cover
Contact Name
Ira Pangesti
Contact Email
irapangesti2@gmail.com
Phone
+6281331994839
Journal Mail Official
pharmaqueous@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cerme No. 24 Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Pharmaqueous
ISSN : 25794329     EISSN : 26858150     DOI : https://doi.org/10.36760/
Core Subject : Health, Science,
The pharmaqueous is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research Healthy. The pharmaqueous invites manuscripts in the areas: 1. Pharmacy 2. Medical Laboratory Technology The pharmaqueous accepts articles in any Healthy related subjects and any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The primary, but not exclusive, audiences are academicians, graduate students, practitioners, and others interested in healthy research. The primary criterion for publication in pharmaqueous is the significance of the contribution an article makes to the literature in healthy area, i.e., the significance of the contribution and on the rigor of analysis and presentation of the paper. The acceptance decision is made based upon an independent review process that provides critically constructive and prompt evaluations of submitted manuscripts.
Articles 109 Documents
Identifikasi Cemaran Bakteri Escherechia coli Pada Air Sumur di Cilacap Mubarok, Akhmad; Rochmah, Nikmah Nuur; Permana, Denih Agus Setia
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, November 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i2.331

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang sangat mutlak bagi makhluk hidup khususnya manusia. Kebutuhan akan air seakan-akan tidak pernah ada habisnya antara lain digunakan untuk minum, mengolah makanan, mandi, energi, transportasi, pertanian ,industri dan rekreasi. Penyediaan air bersih akan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi jumlah orang sakit terutama penyakit yang berhubungan dengan air serta meningkatkan standar kualitas hidup. Menurut Permenkes No.492 Tahun 2010 tentang syarat mikrobiologi air minum adalah tidak ditemukannya bakteri Coliform dan Escherichia coli dalam 100 ml air. Kualitas air yang baik juga mempengaruhi kesehatan masyarakat, air digunakan harus terbebas dari cemaran mikroorganisme, salah satunya adalah bakteri Escherichia coli. Air yang tercemar bakteri dapat menularkan penyakit melalui air. Salah satu penyakit yang dapat ditularkan melalui air adalah penyakit diare. Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena morbiditas dan mortalitas-nya yang masih tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Desain peneilitian adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah sumur yang dimiliki oleh penduduk di wilayah kelurahan Sidanegara Kabupaten Cilacap. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagian dari sumur yang berada di wilayah tersebut. Hasil dari 5 sampel didapatkan bahwa 4 sampel (80%) dari 5 sampel memiliki indeks MPN >0/100 ml yang berarti sumur bor tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli. Sedangkan 1 sampel (20%) tidak terkontaminasi Escherichia coli.
Pengembangan Nanopartikel Kitosan Dan Kurkumin Dengan Menggunakan Tween 80 Dan Peg 400 Sebagai Pengawet Pada Bakso Indratmoko, Septiana; Dewi, Tri Kusuma; Nurrahman, Asep
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, November 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i2.333

Abstract

Bakso merupakan makanan dengan nilai gizi tinggi, namun waktu simpannya relatif singkat karena memiliki pH dan kadar air yang tinggi. Sehingga, diperlukan pengawet untuk menambah waktu simpannya, seperti kitosan dan kurkumin. Selain sebagai pengawet, kitosan dan kurkumin juga bersifat non-imunogenik dan non-karsinogenik. Efektivitas kedua bahan tersebut akan lebih baik jika digunakan dalam bentuk nanopartikel. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji formulasi nanopartikel kitosan dan kurkumin terhadap karakteristik dan pengaruhnya sebagai anti mikroba. Nanopartikel kitosan dan kurkumin diformulasi dengan surfaktan, dan kosurfaktan terpilih. Nanopartikel kitosan dan kurkumin dapat dihasilkan dengan perbandingan tween 80 dan PEG 400 4:1. Kemudian diuji ukuran partikel, potensial zeta, drug loading, dan stabilitasnya. Ukuran partikel nanopartikel kitosan dan kurkumin yang dihasilkan sebesar 19,7 nm, nilai potensial zeta sebesar +32,7 mV, serta drug loading sebesar 125 mg/mL. Hasil yang diperoleh dengan formulasi tersebut stabil sehingga dapat disimpulkan bahwa nanopartikel kitosan dan kurkumin dapat menghambat proses pembusukan bakso dengan baik. Dengan waktu perendaman selama 90 menit pada suhu 2-8oC, memberikan pengaruh terhadap waktu simpan bakso yang bertahan hingga 66 hari
Profil Terapi Antiretoviral (ARV) Beserta Nilai Parameter Viral Load (Vl) Pada Pasien Hiv/Aids Di Puskesmas “X” Distrik Cilacap Permana, Denih Agus Setia; Ningrum, DM; Faizal, Imam Agus
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, November 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i2.350

