cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 735 Documents
Implemenasi Kaizen dengan Pendekatan PDCA untuk Meningkatkan Produktivitas pada Proses Assembly Connector Ryan Saefulloh; Hafidz Akbar Halim; Retno Purwani Setyaningrum
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2017

Abstract

Persaingan industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan produktivitas melalui perbaikan berkelanjutan. Pada proses assembly connector di Perusahaan Otomotif XYZ masih ditemukan aktivitas yang tidak bernilai tambah berupa pemasangan shipping plug secara berulang yang menyebabkan pemborosan gerakan kerja, peningkatan cycle time, dan belum optimalnya produktivitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi produktivitas aktual, mengidentifikasi penyebab pemborosan, serta menerapkan Kaizen dengan pendekatan PDCA (Plan-Do-Check-Act) untuk meningkatkan produktivitas proses assembly connector. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi perusahaan, pengukuran cycle time, dan analisis proses kerja. Identifikasi akar penyebab masalah dilakukan menggunakan fishbone diagram dan metode 5W+1H, kemudian dirumuskan tindakan perbaikan melalui tahapan PDCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kaizen mampu mengurangi aktivitas pemborosan, memperbaiki aliran proses kerja, dan meningkatkan efisiensi operasional. Perbaikan dilakukan melalui eliminasi proses pemasangan shipping plug berulang, penataan area kerja, penyediaan alat bantu, serta penguatan penerapan 5S dan visual management. Implementasi perbaikan berhasil meningkatkan produktivitas hingga mencapai target perusahaan sebesar 2.150 pcs per hari serta menghasilkan proses kerja yang lebih terstandarisasi. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan Kaizen berbasis PDCA terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi pada industri otomotif.
Analisis Error Pada Proses Pengemasan Bag Semen Ukuran 40 Kg Menggunakan Metode Diagram Fishbone Dan Fuzzy Failure Mode And Effect Analysis Putera Bimantara Rahardjo; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2019

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk. PT. XYZ masih menghadapi permasalahan kecacatan pada proses pengemasan bag semen ukuran 40 kg. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecacatan, menetapkan urutan prioritas risiko kegagalan, serta merumuskan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas proses menggunakan metode Diagram Fishbone, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA). Hasil penelitian menunjukkan total kecacatan selama Juni–Juli 2025 mencapai 2.367 bag. Berdasarkan FMEA, Faktor penyebab kegagalan dengan tingkat prioritas risiko tertinggi berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). adalah setting takaran pengisian yang belum stabil (168), sistem kerja yang berorientasi pada target (100), dan cacat bawaan dari pemasok (60). Sementara itu, hasil Fuzzy FMEA menunjukkan nilai FRPN tertinggi pada setting takaran pengisian yang belum stabil (612), sistem kerja yang berorientasi pada target (500), dan kurangnya ketelitian operator (458). Usulan perbaikan yang diberikan meliputi pemasangan sensor tekanan dan alarm otomatis pada mesin packing, penyelarasan KPI antara target produksi dan kualitas, serta pelatihan operator secara berkala. Penerapan usulan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas proses pengemasan semen.
Analisis Tekno-Ekonomi Pemasangan Onshore Power Supply (OPS) untuk Kapal Batubara di Jetty PLTU Adi Prasetiyawan; Eri Prabowo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2025

Abstract

Aktivitas hoteling kapal pengangkut batubara saat sandar di Jetty PLTU Tanjung Jati B masih dipenuhi oleh auxiliary engine berbahan bakar minyak, sehingga menimbulkan biaya operasional dan emisi lokal yang tinggi. Onshore Power Supply (OPS) menggantikan pasokan tersebut dengan listrik dari jaringan darat. Penelitian ini menganalisis kelayakan tekno-ekonomi pemasangan OPS berbasis Static Frequency Converter 750 kVA melalui pendekatan kuantitatif studi kasus. Aspek ekonomi dinilai menggunakan model penghematan bahan bakar (avoided fuel cost) dengan indikator NPV, IRR, DPP, dan B/C Ratio pada empat skenario pemanfaatan (10%, 50%, 80%, dan 100%), dilengkapi analisis arus kas 25 tahun, analisis sensitivitas one-at-a-time, matriks sensitivitas dua arah, serta analisis ekosistem manfaat ganda. Hasil menunjukkan proyek tidak layak pada pemanfaatan 10% (NPV −Rp27,43 miliar; B/C 0,34) namun layak pada 50%, 80%, dan 100%, dengan NPV meningkat hingga +Rp78,35 miliar, IRR 43,06%, dan periode pengembalian 3–8 tahun; titik impas tercapai pada utilisasi sekitar 33,34%. Variabel paling berpengaruh adalah tingkat pemanfaatan OPS, diikuti WACC dan biaya O&M. Setiap sandar/call menghasilkan penghematan bersih setara Rp5.764/kWh, dan implementasi OPS memberikan manfaat ganda bagi unit pembangkitan serta unit distribusi PLN.
Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HIRARC Dan HAZOP Pada Area Fabrikasi Departemen Construction Ahmad Nabilul Abror; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2026

