cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENESANITASI LINGKUNGAN MASYARAKAT PESISIR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN DIMASA PANDEMI COVID-19 KECAMATAN MUARA GEMBONG, BEKASI Dwi Atmanto; Elvyra Yulia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Muara Gembong District, Bekasi Regency, West Java is situated on a wide coastal area. Most people (50%) work as fishermen and live in settlements that are frequently flooded by tidal floods, so clean and healthy living habits are critical in managing environmental health during the COVID-19 pandemic that still exists in Indonesia. This issue is critical for community service. On August 4, 2022, 15 people participated in face-to-face community service. Community service methods include (a) counseling through the presentation of environmental health materials; (b) discussion of environmental health problems; and (c) video demonstration of hand washing to improve daily environmental health behaviour, (c) observation, and (d) discussion. The results of the activity showed that the participants consisted of six men and nine women. The age range of participants is between 30 and more than 50 years. The education of the participants was dominated by the middle-high school. The collected questionnaire data was tabulated and showed that there was an increase in knowledge of environmental sanitation hygiene before and after the activity (16.4%) and there was a significant relationship between participants' knowledge and hygiene behavior of environmental health sanitation with a sig. 0.020 < 0.05 contribution of 60% at a significance level of 5%. Information and training on hygiene, sanitation, and environmental health can increase skills and empower the community in the field of environmental health during the COVID-19 pandemic. Abstrak Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat terletak di daerah pesisir dengan lokasi yang luas. Sebagian besar masyarakatnya hidup sebagai nelayan (50%) dan menempati permukiman yang wilayahnya sering tergenang banjir robsehingga perilaku hidup bersih dan sehat sangat diperlukan dalam menata kesehatan lingkungan di masa pandemi Covid-19 yang masih ada di Indonesia. Permasalahan ini sangat penting dilakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 4 Agustus 2022 dengan peserta sebanyak 15 orang dan usia peseera antara 30-55 tahun. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu (a) penyuluhan melalui presentasi materi kesehatan lingkungan, (b) diskusi dan tanya jawab permasalahan sanitasi higiene lingkungan, (c) penayangan video ilustrasi kesehatan lingkungan permukiman dan observasi, dan (d) diskusi serta tanya jawab. Hasil kegiatan melalui data kuesioner menunjukkan bahwa peserta sangat tertarik, puas dan menyatakan bermanfaat kegiatan pengabdian untuk meningkatkan higene personal dan kesehatan keluarga Data kuesioner menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan perilaku higiene sanitasi lingkungan peserta, sebelum dan sesudah kegiatan (16,4%) dan terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan peserta dengan perilaku higiene sanitasi kesehatan lingkungan dengan sig. 0.020 < 0.05 kontribusi 60% pada taraf signifikansi 5%. Informasi dan pelatihan higiene sanitasi kesehatan lingkungan dapat menambah pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan lingkungan sosial dalam mengantisipasi pandemic Covid-19.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER TIM PENGGERAK PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA TANGGAP DAN TANGGUH BENCANA DI KELURAHAN KANDANG KOTA BENGKULU Esti Sorena; Sardaniah; Rina Delfina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak The Healthy Family Response and Disaster Resilience Movement is a movement to create a healthy family and environment through the Pilot Project in the Field of Health, Environmental Conservation and Healthy Planning. This service activity aims to increase the knowledge of PKK cadres about the importance of the health of pregnant, lactating and postpartum women which will be carried out in Kandang Village, Kampung Melayu District, Bengkulu City. focus on 2 sub-activities for Kelurahan TP- PKK cadres and posyandu cadres, namely increasing the knowledge and skills of cadres, Education/counseling activities for Couples of Reproductive Age in spacing births and pregnant women to prepare themselves for health problems during pregnancy, the postpartum period, breastfeeding children and use appropriate contraceptives in family planning, and PKK cadres are ready to provide education and invite couples of childbearing age to improve the health of themselves and their families. Abstrak Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana adalah suatu gerakan untuk mewujudkan Keluarga dan lingkungan yang sehat melalui program Pilot Project Bidang Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup dan Perencanaan Sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para kader PKK akan pentingnya kesehatan para ibu hamil, menyusui dan ibu nifas yang akan di lakukan di Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. fokus pada 2 sub kegiatan pada kader TP-PKK Kelurahan dan kader posyandu yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader, Kegiatan edukasi/penyuluhan terhadap Pasangan Usia subur dalam mengatur jarak kelahiran dan ibu hamil untuk mempersiapkan kesehatan dirinya dalam masalah kesehatan selama kehamilan, masa nifas, menyusui anak dan menggunakan alat kontrasepsi yang sesuai dalam berKB, dan para kader PKK siap untuk memberikan edukasi dan mengajak pasangan usia subur untuk meningkatkan kesehatan diri sendiri dan keluarga.
PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PERAWATAN CEDERA KEPADA PELATIH DAN GURU OLAHRAGA DI KOTA CILEGON Masnur Ali; Uzizatun Maslikah; Qory Jumrotul Aqobah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service is in the context of training in the prevention and treatment of injuries to trainers and sports teachers in Cilegon City, Banten Province. The objectives of this activity are: 1) As an effort to increase knowledge, understanding and skills for sports teachers and coaches in handling injuries- 2) As an effort to improve the quality and human resources, especially sports teachers and trainers to be able to handle and treat injuries and help the first was when he was injured independently. The activity was carried out at SMP IT Raudhatul Jannah, CIlegon City. The time for carrying out the activity starts from May 25 to September 30 2022. Participants who took part in the activity consisted of 70 sports teachers and coaches. The methods used in carrying out this community service program are: informational discussions, demonstrations, mentoring,training, and practice. The method of carrying out the activities is by the method of instructors who come from sports academics who have qualifications in the field of Physical Education and Sports Health. While the material provided in the implementation of community service consists of: 1) carrying out pre-tests, 2) Providing basic material which includes: the structure of human anatomy and physiology, stages in training, muscles that need to be strengthened to minimize injury; 3) Provide practical materials: Skills on cider prevention and treatment; 4) Carry out theoretical and practical evaluations. Results Community service can run well and smoothly from the results of the initial test of the participants 70% of students do not know about the mechanism when students orathletes are injured and after participating in activities the participants can find out how to handle injuries. Abstrak Pengabdian Kepada masyarakat ini dalam rangka pelatihan pencegahan dan perawatan cidera kepada para pelatih dan guru olahraga di Kota Cilegon Provinsi Banten. Tujuan kegiatan ini adalah: 1) Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan kepada para guru olahraga dan pelatih dalam penanganan cidera- 2) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia khususnya para guru olahraga dan pelatih untuk dapat melakukan penanganan dan perawatan cidera dan pertolongan pertama pada saat cidera secara mandiri Kegiatan dilaksanakan di SMP IT Raudhatul Jannah Kota CIlegon. Waktu pelaksanan kegiatan dimulai tanggal 25 Mei sampai dengan 30 September 2022. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas 70 guru olahraga dan pelatih. Metode yang digunakan dalam menjalankan program pengabdian masyarakat ini adalah: diskusi informasi, demonstrasi, pembimbingan, latihan, dan praktek. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi olahraga yang memiliki kualifikasi dibidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Olahraga. Sedangkan materi yang diberikan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari : 1) melaksanakan pre-test, 2) Memberikan materi pokok yang meliputi:struktur anatomi dan fisiologi manusia, tahapan-tahapan dalam Latihan, otot-otot yang perlu dikuatkan untuk meminimalisir cidera; 3) Memberikan materi praktek: Keterampilan pada pencegahan dan perawatan cider; 4)Melaksanakan evaluasi secara teoritis dan praktek. Hasil Pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan baik dan lancar dari hasil tes awal para peserta 70% mahasiswa belum mengetahui terkait bagaimana mekanisme pada saat murid atau atlet cidera dan setelah mengikuti kegiatan para peserta dapat mengetahui cara melakukan penanganan cidera.
