cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jsrd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jsrd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Scientech Research and Development
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156974     EISSN : 27155846     DOI : https://doi.org/10.56670/jsrd.v1i1
Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social research and development. Investigated the dynamics of teaching and learning of Scientech education, scientech research, and development problems in the scientech at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSRD covered the critical view, and a comprehensive mind in research and social education. Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6974 and e-ISSN: 2715-5846 since 2019.
Articles 542 Documents
ANALISIS PENGUJIAN BATERAI PADA PANEL SURYA MENGGUNAKAN INVERTER DENGAN BEBAN LAMPU 50W Aditya Irmawan; Agi Tama
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1229

Abstract

Pemanfaatan cahaya matahari sebagai sumber energi alternatif pembangkit listrik merupakan pilihan paling menjanjikan karena sumbernya tidak terbatas. Penggunaan baterai sangat diperlukan untuk PLTS sebagai penyimpanan daya atau energi dan inverter digunakan sebagai pengubah arus DC menjadi AC untuk menghidupkan beban. Pada penelitian ini melakukan analisis pengujian baterai 12 VDC 45 Ah pada panel surya menggunakan inverter dengan beban lampu 50 W. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat besar tegangan dan arus yang dihasilkan inverter, serta menganalisa daya baterai yang digunakan bila dibebani dengan lampu 50 W. Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui pengisian baterai sebagai penyimpan energi panel surya dapat mengisi dengan cepat atau lambat tergantung dari kondisi cuaca dan suhu yang diterima oleh panel. Bahwa sebuah baterai 12 V dan arus 45 Ah pengisian penuh dapat menyimpan daya sebesar 540 Wh. Dengan perhitungan efektifitas baterai adalah 80% maka baterai dapat menyimpan daya sebesar 432 Wh. Bila beban yang digunakan sebesar 50 W. Maka baterai tersebut dapat menyuplai energi selama kurang lebih 8 jam 7 menit 52 detik. Dari hasil pengukuran tegangan, arus, dan daya didapat nilai rata-rata pada pengujian pertama, tegangan 214,96 V, arus 0.22 A, dan daya 47,80 W; pengujian kedua, tegangan 219,01 V, arus 0,206 A, dan daya 45,32 W; pengujian ketiga, tegangan 220,28 V, arus 0,218 A, dan daya 48,25 W; pengujian keempat, tegangan 216,3 V, arus 0,231 A, dan daya 50,02 W
KOMPETENSI GURU TAHFIZH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR'AN SISWA DI SDI ZUBAIR BIN AWWAM DEPOK Yusi Fafrina
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kompetensi guru tahfizh Al-Qur'an dalam meningkatkan kemampuan menghafal siswa di SDI Zubair bin Awwam. Fokus utama penelitian adalah bagaimana pendekatan serta strategi yang dilakukan oleh guru yang berkompeten, dapat mempengaruhi efektivitas serta ketahanan hafalan siswa secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SDI Zubair bin Awwam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung proses pembelajaran tahfizh, wawancara mendalam dengan guru tahfizh, kepala sekolah, serta siswa-siswi yang mengikuti program tahfizh, serta analisis dokumen pendukung terkait kegiatan belajar mengajar pelajaran tahfizh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengajar, guru tahfizh tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik saja, melainkan harus memiliki kompetensi lainnya juga, seperti kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi teknologi. Sehingga kemampuan menghafal dari masing-masing siswa dapat di tingkatkan dengan lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan siswa dalam menghafal dan menjaga hafalan Al-Qur'an sangat dipengaruhi oleh kompetensi yang dimiliki oleh guru tahfizh tersebut. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan khusus bagi guru tahfizh dalam aspek metodologis dan psikologis, serta dukungan institusi pendidikan/ lembaga dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan kondusif bagi proses tahfizh yang berkesinambungan.
PENGENALAN BAHASA ISYARAT AMERIKA (ASL) DENGAN METODE CNN Milson Feliciano; William Gunawan; Nathaniel Ervin Jahja
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1266

