cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LIVE WORKSHEET PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Wulandari, Linis Tri; Soekamto, Hadi; Hartono, Rudi; Suharto, Yusuf
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis diperlukan pada pendidikan abad 21. Kemampuan berpikir kritis dapat ditumbuhkan melalui model PBL. Live worksheet adalah media yang membantu dalam penggunaan model PBL. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model PBL berbantuan Live worksheet terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan desain posttest control group design. Lokasi penelitian yaitu di SMA Laboratorium UM dengan subjek penelitian kelas XI IPS 2 (kelas eksperimen) dan kelas XI IPS 3(kelas kontrol). Hasil penelitian berdasarkan uji Mann-Whitney diketahui 0,00 < 0,05 yaitu H0 ditolak H1 diterima. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa model PBL yang didukung oleh live worksheet berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Peneliti juga menemukan temuan komparasi nilai rata-rata berdasarkan gender yang menunjukkan bahwa siswa perempuan mendapat nilai lebih tinggi dari siswa laki-laki. Hal ini karena kemampuan berbahasa perempuan lebih baik dibandingkan laki-laki sehingga mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dalam penyampaian pendapat. Critical Thinking ability is one of the necessary skills for 21st century education. Critical abilities may be advanced thru the PBL model. Live worksheet is a medium that can help in using the PBL model. The purpose of this study was to determine the effect of a PBL model supported by live worksheets on students' critical thinking skills. The method used is a quasi-experimental design with a posttest control group design. The research location is in SMA Laboratorium UM with research subjects in class XI IPS 2 (experimental class) and class XI IPS 3 (control class). The results of the study based on the Mann-Whitneyy test, it is known that 0.00 < 0.05, then H0 rejected and H1 is accepted. These results demonstrate that PBL models supported by live worksheet influence students' critical thinking skills. The researcher also found a comparison of the average scores by gender which showed that female students score higher than male students. This factor is because women's language skills are better than men's so that it affects critical thinking skills in conveying opinions.
PENGEMBANGAN E-COMIC BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI MITIGASI BENCANA GUNUNG MELETUS Wijayanti, Friska Yuli; Handoyo, Budi; Astuti, Ike Sari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi akan membawa dampak pada dunia pendidikan sehingga akan banyak media yang akan terus berkembang dan bervariatif. Namun berdasarkan permasalahan di lapangan banyak guru yang belum memanfaatkan perkembangan teknologi di dalam proses pembelajaran khususnya pelajaran geografi. Mata pelajaran merupakan pelajaran yang cenderung bersifat hafalan sehingga siswa tidak bisa mengapresiasikan jawaban mereka berdasarkan pengalaman yang mereka dapatkan dalam kehidupan mereka, karena pada awalnya mereka sudah terpatok oleh buku. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media E-Comic berbasis pendekatan kontekstual pada materi mitigasi bencana gunung meletus. Lokasi penelitian di SMA PGRI 1 Lumajang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) RnD dengan model ADDIE terdapat 5 tahap: 1) Analyze, melakukan analisis kurikulum, karakter siswa, dan keperluan guru; 2) Design, membuat storyboard terhadap produk yang akan dikembangkan; 3) Development, membuat produk sesuai rancangan; 4) Implementation, uji coba produk kepada ahli validator dan subjek penelitian. hasil uji kelayakan yang dilakukan oleh validator ahli media memperoleh hasil 87 persen, validator ahli materi 97 persen, hasil yang didapat dari uji kelayakan pada guru 95 persen dan hasil kelayakan yang dilakukan kepada siswa yaitu 87 persen. Maka media yang dikembangakan oleh peniliti dinyatakan layak.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS MOBILE LEARNING MENGGUNAKAN PLATFORM NEARPOD Ramadhan, Aditya; Rosyida, Fatiya; Deffinika, Ifan; Soekamto, Hadi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi memiliki dampak positif bagi proses pembelajaran, yakni untuk mengatasi kendala yang timbul akibat kurangnya fasilitas dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan multimedia pembelajaran berbasis mobile learning sebagai sarana penyampaian materi merupakan salah satu pemanfaatan teknologi. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang berfokus pada tahap ADD. Tahapan ADD dilakukan dengan melakukan analisis kebutuhan, melakukan pembuatan desain produk, melakukan pengembangan produk, melakukan validasi produk, dan melakukan uji kelayakan produk. Hasil penelitian berupa multimedia pembelajaran berbasis mobile learning dengan menggunakan platform nearpod. Multimedia pembelajaran dilengkapi dengan gambar atau video serta contoh yang relevan, dilengkapi dengan kuis, dan multimedia yang dapat digunakan pada smartphone dengan sistem operasi Android maupun iOS. Produk multimedia pembelajaran yang dihasilkan mendapat hasil validasi dengan rincian, validasi media sebesar 96,66 persen, validasi materi 98,33 persen, dan validasi bahasa 84,37 persen, dan secara keseluruhan mendapatkan nilai 86 persen dari penilaian peserta didik. The development of technology has a positive impact on the learning process, namely to overcome the obstacle that arise due to the lack of facilities in learning activitis. The citilization multimedia mobile learning-based as a means of delivering material is one of the uses of technology. Research and development using the ADDIE model that focused into ADD to development the multimedia. The ADD stages are carried out by conducting needs analysis, making product designs, developing product, validating products, and conducting product feasibility tests. The result of this research is a product in the form of multimedia learning based on mobile learning using the nearpod platform. The multimedia is equipped with pictures or videos as well as relevant examples, equipped with quizzes, and multimedia that can be used on smartphones with Android and iOS operating systems. The multimedia gets validation results with details, media validation score is 96.66 percent, material validation score is 98.33 percent, and language validation score is 84.37 percent, and overall gets a score of 86 percent from student responses.