PELATIHAN PENANGGULANGAN LONGSOR LAHAN DAN PENGELOLAAN MENUJU EKOWISATA BERKELANJUTAN TAMAN LENTENG AGUNG PINGKAL JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN Sucahyanto; Sony Nugratama Hijrawadi; Salwaa Aulia; Lyzia Nabilla
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Jakarta is one of Southeast Asia's largest metropolitan areas. The population density will affect spatial planning, particularly settlements and open areas. Good environmental quality can bring social and psychological benefits to the city's officers and administrators, as well as contribute to the city's long-term viability. The Lenteng Agung Pingkal Park is one of tourist destinations in Jakarta. It lies on the riparian zone—a transitional area between rivers and land. Taman Lenteng Agung Pingkal, which is directly next to settlements, has dangerous landslide-prone areas if the employee and management teams lack the knowledge and skills to manage landslides. In addition to the problem of landslides, tourism activities in this region are not sustainable and have negative impacts. Therefore, the purpose of this activity is to empower the employee and management teams of Lenteng Agung Pingkal Park in the development of ecotourism towards sustainability, so that the park's sustainability may be maintained. The implementation technique consists of giving park employee and management teams with training in landslide management and ecotourism management. Abstrak Jakarta merupakan salah satu kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara. Jumlah penduduk yang padat akan mempengaruhi perubahan tata ruang, khususnya permukiman dan ruang terbuka. Kualitas lingkungan yang baik dapat memberikan manfaat sosial dan psikologis kepada petugas dan pengelolanya, serta keberlanjutan dari kota itu sendiri. Salah satu tempat wisata yang ada di Jakarta adalah Taman Lenteng Agung Pingkal, taman ini berada di zona riparian—daerah transisi antara sungai dan daratan. Taman Lenteng Agung Pingkal yang berbatasan langsung dengan permukiman ternyata memiliki titik-titik rawan longsor lahan yang membahayakan jika masyarakat dan pengelola tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan penanganan longsor lahan. Selain permasalahan longsor lahan, kegiatan pariwisata yang dilakukan di wilayah ini belum berkelanjutan dan berdampak negatif. Maka dari itu, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan pengelola dan petugas Taman Lenteng Agung Pingkal dalam pengembangan wisata alam menuju ekowisata yang berkelanjutan, sehingga kelestariannya terjaga. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada petugas dan pengelola taman mengenai penanggulangan longsor lahan dan pelatihan pengelolaan ekowisata.
PELATIHAN PENERAPAN MODEL LATIHAN SEPAK TAKRAW UNTUK PELATIH DI JAKARTA TIMUR Abdul Gani; Sofyan Hanif; Masnur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This Community Service aims to help trainers understand training models and the application of technology, especially in fostering takraw achievements. Besides that, coaches can also understand the types of variations of exercises for athletes who will be coached by either clubs or students and coaches can practice directly the types of drills to develop the practice of takraw models. The implementation program will be carried out through seminars, workshops and field practice depending on the situation and conditions of Covid 19 at the service location. In the first stage, the coaches/coachers explained the theory of practicing sepak takraw, training methods, training models and how to carry out basic technical drills for special sepak takraw athletes whentraining basic techniques and advanced techniques, then these types of exercises were practiced by the coaches and the application of sports technology in sepak takraw. This community service is carried out in coordination with partners at PSTI DKI Jakarta. The implementation of PKM starts from May – October 2022. It is hoped that from the results of community service carried out by coaches/trainers they can understand the methods of training basic techniques and advanced techniques in the game of takraw, application of technology, so that they can improve their skills to the fullest or reach the peak at the right time. right and they can do coaching, mass takraw, as a result of the trainer training process it is hoped that athletes can compete in achievements when there are events at the national level. Abstrak Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membantu para pelatih agar memahami model-model latihan dan penerapan teknologi khususnya pada pembinaan prestasi sepak takraw. Disamping itu juga para pelatih dapat memahami jenis-jenis variasi latihan bagi para atlet yang akan di bina baik klub atau pelajar dan para pelatih dapat melakukan praktek langsung jenis-jenislatihan drill pengembangan model latihansepak takraw. Program pelakasanaan akan dilakukan melalui seminar, workshop dan praktek dilapangan tergantung situasi dan kondisi covid 19 di lokasi pengabdian. Tahap pertamapara pelatih/pembina dijelaskan tentang teori dalam melatih sepak takraw, metode Latihan, model-model latihan dan cara melaksanakan drill teknik dasar padaatlet sepak takraw khusus pada saat melatih teknik dasar dan teknik lanjutan, kemudian jenis-jenis latihan tersebut di praktekan oleh para pelatih dan penerapan teknologi olahraga pada sepak takraw. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan berkoordinasi dengan mitra di PSTI DKI Jakarta. Pelaksanaan PKM dimulai dari bulan Mei – Oktober 2022. Diharapkan dari hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan para pembina/ pelatih dapatmemahami metode melatih teknik dasar dan teknik lanjutan dalam permainan sepak takraw, penerapan teknologi, sehingga dapat meningkatkan keterampilan secaramaksimal atau mencapai puncak di waktu yang tepat serta mereka bisa melakukan pembinaaan, pemassalan sepak takraw, akibat dari proses pelatihan pelatih diharapkan para atlet bisa bersaing dalam prestasi ketika ada event di tingkat nasional.
