cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
SOSIALISASI CARA MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI BERBAGAI MACAM VIRUS BAGI MASYARAKAT DESA BOJONG KONENG SENTUL KABUPATEN BOGOR Yuliasih Yuliasih; Fatah Nurdin; Nur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Bojong Koneng is a village located in the south of Babakan Madang District City which has a very beautiful panorama and is used as an icon for natural tourism, both for domestic and foreign countries, with an altitude of 507 from sea level. The welfare of the community is something that really needs to be considered to provide the viability of life in the community. Bojong Koneng Village, Babakan Madang District, Bogor Regency is an attraction for the community in terms of tourism. The charm of Bojong Koneng Village continues to be increasingly attached to its people and even tourist visitors. One of the natural attractions in this village is the Bojong Koneng waterfall. Babakan Madang Subdistrict is one of the areas whose tourist visits always increase every year and is one of the areas in Bogor Regency that is developing tourism activities. Sports activities correctly are activities that they rarely do and never ever do. Therefore, to maintain the fitness and health of the people of Bojong Koneng Village, especially during the Covid-19 pandemic as it is today, it is necessary to socialize on how to increase endurance in the face of various kinds of viruses. The results of this activity are hoped that the community can maintain their health by consuming a variety of foods that contain balanced nutrition, enough exercise, adequate rest, and control weight through active exercise. Abstrak Desa Bojong Koneng merupakan desa yang berada di selatan Kota Kecamatan Babakan Madang yang memiliki panorama yang sangat indah dan dijadikan icon parawisata alam, baik untuk domestik maupun mancanegara, dengan ketinggian 507 dari permukaan laut. Kesejahteraan masyarakat adalah hal sangat perlu diperhatikan untuk memberikan kelayakan hidup masyarakatnya. Desa Bojong Koneng, Kec. Babakan Madang Kab. Bogor menjadi daya tarik masyarakat dalam segi pariwisatanya. Persembahan pesona Desa Bojong Koneng terus kian melekat bagi masyarakatnya maupun pengunjung wisata sekalipun. Salah satu wisata alam di desa ini adalah air terjun Bojong Koneng. Kecamatan Babakan Madang merupakan salah satu daerah yang kunjungan wisatawannya selalu meningkat di setiap tahunnya dan menjadi salah satu daerah di Kabupaten Bogor yang sedang mengembangkan kegiatan pariwisata. Kegiatan olahraga dengan benar merupakan kegiatan yang jarang sekali mereka lakukan bahkan tidak pernah dilakukan. Maka dari itu untuk menjaga kebugaran dan Kesehatan masyarakat Desa Bojong Koneng apalagi di masa pandemi covid-19 seperti saat ini maka perlu adanya Sosialisasi cara meningkatkan daya tahan tubuh dalam menghadapi berbagai macam virus. Hasil dari kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi aneka ragam makanan yang mengandung gizi seimbang, cukup olahraga, istirahat yang cukup dan mengontrol berat badan dengan berolahraga yang aktif.
PENYULUHAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 PADA WARGA DESA BOJONG KONENG KABUPATEN BOGOR Albert Wolter Aridan Tangkudung; Heni Widyaningsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The transmission rate of Covid-19, which is still quite high, especially in the Jabodetabek area, is a concern to immediately make efforts that can help the community to be vigilant and avoid Covid-19. The lack of awareness and hygiene patterns in the community is one of the factors causing the high transmission of Covid-19. Based on these problems, it is necessary to have socialization efforts in the form of disciplinary counseling activities for the Covid-19 health protocol for residents of Bojong Koneng Kabupaten Bogor village. The health protocol itself consists of 5M, namely wearing a mask, washing hands using soap with running water, maintaining a minimum distance of 1 meter from other people, reducing mobility, and staying away from crowds. Abstrak Tingkat penularan Covid-19 yang masih cukup tinggi khususnya di wilayah Jabodetabek menjadi perhatian untuk segera dilakukan upaya yang dapat membantu masyarakat agar waspada dan terhindar dari Covid-19. Masih minimnya tingkat kesadaran dan pola kebersihan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab tingginya penularan Covid-19. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya upaya sosialisasi berupa kegiatan penyuluhan disiplin protocol kesehatan Covid-19 pada warga desa Bojong Koneng Kabuoaten Bogor. Adapun protocol Kesehatan sendiri terdiri dari 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.
