cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Dukungan Orang Tua, Ekspektasi Karier dan Hubungannya dengan Motivasi Belajar Siswa di SMK Negeri 5 Malang Laili Indah Sari Rohmawati; Henny Indreswari; Elia Flurentin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p252-262

Abstract

Abstract: This research examines the problems of lack of learning motivation experienced by students of SMK Negeri 5 Malang, as well as factors related to these problems. The purpose of this study is to determine the correlation between student learning motivation problems and parental support obtained by students and student expectations for future careers. This is important to research as a basis for providing services to increase student learning motivation. The type of research used is correlational descriptive research. The population in this study was class XI and XII at SMK Negeri 5 Malang. Sampling was performed using a Cluster Random Area. The data retrieval technique uses questionnaires and the data is analyzed using multiple linear analysis. The results of this study show that; (1) there is a correlation between parental support and student learning motivation; (2) there is a correlation between career expectations and learning motivation; (3) there is a correlation between parental support, career expectations and learning motivation. Results of this research can be used to provide services that can improve the provision of support from parents to students and also services that can increase students' expectations of future career. It is hoped that these services can increase student learning motivation. Abstrak: Penelitian ini mengkaji mengenai problematika kurangnya motivasi belajar yang dialami oleh siswa SMK Negeri 5 Malang, dan variabel lain yang berhubungan dengan permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran korelasi antara dukungan orang tua dan ekspektasi karier dengan motivasi belajar siswa. Hal tersebut penting diteliti sebagai dasar pemberian layanan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI dan XII di SMK Negeri 5 Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Cluster Random Area. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan analisis linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) terdapat hubungan antara dukungan orang tua siswa dengan motivasi belajar siswa; (2) terdapat hubungan antara ekspektasi karier dengan motivasi belajar; (3) terdapat hubungan antara dukungan orang tua, ekspektasi karier dengan motivasi belajar. Hasil dari penelitian ini, dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat program layanan bimbingan dan konseling. Diharapkan dari pemberian layanan tersebut, dapat meningkatkan dukungan orang tua, ekspektasi karier serta motivasi belajar siswa.
Pengembangan Panduan Teknik Self-Management Berbantuan Google Calender untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Siswa SMP Zahwa Isnainingtyas; Muslihati Muslihati; Riskiyana Prihatiningsih
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p263-271

Abstract

Abstract: Procrastination is activity carried out to delay students' school assignments given by the teacher. One form of procrastination that is often found in students is delay in submitting assignments. Solving procrastination problems can use various guidance and counseling services. Self-management is an effort to make student study schedules work well. This study aims to produce a Google Calendar-assisted self-management guidebook to reduce academic procrastination in junior high school students. The method used is research and development (R and D) adapted from the Bord and Gall development model. Data analysis in this study used quantitative data analysis and descriptive data. The subjects of this study were two material experts, two media experts, and two prospective users. The results showed that the product developed was included in the very precise classification obtained from the assessment of the material expert test questionnaire with a score of 0.94, the questionnaire assessment from the media expert test with a score of 1, and the results of the prospective user test assessment with a score of 1. These results can be used as counselors in helping students to reduce student academic procrastination at SMP Negeri 21 Malang. Abstrak: Prokrastinasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menanguhkan tugas sekolah siswa yang diberikan oleh pendidik. Salah satu bentuk dari prokrastinasi yang sering dijumpai pada siswa adalah keterlambatan dalam mengumpulkan tugas. Penyelesaian permasalahan prokrastinasi dapat menggunakan berbagai layanan bimbingan dan konseling. Self management salah satu upaya untuk membuat jadwal belajar siswa dapat terlaksana dengan baik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan buku panduan self-management berbantuan Google Calendar untuk menurunkan prokrastinasi akademik siswa SMP. Metode yang digunakan yakni penelitian dan pengembangan (R dan D) yang diadaptasi dari model pengembangan Bord dan Gall. Analisis data peda penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan data deskriptif. Subjek penelitian ini ialah dua ahli materi, dua ahli media, dan dua calon pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan masuk dalam klasifikasi sangat tepat yang didapat dari penilaian angket uji ahli materi dengan skor 0, 94, penilaian angket dari uji ahli media dengan skor 1, dan hasil penilaian uji calon pengguna dengan skor 1. Hasil tersebut dapat dijadikan konselor dalam membantu siswa untuk menurunkan prokrastinasi akademik siswa di SMP Negeri 21 Malang.
Spiritual Leadership: Konsep Baru dalam Kemampuan Manajemen Kepala Sekolah Indriyana Rachmawati; Eko Pramudya Laksana; Novi Rosita Rahmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p272-281

