cover
Contact Name
Naya Desparita
Contact Email
j.sainspertanian@gmail.com
Phone
+6285262294964
Journal Mail Official
j.sainspertanian@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Al-Muslim. Jl. Almuslim Matanggumpangdua, Kampus Timur Desa Paya Cut, Bireuen-Aceh
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains Pertanian
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 20880111     EISSN : 27988597     DOI : https://doi.org/10.51179/jsp
Jurnal Sains Pertanian (JSP) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh dengan nomor 2088-0111 (media cetak) dan 2798-8597 (media online). Jurnal Sains Pertanian adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dibidang pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan terkait ilmu pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). Jurnal Sains Pertanian diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober serta terbit perdana pada 14 Februari 2011 menggunakan OJS 2. Jurnal Sains Pertanian adalah artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, dan artikel konseptual yang mencakup ilmu: Agroteknologi, Kehutanan, Agribisnis, Teknologi Hasil Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Veteriner. Setiap jurnal yang diterbitkan melalui proses double-blind review.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 9 no. 2: june, 2025" : 7 Documents clear
Model Bisnis Pertanian Urban untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Kabupaten Bireuen Syarifah Nayla Shafira; Windianet Firly; Syarifah Maihani; Al-Mahfud Saputra
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pertanian urban sebagai solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan lahan pertanian di Kabupaten Bireuen. Studi dilakukan di 5 kecamatan dengan karakteristik wilayah perkotaan dan semi-perkotaan, menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 30 petani urban untuk wawancara mendalam, 150 responden untuk survei, dan 10 informan kunci dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian urban melalui metode vertical farming, roo ftop garden, dan sistem hidroponik berhasil mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan. Implementasi pertanian urban tidak hanya berkontribusi pada produksi pangan, tetapi juga memberikan manfaat lingkungan melalui penciptaan ruang hijau produktif dan membuka peluang wirausaha baru bagi masyarakat perkotaan. Namun, pengembangan pertanian urban masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses teknologi modern, pengetahuan teknis, dan modal untuk pengembangan infrastruktur. Keberhasilan program ini bergantung pada dukungan kebijakan terintegrasi, peningkatan kapasitas petani, dan pengembangan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan dukungan kebijakan dan program pengembangan kapasitas untuk mengoptimalkan potensi pertanian urban di Kabupaten Bireuen. Kata Kunci: Pertanian urban, Keterbatasan lahan, Kabupaten Bireuen
Studi Ttranslokasi Asimilat pada Padi: Pendekatan Untuk Meningkatkan Produktivitas di Lingkungan Optimal Restu Mumpuni
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3216

Abstract

The rice productivity can be increased by improving the efficiency of absorbing translocation in plants. In rice, assimilates are translocated from the leaves to the plant's stem, roots, and panicles. Effective coordination among plant components is necessary for this process to guarantee that assimilation is distributed efficiently by plant growth and development requirements. This mini-review aims to provide additional information regarding the behavior and process of assimilate translocation in rice under optimum circumstances, which may be utilized as a guide in increasing rice productivity. Sink strength, spikelet partitioning in panicles, blooming duration, and the presence of certain genes in rice cultivars are some factors that influence the translocation of assimilate in rice plants. The features of rice varieties, the availability of nitrogen, and the soil's fertility can all be considered when optimizing the relationship between source and sink to maximize production and resource utilization in rice cultivation. In assimilate translocation, nutrients can be managed by applying nutrients at the right time, strengthening sources and sinks, and enhancing non-structural carbohydrates. Increased plant population, application of organic fertilizer, use of intermittent irrigation patterns, and application of nitrogen fertilizer are among the cultivation techniques that can enhance source and sink interactions in rice.
Indeks Keragaman Gulma pada Kebun Sagu Rakyat di Bogor, Indonesia Agief Julio Pratama; Ajmir Akmal; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Ratih Kemala Dewi; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ririh Sekar Mardisiwi; Egi Wiraguna; Restu Puji Mumpuni; Henry Kasmanhadi Saputra
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3225

Abstract

Kondisi pertanaman kebun sagu rakyat sebagian besar tidak dilakukan pengelolaan gulma secara intensif yang mampu memberikan dampak negatif bagi produktivitas tanaman. Penelitian bertujuan mengidentifikasi keragaman jenis gulma yang ada di kebun sagu rakyat dan vegetasinya sebagai dasar dalam pengendalian gulma di kebun sagu. Pengambilan contoh gulma dilakukan secara acak sederhana dengan menggunakan kuadran berukuran 50 cm x 50 cm dan fase tanaman sagu memasuki fase tanaman menghasilkan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah spesies gulma yang ditemukan pada kebun sagu rakyat sebanyak 65 spesies yang terbagi atas 39 famili. Dari spesies yang ditemukan, spesies Ottochloa nodosa memiliki nilai kerapatan nisbi dan nisbah jumlah dominan yang tertinggi dengan nilai 16,03% dan 10,24%. Untuk nilai frekuensi nisbi dan bobot kering nisbi tertinggi terdapat pada spesies Asystasia gangetica dengan nilai 9,37% dan 9,87%. Indeks keragaman gulma termasuk dalam kategori sedang yaitu dengan nilai 1,54.
Efek Lama Pemeraman Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarium L.) dengan Penambahan Urea dan Kapur (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Nutrisi Koji Al Adam; Mawarni; Nanda Fatmala; Aiya Sofia; Diah Fridayati; Yayuk Kurnia Risna
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3229

