cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Konseling Individu Teknik Behavior Contract untuk Mengurangi Perilaku Membolos Sekolah di SMK Titis Indari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Truancy behavior that are common are maladaptive behaviors that are often experienced by students at school. Behavior occurs due to the inability of students to adapt to environmental demands. The behavior contract technique which aims to change individual behavior can be a solution to this maladaptive action. This technique is done with good awareness and commitment between the counselor and the client. The basic principles in the behavior contract technique include: (1) contracts are carried out with reinforcement, (2) strengthening must be carried out immediately, (3) contracts are negotiated freely and openly and are mutually agreed upon, (4) contracts are fair and clear, (5) contracts have clear target behavior behavior, frequency and duration of contracts, (6) contracts integrated with school programs. The use of individual counseling services with the behavior contract technique can be applied by counselors so that clients have awareness and eliminate truancy in high school. Abstrak: Membolos merupakan perilaku maladaptif yang sering dialami siswa di sekolah. Perilaku terjadi akibat ketidakmampuan siswa dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan. Teknik behaviour contract yang bertujuan mengubah perilaku individu dapat menjadi solusi atas tindakan maladaptif tersebut. Teknik ini dilakukan dengan kesadaran dan komitmen yang baik antara konselor dengan konseli. Prinsip dasar dalam teknik behaviour contract, antara lain: (1) kontrak dilakukan dengan penguatan, (2) penguatan harus segera dilakukan, (3) kontrak dinegosiasi secara bebas dan terbuka serta disepakati bersama, (4) kontrak adil dan jelas, (5) kontrak memiliki kejelasan target tingkah laku, frekuensi dan lamanya kontrak, (6) kontrak terintergritas dengan program sekolah. Penggunaan layanan konseling individu dengan teknik behavior contract dapat terapkan konselor sehingga konseli mempunyai mempunyai kesadaran dan menghapus perilaku membolos di sekolah.
Menumbuhkan Kesadaran Siswa Terhadap Bahaya Merokok Melalui Konseling Kelompok Realita Agus Zaqi Firmansyah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Smoking culture among students today can not be filtered out as the purpose of toxins in cigarette filters. The presumption dashing if cigarette smoking is the main cause of their doing so. But it is obvious that there are school rules forbid it. Many students do smoke because already has a previous perception about cigarettes, either from family, advertising, as well as from her social friends. Mild sanctions for students will not be deterrent for those who smoke at school. guidance and counseling in schools is crucial in stemming the behavior of current students. Such behavior can be handled using group counseling reality, because in principle now focuses on behavior and is a form of behavior modification. With group counseling students will interact directly with members of other groups. The interaction of the group aims to increase understanding and acceptance of the values so as to reduce or even eliminate the attitudes and behavior of the smoking habit. Abstrak: Budaya rokok dikalangan pelajar sampai saat ini tidak dapat difilter sebagaimana tujuan filter menyaring racun dalam rokok. Anggapan gagah jika menghisap rokok adalah menjadi penyebab utama mereka melakukannya. Padahal jelas aturan yang ada disekolah melarangnya. Banyak pelajar melakukan merokok dikarenakan sudah mempunyai persepsi sebelumnya tentang rokok, baik dari keluarga, iklan, maupun dari teman pergaulannya. Sanksi yang ringan bagi pelajar tidak akan menimbulkan efek jera bagi mereka yang merokok di sekolah. bimbingan dan konseling di sekolah sangatlah penting dalam membendung perilaku pelajar saat ini. Perilaku tersebut dapat ditangani menggunakan konseling kelompok realita, karena pada prinsipnya berfokus pada tingkah laku sekarang dan merupakan bentuk modifikasi perilaku. Dengan konseling kelompok siswa akan berinteraksi langsung dengan anggota kelompok lain. Interaksi kelompok tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengertian dan penerimaan terhadap nilai sehingga mampu mengurangi bahkan menghilangkan sikap-sikap serta perilaku kebiasaan merokok tersebut.
