cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,359 Documents
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN GEOBOARD TERHADAP KEMAMPUAN HOTS MENGHITUNG LUAS PERSEGI KELAS IV SDN 1 MUARA BARU Shafira Ramadhani; Misdalina Misdalina; Farizal Imansyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4899

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan HOTS siswa, khususnya dalam aspek menganalisis materi tentang pengukuran luas persegi yang belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media geoboard terhadap kemampuan HOTS dalam menghitung luas persegi pada siswa kelas empat di SDN 1 Muara Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah desain Kuasi Eksperimental dengan bentuk Desain Kelompok Kontrol Hanya Tes Pasca. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pasca dengan tes kemampuan HOTS siswa. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji T Sampel Independen dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kedua kelas memiliki perbedaan, nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 85,56 yang lebih besar dari nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 71,85 yang berarti ada pengaruh media pembelajaran geoboard terhadap kemampuan HOTS dalam menghitung luas persegi pada siswa kelas empat di SDN 1 Muara Baru. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t sampel independen, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed <1/2 α) sebesar 0,000 <0,025, sehingga dapat dinyatakan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat pengaruh media geoboard terhadap kemampuan HOTS dalam menghitung luas persegi kelas IV SDN 1 Muara Baru.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN SISWA KELAS V SDN 040454 PECEREN Endang Surabina Br Sembiring; Novi Tari Simbolon; Eti Muliani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi perkalian dan pembagian pecahan siswa kelas V SDN 040454 Peceren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas V yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model PBL. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebelum penerapan model PBL sebesar 59,70 dan meningkat menjadi 75,57 setelah penerapan model PBL. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Oleh karena itu, model PBL dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL EKSPERIMEN SEDERHANA TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Atika Rahcma; Taofik Taofik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan eksperimen sederhana dalam pembelajaran IPA terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi tahun 2020–2025 yang diakses melalui Google Scholar, SINTA, dan Scopus. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 12 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa eksperimen sederhana memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa, meliputi kemampuan mengamati, mengklasifikasi, mengomunikasikan hasil pengamatan, merumuskan hipotesis, melakukan percobaan, dan menafsirkan data. Selain itu, kegiatan eksperimen sederhana mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran sehingga meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir ilmiah. Efektivitas penerapannya dipengaruhi oleh desain pembelajaran, kompetensi guru, serta ketersediaan sarana pendukung. Dengan demikian, eksperimen sederhana dapat menjadi strategi pembelajaran IPA yang efektif untuk mengembangkan keterampilan proses sains siswa sekolah dasar.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PPKN DI SEKOLAH DASAR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Tsanaa Alfiyyah; Taofik Taofik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan pemahaman konsep PPKn di sekolah dasar. Metodologi yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel melalui Google Scholar dan database jurnal terakreditasi SINTA dalam rentang publikasi 2021-2026. Berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan, diperoleh 8 artikel relevan yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media Smart Pancasila berbasis AI efektif meningkatkan pemahaman nilai Pancasila kelas V; (2) media PINTAR cukup efektif dengan efektivitas 69,14% untuk pemahaman konsep simbol Pancasila fase A; (3) media Genially efektif meningkatkan pemahaman PPKn kelas IV; (4) Wordwall berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep kelas IV; (5) aplikasi MESILA menunjukkan N-Gain 45,61% untuk materi simbol Pancasila kelas II; (6) media interaktif efektif meningkatkan pemahaman norma kelas V; (7) media interaktif berbasis Android layak dan efektif untuk pemahaman nilai Pancasila kelas IV; (8) e-modul interaktif Edultif menunjukkan efektivitas tertinggi dengan N-Gain 0,73 (kategori tinggi) untuk pemahaman nilai Pancasila sila kelima kelas IV. Kesimpulannya, media pembelajaran interaktif sangat layak dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep PPKn di SD, dengan e-modul Edultif menunjukkan efektivitas tertinggi (N-Gain 0,73) dan aplikasi MESILA menunjukkan efektivitas tertinggi kedua (N-Gain 45,61%). Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis delapan jenis media interaktif, fokus spesifik pada pemahaman konsep PPKn, identifikasi kesenjangan berdasarkan jenjang kelas (kelas VI tidak ditemukan), rekomendasi media berdasarkan karakteristik materi, serta analisis komparatif efektivitas berdasarkan skor N-Gain.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RADEC BERBANTUAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD INPRES ANA' GOWA KAB. GOWA Arista Putri Ramadhani; Muh. Erwinto Imran; Nurul Magfirah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) berbantuan media Pop-Up Book terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Inpres Ana' Gowa Kab. Gowa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SD Inpres Ana' Gowa tahun ajaran 2025/2026. Sampel terdiri dari kelas VA sebagai kelas eksperimen (n=31) dan kelas VC sebagai kelas kontrol (n=30). Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes pretest dan posttest, lembar observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji independent sample t-test dengan bantuan program IBM SPSS Statistics pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 74,90 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,90, dengan selisih sebesar 4,00. Uji normalitas menunjukkan seluruh data berdistribusi normal (Sig. > 0,05), dan uji homogenitas menghasilkan nilai Sig. Based on Mean sebesar 0,628 > 0,05 yang berarti data bersifat homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test diperoleh nilai t-hitung sebesar -23,780 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran RADEC berbantuan media Pop-Up Book berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Inpres Ana' Gowa.
PRINSIP-PRINSIP UMUM DAN KRITERIA PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Sri Mulya Nengsi; Erni Nurjaya; Nur Atika Putri; Ummul Khaeriah; Hamzah Hamzah; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4915

