cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Aplikasi Kompos Bungkil Nyamplung Terhadap Pertumbuhan dan Serapan Kalium pada Jagung (Zea mays) Hasnah, Tri Maria; Leksono, Budi; Windyarini, Eritrina
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.115 KB)

Abstract

Limbah bungkil nyamplung (Calophyluum inophyllum L.) yang telah diolah menjadi kompos pada penelitian sebelumnya, perlu diaplikasikan pada tanaman pangan agar dapat dimanfaatkan secara masal, selain sebagai salah satu solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kompos bungkil nyamplung memiliki DHL (Daya Hantar Listrik), Nisbah C/N, kadar N, P, dan K total yang memenuhi SNI No. 19-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik. Hal ini menunjukkan bahwa limbah bungkil nyamplung untuk bahan kompos tidak bersifat toksik atau meracun pada tanaman, yang diindikasikan dengan nilai DHL bungkil nyamplung di bawah 2 dS/m. Untuk mengetahui respon tanaman terhadap kompos tersebut, penelitian dilakukan dengan mengaplikasikan kompos bungkil nyamplung dan top soil inceptisol dengan perbandingan 1:2 pada tanaman jagung. Benih jagung yang ditanam adalah dari jenis jagung manis (Zea mays L). Perlakuan penelitian yang diterapkan adalah empat macam kompos dari bungkil nyamplung dengan starter mikroba yang berbeda, yaitu Isi Rumen Sapi, Prouponic GB#1, EM4, dan PrimadecC-15, dengan pembanding dua jenis kontrol, yaitu tanah (top soil tanpa kompos) dan kompos yang biasa digunakan di pasaran. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 15 tanaman jagung untuk setiap perlakuan. Analisis tanah dilakukan sebelum dan setelah aplikasi kompos bungkil nyamplung pada media tanam. Pengamatan dilakukan terhadap karakter dan parameter tanaman, yaitu: 1) tinggi dan jumlah daun tanaman setiap satu minggu, 2) berat basah dan berat kering trubus beserta akar tanaman pada saat masa vegetatif maksimum (2 bulan masa tanam), dan 3) Serapan hara K dan Ktotal pada tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos bungkil nyamplung pada media tanam dapat meningkatkan pH, bahan organik, KPK dan Ktotal tanah yang lebih baik dibandingkan dengan tanpa pemberian kompos bungkil nyamplung maupun dengan pemberian kompos yang ada di pasaran. Starter yang berbeda tidak menunjukan perbedaan peningkatan pH, KPK dan Ktotal tanah, perbedaan hanya pada kandungan bahan organik. Starter EM4 menunjukan kandungan bahan organik yang paling melimpah pada media tanam. Hasil yang sama ditemukan untuk kadar kalium dan serapan hara kalium pada bagian atas (trubus) maupun bawah (akar) tanaman. Pertumbuhan tanaman jagung (tinggi, jumlah daun, berat basah dan berat kering, Ktotal tanaman, serta serapan K oleh tanaman) menunjukan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan tanpa penambahan kompos maupun dengan penambahan kompos yang ada di pasaran. Perbedaan starter pada pembuatan kompos tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman jagung, jumlah daun, dan serapan hara K hanya berbeda pada Ktotal tanaman. Kadar Ktotal tanaman terbanyak diperoleh pada perlakuan penambahan starter EM4 dan isi rumen sapi yang mudah diperoleh oleh masyarakt pada prosespembuatan kompos. Kadar kalium total pada tanaman jagung dihasilkan dari kompos dengan menggunakan starter EM4 dan Isi Rumen Sapi yang mudah diperoleh masyarakat.
Pengembangan Modul Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Berbantuan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Siswa SMP Kota Malang Mardiana, M; Irawati, Mimien Henie; Sueb, S; Susilowati, S; Budianingsih, Endang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.636 KB)

