cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27770052     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The focus of the Edu Society: Journal of Education, Social Sciences, and Community Service is on various problems in the fields of Education, Social Sciences and Community Service, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and observers in the field of Education and Social Sciences to publish their research results in our journals, articles of which are focused on, among others: 1. Development and Design of Learning in the Field of Education 2. Learning Strategies in the Field of Education 3. Evaluation of Learning in the Field of Education 4. Educational Management 5. Inclusive Education 6. Social-Based Research on Education 7. Teacher Professionalism in Education 8. Utilization of Information and Digital Technology in Education 9. Community Service in the Field of Education and Social Sciences
Articles 843 Documents
Sekilas Perjalanan Radio Siaran di Indonesia: Transformasi dari Era Kolonial Hingga Digital Kustiawan, Winda; Putri, Atika Syalsabila; Khairi, Rara Ardina; Rahmawati, Lathifah; Daulay, Fauzul Azmi; Rambe, Raysa Finarik
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2615

Abstract

Radio siaran merupakan salah satu media massa yang memiliki peran penting dalam sejarah komunikasi di Indonesia. Meskipun perkembangan media digital berlangsung sangat pesat, radio tetap mampu mempertahankan eksistensinya melalui berbagai bentuk adaptasi dan transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perjalanan radio siaran di Indonesia serta menjelaskan proses transformasinya sejak masa kolonial hingga era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode historis, yang mengandalkan data sekunder berupa kajian pustaka dari buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan arsip penyiaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio pada masa kolonial berfungsi sebagai alat komunikasi yang bersifat terbatas dan dikendalikan oleh pemerintah penjajah, kemudian mengalami pergeseran peran pada masa kemerdekaan sebagai media perjuangan dan pemersatu bangsa melalui pendirian Radio Republik Indonesia. Pada era Orde Baru hingga reformasi, radio berkembang dalam konteks regulasi yang berubah, ditandai dengan munculnya radio swasta dan radio komunitas yang memperluas ruang partisipasi publik. Memasuki era digital, radio bertransformasi menjadi media multiplatform melalui pemanfaatan teknologi streaming, podcast, dan media sosial untuk menjangkau pendengar yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa radio tetap relevan sebagai media informasi, pendidikan, dan dakwah, serta memiliki implikasi penting bagi pembelajaran Praktikum Siaran Radio di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Moralitas Sains dalam Perkembangan Teknologi Modern: Tanggung Jawab Ilmuwan dalam Era Kecerdasan Buatan dan Bioteknologi Bahri Tanjung, Syaiful; Ma’arif, Muhammad Ghozali; Zein, M. Dimas Suhaimi; OK, Azizah Hanum
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2616

Abstract

Perkembangan sains dan teknologi modern telah menghadirkan perubahan mendasar dalam kehidupan manusia, terutama melalui kemajuan kecerdasan buatan dan bioteknologi. Teknologi tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat bantu teknis, melainkan telah menjadi kekuatan sosial yang membentuk cara berpikir, struktur nilai, dan arah peradaban manusia. Di balik manfaatnya yang besar, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai persoalan moral, seperti dehumanisasi, ketimpangan sosial, bias algoritmik, pelanggaran privasi, serta dilema etis dalam intervensi terhadap kehidupan biologis manusia dan lingkungan. Artikel ini bertujuan menganalisis moralitas sains dalam konteks perkembangan teknologi modern dengan menekankan tanggung jawab moral ilmuwan serta implikasi etis kecerdasan buatan dan bioteknologi terhadap kehidupan manusia dan masa depan peradaban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka terhadap literatur filsafat sains, etika teknologi, dan dokumen kebijakan etik internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sains tidak pernah sepenuhnya bebas nilai dan selalu mengandung dimensi moral dalam proses pengembangan maupun penerapannya. Oleh karena itu, moralitas sains menjadi landasan normatif yang esensial untuk mengarahkan perkembangan teknologi agar tetap selaras dengan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan peradaban manusia.
Peningkatan Literasi Membaca IPAS Melalui Pemanfaatan Media Permainan UNO Stacko Cahaya Fridayanthi, Ni Kadek Dhiniary; Rati, Ni Wayan; Yudiana, Kadek
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2617