Abstract

Pengembangan materi pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam keberhasilan proses pembelajaran bahasa Arab. Materi pembelajaran yang dirancang secara tepat dapat membantu peserta didik mengembangkan kompetensi kebahasaan secara efektif, baik pada aspek pengetahuan bahasa maupun keterampilan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis prinsip-prinsip umum serta kriteria pengembangan materi pembelajaran bahasa Arab berdasarkan kajian literatur dalam bidang pendidikan bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa buku dan artikel jurnal yang relevan dengan pengembangan bahan ajar dan pembelajaran bahasa Arab dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis melalui teknik analisis deskriptif-kualitatif dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan konsep-konsep teoritis yang berkaitan dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi pembelajaran bahasa Arab perlu memperhatikan beberapa prinsip utama, yaitu prinsip relevansi, konsistensi, kecukupan, kebermaknaan, gradasi, dan diferensiasi. Selain itu, materi pembelajaran bahasa Arab juga harus memenuhi sejumlah kriteria penting, meliputi kriteria linguistik, pedagogis, psikologis, sosiokultural, serta desain dan penyajian materi. Penerapan prinsip dan kriteria tersebut diharapkan dapat menghasilkan materi pembelajaran bahasa Arab yang sistematis, kontekstual, serta mampu mendukung pengembangan kompetensi komunikasi peserta didik secara optimal.
LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Erni Nurjaya; Nur Atika Putri; Sri Mulya Nengsi; Ummul Khaeriah; Hamzah Hamzah; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4916

Abstract

Pengembangan materi pembelajaran bahasa Arab merupakan proses strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah sistematis dan faktor-faktor krusial yang harus diperhatikan dalam pengembangan materi bahasa Arab agar tetap relevan dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui dokumentasi literatur ilmiah yang terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi harus melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan tujuan (ABCD), strategi pembelajaran, pengembangan media, penulisan, hingga evaluasi dan revisi. Selain itu, kualitas materi sangat ditentukan oleh faktor validitas isi, ketepatan cakupan, pemahaman, penggunaan bahasa, serta aspek perwajahan. Implikasi dari pengembangan ini adalah meningkatnya motivasi siswa, profesionalisme guru, dan penguasaan empat keterampilan berbahasa secara holistik. Sinergi antara prosedur yang tepat dan perhatian terhadap faktor kualitas akan mewujudkan pembelajaran bahasa Arab yang lebih bermakna dan aplikatif.
PERANAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DALAM MENINGKATKAN KERJA SAMA DAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR Filzha Nabila; Taofik Taofik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan kerjasama dan partisipasi siswa pada pembelajaran IPS di SD melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal pendidikan yang relevan dalam rentan tahun 2020-2026 yang diakses melalui Google Scholar dan jurnal terindeks SINTA, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kerjasama, partisipasi keaktifan, motivasi, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di SD. Melalui kegiatan diskusi kelompok, permainan akademik, dan turnamen belajar, siswa menjadi lebih aktif dalam bertanya, berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta bekerja sama dengan anggota kelompoknya. Selain itu, penggunaan media pendukung seperti Quizizz dan media peta mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran berlangsung. Namun, efektivitas peranan model TGT dipengaruhi oleh pengelola pembelajaran, kreativitas guru, pengaturan kelompok, serta penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa SD. Dengan demikian model pembelajaran TGT dapat menjadi strategi pembelajaran IPS yang efektif, interaktif, dan berpusat pada siswa di SD.
PENERAPAN METODE DEEP LEARNING BERBASIS EKSPLORASI LINGKUNGAN PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SD LABORATORIUM UNG KOTA GORONTALO Greis Kristina Yoluut; Lia Nurhayati; Fandi H Binggo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode deep learning berbasis eksplorasi lingkungan pada pembelajaran IPAS di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode deep learning dilakukan melalui kegiatan pengamatan langsung, diskusi kelompok, dan refleksi siswa. Pembelajaran ini mampu meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman konsep IPAS secara lebih mendalam dan kontekstual. Dengan demikian, penerapan metode deep learning berbasis eksplorasi lingkungan telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap proses belajar siswa.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN AUGMENTED REALITY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Astria Yusaida; Saiful Almujab; Devi Rahmiati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4930

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa di kelas IV SD yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan Augmented Reality terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PjBL berbantuan Augmented Reality dan kelas kontrol yang menggunakan model Discovery Learning. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai posttest sebesar 81,04, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,44. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok yang menunjukkan adanya pengaruh model Project Based Learning. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berbantuan Augmented Reality berpengaruh signifikan dan efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.