cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Pembelajaran Tematik Kelas II di SD Gita Praptaningrum; Sukamti Sukamti; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe and present data related to the use of learning media in the thematic learning process. The scope of this research is class II SD Negeri Bumiayu 2 Malang City. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. In this study using data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that teachers use learning media in the form of concrete objects, song recordings, Power Point (PPT), videos, and printed books. The selection of learning media is adjusted to the material and KD. The use of learning media in theme 2 is adjusted to the learning objectives to be achieved. The steps in its implementation include the planning and implementation stages. At the planning stage the teacher prepares the lesson plans and media that will be used in the learning process. Furthermore, at the implementation stage, the teacher explains the material using learning media and reviews the material that has been delivered. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menyajikan data terkait dengan penggunaan media pembelajaran pada proses pembelajaran tematik. Ruang lingkup penelitian ini yaitu kelas II SD Negeri Bumiayu 2 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menggunakan media pembelajaran berupa benda konkret, rekaman lagu, Power Point (PPT), video, serta buku cetak. Pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan materi dan KD. Penggunaan media pembelajaran pada tema 2 disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Langkah-langkah dalam penerapannya meliputi tahap perencanaan dan pelaksanaan. Pada tahap perencanaan guru menyiapkan RPP dan media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan yakni guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran dan mengulas materi yang telah disampaikan.
Pengembangan Modul Menulis Kalimat Efektif untuk Siswa Kelas IV SD Dita Dwi Anggraini; Muh. Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The problem that researchers found at SDN Bumiayu 03 is that students still have difficulty using effective sentences when learning Indonesian. This difficulty is due to the incomplete coverage of the material in learning Indonesian, especially the effective sentence material presented in the student book. The existing books are still lacking in variety and lack of examples and practice questions. Teachers in learning only use thematic books without any additional teaching materials that support Indonesian language learning, especially effective sentence material. The aim of the research and development is to produce an effective sentence writing module for fourth grade students at SDN Bumiayu 03 which is valid according to material experts, teaching materials experts and practice for students and teachers as users.The ADDIE model is used in this research and development, which includes analysis, planning, development, implementation, and evaluation. According to the findings of this study, the material expert validation test received 93.1 percent (very valid), the teaching material expert validation test received 97.9 percent (very valid), the student response questionnaire received 95.3 percent (very practical), and the user practicality test received 97.5 percent. (very practical). The conclusions from the development research results above show that the product of the Effective Sentence Writing module for Grade IV Students at SDN Bumiayu 03 is appropriate for use in learning activities. Abstrak: Masalah yang peneliti temukan di SDN Bumiayu 03 adalah siswa masih kesulitan dalam menggunakan kalimat efektif ketika pembelajaran bahasa Indonesia. Kesulitan ini dikarenakan cakupan materi dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi kalimat efektif yang disajikan dalam buku siswa kurang lengkap. Buku yang ada masih kurang bervariasi dan kurang banyak contoh dan latihan soal. Guru dalam pembelajaran hanya menggunakan buku tematik saja tanpa adanya tambahan bahan ajar lain yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi kalimat efektif. Tujuan dari penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan modul menulis kalimat efektif bagi siswa kelas IV SDN Bumiayu 03 valid menurut ahli materi, ahli bahan ajar dan praktis untuk siswa serta guru sebagai pengguna. Model ADDIE digunakan dalam penelitian dan pengembanga ini, yang meliputi analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan temuan penelitian ini, uji validasi ahli materi diperoleh 93,1 persen (sangat valid), penilaian uji validasi ahli bahan ajar diperoleh 97,9 persen (sangat valid), dan hasil angket respon siswa diperoleh 95,3 persen (sangat praktis), serta uji kepraktisan pengguna diperoleh 97,5 persen (sangat praktis). Kesimpulan hasil penelitian pengembangan di atas, menunjukkan bahwa produk modul Menulis Kalimat Efektif Untuk Siswa Kelas IV SDN Bumiayu 03 layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Kemampuan Guru dalam Pembuatan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Tematik Muatan IPA SD Kelas Tinggi Afifah Akhlaqul Mahmudah; Sukamti Sukamti; M. Anas Thohir