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPAS yang menuntut pemahaman teks bacaan. Pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif menyebabkan siswa kurang aktif dan kurang termotivasi dalam kegiatan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran permainan UNO Stacko yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media, angket kepraktisan guru dan peserta didik, serta tes literasi membaca berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran permainan UNO Stacko berada pada kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa media sangat praktis digunakan oleh guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi membaca siswa setelah menggunakan media pembelajaran permainan UNO Stacko. Dengan demikian, media pembelajaran permainan UNO Stacko dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan literasi membaca siswa kelas V sekolah dasar.
Efektivitas Metode Pembelajaran Drill dengan Pendekatan Teori Behavioristik Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Fiqih di MTs Hidayatul Mubtadiin Kecamatan Jati Agung Solehah, Assmiana; Ekowati, Endang; Tamyis, Tamyis
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran drill yang diimplementasikan melalui pendekatan teori behavioristik dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTs Hidayatul Mubtadiin Kecamatan Jati Agung. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan, menggunakan pendekatan mixed methods dengan strategi explanatory sequential. Desain kuantitatif berupa eksperimen semu dengan Non-Equivalent Control Group Design pada 44 siswa, kelas eksperimen menerima pembelajaran Fiqih metode drill, kelas kontrol pembelajaran konvensional. Hasil belajar diukur melalui pretest-posttest dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan t-test. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif memberikan gambaran komprehensif efektivitas metode drill. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Fiqih siswa di MTs Hidayatul Mubtadiin. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji homogenitas menegaskan kesetaraan varians antar kelompok. Analisis paired sample t-test mengindikasikan peningkatan hasil belajar pada kedua kelompok, dengan kelas eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi. Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan rata-rata posttest yang signifikan, dengan kelas eksperimen lebih unggul dibanding kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran drill secara sistematis mampu meningkatkan pemahaman, penguasaan materi, dan pencapaian kompetensi siswa secara optimal.
Pembinaan Karakter Disiplin Dan Akhlak Karimah Santri Putra Melalui Budaya Pesantren Di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Yanwari, Yanwari; Pujianti, Etika; Widiastuti, Nur
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2629

Abstract

Abstract This study aims to analyze in depth how Islamic boarding school culture functions as a cultural mechanism in fostering the disciplined character and noble morals of male students at the Hidayatul Mubtadiin Islamic Boarding School in Jati Agung, Lampung. This study uses a qualitative approach with a case study design to understand in-depth the role of Islamic boarding school culture in fostering the disciplined character and noble morals of male students at the Hidayatul Mubtadiin Islamic Boarding School in Jati Agung, Lampung. The research subjects were selected purposively, including kiai (Islamic religious teachers), ustadz (Islamic teachers), administrators, and male students. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis was conducted thematically through data reduction, presentation, and drawing conclusions, with data validity guaranteed through triangulation of sources and techniques. Based on the research results, Islamic boarding school culture at the Hidayatul Mubtadiin Islamic Boarding School in Jati Agung, Lampung functions effectively as a cultural mechanism in fostering the disciplined character and noble morals of male students. Character development is built through moral relationships between students and Islamic boarding school authority figures, fostering an internal sense of discipline. Habitual use of polite language and ethical communication plays a crucial role in fostering respect, humility, and ethical awareness among students. Furthermore, a culture of simplicity fosters self-control, gratitude, and moral maturity. These findings demonstrate that character development in Islamic boarding schools is integrated, sustainable, and based on the internalization of values.
Nilai-Nilai Pendidikan Akidah Dan Akhlak Dalam Kitab Sullam At-Taufiq Karya Syaikh Abdullah Bin Husain Bin Thohir Ba’alawiyyin Sahmana Abdullah Siregar; Khairuddin Lubis; Pan Suaidi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akidah dan akhlak merupakan fondasi utama dalam pembentukan kepribadian muslim yang beriman dan berperilaku mulia. Kitab Sullam At-Taufiq karya Syaikh Abdullah bin Husain bin Thohir Ba’alawiyyin merupakan salah satu karya klasik yang banyak digunakan dalam pembelajaran dasar akidah, ibadah, dan akhlak di kalangan pesantren dan majelis taklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai pendidikan akidah dan akhlak yang terkandung dalam Kitab Sullam At-Taufiq. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui analisis isi terhadap teks kitab tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Sullam At-Taufiq memuat nilai-nilai pendidikan akidah yang menekankan pada penguatan keimanan kepada Allah Swt., pengenalan sifat-sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah dan rasul-Nya, serta pentingnya tauhid sebagai landasan amal. Selain itu, nilai-nilai pendidikan akhlak yang diajarkan meliputi pembinaan akhlak terpuji seperti kejujuran, tawadhu’, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah, serta peringatan terhadap akhlak tercela yang harus dijauhi. Dengan demikian, Kitab Sullam At-Taufiq memiliki relevansi yang kuat sebagai sumber pendidikan akidah dan akhlak dalam upaya membentuk karakter muslim yang beriman dan berakhlakul karimah.
Metode Pengajaran Rasulullah SAW Menurut Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah Dalam Kitab Ar- Rasul Al-Mu’ Allim Wa Asalibuhu Fi At-Ta’lim dan Relevansi Pembelajaran Kontemporer Lingga, Jikki Madasa; Tohir Ritonga, Muhammad; Irwansyah, Irwansyah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2645