Pengembangan Media Buku Teks Subtema Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi dengan Penguatan Karakter Cinta Tanah Air Kelas V SD Agnes Fitri Ayu Wulandari; M. Zainuddin; Tri Murti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to produce a textbook on the sub-theme of National Events Around the Proclamation by strengthening the character of love for the homeland class V SDN Rejomulyo which is valid according to material experts, media and teachers and is practical for students. This development research uses the ADDIE model. Product validity according to material experts is 95,83 percent, media is 95,83 percent and users are 91,66 percent. The resylts of the initial trial for thr ptacticality assessment obtained a score of 88,33 percent.. While the final trial score 90 percent practicality. So this book is very valid and practical and has a very strong strengthening of the character of love for the homeland. Abstrak: Tujuan penelitian ini menghasilkan buku teks subtema peristiwa kebangsaan seputar proklamasi dengan penguatan karakter cinta tanah air kelas V SDN Rejomulyo  yang valid menurut ahli materi, media, dan  guru serta praktis bagi siswa. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Validitas produk menurut ahli materi 95, 83 persen, media  95,83 persen dan pengguna 91, 66 persen. Hasil uji coba awal untuk penilaian kepraktisan memperoleh skor 90 persen. Sedangkan uji coba akhir skor kepraktisan 91,56 persen. Jadi buku ini sangat valid dan praktis serta memiliki penguatan karakter cinta tanah air yang sangat kuat.etode, serta hasil penelitian.
Pengembangan LKPD Interaktif Berbasis Swishmax Materi Narasi Kelas V SD Elsa Dwi Kautama; Sutansi Sutansi; Ferril Irham Muzaki
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to develop interactive worksheets based on Swishmax class V narrative materials that are suitable for use as teaching materials for Indonesian language content. This research is a Research and Development research that uses the ADDIE development model. The techniques used for data collection in the study were interviews, questionnaires, and documentation. The feasibility of the product can be seen from the validation results by material experts, media experts, and teachers and students as users. Material and media validation each obtained 91.67 percent results with a very valid category. While the user practicality test obtained 97.92 percent results in the very practical category. And very interesting with 100 percent results obtained from the attractiveness test by students. So it can be concluded that the LKPD based on Swishmax class V narrative material is feasible to use without revision in the implementation of learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD interaktif berbasis Swishmax materi narasi kelas V yang layak digunakan sebagai bahan ajar muatan Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development yang menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Kelayakan produk dapat diketahui dari hasil validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru serta peserta didik sebagai pengguna. Validasi materi dan media masing-masing memperoleh hasil 91,67 persen dengan kategori sangat valid. Sedangkan uji kepraktisan pengguna memperoleh hasil 97,92 persen dengan kategori sangat praktis. Dan sangat menarik dengan hasil 100 persen diperoleh dari uji kemenarikan oleh peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Swishmax materi narasi kelas V layak digunakan tanpa revisi dalam pelaksanaan pembelajaran.
Representasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Film Animasi “Battle of Surabaya” Defitasari Novia Anggraeni; Muchtar Muchtar; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The film is one of the means of entertainment that is in demand by the public and has many fans from children to adults. A film can be used as a medium of education, especially for children. The purpose of this study is to describe the values of Pancasila contained in the animated film Battle of Surabaya. The research method used is qualitative with descriptive research types using content analysis. The data collection using document studies. Data analysis using three steps, data reduction, data display, and conclusion. The results showed that the value of the first precept appeared nine times, the value of the second precept appeared twenty-three times, the value of the third precept appeared thirty-five times, the value of the fourth precept appeared thirteen times, and the value of the fifth precept appeared six times. Based on the results of the study, it can be concluded that this battle of Surabaya animated film represents the values of Pancasila. Abstrak: Film merupakan salah satu sarana hiburan yang diminati oleh masyarakat dan memiliki banyak penggemar mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Film dapat digunakan sebagai media pendidikan, terutama bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam film animasi Battle of Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan analisis konten. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumen. Analisis data yang telah diperoleh dilakukan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan nilai sila pertama muncul sebanyak sembilan kali, nilai sila kedua sebanyak dua puluh tiga kali, nilai sila ketiga sebanyak tiga puluh lima, nilai sila keempat sebanyak tiga belas kali, dan nilai sila kelima sebanyak enam kali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa film animasi Battle of Surabaya ini merepresentasikan nilai-nilai Pancasila.
