Articles
200 Documents
Perubahan Konseptual : Strategi Dalam Membangun Konsep IPA di Sekolah Dasar
Fanny Sumirat
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v5iI.1276
Kemampuan belajar manusia tidak terlepas dari kemampuan manusia dalam mengindra suatu objek melalui pengamatan.Belajar adalah proses pengkontruksian pengetahuan yang baru berdasarkan pengetahuan yang telah dimilikinya.Pandangan kontruktivisme mengenai pengetahuan adalah pengetahuan adalah kontruksi manusia, pengetahuan dipengaruhi oleh kontruksi sosial, dan pengetahuan bersifat tentatif.Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar dipengaruhi oleh persepsi dan pengetahuan guru yang mengajarkannya. Kenyataannya guru dan siswa berusaha memaknai dan mempunyai penafsiran yang sama-sama salahnya bila melihat suatu fenomena, sehingga menyebabkan pemahaman konsep yang salah/miskonsepsi. Kontruktivisme dan perubahan konseptual sangat erat hubungannya dalam mengembangkan pengetahuan siswa untuk memahami konsep IPA.Untuk membangun suatu konsep IPA yang benar diperlukan strategi dan pengkondisian yang tepat.Perubahan konseptual diyakini dapat memfasilitasi terbentuknya suatu konsep IPA
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES MELALUI MODEL SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SISWA KELAS IV SD NEGERI WANASARI 14 BEKASI
Yudi Budianti;
Isma Safiyyah
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v5iI.1277
Model Siklus Belajar (Learning Cyclel) merupakan model pembelajaran dengan pendekatan kontruktivis dan pembelajaran student centered yang membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan proses melalui langkah-langkah secara sistematis dengan model siklus belajar. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah kelas IV berjumlah 39 siswa. Data yang digunakan adalah hasil observasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang diolah secara deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian data persentase yang diperoleh pada siklus I siswa yang menguasai keterampilan proses sebanyak 22 siswa atau 56,41%. dan pada siklus III siswa yang menguasai keterampilan proses sebanyak 34 siswa atau 87,17%.
Pengaruh Kepribadian Dan Keadilan Prosedural Terhadap Komitmen Organisasi Guru SD Negeri Kecamatan Cakung Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur
Tri Eka Januriastuti
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v5iI.1278
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang efek langsung dari kepribadian dan keadilan prosedural terhadap komitmen organisasi guru SD Negeri kecamatan Cakung Barat, Kota Administrasi Jakarta timur. Pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur. Jumlah 18 sekolah, dari 108 guru, dengan sampel 85guru. Responden dipilih dengan teknik random sampling. Data tersebut dipilih dengan menggunakan rumus Slovin. Penelitian tentang analisis ini menyimpulkan bahwa (1) ada pengaruh langsung dari kepribadian terhadap komitmen organisasi, (2) ada pengaruh langsung dari keadilan prosedural terhadap komitmen organisasi, dan (3) ada pengaruh langsung dari kepribadian terhadap keadilan prosedural
MANAJEMEN LINGKUNGAN BERBASIS SEKOLAH DI TINGKAT SD
Rachmat Rasyad
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v5iI.1279
Manajemen lingkungan berbasis sekolah di tingkat SD merupakan suatu sistem yang perlu dilakukan dalam upaya membangun karakter dan kesadaran lingkungan hidup berkelanjutan di sekolah. Proses manajemen ini terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan proses manajemen lingkungan kedalam stakeholder sekolah di tingkat SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan metode studi dokumen. Hasil penelitian bahwa manajemen lingkungan berbasis sekolah dasar dapat diintegerasikan kepada stakeholder sekolah dalam rangka menciptakan green school.
