cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 226 Documents
Penerapan Model Pembelajaran CIRC Pada Keterampilan Membaca Dan Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Kabupaten Jeneponto Jumianti, Jumianti; Muhammadiah, Mas'ud; Fansury, Andi Hamzah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6131

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh implementasi model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap peningkatan keterampilan membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di UPT SDN 8 Binamu, Kabupaten Jeneponto. Metode kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest control group diterapkan pada sampel dua kelas (eksperimen: CIRC, kontrol: konvensional). Data dikumpulkan melalui instrumen tes keterampilan membaca dan hasil belajar yang divalidasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen: identifikasi informasi utama (85%), inferensi teks (82%), pemahaman makna kontekstual (88%), dan koneksi antargagasan (87%). Hasil belajar Bahasa Indonesia mengalami pergeseran distribusi dari kategori "Sedang-Rendah" (72%) ke "Tinggi-Sangat Tinggi" (59%). Uji statistik paired samples t-test mengonfirmasi signifikansi peningkatan (keterampilan membaca: *t* = -11.222, *p* < 0.001; hasil belajar: *t* = -9.817, *p* < 0.001). Temuan membuktikan efektivitas CIRC sebagai strategi integratif untuk mengatasi defisit kosakata, rendahnya minat baca, dan keterbatasan metode pasif. Penelitian merekomendasikan adopsi CIRC berbasis konteks lokal didukung pelatihan guru dan asesmen formatif holistik. This study examines the effect of implementing the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model on enhancing reading skills and Indonesian language learning outcomes among fourth-grade students at UPT SDN 8 Binamu, Jeneponto Regency. A quantitative approach with a pretest-posttest control group experimental design was applied to two classes (experimental: CIRC, control: conventional). Data were collected using validated reading skills and learning outcomes assessments. Results indicated significant improvements in the experimental group: identification of main information (85%), text inference (82%), contextual meaning comprehension (88%), and inter-idea connections (87%). Learning outcomes shifted from "Moderate-Low" (72%) to "High-Very High" (59%) categories. Statistical analysis via paired samples t-test confirmed significant enhancements (reading skills: *t* = -11.222, *p* < 0.001; learning outcomes: *t* = -9.817, *p* < 0.001). The findings prove CIRC’s effectiveness as an integrative strategy to address vocabulary deficits, low reading engagement, and passive teaching limitations. The study recommends contextually adapted CIRC implementation supported by teacher training and holistic formative assessment.
Pengaruh Profil Pelajar Pancasila Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Gugus III Kecamatan Tallo Kota Makassar Siatta, La; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profil Pelajar Pancasila terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah dasar, terutama pada sekolah dasar yang ada di Gugus III Kecamatan Tallo Kota Makassar. Profil Pelajar Pancasila, yang berisi nilai-nilai seperti integritas, kepedulian sosial, dan tanggung jawab, diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap perkembangan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen, melibatkan sampel siswa dari beberapa sekolah di wilayah kecamatan Tallo Kota Makassar yakni pada UPT SPF SD Negeri Tallo Tua 69, UPT SPF SD Inpres Tallo Tua I dan UPT SPF SD Negeri Kaluku Bodoa. Data dari penelitian ini diperoleh melalui kuesioner, dan observasi langsung. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk mengukur hubungan antara penerapan Profil Pelajar Pancasila dan perubahan dalam karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara penerapan Profil Pelajar Pancasila dan pembentukan karakter siswa. Siswa yang secara aktif terlibat dalam program-program yang berfokus pada nilai-nilai Pancasila menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek karakter seperti disiplin, empati, dan kerja sama. Dapat disimpulan, bahwa penelitian ini merupakan bentuk implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum pendidikan dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik, dan merekomendasikan integrasi yang lebih mendalam dari nilai-nilai ini dalam kegiatan belajar mengajar.
