cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Layanan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training untuk Mereduksi Konformitas Negatif: Perbandingan Jenis Kelamin Wahyudi, Chandra; Nurasyah, Nurasyah; Mujib, Abdul; Purba, Dewi Febriana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas layanan konseling kelompok teknik assertive training dalam mereduksi konformitas negatif dan membandingkan efektivitasnya berdasarkan jenis kelamin. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pretest-posttest one group design melibatkan 7 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala konformitas negatif dan dianalisis dengan paired sample t-test dan independent sample t-test. Uji normalitas menunjukkan data terdistribusi normal (Kolmogorov-Smirnov sig. = 0,200 > 0,05; Shapiro-Wilk pretest sig. = 0,777, posttest sig. = 0,928). Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (sig. 2-tailed = 0,000 < 0,05), dengan rata-rata skor pretest 128,14 menurun menjadi 68,29 pada posttest, membuktikan efektivitas assertive training dalam mereduksi konformitas negatif. Analisis perbandingan jenis kelamin menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada skor pretest antara laki-laki dan perempuan (p = 0,400 > 0,05), mengindikasikan kondisi baseline yang setara. Demikian pula, analisis posttest menunjukkan tidak ada perbedaan jenis kelamin yang signifikan (p = 0,788 > 0,05), menunjukkan bahwa assertive training sama-sama efektif untuk kedua jenis kelamin. Temuan mendukung bahwa konseling kelompok dengan teknik assertive training dapat diimplementasikan secara universal tanpa modifikasi khusus jenis kelamin, memberikan dasar evidence-based untuk praktik konseling yang inklusif.
Pengembangan Petunjuk Praktikum Biologi Berbasis E-Pocket Book pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan terhadap Keterampilan Psikomotorik Siswa SMA Alifiya, Risatul; Al Habib, Ismul Mauludin; Rafika, Hanif
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan petunjuk praktikum berbasis e-pocket book pada materi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta mengevaluasi kelayakan dan efektivitasnya terhadap hasil belajar psikomotorik siswa. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan divalidasi oleh para ahli dalam bidang materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat layak, yaitu 86% dari ahli media, 100% dari ahli materi, dan 92% dari ahli bahasa. Uji coba skala kecil dilaksanakan pada 20 siswa kelas XI. Berdasarkan hasil observasi, rata-rata keterampilan psikomotor siswa mencapai 89% dan termasuk dalam kategori sangat baik. E-pocket book ini terbukti mampu menunjang pembelajaran praktikum yang lebih interaktif, efisien, dan mendukung penguasaan siswa dalam menjalankan prosedur praktikum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-pocket book sebagai panduan praktikum layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa pada mata pelajaran biologi.  
The Aesthetics of Arabic Calligraphy and the Materials Used in Crafting Traditional Art Alashari, Duaa Mohammed
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.2

Abstract

The art of Arabic calligraphy is particularly concerned with the value of beauty and therefore requires specific tools and materials for its writing, formulation, and production. The writing of Arabic calligraphy, both ancient and modern, has been linked to fixed geometric rules and specific tools. Therefore, this paper aims to identify the most prominent materials and tools used in writing it in the past. This study also aims to identify the most important basic rules that calligraphers must follow. The methodology used in this study is historical and descriptive, as it aligns with the study's objectives and goals. One of the most important findings of the study is that the Ottoman calligraphy school developed calligraphy writing tools, beginning with paper, reeds, and knives used for sharpening pens. The study also concluded that each of the tools used in the past in writing Arabic calligraphy is of immense importance, as they form the foundation of the calligraphic work and the essence of its existence.
Penerapan Media ARCHMATH Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Matematika Andini, Fahrany Wahyu; Yuniawatika, Yuniawatika; Abiba, Lilyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.4

