cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,651 Documents
ANALISIS MORFOMETRIK TERNAK ENTOK (Cairina moschata) DI DESA BINJAI KECAMATAN TEBING SYAHBANDAR KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Josua Jelentik Sibagariang; Adhona Bhajana Wijaya Negara
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman fenotipik entok (Cairina moschata) berdasarkan morfometrik di Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 91 ekor entok yang dihitung menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 930 ekor. Parameter yang diukur meliputi panjang leher, panjang paruh, panjang badan, panjang sayap, panjang paha/femur, panjang jari ketiga, dan bobot badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entok jantan memiliki ukuran morfometrik yang lebih besar dibandingkan entok betina. Rata-rata panjang leher entok jantan 17,68±0,98 cm dan betina 9,01±0,62 cm, panjang paruh jantan 5,65±0,35 cm dan betina 4,81±0,31 cm, panjang badan jantan 25,86±0,86 cm dan betina 23,22±1,02 cm, panjang sayap jantan 27,50±1,24 cm dan betina 21,76±1,05 cm, panjang paha jantan 8,72±0,44 cm dan betina 8,59±0,35 cm, panjang jari ketiga jantan 7,8±0,26 cm dan betina 6,40±0,65 cm, serta bobot badan jantan 3,45±0,20 kg dan betina 1,99±0,28 kg. Koefisien keragaman tertinggi terdapat pada bobot badan entok betina sebesar 0,145, sedangkan yang terendah pada panjang badan entok jantan sebesar 0,033. Penelitian ini memberikan informasi dasar tentang karakteristik morfometrik entok yang dapat digunakan untuk pengembangan ternak entok di wilayah tersebut
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH TANGGA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN NOMOR 13 TAHUN 2003 Purnamasari, Dewi; Nur Hakim; Marni Emmy Mustofa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objectives of this thesis are: 1). To analyze how the rules of legal consequences for employers for violations of the rights of Domestic Workers. 2). To find out the legal protection of violations of the rights of Domestic Workers committed by employers. The method used in this study is normative juridical by conducting library research on primary, secondary and tertiary legal sources. The author's research approach uses a legislative, conceptual, analytical, case and historical approach. The data collection technique is carried out by library research, namely by collecting literature data such as books, journals, and results of research on legislation. The research results of this thesis are: 1) Legal consequences for employers for violations of Domestic Workers' rights The relationship between employers and Domestic Workers that Permenaker RI Number 2 Year 2015 has indeed regulated the rights and obligations of both domestic workers and employers is relatively balanced. However, in practice, this regulation is not widely known by the public and is not effectively implemented. This is due to low socialization and weak government supervision. Domestic workers are vulnerable to exploitation and violence. The case of Siti Khotimah in South Jakarta shows the real condition of how weak protection for domestic workers is. Although there are regulations that protect domestic workers, the absence of a specific law and the limited use of the TPKS Law in prosecutions make legal protection for domestic workers very inadequate. The cruel treatment of the victim shows that unprofessional and familybased working relationships can open the door to extreme violence and human rights violations. 2)Legal protection against violations of Domestic Workers' rights by employers The law for Domestic Workers (DWs) has actually been implied even though legal protection for DWs in Indonesia still has many weaknesses, but there are various regulations that can be used as a basis for imposing sanctions on employers who violate DWs' rights. These sanctions can be in the form of criminal, civil, administrative, and social sanctions. To strengthen legal protection for domestic workers, it is necessary to ratify the PPRT Bill with the presence of this law to provide legal certainty, establish protection, and guarantee the basic rights of domestic workers as informal workers.
