cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,168 Documents
DINAMIKA INTEGRASI NILAI KEISLAMAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF DI MADRASAH IBTIDAIYAH Jaenal, Agus; Tanjung, Rahman; Arini, Dede Ajeng; Susilawati, Susilawati; Nurhasanah, Neneng
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4630

Abstract

Pembelajaran tematik integratif di Madrasah Ibtidaiyah tidak hanya menuntut keterpaduan antar mata pelajaran, tetapi juga mengandaikan integrasi nilai keislaman sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik. Dalam praktiknya, integrasi nilai tersebut berlangsung secara beragam sesuai dengan konteks pedagogik dan kultur sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dinamika integrasi nilai keislaman dalam pembelajaran tematik integratif di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Kecamatan Pangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai keislaman berlangsung melalui tiga ranah utama, yaitu perencanaan pembelajaran, praktik pedagogik di kelas, dan penguatan budaya sekolah. Integrasi nilai tampak sistematis dalam dokumen pembelajaran dan pembiasaan religius, namun kedalaman implementasinya bervariasi dalam kegiatan inti pembelajaran. Kultur sekolah yang religius berperan memperkuat internalisasi nilai dalam keseharian siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan strategi pedagogik yang lebih reflektif dan kontekstual agar integrasi nilai keislaman tidak bersifat simbolik, melainkan menyatu dalam proses belajar secara substantif di Madrasah Ibtidaiyah.
TENSIONS IN PEDAGOGICAL COMPETENCE OF ELEMENTARY MADRASAH TEACHERS IN IMPLEMENTING DIFFERENTIATED LEARNING Banna, Hasan Al; Musyadad, Vina Febiani; Atnanto, Rendi; Pahlevi, Muhammad Reza; Musyadad, Mia Audina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4631

Abstract

Transformation of learning in elementary education requires teachers to accommodate diverse student characteristics through a differentiated approach. In Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary school), this demand overlaps with the responsibility to strengthen Islamic values, giving rise to unique dynamics in pedagogical practice. This study aims to analyze the tensions between teachers' pedagogical competencies in implementing differentiated learning at Madrasah Ibtidaiyah Al-Umm Klari. The study employed a qualitative case study approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed interactively through reduction, presentation, and drawing conclusions. The results indicate that differentiation has been attempted through a variety of tasks and learning products, but has not been consistently integrated into the process and assessment aspects. School policy support is normative, while technical implementation relies on teacher initiative. Tensions arise from administrative burdens, time constraints, and classroom management challenges in managing diverse activities. These findings confirm that the implementation of differentiation is not only related to teachers' conceptual understanding but also to the readiness of the school system. The implications of this research emphasize the importance of strengthening operational guidelines, ongoing training, and professional collaboration to support a more adaptive learning transformation in madrasahs.
INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI KETELADANAN GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH: PROBLEMATIKA DAN STRATEGINYA Supriatna, Rian Permana; Jaenal, Agus; Agus, Agus; Kurniasih, Dedeh; Widiawati, Diah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4632

Abstract

Penguatan nilai moderasi beragama dalam pendidikan dasar menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran, inklusif, dan mampu menghargai perbedaan. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika serta strategi internalisasi nilai moderasi beragama melalui keteladanan guru dalam pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nihayatul Hidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dilakukan melalui keteladanan guru yang tercermin dalam sikap menghargai perbedaan, interaksi dialogis dalam pembelajaran, serta pembiasaan nilai dalam kegiatan sekolah. Strategi pembelajaran seperti diskusi, cerita teladan, dan pengaitan materi dengan pengalaman sosial siswa turut memperkuat pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai moderasi beragama. Namun demikian, proses tersebut juga menghadapi beberapa kendala, seperti perbedaan latar belakang sosial siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pendidikan karakter di madrasah, khususnya dalam memperkuat peran keteladanan guru sebagai strategi efektif dalam menanamkan nilai moderasi beragama pada peserta didik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN INTERNAL SEKOLAH DALAM PENANGANAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR ISLAM Sudirman, Dhani; Gianistika, Chika; Kurniasih, Dedeh; Maulana, Muhamad Mahfud; Widiawati, Diah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4633

