cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 368 Documents
Pengembangan media pembelajaran berbasis GEO-SEARCH pada materi Geografi pokok bahasan sebaran dan pemanfaatan sumber daya alam Fawaz Sani R; Djoko Soelistijo; Satti Wagistina
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.989 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i5p628-638

Abstract

The purpose of this development is to produce learning media based on GEO-SEARCH. The resulting geo-search learning media is used to support learning in geography subjects. The material chosen for geography is the distribution and utilization of natural resources for class XI high school 1 Tumpang. This research uses the Research and Development (R&D) method of the ADDIE development model. ADDIE development procedures consisting of 5 steps of development, namely: (1) Analysis (Analyze), (2) Design (Design), (3) Product Development (Development), (4) Product Implementation (Implementation), (5) Evaluation (Evaluation). Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran berbasis GEO-SEARCH. Media pembelajaran geo-search yang dihasilkan digunakan untuk menunjang pembelajaran pada mata pelajaran geografi. Materi yang dipilih pada mata pelajaran geografi adalah materi Sebaran dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam untuk kelas XI SMAN 1 Tumpang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dari model pengembangan ADDIE. Prosedur pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 langkah pengembangan yaitu: (1) Analisis (Analyze), (2) Desain (Design), (3) Pengembangan Produk (Development), (4) Implementasi Produk (Implementation), (5) Evaluasi (Evaluation).
Peran identitas sosial budaya siswa kursus Kampung Inggris dalam pola interaksi dan pergaulan Nesya Vashti Engracia; Luhung Achmad Perguna
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.433 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i5p639-645

Abstract

Setiap individu dalam hidupnya pasti memiliki identitas sosial dan budaya. Sebagai contoh dalam memulai perkenalan, individu tidak akan lupa siapa dirinya. Hal ini menunjukan bahwa konsep diri individu dapat dilihat dari identitas sosial budaya nya. Artikel ini menunjukan sejauh mana peran identitas sosial budaya dalam melakukan interaksi dan menentukan pergaulan pada siswa kursus Kampung Inggris Pare. Dengan menggunakan metode studi pustaka, yaitu melalui penelitian terdahulu dan teori identitas sosial sebagai pelengkap, penulisan artikel ini menemukan 2 hasil. Pertama, identitas sosial budaya kurang berperan dalam melakukan interaksi sehari-hari antar siswa kursus Kampung Inggris Pare Kediri. Kedua, identitas sosial budaya berperan dalam menentukan pergaulan antar siswa kursus Kampung Inggris Pare Kediri.
Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan Industri Rumah Tangga (IRT) Rengginang Arlinda Arlinda; Denayu Grandis; Desi Ika Sari; Dian Dwi Lestari; Elsa Firda Yustika; Elya Kurniawati
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.909 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i5p646-657

Abstract

The era of industrialization is currently growing rapidly in the economic field. The rapid development of an industrial center is undeniable, of course, requiring workers to support the optimization of products that will be offered. Starting with the existence of home industries, in the sense that the industry is covered on a small scale and capital that is not too large. In addition, because it is usually only done in a home environment, it is also possible to attract the interest of the surrounding community. One of them is the home industry of Rengginang in Sambigede village, Sumberpucung sub-district. This study wanted to know the economic empowerment of women through the development of rengginang IRT in Sambigede village, using qualitative research methods and 4 research subjects namely 2 women IRT owners and 2 female laborers in the Rengginang IRT, and this study used the Functional Talcot Parson theory. Rengginang home industry in this village is an effort to empower women by helping previously unemployed housewives to work at home, with the aim of helping to increase income in their families. With this, it can be concluded from this study that 1) the rengginang IRT in Sambigede village is not only 1 but there are several IRTs in Sambigede village, 2) the majority of workers who work at the Rengginang IRT are housewives who live in the village Sambigede, and 3) The Rengginang IRT in Sambigede has been running for a long time and has been passed down from generation to generation. Era industrialisasi saat ini semakin berkembang pesat dalam bidang perekonomian. Berkembang pesatnya suatu sentra industri tidak dipungkiri tentu membutuhkan pekerja untuk menopang optimalisasi produk yang akan ditawarkan. Dimulai dengan adanya industri rumah tangga, dalam artian industri tersebut tercakup dalam skala yang kecil serta modal yang tidak terlalu besar. Selain itu karena biasanya hanya dilakukan di lingkup rumahan, sehingga dimungkinkan pula akan menarik minat masyarakat sekitar saja. Salah satunya yakni industri rumah tangga Rengginang desa Sambigede, kecamatan Sumberpucung. Penelitian ini ingin mengetahui pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan IRT rengginang di desa sambigede, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan subjek penelitian berjumlah 4 orang yaitu 2 wanita pemilik IRT dan 2 wanita buruh dalam IRT rengginang, dan penelitian ini menggunakan teori struktural Fungsional Talcot Parson. Industri rumah tangga rengginang di desa ini merupakan upaya pemberdayaan wanita dengan membantu para ibu rumah tangga yang sebelumnya menganggur dapat bekerja di rumah, dengan tujuan membantu menambah pendapatan di keluarganya. Dengan hal tersebut dapat disimpulkan dari penelitian ini yaitu 1) IRT rengginang di desa sambigede ini bukan hanya 1 namun ada beberapa IRT yang ada di desa sambigede, 2) mayoritas buruh yang bekerja di IRT rengginang merupakan ibu – ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di desa sambigede, dan 3) IRT rengginang di sambigede ini berjalan sudah sejak lama dan secara turun temurun.
Persepsi dan tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap perkuliahan dalam jaringan di Progam Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang Achmad Alfinda Fadly; Alfariz Maulana Yusuf; Anggilia Widyaningsih; Devi Yuliyana Sari; Dewi Sinta Azizah; Galih Rumpoko; Mc. Dohan Arrarrona; Nabila Munsyarikha; Tasyania Izzah Salsabila; Satti Wagistina
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.315 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i5p658-665