DAUR ULANG DAN PENGGUNAAN KEMBALI SAMPAH MENGGUNAKAN INSINERATOR DI SIDODADI NGANTANG Achmad Safi; Slamet Wibawanto; Ira Kumalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Rural development in Indonesia requires planning and participation from various parties, including universities, one of which is the State University of Malang. UM has collaborated in the field of Community Service (PKM) to build villages through the LP2M Institution to spur quality improvement and village development. Important points that become indicators of village development are related to community empowerment and village economic resilience. One of UM's fostered villages is Sidodadi Village, Ngantang District, Malang Regency. Based on the results of a preliminary study related to the situation analysis carried out in direct coordination with the Village Head, that the village is working on the construction of a Final Disposal Site (TPA). In the process of development and construction, the shortage that is being experienced is the absence of incinerators and plastic waste processors. Through PKM, this activity seeks to provide products in the form of an incinerator to melt plastic waste, then the fused product is used as a paving material. The proposed activity plan consists of several stages, namely: 1) literature study stage; 2) stages of data collection; 3) stages of system planning; 4) stages of system creation and testing; 5) stages of system revision; and 6) stages of product delivery and socialization. The result of this service is an incinerator that can process plastic waste into paving and provides training to TPA managers on how to use incinerators and their treatments. Abstrak Pembangunan Desa di Indonesia memerlukan perencanaan dan partisipatif dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, salah satunya Universitas Negeri Malang. UM telah menjalin kerja sama di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bangun Desa melalui Lembaga LP2M untuk memacu peningkatan kualitas dan mutu pembangunan Desa. Poin penting yang menjadi indikator pembangunan Desa, yaitu terkait pemberdayaan masyarakat dan ketahanan ekonomi Desa. Salah satu Desa Binaan UM adalah Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan terkait analisis situasi yang dilakukan dengan berkoordinasi secara langsung bersama Kepala Desa, bahwa Desa sedang mengupayakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dalam proses pengembangan dan pembangunannya, kekurangan yang tengah dialami adalah belum adanya insinerator dan pengolah sampah plastik. Melalui PKM, kegiatan ini berupaya untuk memberikan produk berupa alat insinerator pelebur sampah plastik, kemudian hasil leburannya digunakan sebagai bahan pembuatan paving. Rencana kegiatan yang diusulkan terdiri dari beberapa tahapan yaitu: 1) tahapan studi literatur; 2) tahapan pengumpulan data; 3) tahapan perencanaan sistem; 4) tahapan pembuatan dan uji coba sistem; 5) tahapan revisi sistem; dan 6) tahapan penyerahan dan sosialisasi produk. Hasil dari pengabdian ini adalah alat insinerator yang dapat mengolah limbah plastik menjadi paving dan pemberian pelatihan pada pengelola TPA cara menggunakan alat insinerator serta perawatannya.