INISIASI DESA MANDIRI BERBASIS URBAN FARMING UNTUK MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Rysca Indreswari; Mercy Bientri Yunindanova; Ana Agustina; Dwi Apriyanto; Edi Paryanto; Rizki Puspita Dewanti; Hardian Ningsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Covid-19 pandemic that has emerged since the end of 2019 has threatened the issue of household food security. For this reason, food security must begin to be increased at the household level, both in rural and urban areas. Urban Farming is a concept of cultivating food crops carried out in urban areas. So far, urban farming has become a trend for food fulfillment in urban areas for plant and environmentalists due to technology that allows cultivation on limited land and with an aesthetic touch. With the Covid-19 pandemic, urban farming must be organized more seriously to achieve food security. For this reason, the authors with the Women Farmers Group (KWT) Ireng Manis from Temu Ireng hamlet, Tegal Gede village, Karanganyar regency will initiate an independent village based on urban farming to realize food security. The method used in this activity is Participatory Rural Appraisal (PRA). Participatory Rural Appraisal is an approach method in the process of empowering and increasing community participation, which emphasizes community involvement in the overall program of activities. There are four stages planned in this program, including: 1). socialization of urban farming concepts and provision of cultivation techniques for members of KWT Ireng Manis, 2). Arrangement of cultivation area with functional aesthetic concept, 3). Launching and promotion through social media, You Tube, print and online mass media, 4). Copyright registration and dissemination/publication of program results. The benefit of this program is the realization of an independent village based on urban farming to achieve food security. Abstrak Pandemi Covid-19 yang muncul sejak akhir tahun 2019 telah mengancam isu ketahanan pangan tingkat rumah tangga. Untuk itu, kemandirian pangan harus mulai ditingkatkan kembali di level rumah tangga baik di pedesaan maupun perkotaan. Urban Farming merupakan suatu konsep budidaya tanaman pangan yang dilakukan di perkotaan. Selama ini urban farming menjadi tren pemenuhan pangan di perkotaan untuk para pencinta tanaman dan lingkungan dikarenakan teknologi yang memungkinkan budidaya di lahan terbatas dan dengan sentuhan estetik. Dengan pandemic Covid-19, urban farming harus diorganisir dengan lebih serius untuk mewujudkan ketahanan pangan. Untuk itu tim pengusul bersama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Ireng Manis Dukuh Temu Ireng, Kelurahan Tegal Gede, Kabupaten Karanganyar akan melakukan inisiasi desa mandiri berbasis Urban Farming untuk Mewujudkan ketahanan pangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Participatory Rural Appraisal merupakan suatu metode pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat, yang tekanannya pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan program kegiatan. Terdapat empat tahapan yang direncanakan dalam program ini, meliputi: 1). sosialisasi konsep urban farming dan pembekalan teknik budidaya bagi anggota KWT Ireng Manis, 2). Penataan areal budidaya dengan konsep estetik fungsional, 3). Launching dan promosi melalui sosial media, You Tube, media massa cetak dan online, 4). Pendaftaran hak cipta dan diseminasi/ publikasi hasil program. Manfaat dari program ini adalah terwujudnya desa mandiri berbasis urban farming untuk mewujudkan ketahanan pangan.