Abstract

Ketidakmampuan berbicara merupakan kecacatan yang menghambat kemampuan seseorang untuk berkomunikasi menggunakan ucapan dan pendengaran. Individu yang terkena kondisi ini sering kali beralih ke bentuk komunikasi alternatif, seperti bahasa isyarat. Meskipun bahasa isyarat semakin umum digunakan pada masa kini, tetap ada tantangan bagi mereka yang tidak mengerti bahasa isyarat untuk berkomunikasi secara efektif dengan pengguna bahasa isyarat. Kemajuan terbaru dalam pembelajaran mendalam dan visi komputer telah menunjukkan kemajuan yang menjanjikan dalam bidang pengenalan gerakan dan isyarat melalui teknik berbasis teknologi-teknologi tersebut. Pengenalan bahasa isyarat memiliki beragam aplikasi, mulai dari meningkatkan komunikasi dengan komunitas tuna-rungu hingga mendukung pengembangan antarmuka pengguna yang inovatif. Dalam penelitian ini, dilakukan pendekatan pengenalan bahasa isyarat ASL menggunakan Jaringan Saraf Konvolusional (CNN) dengan arsitektur yang disesuaikan secara khusus. Metode ini memungkinkan model untuk secara efektif mempelajari fitur-fitur penting dari gambar tangan dan mengklasifikasikannya ke dalam kategori yang sesuai dengan tanda-tanda isyarat ASL. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan teknologi untuk mendukung komunikasi dan interaksi bagi komunitas tuna-rungu. Berdasarkan uji coba penelitian menggunakan model pre-train VGG16 dan Xception, didapatkan hasil akurasi tertinggi oleh model VGG16 dengan persentase 98,9%.
PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM PRAKTIK PENEGAKAN HUKUM ISLAM DI KOMUNITAS MUSLIM INDONESIA Binarsa
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1323

Abstract

Penegakan hukum Islam di komunitas Muslim Indonesia berlangsung dalam lingkungan sosial yang dipengaruhi oleh keberagaman budaya dan tradisi yang telah hidup selama beberapa generasi. Kearifan lokal memainkan peran penting dalam membentuk cara masyarakat memaknai dan menerapkan ajaran agama, terutama ketika nilai-nilai lokal berinteraksi dengan perkembangan sosial yang terus berubah. Dinamika ini menciptakan ruang negosiasi yang memungkinkan masyarakat menjaga keseimbangan antara identitas budaya dan tuntutan normatif ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kearifan lokal berperan dalam praktik penegakan hukum Islam dan bagaimana nilai-nilai tersebut membentuk pola adaptasi masyarakat terhadap perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui telaah literatur dan analisis mendalam terhadap berbagai temuan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai mekanisme penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperhalus penerapan hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari. Temuan lain memperlihatkan bahwa pemimpin komunitas memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara nilai adat dan norma keagamaan agar penyelesaian sosial dapat diterima oleh seluruh pihak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai lokal dan prinsip hukum Islam dapat memperkuat praktik keagamaan yang lebih inklusif, adaptif, dan berakar pada realitas sosial masyarakat.
SEJARAH PEMBENTUKAN HUKUM DI INDONESIA DARI MASA KOLONIAL SAMPAI REFORMASI Putri, Nanda Aryandita Isthi’ana; Hidayati; Junior, Putra Alexander; Agnes, Linda; Besmar, Muhammad Sakial
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1366

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah pembentukan hukum di Indonesia dari masa kolonial Belanda hingga era Reformasi. Pembentukan hukum Indonesia tidak dapat dipisahkan dari warisan kolonial yang membawa sistem hukum Eropa melalui asas konkordansi, kodifikasi hukum, serta dualisme hukum antara penduduk Eropa dan pribumi. Warisan kolonial tersebut kemudian menjadi fondasi bagi sistem hukum nasional setelah kemerdekaan, karena sebagian besar peraturan kolonial tetap diberlakukan berdasarkan Aturan Peralihan UUD 1945. Pada masa kemerdekaan dan Orde Lama, pemerintah berupaya melakukan dekolonisasi hukum dan membangun sistem hukum berlandaskan Pancasila, meskipun prosesnya menghadapi hambatan politik dan kapasitas institusional. Masa Orde Baru membawa sentralisasi hukum dan penekanan pada stabilitas, namun sering meminggirkan keadilan substantif. Reformasi 1998 menjadi titik balik penting yang mendorong demokratisasi hukum, pembentukan lembaga-lembaga independen, serta penguatan supremasi hukum. Kajian ini menunjukkan bahwa sejarah hukum Indonesia merupakan perjalanan panjang yang dipengaruhi oleh faktor politik, sosial, dan budaya, serta menegaskan pentingnya pembaruan hukum yang berlandaskan nilai keindonesiaan untuk mewujudkan sistem hukum yang adil dan demokratis.
PENGARUH PENAMBAHAN TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Urfan, Urfan; Wawan Edi Saputra; Faisal M. Punuh
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1367

