cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,359 Documents
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) PADA MATERI LUAS BANGUN DATAR KELAS V SD NEGERI 02 TUGUMULYO Lenita Sari; Muhammad Juliansyah Putra; Farhan Yadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4965

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Realistic Mathematics Education (RME) pada materi luas bangun datar untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 53 peserta didik kelas V SD Negeri 02 Tugumulyo. Data dikumpulkan melalui observasi, angket validasi, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 89,33% (sangat valid), kepraktisan sebesar 89,60% pada kelompok kecil dan 87,39% pada kelompok besar (sangat praktis), serta efektivitas yang ditunjukkan melalui pencapaian rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 81,69% (sangat efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis RME valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep luas bangun datar melalui pembelajaran yang kontekstual, aktif, dan bermakna.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD Anggun Septiani; Yunika Lestaria Ningsih; Henni Riyanti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV di SD Negeri 98 Palembang pada materi “Bagaimana Wujud Benda Berubah”. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa, terdiri atas kelas IV A sebagai kelas kontrol dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen sekitar 86,18%, sedangkan pada kelas kontrol sekitar 79.28%. Pemahaman konsep pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh pada pemahaman konsep IPA siswa kelas IV sekolah dasar.
PENGARUH MODEL CTL BERBANTUAN OPEN THE BOX WORDWALL TERHADAP MINAT BELAJAR MATA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 43 PALEMBANG Era Ayu Wandira; Januardi Januardi; Linda Lia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4984

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang kontekstual, serta minim penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Open the Box Wordwall terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi sumber energi di kelas V SD Negeri 43 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 43 Palembang tahun ajaran 2025/2026 yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar, dokumentasi, serta observasi. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator minat belajar meliputi perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, serta analisis perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbantuan Open the Box Wordwall memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata serta didukung media permainan interaktif mampu meningkatkan antusiasme, perhatian, keterlibatan aktif, dan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam bertanya, berdiskusi, dan mengikuti proses pembelajaran dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model CTL berbantuan Open the Box Wordwall efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar IPAS siswa sekolah dasar.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN GAME EDUCAPLAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS V SD Estiya Ulkarima; Ramanata Disurya; Tanzimah Tanzimah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan game Educaplay terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang siswa kelas V SD. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa kelas V SD Negeri 83 Palembang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa adalah 60,36, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 81,57. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,025, sehingga Ho ditolak dan Ha​ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan game Educaplay. Kesimpulannya, pemanfaatan game Educaplay efektif terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang siswa kelas V SD. Penelitian ini merekomendasikan Educaplay sebagai media pembelajaran interaktif alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika di sekolah dasar.
PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER GOTONG ROYONG PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SD NEGERI 60 PALEMBANG Juliana Putri Irmawanti; Rury Rizhardi; Hermansyah Hermansyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana proses pembentukan nilai karakter gotong royong pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SD Negeri 60 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian ini dilakukan sesuai dengan indikator. Indikator pertama kerja sama, indikator kedua empati, dan indikator ketiga tanggung jawab. Indikator tersebut merupakan nilai karakter gotong royong pada pembelajaran Pendidikan Pancasia yang diterapkan kepada siswa kelas V SD Negeri 60 Palembang dengan jumlah 24 siswa terdapat 1 siswa termasuk dalam kategori sangat baik, 19 siswa termasuk dalam kategori baik, dan 4 siswa termasuk dalam kategori cukup. Faktor pendukung meliputi faktor internal seperti siswa telah membiasakan nilai karakter gotong royong, serta faktor eksternal seperti pola asuh orang tua, guru, dan teman. Faktor penghambat meliputi lingkungan rumah yaitu orang tua tidak membiasakan karakter siswa, lingkungan sekolah seperti bullying, lingkungan sosial adanya dampak kemajuan teknologi, serta sifat bawaan siswa yang malas dan egois. Penelitian ini bahwa pembentukan nilai karakter gotong royong pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, guru membimbing siswa melalui metode pembelajaran aktif dengan pendekatan contoh nyata dan memberikan motivasi serta pujian atas usaha siswa.
PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI 185 PALEMBANG Reni Anggraini; Jumroh Jumroh; Nurlela Nurlela
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan media pembelajaran video pada materi pengukuran panjang dengan satuan baku di kelas III SD Negeri 185 Palembang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III.C yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 51,48, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 78,14. Berdasarkan hasil analisis N-Gain diperoleh nilai sebesar 0,57 yang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan media pembelajaran video. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran video dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi pengukuran panjang, karena mampu membantu siswa memahami materi dengan lebih baik serta meningkatkan hasil belajar. Selain itu, media ini juga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan tidak membosankan bagi siswa.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN SISWA KELAS II SD NEGERI 2 AIR ITAM Ronaldo Alberto; Nuranisa Nuranisa; Robert Budi Laksana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan pada siswa kelas II SD Negeri 2 Air Itam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa yang terlihat dari kurang jelasnya pelafalan bunyi vokal dan konsonan, penggunaan intonasi yang belum tepat, ketidakjelasan artikulasi, kesulitan menyusun kalimat secara runtut, serta rendahnya kelancaran siswa dalam berbicara, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada tanggal 16 April sampai dengan 18 April 2026 di SD Negeri 2 Air Itam. Subjek penelitian terdiri dari 1 orang guru kelas II dan 20 siswa kelas II yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dengan media boneka tangan dapat membantu meningkatkan keterampilan berbicara siswa, yang terlihat dari meningkatnya keberanian siswa dalam berbicara, kemampuan menyampaikan cerita secara lebih runtut, penggunaan intonasi yang lebih baik, serta meningkatnya kelancaran siswa dalam menyampaikan pendapat dan mengekspresikan perasaan secara lisan. Selain itu, penggunaan media boneka tangan juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan sehingga siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, metode bercerita dengan media boneka tangan dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berbicara siswa kelas II SD Negeri 2 Air Itam.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PAKERTI KELAS 2 SDN 434 KALIMBUBU Mutmainnah Akmal; Nur Fakhrunnisaa; Bungawati Bungawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4994