Abstract

Aktivitas fabrikasi pada Departemen Construction PT. XYZ melibatkan proses pemotongan material, pengelasan, pengoperasian mesin, dan pengangkatan material menggunakan overhead crane yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya, menentukan tingkat risiko, serta merumuskan alternatif pengendalian melalui penerapan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) yang dipadukan dengan Hazard and Operability Study (HAZOP). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data hasil observasi lapangan, wawancara, dokumentasi perusahaan, serta catatan kecelakaan kerja selama Januari–Juni 2025. Hasil analisis menunjukkan lima kelompok bahaya yang terdiri atas tiga kategori risiko sedang dan dua kategori risiko tinggi. Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas pengangkatan material menggunakan overhead crane dan pekerjaan maintenance mesin frais. Analisis HAZOP mengidentifikasi sejumlah penyimpangan operasional, seperti tidak digunakannya alat pelindung diri tertentu, tidak diterapkannya prosedur Lock Out Tag Out (LOTO), kurangnya pelindung mesin, lemahnya pengendalian area kerja, serta rendahnya kewaspadaan pekerja. Berdasarkan temuan tersebut, pengendalian yang direkomendasikan meliputi peningkatan kepatuhan dalam menggunakan APD, penerapan sistem LOTO, pemasangan machine guarding, penetapan safe zone, penyempurnaan prosedur kerja, serta pelaksanaan pelatihan K3 secara berkala. Penggabungan metode HIRARC dan HAZOP memberikan gambaran risiko yang lebih menyeluruh sehingga dapat dimanfaatkan untuk menetapkan prioritas pengendalian serta mendukung peningkatan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja di area fabrikasi PT. XYZ.
Analisis Evaluasi Dan Pemilihan Vendor Pengadaan Barang Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Mar’atus Solikhah; Arvita Emarilis Intani; Tri Ngudi Wiyatno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2038

Abstract

Pengadaan barang merupakan aktivitas krusial yang berdampak langsung terhadap efisiensi operasional perusahaan. PT XXX saat ini menghadapi kendala pada proses pengadaan, khususnya terkait ketidakpastian waktu pengiriman oleh vendor Alat Tulis Kantor (ATK). Berdasarkan data Purchase Order (PO) periode Maret 2026, ditemukan kesenjangan performa antar vendor, di mana salah satu vendor utama memiliki tingkat ketidakpatuhan mencapai 50%. Selain itu, proses pemilihan vendor yang berjalan saat ini masih bersifat subjektif dan belum memiliki acuan terstruktur, sehingga berisiko menghasilkan keputusan yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model evaluasi dan pemilihan vendor yang objektif dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas produk, ketepatan pengiriman, dan pelayanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner perbandingan berpasangan (pairwise comparison) yang melibatkan 10 responden internal yang berkompeten. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode AHP mampu memberikan struktur penilaian yang sistematis dalam menentukan prioritas kriteria serta pemilihan vendor terbaik. Implementasi model AHP ini diharapkan dapat membantu manajemen PT XXX dalam memitigasi risiko keterlambatan pengiriman, menjaga efisiensi biaya, serta mengoptimalkan produktivitas operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Pengaruh Anggaran Biaya Operasional dan Anggaran Pendapatan Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Kecamatan Tallo Nurul Mumtazah Simpajo; Amril; Zalkha Soraya
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.590

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh anggaran biaya operasional dan anggaran pendapatan terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) pada salah satu perusahaan jasa kepelabuhanan di Makassar. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi laporan keuangan perusahaan dalam rentang waktu tertentu dengan pendekatan time series. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, baik anggaran biaya operasional maupun anggaran pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan.
Analisis Potensi Bahaya Pada Mesin Cutter Di Unit Finishing 3 Menggunakan Metode Hiaro Muhammad Nur; Aura Irsyaf Putri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.629