SISTEM PENJERNIHAN AIR MASYARAKAT DI DESA MUARA GEMBONG KABUPATEN BEKASI Ratu Amilia Avianti; Aam Amaningsih Jumhur; Agus Dudung; Gaguk Margono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract All activities in the Muara Gembong Coastal Area develop in line with the development of the area^s population, which affects the coastal ecosystem, resulting in a decrease in the quality of the coastal ecosystem and environmental conditions. The current environmental conditions in the Muara Gembong Coastal Area are abrasion, flooding and sanitation. unfavorable environment. Based on the problems identified the environmental conditions in the Muara Gembong Coastal Area are in line with changes in the function of the coastal ecosystem to meet the lives of coastal communities. The people of Muara gembong village have water sources that are not fit for drinking, so they need water purification technology. So training to make water purification technology to get drinking water. Furthermore, it will improve health and the economy to create a prosperous society. Abstrak Seluruh kegiatan di Wilayah Pesisir Muara Gembong berkembang sejalan dengan perkembangan penduduk di wilayah tersebut, yang berdampak pada ekosistem pesisir sehingga mengakibatkan penurunan kualitas ekosistem pesisir dan kondisi lingkungan. Kondisi lingkungan saat ini di Wilayah Pesisir Muara Gembong adalah abrasi, banjir dan sanitasi. lingkungan yang tidak menguntungkan. Berdasarkan permasalahan yang diidentifikasi kondisi lingkungan di Kawasan Pesisir Muara Gembong sejalan dengan perubahan fungsi ekosistem pesisir untuk memenuhi kehidupan masyarakat pesisir. Masyarakat Desa Muara gembong memiliki sumber air yang tidak layak untuk diminum, sehingga membutuhkan teknologi penjernihan air. Maka pelatihan membuat teknologi penjernihan air untuk mendapatkan air minum. Selanjutnya akan meningkatkan kesehatan dan perekonomian untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
PENERAPAN ALAT PEMILAH SAMPAH PLASTIK DIDESA SIDODADI KECAMATAN NGANTANG GUNA MENYUKSESKAN PROGRAM INDONESIA BERSIH Yuni Rahmawati; Siti Sendari; Ira Kumalasari; Melta Dhemahestri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sidodadi village is a village located in Ngantang District, Malang Regency which is about 47.5 km from UM with a distance of about 120 minutes using a motorized vehicle. At this time Sidodadi Village is trying to carry out village development in terms of centralized waste disposal (TPA). Sidodadi Village still does not have a centralized TPA, so far the final disposal is done independently. The construction of this initial TPA was used to accommodate the final disposal of one hamlet first as a pilot material for the other 6 hamlets. The waste that is accommodated by the TPA, apart from waste from residents, also comes from the market around the Sekar Hamlet area. The village person in charge hopes that the waste obtained can be recycled, so that it can increase the benefits of this TPA construction. It is also hoped that the TPA will be able to accommodate the disposal of 7 Hamlets later. Therefore, to overcome this anxiety, the Malang State University community service team made a plastic waste sorting device using a hydrolink with various geometric configurations to help reduce problems related to plastic waste in Sidodadi Village. Plastic waste is a type of waste that is very difficult to decompose, recycling is an effective thing to overcome the problem of plastic waste. This activity is expected to create an appropriate plastic waste sorting tool and in accordance with the needs of Sidodadi Village; the creation of an effective, efficient and useful waste disposal system; creating public awareness about the importance of centralized waste disposal; and managers/administrators appointed by the Village become more aware and able to use tools, and their performance (optimal) can be helped by the existence of these tools. So that the people in Sidodadi Village have a more comfortable, calm and peaceful environment because the waste problem can be resolved. Abstrak Desa sidodadi merupakan desa yang terletak di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang yangberjarak sekitar 47,5 km dari UM dengan jarak tempuh sekitar 120 menit menggunakan kendaraan bermotor. Pada saat ini Desa Sidodadi tengah