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui minat belajar dan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi pengelolaan kelas pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas II SDN 434 Kalimbubu dan mengetahui strategi pengelolaan kelas dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pakerti kelas II SDN 434 Kalimbubu. Penelitian menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model kemmis dan Mc Tagart. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pengelolaan kelas guru, observasi aktivitas guru dan siswa, angket minat belajar siswa, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pengelolaan kelas mampu meningkatkan minat belajar siswa, melalui penataan ruang kelas dan pengaturan tempat duduk dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta berdampak positif terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil angket minat belajar pada siklus I dengan rata-rata 62,50% yang kemudian meningkat menjadi 83,89% pada siklus II dengan kategori sangat tinggi. Selain itu, aktivitas siswa dan keterampilan guru dalam mengelola kelas juga mengalami peningkatan yang signifikan, dimana pada siklus II seluruh indikator telah mencapai kategori sangat baik. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar siswa. Pada siklus I, diperoleh nilai rata-rata 74,42 dengan persentase ketuntasan 66,67%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,42 dengan persentase ketuntasan 91,67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa SDN 434 Kalimbubu.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS V SD N 7 CENDONO Nushrotul Latifah; Fina Fakhriyah; Khamdun Khamdun
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5002

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 7 Cendono yang masih berada di bawah KKTP akibat pembelajaran yang cenderung konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh penerapan model Discovery Learning berbantuan media Card Sort terhadap hasil belajar IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah kelas VA sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan media Card Sort dan kelas VB sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan media gambar. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi Uji Independent Sample T-test sebesar 0,037 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Rata-rata nilai preetest kelas eksperimen sebesar 62 dan kelas kontrol 61,6, sedangkan nilai posttest kelas eksperimen sebesar 88,5 dan kelas kontrol 81,3. Hasil Uji N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 0,72 (kategori tinggi) dan kelas kontrol sebesar 0,57 (kategori sedang). Berdasarkan hasil diatas, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan media Card Sort berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa dibandingkan dengan penggunaan media gambar.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI 98 PALEMBANG Bella Sefira; Hetilaniar Hetilaniar; Arief Kuswidyanarko
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5003

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa kelas I Sekolah Dasar yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 98 Palembang. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa, guru kelas, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi aspek fisiologis dan psikologis, seperti rendahnya motivasi, minat membaca, dan konsentrasi, serta daya ingat siswa. Sementara itu, faktor eksternal meliputi lingkungan belajar yang kurang kondusif, metode dan media pembelajaran yang kurang menarik, serta kurangnya dukungan orang tua.