cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 369 Documents
Web-Tana: Inovasi pembelajaran sebagai aksi pengurangan risiko bencana bagi siswa di era digital 4.0 Robby Hilmi Rachmadian; Tasya Khairunisa; Eva Indra Sofiana; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1379.883 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p803-814

Abstract

Malang Raya area is an area that has quite complex natural disaster potential. Based on the geological geomorphological perspective, Malang Raya is located in a subduction zone which causes the area to have intense seismic activity. Seeing this fact, it is necessary to provide the community with appropriate knowledge of earthquake disaster preparedness and disaster mitigation as an effort to reduce the impact of the risk. However, behind these efforts there are groups that are vulnerable in implementing disaster mitigation, namely the children. This is because children have a limited understanding of disaster risks and hazards, resulting in no preparedness when faced with this. Thus, special policies are needed in the form of learning innovations to increase disaster spatial knowledge and disaster risk reduction from an early age. The research methodology used in this research is research and development. The types of data obtained are qualitative and quantitative data. The data analysis technique used descriptive qualitative analysis and descriptive statistics to be valid. The results of this study are "Web-Tana" which contains an interactive digital map of earthquake-prone areas in the Greater Malang Region, educational features of earthquake disaster mitigation that are suitable for the abilities of children aged 7-12 years and supporting features in the form of an early warning system. Kawasan Malang Raya merupakan daerah yang memiliki potensi bencana alam cukup kompleks. Berdasarkan perspektif geologi geomorfologi, Malang Raya terletak di zona subduksi yang menyebabkan daerah tersebut memiliki aktivitas seismik yang intens. Melihat fakta demikian, maka diperlukan pembekalan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan mitigasi bencana yang tepat guna kepada masyarakat sebagai upaya untuk mengurangi dampak resikonya. Namun, dibalik upaya tersebut terdapat kelompok yang rentan dalam pengimplementasian mitigasi bencana yaitu kelompok anak-anak. Hal ini dikarenakan anak-anak memiliki keterbatasan pemahaman tentang risiko dan bahaya bencana, sehingga mengakibatkan tidak adanya kesiapsiagaan ketika menghadapi hal tersebut. Dengan demikian, diperlukan kebijakan khusus berupa inovasi pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan spasial kebencanaan dan pengurangan risiko bencana sejak dini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif agar valid. Hasil dari penelitian ini adalah “Web-Tana” yang memuat peta digital interaktif rawan bencana gempa bumi Kawasan Malang Raya, fitur edukasi mitigasi bencana gempa bumi yang sesuai dengan kemampuan anak-anak usia 7 – 12 tahun dan fitur pendukung berupa early warning system.
Penolakan aktivitas tambang pasir dan konflik sosial di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Adinda Novalia Retnaning Putri; Dimas Aulia Rifqi; Maria Apolonia Prakris; Khairunnisa Amalia Khalaidah; Umiliya Arfah Amanda; Abdul Kodir
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.313 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p815-823

Abstract

As we know that Indonesia is one of the nations with abundant natural potential, which is caused by it’s adequate natural resources. These days, we are familiar with a lot of utilization of our natural resources, which one of them is mining. But if we see from day to day, this utilization term got misused by some part of company to hide their exploitation act towards the nature. Like the minning case that have been done by PT Indo Modern Minning Sejahtera (PT IMMS) in Lumajang regency, East Java. This minning activity got a lot of criticism from the citizens around the area because it is considered to conduce another natural problems caused by the lack of company’s management and attention towards its waste and former mining land, until an exhalation illness (which is in this case is ISPA) that infected many of citizens because of the pollution from mining activity. The rejection against this mining activity finally culminate to violence act from PT IMMS (by sending their people) towards two local citizens around the area. This article is rely on literature studies, which is the writer collect some trusted news related to this mining problem. This case was analized by using vertical conflict concept which put forward by Karl Marx, and then reviewed with social conflict in an organization. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi alam yang melimpah, dikarenakan sumber daya alamnya yang sangat memadai. Pada hari ini kita sudah tidak asing lagi dengan berbagai penggunaan sumber daya alam, salah satunya ialah pertambangan. Namun, bila dilihat dari hari ke hari, istilah pemanfaatan ini kemudian disalahgunakan oleh beberapa pihak untuk menutupi tindakan eksploitasi. Layaknya kasus pertambangan yang dilakukan oleh PT Indo Modern Mining Sejahtera (IMMS) yang terjadi di kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Aktivitas pertambangan ini banyak dikecam oleh warga sekitar karena menimbulkan masalah alam lainnya akibat kurangnya pengelolaan dan perhatian perusahaan terhadap limbah dan lahan bekas pertambangan, hingga penyakit pernafasan (ISPA) yang menjangkit para warga akibat terpapar polusi dari aktivitas pertambangan. Penolakan ini juga berujung pada terjadinya kekerasan fisik terhadap warga yang menentang adanya aktivitas tambang oleh preman-preman dari pihak PT IMMS. Artikel ini ditulis mengandalkan studi literatur, dimana penulis mengumpulkan berita terkait permasalahan aktivitas pertambangan PT IMMS dari sumber terpercaya. Kasus ini kemudian penulis analisa menggunakan konsep konflik vertikal yang dikemukakan oleh Karl Marx, serta dikaji menggunakan konsep konflik sosial dalam sebuah organisasi.
Penanganan konseling siswa selama pandemi COVID-19 di SMA Negeri 8 Malang Muhammad Irfan Asrori; Nur Hadi; Joan Hesti Gita Purwasih
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.15 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p824-831