berusaha melakukan pembangunan desa dalam hal sentralisasi pembuangan sampah (TPA). Desa Sidodadi masih belum memiliki TPA tersentral, selama ini pembuangan akhir dilakukan secara mandiri. Pembangunan TPA awal ini digunakan untuk menampung pembungan akhir dari satu Dusun terlebih dahulu sebagai bahan percontohan untuk 6 dusun yang lain. Sampah yang ditampung oleh TPA ini selain sampah dari warga juga berasal dari pasar sekitar Daerah Dusun Sekar. Penganggung jawab desa berharap agar sampah yang diperoleh dapat di daur ulang, sehingga dapat menabah manfaat dari pembangunan TPA ini. Juga diharapkan TPA mampu menampung pembuangan dari 7 Dusun Nantinya. Oleh karena itu untuk mengatasi keresahan tersebut timpengabdian masyarakat Universitas Negeri Malang membuat alat pemilah sampah plastik mengunakan hidrolink dengan berbagai konfigurasi geometrik untuk membantu mengurangi permasalahan terkaitsampah Plastik di Desa Sidodadi. Sampah plastik merupakan jenis ampah yang sangat susah untuk mengurai, daur ulang adalah hal yang efektif utuk mengatasi permasalahan terhadap sampah plastik. Kegiatan ini diharapkan dapat terciptanya alat pemilah sampah plastik yang tepat guna dan sesuai dengan kebutuhan Desa Sidodadi; terciptanya sistem pembuangan sampah yang efektif,efisien dan bermafaat; terciptanya keperdulian masyarakat tentang pentingnya pembuangan sampah yang terpusat; dan pengelola/ pengurus yang ditunjuk oleh Desa menjadi lebih paham dan mampu menggunakan alat, serta dapat terbantu kinerjanya (optimal) dengan keberadaan alat tersebut. Sehingga masyarakat di Desa Sidodadi memiliki lingkungan yang lebih nyaman, tenang dan damai karena masalah sampah tersebut bisa teratasi.
“MERDEKA DARI SAMPAH” MELALUI PENDIDIKAN LINGKUNGAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH Shahibah Yuliani; Nurul Istiqomah; Nova Scorviana H; Nadiroh
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Jakarta, the capital city with a dense population in Indonesia, has various social problems. One of them is the amount of waste generated by the community through household and industrial production activities, both organic and inorganic waste. Along with the development of the instant lifestyle, the use of plastic is very dominant. People often use items made from plastic which incidentally becomes waste that is difficult to decompose, such as plastic bags, plastic bottles, and cups made from mineral water, stereo forms, and others. The Ciliwung River which divides the national capital is on the list of the dirtiest rivers in the world. Therefore, structuring and solving environmental problems is a shared responsibility. Until now the Ciliwung River has not been free from the garbage. This has an impact on the settlements in the vicinity, especially when floods hit the area. One of the areas near the Ciliwung river which is full of garbage and flooding problems is Bidara cina. In that location, there are also schools frequented by floods but are rarely touched by environmental education, even though environmental awareness education can be built early. Based on these problems, education has a role in providing education as well as attention to environmental management. Therefore, community empowerment through environmental education and waste bank-based waste management is urgently needed. This activity was carried out at Muhammadiyah 11 Elementary School, which is geographically located next to the Ciliwung River. This activity began with the implementation of a Forum Group Discussion (FGD) with the school principal and the teacher council, then it was carried out on August 26th, 2022 entitled Freedom from Waste through Environmental Education and Waste Utilization. The activity participants are teachers, the school committee, and students. The activity began with providing education on how to handle waste, then continued with the introduction of waste banks to teachers as a means of waste management. Students practice sorting waste and the teachers are close to the composition of the management and processing of soap from used cooking oil waste. Abstrak Jakarta sebagai ibu kota yang memiliki populasi padat di Indonesia memiliki beragam masalah sosial. Salah satunya adalah banyaknya sampah yang dihasilkan oleh masyarakat melalui kegiatan produksi rumah tangga maupun industri, baik sampah