PENERAPAN MEDIA ARTICULATE STORYLINE DALAM PEMBELAJARAN NITISASTRA PADA MATA KULIAH AGAMA HINDU Ni Nyoman Tri Thika Dewanthari; I Wayan Eka Santika
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the usefulness of the articulate storyline media in helping students understand complex nitisastra concepts in the Hindu Religion course at the Electrical Engineering Department of Bali State Polytechnic. The method used was qualitative research, and data were collected through interviews, observations, and document analysis. The research results show that the use of articulate storyline significantly increases student engagement, makes the material easier to understand, and reduces boredom during the learning process. Students said that they felt more motivated and achieved positive learning outcomes after using this media. In the field of education, the results of this research are expected to provide new insights into the use of technology in teaching nitisastra. And the author does not forget to provide suggestions for the development of a more creative curriculum. Because, with the use of creative and interactive media in the teaching of nitisastra, it not only helps students learn more about the material being presented but also shapes their character and ethics as they understand the learning material being conveyed. Therefore, the use of articulate storyline can be a strategic step to improve the quality of education in the current digital era
IMPLEMENTASI PENDEKATAN HEUTAGOGI DALAM MEMBANGUN MOTIVASI DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA I Putu Ari Utama Irawan; Vitalia Hanako Murni Simanjuntak; Ni Putu Desy Damayanthi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbahasa dapat dikatakan sebagai kemampuan dasar yang urgen untuk dimiliki oleh peserta didik guna mendukung segala kegiatan akademis. Kendati demikian, rendahnya motivasi peserta didik dalam pembelajaran bahasa menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pendidik. Terkait itu, diperlukan suatu pendekatan yang kiranya dapat membantu peserta didik agar lebih aktif dan termotivasi dalam pembelajaran bahasa. Salah satunya adalah pendekatan heutagogi yang mengutamakan peran aktif peserta didik sebagai pengelola proses belajar mereka sendiri. Adapun tujuan penelitian ini yakni mengeksplorasi penerapan pendekatan heutagogi dalam pembelajaran bahasa, serta mengidentifikasi strategi pendekatan heutagogi yang dapat digunakan untuk membangun motivasi dan kemandirian peserta didik. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode pengumpalan data yakni studi pustaka. Adapun hasil penelitian ini yakni, pendekatan heutagogi diimplementasikan dengan memposisikan peserta didik sebagai agen utama dalam proses pembelajaran sedangkan pengajar atau pendidik bertugas sebagai fasilitator. Terdapat tiga tahapan utama dalam penerapan pendekatan ini: perancangan kontrak pembelajaran, identifikasi sumber belajar bersama, dan evaluasi hasil kerja. Secara garis besar, heutagogi membangun motivasi dan kemandirian pada diri peserta didik dengan memaksimalkan tiga unsur utama, yakni otonomi, kompetensi, dan keterkaitan sosial
KEPASTIAN HUKUM PEMBAGIAN ROYALTI BAGI PENCIPTA LAGU PASKA BERLAKUNYA PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 56 TAHUN 2021 TENTANG PENGELOLAAN ROYALTI HAK CIPTA LAGU DAN/ATAU MUSIK OLEH LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF NASIONAL Igor Renjana Purwadi; Wira Franciska; Putra Hutomo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah memberlakukan UUHC 2014 sebagai bentuk pengkinian dari UUHC terdahulu, berdasarkan UUHC 2014 terdapat beberapa ketentuan mengenai manajemen terhadap royalti, khususnya royalti atas penggunaan lagu dan/atau musik melalui LMK, dimana kemudian pengelolaan royalti atas hak cipta lagu dan/atau musik kembali diatur dalam PP Royalti dan Permenkumham Royalti, melalui kedua peraturan pada tingkat eksekutif ini turut dibentuk LMKN. Hak Cipta di Indonesia sendiri hingga saat ini masih terdapat beberapa isu yang masih belum cukup mendapatkan atensi secara optimal mulai dari isu pembajakan atas karya cipta, tidak dibayarkannya royalti, termasuk belum optimalnya pengelolaan dalam royalti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan jenis penelitian yuridis normatif berupa bahan hukum kepustakaan atau data sekunder dengan sumber bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun pendekatan penelitian yang dipergunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, analitis dan kasus serta teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menginventarisasi aturan hukum positif, literatur buku, jurnal dan sumber bahan hukum lainnya. Untuk teknik analisa bahan hukum dilakukan dengan penafsiran sistematis dan gramatikal serta konstruksi analogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ketentuan dalam UUHC PP Royalti, dan Permenkumham Royalti pengelolaan royalti di Indonesia melibatkan beberapa pihak, dimana penarikan/pemungutan royalti dilakukan oleh LMKN selaku lembaga bentukan pemerintah, untuk kemudian diserahkan kepada LMK dan kemudian diserahkan kepada para pencipta lagu dan/atau musik, sementara pemerintah sendiri turut menjadi pihak yang bertindak untuk melakukan evaluasi terhadap proses pengelolaan royalti atas lagu dan/atau musik. Pada sisi lain terdapat isu yang menjadi perhatian berdasarkan pada sudut pandang pencipta lagu dan/atau musik, dimana hingga saat ini masih terdapat hal yang tidak transparan dalam pengelolaan royalti lagu dan/atau musik, hal ini kemudian memunculkan adanya ketidakpercayaan dari cukup banyak pencipta lagu dan/atau musik terkait dengan pengelolaan royalti yang dilakukan di Indonesia, hal ini menimbulkan kondisi sumir dalam pengelolaan royalti yang merupakan hak dari para pencipta lagu dan/atau musik sehingga kepastian hukum dalam penarikan hingga distribusi royalti berada dalam kondisi yang tidak jelas. Terdapat urgensi mengenai penegasan peranan lembaga pemungutan royalti, perhatian pada pengguna royalti skala menengah ke atas, dan optimalisasi PDLM serta SLIM, di sisi lain pemerintah perlu bertindak sebagai penengah antara pencipta lagu, LMK, dan LMKN melalui musyawarah, dengan transparansi royalti dan optimalisasi PDLM/SLIM untuk memecahkan polemik, memastikan kepastian hukum dan memudahkan pencocokan royalti.