Abstract

Abstract: Spiritual leadership is an important new concept that should be owned by school principals for good school management. This study systematically describes the development of spiritual leadership as a principal's leadership management based on empirical evidence. The research method used is the literature review, the criteria for the selected articles, including educational settings, and the year of publication 2016-2021. The number of articles reviewed was nine scientific journal articles covering the topic of spiritual leadership. The results of the study show that the form of leadership management carried out by the principal in implementing the spiritual leadership model is developing expectations of all school staff, having a vision for the future, being able to understand and foster differences, having good communication with all school staff, being motivated, willing to accept feedback in leadership, able to manage conflict, efficient in work and exemplary professional commitment. Abstrak: Kepemimpinan spiritual adalah konsep baru yang penting dan perlu dimiliki kepala sekolah untuk melakukan manajemen sekolah yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara sistematis tentang pengembangan spiritual leadership sebagai manajemen kepemimpinan kepala sekolah berdasarkan bukti empiris. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian pustaka, kriteria artikel yang dipilih, diantaranya pada setting pendidikan dan tahun terbit 2016-2021. Jumlah artikel yang dikaji sebanyak 9 artikel jurnal ilmiah yang memuat topik kepemimpinan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk manajemen kepemimpinan yang dilakukan kepala sekolah dalam menerapkan model kepemimpinan spiritual yaitu mengembangkan harapan seluruh staf sekolah, memiliki visi di masa depan, mampu memahami dan membina perbedaan, memiliki komunikasi yang baik dengan seluruh staf sekolah, memotivasi, bersedia menerima umpan balik dalam kepemimpinan, mampu mengelola konflik, efisien dalam bekerja dan komitmen profesional yang baik.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Dasar Kognitif Anak Melalui Metode Proyek dengan Media Loose Parts Alifah Mei Adchani; Nissa Mawarda Rokhman; Mukti Amini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p282-290

Abstract

Kemampuan kognitif sangat erat sekali kaitannya dengan berfikir, mengingat, dan memecahkan masalah. Pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti di TK PKK Kartini Gayam Argosari Sedayu Bantul ini yakni dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan analisis ini adalah untuk melihat peningkatan kemampuan kognitif pengenalan huruf pada anak usia 4-6 tahun semester I tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilakukan dengan perbaikan 2 siklus, pada setiap siklus terdiri dari 5 kali pertemuan dengan 5 RPPH. Perbaikan siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian yakni anak usia 4-6 tahun, terdiri dari 11 anak. Teknik pengumpulan data yang dipakai yakni observasi dengan memakai instrument observasi dan dokumentasi foto anak. Metode penelitian yang dipergunakan yakni metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil perolehan dari penelitian tersebut meningkatkatnya hasil kemampuan kognitif anak ketika metode proyek dengan media loose parts diterapkan. Hasil yang diperoleh anak mengalami peningkatan pada setiap kategori perkembangan yang masing-masing skor rata-ratanya adalah 29,3 dengan permulaan pra siklus 14,83 dan pada siklus I 22. Peningkatan tersebut terjadi secara signifikan.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dan Academic Burnout dengan Prestasi Belajar Siswa SMPN 2 Pakis Kabupaten Malang Aulia Widya Kirana; Elia Flurentin; Arbin Janu Setiyowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p291-302

