cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+6281236933978
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Instruction
ISSN : -     EISSN : 27458628     DOI : https://doi.org/10.23887/iji
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Instruction (IJI) is an internationally recognized journal in the field of education and is published four times a year (in January, mei september). The aim of this journal is to publish high quality studies in the areas of instruction, learning, teaching, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments. Studies may relate to any age level - from infants to adults. IJI, being an international journal, our editorial advisory board members are from various countries around the world. The articles sent to the Journal are always reviewed by two members of the Editorial Advisory Board (double blind peer review), and in some cases, if necessary, by another member of the Board. Depending on the evaluation reports of the members of the Editorial Advisory Board, articles are published or not. Article evaluation process takes approximately three months. The authors are responsible for the errors, if any, in their published articles. The articles need to be not published elsewhere previously.
Articles 131 Documents
Media Komik Berbasis Pendekatan Karakter untuk Mengurangi Kasus Perundungan di Sekolah Dasar Tristiantari, Ni Ketut Desia; Diputra, Komang Sujendra
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.80235

Abstract

Bullying menjadi isu yang hangat di Indonesia, terutama di lingkungan sekolah. Fenomena ini menuntut peran aktif sekolah dalam menanggulangi bullying melalui strategi yang inovatif, salah satunya dengan menciptakan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku komik berbasis pendekatan karakter yang layak dan praktis digunakan di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development dengan model ADDIE yang melibatkan tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode nontes melalui angket yang melibatkan siswa dan guru, serta validasi ahli media dan materi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku komik berbasis pendekatan karakter memiliki tingkat kelayakan sebesar 88,67% dengan kriteria “Sangat Layak” berdasarkan validasi ahli. Selain itu, tingkat kepraktisan media ini mencapai 92,62% dengan kriteria “Sangat Praktis” menurut tanggapan siswa dan guru. Hasil ini menegaskan bahwa media buku komik berbasis pendekatan karakter tidak hanya layak tetapi juga sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Media ini berpotensi menjadi sarana edukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya bullying dan membentuk karakter positif.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing Berbantuan Media E-Komik terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Yuniandari, Lisna; Kristiantari, Maria Goreti Rini
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.80281

Abstract

Keterampilan berbicara harus dapat dikuasai dengan baik oleh siswa, terutama sejak usia sekolah dasar. Akan tetapi pada saat ini keterampilan berbicara yang diperoleh oleh siswa dari beberapa mata pelajaran masih belum maksimal, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe role playing berbantuan media e-komik terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD. Penelitian ini termasuk dalam rancangan eksperimen semu menggunakan rancangan Quasi Experimental Desain. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas IV SD yang berjumlah 202 siswa yang terdiri dari 8 kelas dari 5 sekolah.  Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik sample random sampling. Didapatkan kelas eksperimen yang berjumlah 22 siswa dan pada kelas kelas kontrol yang berjumlah 24 siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Pengumpulan data keterampilan berbicara menggunakan metode non tes berupa observasi berstruktur dengan instrument rubrik penilaian. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa t-hitung>t-tabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe role playing berbantuan media e-komik dengan kelompok siswa dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe role playing berbantuan media e-komik berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD.
Model Problem Based Learning Berbantuan Audio Visual Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Chandan, Desak Gede Hari Gopi; Gading, I Ketut; Agustiana, I Gusti Ayu Tri
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.81572

Abstract

Keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar masih rendah, ini dikarenakan pembelajaran IPA masih disajikan secara abstrak. Terlebih lagi guru kurang menarik dalam mengemas model pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan. Serta dalam penerepan pembelajaran di sekolah masih dilakukan secara konvensional dan kurang interaktif. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media audio visual terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Metode penelitian ini berupa kuantitatif dengan menggunakan eksperimen semu (Quasi Eksperimen) berdesain Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi kajian berjumlah 76 siswa, dengan penentuan sampel dengan teknik  Intac Group Random Sampling. Data yang dikumpulkan dengan metode tes berbentuk uraian, masing-masing instrumen berujmlah 10 soal. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial (Uji-t dan Manova). Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh X  pada Y1  dengan nilai thitung  untuk keterampilan berpikir kritis sebesar 16,100  > ttabel 1,666 dan pada Y2 dengan nilai thitung  untuk hasil belajar IPA sebesar 14,278  > ttabel 1,666. Selain itu, dilihat dari analisis uji Manova nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, maka simpulannya terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio visual terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD.
Media Pembelajaran Math Game Land Berbasis Website untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II Sekolah Dasar Wati, Luh Putri Risma; Suarjana, I Made; Handayani, Dewa Ayu Puteri
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.81670