Abstract

Material alternatif yang mulai menarik perhatian adalah tempurung kelapa. Tempurung kelapa merupakan limbah pertanian yang melimpah di negara tropis seperti Indonesia. Material ini memiliki sifat fisik yang keras dan mengandung senyawa karbon yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan kekuatan dan daya tahan beton. Selain itu, penggunaan tempurung kelapa sebagai bahan tambahan beton juga memiliki potensi dalam aspek keberlanjutan. Dengan memanfaatkan limbah tempurung kelapa, industri konstruksi dapat mengurangi ketergantungan pada bahan baku alami yang semakin berkurang, seperti pasir dan kerikil. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi eksperimental yang dilakukan dilaboratorium program studi teknik sipil universitas pohuwato.Dari variabel tersebut akan di analisa pengaruh tempurung kelapa sebagai bahan tambah dalam campuran beton, selain itu juga dilihat seberapa besar kualitas beton dan perbandingannya dengan beton biasa.Dari hasil gabungan dengan presentase 10% dan 15% dapat di lihat bahwa terjadi Kenaikan drastis pada kuat tekan Beton 10% pada benda uji di umur 14 Hari di sample 1 yaitu 69.07kg/cm2. dan sebaliknya pada hasil kuat tekan beton 15% terjadi penurunan drastis pada benda uji di umur 14 Hari di sample 1 yaitu 84.41 kg/cm2.Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa Penambahan serat tempurung kelapa pada campuran mix beton akan menurunkan kuat tekannya. Makin besar persentase tempurung kelapa yang ditambahkan makin besar pula penurunannya. Adapun perbandingan kuat tekan beton antara beton normal (SNI) dan beton yang menggunakan bahan tambah tempurung kelapa yang sangat signifikan, dapat dilihat dari hasil tertinggi kuat tekan beton yang menggunakan bahan tamabah 10% pada benda uji umur 21 hari dari 3 sampel nilai rata-rata nya yaitu 145,81 kg/mm2 atau setara dengan 12.10 Mpa. Jika dibandingkan dengan beton normal yang tidak menggunakan tempurung kelapa, hasil ini menujukan adanya penurunan kuat tekan sebesar 17 Mpa.
IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING PEMBERIAN PAKAN KUCING SECARA OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC Fadli Iman; Octaviana Anugrah Ade Purnama
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1374

Abstract

Permasalahan pemberian pakan pada kucing peliharaan sering terjadi ketika pemilik memiliki kesibukan atau sedang berada di luar rumah, sehingga jadwal pemberian pakan menjadi tidak teratur dan pemantauan stok pakan kurang optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, dirancang sebuah sistem pemberian pakan kucing otomatis berbasis Arduino Uno sebagai pengendali utama, dengan dukungan komponen RTC DS3231 untuk penjadwalan, sensor load cell HX711 untuk mengukur berat pakan, sensor ultrasonik untuk mendeteksi stok pakan, motor servo sebagai penggerak pemberian pakan, LCD 16x2 untuk menampilkan informasi, buzzer sebagai indikator stok menipis, serta modul ESP-01 untuk konektivitas wifi. Sistem ini dirancang agar dapat memberikan pakan secara otomatis berdasarkan jadwal yang ditentukan dan logika fuzzy ketika berat pakan di wadah kurang dari 50 gram, sekaligus mendukung pemberian pakan manual sesuai kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik: ketika berat pakan berada di bawah ambang batas, servo aktif untuk mengeluarkan pakan, sedangkan jika berat pakan sama dengan atau melebihi ambang batas, proses pemberian pakan di-skip karena dianggap masih cukup. Selain itu, data hasil pembacaan sensor dan riwayat pemberian pakan dikirim langsung ke aplikasi desktop melalui jaringan WiFi, sehingga dapat dipantau secara real-time kapan saja dan di mana saja. Sistem ini tidak hanya memastikan kucing memperoleh pakan tepat waktu, tetapi juga membantu pemilik dalam memantau kondisi stok pakan dengan lebih efisien.
MANAJEMEN PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN PERALATAN DAN BAHAN DI LABORATORIUM PENDIDIKAN: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Heriawita
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1396