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the relationship between emotional intelligence and academic burnout with learning achievement. This study used correlational research design. The total population of class VIII students of SMP Negeri 2 Pakis is 156 students, the sample is 112 students obtained by the slovin formula with a 5 percent allowance. Sampling using simple random sampling method. Data collection used the emotional intelligence scale adapted by Bantolo (2020), and the academic burnout scale "MBI-SS" adapted by Maharani (2017). Both have been tested for validity and reliability. Measurement of learning achievement used odd mid-term semester scores 2022/2023. The results of this study are that there is no significant relationship between emotional intelligence and academic burnout with learning achievement. The variables of emotional intelligence and academic burnout only contribute 2.8 percent to learning achievement. While the other 97.2 percent is influenced by other factors or variables that are not measured in this study. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau hubungan antara kecerdasan emosional dan academic burnout dengan prestasi belajar siswa. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif non-eksperimen, dengan desain deskriptif korelasional. Total populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pakis sebanyak 156 siswa, dengan jumlah sampel 112 siswa yang didapatkan dengan rumus slovin tingkat kelonggaran 5 persen. Dalam penentuan sampel, digunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data melalui skala kecerdasan emosional mengadaptasi milik Bantolo (2020), dan skala academic burnout “Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS)” yang diadaptasi dari Maharani (2017). Keduanya telah melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Pengukuran prestasi belajar menggunakan nilai UTS semester gasal 2022/2023. Hasil dari penelitian ini yaitu tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan academic burnout dengan prestasi belajar. Variabel kecerdasan emosional, dan academic burnout hanya berkontribusi sebesar 2,8 persen dengan prestasi belajar. Sedangkan 97,2 persen lainnya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak diukur pada penelitian ini.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Flashcard di PAUD Permata Hati Nadila Nadila; Nissa Mawarda Rokhman; Mukti Amini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p303-310

Abstract

Penggunaan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka di PAUD Permata Hati Desa Rambai. Penelitian dilatarbelakangi oleh tingkat kemampuanmengenal angka PAUD Permata Hati Desa Rambai masih rendah. Dari 20 siswa proses perbaikan pembelajaran pada siklus 1 dengan menggunakan RPPH 3 hari dapat memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran peningkatan kemampuan mengenal angka anak dengan capaian hasil pada siklus 1 sebanyak 6siswa dengan persentase 30 persen berkembang sesuai harapan kemudian 14 siswa dengan persentase 70 persen mulai berkembang. Melalui proses perbaikan pada siklus 2 dengan RPPH 3 hari dengan refleksi siklus 2 mampu meningkatkan hasil pencapaian siswa menjadi 18 siswa dengan persentase 90 persen berkembang sesuai harapan. Melalui penggunaan media flashcard dalam kegiatan mengenal angka di PAUD Permata Hati Desa Rambai dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka.
Keefektifan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa SMK dalam Mencegah Pelecehan Seksual Khoirunnisa Al Atikho; M. Ramli; Fitri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p311-319