Abstract

Jumlah penderita pasien HIV/AIDS tiap tahun dilaporkan menunjukan trend yang meningkat disertai dengan kompleksitas dari terapi, menjadikan pengatasan penyakit ini memerlukan perhatian khusus terutama pada pengobatanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat profil terapi yang menggunakan antiretroviral (ARV) beserta parameter nilai Viral Load (VL) pada pasien HIV/AIDS di Puskesmas. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif non eksperimental, dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif, menggunakan data rekam medik pasien bulan Januari-Desember 2019. Jumlah sampel pasien yang akan digunakan adalah menggunakan pendekatan purposive sampling yaitu menggunakan semua pasien terdiagnosis positif HIV di Puskesmas “X” Distrik Cilacap yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan karakteristik jumalah sampel sebanyak 41 orang terdiri dari pasien laki-laki sebanyak 34 pasiendan pasien wanita senayak 7 pasien. dan kelompok umur terbanyak adalah 20-29 tahun (37%). Golongan obat ARV yang digunakan adalah Nucleoside/Nucleotide Reverse Transcriptase Inhibitors (NRTI) dan NonNucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors (NNRTI), dengan kombinasi obat ARV terbanyak adalah kombinasi lini pertama zidovudine + lamivudine + nevirapine (69%). Data profil pengobatan ARV menunjukan adalah 100% sesuai mengggunakan lini pertama, dengan penggunaan terbanyak zidovudine + lamivudine + nevirapine dan hasil pemeriksaan nilai viral load yang terdeteksi sebesar 9.75% dengan nilai 40 copies/ml.
Karakteristik dan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Rawat Jalan dengan Penggunaan Obat Hipertensi di UPTD Puskesmas Ayah I Kebumen Bulan Oktober 2021 Swandari, Mika Tri Kumala; Nugroho, Heri Tri; Pertiwi, Yuniariana
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.358

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis serius yang menjadi salah satu faktor risiko krusial pada penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner, gagal jantung, stroke serebral, ginjal, dan penyakit lainnya. Pengobatan hipertensi dapat digunakan monoterapi atau kombinasi. Terapi lini pertama pasien baru terdiagnosa hipertensi yaitu antihipertensi monoterapi. Pengobatan kombinasi tidak bisa dihindari pada pasien komplikasi penyakit kardiovaskular lainnya. Kualitas hidup merupakan persepsi subjektif individu terhadap kondisi fisik psikologis, sosial, dan lingkungan yang dialaminya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dan hubungan penggunaan obat antihipertensi terhadap kualitas hidup pasien hipertensi rawat jalan di UPTD Puskesmas Ayah I Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik accidental sampling pada Oktober 2021. Instrumen pengukuran kualitas hidup menggunakan EUROQOL EQ-5D. Karakteristik pasien hipertensi didominasi perempuan 51,1% dengan umur >65 tahun 41,8%, pendidikan Sekolah Menengah Atas 26,7%, jenis pekerjaan pedagang 44,4%. Karakteristik jenis obat hipertensi terbanyak yaitu obat tunggal 77,8%. Karakteristik kualitas hidup berdasarkan jenis kelamin 90,42% laki-laki dan 88,64% perempuan, umur terendah pada >65 tahun 87,37%, tingkat pendidikan rendah 80%, tinggi 97,5%. Pasien tidak bekerja mempunyai kualitas hidup 84,5% lebih rendah daripada orang yang bekerja. Secara umum kualitas hidup pasien dengan pengobatan monoterapi, mempunyai nilai kualitas hidup lebih tinggi daripada pasien dengan pengobatan kombinasi. Dengan demikian, terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan obat antihipertensi terhadap kualitas hidup pasien hipertensi dengan hasil uji Chi Square p values adalah 0,014.
Optimasi Formulasi Krim Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) dan Squalen Sebagai Antioksidan Indratmoko, Septiana; Sutrisno, Nifty Yuliani; Issusilaningtyas, Elisa
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.393

