of 41%, (3) Environmental effects of the complex madrasah (MI, MTs, SMK) students on behavior manners of 24.2%. This is proven by the test of determination (R Square) of 0.242 which implies that the environmental effects of the complex madrasa (MI, MTs, SMK) to behavior manners siswayaitu of 24.2%, while 75.8% are influenced by other factors, namely the family environment and the community where he lives. Keywords: Environment madrassa complex one, Behavior manners student
PENGARUH POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS V DI MADRASAH IBTIDAIYAH mudiyanto, heru; Udin, Tamsik; Triyani, Luthfiyah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 1, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.895 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v1i1.5403

Abstract

 AbstrakSalah satu pendidikan pertama yang di peroleh seorang anak adalah pendidikan keluarga. Akan tetapi, hingga saat ini orang tua masih belum paham akan pentingnya kecerdasan emosional pada anak. Sehingga anak kurang kecerdasan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan pola asuh demokratis orang tua, (2) untuk mendeskripsikan kecerdasan emosional siswa, (3) untuk mendeskripsikan seberapa besar pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantatif dengan desain expost facto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Sementara itu sampel berjumlah 31 responden. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis orang tua di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon sebesar 87% itu kategori sangat kuat. Kemudian untuk kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon sebesar 70% itu kategori kuat dan pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon sebesar 51,6% dengan taraf signifikan 0,000 ini mendandakan bahwa terdapat pengaruh signifikan pola asuh demokratis orang tua antara kecerdasan emosional siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon.Kata Kunci : pola asuh, demokratis, kecerdasan emosional.  AbstrackOne of the first education a child gets is family education. However, until now parents still do not understand the importance of emotional intelligence in children. So that children lack emotional intelligence. This study aims: (1) to describe the democratic parenting of parents, (2) to describe students' emotional intelligence, (3) to describe how much influence the democratic parenting parents have on the emotional intelligence of fifth grade students at Guppi City Al-Hidayah MI Cirebon. This research is a quantitative research with post facto design. The technique of collecting data uses a questionnaire. Meanwhile the sample amounted to 31 respondents. Analysis of research data using regression analysis. The results showed that the democratic parenting style of parents in MI Al-Hidayah GuppiCirebon City at 87% was a very strong category. Then for the emotional intelligence of fifth grade students in MI Al-Hidayah Guppi Cirebon City of 70%, the strong category and the influence of democratic parenting parents on the emotional intelligence of fifth grade students in MI Al-Hidayah Guppi Cirebon City were 51.6% with a significant level 0,000 indicates that there is a significant influence of democratic parenting between students' emotional intelligence. So that it can be concluded that there is a positive and significant influence between democratic parenting parents on the emotional intelligence of fifth grade students at Al-Hidayah Guppi MICirebon City.Keywods: parenting, democratic, emotional intelligence
Pengaruh Game Online Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Siswa MI PUI Cilimus Indi Halimatu Sa'diyah, Halimatu Sa'diyah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.152 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v4i1.10718

Abstract

Game online merupakan salah satu media hiburan yang sudah tidak asing lagi bagi semua orang, dan banyak diminati oleh segala usia, baik orang tua, remaja, maupun anak-anak. Dalam beberapa tahun terakhir, game online telah berkembang pesat karena kemajuan teknologi ditambah dengan terobosan luar biasa dari internet berkecepatan tinggi. Bermain game online secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi penggunanya. Salah satu aspek perkembangan anak adalah perkembangan sosial emosional yang meliputi perilaku anak dalam lingkungan sosialnya. Perkembangan sosial dan emosional anak merupakan dua aspek yang berbeda, namun tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh game online terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa MI PUI Cilimus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain pada penelitian ini merupakan desain penelitian korelasi dengan menggunakan analis regresi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV dan V MI PUI Cilimus, dengan jumlah sampel sebanyak 42 siswa. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket/kuesioner yang berisi pernyataan berkaitan variabel x (game online) sebanyak 10 nomor, dan variabel y (perkembangan sosial emosional) sebanyak 20 nomor. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penggunaan game online pada siswa MI PUI CILIMUS berada pada kategori tinggi sebesar 31%, 2) Perkembangan sosial emosional siswa MI PUI CILIMUS berada pada kategori rendah sebesar 36%, 3) Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa game online memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan emosi siswa MI PUI Cilimus sebesar 27,4% dan sisanya sebesar 72,6% dipengaruhi oleh variabel lain.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPS BERDASARKAN AWAL KONSEP SISWA Aris, Aris
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.658 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v2i1.6713