Pengembangan Video Animasi “Vivi dan Jeje” untuk Pembelajaran Menulis Teks Petunjuk bagi Siswa Kelas IV SDN Bunulrejo 3 Malang Mohamad Vijay; Titis Angga Rini; Puri Selfi Cholifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is based on a preliminary study during KPL (Field Practice Study), interviews with fourth grade teachers, and analysis of the needs of fourth grade students at SDN Bunulrejo 3 Malang, which shows that the use of media is still limited to learning to write instructional texts, so students feel bored. in learning. Based on these problems, an animated video "Vivi and Jeje" was developed for learning to write instructional texts for fourth grade students at SDN Bunulrejo 3 Malang. This study aims to produce and test animated video products for learning to write instructional texts for fourth grade elementary school students that are valid based on the validation of material experts and media experts, interesting and practical based on teacher and student responses. This research uses the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data collection techniques used in this study were interviews, questionnaires, observations, tests and documentation. The results showed that the product validity from the results of the material expert validation was 91.66 percent and the media expert validation results were 100 percent. The attractiveness and practicality of the results of the teacher's response questionnaire are 96.36 percent, the results of the small group student response questionnaire are 96.36 percent, and the results of the large group student questionnaire response are 96.83 percent. Based on the results of the research, it can be concluded that the product validity is categorized as valid without revision, the attractiveness and practicality of the product are categorized as very attractive and practical. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan studi pendahuluan selama KPL (Kajian Praktik Lapangan), wawancara dengan guru kelas IV, dan analisis kebutuhan siswa kelas IV SDN Bunulrejo 3 Malang, yang menunjukkan bahwa penggunaan media masih terbatas pada pembelajaran menulis teks petunjuk, sehingga siswa merasa bosan dalam pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan pengembangan video animasi “Vivi dan Jeje” untuk pembelajaran menulis teks petunjuk bagi siswa kelas IV SDN Bunulrejo 3 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengujicobakan produk video animasi untuk pembelajaran menulis teks petunjuk bagi siswa kelas IV SD yang valid berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media, menarik dan praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini berupa wawancara, angket, observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan produk dari hasil validasi ahli materi sebesar 91,66 persen dan hasil validasi ahli media sebesar 100 persen. Kemenarikan dan kepraktisan dari hasil angket respon guru sebesar 96,36 persen, hasil angket respon siswa kelompok kecil sebesar 96,36 persen, dan hasil angket respon siswa kelompok besar sebesar 96,83 persen. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kevalidan produk dikategorisasikan valid tanpa revisi, kemenarikan dan kepraktisan produk dikategorisasikan sangat menarik dan praktis.
Pengembangan Media Pembelajaran Diorama Berbasis Digital Materi Jenis-Jenis Pekerjaan pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Ulil Maknunah; Siti Umayaroh; Puri Selfi Cholifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to develop diorama learning media about types of work for grade III elementary school students that are valid, practical, and interesting. This type of research is research and development, namely developing diorama learning media. This study uses the ADDIE research model step. The subjects in this study were grade 3 elementary school students, grade 3 teachers, media experts and material experts. The data collection techniques of this research are observation, questionnaire, interviews and documentation. The results of this research are diorama learning media with a level of validity of 97.08 percent and a level of practicality and attractiveness of 97.6 percent. Abstrak: Penelitian ini bertujuan guna kembangkan media belajar diorama tentang jenis-jenis pekerjaan guna siswa kelas III Sekolah Dasar yang valid, praktis, serta menarik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangannya, yaitu mengembangkan media belajar diorama. Penelitian ini menggunakan langkah model penelitian ADDIE. Subjek pada penelitian ini yakni siswa kelas 3 sekolah dasar, guru kelas 3, ahli media serta ahli materi. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, angket, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran diorama dengan tingkat kevalidan 97,08 persen dan tingkat kepraktisan dan kemenarikan 97,6 persen.
Pelaksanaan Keterampilan Bertanya pada Pembelajaran Tematik di SD Khofifah Nila Abibah; Puri Selfi Cholifah; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Questioning skills play an important role for teachers in the learning process as an assessment tool for students and as a means of interaction from teacher to student and student to teacher. This study aims to describe the implementation of basic and advanced questioning skills and describe student responses to the implementation of basic and advanced questioning skills in thematic learning at SDN Polehan 4 Malang. This study uses a mix method. The subjects of this study consisted of 5 respondents. Quantitative data was obtained from the results of observation data carried out during the thematic learning process, then qualitative data were obtained from the results of interviews and documentation. The results of the study show that basic questioning skills are used more often than advanced questioning skills. The basic questions that arise are the components of clear and concise questions, shift shifts, and question distribution. While the components of advanced questioning skills that appear are the sequence of questions and tracking questions. Students' responses to the implementation of asking skills in thematic learning are that some actively respond and some do not actively answer questions, but most students actively respond to teacher questions because teachers always give awards. When answering questions from the teacher, students tend to give short answers that require a low level of thinking. Abstrak: Keterampilan bertanya memegang peranan penting bagi guru dalam proses pembelajaran sebagai alat penilaian kepada siswa serta sebagai alat interaksi dari guru ke siswa dan siswa ke guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pelaksanaan keterampilan bertanya dasar dan lanjut serta mendeskripsikan respon siswa terhadap pelaksanaan keterampilan bertanya dasar dan lanjut pada pembelajaran tematik di SDN Polehan 4 Malang. Penelitian ini menggunakan mix method. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 responden. Data kuantitatif diperoleh dari hasil data observasi yang dilaksanakan selama proses pembelajaran tematik, kemudian untuk kualitatif diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bertanya dasar lebih sering digunakan dibandingkan keterampilan bertanya lanjut. Pertanyaan dasar yang muncul adalah komponen pertanyaan yang jelas dan singkat, pemindahan giliran, dan penyebaran pertanyaan. Sedangkan komponen keterampilan bertanya lanjut yang muncul adalah urutan pertanyaan dan pertanyaan pelacak. Respon siswa terhadap pelaksanaan keterampilan bertanya pada pembelajaran tematik yaitu ada yang aktif merespon dan ada yang tidak aktif menjawab pertanyaan, namun sebagian besar siswa aktif merespon pertanyaan yang guru karena guru selalu memberikan penghargaan. Saat menjawab pertanyaan dari guru siswa cenderung memberikan jawaban singkat yang memerlukan tingkat berpikir rendah.