PELATIHAN IMPLEMENTASI K3 DI SMAN 1 MUARA GEMBONG BEKASI Ja’far Amiruddin; Fransisca Maria Farida; Ari Aji K; Fitriani; Filipo Y; Nadira M; Adjie B
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The State High School (SMAN) 1 Muara Gembong Bekasi is currently not optimally running the Occupational Safety and Health (K3) program. So far, the OSH program has put more emphasis on slogans and posting information about OSH. School residents, namely: teachers, education staff, and students at SMAN 1 Muara Gembong not many understand the importance of K3 in schools. Whereas the K3 program in schools is very important and needs special attention, because: 1) Activities in schools need to ensure safety and health aspects for school residents, 2) K3 in schools can be a vehicle for building OSH awareness and culture for the younger generation who are the workforce. productive. The purpose of Community Service Activities (P2M) at SMAN 1 Muara Gembong Bekasi is to improve the performance of K3 implementation at SMAN 1 Muara Gembong Bekasi. This K3 implementation training focused on safety awareness, emergency response in schools, and fire prevention. Through this activity, it is hoped that there will be an increase in K3 at SMAN Muara Gembong Bekasi related to: awareness, knowledge, and implementation/implementation of K3 by school residents. This P2M activity is also a manifestation of the tridarma of higher education to provide OHS information and education to the public, especially schools. The activity begins with pre-training, in the form of visits to schools to see the conditions and identify the needs of SMAN 1 Muara Gembong. Information and data were obtained through observation and interviews with school leaders, teacher representatives, student representatives and education staff representatives. The training activity was carried out in August 2022 at SMAN 1 Muara Gembong. This P2M activity also involved students from the Fire Safety Engineering Study Program. Abstrak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Muara Gembong Bekasi saat ini belum optimal menjalankan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program K3 sejauh ini lebih ditekankan pada slogan dan pemasangan informasi tentang K3. Warga sekolah yakni: guru, tenaga kependidikan, dan siswa di SMAN 1 Muara Gembong belum banyak yang memahami pentingnya K3 di sekolah. Padahal program K3 di sekolah sangat penting dan perlu perhatian khusus, karena: 1) Aktifias di sekolah perlu dipastikan aspek keselamatan dan kesehatan bagi warga sekolah, 2) K3 di sekolah dapat menjadi wahana untuk membangun kesadaran dan budaya K3 bagi generasi muda yang merupakan angkatan kerja produktif. Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) di SMAN 1 Muara Gembong Bekasi adalah untuk meningkatkan kinerja implementasi K3 di SMAN 1 Muara Gembong Bekasi. Pelatihan implementasi K3 ini difokuskan pada safety awareness, penanggulangan keadaan darurat di sekolah, serta pencegahan kebakaran. Melalui kegiatan ini diharapkan ada peningkatan K3 di SMAN Muara Gembong Bekasi terkait: kesadaran, pengetahuan, dan pelaksanaan/ implementasi K3 oleh warga sekolah. Kegiatan P2M ini juga salah satu wujud dari tridarma perguruan tinggi untuk memberikan informasi dan edukasi K3 ke masyarakat, khususnya sekolah. Kegiatan diawali dengan pra pelatihan, berupa kuunjungan ke sekolah untuk melihat kondisi dan identifikasi kebutuhan SMAN 1 Muara Gembong. Informasi dan data diperoleh melalu observasi dan wawancara dengan pimpinan sekolah, perwakilan guru, perwakilan siswa dan perwakilan tenaga kependidikan. Kegiatan pelatihan dilakukan pada Agustus 2022 di SMAN 1 Muara Gembong. Kegiatan P2M ini juga melibatkan para mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Keselamatan Kebakaran.