Abstract

Penelitian ini membahas metode pengajaran Rasulullah SAW sebagaimana diuraikan oleh Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam kitab Ar-Rasul al-Mu’allim wa Asalibuhu fi at-Ta’lim, serta relevansinya dengan pembelajaran kontemporer. Rasulullah SAW tidak hanya berperan sebagai penyampai risalah, tetapi juga sebagai pendidik utama yang menerapkan berbagai metode, seperti keteladanan, diskusi, tanya jawab, penggunaan perumpamaan, pengulangan, penegasan dengan tindakan nyata, dan pendekatan emosional. Melalui metode tersebut, beliau berhasil membentuk karakter, menanamkan nilai moral, dan meningkatkan pemahaman peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Rasulullah SAW sangat relevan dengan prinsip pendidikan modern yang menekankan partisipasi aktif, pembelajaran berpusat pada siswa, keterkaitan dengan kehidupan nyata, serta penguatan nilai spiritual. Dengan demikian, integrasi metode Rasulullah SAW dalam konteks pendidikan masa kini dapat menjadi strategi efektif untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ulama dan Politik Habibullah, Habibullah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2665

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan ulama dan politik dalam Islam dari masa klasik hingga modern melalui pendekatan riset pustaka kualitatif. Pada era Khulafaur Rasyidin, ulama berperan aktif sebagai politikus melalui Saqifah dan Ahl al-Halli wa al-Aqd, namun Dinasti Umayyah serta Abbasiyah memisahkan politik dari agama, membatasi ulama pada legitimasi monarki. Masa modern ditandai peran pasif ulama akibat kolonialisme, kecuali Wilayatul Faqih di Iran yang mengintegrasikan kekuasaan faqih atas eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Di Indonesia, ulama berfungsi sebagai legitimator dengan pengertian menyempit pada fuqaha. Kesimpulan menekankan potensi keseimbangan holistik agama-politik selaras syariat.
Strategi Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Diantari, Ni Made Putri; Rati, Ni Wayan; Werang, Basilius Redan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah dasar di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Pendidikan karakter dan budaya sekolah berakar pada nilai-nilai moral, sosial, dan budaya dalam masyarakat serta menjadi pedoman perilaku seluruh warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus untuk menggali strategi kepala sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara kepada sepuluh kepala sekolah dasar dan data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya berbagai permasalahan perilaku peserta didik yang menunjukkan lemahnya penerapan nilai-nilai karakter dan budaya sekolah, sehingga diperlukan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengelola dan mengarahkan seluruh warga sekolah. Hasil penelian ini menampilkan dua tema terkait strategi penguatan karakter siswa, yaitu: kepala sekolah sebagai role model, dan integrasi nilai karakter dalam kurikulum, dan tiga tema terkait strategi penguatan budaya sekolah, yaitu: pembiasaan sikap positif, penguatan ritual religius, dan kerja sama dengan masyarakat dan desa adat. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar kepala sekolah selalu mengoptimalkan perannya sebagai pemimpin dan teladan dalam penguatan pendidikan karakter dan budaya sekolah melalui keteladanan, pembiasaan positif, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta pengembangan program berbasis kearifan lokal.
Pengaruh Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di MI Mutiara Zahrah Fithri Daulay, Mutiara Mastina; Padli Nasution, Muhammad Irwan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2671

Abstract

Pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk kepribadian peserta didik secara menyeluruh melalui tiga ranah utama, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam konteks pendidikan berbasis nilai, Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi instrumen strategis untuk menanamkan nilai moral, etika, dan spiritual yang berfungsi membentuk karakter religius dan berakhlak mulia. Di era globalisasi yang ditandai dengan derasnya arus informasi dan budaya asing, PAI memiliki tantangan besar dalam menjaga moralitas generasi muda agar tidak tergerus oleh pengaruh negatif modernitas. Oleh karena itu, lembaga pendidikan, khususnya madrasah, dituntut untuk mengembangkan pembelajaran PAI yang efektif, inovatif, dan kontekstual. Penelitian ini dilakukan di MI Mutiara Zahrah yang memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan akhlak siswa melalui program PAI terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran PAI terhadap pembentukan karakter siswa dengan pendekatan kuantitatif menggunakan uji regresi linier sederhana. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi nilai karakter bangsa dengan nilai Islami yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, serta konteks madrasah yang spesifik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi penguatan pendidikan karakter di madrasah melalui pembelajaran PAI yang holistik, aplikatif, dan berkelanjutan.