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Industrial Revolution 4.0 has an impact in all aspects including the world of education. Students are required to master various skills, including critical thinking. So, it is necessary to hold regular exercises in order to continue to train students' critical thinking skills. The teacher's role in providing facilities must be supported by adequate abilities, including in preparing HOTS questions to train students' critical thinking skills. This study aims to describe the ability of teachers in making questions, teachers' perceptions ofquestions HOTS, the obstacles encountered, and the solutions applied by teachers to overcome obstacles in the preparation of HOTS questions in thematic learning, especially in science content. The method used is Mix Methods. The results showed that the ability of high-grade teachers in preparing HOTS Science questions was included in the good category. This is indicated by the percentage of the results of the analysis of the suitability of the questions with the guidelines for the preparation of the HOTS questions, showing the percentage is above 50 percent, which means that the teacher's ability in preparing HOTS questions is included in the good category. Abstrak: Revolusi Industri 4.0 berdampak dalam semua aspek termasuk dunia pendidikan. Peserta didik dituntut menguasai berbagai macam keterampilan termasuk critial thinking. Maka, perlu diadakan latihan secara teratur guna terus melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Peran guru dalam penyediaan fasilitas harus didukung dengan kemampuan yang memadai, termasuk dalam menyusun soal HOTS guna melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam pembuatan soal, persepsi guru tentang soal HOTS, hambatan yang ditemui, dan solusi yang diterapkan oleh guru untuk mengatasi hambatan dalam penyusunan soal HOTS pada pembelajaran tematik khususnya pada muatan IPA. Metode yang digunakan ialah Mix Methods. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru kelas tinggi dalam menyusun soal HOTS IPA sudah termasuk dalam kategori baik. Hal ini ditunjukkan dengan persentase hasil analisis kesesuaian soal dengan pedoman penyusunan soal HOTS menunjukkan persentase diatas 50 persen yang artinya kemampuan guru dalam menyusun soal HOTS termasuk dalam kategori baik.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Tematik Tema 2 bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Natasya Almuwafiqi; Yuniawatika Yuniawatika; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the need for practical and interesting companion teaching materials according to the character of fifth grade elementary school students in order to be able to increase the character of students' curiosity. This study uses descriptive qualitative research methods. The data in this study were obtained from interviews with fifth grade teachers and the distribution of questionnaires to all fifth grade students at SDN Karangsari 2 Blitar City. Based on the results of interviews with fifth grade teachers, it was shown the need for companion teaching materials in theme 2. This is in line with the needs analysis questionnaire showing 78 percent of students need companion teaching materials for theme books. Based on the results of interviews and questionnaires, the needs analysis proves that it is necessary to develop complementary teaching materials for theme 2 thematic books that are integrated with technology to support interactive teaching and learning processes and can increase students' curiosity. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar pendamping yang praktis dan menarik sesuai dengan karakter siswa kelas V SD agar mampu meningkatkan karakter rasa ingin tahu siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data pada penelitian ini diperoleh dari wawancara dengan guru kelas V serta penyebaran angket kepada seluruh siswa kelas V di SDN Karangsari 2 Kota Blitar. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas V SDN Karangsari 2 Kota Blitar menunjukkan perlunya bahan ajar pendamping pada tema 2. Hal tersebut sejalan dengan angket analisis kebutuhan menunjukkan 78 persen siswa perlu bahan ajar pendamping buku tema. Berdasarkan hasil wawancara dan angket analisis kebutuhan membuktikan bahwa perlunya pengembangan bahan ajar pendamping buku tematik tema 2 yang terintegrasi dengan teknologi untuk menunjang proses belajar mengajar yang interaktif dan dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Berbasis QR Code Materi Sumber Energi Kelas IV SD Winda Maula Yulhavisda; Sukamti Sukamti; Esti Untari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to develop a scrapbook based QR Code class IV energy sources that are valid according to material experts, media experts, practical for teachers and interesting for students. The research method uses ADDIE. The instruments used are interviews, observations, and questionnaires. This product obtained the results of material expert validation with a percentage of 95.8 percent and expert validation obtained 100 percent. The result of practicality according to the fourth grade teacher is 93.75 percent and the results of the student questionnaire assessment on a small scale get a percentage of 93.75 percent while on a large scale it gets a percentage of 96.73 percent. QR Code-based scrapbook learning media is very valid, very practical, and very interesting to use. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran scrapbook berbasis QR Code materi sumber energi kelas IV yang valid menurut ahli materi, ahli media, praktis bagi guru serta menarik bagi siswa. Metode penelitian menggunakan ADDIE. Instrumen yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan angket. Produk ini memperoleh hasil validasi ahli materi dengan persentase 95,8 persen dan validasi ahli diperoleh 100 persen. Hasil kepraktisan menurut guru kelas IV adalah 93,75 persen dan hasil penilaian angket siswa pada skala kecil memperoleh persentase 93,75 persen sedangkan pada skala besar memperoleh persentase 96,73 persen . Media pembelajaran scrapbook berbasis QR Code termasuk sangat valid, sangat praktis, dan sangat menarik untuk digunakan.
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Pasca Pembelajaran Daring di SD Risqa Ayu Falafi; Muh Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p198-214

Abstract

Abstract: This study aims to find out how the pedagogic competence of high-class teachers after online learning at SDN Purwosari 1 and the efforts made by high-grade teachers in improving pedagogic competence after switching from online learning at SDN Purwosari 1. This study used a qualitative approach with descriptive research type. The data in this study were taken from grade 4 to grade 6 teachers, totaling 6 people and the principal at SDN Purwosari 1. The results of the study showed that pedagogic competence had been mastered and applied well by grade 4 to grade 6 teachers at SDN Purwosari 1 in the implementation face-to-face learning is limited after switching from online learning, but there are problems in the indicators of organizing educational learning and the use of technology and information so that they are not fulfilled optimally. The efforts that teachers make in improving pedagogic competence after online learning include participating in KKG, seminars or workshops, and discussions with peers. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi pedagogik guru kelas tinggi pasca pembelajaran daring di SDN Purwosari 1 dan upaya yang dilakukan guru kelas tinggi dalam meningkatkan kompetensi pedagogik pasca beralih dari pembelajaran daring di SDN Purwosari 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data pada penelitian ini diambil dari guru kelas 4 sampai kelas 6 yang berjumlah 6 orang dan kepala sekolah di SDN Purwosari 1. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik telah dikuasai dan diterapkan dengan baik oleh guru kelas 4 sampai kelas 6 di SDN Purwosari 1 pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas pasca beralih dari pembelajaran daring namun terdapat problematika pada indikator menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik dan pemanfaatan teknologi dan informasi sehingga tidak dapat terpenuhi secara maksimal. Adapun upaya yang guru lakukan dalam meningkatkan kompetensi pedagogiknya pasca pembelajaran daring diantaranya mengikuti KKG, seminar atau workshop, dan diskusi dengan teman sejawat.
Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang Dimas Ivan Aminta; Djoko Budi Santoso; Elia Flurentin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p215-221

Abstract

Abstract: Changes in learning methods during the pandemic transition period are starting to return to normal. Activities outside of lectures such as student activity units began to be active again. Students are required to adapt and actively carry out activities on and off campus. Various cases faced by students cannot be avoided. Assignments in the form of individuals and groups with certain deadlines for collection. In the settlement of obligations as a student there are problems such as delays in work or assignments due to various factors. The behavior of procrastinating work in this case is also called academic procrastination behavior. This research is a quantitative study with a survey research design. The sample of this study was students majoring in Guidance and Counseling, State University of Malang batch 2020. The sampling technique used was simple random sampling. The research instrument is an inventory of academic procrastination. The data analysis technique is percentage. The results of the analysis showed that students belonging to the category of academic procrastination were 16 percent high. Students who belong to the category of moderate academic procrastination are 79 percent. students who belong to the category of low academic procrastination are 16 percent. students who belong to the category of academic procrastination are very low at 0 percent. It was concluded that the academic procrastination of Guidance and Counseling Department students was in the moderate category. This research can be used as data from the Department of Guidance and Counseling, State University of Malang and forwarded to LP2BK3A if the level of academic procrastination of Guidance and Counseling students at State University of Malang shows a high percentage and needs to be followed up. Abstrak: Perubahan Metode pembelajaran di masa transisi pandemi mulai kembali normal. Kegiatan-kegiatan diluar perkuliahan seperti unit kegiatan mahasiswa mulai aktif kembali. Mahasiswa dituntut beradaptasi dan aktif menjalani kegiatan di dalam dan diluar kampus. Berbagai kasus yang dihadapi para mahasiswa tidak dapat terhindar. Tugas dalam bentuk individu dan kelompok dengan tenggat waktu pengumpulan tertentu. Dalam penyelesaian kewajiban sebagai mahasiswa terdapat masalah seperti penundaan pekerjaan atau tugas karena berbagai macam faktor. Perilaku menunda-nunda pekerjaan dalam hal ini disebut juga dengan perilaku prokrastinasi akademik.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang angkatan 2020. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian ini adalah inventori prokrastinasi akademik. Teknik analisis datanya adalah persentase. Hasil analisis menunjukan mahasiswa yang termasuk kategori prokrastinasi akademiknya tinggi sejumlah 16 persen. Mahasiswa yang termasuk kategori prokrastinasi akademiknya sedang sejumlah 79 persen. mahasiswa yang termasuk kategori prokrastinasi akademiknya rendah sejumlah 16 persen. mahasiswa yang termasuk kategori prokrastinasi akademiknya sangat rendah sejumlah 0 persen. Disimpulkan bahwa prokrastinasi akademik mahasiswa Departemen Bimbingan dan Konseling dalam kategori sedang. Penelitian ini dapat dijadikan data Departemen Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang dan diteruskan kepada LP2BK3A apabila tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang menunjukan presentase yang tinggi dan perlu untuk di tindaklanjuti.
Kontribusi Beban Akademik dan Manajemen Waktu Terhadap Kejenuhan Akademik Pada Peserta Didik SMKN 6 Malang Anisa Hayatuz Zahroh; Diniy Hidayatur Rahman; Djoko Budi Santoso
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p222-232

Abstract

Abstract: Academic load and time management are factors that can contribute to student burnout. In this study, it was found that students of SMKN 6 Malang who experienced burnout were in high category is 19 percent, and those who were experiencing burnout in medium category is 62 percent, while in the low category by 19 percent. The purpose of this research was to determine the contribution of academic load and time management in students' academic burnout at SMKN 6 Malang. This study uses a correlational design with a subject of 310 students of SMKN 6 Malang. Data collected with the academic load inventory instrument, time management inventory instrument and academic burnout inventory instrument. Data was analyze with simple linear regression tests using the IBM SPSS Statistic 16 For Windows application. The results showed, the significance value of academic load against academik burnout was 0.00 which means there was a contribution between academic load on academic burnout, the significance value of the time management against academic burnot was 0.135, which means there was no contribution between time management and academic burnout. Abstrak: Beban akademik dan manajemen waktu merupakan faktor yang dapat mengakibatkan timbulnya kejenuhan pada peserta didik. Dalam penelitian ini diketahui peserta didik SMKN 6 Malang yang mengalami kejenuhan dengan kategori tinggi sebesar 19 persen, dan yang mengalami kejenuhan dengan kategori sedang sebesar 62 persen, sedangkan dengan kategori rendah sebesar 19 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi beban akademik dan manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik peserta didik SMKN 6 Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan subjek sebanyak 310 peserta didik SMKN 6 Malang. Pengumpulan data menggunakan instrumen inventori beban akademik, instrumen inventori manajemen waktu dan instrumen inventori kejenuhan akademik. Data dianalisis dengan uji regresi linier sederhana menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 16 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi beban akademik terhadap kejenuhan akademik bernilai 0,00 yang berarti terdapat kontribusi beban akademik terhadap kejenuhan akademik, dan nilai signifikansi manajemen waku terhadap kejenuhan akademik bernilai 0,135 yang berarti tidak terdapat kontribusi manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik.
Keefektifan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa SMK dalam Mencegah Pelecehan Seksual Khoirunnisa Al Atikho; M. Ramli; Fitri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p233-242