PELATIHAN MANAJEMEN BUM DESA MELALUI PENERAPAN BUSINESS MODEL CANVAS SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT DESA TELAGA BIRU KABUPATEN BANGKALAN) Faidal; Herry Yulistiyono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Igniting the acceleration of the increase in the economy of rural communities then creates the potential for unproductive village assets to become tourist villages with all forms and types of "themes". To explore village potential, of course, requires quite good creativity, especially village stakeholders, in this case the village head and his apparatus. Through the community service activities carried out, this is a series of activities that begin with mapping village potential with the aim of how to bring out village potential that has not been managed properly to become productive and of economic value. Through this activity it is hoped that methodologically it can be accepted and understood as an endeavor of the community service program carried out by LPPM Trunojoyo University Madura. This type of article writing adapts the writing approach to qualitative descriptive research with the business model canvas (BMC) approach. Data collection techniques used literature study, interviews, observation and documentation and there were also group discussion forums (FGD). The results show that the BMC method is an alternative strategy to explore village potential and is able to influence the mindset of respondents (Village heads, BUMDesa heads, tourism village managers, markets, waste, and Batik MSMEs) to explore the potential of Telaga Biru village in a comprehensive and thorough manner. With the existing methods in the business model canvas, the community is represented by respondents by method (how to explore village potential), business elements (knowing the components needed to understand the village's main potential), and strategy (taking advantage of modified opportunities to reduce risk). in improving the economy of rural communities in general. The visualization model presented by BMC makes it easier for respondents (the people of Telaga Biru village) to map the potential of their village, innovate and be creative, think simple, collaborate with all the elements needed to carry out activities to increase value to the potential of the village, and take advantage of opportunities so as to improve the economy of the village community. BMC is very effectively used as a "business" model tool that facilitates understanding of village officials in mapping village potential and making maximum use of it for the welfare of village communities. Abstrak Memantik percepatan meningkatnya ekonomi masyarakat desa maka ciptakan potensi aset desa yang tidak produktif menjadi desa wisata dengan segala bentuk dan jenis “tema”nya. Untuk menggali potensi desa tentu memerlukan keratifitas yang cukup baik terutama pemangku desa dalam hal ini kepala desa beserta perangkatnya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini merupakan serangkaian kegiatan yang diawali dengan melakukan pemetaan potensi desa dengan tujuan adalah bagaimana memunculkan potensi desa yang masih belum dikelola dengan baik menjadi produktif dan bernilai ekonomi. Melalui kegiatan ini diharapkan secara metodologi dapat diterima dan dipahami sebagai ikhtiar program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh LPPM Universitas Trunojoyo Madura. Jenis penulisan artikel ini menyesuaikan pendekatan penulisan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan metode business model canvas (BMC). Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi dan juga ada forum grup discussion (FGD). Hasil menunjukkan bahwa metode BMC salah satu alternatif strategi menggali potensi desa dan mampu mempengaruhi mindset responden (Kepala desa, ketua BUMDesa, pengelola desa wisata, pasar, sampah, dan UMKM Batik) untuk melakukan penggalian potensi desa Telaga Biru secara komprehensif dan menyeluruh. Dengan metode yang ada dalam business model canvas ini masyarakat yang diwakili oleh responden secara metode (cara menggali potensi desa), elemen bisnis (mengetahui komponen-komponen yang diperlukan untuk memahami potensi utama desa), serta strategi (memanfaatkan peluang yang dimodifikasi untuk mengurangi resiko) dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa secara umumnya. Model visualisasi yang disajikan BMC memudahkan responden (masyarakat desa Telaga Biru) dalam memetakan potensi desanya, berinovasi dan berkreasi, berpikir simple, mengkolaborasikan seluruh elemen yang dibutuhkan dalam menjalankan aktifitas untuk meningkatkan nilai pada potensi desa, dan memanfaatkan peluang sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa. BMC sangat efektif dipakai sebagai alat model “bisnis” yang memudahkan pemahaman perangkat desa dalam memetakan potensi desa dan memanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat desa.