Abstract

Berdasarkan penilaian TIMSS dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan siswa di Indonesia masih tergolong rendah, yaitu terbatas hingga level 3. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan media pembelajaran dan meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa kelas II Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah dua ahli media pembelajaran, dua ahli materi pembelajaran, dua praktisi dan dua siswa. Metode pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan kuesioner dan instrumen penelitian melibatkan pemberian kuesioner kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Penelitian ini mengikuti model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Berdasarkan hasil uji validitas produk secara keseluruhan, media pembelajaran Math Game Land berbasis website menunjukkan tingkat validitas yang sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, guru/praktisi, dan siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa media tersebut layak digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan cacah bagi siswa kelas II.
Inclusive Education: Survey on Teachers' Perception of Its Implementation Padmadewi, Ni Nyoman; Sukadana, I Made Sukma Adisetiawan; Artini, Luh Putu; Ana, I Ketut Trika Adi; Lesmana, Kadek Yogi Parta; Susiani, Ketut
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.81932

Abstract

Inclusive education is still something new in Indonesia's education system. Teachers have an essential role in the learning process, and teachers' perceptions of inclusive classes influence the quality of inclusive class implementation. For this reason, this research aims to analyse teachers' perceptions of implementing inclusive classes. This research was carried out using a survey method involving 285 teachers in Indonesia as respondents. The data in this study was collected using a questionnaire consisting of several closed and several open questions. The collected data was then analyzed quantitatively and qualitatively. Based on the quantitative data, this research found that teachers in Indonesia have positive perceptions of implementing inclusive classes. However, from the qualitative data, it was found that they still feel they need more knowledge to implement quality inclusive classes. Additionally, training regarding implementing inclusive classes is still very limited, so it has yet to make teachers feel confident in implementing inclusive classes. Thus, this study concludes that teachers in Indonesia positively perceive implementing inclusive classes but cannot implement them optimally. So, support from the government, especially the Ministry of Education, Culture, Research and Technology, to facilitate education and training in implementing inclusive classes for teachers is necessary to realize inclusive classes and quality inclusive education.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Kejuruan Febriani, Shovi Wiranata; Ayundasari, Lutfiah; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.82766

Abstract

Profil Pelajar Pancasila menjadi aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik, namun implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah menengah kejuruan masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek kesiapan guru dan perencanaan kegiatan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di sekolah menengah kejuruan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif, yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila memerlukan kesiapan dalam berbagai aspek, baik dari segi pemahaman maupun penerapan. Kesiapan guru menjadi faktor kunci, karena kekurangan dalam aspek ini dapat menyebabkan pelaksanaan P5 berjalan kurang optimal. Proses perencanaan proyek P5 memerlukan langkah-langkah yang sistematis dan komprehensif untuk menjamin ketercapaian tujuan pembelajaran serta internalisasi nilai-nilai Pancasila. Pelaksanaan P5 menjadi momentum penting dalam pengembangan karakter siswa dan pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila membutuhkan perencanaan yang matang dan kesiapan guru yang memadai untuk memastikan keberhasilan program dalam menciptakan generasi berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
Digital Modul Berpendekatan Project Based Learning Muatan IPAS Materi Indonesia Kaya Budaya Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ginting, Dezan Pratama; Jampel, I Nyoman; Simamora, Alexander Hamonangan
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.85035