Abstract

Bahan ajar memiliki peran sangat penting bagi guru, siswa, serta pada kegiatan pembelajaran. Salah satu jenis bahan ajar yang dapat digunakan untuk memudahkan siswa dalam belajar adalah modul. Modul merupakan salah satu bahan ajar yang disajikan secara sistematis sehingga penggunanya dapat belajar dengan atau tanpa guru. Dengan demikian modul dapat dijadikan bahan ajar untuk belajar mandiri dan menjadikan pembelajaran semakin bermakna sehingga dapat membantu siswa mencapai kompetensi belajar. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menggunakan bahan ajar berupa modul program KRPL berbantuan PBM. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Menyusun modul Program KRPL berbantuan PBM untuk siswa sekolah menengah pertama (2) menguji kelayakan modul Pogram KRPL berbantuan PBM melalui uji validasi oleh ahli materi ahli modul, dan praktisi pendidikan (3) menguji kepraktisan modul program KRPL berbantuan PBM melalui uji coba pendahuluan oleh siswa. Pengembangan modul program KRPL berbantuan PBM menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Desagn, Develop, Implement, Evaluasi). Hasil validasi ahli materi sebesar 90,5% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ahli modul sebesar 82,4% dengan kategori sangat valid, Hasil praktisi pendidikan di lapangan sebesar 96,0% dengan kategori sangat valid, dan uji pendahuluan sebesar 89,9% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil uji validasi dan uji pendahuluan dapat disimpulkan bahwa modul program KRPL berbantuan PBM sangat layak dan praktis diterapkan pada pembelajaran untuk siswa SMP Kota Malang.
Profil Bahan Ajar Genetika yang Digunakan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nusantara PGRI Kediri Primandiri, Poppy Rahmatika; Amin, Mohamad; Zubaidah, Siti; Maftuchah, M
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.444 KB)

Abstract

Bahan ajar sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran sebagai sarana untuk mencapai tujuan pembelajaran. Bahan ajar yang baik harus sistematis, dapat mengakomodir kebutuhan siswa untuk berlatih dan melakukan kegiatan pembelajaran lain melalui sumber atau materi yang ada dalam bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar genetika yang digunakan di Prodi Pendidikan Biologi UN PGRI Kediri ditinjau dari pendekatan kontekstual. Penelitian ini dilakukan dengan menilai bahan ajar yang digunakan pada mata kuliah genetika dengan instrumen penilaian kelayakan bahan ajar ditinjau dari pendekatan kontekstual yang dikembangkan peneliti. Penilaian bahan ajar dilakukan oleh 2 penilai praktisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh nilai 64,7% dan 60,2% dengan kriteria kurang layak dan harus direvisi secara mayor.
Keanekaragaman Tumbuhan Anggrek di Bukit Subhan Way Tenong Lampung Barat Propinsi Lampung Sumanto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.83 KB)

Abstract

Kegiatan inventarisasi dilaksanakan pada tanggal 10-17 Juli 2017. Tujuan inventarisasi adalah untuk mendapatkan data keanekaragaman tumbuhan anggrek di Bukit Subhan Way Tenong Lampung Barat Propinsi Lampung. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif dengan cara menginventarisasi tumbuhan anggrek yang diketemukan di sepanjang jalan setapak tepi hutan produksi hingga puncak Bukit Subhan. Anggrek yang ditemukan dilakukan pendataan dan pengidentifikasian. Ditemukan sebanyak 25 jenis anggrek yaitu Trichoglottis sp., Dendrobium setifolium Ridl. Malaxissp., Liparis pallida (Bl.)., Eria bogoriensis J.J.S Lindl., Coelogyne rochussenii de Vr., Agrostophyllum sp., Corymborckissp.,Bulbophyllum bakhuizenii Stenn., Polystachya flavescens (Bl.) J.J.S., Bulbophyllum sp., Dilochia wallichii Lind.,Cymbidium sp., Appendicula sp., Agrostophyllum majus Hook.f., Cymbidium bicolor Lind., Bulbophyllum sp., Dendrobiumbigibbum Lindl., Bulbophyllum lobbii Lind., Cymbidium sp., Bulbophyllum flavescens (Blume) Lindl., Phaius sp.,Coelogyne miniata Lindl., Liparis caespitosa (Thou.) Lindl., Dendrochilum longifolium Kunth. Anggrek yang telah diketahui marga dan spesies dicatat sedangkan yang tidak diketahui difoto atau dibuat herbariumnya untuk bahan identifikasi lebih lanjut. Faktor lingkungan yang dicatat yaitu tinggi tempat (dpl),kelembaban,titik kordinat,tumbuhan yang berasosiasi,tumbuhan inang.
Uji Efektivitas Insektisida Nabati Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum) dan Daun Pepaya dengan Variasi Dosis dan Jenis Pelarut yang Berbeda Pratiwi, Mira; Asngad, Aminah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.154 KB)