PKM-PENGEMBANGAN WILAYAH BAGI POKDARWIS KAMPUNG INGGRIS JOGJA SEBAGAI KAMPUNG WISATA EDUKASI DI SAPEN, GONDOKUSUMAN, KOTA YOGYAKARTA Maria Lies Endarwati; Anita Mustikasari; Donald Jupply Nababan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sapen Village as an educational tourism destination was initiated in 2019 by the community leaders of Sapen Village adopting the patterns and systems of the English Village of Pare, Kediri, East Java. However, current conditions and developments are still far from being expected to boost the local economy. From the results of interviews with the initiators and movers, as well as observations in the community, it was found that there were obstacles, one of which was that the management of Pokdarwis was still conventional; For this reason, it is necessary to provide knowledge about business management. In the Independent Learning Program for the Independent Campus and the Main Performance Indicators of Higher Education, students and lecturers are required to think more critically, analytically, and creatively. So that the empowerment of Pokdarwis Kampung English Jogja as an Educational Tour can become a chamber of commerce, a Youth Center which will further benefit the development of MSME actors in Yogyakarta in supporting the movement of the economy, especially in Sapen Village, Kemantren Gondokusuman, Yogyakarta City. Therefore, this activity provides direction to partners on the importance of tourism business management for Pokdarwis in supporting the success of educational tourism in Sapen, Kemantren Gondokusuman and also facilitates tourism management assistance for Pokdarwis FGDs or facilitates partners related to English learning programs and modules Abstrak Kampung Sapen sebagai tujuan wisata edukasi dirintis sejak tahun 2019 oleh tokoh masyarakat Kampung Sapen mengadopsi pola dan sistem dari Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur. Namun saat ini kondisi dan perkembangannya masih terbilang sangat jauh dari harapan untuk mendongkrak perekonomian warga. Dari hasil wawancara dengan penggagas dan penggerak, serta observasi di masyarakat, ditemukan hambatan, yaitu salah satunya adalah manajemen pengelolaan Pokdarwis masih konvensional; untuk itu perlu diberikan pengetahuan mengenai manajemen pengelolaan usaha. Pada Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi, mahasiswa dan dosen dituntut untuk lebih berpikir kritis, analitis, dan kreatif. Sehingga pemberdayaan Pokdarwis Kampung Inggris Jogja sebagai Wisata Edukasi ini dapat menjadi kamar dagang, Youth Centre yang selanjutnya akan bermanfaat bagi pengembangan pelaku UMKM di Yogyakarta dalam menopang gerak laju perekonomian terutama di Kampung Sapen, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Oleh karena itu kegiatan ini memberikan pengarahan kepada mitra akan pentingnya manajemen usaha wisata bagi Pokdarwis dalam menunjang kesuksesan wisata edukasi di Sapen, Kemantren Gondokusuman dan juga menfasilitasi pendampingan pengelolaan wisata bagi Pokdarwis FGD atau menfasilitasi mitra terkait program dan modul pembelajaran Bahasa Inggris
INVENTARISASI MENUJU DIGITALISASI KOLEKSI MUSEUM BAHARI DKI JAKARTA Lestari Octavia; Lilis Setyowati; Erma Triawati Christina; Ali Akbar; Sandhi Prajaka; Vega Valentina; Risnawati; Nurlaila; Devy Hellystia; Mulyadi; Bertalya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Museums located in the Kota Tua area of DKI Jakarta Province are tourist destinations that store collections related to the maritime world of Indonesia in the past. After the fire in early 2018, the Maritime Museum continuously improved its collection information so visitors could relish it. Furthermore, in community service activities held by Gunadarma University, an inventory of museum collections is carried out to collect photos and videos of available displays by optimizing the resources owned by the Maritime Museum. This activity is carried out in five stages: preparation, data collection and compilation of information, database creation, and implementation. The preparation stage was carried out in the first year by collecting information online and in person. In contrast, data collection activities were carried out by taking photos and videos of the collection. In the second year, the collection database and product implementation will be continued to be applied in the Museum. This publication will elaborate on the data collection stage and compilation of information collection. Improving the quality and access to display can reach museum enthusiasts, increasing literacy, which can help increase the visitation for museums in Indonesia, especially DKI Jakarta. Abstrak Museum-museum yang berada di kawasan Kota Tua Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu destinasi wisata yang menyimpan koleksi terkait dunia bahari Indonesia di masa lampau. Pasca kebakaran di awal tahun 2018, Museum Bahari secara kontinyu memperbaiki informasi koleksi agar dapat dinikmati pengunjung. Universitas Gunadarma dalam kegiatan pengabdian masyarakat melakukan inventaris koleksi museum untuk mengumpulkan foto dan video koleksi yang tersedia sesuai dengan kategori yang disusun Museum Bahari. Secara keseluruhan, kegiatan ini dilakukan dalam lima tahap, yakni persiapan, pengumpulan data dan penyusunan informasi koleksi (inventarisasi), pembuatan database (digitalisasi), dan implementasi. Di tahun pertama, dilakukan tahap persiapan dilakukan dengan mengumpulkan informasi koleksi secara daring dan langsung, sementara kegiatan inventarisasi dilakukan dengan mengambil foto dan video koleksi berdasarkan kategori. Di tahun kedua, dilanjutkan digitalisasi koleksi dan implementasi produk untuk dimanfaatkan pihak Museum Bahari. Dalam publikasi ini, yang akan disampaikan di tahap persiapan dan inventarisasi koleksi berdasarkan kategori. Inventarisasi dan digitalisasi koleksi dapatdigunakan untuk menjangkau peminat museum dari manapun, sehingga dapat mencapai tujuan museum sebagai pusat edukasi, rekreasi, dan konservasi sehingga dapat meningkatkan kecintaan pada museum di Indonesia, khususnya DKI Jakarta.