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah mendorong tergantinya teknologi cetak dengan teknologi komputer dalam kegiatan pembelajaran. Terbatasnya penggunaan bahan ajar pada satuan pendidikan membuat guru masih cenderung menggunakan bahan ajar konvensional hanya terbatas pada buku teks namun minat baca siswa sudah tinggi, hal ini menuntut adanya pengembangan baru dalam memfasilitasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul dengan pendekatan Project Based Learning pada materi Indonesia Kaya Budaya pada mata pelajaran IPA untuk kelas IV Sekolah Dasar yang telah teruji desain, kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menerapkan model ADDIE. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan tes. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 30 orang siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul dengan pendekatan project-based learning dinyatakan layak berdasarkan hasil telaah oleh ahli isi pembelajaran, ahli media, ahli desain pembelajaran, uji coba perorangan, dan hasil uji coba kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan thitung sebesar 14,976 untuk db = 60 dan taraf signifikansi 5% ttabel = 2,003 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan e-modul dengan pendekatan Project Based Learning layak dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran.
The Impact of Indoor and Outdoor Experiential Learning on Academic Achievement in Primary School Christian, Erica Wahyu; Tarihoran, Naf’an; Sapriati, Amalia
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.85532

Abstract

The low standard deviation in science scores suggests a considerable number of students with below-average performance, highlighting the need for more effective teaching strategies. This situation calls for a re-evaluation of the methods used in science education. This study aims to evaluate the impact of experiential learning approaches (indoor and outdoor) on the academic achievement of elementary school students, especially on the science learning outcomes of fifth grade students. The method used is quantitative with an experimental design, where two control groups are compared: class VA using outdoor learning and class VB using indoor learning. This study involved a pre-test and a post-test to measure the development of students' science learning outcomes after the learning intervention. The results showed a significant correlation between experiential learning strategies and academic achievement. The data indicated that both male and female students showed better grades when learning using the outdoor approach compared to indoor. In conclusion, although there was no interaction effect between learning strategies and gender, there was a significant difference in academic achievement between students who participated in outdoor learning and those who participated in indoor learning. Outdoor learning has been shown to be more effective in improving science learning outcomes than indoor learning.
Metode Studi Kasus Berbasis Animasi Pembelajaran terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Muatan Segi Empat Kelas IV Sekolah Dasar Utama, Kadek Dwi Prawira; Suartama, I Kadek; Bayu, Gede Wira
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.85738

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada pembelajaran matematika di sekolah dasar yakni kurangnya penggunaan media elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode studi kasus berbasis animasi pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan matematika materi segi empat di antara kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan desain Pretest-Postest Control Group. Kelas IV dipilih sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol secara yang di peroleh dengan teknik random class sampling dengan undian. Pengumpulan data menggunakan tes objektif pilihan ganda sebayak 20 soal yang sudah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t (Independent Sampling). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kompetensi pengetahuan Matematika antara kedua kelompok, dengan thitung sebesar 4,420 melebihi ttabel sebesar 2,00 (thitung > ttabel). Oleh karena itu, hipotesis H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima, menunjukkan adanya perbedaan kompetensi pengetahuan Matematika kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai referensi tambahan bagi penelitian serupa di masa mendatang.
Pengaruh Penggunaan Socrative dalam Penilaian Diagnostik terhadap Efektivitas Pengajaran: Perspektif Guru Jhuniati, Ni Luh Putu Ary; Puryanti, Ni Wayan Sri; Putri, Ni Putu Yunita Susandi
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.85958

Abstract

Pendidik menghadapi tantangan yang semakin besar dalam menerapkan alat penilaian yang efisien dan efektif untuk mendukung pembelajaran siswa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif guru terkait penggunaan Socrative dalam penilaian diagnostik serta mengevaluasi efektivitas dan kemudahan penggunaannya dalam konteks pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur dari 34 guru yang telah menggunakan Socrative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Socrative sangat efektif dalam mengumpulkan data diagnostik secara cepat dan akurat, memberikan manfaat signifikan dalam efisiensi, kemudahan penggunaan, dan peningkatan partisipasi siswa. Fitur umpan balik real-time memungkinkan guru memberikan penilaian yang dipersonalisasi, yang berdampak positif pada motivasi belajar siswa. Meskipun persepsi keseluruhan sangat positif, beberapa guru mengakui adanya tantangan awal dalam mengadopsi teknologi ini. Penelitian ini menyarankan bahwa integrasi Socrative dapat memperkuat proses pengajaran melalui penilaian diagnostik yang lebih responsif serta menekankan pentingnya pelatihan lanjutan bagi guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan secara maksimal.

Page 11 of 14 | Total Record : 131