Abstract

Pendidikan dasar Islam memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan pendidikan yang inklusif bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Kehadiran siswa dengan karakteristik belajar yang beragam menuntut sekolah untuk memiliki kebijakan internal yang mampu mengatur proses pendidikan secara adaptif dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan internal sekolah dalam penanganan siswa berkebutuhan khusus di SDIT Kasih Ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, serta orang tua siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan internal sekolah dilakukan melalui tiga aspek utama, yaitu perumusan kebijakan sekolah yang mendukung layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus, peran guru dalam menyesuaikan strategi pembelajaran di kelas, serta dukungan kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam memantau perkembangan belajar siswa. Praktik tersebut menunjukkan bahwa kebijakan internal sekolah tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi pedoman operasional dalam pengelolaan pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kebijakan sekolah yang adaptif serta peningkatan kompetensi guru dalam mendukung praktik pendidikan yang inklusif di lingkungan sekolah dasar Islam.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BAMBU TERHADAP KOORDINASI GERAK DI KELAS V UPT SEKOLAH DASAR NEGERI 066053 Indriani, Ratu Bulqish; Winara, Winara; Usman, Khairul; Afriadi, Putra; Syahrial, Syahrial
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional egrang bambu terhadap peningkatan koordinasi gerak siswa kelas V UPT Sekolah Dasar Negeri 066053. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan koordinasi gerak siswa yang ditandai dengan kurangnya keseimbangan, kesulitan menyelaraskan gerakan tangan dan kaki, serta pembelajaran PJOK yang masih monoton. Permainan egrang bambu dipilih sebagai alternatif karena dapat melatih keseimbangan, konsentrasi, dan sinkronisasi gerak tubuh secara terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan koordinasi gerak sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 9,4333 pada pretest menjadi 14,0667 pada posttest. Uji paired t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,273 dengan signifikansi 0,001 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Hi diterima. Dengan demikian, permainan tradisional egrang bambu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan koordinasi gerak siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran PJOK yang inovatif berbasis kearifan lokal.
ANALISIS RESISTENSI ORANG TUA TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Jaenal, Agus; Tanjung, Rahman; Kusmiati, Ety; Fikriyah, Siti Nur; Musyadad, Mia Audina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4636

Abstract

Penguatan karakter peserta didik menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan pendidikan di madrasah, khususnya melalui penguatan nilai-nilai keislaman yang menekankan sikap moderat, toleran, dan berorientasi pada kemaslahatan. Konsep Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin dikembangkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki karakter religius, inklusif, serta mampu berinteraksi secara harmonis dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk resistensi orang tua serta faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya resistensi terhadap implementasi Program Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi orang tua lebih banyak muncul dalam bentuk keraguan dan keterbatasan pemahaman terhadap konsep serta implementasi program. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor komunikasi antara pihak madrasah dan orang tua serta tingkat keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah. Pihak madrasah merespon dinamika tersebut melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan penguatan komunikasi dengan orang tua. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa keberhasilan implementasi program pendidikan karakter di madrasah memerlukan sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga melalui komunikasi yang efektif dan partisipasi yang berkelanjutan.
STRATEGI PEMECAHAN SOAL CERITA MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Musyadad, Mia Audina; Jaenal, Agus; Warsali, Warsali; Masjur, Emi Anggreani; Chabibah, Chabibah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4637