Transformasi Integrasi Digital Untuk Membangun Kemandirian Belajar Siswa Studi Kasus SDIT Wahdah Islamiah Kendari Fahasini, La Ode; Muhibuddin, Andi; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6162

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi penerapan, menentukan dampak, dan bentuk evaluasi transformasi integrasi digital untuk membangun kemandirian belajar siswa (Studi Kasus SD IT Wahdah Islamiyah Kendari. Masalah dalam penelitian ini yaitu media berbasis teknologi informasi belum sepenuhnya   tersedia disetiap kelas di sekolah dan dimanfaatkan oleh guru untuk kepentingan dalam proses pembelajaran mengakibatkan siswa kurang mandiri dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, hanya menyalin pekerjaan temannya.Teknik Penelitian diketahui bahwa penelitian kontekstual agar mengkaji perubahan integrasi teknologi dan pengaruhnya terhadap kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode survei. Saksi penelitian terdiri dari 2 orang guru wali tingkat, 1 orang pimpinan sekolah, 3 orang wali pelajar, dan 2 orang pelajar. Metode pengumpulan data terdiri dari tanya jawab mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan perubahan integrasi teknologi agar membentuk kemampuan individu latihan pelajar dilakukan oleh guru dengan cara meningkatkan keahlian penggunaan gadget dalam pelatihannya. Menjaga perilaku motivasi latihan, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan kemampuan individu latihan pelajar. Fungsi guru sebagai fasilitator dalam pelatihan diharapkan pelajar mampu melakukan kegiatan latihan secara bebas dengan aturan dan sarana latihan yang didukung oleh gadget. 2) Hubungan perubahan campuran tingkat lanjut agar menumbuhkan kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari memiliki akibat positif dan negatif, dimana akibat positifnya meningkatkan pengetahuan dan bekerja dengan komunikasi serta mencari informasi dari luar, sedangkan akibat negatifnya dapat membuat pelajar menjadi tidak aktif dan dapat mengganggu kesehatan. 3) Peangkaan pelaksanaan perubahan campuran tingkat lanjut agar lebih meningkatkan kemampuan individu latihan pelajar di SD IT Wahdah Islamiah Kendari dengan menggunakan peangkaan, yaitu motivasi latihan, disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan motivasi diri. Hasil akhir yang didapat diketahui bahwa bahwa pemanfaatan perubahan bergabung tingkat lanjut agar membentuk kebebasan latihan di SD IT Wahdah Islamiah Kendari telah terlaksana dengan baik Penggabungan Terkomputerisasi Perubahan, Kebebasan, Pelatihan., memperoleh konsekuensi positif dan negatif berupa peangkaan motivasi, disiplin, komitmen, keberanian, dan kemampuan individu. The purpose of this study is to identify the implementation, determine the impact, and form of evaluation of digital integration transformation to build student learning independence (Case Study of SD IT Wahdah Islamiyah Kendari. The problem in this study is that information technology-based media is not yet fully available in every class at school and is used by teachers for the benefit of the learning process, resulting in students being less independent in completing the tasks given, only copying their friends' work. Research Techniques It is known that contextual research in order to examine changes in technology integration and its influence on the individual abilities of student training at SD IT Wahdah Islamiah Kendari. This research approach uses a survey method. Research witnesses consist of 2 homeroom teachers, 1 school principal, 3 student guardians, and 2 students. Data collection methods consist of in-depth questions and answers, participatory observation, and documentation. The results of the study indicate that 1) The implementation of changes in technology integration in order to form individual student training abilities is carried out by teachers by increasing gadget usage skills in their training. Maintaining motivational behavior, discipline, responsibility, self-confidence, and individual student training abilities. The function of the teacher as a facilitator in training is expected that students are able to carry out training activities freely with rules and training facilities supported by gadgets. 2) The relationship between advanced mixed changes in order to foster individual student training abilities at SD IT Wahdah Islamiah Kendari has positive and negative effects, where the positive effects increase knowledge and work with communication and seek information from outside, while the negative effects can make students inactive and can interfere with health. 3) The implementation of advanced mixed changes to further improve the individual training abilities of students at SD IT Wahdah Islamiah Kendari by using the following figures: training motivation, discipline, responsibility, courage, and self-motivation. The final results obtained show that the use of advanced combined changes to form freedom of practice at SD IT Wahdah Islamiah Kendari has been implemented well, obtaining positive and negative consequences in the form of motivation, discipline, commitment, courage, and individual abilities..