Abstract

This study aims to determine the perceptions and levels of student knowledge of online learning in the Department of Geography, State University of Malang. The impact of this pandemic affects existing learning activities. Learning activities that were initially carried out face-to-face, are now converted into networks (online). This certainly has an impact on students' perceptions and level of knowledge. This research uses quantitative method. This research has a total population of 450 with a sample of 100 and also the number of respondents as many as 100 students. Research data were collected from geography students at State University of Malang using a questionnaire that had been distributed using google form. The results of this study indicate that the perceptions and level of knowledge of students are included in online learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi dan tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap pembelajaran dalam jaringan di Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Dampak dari adanya pandemi ini mempengaruhi kegiatan pembelajaran yang ada. Kegiatan pembelajaran yang awalnya dilakukan dengan tatap muka, kini dirubah menjadi dalam jaringan (dalam jaringan). Hal ini tentu berdampak pada persepsi dan tingkat pengetahuan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Penelitian ini memiliki jumlah populasi sebanyak 450 dengan sampel sebanyak 100 dan jumlah responden sebanyak 100 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan dari mahasiswa pendidikan geografi di Universitas Negeri Malang menggunakan angket yang telah dibagikan menggunakan google form. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi dan tingkat pengetahuan mahasiswa termasuk sedang dalam pembelajaran daring.
Covid adalah pageblug: Makna dan respon masyarakat terhadap pandemi di Desa Pancasila, Sukoreno Jember Fitriatul Hasanah; Nur Hadi; Ahmad Arif Widianto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.407 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i5p666-680