Abstract

AbstrakMunculnya kecenderungan baru dalam pemikiran Pendidikan IPS kea rah pengembangan nilai, moral dan sikap nampaknya masih tetap memandang arti penting peraihan pengetahuan. Dan pengetahuan adalah sebagai produk program Pendidikan IPS. Aksentuasi Pendidikan IPS sebagai ilmu pengetahuan tentang kualitas social, memang tendesius pada matra kognitif. Sungguh pun pengetahuan itu sendiri intergral dalam multi dimensionalitas akativitas belajar manusia. Kontruksi pengetahuan dalam Pendidikan IPS mensubstansikan didalamnya dimensi-dimensi dan fungsi-fungsi apeksi dan konasi. Dalam perspektif pengetahuan ini pula, status dan peran konsep sangat sentral dan strategis. Konsep sebagai muatan pemintal strukturisasi konstruk pengetahuan dalam Pendidikan IPS da balok- balok bangunan pengetahuan IPS. Konsep juga merupakan komponen structural program Pendidikan IPS, yang merangkum kompleksitas informasi dan fakta social dalam program rasional, structural dan secuensial. Melalu konsep pengetahuan dan ekspetasi diri peserta didik terhadap kehidupan manusia, khasanah dan kedalaman pengalaman hidupnya akan lebih sistematis. Konsep sebagai suatu keniscayaan dalam belajar Pendidikan IPS. Melalui konsep, siswa dapat menyerap pengetahuan kependidikan IPS lebih terstruktur, bermakna dan fungsional, belajar lebih aktif, serta memberikan kemantapan latar pengetahuan mereka terhadap realitas masyarakat yang setiap harinya mereka temui dan alami. Konsep juga sebagai alat berfikir kritis, kreatif dan inkuiri. Komponen ensesial dalam proses pengambilan keputusan reflektif, elemen dasar seluruh aktivitas refleksi bagi peraihan tujuan-tujuan Pendidikan IPS, serta pendekatan dalam pebelajaran Pendidikan IPS disekolah lanjutan. Kata Kunci       : Pengembangan awal konsep, dan teori pembelajaran siswa.                ABSTRACTThe emergence of new trends in social studies education thinking towards the development of values, morals and attitudes still seem to still consider the importance of the acquisition of knowledge. And knowledge is a product of the IPS Education program. The accreditation of IPS education as a science of social quality is indeed a tendency in the cognitive dimension. Even though knowledge itself is integrated in the multi-dimensionality of human learning activities. The construction of knowledge in social studies education substitutes in it the dimensions and functions of apeksi and konasi. In this knowledge perspective too, the status and role of concepts is very central and strategic. The concept as a spinning load structuring knowledge constructs in IPS education and building blocks of IPS knowledge. The concept is also a structural component of the IPS Education program, which summarizes the complexity of information and social facts in rational, structural and sequential programs. Through the concept of knowledge and self-expectations of students on human life, the treasury and depth of life experience will be more systematic. The concept as a necessity in learning IPS education. Through concepts, students can absorb social education knowledge in a more structured, meaningful and functional way, more active learning, and provide the stability of their knowledge background to the realities of society that they encounter and experience every day. The concept is also a tool for critical thinking, creative and inquiry. The ensuing component in the reflective decision-making process, the basic elements of all reflection activities for the achievement of the objectives of Social Studies, as well as the approach in social studies education in secondary schools. Keywords: Early development of concepts, and student learning theories.  
Staregi Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengimplementasikan Manajemen Berbasis Madrasah Masnun, Moh; Iyus, Ade
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 1, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.035 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v1i1.5416

Abstract

Abstrak Manajemen berbasis madrasah merupakan paradigma baru pendidikan yang memberikan otonomi lebih luas pada tingkat madrasah (pelibatan masyarakat) dalam kerangka kebijakan nasional, juga merupakan salah satu wujud dari reformasi pendidikan yang lebih baik dan memadai bagi para peserta didik, otonomi dalam manajemen merupakan potensi bagi madrasah untuk meningkatkan kinerja para staf, menawarkan partisipasi langsung kepada stakeholder dan kelompok-kelompok yang terkait, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan.Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala MI PUI Babakan Cipeundeuy Kab. Majalengka; (2) untuk mengetahui bagaimana strategi penerapan manajemen berbasis madrasah di MI PUI Babakan Cipeundeuy Kab. Majalengka; (3) untuk mengetahui bagaimana keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah dalam menerapkan manajemen berbasis madrasah di MI PUI Babakan Cipeundeuy Kab. Majalengka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara (interview), pengamatan secara langsung (observasi) dan dokumentasi. Selanjutnya analisa data dilakukan dengan: (1) Analisa selama pengumpulan data yakni secara induktif dengan menggunakan analisa deskriptif; (2) Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan kepala MI PUI Babakan Cipeundeuy Kab. Majalengka sudah berjalan baik dilihat dari strategi kepala madrasah dalam menerapkan manajemen berbasis madrasah untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan potensi yang dimiliki; (2) penerapan manajemen berbasis madrasah di MI PUI Babakan Cipeundeuy Kab. Majalengka sudah efektif, karena sudah dapat menunjang tercapainya program  madrasah; (3) keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah dalam menerapkan manajemen berbasis madrasah di MI PUI Babakan Cipeundeuy Kab. Majalengka partisipatif meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan. Kata Kunci: Kepemimpinan, Manajemen Berbasis Madrasah               AbstractManagement based madrasah is a new paradigm of education giving broad autonomy to the level madrasah (public participation) within the framework of national policy. And is one manifestation of reform better education and adequate for learners, autonomy in the management of a potential for madrasah to improve the performance of the staff, offer participation directly linked stakeholder and groups, as well as improving people's understanding of education. The purpose of this study are: (1) to find out how principal leadership MI PUI Babakan Cipeundeuy; (2) to determine how the madrasah-based management implementation strategy in MI PUI Babakan Cipeundeuy; (3) to find out how the headmaster leadership success in implementing madrasah-based management in MI PUI Babakan Cipeundeuy. This research uses qualitative research. Data was collected through interviews (interview), observations (observation) and documentation. Further analysis of the data performed by: (1) The analysis during data collection that is inductively by using descriptive analysis; (2) Technique authenticity of data using triangulation of data sources.These results indicate that: (1) principal leadership MI PUI Babakan Cipeundeuy been running good views of headmaster in implementing strategies based management madrasah to solve problems and develop potential which are owned; (2) madrasah-based management application in MI PUI Babakan Cipeundeuy been effective, because it can support the achievement of the madrasah program; (3) The headmaster leadership success in implementing madrasah-based management in a participatory MI PUI Babakan Cipeundeuy improve the quality of service and education Keywords: Leadership, Madrasah-Based Management

Page 2 of 10 | Total Record : 96