PERAN GURU DALAM PENERAPAN PRAKTIK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP LABORATORIUM UM Noval, Sofie Firnanda; Adi, Khofifatu Rohmah
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 telah mencanangkan Profil Pelajar Pancasila sebagai bentuk perwujudan pelajar Indonesia yang berkompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pada penerapannya, dibutuhkan peran guru yang siap membantu bagaimana proses pembentukan karakter pada siswa sesuai enam dimensi yang mencakup elemen di antaranya beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, berkebhinekaan global, bergotong royong, serta kreatif. Salah satu sekolah di Malang yang menerapkan praktik profil pelajar Pancasila yakni SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam penerapan praktik profil pelajar Pancasila terutama di SMP Laboratorium UM. Adapun jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam penerapan praktik profil pelajar Pancasila sangat penting sebagai pendidik, manajer, fasilitator hingga supervisor bagi siswa di sekolah. Melalui pembelajaran berbasis proyek, guru SMP Laboratorium UM mampu menyediakan ruang belajar untuk mempraktikkan profil pelajar Pancasila. Selain itu, siswa juga di dukung dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler pramuka sehingga apa yang dipelajari dapat diimplementasikan siswa di sekitarnya. The Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in the Regulation of the Minister of Education and Culture Number 22 of 2020 has launched the Pancasila Student Profile as a form of realization of Indonesian students who are globally competent and behave in accordance with the values of Pancasila. In its application, it requires the role of teachers who are ready to help how the process of character building in students according to six dimensions which include elements including faith, devotion to God Almighty and noble character, independence, critical reasoning, global diversity, mutual cooperation, and creativity. One of the schools in Malang that implements the practice of the Pancasila student profile is the SMP Laboratorium State University of Malang (UM). This study aims to determine the role of teachers in implementing the practice of the Pancasila student profile, especially at UM Laboratory Junior High School. The type of research is descriptive qualitative using data collection techniques in the form of interviews, observation and documentation. This data analysis uses Miles and Huberman which consists of data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results showed that the role of teachers in implementing the practice of Pancasila learner profile is very important as educators, managers, facilitators to supervisors for students at school. Through project-based learning, UM Laboratory Junior High School teachers are able to provide learning space to practice the Pancasila student profile. In addition, students are also supported by the existence of extracurricular scout activities so that what students learn can be implemented in their surroundings.
PENGARUH MODEL PROJECT ENVIRONMENTAL LEARNING TERHADAP ENVIRONMENTAL LITERACY AND AWARENESS PESERTA DIDIK PADA MATERI PEMANFAATAN LIMBAH DOMESTIK Haryono, Rony Wahyu; Sumarmi, Sumarmi; Putra, Alfyananda Kurnia; Wagistina, Satti; Nisa’, Zumrotin
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi lingkungan merupakan isu global yang juga menjadi ancaman keberlanjutan di Indonesia. Mengetahui pengaruh Project Environmental Learning terhadap Environmental Literacy and Environmental Awareness peserta didik, serta mengevaluasi interaksi antara kedua variabel tersebut meruapakan tujuan utama riset ini. Penggunaan eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group menjadi metode dalam riset. Terdiri dari 68 peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Singosari sebagai subjek penelitian, kelas eksperimen menerapkan model Project Environmental Learning terdiri dari 34 peserta didik dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional juga terdiri dari 34 peserta didik. Pengumpulan data melalui tes literasi lingkungan, angket kesadaran lingkungan, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil Mann-Whitney test model Project Environmental Learning terhadap literasi lingkungan mendapatkan hasil (Sig. 0,03 kurang dari 0,05) dan kesadaran lingkungan (Sig. 0,046 kurang dari 0,05), dengan rata-rata nilai kelas kontrol lebih rendah dibandingkan kelas eksperimen (86,2 kurang dari 89,9). Namun, hasil uji korelasi environmental literacy dan environmental awareness (Sig. 0,766 lebih dari 0,05) menunjukkan tidak adanya korelasi yang signifikan antara variabel tersebut. Terdapat indikasi bahwa tingkat literasi lingkungan yang tinggi tidak selalu diikuti oleh kesadaran lingkungan yang tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa model Project Environmental Learning efektif meningkatkan literasi dan kesadaran lingkungan peserta didik, namun kedua variabel tersebut bersifat independen. Environmental degradation is a global issue that also poses a threat to sustainability in Indonesia. The primary objective of this research is to determine the impact of the Project Environmental Learning model on students' environmental literacy and environmental awareness, as well as to evaluate the interaction between these two variables. The study employed a quasi-experimental method using a posttest-only control group design. The research subjects consisted of 68 eleventh-grade social science students at SMA Negeri 1 Singosari, divided into an experimental group (34 students) using the Project Environmental Learning model and a control group (34 students) employing a conventional model. Data collection methods included environmental literacy tests, environmental awareness questionnaires, observations, and documentation. Based on the results of the Mann-Whitney test, the Project Environmental Learning model showed significant effects on environmental literacy (Sig. 0.03 less than 0.05) and environmental awareness (Sig. 0.046 less than 0.05), with the average scores of the control group being lower than those of the experimental group (86.2 less than 89.9). However, the correlation test results for environmental literacy and environmental awareness (Sig. 0.766 more than 0.05) indicated no significant relationship between the two variables. This suggests that a high level of environmental literacy does not necessarily correspond to a high level of environmental awareness. Overall, this study concludes that the Project Environmental Learning model is effective in improving students' environmental literacy and awareness, although these two variables are independent of one another.

Page 1 of 1 | Total Record : 5