Abstract

The last decade of 2019, the world was in an uproar with the emergence of the corona virus disease (Covid-19) outbreak which first appeared in the city of Wuhan, China and spread throughout all countries including Indonesia. Covid-19 has had a significant impact in terms of socio-cultural and economic aspects. This study aims to describe the impact of Covid-19 which has contributed to the social transformation of the people of Pancasila Village, Sukoreno in maintaining the stability of government regulations against Covid-19. This research uses qualitative methods by collecting data through interviews and observations. Interviews were conducted with the village government, religious leaders, and the people of Pancasila Village, Sukoreno. The data analysis technique used an interactive model. The results showed that the 'pagebluk' paradigm is still strongly attached to rural communities in responding to the Covid-19 virus. Pagebluk is an assumption that is believed by the community in the form of "balak" or disease. This disease is believed to provide a deterrent effect to the community because they have neglected to carry out the orders and traditions in the Pancasila Village area, Sukoreno. The existence of Pagebluk causes social and cultural transformation in the local community. Various policies, regulations and agreements related to the handling of Covid-19 are relevant to changes in the socio-religious routine in society. The impact of Covid-19 is used as a strengthening of the relationships that are built in the community in dealing with Covid-19 by using the cultural basis and local wisdom of each religion and belief. The cultural-religious basis is the main aspect of carrying out social transformation by collaborating together across religions as a form of integrity in facing Covid-19. In addition, social reality confirms that the village level FKUB (Religious Forum for Religious People) can optimize the value of mutual cooperation in order to respond to the batara times that caused riots in a religious plural society. So that religious leaders have an important role in disciplining the community to carry out religious rituals in Pancasila Village, Sukoreno. social reality confirms that the village level FKUB (Religious Forum for Religious People) can optimize the value of mutual cooperation in order to respond to the batara times that caused riots in a religiously pluralistic society. So that religious leaders have an important role in disciplining the community to carry out religious rituals in Pancasila Village, Sukoreno. Dekade terakhir tahun 2019, dunia di gemparkan dengan munculnya wabah corona virus disease (Covid-19) yang kali pertama muncul di Kota Wuhan, Cina dan menyebar ke seluruh negara termasuk Indonesia. Covid-19 menimbulkan dampak signifikan dalam aspek, sosial-budaya, dan ekonomi. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak Covid-19 yang berkontribusi terhadap transformasi sosial masyarakat Desa Pancasila, Sukoreno dalam menjaga kestabilitasan peraturan pemerintahan melawan Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat Desa Pancasila, Sukoreno. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigm ‘pagebluk’ masih melekat kuat terhadap masyarakat desa dalam menyikapi virus Covid-19. Pagebluk merupakan suatu asumsi yang diyakini oleh masyarakat yang berupa “balak” atau penyakit. Penyakit ini dipercaya akan memberikan suata efek jera kepada masyarakat karena telah lalai dalam menjalankan perintah dan tradisi di wilayah Desa Pancasila, Sukoreno. Adanya Pagebluk menyebabkan transformasi sosial dan budaya pada masyarakat setempat. Berbagai kebijakan, regulasi dan kesepakatan terkait penanganan Covid-19 berelevansi terhadap perubahan rutinitas sosial keagamaan di masyarakat. Dampak Covid-19 dijadikan sebagai penguat relasi yang terbangun di masyarakat dalam merentas Covid-19 dengan menggunakan basis budaya dan kearifan lokal pada masing-masing agama dan aliran kepercayaan. Basis budaya-agama menjadi aspek utama melakukan transformasi sosial dengan melakukan kolaborasi bersama lintas agama sebagai wujud integritas menghadapi Covid-19. Selain itu, realitas sosial menegaskan bahwa FKUB (Forum Keagamaan Umat Beragama) tingat desa dapat mengoptimalkan nilai kegotongroyonga guna menyikapi batara kala yang menyebabkan kerusuhan di tengah masyarakat plural beragama. Sehingga tokoh agama memiliki peran penting dalam mendisiplinkan masyarakat untu melaksanakan ritual keagamaan di Desa Pancasila, Sukoreno.
Praktik masyarakat konsumsi online dalam perspektif Baudrillard Kalya Nabila Zuhdi; Hasna Bararah M; Nabilah Fina Aprilia; Pramana Herjati Putra Dionchi; Ananda Dwitha Yuniar
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.683 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p681-687

Abstract

The presence of technology brings about a change in people's lives, with technology of all activities being more comfortable. Technological changes have taken place in the field of digital marketing, such as shop online. The presence of an online shop provides considerable comfort in shopping activities. But with that convenience, it can also establish higher consumption patterns. This consumption pattern was analyzed using the concept of the consumption of Jean Baudrillard. The study USES a descriptive qualitative approach with the data-collection technique of structured interviews. In the study two results have been found, the first of these is consensual behaviors among sociology students where they buy goods through online shops out of sheer need. The second result was that a sociology student was seeking to remain unaffected by the ease of shopping through online shops in order to avoid the form of consumer behavior. From such exposure it can be concluded that the concept of consumptive society by Jean Baudrillard is relevant to today's lives where people tend to satisfy the urge to buy things instead of the need. Kehadiran teknologi membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat, dengan adanya teknologi segala aktivitas dapat dilakukan dengan lebih nyaman. perubahan karena teknologi turut hadir dalam bidang digital marketing seperti hadirnya online shop. Kehadiran online shop cukup memberikan kenyamanan dalam aktivitas belanja. Namun dengan kenyamanan tersebut dapat pula membentuk pola konsumsi yang semakin tinggi. Pola konsumsi ini dianalisis menggunakan konsep masyarakat konsumsi dari Jean Baudrillard. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yakni wawancara terstruktur. Dalam penelitian ini ditemukan dua hasil, yang pertama adanya perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa sosiologi dimana mereka membeli barang melalui online shop karena keinginan bukan kebutuhan. Hasil yang kedua yakni ditemukan adanya mahasiswa Sosiologi yang berusaha untuk tidak terpengaruh kemudahan berbelanja melalui online shop dengan tujuan agar tidak terbentuk perilaku konsumtif. Dari pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa konsep masyarakat konsumtif oleh Jean Baudrillard relevan dengan kehidupan saat ini dimana masyarakat cenderung memuaskan keinginan membeli suatu barang bukan atas dasar kebutuhan.
Strategi Sunan Bonang melalui media seni dalam penyebaran dakwah Islam Amelia Febriyanti; Lutfiah Ayundasari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.137 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p688-694