Abstract

Abstract: Adolescents ability to be assertive is a life skill that is crucial to their growth at this point and is essential in all facets of daily life. This study uses group guidance and the SLA technique to enhance students' assertive behavior in order to prevent sexual harassment. The one group pretest and posttest design is used in this quantitative research approach, which also uses a quasi-experimental research type. The participants in this study are 10th grade students at SMK Negeri 4 Malang who are majoring in graphic engineering. Ten students were chosen as research participants using the purposive sampling method. The instrument used is the assertive behavior scale by Galassi (1997). Ten kids from the overall population got scores for moderate and low assertive behavior, according to the results of the pretest. The group guidance session with 10 students took place over the course of 4 meetings. The results of the analysis of pre-test and post-test scores through the Wilcoxon test showed that group counseling using the SLA technique was effective in increasing assertive behavior in preventing sexual harassment based on the results of Asymp Sig. of 0.005 which means H1 is accepted and H0 is rejected. Abstrak: Kemampuan remaja untuk bersikap asertif merupakan keterampilan hidup yang penting untuk pertumbuhan mereka pada saat ini dan penting terhadap aspek kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan bimbingan kelompok dan teknik SLA untuk meningkatkan perilaku asertif siswa guna mencegah terjadinya pelecehan seksual. One group pretest and posttest design digunakan dalam pendekatan penelitian kuantitatif ini, yang juga menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 4 Malang yang mengambil jurusan teknik grafika. Sepuluh siswa dipilih sebagai partisipan penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku asertif oleh Galassi (1997). Berdasarkan hasil pretest diperoleh hasil bahwa terdapat 10 siswa yang diambil secara acak dari seluruh populasi untuk diberikan treatment. Bimbingan kelompok dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil analisis skor pre-test dan post-test melalui uji wilcoxon yang menunjukkan hasil bahwa bimbingan kelompok dengan teknik SLA efektif digunakan untuk meningkatkan perilaku asertif dalam mencegah pelecehan seksual yang didasarkan pada hasil Asymp Sig. sebesar 0.005 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak.
Pengembangan Modul Perencanaan Karier untuk Meningkatkan Keterampilan Pengambilan Keputusan Karier Siswa SMP Suci Murni Prastiwi Wibowo; Djoko Budi Santoso; Rizka Apriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p320-327

Abstract

Abstract: Research and development aims to produce a product out of a career planning module to enhance the middle-school career-making skills. Adapting the 5 steps of research and development of the Borg & Gall (1983) which covered (1) the stage of data collection; (2) research planning; (3) product design stage; (4) product trials; And (5) the product revision. The expert test consists of one materials expert, two media experts and two user candidates who are counselors. The analysis of the data results from the materials test uses the feasibility percentage formula, while the data of the media expert and the user test results use the inter-rater agremeent model formula. The results from a data analysis of materials collected by 90%. Validation from the media expert test scores by 1 as well as the user test scores by 1. The results of data analysis from the product testing process fall into very precise category, and thus the product that has been developed may be stated to meet the appropriate criteria for acceptance that include the four aspects of accuracy, usefulness, ease and attraction. Abstrak: Penelitian dan pengembangan bertujuan menghasilkan produk berupa modul perencanaan karier untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa SMP. Mengadaptasi 5 langkah penelitian dan pengembangan dari Borg & Gall (1983) yang meliputi (1) tahap pengumpulan data; (2) perencanaan penelitian; (3) tahap desain produk; (4) uji coba produk; dan (5) revisi produk.Uji ahli terdiri satu ahli materi, dua ahli media dan dua calon pengguna yang merupakan konselor. Analisis data hasil uji ahli materi menggunakan rumus presentase kelayakan, sedangkan data hasil uji ahli media dan uji calon pengguna menggunakan rumus inter-rater agremeent model. Dari hasil analisi data uji ahli materi diperoleh hasil sebesar 90%. Hasil validasi dari uji ahli media memperoleh skor sebesar 1 begitu pula dengan hasil uji calon pengguna memperoleh skor sebesar 1. Hasil analisis data dari proses uji coba produk tergolong dalam kategori sangat tepat, dengan demikian produk yang telah dikembangkan dapat dinyatakan sesuai dengan kriteria keberterimaan yang mencakup empat aspek yakni ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan.
Pengembangan Buku Panduan Pembelajaran Al-Qur’an Anak Usia Dini Berbasis Hands on Learning untuk Orang Tua Sebagai Aktualisasi Pendidikan Keluarga Qur’ani Ahmada May Enggar Rista; Sri Wahyuni; Ica Purnamasari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p328-344