Abstract

Alternatif pengendalian lalat buah (Bactrocera sp) dapat dilakukan dengan pemanfaatan tanaman kemangi dan daun pepaya sebagai insektisida nabati. Tanaman kemangi dan daun pepaya mengandung saponin, tannin, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas insektisida nabati tanaman kemangi dan daun pepaya serta dosis paling efektif terhadap mortalitas lalat buah. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama jenis insektisida dengan pelarut berbeda (P1= Insektisida (tanaman kemangi 50 gram dan daun pepaya 50 gram) dengan pelarut etanol 70%, P2= Insektisida (tanaman kemangi 50 gram dan daun pepaya 50 gram) dengan pelarut metanol 70%), faktor kedua dosis insektisida (D1= 6%, D2= 12%, D3= 18%) dengan dua kali ulangan. Data dianalisis menggunakan uji nonparametrik Kruskal Wallis dan Perbandingan Mean. Insektisida nabati tanaman kemangi dan daun pepaya perlakuan P2D3 paling efektif terhada mortalitas lalat buah dengan persentase mortalitas 100%, dan dosis 18% paling optimum terhadap mortalitas lalat buah. Kesimpulan penelitian ini adalah insektisida nabati tanaman kemangi dan daun pepaya efektif terhadap mortalitas lalat buah.
Pendidikan Karakter di Sekolah Berbasis Pesantren Serta Implikasinya terhadap Sikap Siswa pada Pembelajaran Biologi Hayah, Rimah Karimatul
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.784 KB)

Abstract

Ditengah arus globalisasi dan modernitas seperti sekarang ini, Indonesia sebagai negara berkembang sedang berusaha mengembangkan sayapnya dalam berbagai bidang, perkembangan teknologi dan informasi di era globalisasi ini telah menyebabkan berbagai perubahan di segala bidang baik ekonomi, politik dan juga sosial budaya. Perkembangan ini selain membawa dampak positif juga menimbulkan dampak negatif. Sebagai contoh adalah perkembangan teknologi dalam internet, dampak negatifnya banyak hal yang terjadi seperti sinisme, pelecehan, materialism, seks bebas, dan kekerasan. Proses pendidikan baik secara formal, informal, maupun nonformal, menjadi tumpuan untuk melahirkan manusia baru Indonesia dengan karakter yang kuat. Adapun karakter kuat ini dicirikan oleh kapasitas moral seseorang, seperti kejujuran, kekhasan kualitas seseorang, yang membedakan dirinya dari orang lain, serta ketegaran untuk menghadapi kesulitan (Hidayat dalam Suhardi, 2012). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa SMA dan MA berbasis pesantren, yang tinggal di pesantren pada kelas X MIA. Pemilihan sampel pada penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa karakter bangsa yang kuat bisa diperoleh dari sistem pendidikan yang baik dan tidak hanya mementingkan faktor kecerdasan intelektual saja melainkan pendidikan yang dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan juga yang mampu memberikan karya yang bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa. maka diperlukan pendidikan yang mencakup dua unsur utama, yaitu keunggulan akademik dan keunnggulan non akademik (termasuk keunggulan moral dan spiritual).
Kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru IPA Kelas IX SMP Muhammadiyah Se-Kota Surakarta Ditinjau dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pradana, Sendy Putra
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.062 KB)

Abstract

Guru merupakan sosok yang memegang peran utama dalam menentukan keberhasilan peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan PCK guru IPA kelas IX SMP Muhammadiyah se-Kota Surakarta ditinjau dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan mengambil lima RPP untuk setiap guru. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa kemampuan PCK dikategorikan baik (78.33%).
Pengaruh Perkembangan Sikap Siswa Beserta Permasalahannya Terhadap Hasil Belajar Biologi pada Konsep Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan di Kelas XI IPS SMAN 2 Sampit Semester Genap Tahun Pelajaran 2017-2018 Sirnawati, Mega
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.292 KB)

Abstract

Biologi adalah salah satu pelajaran peminatan pada kelas IPS, pada pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum 2013. Teknik penilaian diri dan penilaian teman sejawat (antar peserta didik) digunakan untuk menilai sikap siswa atau peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk: mengungkap perkembangan sikap siswa dari penilaian diri dan penilaian teman sejawat (antar peserta didik), mengidentifikasi permasalahan yang dialami siswa dalam pembelajaran Biologi Peminatan melalui penilaian diri yang diberi umpan balik oleh siswa, dan mengungkap hubungan antara perkembangan sikap siswa dari penilaian diri dan penilaian teman sejawat (antar peserta didik) terhadap hasil belajar siswa. Penelitian tindak kelas ini merupakan sebuah studi kasus yang dilakukan SMAN 2 Sampit. Populasi penelitian ini siswa kelas XI IPS Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 132 orang dengan sampel sebanyak 29 siswa. Penelitian ini pada konsep makanan dan sistem pencernaan manusia. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan lembar penilaian diri, lembar penilaian teman sejawat (antar peserta didik) dan soal ulangan harian. Lembar penilaian diri dan teman sejawat (antar peserta didik) untuk penilaian sikap dan soal ulangan harian untuk penilaian hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan secara deskripstif, yakni masing-masing data hasil penilaian dihitung nilai rata-ratanya dan selanjutnya dilihat perkembangannya. Dari penilaian diri dan penilaian teman sejawat (antar peserta didik) untuk menilai sikap dapat diketahui perkembangan sikap siswa rata-rata meningkat sebesar 1.87%, dapat diketahui permasalahan yang dialami siswa dalam pembelajaran khususnya pelajaran Biologi, perkembangan sikap siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar20.28%.
Respon Siswa Terhadap Strategi Pembelajaran Guided Inquiry pada Konsep Pencemaran Lingkungan di SMP Suniah, S; Rizqiyah, Iffatur
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.817 KB)

Abstract

Pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa merupakan harapan dari setiap pendidik, tetapi siswa cenderung terbiasa dengan pembelajaran yang berpusat kepada guru dan mengandalkan sumber informasi yang disampaikan oleh guru sehingga siswa menjadi pasif dan kemampuan siswa menjadi kurang berkembang, serta siswa tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang ada dilingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu, perlu diterapkan strategi pembelajaran yang mampu membimbing siswa secara aktif terlibatdalam kegiatan pembelajaran untuk menemukan dan menyelesaikan permasalahan yang ada dilingkungannya, sehingga pengetahuan yang dimiliki lebih aplikatif. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran guided inquiry, yang bertujuan untuk mengoptimalisasikan respon siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata respon siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran guided inquiry sebesar 83,47% dengan kriteria sangat kuat. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa respon siswa sangat baik ketika pembelajaran dibimbing menggunakan strategi pembelajaran guided inquiry dalam memecahkan permasalahan yang ada dilingkungannya.
Standar Laboratorium Biologi SMA Muhammadiyah 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018 Qonitat, Lina Mufidatun; Agustina, Putri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.409 KB)

Abstract

Standar Laboratorium Biologi yang baik tertuang dalam Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan. Praktikum dapat berjalan dengan baik apabila laboratorium telah memenuh standar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian laboratorium Biologi dengan standar laboratorium Biologi yang baik sesuai dengan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007. Penelitian dilaksanakan mulai bulan September sampai dengan Desember 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor penilaian kualitas laboratorium sebesar 69.96% yang menunjukkan bahwa laboratorium Biologi SMA Muhammadiyah 2 Surakarta masuk dalam kategori baik. Jika dilihat dari skor per aspek maka persentase skor kualitas laboratorium Biologi yaitu: (1) aspek desain laboratorium 100% (sangat baik); (2) aspek ruangan laboratorium 40% (kurang baik); (3) aspek fasilitas laboratorium 92.3% (sangat baik); (4) aspek peralatan 67.5% (baik); serta (5) aspek bahan habis pakai 50% (kurang baik).