Abstract

Ekstrak kulit manggis dan squalen terbukti sebagai antioksidan. Untuk mempermudah penggunaan kandungan senyawa tersebut maka pada penelitian ini dibuat dalam sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum tween 80 dan PEG 400 yang digunakan sebagai emulgator dan mengetahui sifat fisik sediaan krim ekstrak kulit manggis dan squalen serta mengetahui daya antioksidan dengan senyawa uji DPPH (1,1- diphenyl-2-picrylhydrazin). Tiga Formula krim dengan perbandingan Tween 80 : PEG 400 sebagai berikut: F1 (6:0), F2 (3:3) F3 (0:6). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa komposisi formulasi krim ekstrak kulit manggis dan squalen optimum pada formulasi 2. Hasil uji sifat fisik krim ekstrak kulit manggis dan squalen memiliki uji organoleptis berbentuk semi padat, berwarna coklat muda, berbau jeruk purut dan tekstur lembut, homogen, pH 6, uji daya sebar 28,06 cm2, uji daya lekat 4,46 detik, uji proteksi baik, dan uji viskositas 25.000 cp. Aktifitas antioksidan dengan hasil nilai IC50 krim ekstrak kulit manggis dan squalen lebih tinggi dibandingkan ekstrak kulit manggis.
Pengaruh Metode Bioteknologi Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternateaa L.) Sebagai Antibakteri Gram Positif-Negatif Berdasarkan Konsentrasi Gula Tropicanaslim Yang Berbeda-Beda Rezaldi, Firman; Sasmita, Heny; Somantri, Ucu Wandi; Kolo, Yuliana; Meliyawati
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.373

Abstract

Kombucha bunga telang gula tropicanaslim merupakan salah satu minuman fermentasi probiotik yang diproduksi melalui konsorsium bakteri dan ragi dengan substrat gula tropicanaslim. Bahan baku pembuatan kombucha dalam penelitian ini adalah berupa rebusan bunga telang dimana sampel yang digunakan adalah bunga telang yang berasal dari desa Pekuncen Cilegon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombucha bunga telang pada konsentrasi gula tropicanaslim yang berbeda-beda. Konsentrasi gula tropicanaslim yang digun akan dalam penelitian ini adalah 20%, 30%, dan 40% (b/v) yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Kontrol positif yang digunakan berupa teh hitam, sedangkan kontrol negatif yang digunakan dalam bentuk akuades steril. Metode difusi sumuran merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengujian antibakteri untuk menghitung diameter zona hambat. Fermentasi kombucha bunga telang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dalam spektrum luas. Hal tersebut diindikasikan adanya potensi dalam mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, dan Escherichia coli. Kombucha bunga telang pada konsentrasi gula tropicanaslim sebesar 40% memiliki aktivitas antibakteri tertinggi, sehingga konsentrasi gula tropicanaslim tersebut berpotensi sebagai inovasi terkini pada produk bioteknologi fermentasi dalam menunjang aspek kesehatan.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Krim Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 Nurrahman, Asep; Susanti, Rini; Tajudin, Tatang
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.223

Abstract

Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) mengandung senyawa alkaloid, steroid, triterpenoid, tanin, dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi yang baik pada pembuatan Krim Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan aktivitas antibakteri. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan variasi konsentrasi Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma domestica Val.) yaitu F1 (40 %), F2 (60 %), dan F3 (80 %). Karakteristik fisik yang diamati berupa organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan tipe krim. Hasil uji organoleptis F1, F2 dan F3 krim bau khas kunyit, krim berbentuk semisolid, tekstur halus, krim berwarna hijau (F1), hijau pekat (F2), hijau hijau kehitaman (F3), pada uji homogenitas krim semua formulasi (F1, F2, F3), bersifat homogen, pada uji pH semua formulasi hasil pH 6. Pada uji viskositas semua formulasi sesuai dengan standar viskositas, sedangkan pada uji daya sebar krim formulasi terbaik pada F1, akan tetapi pada F3 tidak memenuhi standar daya sebar yang baik dan pada uji daya lekat krim formulasi terbaik ditunjukan pada F3. Serta pada uji tipe krim hasilnya yaitu minyak dalam air (M/A). Hasil pengujian antibakteri sediaan krim terdapat aktivitas antibakteri hasil diameter zona hambat bakteri pada F1 (15 mm), F2 (18 mm) dan F3 (19 mm).
Uji Antihiperglikemia Rebusan Daun Salam (Syzygium polyanthum) pada Mencit yang Diinduksi Glukosa Kartikaningrum, Vidya
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.374