Pengaruh Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe Jigsaw (Tim Ahli) terhadap Keaktifan Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran IPA SDN Bintara V
Rima Rikmasari;
Eka Mutiara Wohingati
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1280
Penelitian ini bertolak dari permasalahan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dimana kondisi siswa terlihat pasif pada pelajaran IPA. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw (tim ahli) terhadap keaktifan siswa. Metode penelitian yang digunakan quasi experiment design, dengan sampel berjumlah 33. Dan observasi sebagai instrumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerolehan rata-rata nilai pre test 37 dan post test 84 dengan rata-rata nilai N-Gain 0,75 (tinggi). Analisis uji hipotesis kedua kelompok menggunakan uji-t dengan hasil t-hitung sebesar 29,4 dan t-tabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 0,679, maka t-hitung > t-tabel. Dengan demikian
PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DENGAN MEMBERIKAN PENGHARGAAN (REWARD)
Irnie Victorynie
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1281
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian penghargaan (reward) terhadap pengambilan keputusan kepala sekolah pada sekolah dasar swasta. Untuk mendapatkan keputusan kepala sekolah yang efektif dan berguna bagi peningkatan mutu pendidikan, maka diperlukan pemberian penghargaan kepada guru. Pemberian penghargaan kepada guru akan memotivasi mereka untuk berpartisipasi lebih aktif dan mendukung pengambilan keputusan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap kepala sekolah dalam rangka pengambilan keputusan di sekolah dasar swasta di kota Bekasi dengan menggunakan metode survei dengan analisis jalur diterapkan di pengujian hipotesis. Jumlah sampel terdiri dari 62 kepala sekolah yang dipilih dengan menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menyimpulkan: Ada efek positif langsung pemberian penghargaan pada pengambilan keputusan
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER GURU SD SWASTA DI KECAMATAN JATIASIH KOTA BEKASI
Hendhisca Cipta
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1282
Objek dalam penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan kepuasan kerja terhadap turnover guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Dasar (SD) Swasta di Kota Bekasi menggunakan metode penelitian survey dengan menggunakan analisis jalur untuk mengetahui adanya pengaruh antar variabel. Sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 62 guru. Kesimpulan dari penelitian: (1) Terdapat pengaruh langsung negatif kepercayaan terhadap turnover. (2) Terdapat pengaruh langsung negatif kepuasan kerja terhadap turnover. (3) Terdapat pengaruh langsung positif kepercayaan terhadap kepuasan kerja.
PEMBELAJARAN MENULIS LAPORAN PENGAMATAN DENGAN PENDEKATAN PROYEK SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN IPA DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013
Dyah Lyesmaya
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1283
Saat ini, dalam penerapan kurikulum 2013, proses pembelajaran menjadi sangat penting dilakukan. Pencapaian pendidikan dalam kurikulum 2013 berbasis proses bukan berbasis hasil. Untuk itu diperlukan berbagai model pembelajaran yang berbasis proses dalam memenuhi tujuan kurikulum 2013. Pembelajaran Menulis Laporan Pengamatan IPA dengan Pendekatan Proyek merupakan pembelajaran yang berbasis proses. Menulis laporan pengamatan dalam pembelajaran IPA dengan pendekatan proyek menjadikan IPA sebagai sebuah proses yang terekam dalam tulisan laporan pengamatan yang dilakukan peserta didik. Kegiatan menulis laporan pengamatan IPA berbasis proyek selain memotivasi menulis karya ilmiah, mampu melatih peserta didik dalam mengumpulkan dan mengolah informasi. Sehinga kegiatan memperhatikan secara akurat, mencatat fenomena yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antar aspek dalam fenomena tersebut bisa dilakukan secara optimal oleh peserta didik. Dengan demikian pembelajaran secara kontekstual dan bermakna pun tercapai.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PERSONAL HYGIENE TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SMK NEGERI 33 JAKARTA
Annis Kandriasari;
Hilfa Nabila Puteri
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1284
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari media pembelajaran video animasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa SMK Negeri 33 Jakarta pada materi personal hygiene. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dimana terdapat kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Jumlah keseluruhan responden pada penelitian ini adalah 32 peserta didik. Data diperoleh dengan cara memberikan instrumen dalam bentuk 22 soal pilihan ganda. Berdasarkan nilai pre-test dan post-test untukkelompok perlakuan yaitu 62,19 dan 83,38. Selisih peningkatan (θ) pre-test dan post-test pada kelompok perlakuan sebesar 21,19. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 0,05, terbukti bahwa media pembelajaran video animasi personal hygiene terbukti lebih efektif sebagai media pembelajaran yang variatif dibandingkan dengan media pembelajaran konvensional
MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PEMBELAJARAN IPA DI SD
Leonita Siwiyanti;
Din Azwar Uswatun
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1285
Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha. Pendidikan kewirausahaan perlu ditanamkan dan dikembangkan sejak dini melalui peranan orang tua dan dunia pendidikan. Tujuan dari tulisan ini untuk mengemukakan konsep pendidikan kewirausahaan melalui pembelajaran IPA di SD dengan harapan agar pelaksanaan pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Dimana dalam pembelajaran IPA terdapat nilai-nilai jiwa kewirausahaan yang dipraktekkan langsung dalam memecahkan persoalan, yaitu dengan Model pembelajaran berbasis masalah (Problem Base Learning) hasil karya John Dewey ini mendorong guru untuk melibatkan siswa diberbagai proyek berorientasi masalah dan membantu mereka menyelidiki suatu permasalahan