cover
Contact Name
Imam Basori
Contact Email
unj.jptv@gmail.com
Phone
+6285274624665
Journal Mail Official
unj.jptv@gmail.com
Editorial Address
L Building, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Jakarta Jl. Rawamangun Muka, RT 11/RW 14, Rawamangun, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
ISSN : 25021605     EISSN : 26203065     DOI : https://doi.org/10.21009
JPTV (Jurnal Pendidikan Teknik dan Kejuruan) adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Negeri Jakarta. JPTV adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian asli dan artikel hasil ulasan yang relevan dengan Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Articles 94 Documents
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH BALAI LATIHAN KERJA KARAWANG (PENERAPAN MODEL EVALUASI CIPPO) Susilawati, Susilawati; Zulfiati, Zulfiati; R, Agus Dudung
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.599 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.1.5

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketercapaian pelaksanaan program pelatihan berbasis kompetensi di BLK Karawang yang difokuskan pada lima aspek evaluasi yaitu context, input, process, product dan outcome sehingga dapat dihasilkan rekomendasi untuk program pelatihan berikutnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan desktriptif mixed methods. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model evaluasi CIPPO. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Karawang secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik akan tetapi ada beberapa kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi, masih terbatasnya sarana prasarana, jumlah instruktur serta anggaran sehingga menyebabkan terbatasnya daya tamping peserta program pelatihan berbasis kompetensi. Persentase tingkat keterserapan lulusan di DU/DI (Outcome) mencapai 31, 73%.
PELESTARIAN UPACARA PERKAWINAN ADAT BLITAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) (STUDI KASUS LKP TATA RIAS PENGANTIN DI BLITAR, JAWA TIMUR) Hastuti, Rini; Nursetiawati, Sitti; Atmanto, Dwi
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.297 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.1.6

Abstract

Abstrak: Pelestarian Upacara Perkawinan Adat Blitar Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction Melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (Studi Kasus LKP Tata Rias Pengantin di Blitar, Jawa Timur), penelitian ini secara umum bertujuan (1) untuk mengetahui bentuk pelestarian upacara perkawinan adat Blitar yang dilakukan LKP di Blitar; (2) untuk mengetahui proses pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar dengan menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction yang dilakukan oleh LKP; dan (3) untuk mengetahui hasil/dampak yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction di LKP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Informan yang diwawancara adalah pengelola/instruktuk LKP dan peserta didiknya. Untuk mendukung data yang diperoleh, peneliti juga mewawancarai Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Budayawan, dan Ketua Harpi Blitar. Penelitian ini memperoleh hasil sebagai berikut: (1) Bentuk pelestarian upacara perkawinan adat Blitar yang dilakukan oleh LKP salah satunya adalah dengan mengajarkan tata rias pengantin Blitar dan upacara perkawinan adat Blitar kepada peserta didik yang pada umumnya adalah masyarakat Blitar, sehingga masyarakat Blitar dapat mempelajari dan mengaplikasikannya pada acara pernikahan masyarakat Blitar dan masyarakat Blitar menjadi tahu dengan budaya upacara perkawinan adat Blitar yang dimilikinya; (2) Pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran explicit instruction ini hanya berupa teori sedangkan praktiknya belum dilakukan; (3) Hasil/dampak yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction di LKP adalah dapat mngetahui prosesi upacara perkawinan adat Blitar dan memahami makna yang terkandung di dalam upacara perkawinan adat Blitar secara teori. Dalam praktiknya peserta didik belum tentu bisa menerapkannya sendiri pada acara pernikahan masyarakat Blitar karena tidak diajarkannya praktik di LKP.
HUBUNGAN TAYANGAN IKLAN DI MEDIA TELEVISI DAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN KONSUMSI PANGAN SUMBER SERAT (STUDI PADA PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI DI KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN) Rahmadani, Reza Nur; Alsuhendra, Alsuhendra; Febriana, Rina
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.466 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.1.7

