cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 52 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025): In Process" : 52 Documents clear
Implementasi Program PIKK dalam Mengembangkan Pembelajaran Agama Islam Anak Usia Dini di Kelurahan Limau Sundai Khadijah, Khadijah; Jannah, Miftahul; Nabila, Wadhhah; Sari, Siti Sarah; Sartika, Tiara; Dewi, Siti Rahma
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1541

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai melalui program PIKK (Pembiasaan Ibadah dan Kebiasaan Keislaman) merupakan bentuk nyata penguatan pendidikan Islam berbasis pengalaman pada anak usia dini. Mahasiswa dari program studi PIAUD UIN Sumatera Utara turut ambil bagian sebagai pendamping dalam menanamkan nilai-nilai keislaman melalui berbagai kegiatan rutin, seperti pelaksanaan salat bersama, hafalan surah pendek, pembelajaran Al-Qur’an, wirid, dan aktivitas bernuansa islami lainnya. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menstimulasi terbentuknya kebiasaan religius sekaligus memperkuat kesadaran spiritual anak-anak sejak dini. Pendekatan berbasis praktik ini terbukti lebih membekas, karena anak-anak tidak hanya mendapatkan pemahaman konsep, tetapi juga melatih langsung keterampilan beribadah mereka dalam situasi nyata. Evaluasi dari kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam aspek religiositas, moral, dan semangat anak dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, suasana lingkungan belajar pun menjadi lebih kondusif dan bernuansa keagamaan. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat setempat menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan program ini, sekaligus memperkuat peran pendidikan agama sebagai fondasi pembentukan karakter anak.
Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Bahan Bekas untuk Guru di TK Al-Insani Tembung Permata, Risky Ayu; Asry, Wina; Br. Sipayung, Siti Aisyah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1543

Abstract

Laporan pengabdian masyarakat ini untuk menganalisis keterampilan guru dalam membuat alat permainan edukatif dari bahan bekas. Kegiatan ini dilakukan langsung di TK Al-Insani Tembung dan dengan adanya pendampingan agar guru lebih aktif untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai alat permainan edukatif (APE). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlihat dari antusiasme peserta dalam membuat alat permainan edukatif. Mereka juga dapat menjelaskan alat dan bahan yang diperlukan, kemudian membuat alat permainan edukatif dengan kreativitas masing-masing, mampu menjelaskan aspek dan manfaat dari alat permainan edukatif yang mereka buat dan dapat mengimplementasikannya kepada peserta didik. Dengan adanya kegiatan ini, guru dapat menciptakan pembelajaran yang menarik dan inovatif sehingga dalam pembelajaran tidak monoton. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan alat permainan edukatif dapat dikategorikan sudah baik. Namun, dalam keberhasilan mengimplementasikan alat permainan edukatif (APE) ini guru memiliki keterbatasan dalam membuat karya alat permainan edukatif dikarenakan kurangnya pemahaman guru dalam membuat alat permainan edukatif, kurangnya kreativitas guru dalam memanfaatkan bahan-bahan bekas yang ada dikarenakan hanya mengandalkan alat permainan yang yang tersedia di lembaga pendidikan sehingga ini menimbulkan ketidaksesuaian dengan tema dan kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, untuk menghasilkan suatu produk dalam alat permainan edukatif yang efektif dan kreatif, maka dari itu perlunya wadah yang terorganisir dengan baik.
Partisipasi Mahasiswa dalam Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah di Kelurahan Kenjeran Puspita Retno, Diana; Eka Putri, Helena; Nardia Putri, Vianika; Rabbani, Alfathur; Marsita Angelica, Ayu; Nafi’ah, Binti Azizatun
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1552