PELATIHAN PENGEMASAN DAN PEMASARAN PRODUK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN BAGI PENGUSAHA KOPI SRIKANDI PEKON NGARIP KECAMATAN ULUBELU KABUPATEN TANGGAMUS Tahta Herdian Andika; Fahlul Rizki; Afiska Prima Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Srikandi Coffee is one of the small industries in Pekon Ngarip, Ulubelu District, Tanggamus Regency, Lampung which was founded by a group of coffee farmers in Ngarip Village. This business has been running for almost 5 years and is quite in demand by the public with a fairly high number of requests, but this business is only running in place and has not experienced significant development, especially since the COVID-19 pandemic has decreased demand from consumers. This community service for the MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) of Kopi Srikandi aims to increase income from the results of developing the production and marketing of Kopi Srikandi. Packaging training at MSME Kopi Srikandi focused on packaging coffee with aluminum foil material which has a better quality level in coffee packaging, making attractive packaging designs, and giving expired packaging. Marketing training at MSME Kopi Srikandi is focused on digital marketing through marketplace platforms, namely Shopee and Tokopedia as well as social media Instagram and Facebook. This community service activity went smoothly and received a positive response from Srikandi coffee farmers. In addition to packaging and digital marketing, the team also helped create a patent for the Kopi Srikandi logo. Abstrak Kopi Srikandi adalah salah satu industri kecil yang ada di lingkungan Pekon Ngarip Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus Lampung yang didirikan oleh kelompok petani kopi di Pekon Ngarip. Usaha ini sudah berjalan hamper 5 tahun dan cukup diminati oleh masyarakat dengan jumlah permintaan yang cukup tinggi, namun usaha ini hanya berjalan di tempat dan tidak mengalami perkembangan berarti terlebih lagi adanya pandemic covid-19 terjadi penurunan permintaan dari konsumen. Pengabdian kepada masyarakat pada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kopi Srikandi ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dari hasil pengembangan produksi dan pemasaran Kopi Srikandi. Pelatihan pengemasan di UMKM Kopi Srikandi difokuskan pada pengemasan kopi dengan bahan aluminium foil yang memiliki tingkat kualitas yang lebih baik dalam pengemasan kopi, pembuatan desain kemasan yang menarik, dan pemberian expired pada kemasan. Pelatihan pemasaran di UMKM Kopi Srikandi difokuskan pada pemasaran digital melalui platform marketplace yaitu Shopee dan Tokopedia serta sosial media Instagram dan Facebook. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan lancar dan mendapat respon positif dari petani kopi Srikandi. Selain pengemasan dan pemasaran digital, tim juga membantu membuat hak kekayaan intelektual atas logo Kopi Srikandi.