Abstract

The majority of the population in Indonesia is Javanese with distinctive traditions, like other societies which give their own color to the development of patterns of understanding and practice of Islam in this country. The development of Islam in Java cannot be separated from the influence and progress of Wali Sanga. Wali Sanga has a deeper ability in a rational and scientific sense, namely they are newcomers who try to pioneer new teachings and ideologies who are able to carry out precise strategies in finding value gaps between old traditions and beliefs (Hindu-Buddhist). Sunan Bonang is one of the guardians who uses art as a medium in his strategy to spread Islamic preaching. Not only that, the suluk made by Sunan Bonang has educational value to be learned. Mayoritas penduduk di Indonesia adalah orang Jawa dengan tradisi yang khas, seperti masyarakat lainnya yang memberikan warna tersendiri pada perkembangan pola pemahaman dan pengamalan Islam di negeri ini. Perkembangan Islam di Jawa tidak lepas dari pengaruh dan kiprah Wali Songo. Wali Sanga memiliki kemampuan lebih dalam arti yang rasional dan ilmiah yaitu mereka sebagai pendatang yang berusaha merintis sebuah ajaran dan ideologi baru yang mampu melakukan strategi jitu di dalam mencari celah-celah nilai antara tradisi dan keyakinan lama (Hindu-Budha). Sunan Bonang merupakan salah satu wali yang menggunakan seni sebagai media dalam strateginya untuk menyebarkan dakwah Islam. Bukan hanya itu, suluk yang dibuat oleh Sunan Bonang memiliki nilai edukatif yang dapat dipetik.
Sunan Sendang Duwur: Jejak penyebaran Agama Islam di pesisir Kabupaten Lamongan Aprilita Faradina Suyatno; Lutfiah Ayundasari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.502 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p695-702

Abstract

The dissemination of Islamic teachings in the north coastal area of Lamongan Regency to be precise in Sendang Duwur Village, Paciran District is closely related to the figure of Raden Noer Rochmat or known as Sunan Sendang Duwur. In spreading Islam, Sunan Sendang Duwur adopted the method of preaching culturally through acculturation of local culture with the values of Islamic teachings which can still be found from the reliefs of the mosque to the tomb of Sunan Sendang itself and is evidence of the spread of Islam on the coast of Lamongan Regency. His role in spreading Islam is very memorable in the collective memory of the surrounding community and is considered as one of the influential figures in the spread of Islam in Lamongan Regency. The purpose of this study was to find out more about the biography, role, and legacy of Raden Noer Rochmat or Sunan Sendang Duwur in spreading Islamic teachings in Sendang Duwur Village, Paciran District, Lamongan Regency. This study uses a qualitative research method with a historical approach by looking at and examining all aspects of life from Sunan Sendang Duwur ranging from biographies, roles, methods of preaching, to sites that are legacy of Sunan Sendang Duwur as traces of the spread of Islam in Lamongan. Penyebaran ajaran agama Islam di wilayah utara pesisir Kabupaten Lamongan tepatnya di desa Sendang Duwur Kecamatan Paciran erat kaitannya dengan sosok Raden Noer Rochmat atau yang dikenal dengan nama Sunan Sendang Duwur. Dalam menyebarkan agama Islam, Sunan Sendang Duwur mengadopsi metode dakwah secara cultural melalui akulturasi budaya lokal dengan nilai-nilai ajaran agama Islam yang masih dapat ditemukan peninggalannya dari mulai dari relief masjid hingga makam Sunan Sendang sendiri dan menjadi bukti penyebaran agama Islam di pesisir Kabupaten Lamongan. Peranannya dalam menyebarkan agama Islam sangat membekas dalam memori kolektif masyarakat sekitar dan dianggap sebagai salah satu tokoh yang berpengaruh dalam penyebaran agama Islam di Kabupaten Lamongan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih lebih lanjut tentang biografi, peranan, dan jejak peninggalan Raden Noer Rochmat atau Sunan Sendang Duwur dalam menyebarkan ajaran agama Islam di Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah dengan melihat dan mengkaji seluruh aspek kehidupan dari Sunan Sendang Duwur mulai dari biografi, peranan, metode dakwah, hingga situs-situs yang peninggalan Sunan Sendang Duwur sebagai jejak penyebaran agama Islam di Lamongan.
Persepsi masyarakat terhadap kesempatan pendidikan tinggi bagi kaum perempuan Cahyani Dwi Putri Asih; Prawinda Putri Anzari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.591 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p703-710