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan isu krusial di wilayah pesisir seperti Kelurahan Kenjeran, Surabaya. Peningkatan volume sampah akibat pertumbuhan penduduk dan rendahnya kesadaran lingkungan menimbulkan ancaman terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi partisipasi mahasiswa dalam mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui program bank sampah dalam rangka menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga Rukun Warga (RW) di Kelurahan Kenjeran. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berperan penting dalam merancang, membangun, dan mensosialisasikan bank sampah di masing-masing RW. Program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong kebiasaan memilah sampah, serta menciptakan nilai ekonomi melalui penukaran sampah anorganik. Dampak positif terlihat pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, rendahnya partisipasi masyarakat, serta ketergantungan pada relawan dan mahasiswa. Kesimpulannya, kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Diperlukan penguatan kelembagaan, dukungan infrastruktur, dan edukasi berkelanjutan agar pengelolaan sampah berbasis komunitas dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Peran Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Konsep Pemahaman Diri Peserta Didik kelas XI-Adam Malik di SMAN 15 Medan Diyah Azzahra, Lutfi; Ulfa Syaimi, Khairina; Syafira Lubis, Lailan; Br Manik, Lora Yohana
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan pemahaman diri peserta didik kelas XI Adam Malik SMAN 15 Medan. Remaja SMA berada pada fase penting dalam mengenal dan membentuk konsep diri. Namun, hasil pengumpulan data menunjukkan masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengenali potensi, bakat, dan arah masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan AUM (Alat Ungkap Masalah). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pada aspek pribadi, sebanyak 68,6% siswa mengalami kecemasan berlebih terhadap hal-hal yang belum pasti, 62,9% mudah lupa, dan 54,3% sering melamun. Pada aspek akademik, 62,9% siswa khawatir tidak mampu bersaing untuk melanjutkan pendidikan, 51,4% khawatir nilai tugas tidak memuaskan, sedangkan 45,7% sering malas belajar, kurang konsentrasi, dan merasa tidak siap menghadapi ujian. Pada aspek karir, 74,3% siswa belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang lapangan kerja, 71,4% merasa cemas akan menjadi pengangguran, dan 54,3% belum mengetahui bakat yang dimiliki. Pada aspek sosial, 74,3% siswa merasa khawatir tidak mampu memenuhi harapan orang tua, 60% mengkhawatirkan kondisi kesehatan keluarga, dan 42,9% masih canggung berkomunikasi dengan orang lain. Hasil ini menunjukkan layanan bimbingan klasikal dapat membantu guru BK menjangkau masalah nyata peserta didik secara menyeluruh melalui materi yang sesuai kebutuhan. Kesimpulannya, bimbingan klasikal berperan penting untuk membantu siswa memahami diri, mengatasi masalah, dan menyiapkan masa depan. Diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi rujukan bagi sekolah untuk mengembangkan layanan bimbingan yang relevan dengan kebutuhan siswa.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving dalam Meminimalisir Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 8 Medan Ryan Dhani, M Fikri; Azmi Saragih, Nurul; Mujib, Abdul; Salsabila, Faradiza
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek penelitian dikumpulkan siswa kelas yang berjumlah 10 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan skla valid dan reliabel. Skala diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Data skor rata-rata pre-test 121,2 dan skor rata-rata post-test 66 maka selisih skor rata-rata 55 artinya rata-rata perilaku agresif siswa lebih tinggi sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving maka perilaku agresif siswa menjadi menurun 46%. Data analisis menggunakan uji wilcoxon untuk melihat apakah ada perubahan positif dan signifikan pemberian layanan bimbingan kelompok teknik problem solving. Berdasarkan hasil perhitungan uji wilcoxon jumlah jenjang bertanda positif = 30 dan jumlah jenjang bertanda negatif = 6. Jadi, nilai J = 23 yaitu jumlah jenjang yang lebih besar. Dari tabel nilai kritis J untuk uji jenjang bertanda wilcoxon dengan n = 10, = 0, 05, maka diperoleh J dimana 23 > 8. Artinya bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan.
Workshop Regulasi Emosi Remaja di SMP N 2 Koto XI Tarusan Suryadi, Suryadi; Adison, Joni
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1557

Abstract

Setiap manusia pernah merasakan sensasi emosi dalam kehidupannya. Perasaan itu adakala berupa ekspresi emosi positif dan negatif misalnya; tertawa, menangis, menari-nari, berlari-lari, mencubit, ndomblong, terbelalak matanya dan lain sebagainya. Semua itu sesuai dengan lingkungan kebudayaan masyarakatnya. Bahkan emosi yang kuat dan tidak terkendali dapat menimbulkan perbuatan-perbuatan yang merusak. Misalnya emosi marah, orang yang sedang marah sekali maka dapat merusak barang apa yang ada di dekatnya, misalnya piring dibanting dilantai, gelas dipecah, meja digebrak dan sebagainya. Tetapi sebaliknya, dengan perasaanperasaan dan emosi luhur, terarah, dan terkendalikan dapat melahirkan karyakarya besar. Regulasi emosi merupakan proses individu dalam mengelola emosinya. Regulasi emosi adalah strategi yang dilalukan secara sadar dan di bawah alam sadar untuk meningkatkan dan mempertahankan,atau mengurangi satu atau lebih komponen dari respon emosi. Permasalahan yang muncul pada peserta didik di SMP N 2 Koto XI Tarusan ini adalah masih ada peserta didik yang menyindir temannya yang bermasalah, Peserta didik marah tanpa sebab yang pasti, Peserta didik yang menjauhi teman tanpa alasan yang masuk akal. Adanya peserta didik yang menghina temannya. Menyimpan dendam pada temannya, Adanya peserta didik yang mudah mengamuk, adanya peserta didik yang mudah tersinggung, adanya peserta didik yang tidak menyapa temannya yang bermasalah, adanya peserta didik yang langsung melampiaskan kemarahanya dengan teman yang bermasalah, adanya peserta didik yang membalas teman yang menghinanya dan adanya peserta didik yang marahnya meluap-luap.
Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan: Pelatihan Pembuatan Kompos Menggunakan Bak Dekomposer Anaerob di Kelompok Tani Kelurahan Tanjung Perak Surabaya Rizky Andhika, Desta; Ardiansyah, Wakhid; Erlita Sari, Dinda; Khoirun Nisa, Siti Hidayatul; Vania Andani, Jessica; Priambodo, Bayu
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1558