Abstract

Laboratorium pendidikan memiliki peran penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran melalui penyediaan fasilitas, peralatan, dan bahan praktikum. Keberhasilan pembelajaran di laboratorium sangat dipengaruhi oleh manajemen perawatan dan pemeliharaan peralatan serta bahan yang digunakan. Pengelolaan yang tidak tepat berpotensi menimbulkan kerusakan peralatan, inefisiensi penggunaan bahan, hingga gangguan pada keselamatan kerja. Artikel ini bertujuan untuk meninjau berbagai literatur terkait strategi manajemen perawatan dan pemeliharaan peralatan serta bahan di laboratorium pendidikan. Kajian dilakukan dengan metode literature review melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data daring dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa praktik manajemen yang efektif mencakup perencanaan inventaris, prosedur pemeliharaan rutin, sistem pencatatan berbasis digital, pengelolaan bahan kimia sesuai standar keselamatan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini menegaskan bahwa perawatan dan pemeliharaan yang sistematis dapat mendukung keberlanjutan operasional laboratorium serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK MENGELOMPOKKAN PREFERENSI TRANSAKSI DIGITAL MAHASISWA MUHAMMADIYAH Rosalina, Rosalina; Cucut Hariz Pratomo; Oman Fathurohman SW
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1415

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah mentransformasi pola muamalah di kalangan mahasiswa menjadi berbasis digital. Namun, preferensi mahasiswa terhadap instrumen muamalah digital sangat beragam, dipengaruhi oleh pola interaksi sosial dan literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma K-Means Clustering dalam mengelompokkan preferensi transaksi digital mahasiswa Muhammadiyah. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 80 mahasiswa aktif Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah dengan variabel penelitian meliputi preferensi beberapa media sosial, penggunaan dompet digital dan mobile banking, intensitas transaksi, dan interaksi dalam ortom Muhammadiyah. Metode penelitian mengikuti tahapan data mining yang meliputi pre-processing, normalisasi data, hingga proses klasterisasi. Penentuan jumlah klaster optimal dilakukan menggunakan Elbow Method. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga klaster utama: klaster “Tinggi" yang mengutamakan interaksi pada suatu media sosial, klaster “Moderat” yang sangat merata, dan klaster “Finansial” yang memiliki preferensi tinggi pada literasi keuangan Temuan ini membuktikan bahwa identitas mahasiswa Muhammadiyah tidak menghasilkan pola transaksi yang homogen.
ANALYSIS OF REINFORCED CONCRETE DEGRADATION RISK BASED ON RAINFALL VARIABILITY AND EXTREME EVENTS IN THE COASTAL AREA OF PADANG CITY Fadhil Sandy Pratama; Adrian Fadhli; Robby Hotter
Journal of Scientech Research and Development Vol 7 No 2 (2025): JSRD, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v7i2.1420

Abstract

ainfall variability and extreme precipitation are critical environmental factors affecting the durability of reinforced concrete in coastal areas. This study aims to analyze the risk of reinforced concrete degradation in Padang City based on climate data from 2014 to 2024. The analysis was conducted by calculating mean monthly rainfall, standard deviation, coefficient of variation, and extreme thresholds (P90) to identify critical months with high wet exposure. Subsequently, concrete environmental classification according to SNI 2847:2019 was used to assess design implications on concrete quality and cover thickness. The results indicate that most months exhibit a coefficient of variation above 40%, with September–November identified as the most critical period for degradation risk. Extreme monthly rainfall during this period ranges from 589 to 769 mm, increasing wetting duration and wet–dry cycles, which may accelerate water penetration, carbonation, and reinforcement corrosion. These findings highlight the need for a durability-based design approach that adapts to local climatic conditions, particularly in specifying minimum concrete strength and cover thickness. This study provides a conceptual framework for evaluating reinforced concrete degradation risks in tropical coastal areas and offers guidance for designing more durable and sustainable structures.