Abstract

Kondisi persaingan yang sangat dinamis dan kompleks menuntut setiap perusahaan untuk selalu berubah atau melakukan inovasi agar tetap bisa bertahan didalam perusahaan atau industri tersebut. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri kertas dan tisu. Keselamatan, keamanan, dan kesehatan adalah faktor yang berpengaruh bagi kelangsungan hidup manusia dalam melakukan aktifitas atau suatu pekerjaan. Tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja agar pekerja dapat melakukan pekerjaan mereka dengan aman, nyaman, dan sehat. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat diperlukan dalam suatu kegiatan pekerjaan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengidentifikasi bahaya, penilaian resiko, dan upaya pengendaliannya. Penelitian ini menggunakan metode HIARO, dengan mengamati aktivitas yang dilakukan pekerja pada mesin Cutter di unit Finishing 3. Pengumpulan data dilakukan dengan tahapan peninjauan langsung dan melakukan wawancara serta dokumentasi dan penelusuran referensi. Hasil yang didapat selama melaksanakan penelitian yaitu jenis bahaya apa saja yang berada pada area mesin Cutter serta melakukan penilaian terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan dapat meminimalisirkan terjadinya kecelakaan kerja tersebut.
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Jasa Terhadap Kepuasan Pelanggan Barokah Kurir Samarinda Muhamad Naufal Dwi Hidayat; Theresia Amelia Pawitra; Dharma Widada
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.897

Abstract

Perkembangan e-commerce yang pesat mendorong meningkatnya persaingan pada industri jasa pengiriman barang, sehingga perusahaan perlu mengukur kualitas layanan untuk mempertahankan kepuasan pelanggan. Salah satu perusahaan logistik di Samarinda mengalami penurunan jumlah pesanan dan menerima sejumlah keluhan terkait kualitas layanan yang belum pernah dievaluasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas layanan dan tingkat kepuasan pelanggan serta menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan menggunakan metode Logistic Service Quality (LSQ). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada [jumlah responden] pelanggan dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, dimensi Timeliness and Information (TI) serta Order Discrepancy Handling (ODH) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan ketepatan waktu dan kualitas informasi layanan, serta penanganan ketidaksesuaian pesanan yang lebih efektif, dapat menjadi prioritas perbaikan perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi peningkatan kualitas layanan berbasis dimensi LSQ yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan.
Rancang Bangun Sistem Informasi Presensi Karyawan Berbasis Web menggunakan Fotoselfie dan Global Positioning System (GPS ) pada Pabrik Air Minum Dalam Kemasan P2S2: (Studi Kasus: CV Hafas) Mochammad Syukron Ramadani; Fajriyanto; Hermanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.979

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan. Pabrik Air Minum P2S2 sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi air minum dalam kemasan masih menghadapi kendala dalam proses absensi karyawan, karena sistem yang berjalan masih bersifat manual dengan menggunakan buku absen dan tanda tangan, sehingga rentan terhadap kecurangan, kesalahan pencatatan, dan keterlambatan dalam penyusunan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem absensi karyawan berbasis web dengan metode selfie dan GPS guna mempermudah pencatatan kehadiran dan meningkatkan akurasi data absensi. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan menggunakan UML, implementasi dengan PHP Native dan MySQL, serta pengujian melalui Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola data absensi secara terintegrasi, meliputi absen masuk, absen pulang, foto selfie, lokasi GPS, validasi radius 100 meter, dan laporan akademik. Sistem berbasis web ini dapat diakses secara online oleh admin dan karyawan, sehingga pengelolaan absensi menjadi lebih efisien, akurat, dan fleksibel. Dengan demikian, Pabrik Air Minum P2S2 memperoleh peningkatan kualitas layanan administrasi dan kemudahan dalam pengambilan keputusan.
The Pottery Manufacturing Process and Business Model: (Case Study : MuseumKu Gerabah In Kasongan, Bantul, Yogyakarta) Agung Purnomo; Ryan Mahfud Hidayat; Husnan Rizky Ramadhan; Her Tafga Arfanindita; Anirawilda Purba; Bina Arumbinang Wajdi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1325

Abstract

This study aims to analyse the manufacturing process, business model, and sustainability aspects of MuseumKu Gerabah in Kasongan, Bantul. A descriptive qualitative case study approach was employed through observation, semi-structured interviews, and document analysis. The findings reveal that the manufacturing process consists of four main stages: material preparation, forming (hand-forming, moulding, and wheel-throwing), drying, and traditional kiln firing using wood and straw. Wheel-throwing is identified as the primary training method due to its high replicability and transferable skills. The Business Model Canvas (BMC) analysis highlights strengths in cultural value, interactive experiential learning, and diversified revenue streams. However, challenges include the utilisation of traditional firing technology, limited digital integration, and ageing artisans. Thematic analysis indicates interconnected cultural, social, and environmental sustainability dimensions, although environmental performance requires improvement through greener technology adoption and digital transformation. Theoretically, this study integrates traditional manufacturing analysis, business model evaluation, and sustainable creative tourism frameworks.