Abstract

Abstract: The development of the VUCA Era (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) causes rapid changes with factors that are difficult to control causing the phenomenon of declining literacy due to technological shifts. One of them is the phenomenon of the fading of interest and love for learning the Qur'an experienced by various age groups, ranging from children, adolescents and adults. Parents have difficulty in teaching the Qur'an to children in a fun way. This study aims to grow the ability of parents, enrich teaching methods, and provide practical steps that parents can follow in educating their children to love the Qur'an through Hands On Learning-based learning. The method used in this research is a 4D development model (Define, design, develop, disseminate). Member of the parent forum at PT. Pendidik Muda Indonesia consist of ten members who have early childhood. Quantitative data were obtained from the results of the feasibility test as well as the readability of the material and design. Qualitative data were obtained from the analysis of descriptive questionnaire questions for parents' needs for learning the Qur'an for early childhood. The results of this development research obtained 1) a guide book for parents in learning the Qur'an for early childhood based on hands on learning, 2) the feasibility of the product developed based on the results of the research and the assessment of the validator in the very feasible category. Abstrak: Berkembangnya Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) menyebabkan perubahan cepat dengan faktor-faktor yang sulit dikontrol menyebabkan fenomena menurunnya literasi akibat pergeseran teknologi. Salah satunya ialah fenomena lunturnya ketertarikan dan kecintaan terhadap pembelajaran Al-Qur’an yang dialami oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja maupun dewasa. Orang Tua mengalami kesulitan dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan orang tua, memperkaya metode mengajar, serta memberikan langkah praktis yang dapat diikuti Orang tua dalam mendidik anaknya agar mencintai Al-Qur’an melalui pembelajaran berbasis Hands On Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah model pengembangan 4D (Define, design, develop, disseminate). Anggota forum orang tua di PT. Pendidik Muda Indonesia terdiri dari sepuluh anggota yang memiliki anak usia dini. Data kuantitatif diperoleh dari hasil uji kelayakan serta keterbacaan materi dan desain. Data kualitatif diperoleh dari analisis pertanyaan deskriptif angket kebutuhan orang tua terhadap pembelajaran Al-Qur’an untuk anak usia dini. Hasil penelitian pengembangan ini diperoleh 1) buku panduan untuk orang tua dalam pembelajaran Al-Qur’an untuk anak usia dini berbasis hands on learning, 2) kelayakan produk yang dikembangkan berdasarkan hasil penelitian serta penilaian validator dalam kategori sangat layak.
Media Sosial Tiktok Sebagai Sumber Belajar Informal Bagi Orang Dewasa Isdinah Frizka; Sopingi Sopingi; Anggia Listyaningrum
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p345-354

Abstract

Abstract: TikTok is a learning resource that is currently being used by students because it provides a lot of information and knowledge that can be accessed easily. In relation to TikTok, it acts as a mass media that provides a place for informal learning. The aims of this study are: (1) to describe TikTok as an informal source of learning for adults, (2) to find out the process of learning informally for adults from social media TikTok. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenological research. The data collection method used in this study was in-depth interviews. Data analysis techniques used data reduction, data display, and conclusion. Triangulation was carried out to explain the validity of the data using time triangulation. The results of the research obtained are that TikTok is considered a learning resource for students because TikTok is an effective learning resource. TikTok provides all the information and knowledge needed by students. The things students often learn are various, such as make-up content, history, learning media, self-development, cooking recipes, tricks and tips for correct writing, and life hacks. Informal learning processes carried out by students include self-directed learning (SDL), incidental learning and socialization. Abstrak: TikTok merupakan sumber belajar yang sedang marak digunakan oleh mahasiswa karena TikTok memberikan banyak informasi dan pengetahuan yang dapat diakses dengan mudah. Pada kaitannya dengan TikTok bertindak sebagai media massa yang memberikan tempat pembelajaran informal. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan TikTok sebagai sumber belajar informal orang dewasa, 2) Untuk mengetahui proses belajar secara informal orang dewasa dari media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Triangulasi dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian yang diperoleh adalah TikTok dianggap sebagai sumber belajar bagi mahasiswa karena TikTok menyediakan segala informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Hal-hal yang sering dipelajari oleh mahasiswa beranekaragam seperti konten make up, sejarah, media pembelajaran, self development, resep masak, Trik dan Tips kepenulisan yang benar, dan life hack. Proses belajar informal yang dilakukan oleh mahasiswa meliputi pembelajaran secara self directed learning (SDL), Incidnetal learning and sosialization.