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa kerap menjadi tantangan dalam pembelajaran, terutama di tingkat dasar yang membutuhkan pendekatan inovatif. Rendahnya kemampuan siswa dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi menjadi salah satu indikator perlunya perbaikan metode pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD X di Kota Malang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan soal esai untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Rerata skor keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari 79% pada siklus 1 menjadi 84% pada siklus 2, dengan skor gain sebesar 0.45 yang termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media handout ARCHMATH dengan pendekatan STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, terutama dalam aspek menggunakan data pengamatan arsitektur rumah adat untuk mengembangkan pemahaman kritis tentang hubungan bentuk dan fungsi bangunan, serta kemampuan analisis, aplikasi, dan evaluasi.
Dinamika Psikologis Mahasiswa dengan Toxic Relationship: Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia Panuluh, Wika Ajeng Damar; Hotifah, Yuliati; Simon, Irene Maya
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i8.2025.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika psikologis mahasiswa yang terlibat dalam toxic relationship. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Tiga informan merupakan mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki pengalaman dalam hubungan toxic. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami tekanan emosional seperti kecemasan, overthinking, dan penurunan harga diri. Bentuk hubungan toxic mencakup kontrol berlebihan, manipulasi emosional, pembatasan sosial, dan ancaman psikologis. Alasan bertahan antara lain rasa cinta, harapan perubahan, rasa bersalah, dan tekanan sosial. Strategi coping yang digunakan meliputi emotion-focused coping seperti journaling dan meditasi, serta problem-focused copingseperti konsultasi dengan konselor dan aktivitas positif. Temuan ini menekankan pentingnya layanan bimbingan dan konseling sebagai intervensi preventif dan kuratif dalam mendukung mahasiswa membangun relasi yang sehat.
Enhancing Student Emotion Regulation: A Cognitive Approach to NSSI Maghfira, Mindy; Suhana, Suhana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.2

Abstract

Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) is a maladaptive coping mechanism frequently observed among university students as a response to unregulated emotional distress, without suicidal intent. This case study aims to describe the psychological dynamics and assess the effectiveness of a cognitive-based intervention in helping a student manage NSSI within the context of higher education. The participant was a 27-year-old female with a history of self-harming behavior since her undergraduate years. Data were collected through interviews, observations, and psychological assessments using the WBIS, Rorschach Inkblot Test, projective drawing tests, and the Edwards Personal Preference Schedule (EPPS). The assessment revealed unresolved emotional conflict, unmet social affiliation needs, and difficulties in emotional expression. Contributing factors included an authoritarian parenting style, limited emotional involvement from the father, and ongoing academic and social stressors. The intervention was delivered over six counseling sessions using a cognitive approach combined with emotional regulation education and assertiveness training. The results indicated a reduction in self-harm urges, improvement in emotional regulation skills, and the development of more adaptive coping strategies. These findings support the effectiveness of cognitive-based interventions in educational settings for addressing NSSI rooted in emotional conflict and poor emotional expression, highlighting the importance of integrating such strategies into mental health services on university campuses.
Mindfulness in Adolescents: How is the Mindfulness of IJSO Participants? Rohman, Yuni Nur; Adiwinata, Anne Hafina; Nadhirah, Nadia Aulia; Saripah, Ipah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.5

Abstract

Mindfulness is a necessary psychological state for adolescents. Mindfulness is essential in improving mental health and psychological well-being and can help adolescents optimize their learning process or cognitive and academic performance as students. The study aimed to obtain empirical data on mindfulness tendencies in adolescent candidates for International Junior Science Olympiad (IJSO) participants. The research method used is a mixed method with a convergent parallel design. The research sample was 12 adolescents who were candidates for the IJSO or International Junior Science Olympiad in 2022. The study results showed that the tendency of mindfulness in adolescent IJSO candidate participants was mainly in the high mindfulness category, and when reviewed based on the analysis of mindfulness aspects, behavioral indicators or characteristics of mindfulness tendencies in each IJSO candidate participant were quite diverse.
Konseling Multibudaya dalam Penanganan Perilaku Problematik Remaja Nuha, Moch. Syihabudin; Muslihati, Muslihati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.1