LITERATURE REVIEW: PENGARUH EKSTRAK AKAR GANJA (CANNABIS ROOTS) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA Mawar Hayati; Fitriana Dewi; Yusrawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i1.10431

Abstract

Luka adalah suatu kondisi terputusnya kontinuitas jaringan tubuh baik oleh karena trauma tumpul maupun trauma tajam, yang menyebabkan kerusakan jaringan. Proses penyembuhan luka melalui tiga fase; fase inflamasi, fase proliferasi dan fase remodeling dengan waktu penyembuhan luka dapat diprediksi, namun kondisi yang panjang tidak sesuai prediksi menjadikan masa perawatan luka Panjang dan menjadi luka kronik. Beberapa faktor dapat membantu dalam mempercepat proses penyembuhan luka seperti penggunaan ekstrak akar ganja (Cannabis roots extract). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak akar ganja (cannabis) terhadap proses penyembuhan luka. Metode penelitian ini adala adalah studi ini menggunakan pendekatan studi literatur. Pencarian artikel menggunakan 2 database yaitu Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci akar ganja, proses penyembuhan luka. Kriteria artikel yang ditetapkan yaitu original artikel dan dipublikasikan dari tahun 2018 – 2025. Hasil penelitian ini adalah dari 8 artikel yang telah dilakukan review, menunjukkan hasil bahwa semua artikel menjelaskan ekstrak cannabis mampu mempercepat proses penyembuhan luka karena kandungan antibakteri, anti inflamasi, anti kanker selain kandungan tersebut juga mampu merangsang granulasi jaringan, menjaga keseimbangan hidrasi kulit, serta re-epitelisasi jaringan baru. Kesimpulannya adalah hasil review dari 8 artikel menyatakan bahwa ekstrak cannabis mampu mempercepat proses penyembuhan luka baik dari bunga, daun maupun akar, namun dari ketiga unsur tersebut, ekstrak akar cannabis memiliki kandungan antibakteri, anti inflamasi, serta menghasilkan canabisin lebuh tinggi
DILEMA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEKERJAAN: PERSPEKTIF TENAGA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN Mangguara, Yosef Andriat; Kornarius, Yoke Pribadi; Caroline, Angela; Gunawan, Agus
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi dan sikap karyawan di Palopo, Sulawesi Selatan, terhadap peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam pekerjaan mereka. Studi ini membandingkan karyawan di sektor kesehatan (karyawan rumah sakit) dengan mereka di sektor non-kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods), yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif, penelitian ini menyelidiki pengaruh sikap terhadap niat untuk terus menggunakan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua kelompok tersebut secara umum memiliki pandangan positif terhadap potensi manfaat AI, terdapat perbedaan yang signifikan dalam perspektif mereka. Karyawan rumah sakit, meskipun mengakui manfaat AI, menekankan pentingnya unsur manusia dalam pekerjaan mereka, terutama dalam perawatan pasien, dan mengekspresikan kekuatiran tentang keterbatasan AI dalam menggantikan empati, interaksi langsung, dan kreativitas manusia. Karyawan di luar sektor kesehatan cenderung lebih fokus pada potensi AI dalam otomatisasi dan peningkatan produktivitas, dan meskipun juga mengakui masalah etika, mereka lebih optimis akan mitigasi potensi risiko. Temuan ini menyoroti kebutuhan akan pendekatan yang lebih dalam terkait adopsi AI, mempertimbangkan konteks spesifik dan kebutuhan unik dari berbagai sektor kerja, serta pentingnya mengatasi baik potensi manfaat maupun kekuatiran yang terkait dengan implementasi AI
INTEGRASI TEKS TANTRI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU: UPAYA PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DAN PENGUATAN KARAKTER Sujanayasa, I Made; Ketut Puspita Sari, Ni