Abstract

Pengelolaan limbah organik di wilayah urban seperti Surabaya masih menghadapi berbagai kendala, terutama minimnya pemanfaatan teknologi yang aplikatif dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani dalam pengelolaan limbah organik melalui pelatihan pembuatan dekomposer anaerob berbasis Effective Microorganisms 4 (EM4). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan demonstrasi teknis, yang mencakup sosialisasi, praktik pembuatan alat komposter sederhana berbahan drum plastik, serta pengomposan limbah organik rumah tangga dan dedaunan kering. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar fermentasi anaerob, kemampuan teknis dalam merakit alat, serta keterampilan dalam proses pengomposan. Produk akhir berupa kompos padat dan pupuk cair (lindi) menunjukkan kualitas fisik yang baik dan siap digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah. Partisipasi aktif peserta, ditandai dengan antusiasme selama diskusi dan praktik, menunjukkan bahwa teknologi ini dapat diterapkan secara luas di tingkat komunitas. Program ini membuktikan bahwa edukasi berbasis teknologi tepat guna dan kearifan lokal dapat menjadi solusi nyata dalam pengelolaan limbah organik, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain guna memperkuat ketahanan lingkungan dan produktivitas pertanian masyarakat urban.
Exploring the Difficulties in Writing Skills among Students at Vocational High School No. 1 Sukasada Aritona, Gede; Mahayanti, Ni Wayan Surya; Adnyayanti, Ni Luh Putu Era
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1560

Abstract

This study explores the writing challenges faced by grade 11 hospitality students at SMKN 1. Sukasada, Bali. Using a qualitative descriptive approach, data was collected through a questionnaire from 13 students, which featured both closed and open-ended questions. The findings revealed significant obstacles such as inadequate practice in writing, preference for theoretical learning over practical application, and heavy reliance on translation tools. Students had difficulties with grammar, mechanical errors and limited vocabulary, which affected their proficiency in English communication. This study underscores the importance of integrating practical writing exercises with theoretical instruction to improve language skills and reduce reliance on translation aids. It advocates educational strategies that emphasize regular writing practice and balanced assessment to better prepare students for success in the hospitality industry.
Perbandingan Solusi Antara Bank Syariah dengan Akad IMBT dan KPR Syariah dengan Akad Murabahah Jika Terjadi Wanprestasi Apriyani, Dhini Dwi; Salsabila, Khailila; Maharani, Nurhidayati; Sartika, Nadia; Nurhilda, Salsa; Napsiah, Siti Kholis; Berutu, Syahfitri Andayani
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1562

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT) dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah, serta sanksi wanprestasi di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC. Aksara Medan. Implementasi IMBT di BSI KC. Aksara Medan telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 10/14/DPBS, yang menekankan pelaksanaan akad ijarah terlebih dahulu sebelum pemindahan kepemilikan. KPR Syariah menjadi alternatif pembiayaan yang diminati karena prinsip bebas riba, transparansi margin keuntungan, angsuran tetap, dan tidak adanya penalti pelunasan dipercepat. Religiusitas nasabah juga berperan penting dalam pemilihan KPR Syariah. Dalam kasus wanprestasi, bank menerapkan tahapan penanganan mulai dari SMS pengingat, telepon, surat teguran, surat peringatan, hingga eksekusi lelang agunan. Sanksi berupa ganti rugi (ta'widh) dan denda (ta'zir) diterapkan sesuai ketentuan, dengan dana ta'zir dialokasikan untuk kegiatan sosial.
Penerapan Budikdamber sebagai Inovasi Ekonomi Produktif Skala Rumah Tangga di RW 5 Kelurahan Kendangsari Wahyuningtyas, Dwi; Anggraini, Anindita Wahyu Noer; Mahardika, Athallah Zakki; Roosmanningrum, Maulidya; Anjarwati, Tyas
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1569

Abstract

Adanya tantangan besar pada masyarakat urban dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah meningkatnya tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga pangan dan keterbatasan ruang. Hal tersebut berakibat pada menurunnya kapasitas ekonomi produktif rumah tangga, sehingga Budidaya Ikan Dalam Ember muncul sebagai solusi. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya penguatan ekonomi lokal dan pengembangan ekonomi produktif rumah tangga bagi warga RW 05 Kelurahan Kendangsari, Kota Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2025 dengan metode penyampaian materi berupa sosialisasi dan praktik secara langsung. Hasil kegiatan ini diperoleh 10 Ember Budidaya Ikan dalam Ember yang diberikan kepada warga untuk dikelola secara bersama. Manfaat yang dirasakan warga berupa bertambahnya pengetahuan mengenai teknik pemanfaatan lahan sempit secara efektif untuk ketahanan pangan dan penguatan ekonomi mikro rumah tangga.