Abstract

The education has big impact in everybody’s life to achieve a prosperous life. As stated in the Indonesian government that every citizen has the right to get a proper education regardless of race, religion, or gender differences. But, there are still many gender inequalities in the opportunity to receive education, especially at the university lecture. In this article, we will discuss public perceptions regarding educational opportunities for women which are summarized in three points, that is condition of women's education in Banjaragung Village, parents' perceptions about opportunities higher education for women, and women's thought about the importance of higher education for them. This articles making by descriptive qualitative methods, and then primary data sources from interviews with informants, and secondary data sources from literature studies. Then proceed with data analysis techniques using data reduction, data display, and verification. The results of this research is condition of education in the majority women in Banjaragung Village are maximum at the high school level. The perception of most parents is they are didn't prioritize higher education for their daughters. On the other side, the majority of women in Banjaragung Village also have an awareness of the importance that higher education for their future. Aspek pendidikan memiliki andil besar bagi kehidupan setiap manusia dalam mencapai kehidupan yang sejahterah. Seperti yang tercantum dalam peraturan pemerintahan Indonesia bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa memandang perbedaan ras, agama, maupun gender. Namun demikian, masih banyak dijumpai ketimpangan gender dalam kesempatan untuk mengenyam pendidikan khususnya pada jenjang perguruan tinggi. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai persepsi masyarakat terkait kesempatan pendidikan bagi kaum perempuan yang terangkum dalam tiga poin yaitu kondisi pendidikan kaum perempuan di Desa Banjaragung, persepsi orang tua perihal kesempatan mengenyam pendidikan tinggi bagi kaum perempuan, serta pandangan kaum perempuan itu sendiri terkait pentingnya pendidikan tinggi bagi mereka. Penyajian artikel pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dari wawancara terhadap informan, serta didukung dengan adanya sumber data sekunder yang berasal dari kajian literatur. Kemudian dilanjutkan dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi pendidikan pada mayoritas perempuan di Desa Banjaragung maksimal hanya pada jenjang Sekolah Menengah atas. Persepsi sebagian besar orang tua diketahui tidak memprioritaskan pendidikan tinggi bagi anak perempuannya. Disisi lain, mayoritas perempuan di Desa Banjaragung juga memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi bagi masa depannya.
Perspektif feminisme dalam kepemimpinan perempuan di Indonesia Eggi Alvado Da Meisa; Prawinda Putri Anzari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.458 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i6p711-719

Abstract

Leaders have an important role in providing enthusiasm, the quality of a group being led, and also the level of achievement that can be achieved. A leader is someone who has skills and advantages, especially in skills and strengths in a particular field, so that he is able to influence others to jointly carry out certain activities in order to realize certain goals and achievements. The focus of this research is on the influence of women in leadership in Indonesia, and how the feminist perspective sees women as leaders in Indonesia. The method used in the study uses a library approach. This literature study is a method by collecting library data through books, related journals, documents (both printed and electronic). Then the results of this study show that women's leadership in Indonesia has shown that they are women who are able to prove and achieve success as leaders. The role of women in leadership in Indonesia from all aspects of the field has shown that women are also capable and worthy to be leaders. Pemimpin memiliki peranan penting dalam memberikan semangat, kualitas dari suatu kelompok yang dipimpin, dan juga tingkat prestasi yang bisa dicapai. Seorang pemimpin merupakan seseorang yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya pada kecakapan dan kelebihan pada satu bidang tertentu, sehingga ia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas tertentu demi mewujudkan suatu tujuan dan pencapaian tertentu. Fokus penelitian ini diantaranya mengenai pengaruh perempuan dalam kepemimpinan di Indonesia, serta bagaimana perspektif feminisme melihat sosok perempuan menjadi pemimpin di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan. Studi kepustakaan ini merupakan metode dengan mengumpulkan data pustaka melalui buku-buku, jurnal terkait, dokumen-dokumen (baik cetak maupun elektronik). Kemudian hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan di Indonesia telah menunjukkan bahwa mereka para kaum perempuan mampu membuktikan dan mencapai suatu keberhasilan sebagai pemimpin. Peran perempuan dalam kepemimpinan di Indonesia dari segala aspek bidang telah menunjukkan bahwa perempuan juga mampu dan layak dijadikan seorang pemimpin.

Page 8 of 37 | Total Record : 368