Abstract

Abstrak: Hubungan Tayangan Iklan di Media Televisi dan Pengetahuan Gizi dengan Konsumsi Pangan Sumber Serat (Studi pada Program Keahlian Tata Boga SMK Negeri di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan), tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan hubungan antara tayangan iklan di televisi, pengetahuan gizi, dan konsumsi pangan sumber serat. Penelitian dilakukan pada program keahlian tata boga SMK Negeri di kecamatan pasar minggu Jakarta selatan pada tahun 2016 melibatkan 142 siswa sebagai responden. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif asosiatif dengan model analisis korelasi multiple. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara ketiga variabel. Pertama, semakin tinggi tayangan iklan di media televisi, semakin tinggi pula pengetahuan gizi siswa. Kedua, semakin tinggi tayangan iklan di media televisi, maka makin tinggi pula konsumsi pangan sumber serat pada siswa. Ketiga, semakin tinggi pengetahuan gizi, maka makin tinggi pula konsumsi pangan sumber serat pada siswa. Keempat, semakin tinggi tayangan iklan di media televisi secara bersama-sama dengan pengetahuan gizi, maka makin tinggi pula konsumsi pangan sumber serat pada siswa.
Hubungan Soft Skills dan Kecerdasan Intrapersonal dengan Hasil Belajar Teknik Elektronika Dasar Peserta Didik SMK Negeri di Kabupaten Bekasi Damayanti, Anita; Hartati, Hartati; Sastrawijaya, Yuliatri
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.824 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.1.8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) terdapat tidaknya hubungan antara soft skills dengan hasil belajar teknik elektronika dasar (2) terdapat tidaknya hubungan antara kecerdasan intrapersonal dengan hasil belajar teknik elektronika dasar, (3) terdapat tidaknya hubungan soft skills dan kecerdasan intrapersonal secara bersama-sama dengan hasil belajar teknik elektronika dasar. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik korelasional. Penelitian ini dilakukan di dua SMK Negeri di Kabupaten Bekasi dengan program keahlian teknik elektronika industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, terdapat hubungan positif antara soft skills (X1) dan hasil belajar teknik elektronika dasar (Y). Koefisien korelasi antara soft skills dan hasil belajar teknik elektronika dasar (rx1y) = 0,972 adalah sangat signifikan karena thitung = 31,56 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 0,05 yaitu 1,671. Besarnya koefisien determinasi skor kedua variabel r2x1y = 94,47%. Kedua, terdapat hubungan positif antara kecerdasan intrapersonal (X2) dan hasil belajar teknik elektronika dasar (Y). Koefisien korelasi antara kecerdasan intrapersonal dan hasil belajar teknik elektronika dasar (rx2y) = 0,478 adalah sangat signifikan karena thitung = 4,15 lebih besar dari ttabel = 1,671 pada taraf signifikansi 0,05. Koefisien determinasi r2x2y = 22,85%. Ketiga, terdapat hubungan positif antara soft skills dan kecerdasan intrapersonal secara bersama-sama dengan hasil belajar teknik elektronika dasar. Koefisien korelasi ganda (Rx1x2y) bernilai 0,982 dan koefisien determinasi sebesar 96,43%.
MODEL PEMBELAJARAN KOGNITIF SOSIAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)Model Pembelajaran Kognitif Sosial di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Rachmah, Huriah
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Model Pembelajaran Kognitif Sosial di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model Pembelajaran Kognitif Sosial di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Penulisan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi kepada guru di sekolah menengah kejuruan mengenai model pembelajaran kognitif sosial. Model pembelajaran ini dapat membantu peserta didik untuk mengembangkan keterampilan sosialnya sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungan kerjanya. Model pembelajaran kognitif sosial pertama kali di observasi oleh Albert Bandura pada tahun 1960-an dengan memberikan perhatian pada faktor kognitif seperti ekspektasi dan keyakinan serta pengaruh sosial para panutan. Guru dapat menjadi panutan serta membantu siswa untuk mengembangkan kemampuan belajarnya bahkan untuk siswa yang paling sulit. Dengan pembelajaran ini, siswa dapat meningkatkan efikasi diri dan menjadi agen pembelajar yang dapat belajar mandiri sepanjang hayat dan mampu menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi.
Pembelajaran Sejarah di SMK: Mengembangkan Kemampuan Berpikir Historis Peserta Didik Gunawan, Rudy
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Sejarah di SMK: Mengembangkan Kemampuan Berpikir Historis Peserta Didik, Mata pembelajaran Sejarah Indonesia merupakan bagian dari mata pelajaran kelompok A (wajib) yang diberikan pada jenjang pendidikan menengah termasuk sekolah menengah kejuruan. Salah satu tujuan mata pelajaran Sejarah Indonesia adalah mengembangkan kemampuan berpikir historis melalui kajian fakta dan peristiwa sejarah. Perlu ditumbuhkan pemahaman peserta didik terhadap diri sendiri, masyarakat dan proses terbentuknya Bangsa Indonesia melalui sejarah yang panjang dan masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang realitas pada obyek yang diteliti secara obyektif. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir historis, diharapkan peserta didik mampu menumbuhkan kesadaran pada dirinya sebagai bagian dari Bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air, melahirkan empati dan perilaku toleran yang dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat dan bangsa.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KETERAMPILAN BERPIKIR TERHADAP HASIL BELAJAR PIRANTI SENSOR DAN AKTUATOR Pratikto, Hadi; Soeprijanto, Soeprijanto; Sukardjo, M
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.898 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.2.1