Abstract

Abstract: Adolescents ability to be assertive is a life skill that is crucial to their growth at this point and is essential in all facets of daily life. This study uses group guidance and the SLA technique to enhance students' assertive behavior in order to prevent sexual harassment. The one group pretest and posttest design is used in this quantitative research approach, which also uses a quasi-experimental research type. The participants in this study are 10th grade students at SMK Negeri 4 Malang who are majoring in graphic engineering. Ten students were chosen as research participants using the purposive sampling method. The instrument used is the assertive behavior scale by Galassi (1997). Ten kids from the overall population got scores for moderate and low assertive behavior, according to the results of the pretest. The group guidance session with 10 students took place over the course of 4 meetings. The results of the analysis of pre-test and post-test scores through the Wilcoxon test showed that group counseling using the SLA technique was effective in increasing assertive behavior in preventing sexual harassment based on the results of Asymp Sig. of 0.005 which means H1 is accepted and H0 is rejected. Abstrak: Kemampuan remaja untuk bersikap asertif merupakan keterampilan hidup yang penting untuk pertumbuhan mereka pada saat ini dan penting terhadap aspek kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan bimbingan kelompok dan teknik SLA untuk meningkatkan perilaku asertif siswa guna mencegah terjadinya pelecehan seksual. One group pretest and posttest design digunakan dalam pendekatan penelitian kuantitatif ini, yang juga menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 4 Malang yang mengambil jurusan teknik grafika. Sepuluh siswa dipilih sebagai partisipan penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku asertif oleh Galassi (1997). Berdasarkan hasil pretest diperoleh hasil bahwa terdapat 10 siswa yang diambil secara acak dari seluruh populasi untuk diberikan treatment. Bimbingan kelompok dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil analisis skor pre-test dan post-test melalui uji wilcoxon yang menunjukkan hasil bahwa bimbingan kelompok dengan teknik SLA efektif digunakan untuk meningkatkan perilaku asertif dalam mencegah pelecehan seksual yang didasarkan pada hasil Asymp Sig. sebesar 0.005 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Home Room Untuk Mengembangkan Pengetahuan Pendidikan Seks Siswa Kelas VII SMPN 15 Malang Octa Ria Anjani; Djoko Budi Santoso; Arbin Janu Setiyowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p243-251

Abstract

Abstract: Sex education is an effort to provide knowledge about biological, psychological, social, and moral changes in humans, especially teenagers. One of the purposes of sex education is to provide knowledge about the reproductive organs by teaching spiritual morals so that the reproductive organs are not misused through homeroom technique group guidance. The goal of this research was to see how effective home room technique group counseling services were in developing sex education knowledge for class VII students at SMP Negeri 15 in Malang City. An experimental method is used to design one group pretest-posttest with a sample of 15 students. The research instrument is a Likert scale. A scale of 33 statements is given at the pretest and posttest. Data analysis used the Wilcoxon signed rank test, which has a significance value of 0.001 less than 0.05, meaning that there is a difference between pretest and posttest scores. The statistical test results revealed that there was a significant effect after class VII students at SMP Negeri 15 Malang City received treatment in the form of home room technique group guidance. Abstrak: Pendidikan seks adalah upaya untuk memberikan pengetahuan tentang perubahan biologis, psikologis, sosial, serta moral pada manusia khususnya remaja. Hakikat pendidikan seks salah satunya memberikan pengetahuan mengenai organ reproduksi dengan mengajarkan moral spriritual agar organ reproduksi yang dimiliki tidak disalahgunakan melalui bimbingan kelompok teknik home room. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik home room untuk mengembangkan pengetahuan pendidikan seks siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kota Malang. Penelitian dengan metode eksperimen desain one group pretest-posttets dengan sampel sejumlah 15 siswa. Instrumen penelitian berupa skala linkert. Skala berjumlah 33 pernyataan diberikan saat pretest dan postets. Analisis data menggunakan uji Wilcoxcon yang memiliki nilai siginfikasi 0,001 kurang dari 0,05 artinya terjadi perbedaan skor pretest dan posttest. Hasil uji statistik memaparkan terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan treatment berupa bimbingan kelompok teknik home room pada siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kota Malang.