Urgensi Kompetensi Pribadi Bagi Calon Konselor dalam Mewujudkan Pelayanan yang Prima Muwakhidah Muwakhidah; Hartono Hartono; Ryandika Firmasyah; Nur Syamsiah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementationally, the role of counselors in practice guidance and counseling services in schools is actually inseparable from the problem of competence counselor. Counselor's competency issues refer to the ability of the counselor, particularly the personal competence of the counselor. Problems concerning true personal competence are not only experienced by counselors, but student college also experience such a thing. The process of implementing counseling that seems "rushed," lies in techniques that seem to run "stiff", prioritizing quantity over quality that results in "sterility" of the counseling process, and a series of "flat" activities without an underlying assist role, Is the impact of the low personal competence of student college. The low of personal competence has an impact on the quality of counseling and guidance services. This article describes the importance of personal competence for student college in realizing professional services. Abstrak: Secara implementasi, peran konselor dalam praktik layanan bimbingan dan konseling di sekolah sebenarnya tidak terlepas dari masalah kompetensi konselor. Masalah kompetensi konselor mengacu pada kemampuan konselor, khususnya kompetensi personal konselor. Permasalahan mengenai kompetensi diri yang sebenarnya tidak hanya dialami oleh para konselor, tetapi mahasiswa juga mengalami hal yang demikian. Proses pelaksanaan konseling yang terkesan “terburu-buru”, terletak pada teknik yang terkesan berjalan “kaku”, mengutamakan kuantitas daripada kualitas yang mengakibatkan proses konseling menjadi “steril”, dan rangkaian kegiatan yang “datar” tanpa peran pendamping yang mendasarinya. Apakah dampak dari rendahnya kompetensi kepribadian mahasiswa perguruan tinggi. Rendahnya kompetensi personal berdampak pada kualitas layanan bimbingan dan konseling. Artikel ini menjelaskan pentingnya kompetensi personal bagi mahasiswa perguruan tinggi dalam mewujudkan pelayanan profesional.
Pengembangan Media Maket pada Materi Peninggalan Sejarah Hindu, Budha dan Islam, Kelas IV Sekolah Dasar Mohammad Sofwan Raharjo; Tri Murti; Puri Selfi Cholifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Learning in elementary schools requires appropriate media to facilitate teachers and students in achieving learning objectives. The purpose of this research is to produce social studies learning media products in the form of mockups on historical relics of Hindu, Buddhist and Islamic grade IV Elementary Schools that are valid according to media experts, material experts and users (teachers) and are interesting for students. In this type of research Research and Development using the ADDIE model and through 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The results obtained from the validation of material experts are 91.6 percent, media experts are 81.25 percent, user 1 is 90 percent and user 2 is 95 percent. The test results of the attractiveness of the small group students were obtained at 92.59 percent and the large group obtained the results of 95.47 percent. From these results, if accumulated, the results can be used without revision and the media is interesting for students. Abstrak: Pembelajaran disekolah dasar memerlukan media yang tepat guna untuk memudahkan guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran IPS berbentuk Maket pada materi peninggalan sejarah Hindu, Budha dan Islam kelas IV Sekolah Dasar yang valid menurut ahli media, ahli materi dan pengguna (guru) serta menarik bagi siswa. Pada penelitian ini berjenis Research and Development dengan menggunakan model ADDIE dan melalui 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil yang diperoleh dari validasi ahli materi sebesar 91,6 persen, ahli media sebesar 81,25 persen, pengguna 1 sebesar 90 persen dan pengguna 2 sebesar 95 persen. Hasil uji coba kemenarikan siswa kelompok kecil diperoleh sebesar 92,59 persen dan kelompok besar diperoleh hasil sebesar 95,47 persen. Dari hasil tersebut jika diakumulasikan mendapat hasil dengan katergori dapat digunakan tanpa revisi dan media menarik bagi siswa.