organik, maupun unorganik. Seiring perkembangan gaya hidup instan pula, penggunaan plastik sangat dominan. Masyarakat kerap menggunakan barang berbahan plastik yang notabene menjadi sampah yang sulit diurai, seperti kantong plastik, botol dan gelas plastik dari air mineral, stereoform, dan lain-lain. Sungai Ciliwung yang membelah ibu kota negara berada dalam daftar sungai terkotor di dunia. Oleh karena itu, penataan dan penyelesaian masalah lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Hingga saat ini Sungai Ciliwung belum merdeka dari sampah. Hal tersebut berakibat pada pemukiman penduduk yang ada di sekitanya, terlebih saat banjir melanda kawasan tersebut. Salah satu kawasan dekat sungai Ciliwung yang sarat dengan masalah sampah dan banjir adalah Bidara Cina. Pada lokasi tersebut pula terdapat sekolah yang menjadi langganan banjir, namun jarang tersentuh edukasi lingkungan, padahal melalui pendidikan kesadaran lingkungan dapat dibangun sejak dini. Berdasarkan masalah tersebut, pendidikan memliki peran dalam memberikan edukasi sekaligus perhatian dalam pengelolan lingkungan. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis bank sampah sangat diperlukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Muhammadiyah 11 yang letak geografisnya bersebelahan dengan Sungai Ciliwung. Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) dengan kepala sekolah dan dewan guru, kemudian terlaksana pada tanggal 26 Agustus 2022 bertajuk Merdeka dari Sampah melalui Pendidikan Lingkungan dan Pemanfaatan Limbah. Peserta kegiatan adalah guru, komite sekolah, dan peserta didik. Kegiatan Diawali dengan memberikan edukasi tentang cara melestarikan lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan bank sampah kepada para guru sebagai sarana pengelolaan sampah. Peserta didik mempraktekkan pemilahan sampah dan para guru merapatkan susunan pengurus serta melakukan pengolahan sabun dari limbah dari minyak jelantah.
WORKSHOP PEMBUATAN SABUN CUCI RAMAH LINGKUNGAN DARI BAHAN DASAR ECO ENZYME DI MALAKA SARI Viana Meilani Prasetio; Komara Mulya; Eva Jeniar Noverisa; Dewi Salsabilla; Marsha Karimah Munaf; Fajar Setya Fahcriansyah; Eunike Felicia; Hifzy Aldiansyah Herdya Putra; Shafiranisa Putri Gunawan; Mario Alvianko; Alif Putra Nur Zara; Mohammad Rizki Andika
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Eco Enzyme is the results from the fermentation process of the organic food waste (fruit and vegetable residue) combined with glucose (brown sugar, palm sugar, cane sugar) and water. Eco Enzyme can be utilized as the environmentally friendly liquid soap raw material. Japanese Language Education Department Language and Art in cooperation with North Jakarta Eco Enzyme Nusantara community organized a workshop about making liquid soap using Eco Enzyme as one of the materials. The community service activity was conducted in Malaka Sari sub-district, East Jakarta. This workshop can be highly advantageous for the communities as this community service activity’s main purpose is to increase the public awareness regarding environment and waste recycling process through Eco Enzyme liquid soap. The final product of the workshop can be utilize as detergent and phenol replacement. in addition, the final product can be sold. As the main result of making Eco Enzyme liquid soap, the communities were contributing in keeping the earth and environment. Abstrak Eco Enzyme adalah hasil fermentasi limbah dapur organik (ampas buah dan sayuran) yang dicampurkan dengan gula (gula coklat, gula merah, atau gula tebu) dan air. Eco Enzyme dapat dimanfaatkan menjadi sabun cair yang ramah lingkungan. Prodi Pendidikan Bahasa Jepang bekerjasama dengan tim dari Eco Enzyme Nusantara Cabang Jakarta Utara dalam membuat workshop mengenai pembuatan sabun cair dari eco enzyme, yang dilakukan di kelurahan Malaka Sari. hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya wawasan masyarakat mengenai lingkungan dan proses daur ulang sampah melalui sabun yang terbuat dari eco enzyme. Hasil yang telah dibuat dapat bermanfaat untuk membersihkan lantai dan kamar mandi, mencuci baju, mencuci piring, dan lainnya. Selain itu, sabun dari eco enzyme juga dapat dijual, sehingga bisa menambah pendapatan. Dengan membuat sabun cair dari eco enzyme, kita berpartisipasi untuk menjaga bumi dan lingkungan sekitar kita.