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal salah satunya cerita yang sarat akan nilai-nilai penguatan karakter yang terdapat pada Cerita Tantri. Cerita Tantri ini sarat mengandung nilai-nilai Pendidikan etika dan moral yang memiliki peranan sangat penting dalam membentuk dan menguatkan karakter serta siswa melestarikan kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsi integrasi Teks Tantri dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Pelestarian kearifan lokal serta upaya-upaya yang dilakukan dalam pelestarian kearifan lokal dan penguatan karakter Hindu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, display data dan menarik Kesimpulan. Hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan pola informal karena data-data yang disajikan dalam bentuk wacana, narasi, dan informasi yang bersfat kualitatif tanpa melibatkan data – data yang berupa rumus, angka , dan statistic. Hasil peenlitian ini menemukan bahwa : 1). Integritas cerita Tantri diharapkan dapat membantu Masyarakat dalam memahami nilai-nilai agama Hindu dengan lebih baik. Di Dalam cerita Tantri terdapat sumber nilai-nilai agama Hindu yang kaya dan beragam. Dalam cerita Tantri ini kita dapat menemukan nilai-nilai ajaran agama Hindu sebagai berikut: Dharma, ahimsa, aparigraha dan satya.. 2) Cerita tantri mencerminkan kearifan lokal Bali dalam berbagai aspek seperti tata cara hidup. Kearifan lokal Masyarakat Hindu bali terlihat pada aspek pelaksanaan Yadnya (Ritual), penerapan ajaran Tri Hita Karana (Prahyangan, Pawongan dan Palemahan) yang terdapat di dalam cerita Tantri. 3) Terdapat beberapa upaya pelestarian kearifan lokal dan penguatan karakter Hindu dilakukan dalam melaksanakan kegiatan praktis, seperti membuat canang sari atau belajar seni tari Bali dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang agama dan budaya, pendidikan nilai karakter yang menekankan nilai-nilai hindu seperti, Satya (kesetiaan), Dharma (kebaikan), ahimsa (tidak menyakiti) dapat membentuk generasi muda yang berakhlak, menjaga dan merawat peninggala-peninggalan Kerajaan Hindu serta peninggalan tersebut dijadikan cagar budaya dan melestarikannya
ANALISIS POTENSI EKONOMI WILAYAH PESISIR BERBASIS KONSEP BLUE ECONOMY UNTUK MENUJU SDGs DESA (STUDI KASUS KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG) Fudikoa, Bensor Paulus; Fransina W. Ballo; Novi Theresia Kiak
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Menjelaskan bagaimana potensi desa wilayah pesisir dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan menggunakan konsep Blue economy di Kecamatan Semau. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif, dengan melakukan wawancara terstruktur kepada informan Nelayan, Petani rumput laut, Pelaku wisata, Pejabat dinas kelautan dan perikanan, Pejabat badan perencanaan pembangunan daerah dan Pejabat Desa/Kelurahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa desa-desa pesisir di wilayah ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui penerapan konsep Ekonomi Biru. Kecamatan Semau memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi biru yang berkelanjutan. Potensi ini didukung oleh kekayaan sumber daya laut, keindahan alam, dan semangat masyarakat untuk mengembangkan wilayahnya. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi, seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan keterbatasan teknologi.
ANALISIS DAMPAK PROGRAM PELET BIOMASSA PT. PLN TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL DAN PAD KABUPATEN ENDE Karel, Claudia Maryati; Cicilia Apriliana Tungga; Rikhard T. C. Bolang
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pelet biomassa yang dilaksanakan oleh PT. PLN terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan faktor kendala dalam implementasi program tersebut dengan fokus studi kasus Koperasi Energi Baru Pancasil Ende. Jenis penelitian studi kasus. Pendekatan penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder, dimana pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan program pelet biomassa berdampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan pendapata anggota koperasi. Namun demikian, kontribusinya terhadap PAD masih terbatas, meskipun memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan apabila didukung oleh kebijkan daerah yang tepat dan berkelanjutan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue