cover
Contact Name
Rima Rikmasari
Contact Email
pedagogik@unismabekasi.ac.id
Phone
+6282231491718
Journal Mail Official
pedagogik@unismabekasi.ac.id
Editorial Address
Alamat Redaksi Jurnal Pedagogik Universitas Islam 45 Bekasi Gedung E FKIP UNISMA Bekasi, Jalan Cut Meutia No.83 Bekasi 17113 Telp/Fax. 021-8820383
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26855461     DOI : https://doi.org/10.33558/pedagogik.v10i1
Jurnal Pendidikan Dasar Pedagogik Berisi tulisan tentang pendidikan dasar yang berkaitan dengan : Teori dan praktek pembelajaran serta gagasan konseptual, Bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar, Hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR MAHASISWAKEMAMPUAN BERPIKIR KRITISDENGANHASIL BELAJAR IPS Kori Sundari
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar mahasiswa, berpikir kritis dan hasil belajar IPS pada program studi PGSD Unisma Bekasi semester 2.Sampel penelitian berjumlah 40 responden, metode yang digunakan adalah survey dengan tehnik korelasional (keterhubungan).Informasi data untuk motivasi belajar diperoleh melalui kuesioner, berpikir kritis dengan lembar kerja mahasiswa dan hasil belajar berdasarkan skor tes. Dalam penelitian ini ditemukan hal-hal sebagai berikut:hasil belajar IPS dapat ditingkatkan melalui peningkatan motivasi belajar mahasiswa dan berpikir kritis baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Hal ini dapat diketahui dari besarnya korelasi masing-masing variabel bebas (X1 dan X2) terhadap variabel terikat (Y) yaitu sebagai berikut: motivasi belajar mahasiswa memiliki hubungan yang kuat dengan hasil belajar IPS sebesar 0,630 atau 63,0 % dan berpikir kritis memiliki berhubungan yang kuat kuat dengan hasil belajar IPS sebesar 0,474 atau 47,7 %.Dengan memperhatikan kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat, berarti ada faktor-faktor lain yang turut menentukan hasil belajar IPS, misalkan sarana dan prasarana pembelajaran, metode pembelajaran, sumberdaya manusia (dosen), gaya belajar, lingkungan sosial danketersedian waktu dalam belajar
PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) AN - NADWAH TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI Eky Julitina Aridalena; Rima Rikmasari
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1251

Abstract

Penelitian ini adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SDIT An - Nadwah dengan menggunakan media audiovisual dansecara khusus tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris di SDIT An - Nadwah. Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus. Setiap siklusnya terdiri dari satu pertemuan dan memiliki empat tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pretest, posttest, skala likert mengenai motivasi belajar siswa, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi berupa foto dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris. untuk analisis hasil pretest, posttest, observasi dan skala likert dihitung dengan menggunakan statistik sederhana berupa rumus menghitung nilai rata - rata dan persentase (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase motivasi belajar siswa mengalami peningkatan di setiap siklusnya. Pada siklus I, menunjukkan persentase sebesar 65% termasuk ke dalam kategori cukup tinggi. Pada siklus II, menunjukkan persentase motivasi belajar siswa sebesar 72% termasuk ke dalam kategori tinggi, dan pada siklus III, persentase motivasi belajar siswa sebesar 90% termasuk ke dalam kategori sangat tinggi. Hasil peningkatan tersebut dapat membuktikan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 2 di SDIT An - Nadwah Tambun Selatan Kabupaten Bekasi
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI BABELAN KOTA 06 KECAMATAN BABELAN KABUPATEN BEKASI Nurul Dwi Yuliana; Yudi Budianti
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1258

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti bahwa pembelajaran Matematika di SDN Babelan Kota 06 belum optimal karena proses pembelajaran yang dilakukan SDN Babelan Kota 06 tidak menggunakan media yang bervariasi dan kurangnya pemahaman guru terhadap media konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media konkret terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas II Sekolah Dasar Negeri Babelan Kota 06. Penggunaan media konkret didalam proses belajar mengajar dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain penelitian yang digunakan bentuk pretest-postest nonequivalent-group design. Sampel yang diambil untuk mewakili populasi menggunakan teknik purposive sampling dan sampel yang diambil berjumlah 41siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pengambilan data berupa tes ojektif. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan uji t tarafsignifikan α = 0,05. Hasil penelitian data yang diperoleh menunjukkan thitung=6,926>ttabel = 1,683 artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian kesimpulanyang diperoleh adalah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakanmedia konkret dengan siswa yang tidak menggunakan media konkret padapembelajaran Matematika. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa mediakonkret berpengaruh positif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas II SekolahDasar
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DEMOKRATIK DENGAN KINERJA GURU PADASEKOLAH DASAR DI DESA KARANG ASIH CIKARANG UTARA Fauziah Nur Hakim; Rini Endah Sugiharti
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1259

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh keingin tahuan peneliti tentang ada atau tidaknya hubungan gaya kepemimpinan kepala sekolah demokratik dengan kinerja guru. Pada Sekolah Dasar di Desa Karang Asih Cikarang Utara, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sempel dalam penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar Negeri Karang Asih 02, Sekolah Dasar Negeri Karang Asih 08, Sekolah Dasar Negeri Karang Asih 10. Sampel penelitian adalah 37 guru dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan angket. Penelitian ini menggunakan teknik analisi data uji korelasi dan uji regresi sederhana. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah demokratik dengan kinerja guru pada Sekolah Dasar Negeri Desa Karang Asih Cikarang Utara. Koefisien determinasi sebesar 34% menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah demokratik memberikan kontribusi terhadap kinerja guru. Sedangkan 66% dipengaruhioleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
MENGEMBANGAKAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK SEBAGAI KATALIS BANGSA INOVATIF Aam Imaddudin
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1260

Abstract

Kesejahteraan spiritual secara jelas merupakan hal pertama yang diamanatkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 tahun 2003, dimana salah satu tujuan diselenggarakannya pendidikan adalah harapan bahwa setiap peserta didik memiliki kekuatan spiritual keagamaan, sebagai fondasi pribadi-pribadi tangguh generasi penerus bangsa. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan kajian pustaka yaitu penelaahan secara mendalam pelbagai rujukan yang relevan untuk memperkokoh pemahaman dan kerangka fikir mengenai topik perkembangan kesejahteraan spiritual peserta didik.Dimensi spiritual merupakan salah satu ciri kemanusiaan, dan kesejahteraan spiritual merupakan dimensi psikologis individu yang merefleksikan kesehatan spiritual individu
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM DAN RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN HOLISTIC INTEGRATIVE BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DI SD AR RAFI’ KOTA BANDUNG Fanny Sumirat
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1261

Abstract

Pendidikan harus dapat membangun manusia seutuhnya, yaitu individu yangmemiliki nilai-nilai personal, sosial dan spiritual serta dapat menggunakan ilmunya dalam iman sehingga bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, bangsa dan lingkungannya (rahmatan lil’alamin). Untuk mewujudkan hal itu maka kemampuan guru akan diuji. Tujuan dilaksanakan penelitian adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang berhubungan dengan kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan kurikulum dan rancangan program pembelajaran holistic integrativeberbasis nilai-nilai Islam yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dan menjelaskan proses persiapan guru dalam mengkonstruksi konsep ideal pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan dari 37 orang guru sebagai sampel penelitian bahwa 15 orang guru dapat membuat rancangan program pembelajaran holistic integrative berbasis nilai-nilai Islam dengan kategori baik, 15 orang guru dengan kategori cukup baik dan 7 orang guru belum mampu dan masih memerlukan bimbingan
PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Fery Muhamad Firdaus
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1262

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan yang menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sangatlah rendah, siswa masih kebingungan dalam mengerjakan dan menyelesaikan soal cerita mengenai pecahan. Akar permasalahan pada pembelajaran pola bilangan ini yaitu dari aspek guru yang kurang mampu membuat desain pembelajaran yang bermakna dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Oleh karena itu, penulis mencoba mencari alternatif pemecahan masalah matematis dengan menggunakan pembelajaran matematika realistik (PMR) sebagai terobosan baru dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pembelajaran pecahan di kelas V sekolah dasar. Pembelajaran matematika realistik merupakan suatu desain pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk terlibat secara aktif pada saat proses pembelajaran dan memberikan kontribusi yang besar dengan cara melakukan proses matematisasi dan pembuatan model untuk masalah-masalah kontekstual yang dipelajari.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), PTK ini merupakan suatu upaya yang dilakukan para praktisi pendidikan dalam rangka memperbaiki praktek pendidikan dan pembelajaran di kelas, serta diharapkan melalui PTK ini dapat meminimalisir masalah yang muncul pada saat praktek pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V SDN Nangela semester II tahun ajaran 2013- 2014. Hasil penelitian ini telah diperoleh penemuan bahwa terjadinya peningkatanpeningkatan mengenai hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tentang konsep pecahan di kelas V sekolah dasar, sehingga dapat disimpulkan penggunaan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa mengenai konsep pecahan. Oleh karena itu penulis merekomendasikan penggunaan pembelajaran matematika realistik kepada para guru sebagai salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa mengenai konsep pecahan di sekolah dasar
PEMBERDAYAAN GURU DALAM MENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DASAR Irnie Victorynie
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1263