PENYULUHAN PEMBUATAN JAMU TRADISIONAL INDONESIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI MEDIA BUKU SAKU DI JATINEGARA KAUM, DKI JAKARTA Lilis Jubaedah; Sri Irtawidjajanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The estimation of target which need counselling program servicein society health sector in Kelurahan Jatinegara Kaum, by empowering pkk mothers. Currently, healthy living is being promoted by providing traditional herbal medicine businesses for health in increasing the community's immune system during the Covid-19 pandemic.. The purpose of service to society is as follows; 1) to increase about the knowledge of society in using of traditional medicine which is called Jamu to the healthy of society through a pocket book 2) Motivate people to always be healthy through the benefits of traditional Indonesian herbal medicine 3) improve skills and entrepreneurship in the health sector with traditional herbal medicine. The method in carrying out this activity is by conducting counseling, providing pocket books and demonstrations of making traditional herbal medicine. Conclusion of this activity is by conducting a pre post test to measure there is an increase in knowledge, the results of a statistical test using the t-pair test obtained a P value of 0.000. It can be concluded that there is a significant increase in knowledge about traditional herbal medicine before and after counseling Abstrak Besarnya sasaran yang membutuhkan pelayanan program penyuluhan di bidang kesehatan masyarakat pada kelurahan Jatinegara kaum, dengan memberdayakan ibu-ibu pkk. pada saat ini sedang digalakkan hidup sehat dengan penyediaan usaha jamu tradisional untuk kesehatan dalam meningkatkan imun tubuh masyarakat pada masa pandemic Covid-19.. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah sebagai berikut ; 1) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pada manfaat jamu tradisional Indonesia terhadap kesehatan masyarakat melalui Buku saku 2) Memotivasi masyarakat untuk selalu sehat melalui manfaat jamu tradisional Indonesia 3) meningkatkan keterampilan dan berwirausaha di bidang kesehatan dengan jamu tradisional. Metode dalam melaksanakan kegiatan ini dengan melakukan penyuluhan, memberikan buku saku dan demontrasi pembuatan jamu tradisional . kesimpulan dari kegiatan ini dengan melakukan pre-post test untuk mengukur ada peningkatan pengetahuan di dapatkan hasil uji statistic menggunakan uji t Pair didapatkan nilai P 0.000 dapat disimpulkan ada peningkatan yang signifikan antar pengetahuan tentang jamu tradisional sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan dan setelah penyuluhan
PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA PANTAI SEDERHANA KECAMATAN MUARA GEMBONG KABUPATEN BEKASI Efri Sandi; Jusuf Bintoro; Gilang Fajar Romadan; Muhammad Iqbal
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Digital marketing training for fishing village communities is a necessity for community economic development in accordance with the demands of the times and people's lifestyles. Through this digital marketing training, it is hoped that it will contribute to additional expertise for rural communities in marketing various products in the community so as to increase direct marketing access to end users and increase selling power and added value. For this reason, in community service activities funded by the Faculty of Engineering, UNJ, digital marketing training activities were carried out for the community of Pantai Simple Village, Muara Gembong District, Bekasi Regency as a fostered area of the Faculty of Engineering UNJ. The training was held for 2 days in July 2022 to provide basic digital marketing skills and be able to sell products in various market places and websites. The results of the training provide digital marketing skills for the young people of Pantai Simple village who are able to encourage entrepreneurial growth in Pantai Simple village so as to lift the community's economy. Abstrak Pelatihan digital marketing bagi masyrakat desa nelayan merupakan suatu kebutuhan bagi pengembangan ekonomi masyarakat sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dan gaya hidup masyarakat. Melalui pelatihan digital marketing ini diharapkan memberi kontribusi bagi keahlian tambahan bagi masyarakat desa dalam memasarkan berbagai produk di masyarakat sehingga meningkatkan akses pemasaran langsung ke end user dan meningkatkan daya jual dan nilai tambah. Untuk itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai Fakultas Teknik UNJ dilaksanakan kegiatan pelatihan digital marketing bagi masyarakat desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi sebagai wilayah binaan Fakultas Teknik UNJ. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari di bulan Juli 2022 untuk memberikan dasar keterampilan digital marketing dan mampu menjual produk di berbagai market place dan website. Hasil pelatihan memberikan keterampilan digital marketing bagi para pemuda dan pemudi desa Pantai Sederhana yang mampu mendorong pertumbuhan wirausaha di desa Pantai Sederhana sehingga mengangkat perekonomian masyarakat.