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pembelajaran matematika tidak hanya berfokus pada kemampuan menghitung, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam memahami permasalahan, menganalisis informasi, serta menentukan langkah penyelesaian secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemecahan soal cerita matematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemecahan soal cerita matematika dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu memahami masalah, mengidentifikasi informasi penting dalam soal, mendiskusikan kemungkinan strategi penyelesaian, serta menjelaskan kembali langkah penyelesaian yang dilakukan. Proses pembelajaran yang melibatkan diskusi dan penjelasan langkah penyelesaian mendorong keterlibatan siswa dalam aktivitas analisis dan refleksi terhadap permasalahan matematika. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemecahan soal cerita dapat mendukung berkembangnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang menekankan pada proses pemahaman masalah dan aktivitas analitis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
INTEGRITAS PROFESIONAL GURU INKLUSI DALAM KOLABORASI BERBASIS SEKOLAH UNTUK MENDUKUNG PENDIDIKAN INKLUSIF DI INDONESIA Pranarelza, Randy; Gularso, Dhiniaty
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4657

Abstract

Pendidikan inklusif adalah pendidikan yang bertujuan memberi kesempatan belajar yang setara untuk semua peserta didik, tanpa membedakan latar belakang, jenis kelamin, usia dan bahkan apakah anak tersebut berkebutuhan khusus atau tidak. Hal ini menjadi sangat penting bagi sekolah inklusi, khususnya peserta didik berkebutuhan khusus. Maka konsep utama dalam pendidikan inklusi ini menjadi dasar pokok dalam menerapkan pendidikan inklusif (Ainscow, 2020; UNESCO, 2020). Tetapi pada kenyataannya, saat ini penyelenggaraan pendidikan inklusif lebih dari sekadar formalitas, baik dari segi kurikulum, fasilitas, dan kebijakan. Yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan penerapan pendidikan inklusi adalah termasuk kerja sama antar profesional yang berhubungan sangat erat yang ada di sekolah (Florian & Black-Hawkins, 2011). Guru inklusi punya peran utama dalam pendidikan inklusi. Mereka harus memastikan kebutuhan belajar peserta didik berkebutuhan khusus terpenuhi (Friend & Cook, 2016; Dettmer et al., 2005). Namun peran seorang guru inklusi ini sangat membutuhkan kerja sama yang kuat dengan tenaga profesional terkait. Guru perlu bekerja sama dengan kepala sekolah dalam memaksimalkan sumber daya. Selain itu mereka juga perlu bekerja sama dengan guru lain untuk menyesuaikan kurikulum. Dan tak lupa penting juga berdiskusi dengan orang tua tentang perkembangan anak. Serta melakukan kerjasama dengan psikolog, konselor, dan terapis dalam penanganan peserta didik berkebutuhan khusus.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG ATURAN DI RUMAH DI KELAS I UPTD SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG Unggin, Elisabet Angela; Koroh, Taty R.; Fointuna, Daniel W.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang aturan di rumah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture di kelas I UPTD SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas I yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada prasiklus, persentase ketuntasan hanya 10,71% (3 siswa). Setelah diterapkan model Picture and Picture pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 64,28 dengan ketuntasan 42,85%. Pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 78,93 dengan ketuntasan 85,71%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Observasi aktivitas guru meningkat dari 68,3 (cukup) menjadi 100 (sangat baik), dan aktivitas siswa meningkat dari 62,5 (cukup) menjadi 87,5 (sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture efektif meningkatkan hasil belajar siswa tentang aturan di rumah.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATERI MENGUBAH BENTUK ENERGI DI UPTD SD NEGERI SIKUMANA 1 Muda, Florentina; Selly, Jannes Bastian; Adoe, Treesly Y. N.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi mengubah bentuk energi di UPTD SD Negeri Sikumana 1. Rendahnya hasil belajar siswa menjadi latar belakang penelitian ini, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa sebesar 80,63 dengan persentase ketuntasan 68,42%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 87,89 dengan persentase ketuntasan mencapai 94,73%. Hasil tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu 80% .Selain itu, aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat  meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi mengubah bentuk energi di UPTD SD Negeri Sikumana 1.