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan pada pengambilan keputusan kepala sekolah dari sekolah dasar swasta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan untuk kepala sekolah dari sekolah dasar swasta di kota Bekasi dengan menggunakan metode survei dengan analisis jalur diterapkan di pengujian hipotesis. Jumlah 62 kepala sekolah sebagai sampel yang dipilih dengan menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menyimpulkan: terdapat efek positif langsung pemberdayaan pada pengambilan keputusan
PICTURE WORD INDUCTIVE MODEL (PWIM) DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN DI SEKOLAH DASAR Anggi Citra Apriliana
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v4i1.1264

Abstract

Pembelajaran membaca dan menulis di SD dilaksanakan sesuai dengan tingkatan kelas awal dan kelas tinggi. Pembelajaran menulis di kelas awal tidak dapat dipisahkan dengan keterampilan membaca permulaan walaupun antara keterampilan membaca dan menulis merupakan dua keteampilan yang berbeda. Menulis merupakan keterampilan produktif sedangkan membaca merupakan keterampilan reseptif, oleh sebab itu pembelajaran membaca dan menulis di kelas awal dikenal dengan istilah MMP (membaca dan menulis permulaan) sedangkan di kelas tinggi disebut dengan istilah pembelajaran membaca dan menulis lanjut. Pembelajaran membaca dan menulis permulaan sangat penting karena sebagai dasar bagi pembelajaran membaca dan menulis pada tingkatan yang lebih tinggi di Sekolah Dasar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran membaca dan menulis di sekolah dasar yaitu Picture Word InductiveModel (PWIM). Picture Word Inductive Model merupakan suatu model yang dikembangkan oleh Emily. F. Calhoun pada tahun 1998. Model ini memanfaatkan kemampuan siswa untuk berpikir secara induktif. Hal ini memungkinkan siswa untuk membangun generalisasi. Dalam model ini siswa disajikan gambar-gambar dan pemandangan familiar bagi mereka. Selanjutnya, mereka dapat menghubungkan kata-kata dan gambar itu dengan cara mengidentifikasi objek, dengan demikian siswa dapat mengembangkan kosakata mereka sehingga dapat meningkatkan keterampilan membaca dan menulis
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KETERAMPILAN MEMBUAT ROTI MAHASISWA PROGRAM STUDI TATA BOGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Annis Kandriasari
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v4i1.1265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran dan jenis kelamin terhadap keterampilan membuat roti mahasiswa tata boga. Strategi pembelajaran sebagai perlakuan terdiri dari dua strategi, yaitu (1) strategi pembelajaran problem based learning dan (2) strategi pembelajaran tutorial. Sedangkan jenis kelamin meliputi jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2 dengan jumlah sampel sebanyak 64 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah penilaian keterampilan membuat roti dan tes pengetahuan pembuatan roti. Teknik analisis data terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dengan menggunakan Liliefors pada taraf signifikansi α=0,05 kemudian dilanjutkan dengan uji homogenitas terhadap kelompok strategi pembelajaran PBL (A1) dan Tutorial (A2), Jenis kelamin laki-laki (B1) dan peremuan (B2) serta kelompok strategi pembelajaran PBL pada mahasiswa laki-laki (A1B1), Strategi pembelajaran PBL pada mahasiswa perempuan (A1B2), Strategi pembelajaran tutorial pada mahasiswa laki-laki (A2B1) dan strategi pembelajaran tutorial pada mahasiswa perempuan (A2B2), pengujian ini dengan menggunakan uji Bartlett. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perbedaan keterampilan membuat roti antara mahasiswa yang memiliki jenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan nilai Fhitung (0,21) > Ftabel (4,00) dan terjadi interaksi antara penggunaan strategi pembelajaran dengan jenis kelamin mahasiswa terhadap keterampilan membuat roti dengan Fhitung= 10,45 > Ftabel = 4,00. Analisis data dilanjutkan dengan Uji Tuckey dengan kesimpulan bahwa (1) keterampilan membuat roti mahasiswa laki-laki dengan menggunakan strategi problem based learning dan tutorial hasilnya adalah sama. (2) keterampilan membuat roti mahasiswa perempuan dengan menggunakan strategi problem based learning dan tutorial lebih baik menggunakan strategi pembelajaran tutorial

Page 6 of 20 | Total Record : 200


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 2 (2024): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 12 No. 1 (2024): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2023): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10 No 1 (2022): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 2 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2021): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2018): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2018): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2014): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2014): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2013): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2013): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar More Issue