Abstract

Remaja merupakan masa transisi di mana individu mengalami perubahan masa kanak-kanak menuju dewasa. Terdapat berbagai penyebab yang berkontribusi terhadap perilaku problematik remaja, mulai dari faktor biologis, psikologis, keluarga, sosial maupun lingkungan. Perilaku problematik ditandai dengan munculnya perilaku maladaptif yang tidak suai dengan norma dalam masyarakat. Keanekaragaman budaya di tengah masyarakat saat ini dimungkinkan dapat menjadi salah satu strategi intervensi dalam upaya menangani perilaku problematik remaja. Hal ini dipengaruhi konselor yang terikat dengan atribut yang dibawanya. Pendekatan ini merupakan kerangka kerja yang digunakan konselor dalam memahami dan merespon keragaman budaya dalam konseling. Penelitian ini mengkaji berbagai literatur secara sistematis selama 10 tahun terakhir mulai tahun 2014-2024 dengan kriteria inklusi subjek penelitian adalah remaja, perilaku maladaptif remaja, strategi intervensi guru BK, pendekatan multibudaya, sedangkan kriteria eksklusi adalah subjek penelitian anak-anak dan mahasiswa, kekerasan, metode penelitian pengembangan, kajian literatur. Penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuan mengenai perilaku problematik remaja, penanganan yang telah dilakukan guru BK dan solusi dari pendekatan multibudaya. Kesimpulannya adalah perilaku problematik remaja muncul karena berbagai faktor internal maupun eksternal, kemudian penanganan yang banyak dilakukan guru BK adalah melalui konseling behavior dan pendekatan multibudaya dimungkinkan untuk dapat diterapkan pada proses intervensi, karena budaya juga memengaruhi cara hidup mereka.
Pengembangan Model Trauma Healing Berbasis Kearifan Budaya Lokal Adiwinata, Anne Hafina; Rusmana, Nandang; Rohman, Yuni Nur; Fadhilah, Rikza
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.3

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, dan memberikan dampak psikologis yang serius seperti PTSD. Anak-anak dan remaja merupakan korban bencana alam yang rentan untuk mengalami PTSD karena perkembangan kognitif yang belum berkembang dengan sempurna, sehingga merasa sulit untuk mengungkapkan ketakutannya dan memiliki ingatan yang kuat terhadap bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model trauma healingberbasis kearifan budaya lokal untuk membantu mengurangi gejala PTSD yang dimiliki peserta didik, dengan memanfaatkan nilai-nilai dan tradisi budaya setempat, serta menciptakan proses pemulihan yang lebih relevan dan adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah model R&D yang mengacu pada lima tahapan R&D Plomp untuk menghasilkan produk atau layanan yang efektif dan efisien. Terdapat dua instrumen yang digunakan untuk mengembangkan model ini yaitu, instrumen PTSD dan DCM untuk mengetahui gejala PTSD yang dimiliki oleh 2613 peserta didik SMP di Kab. Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan model trauma healing berbasis kearifan budaya lokal untuk memberikan pendekatan baru kepada guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik yang mengalami PTSD akibat bencana alam.  
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Self-Directed Learning Peserta Didik Nafi’ah, Hilda Hidayatun; Bhakti, Caraka Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan dalam meningkatkan keterampilan self-directed learning (SDL) peserta didik. SDL merupakan keterampilan abad ke-21 yang berhubungan dengan lifelong learning, di mana individu diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar, merancang strategi, serta mengevaluasi kemajuan secara mandiri. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Banguntapan masih memiliki SDL yang rendah, ditandai dengan perilaku kurang bertanggung jawab dalam belajar, ketidakterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta kurangnya kesadaran dalam mengevaluasi proses belajar mereka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest terhadap enam peserta didik dengan tingkat SDL rendah. Intervensi dilakukan melalui bimbingan kelompok dengan teknik permainan selama lima sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor SDL peserta didik setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 27,2 poin. Uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Rank Testmenunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,027 (<0,05), yang berarti ada perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik permainan dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan SDL peserta didik. Dengan demikian, guru bimbingan dan konseling dapat mempertimbangkan teknik permainan sebagai pendekatan interaktif untuk membangun kemandirian belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas teknik permainan pada jenjang pendidikan yang berbeda serta mengembangkan variasi permainan yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan siswa.