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permasalahan yang timbul pada pembelajaran online selama masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri 8 Malang dan peran Bimbingan Konseling (BK) dalam menangani permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan reduksi data dan disajikan dalam bentuk matriks. Narasumber penelitian ini dipilih dengan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa permasalahan pembelajaran dikategorikan menjadi dua yaitu permasalahan yang dialami Guru dan permasalahan yang dialami Siswa oleh karena itu, BK melakukan penanganan terhadap permasalahan tersebut yang dilakukan secara bertahap yaitu analisis masalah, penanganan lebih lanjut dan pemberian tindakan preventif.
Pengembangan digital learning Geografi berbasis learning management system moodle pada materi dinamika kependudukan kelas XI SMA Aulia Arifka; Sumarmi Sumarmi; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.074 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p832-844

Abstract

Nowadays students are life in era that is increasingly open to technology. This era had an impact to change educational process with digital technology or referred as digital learning. Digital learning can change teaching process that is identical with meeting between teachers and students in a room into teaching without having to meet face to face. The aim of this research is to produce digital learning platform based Learning Management System Moodle on demographic dynamics subject matter. The location of this research is at SMAN 1 Purwosari. This type of research is development research that uses ADDIE model. The ADDIE model consists of 5 stages, namely: (1) Analysis, conducting analyzing curriculum and analyzing students needed. (2) Design, making design of the product. (3) Development, making products according to design. (4) Implementation, trials products to validators and subjects. (5) Evaluation, analyzing the results of product trials. The results of this research indicate that the percentage level of product feasibility is 89 percent, which means that the website is very suitable for learning management. Meanwhile, the results of students' understanding tests in the range of values ​​76-100 obtained a percentage of 82 percent. These results indicate that students have a very high level of understanding after using the product. Dewasa ini peserta didik berada di era yang semakin terbuka pada teknologi. Era tersebut membawa dampak pada suatu perubahan dalam proses pendidikan yang dikaitkan dengan teknologi digital atau yang biasa disebut dengan pembelajaran digital/digital learning. Pembelajaran digital dapat merubah proses belajar mengajar yang identik dengan pertemuan antara guru dan siswa dalam suatu kelas menjadi pembelajaran tanpa harus bertatap muka secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah platform pembelajaran digital berbasis Learning Management System Moodle pada materi dinamika kependudukan. Lokasi penelitian ini di SMAN 1 Purwosari. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model penelitian ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yang terdiri dari: (1) Analysis, melakukan analisis kurikulum dan analisis kebutuhan peserta didik. (2) Design, merancang desain produk website. (3) Development, membuat produk website sesuai desain. (4) Implementation, peneliti melakukan uji coba produk pada validator dan subjek penelitian. (5) Evaluation, melakukan analisis hasil uji coba produk. Setelah dilakukan penelitian, hasil menunjukkan bahwa persentase tingkat kelayakan produk sebesar 89 persen yang artinya produk website sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Sedangkan hasil tes pemahaman peserta didik pada rentang nilai 76-100 memperoleh persentase sebesar 82 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat pemahaman sangat tinggi setelah menggunakan produk.
Identifikasi kondisi fisik kawasan Coban Jodo bagian barat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Meliana Sasi Madyaningtyas; Muhammad Ayub Djoda; Nabilatul Afiyah; Rachel Michellia; Rasya Aji Firdaus Putra; Rendi Dwi Nugraha; Hadi Soekamto; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.087 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p845-851

Abstract

Java Island is famous for its cluster of volcanoes that stretch from east to west. One of the volcanoes that has its own uniqueness is tengger volcano complex. Gunungapi Tengger complex is one form of volcanic origin located in East Java which administratively belongs to four districts. One part of the complex is Coban Jodo Area located in Ngadirejo Village, Malang Regency which is located at the foot of Gunung Api Tengger. This study aims to determine the physical condition of Geomorphology and geology in the Coban Jodo Region through direct observation and literature results. Based on the calculation of slope slope, Coban Jodo Area has slopes with a very steep category. Furthermore, the geological conditions in the Coban Jodo Area are dominated by igneous rocks, in the form of tuff stones. Pulau Jawa terkenal dengan gugusan gunung api yang membentang dari timur hingga ke barat. Salah satu gunung api yang memiliki keunikan tersendiri adalah Kompleks Gunung Api Tengger. Kompleks Gunungapi Tengger merupakan salah satu bentuklahan asal vulkanik yang berada di Jawa Timur yang secara administrasi termasuk ke dalam empat wilayah kabupaten. Salah satu bagian dari kompleks wilayah tersebut adalah Kawasan Coban Jodo yang terletak di Desa Ngadirejo, Kabupaten Malang yang berada pada bagian Kaki Gunungapi Tengger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik berupa Geomorfologi serta geologi pada Kawasan Coban Jodo melalui pengamatan langsung dan hasil literatur. Berdasarkan perhitungan kemiringan lereng, Kawasan Coban Jodo memiliki lereng dengan kategori sangat terjal. Selanjutnya kondisi geologi pada Kawasan Coban Jodo didominasi oleh batuan beku, berupa batu tuff.
Pengaruh alih fungsi lahan terhadap resiko longsor di Desa Ngadirejo Mohammad Adam Firdaus; Mohammad Adhi Wicaksana; Mufid Zahir Hilmi; Muhammad Dimas Aqshal Syafatullah; Nafila Ratna Romaita; Queentasya Vanti Dian Kristianti; Hadi Soekamto; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.574 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p852-859

Abstract

Ngadirejo Village is a village located in the highland area that is located at the foot of Mount Bromo. This area is also oriented to the protected forest of the Foot of Mount Bromo.But in recent years the forest area of Ngadirejo Village has been turned into fields and agricultural land due to land function switching activities carried out by the community with the aim of economic benefits. This land function transition activity has an influence for Ngadirejo Village which is a slope area from the foot of the mountain. One of them is the potential for landslides that can occur. This research serves to explain about the influence of land function transition activities on landslide potential in Ngadirejo Village.This study uses qualitative descriptive method which is a research method described in descriptive form. As well as in data collection techniques using literature studies and field observations. From the results of the study, it can be known that the production forest area in Ngadirejo Village began to switch functions as agricultural fields. Then because the soil condition of Ngadirejo Village is easily eroded and located on a steep slope, then in general Ngadirejo Village has the potential of landslides that are in the medium to high category. Desa Ngadirejo merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah dataran tinggi yaitu terletak pada kaki Gunung Bromo. Wilayah ini juga berorientasi dengan hutan lindung dari Kaki Gunung Bromo.Namun beberapa tahun terakhir ini wilayah hutan dari Desa Ngadirejo telah berubah menjadi ladang dan lahan pertanian dikarenakan aktivitas peralihan fungsi lahan yang dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan keuntungan ekonomi.Aktivitas peralihan fungsi lahan ini menimbulkan pengaruh bagi Desa Ngadirejo yang merupakan wilayah lereng dari kaki gunung.Salah satunya adalah potensi tanah longsor yang bisa terjadi.Penelitian ini berfungsi menjelaskan tentang pengaruh aktivitas peralihan fungsi lahan terhadap potensi longsor di Desa Ngadirejo.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode penelitian yang dijabarkan dalam bentuk deskriptif. Serta dalam teknik pengumpulan data menggunakan kajian literatur serta observasi lapangan. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa wilayah hutan produksi yang ada di Desa Ngadirejo mulai beralih fungsi sebagai ladang pertanian. Kemudian dikarenakan kondisi tanah Desa Ngadirejo yang mudah tererosi serta berada di lereng yang terjal, maka secara umum Desa Ngadirejo memiliki potensi longsor yang berada pada kategori sedang hingga tinggi.
Marginalisasi perempuan dalam ranah publik (analisis wacana kritis Sara Mils dalam film Kim Ji Young Born 1982) Wulan Putri Larasati; Prawinda Putri Anzari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.725 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p860-865

Abstract

The film Kim Ji Young Born 1982 is one of the South Korean films that is based on the reality that occurs in society, especially in the Asian region, this film is adapted from the novel by Cho Nam Jo of the same title. This film tells about the main character named Kim Ji Young who since childhood has always received unfair treatment, this treatment continues until Ji Young goes to school, works, and even gets married. Even though South Korea is counted as a developed country, the patriarchal culture in that country is still very strong. The approach used in this film is a qualitative approach with Sara Mils' critical discourse analysis method, Sara Mils' critical discourse analysis model emphasizes more on how the position of the actor is shown. in the text. The purpose of this study is to find out how women are treated differently in work, especially in the public sphere. The difference between this research and previous research lies in the method used, namely Sara Mils' critical discourse analysis method. Film Kim Ji Young Born 1982 adalah salah satu film Korea Selatan yang diangkat dari realitas yang terjadi di masyarakat khususnya daerah Asia, film ini diadaptasi dari novel karya Cho Nam Jo dengan judul yang sama. Film ini menceritakan tentang tokoh utama bernama Kim Ji Young yang sejak kecil selalu menerima perlakuan tidak adil, perlakuan tersebut terus berlanjut sampai Ji Young sekolah, bekerja, bahkan hingga menikah. Meskipun Korea Selatan terhitung sebagai negara maju, budaya patriarki yang ada di Negara tersebut masih tergolong sangat kental Pendekatan yang digunakan dalam film ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis Sara Mils, model analisis wacana kritis Sara Mils lebih menekankan pada bagaimana posisi actor yang ditampilkan dalam teks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perempuan diperlakukan berbeda dalam pekerjaan khususnya pada ranah public. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah terletak pada metode yang digunakan yaitu metode analisis wacana kritis Sara Mils.
Penggunaan Tembang Macapat dalam penyebaran Islam di Jawa Fadhilla Ainuraziza Ramadhanti; Lutfiah Ayundasari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.357 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p866-872

Abstract

Islam is developing in Java Island very fast. This was assisted by the presence of walisongo who spread Islam throughout Java to outside Java. Many saints use art as a medium of preaching. One of the media used to spread Islam at that time was by using the macapat song. Macapat songs, which are praise to God, convey teachings about Islam, as well as an invitation to a better life. Therefore in this article the author aims to: 1) explain about the macapat song, 2) explain the various macapat songs and their reasons, 3) explain how the macapat song is used in the spread of Islam in Java. Islam berkembang di Pulau Jawa dengan sangat cepat. Hal ini dibantu dengan adanya para walisongo yang menyebarkan Islam ke seluruh penjuru Jawa hingga luar Jawa. Banyak para wali yang menggunakan kesenian sebagai media dakwahnya. Salah satu media yang digunakan untuk menyebarkan Islam saat itu ialah dengan menggunakan tembang macapat. Tembang macapat yang merupakan pujian kepada Tuhan, menyampaikan ajaran-ajaran tentang Islam, serta ajakan untuk ke kehidupan yang lebih baik. Oleh karenya dalam artikel ini penulis bertujua untuk: 1) menjelaskan tentang tembang macapat, 2) menjelaskan macam-macam tembang macapat beserta makanya, 3) menjelaskan bagimana tembang macapat digunakan dalam penyebaran Islam di Jawa.
Pengembangan media pembelajaran literasi digital interaktif pada materi persebaran flora dan fauna Titip Prayoga; Yusuf Suharto; Didik Taryana
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.765 KB)

Abstract

The lack of interactive learning media in learning Geography builds researchers’ intention to create effective learning media used in the learning process. One of the appropriate learning media with current technological advances is interactive digital literacy learning media. The development of this digital literacy learning media has the aim of improving the quality of Geography learning. At this media development stage includes eight development sequences including: (1) needs analysis, (2) preparation of learning media objectives, (3) collection of material items, (4) formulation of product assessment instruments, (5) making media, (6) implementation of the test, (7) revision, and (8) the final product. The product validity test was carried out by three experts, the first being a media expert who scored 100 percent with the validity criteria "valid", the second material expert got a score of 75.5 percent with the validity criteria "quite valid" and the last one the geography teacher got a score of 91.4 percent with "Valid" Validity Criteria. The effectiveness test was carried out at SMAN 1 Kalitidu Class XI IPS 1, totaling 31 students. The class was divided into two control and experimental groups to test the effectiveness of the learning media, and the result was that the experimental class gain score was greater than the control class, which was 27.5 while the control class gain score was 19. So, it can be stated that this interactive digital literacy learning media is valid and effective used by students. Kurangnya media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran Geografi membangun niat peneliti untuk menciptakan media pembelajaran yang efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang tepat dengan kemajuan teknologi saat ini adalah media pembelajaran literasi digital interaktif. Pengembangan media pembelajaran literasi digital ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Geografi. Pada tahap pengembangan media ini meliputi delapan urutan pengembangan meliputi: (1) analisis kebutuhan, (2) penyusunan tujuan media pembelajaran, (3) pengumpulan butir materi, (4) perumusan instrument penilaian produk, (5) pembuatan media, (6) pelaksanaan tes, (7) revisi, dan (8) produk akhir. Uji kevalidan produk dilakukan oleh tiga ahli yang pertama ahli media mendapatkan nilai 100 persen dengan kriteria kevalidan “valid”, yang kedua ahli materi mendapatkan nilai 75,5 persen dengan kriteria kevalidan “cukup valid” dan yang terakhir guru Geografi mendapatkan nilai 91,4 persen dengan kriteria kevalidan “valid”. Uji keefektifan dilakukan di SMAN 1 Kalitidu kelas XI IPS 1 yang berjumlah 31 siswa. Kelas dibagi menjadi dua kelompok kontrol dan eksperimen untuk menguji keefektifan media pembelajaran dan hasilnya gain skor kelas eksperimen lebih besar dibanding kelas kontrol yakni sebesar 27,5 sedangkan gain skor kelas kontrol sebesar 19. Jadi, dapat dinyatakan media pembelajaran literasi digital interaktif ini valid dan efektif digunakan oleh siswa.
Konstruksi sosial toleransi keberagaman dalam pelestarian budaya multikultural di Pesarean Gunung Kawi Angga Bayu Setiawan; Sukamto Sukamto; I Dewa Putu Eskasasnanda; Siti Malikhah Towaf; Pradani Maulidiyah Azzahroh
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe: (1) how the socio-cultural construction of religious tolerance in Pesarean Gunung Kawi; (2) how is the social construction of the community in interpreting religious tolerance in Pesarean Gunung Kawi; (3) and how the social construction of the community in maintaining religious tolerance in Pesarean Gunung Kawi. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. The research location is Pesarean Gunung Kawi, Wonosari Village, Wonosari District, Malang Regency. The results of this study: (1) the condition of Wonosari Village consists of various religions adhered to by the community including Islam, Christianity, Confucianism, Hinduism, and Buddhism. The religion that first entered Wonosari Village was Islam. Meanwhile, Christianity entered in 1965 at the time of the G30S/PKI incident, while the followers of Confucianism, Hinduism, and Buddhism were not many in number because the majority of their adherents were immigrants who married local residents. (2) The people of Wonosari Village interpret tolerance as an attitude of how they can respect each other without losing their respective characteristics. (3) The process of maintaining tolerance is carried out by the government and also the community. The local government has intensively carried out socialization, which was carried out at informal events such as RT meetings, RW meetings, and community gatherings. In addition, the government and the community have special events held to maintain tolerance, namely the 1 Suro ritual celebration. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bagaimana konstruksi sosial budaya toleransi keberagamaan di Pesarean Gunung Kawi; (2) bagaimana konstruksi sosial masyarakat dalam memaknai sikap toleran keberagamaan di Pesarean Gunung Kawi; (3) dan bagaimana konstruksi sosial masyarakat dalam menjaga toleransi keberagamaan di Pesarean Gunung Kawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian berada di Pesarean Gunung Kawi Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Hasil penelitiannya yaitu: (1) beragam agama yang di percaya oleh masyarakat Desa Wonosari seperti Islam, Kristen, Khong Hu Cu, Hindu, dan Budha. Agama yang pertama kali masuk ke Desa Wonosari yaitu agama Islam. Sedangkan agama Kristen masuk pada tahun 1965 pada saat peristiwa G30S/PKI, sedangkan pemeluk agama Khong Hu Cu, Hindu, dan Budha tidak banyak jumlahnya dikarenakan kebanyakan penganutnya adalah pendatang yang berjodoh dengan penduduk setempat. (2) Masyarakat Desa Wonosari memaknai toleransi sebagai suatu sikap yang dapat saling menghargai satu sama lain tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing. (3) Pemerintah serta masyarakat setempat gencar-gencarnya menjaga sikap toleran yang ada, seperti gencar melakukan sosialisasi, yang dilakukan pada acara-acara tidak formal seperti saat rapat RT, rapat RW, dan tahlil warga. Selain itu pemerintah dan masyarakat memiliki ciri khas atau acara khusus yang dilaksanakan guna menjaga toleransi yaitu gebyar ritual 1 Suro.

Page 10 of 37 | Total Record : 369