Abstract

Diabetes mellitus menjadi masalah kesehatan masyarakat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Selain antidiabetika oral, pasien diabetes mellitus tipe 2 ini juga banyak menggunakan obat herbal sebagai obat komplementer alternatif penyembuhan. Flavonoid yang terkandung di dalam daun salam merupakan salah satu golongan senyawa yang dapat menurunkan kadar glukosa darah.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit (Mus musculus L.) yang hiperglikemia. Hewan percobaan dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok 1 (kontrol normal), kelompok 2 (control negatif), kelompok 3 (induksi glukosa dan air rebusan daun salam 0,2 ml/20 gBB), kelompok 4 (induksi glukosa dan air rebusan daun salam 0,4 ml/20 gBB). Kadar glukosa darah mencit setelah perlakuan selama 7 hari kelompok 1 97,8 mg/dl, kelompok 2 265,4 mg/dl, kelompok 3 204,5 mgdl, dan kelompok 4 164,7 mg/dl. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) selama 7 hari dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit.
Antifungi Candida albicans, Aspergilus fumigatus, dan Pitosporum ovale Dari Sediaan Sampo Probiotik Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Sebagai Produk Bioteknologi Farmasi Rezaldi, Firman; Agustiansyah, Lucky Dita; Safitri, Endang; Oktavia, Swastika; Novi, Cory
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i1.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan sampo probiotik yang berbahan aktif lauutan fermentasi kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L) sebagai produk bioteknologi farmasi yang berpotensi dalam menghambat pertumbuhan fungi penyebab ketombe. Mikroba penyebab ketombe yang dimaksud dalam penelitian ini diantaranya adalah Candida albicans, Aspergillus fumigatus, dan Pitosprorum ovale. Sediaan sampo dibuat dengan 4 perlakuan formula yaitu konsentrasi 0%, 20%, 30%, dan 40% serta sampo pasaran sebagai kontrol positif. Pengujian antifungi dilakukan dengan metode difusi cakram dari konsentrasi secara keseluruhan. Data hasil rata-rata diameter zona hambat dianalisis menggunakan statistik yaitu ANOVA satu jalur kemudian dilanjutkan dengan uji post hoc. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa sediaan sampo probiotik yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang memiliki daya hambat terhadap ketiga pertumbuhan fungi. Konsentrasi 40% merupakan konsentrasi terbaik dalam menghambat pertumbuhan ketiga fungi, sehingga berpotensi sebagai produk bioteknologi farmasi khsusnya pada sediaan sampo probiotik.
Pengaruh Antihistamin Tabat Barito (Ficus Deltoidea) pada Rattus Novergicus yang Diinduksi Ovalbumin Sukarya, I Gede Andika; Hartini, Supri; Prihandono, Dwi Setyo
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4, Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i2.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberuai Ekstrak Tabat Barito (Ficus deltoidea) (FD) dengan melihat perubahan Eosinofil dan C- Reactif Protein (CRP) dan peran ekstrak Ficus deltoidea (FD) sebagai antihistamin pada tikus yang di induksi ovalbumin. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan Subjek penelitian yang akan digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dewasa galur Sprague dawley. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan di Laboratorium Jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Tikus yang digunakan pada penelitian ini adalah tikus putih jantan (Rattus norvegicus)dibagi 3 kelompok perlakuan masing- masing 7 ekor tikus per kelompok Tikus. Tikus kelompok pertama tanpa perlakuan sebagai kontrol. Kelompok tikus kedua injeksi dengan cairan ovalbumin sebanyak 1 ml sebagai kelompok tikus alergi. Tikus kelompok ketiga diinjeksikan ovalbumin sebanyak 1 ml dan diberikan ekstrak Ficus deltoidea (FD) melalui oral menggunakan jarum sonde dengan dosis 0,3 mg sebanyak 2 kali sehari selama 7 hari. Pada hari ke-7 dilakukan pengambilan darah dan dilakukan pemeriksaan hitung jumlah eosinofil dan kadar CRP pada masing masing kelompok. Data hasil penelitian pemberian ekstrak FD nilai eosinofil 1,486 % lebih rendah dari nilai eosinofil pada tikus alergi dengan nilai 4%. Kadar CRP pada tikus diberika FD dengan rata-rata 4,286 mg/L lebih rendah dari tikus alergi sebesar 9,429 mg/L. Ada pengaruh pemberian ekstrak Ficus deltidea (FD) pada tikus alergi dengan penurunan kadar Eosinofil dan penurunan Kadar C-Reactif Protein (CRP) dibandingan dengan tikus alergi. Sehingga Tabat barito (FD) berpotensi sebagai anti alergi.

Page 8 of 11 | Total Record : 109