Abstract

Abstrak: Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Keterampilan Berpikir Terhadap Hasil Belajar Piranti Sensor Dan Aktuator (Studi Eksperimen di SMKN 1 Jamblang Kabupaten Cirebon), Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator antara siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning dan yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Inquiry Learning; (2) Mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran dan keterampilan berpikir terhadap hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator; (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator siswa yang memiliki keterampilan berpikir divergen antara yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Learning (IL); (4) Mengetahui perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator siswa yang memiliki keterampilan berpikir konvergen antara yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif komparatif melalui pendekatan eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan rancangan treatment by level 2 x 2. Pemilihan ini disesuaikan dengan data yang ingin diketahui, yaitu perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator sebagai akibat dari perlakuan yang diberikan. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan Inquiry Learning; (2) Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan keterampilan berpikir siswa dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator; (3) Siswa yang memiliki kecenderungan keterampilan berpikir divergen, yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning memperoleh hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator lebih tinggi dibandingkan dengan Inquiry Learning; (4) Siswa yang memiliki kecenderungan keterampilan berpikir konvergen, yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning memperoleh hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator lebih rendah dibandingkan dengan Inquiry Learning.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMELIHARAAN TERHADAP KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (Studi Kasus di Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang) Ramadhan, Jatiaryo Sidiq; Amron, Moch; Bachtiar, Gina
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.887 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.2.2

Abstract

Abstrak: Evaluasi Pelaksanaan Pemeliharaan Terhadap Keandalan Bangunan Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Studi Kasus di Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang), Rumah susun sederhana sewa Pulogebang adalah salah satu Rusunawa milik Pemerintah DKI Jakarta. Rusunawa Pulogebang yang telah dibangun 2007 dan dihuni sejak tahun 2013 sudah tidak dalam kondisi baik dan kurang terawat. Sesuai dengan amanat PP 36 tahun 2005, maka Rusunawa sebagai bangunan publik harus memenuhi sertifikat laik fungsi (SLF). Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi pelaksanaan pemeliharaan terhadap keandalan bangunan Rusunawa dan untuk membuat kegiatan pemeliharaan dan kegiatan perbaikan gedung Rusunawa. Pendekatan strategi sekuensial dengan metode penelitian campuran digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan model Goal Oriented Evaluation. Obyek yang menjadi studi kasus adalah gedung Blok A dan Blok B pada Rusunawa Pulogebang. Data yang dibutuhkan adalah data primer dan data sekunder. Metode penarikan sampel yang digunakan bersifat purposif sampling yaitu dengan memilih informan yang mengetahui dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dokumentasi foto dan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan persentase. Penurunan kualitas hunian telah terjadi di Rusunawa Pulogebang bangunan Blok A (87,57%) dan bangunan Blok B (87,95%) diakibatkan rusaknya konstruksi bangunan dan kurang layaknya hunian yang ditempati. Hasil evaluasi pelaksanaan pemeliharaan Rusunawa Pulogebang menunjukkan bahwa nilai pelaksanaan pemeliharaan termasuk baik (65,9%). Rusunawa Pulogebang memiliki 72,8% kegiatan pemeliharaan yang sesuai. Berdasar evaluasi, telah berhasil disusun kegiatan pemeliharaan baru dan kegiatan pemeliharaan & perbaikan terhadap komponen keandalan bangunan Rusunawa Pulogebang. Penelitian ini dapat digunakan dalam pendidikan vokasi khususnya pada konsentrasi teknik sipil.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN BOGA DASAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DENGAN UNJUK KERJA SEBAGAI COOK HELPER DI UNIT PRODUKSI (STUDI KASUS DI SMK NEGERI 57 JAKARTA) Hadinata, Mega; Fadiati, Ari; Istiany, Ari
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.34 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.2.3