Abstract

ABSTRAK. Besarnya limbah ampas tebu yang dihasilkan belum mampu dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga ampas tebu yang dihasilkan sering kali dibuang dan diabaikan. Pembakaran ampas tebu yang secara masif dilakukan membuat pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan ampas tebu sebagai pakan ternak dengan mengkaji kualitas silase ampas tebu (saccharum officinarum L.) dengan penambahan urea dan kapur terhadap lama pemeraman. Penelitian ini dilaksanakan di Lab MIPA Universitas Almuslim dan Lab Pelayanan Publik BSPJI Banda Aceh. Berlangsung selama 05 Desember 2023 sampai 05 Maret 2024. Penelitian ini menggunakan limbah ampas tebu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan penelitian ini terdiri dari P0 (control/ tanpa perlakuan), P1 (20 hari pemeraman), P2 (25 hari pemeraman), dan P3 (30 hari pemeraman). Parameter yang diamati meliputi pH, Suhu, SK (Serat Kasar), PK (Protein Kasar), dan Aroma. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (Analisis Of Variance/ ANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa silase ampas tebu berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap suhu, pk, aroma, dan tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH, dan serat kasar. Kata Kunci: Ampas Tebu; Serat Kasar; Protein Kasar; Fermentasi; Pemeraman.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Ekowisata Gunung Geureudong di Desa Bukit Mulie Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah: Community Participation in the Development of Mount Geureudong Ecotourism in Bukit Mulie Village Timang Gajah Sub-District Bener Meriah Regency Nurul Sahara; Reza Fahmi; Aidil Amar
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3263

Abstract

Ekowisata merupakan salah satu alternatif pembangunan yang berkelanjutan, yang melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk partisipasi masyarakat Desa Bukit Mulie dalam pengembangan ekowisata Gunung Geureudong dan untuk mengetahui bagaimana bentuk strategi masyarakat Desa Bukit Mulie dalam pengembangan ekowisata Gunung Geureudong. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, quesioner dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, display data dan dibuat rekapitulasi. Hasil penelitian, partisipasi masyarakat terdapat macam-macam dan bentuk-bentuk partisipasi dalam pengembangan ekowisata Gunung Geureudong. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata hanya dalam pelaksanaan dan penerima manfaat dan memiliki partisipasi dalam bentuk tenaga, ide dan keahlian. Berdasarkan persepsi dan partisipasi masyarakat berada pada tingkat kedua atau partisipasi konsultatif yaitu masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan pendapat atau masukan, tetapi keputusan akhir tetap ditangan pihak pengambil keputusan. Kata Kunci: Masyarakat, Partisipasi, Ekowisata
Efektivitas Beberapa Dosis Pelet Trichoderma Harzianum Untuk Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah Pada Tanaman Kedelai (Glaycine Max (L) Merrill). Zaitun Ritaqwin; Vinny Pratiwi; Era Maulia; Hilda Pratiwi
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3302

Abstract

Sclerotium rolfsii Sacc. merupakan jamur penyebab penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai (Glycine max L.) yang menyebabkan penurunan produksi kedelai. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan tanaman kedelai terhadap serangan patogen S. rolfsii adalah dengan menggunakan agen hayati T. harzianum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dosis pelet T. harzianum yang tepat untuk menekan pertumbuhan cendawan patogen Sclerotium rolfsii penyebab penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK), dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh kombinasi perlakuan sebanyak 30 unit tanaman. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), didapatkan hasil yang berbeda nyata α<0,05 dilanjutkan dengan analisis BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan T. harzianum dengan dosis 20 gram/tanaman berpengaruh menurunkan intensitas penyakit rebah kecambah yang disebabkan cendawan patogen S. Rolfsii dan masa inkubasi perlakuan yang terserang lebih cepat yaitu pada perlakuan kontrol (VD0), Trichoderma harzianum dengan dosis 10 gram/tanaman (VD1) sedangkan perlakuan yang paling lambat terserang penyakit yaitu perlakuan Trichoderma harzianum dengan dosis 30 gram/tanaman (VD5).
Kajian Potensi Desa Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Naziratil Husna; Yusdiana; T.M Nur; Naya Desparita
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3344

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Desa Suak Raya yang terletak di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Desa ini memiliki berbagai sumber daya alam dan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi utama desa meliputi sektor pertanian dan perkebunan. Namun, tantangan seperti kurangnya infrastruktur, akses terhadap pasar, dan pengelolaan sumber daya yang belum optimal menghambat pengembangan potensi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya desa. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan Desa Suak Raya dapat mencapai kemandirian ekonomi dan berkontribusi pada pembangunan daerah secara keseluruhan. Kata Kunci : Potensi Desa, Pertanian, Pengembangan, Aceh, Aceh Barat

Page 1 of 1 | Total Record : 7