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perundungan Siswa di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar Amiirullah, Amiirullah; Hamid, Sundari; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab perundungan siswa di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar. Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu masih terjadinya perundungan dikalangan siswa Sekolah Dasar yang dampaknya sangat buruk bagi proses pembelajaran maupun kehidupan sehari–hari baik itu perundungan yang dilakukan keluarga, teman sebaya maupun media massa. Metode penelitian yaitu kualitatif untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor penyebab perundungan siswa untuk memahami fenomena sosial yang kompleks seperti perundungan. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala sekolah, tiga guru kelas dan enam peserta didik, jadi jumlah keseluruhan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perundungan serta upaya pencegahan dan penanganannya di UPT SPF SD Negeri Bontojai Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor keluarga, teman sebaya dan media massa menjadi penyebab utama terjadinya perundungan, diperlukan langkah-langkah preventif, seperti peningkatan pengawasan dari pihak sekolah, kepekaan guru terhadap indikasi perundungan, serta peran orang tua dalam memberikan perhatian dan kasih sayang kep ada anak. The purpose of this study was to analyze the factors causing bullying of students at the SPF UPT of Bontojai Elementary School, Makassar City. The problem found in this study is that bullying still occurs among elementary school students, which has a very bad impact on the learning process and daily life, both bullying by family, peers and mass media. The research method is qualitative to explore in depth the factors causing bullying of students to understand complex social phenomena such as bullying. The informants of this study consisted of the principal, three Class Teachers and six students, so the total number was 10 people. Data collection techniques were observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study aim to identify the factors causing bullying and efforts to prevent and handle it at the SPF UPT of Bontojai Elementary School, Makassar City. The results showed that family, peer and mass media factors were the main causes of bullying, preventive measures were needed, such as increased supervision from the school, teacher sensitivity to indications of bullying, and the role of parents in providing attention and affection to children.
Pengaruh Media Interaktif Quizizz Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa UPT SPF Sekolah Dasar Inpres Tangkala I Kota Makassar Akbar, Akbar; Yunus, Muhammad Yunus; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media interaktif Quizizz terhadap minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Tangkala I Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain *Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group*. Sampel terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan Quizizz dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi angket minat belajar dan tes hasil belajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara minat dan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Quizizz terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar melalui fitur gamifikasi, umpan balik langsung, dan visualisasi yang menarik. Peningkatan ini terlihat dari indikator minat belajar seperti perasaan senang, keterlibatan, perhatian, dan ketertarikan terhadap materi. Dari segi hasil belajar, siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi media digital interaktif seperti Quizizz dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. This study aims to examine the effect of using the interactive media Quizizz on students' interest and learning outcomes in the subject of Civic Education among fourth-grade students of UPT SPF SD Inpres Tangkala I, Makassar City. The method employed was a quasi-experimental design using a *Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group*. The sample consisted of two groups: an experimental class using Quizizz and a control class employing conventional methods. Instruments included a learning interest questionnaire and achievement tests covering cognitive, affective, and psychomotor domains. Statistical analysis revealed significant differences in students' interest and learning outcomes between the experimental and control groups. Quizizz proved effective in enhancing student motivation through gamification features, immediate feedback, and engaging visual elements. Improvements were observed in indicators of learning interest, such as enjoyment, engagement, focus, and curiosity toward the material. In terms of learning outcomes, students in the experimental group showed better conceptual understanding and critical thinking skills. These findings suggest that integrating interactive digital media like Quizizz can serve as a strategic alternative for improving the quality of elementary education.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Heads Together Terhadap Hasil Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Peserta Didik Di Sekolah Dasar Regina, Angri; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model NHT dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data terdiri atas tes hasil belajar pilihan ganda dan tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, masing-masing diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, baik dalam hasil belajar maupun kemampuan pemecahan masalah. Penerapan model NHT mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, meningkatkan interaksi antar siswa, dan memperkuat pemahaman konsep melalui diskusi kelompok. Selain itu, model ini juga membentuk tanggung jawab individu dalam kelompok, yang berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis kolaboratif seperti NHT efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Model NHT tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga secara signifikan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. This study aims to analyze the effectiveness of the Numbered Heads Together (NHT) learning model on elementary school students’ mathematics learning outcomes and problem-solving skills. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: the experimental group using the NHT model and the control group using conventional learning methods. Data collection instruments included multiple-choice tests to assess learning outcomes and essay tests to evaluate problem-solving skills, both administered as pretests and posttests. Data analysis revealed significant differences between the experimental and control groups in terms of both learning outcomes and problem-solving abilities. The implementation of the NHT model encouraged active student engagement, enhanced peer interaction, and strengthened conceptual understanding through group discussions. Furthermore, the model fostered individual accountability within groups, contributing to the development of students' critical and analytical thinking skills. These findings affirm that collaborative learning models such as NHT are effective in improving the quality of mathematics instruction at the elementary level. The NHT model not only enhances academic achievement but also significantly improves students’ problem-solving competencies.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaranketerampilan Berbahasa di UPT SPF Sekolah Dasar Inpres Unggulan BTN Pemda Annisa, Annisa; Bakri, Muhammad; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran keterampilan berbahasa di kelas VI B UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas pembelajaran yang berfokus pada penguatan karakter, diferensiasi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi esensial peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi seperti penggunaan modul ajar, pembelajaran berbasis proyek, serta asesmen formatif untuk meningkatkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara siswa. Meskipun pelaksanaan kurikulum ini masih menemui beberapa kendala seperti keterbatasan pemahaman konsep dan kurangnya sarana pendukung, secara umum pendekatan yang diterapkan memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan capaian belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kesiapan dan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru dan penyediaan sumber daya yang memadai guna menunjang efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in language skills learning in class VI B of UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. The Merdeka Curriculum offers flexible learning that emphasizes character development, differentiated instruction, and the cultivation of essential competencies. The research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. Findings indicate that teachers have implemented various strategies such as the use of teaching modules, project-based learning, and formative assessments to enhance students' listening, reading, writing, and speaking abilities. Although challenges such as limited conceptual understanding and insufficient learning resources remain, the implementation generally yields positive effects on student engagement and academic outcomes. These results suggest that the success of the Merdeka Curriculum relies heavily on teachers’ readiness and creativity in designing instruction aligned with students’ characteristics. The study recommends strengthening teacher training and improving the provision of educational resources to support the effective implementation of the Merdeka Curriculum at the elementary level.
Pengaruh Metode Pembelajaran Outing Class Terhadap Motivasi Belajar dan Keterampilan Sosial Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Di UPT SPF SD Negeri Baddoka Kota Makassar Arief, Asnawaty; Mislia, Mislia; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Outing Class terhadap motivasi belajar dan keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di UPT SPF SD Negeri Baddoka, Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, baik secara kognitif maupun afektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) tipe non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Outing Class dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan lembar observasi keterampilan sosial. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan metode Outing Class terhadap motivasi belajar dan keterampilan sosial peserta didik. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan melalui antusiasme, ketekunan, serta kemandirian peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas. Sementara itu, keterampilan sosial meningkat melalui kolaborasi, komunikasi efektif, dan kemampuan manajemen diri dalam interaksi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Outing Class merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, khususnya dalam aspek motivasi dan keterampilan sosial. This study aims to analyze the effect of the Outing Class learning method on students' learning motivation and social skills in Social Studies subjects at UPT SPF SD Negeri Baddoka, Makassar City. The background of this research is rooted in the need for innovative learning strategies that can enhance active student engagement, both cognitively and affectively. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design model. The sample consisted of two classes: an experimental class applying the Outing Class method and a control class using conventional learning methods. The instruments used included a learning motivation questionnaire and a social skills observation sheet. The results of the Independent Sample T-Test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the Outing Class method on students' learning motivation and social skills. Increased learning motivation was observed through students' enthusiasm, persistence, and independence during the outdoor learning activities. Meanwhile, social skills improved through collaboration, effective communication, and self-management in social interactions. The study concludes that the Outing Class method is an effective instructional strategy to enhance the quality of learning processes and outcomes, particularly in terms of motivation and social skills development.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Semai Untuk Menanamkan Perilaku Anti Korupsi Di UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar Shinta, Dewi; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif atau sering juga disebut sebagai penelitian naturalistik, melibatkan subjek penelitian sebagai informan dari unsur guru dan siswa perwakilan kelas III, IV, V, dan VI ditambah masing-masing satu guru PAI dan PJOK dan kepala sekolah di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil wawancara mendalam, observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar diawali dengan proses pengenalan oleh SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Indonesia melalui para agen dengan memberikan pelatihan kepada guru agar dapat mengimplementasikan sembilan tahapan bermain SEMAI dalam pembelajaran yaitu: (1) fasilitator menentukan peserta yang memulai, (2) peserta mengambil kartu putih dan membaca situasi yang tertera di kartu, (3) peserta menentukan nilai anti korupsi yang sesuai dengan situasi tersebut, (4) peserta meletakkan kartu putih di nilai anti korupsi yang dipilih, (5) peserta lawan menilai jawaban dengan alasan, apakah benar atau salah, (6) fasilitator memimpin diskusi dan memberikan keputusan, (7) peserta yang menjawab salah mengambil kartu merah dan melakukan perintah yang tertera di kartu, (8) bergantian sampai selesai, dan (9) peserta atau kelompok yang menang adalah yang paling banyak menempatkan kartu putih dan paling sedikit mengambil kartu merah serta memiliki beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. This research aims to provide an overview of implementation and describe supporting and inhibiting factors in the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City. This research uses qualitative research methods. The type of research used is descriptive qualitative research or often also referred to as naturalistic research, involving research subjects as informants from teachers and students representing classes III, IV, V, and VI plus one PAI and PJOK teacher each and the UPT SPF principal at Bawakaraeng I State Elementary School, Makassar City. The data in this research is qualitative data from the results of in-depth interviews, participant observation. The results of the research show that the implementation of the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City began with an introduction process by SPAK (I am an Anti-Corruption Woman) Indonesia through agents by providing training to teachers so they could implement the nine stages of the game. SEMAI in learning is: (a) the facilitator determines which participants will start, (b) participants take a white card and read the situation written on the card, (c) participants determine anti-corruption values that are appropriate to the situation, (d) participants place a white card on the selected anti-corruption value, (e) the opposing participant evaluates the answer with reasons, whether it is right or wrong, (f) the facilitator leads the discussion and provides decisions, (g) participants who answer incorrectly take a red card and carry out the command stated on the card, (h) take turns until finished, and (i) the winning participant or group is the one who places the most white cards and takes the fewest red cards and has several supporting and inhibiting factors in its implementation.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Radec Berbasis Literasi Sains Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS Gugus III Kecamatan Panakukang Kota makassar Tira, Fitriani; Muhammadiah, Mas'ud; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Hypnoteaching dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat dan kepercayaan diri peserta didik dalam mengikuti pelajaran Matematika yang selama ini dianggap sulit dan membosankan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa metode Hypnoteaching mampu menciptakan suasana belajar yang lebih relaks, interaktif, dan menyenangkan melalui teknik sugesti dan relaksasi yang diterapkan oleh guru. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, antusias dalam mengikuti pembelajaran, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep-konsep Matematika. Selain itu, metode ini juga terbukti efektif dalam mengurangi hambatan psikologis seperti kecemasan belajar. Kendala yang dihadapi mencakup kesiapan guru dalam menerapkan teknik Hypnoteaching serta perlunya pelatihan khusus. Oleh karena itu, disarankan agar guru diberikan pelatihan intensif dalam penguasaan teknik Hypnoteaching dan dilakukan evaluasi berkelanjutan terhadap penerapannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa Hypnoteaching merupakan alternatif inovatif dalam strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan mutu pendidikan secara holistik. This study aims to analyze the effectiveness of the Hypnoteaching method in enhancing students’ motivation and understanding in learning Mathematics at the elementary school level. The research is grounded in the observation that students often exhibit low interest and confidence in Mathematics, a subject commonly perceived as difficult and unengaging. A qualitative approach was employed, utilizing observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the Hypnoteaching method successfully fosters a more relaxed, interactive, and enjoyable learning atmosphere through the implementation of suggestion and relaxation techniques by the teacher. Students demonstrated increased participation in discussions, enthusiasm in learning activities, and improved comprehension of mathematical concepts. Furthermore, this method has proven effective in reducing psychological barriers such as learning anxiety. Challenges include the readiness of teachers to implement Hypnoteaching techniques and the necessity of specialized training. It is therefore recommended that teachers receive intensive training in Hypnoteaching and that continuous evaluation be conducted to ensure its long-term effectiveness. This research concludes that Hypnoteaching is an innovative alternative instructional strategy that can holistically enhance the quality of education.