Abstract

Abstrak: Hubungan Antara Pengetahuan Boga Dasar dan Motvasi Berprestasi Siswa dengan Unjuk Kerja sebagai Cook Helper di Unit Produksi (Studi Kasus di SMK Negeri 57 Jakarta), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan boga dasar, motivasi berprestasi siswa dan unjuk kerja sebagai cook helper. Penelitian ini dilaksanakan di unit produksi SMKN 57 Jakarta pada tahun 2016 dengan responden sebanyak 92 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikasi anatara kedua variabel bebas dengan unjuk kerja sebagai cook helper. Pertama, makin tinggi pengetahuan boga dasar maka makin tinggi unjuk kerja sebagai cook helper yang mereka miliki. Kedua, makin tinggi motivasi berprestasi siswa maka makin tinggi unjuk kerja sebagai cook helper. Ketiga, makin tinggi pengetahuan boga dasar dan motivasi berprestasi siswa secara bersama-sama maka makin tinggi unjuk kerja sebagai cook helper di unit produksi.
PENGEMBANGAN ROBOT EDUKASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER ROBOTIK STUDI KASUS SMP ALMUSLIM BEKASI Leotman, Baradista Dimas; Syaka, Darwin Rio Budi; Priyono, Priyono
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.611 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.2.2.4

Abstract

Abstrak: Pengembangan Robot Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Ekstrakurikuler Robotik Studi Kasus SMP Almuslim Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja dan tingkat kelayakan media pembelajaran berupa robot edukasi beroda, berkaki dan tangan serta untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran robot tersebut. Hasil belajar peserta didik yang dimaksud adalah pengetahuan peserta didik dalam pembelajaran robot. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dan dilanjutkan dengan penelitian tindakan kelas. Penelitian pengembangan diadopsi dari langkah-langkah menurut Dick & Carey. Instrumen penelitian menggunakan instrumen non-tes yaitu angket/kuosioner dan instrument. Uji validitas instrumen non-tes menggunakan uji validitas konstruk dan uji validitas item, sedangkan uji validitas instrumen tes dengan menggunakan uji validitas konstruk dan uji validitas isi. Pengolahan data penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan bahwa perancangan dan pembuatan robot edukasi berbentuk robot beroda, berkaki, dan tangan meliputi tiga hal yaitu sistem mekanik, sistem hardware elektronika, dan sistem software. Sistem mekanik robot meliputi penggerak robot dan bentuk robot. Perangkat keras elektronika meliputi sensor garis, mikrokontroler arduino, driver motor DC, motor DC dan catu daya (baterai). Secara perangkat keras unjuk kerja robot dapat diketahui dari bentuk-bentuk robot yang dibuat dan dapat digunakan sesuai fugsinya dengan menggunakan sensor. Mendeteksi garis berwarna hitam dan ketepatan sensor dalam mendeteksi sentuhan. Secara perangkat lunak unjuk kerja robot dapat digunakan sesuai dengan program yang digunakan untuk menjalankan robot. Adapun tingkat validasi dari data hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Unjuk kerja media pembelajaran berupa robot pendeteksi objek dinyatakan layak dan lulus uji; (2) Tingkat kelayakan materi pembelajaran dinyatakan layak dengan presentase rata-rata 90,2%; (3) Tingkat kelayakan media pembelajaran dinyatakan layak dengan presentase rata-rata 86,8 %.

Page 2 of 10 | Total Record : 94