cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Hasil Belajar IPA Menggunakan LKS Materi Pewarisan Sifat pada Siswa Kelas IX di SMP Negeri 3 Cepogo Satu Atap Tahun Pelajaran 2017-2018 Anissa, Siti Nur; Setyaningsih, Endang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.176 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil belajar IPA menggunakan LKS materi pewarisan sifat pada siswa IX di SMP Negeri 3 Cepogo Satu atap tahun pelajaran 2017-2018. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Cepogo Satu Atap kelas IX Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik penelitian yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Materi yang digunakan untuk penelitian yaitu pewarisan sifat. Prosedur pelaksanaan yaitu observasi penelitian, pelaksanaan penelitian, dan pelaksanaan pembelajaran. Analisis data menggunakan uji non parametrik 2 independent-sample test (mann whitney) melalui program SPSS 15.0 for Windows Evaluation Version. Hasil nilai pada perlakuan LKS mengalami peningkatan dari 30,40 menjadi 48,26. Dilihat dari hasil belajar siswa kelas dengan perlakuan LKS pada uji mann – whitney pada perlakuan LKS nilai signifikasi 0,000 < 0,025 maka H0 ditolak. Berdasarkan data hasil postest yang dimasukkan kedalam perhitungan Cohen’sdihasilkan nilai 0,930 > 0.8 sehingga pengaruh perlakuan nilainya tinggi. Kesimpulannya yaitu hasil belajar IPA yang menggunakan LKS pada kelas IX SMP Negeri 3 Cepogo Satu Atap Tahun Ajaran 2017-2018 signifikan sehingga terdapat pengaruh perlakuan terhadap hasil belajar siswa dan nilainya lebih baik.
Deskripsi Laboratorium dan Petunjuk Praktikum Biologi di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018 Utami, Runing Dwi; Agustina, Putri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.146 KB)

Abstract

Praktikum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran Biologi. Keberhasilan praktikum ditentukan salah satunya oleh kualitas laboratorium dan petunjuk praktikum yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas laboratorium dan petunjuk praktikum Biologi di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta pada bulan September 2017 sampai dengan Januari 2018. Sumber data pada penelitian ini yaitu laboratorium dan petunjuk praktikum Biologi sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Kualitas laboratorium dinilai berdasarkan Permendiknas No. 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan sedangkan kualitas petunjuk praktikum dinilai berdasarkan Petunjuk Pengembangan Bahan Ajar Direktorat PSMA (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium Biologi SMA Muhammadiyah 1 Surakarta masuk dalam kategori baik (persentase 77.4%) sedangkan petunjuk praktikum masuk dalam kategori sangat baik (97.3%).
Analisis Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Sekolah dalam Pembelajaran Biologi Kelas X SMA di Kabupaten Jepara Asyrofahnti, Novita; Rahayu, Enny Suwarsi; Dewi, Nur Kusuma
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.132 KB)

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 menuntut guru sebagai fasilitator untuk melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pendekatan saintifik. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan belum bisa sepenuhnya dilaksanakan. Beberapa faktor diantaranya kurangnya fasilitas dan kesiapan guru menjadi kendalanya.Penelitian ini bertujuan: (1) mendata fasilitas lingkungan sekolah, (2) menganalisis pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar biologi dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah di kelas X semester gasal SMA di Kabupaten Jepara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dilakukan 6SMA di Kabupaten Jepara dengan kode A, B, C, D, E, dan F. Subjek penelitian ini adalah guru biologi kelas X, siswa Kelas X IPA, dan Wakasek Sarpras. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian ini : (1) fasilitas lingkungan di sekolah A, C, dan F sangat baik dengan persentase skor 87,50%, 93,75%, dan 87,50%; Fasilitas lingkungan sekolah B dan D baik dengan skor 75,00% dan 81,25%; dan sekolah E kurang baik dengan skor 56,25%; (2) Persentase skor pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah pada sekolah A, D, dan F yaitu 85,71 %, 96,42 %, dan 96,42% dengan kategori sangat baik; sekolah C kategori baik dengan persentase skor 82,14%; Sekolah B dan E kurang baik dengan skor 60,71 %; (3) faktor pendukung pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah adalah fasilitas memadai, waktu yang mencukupi dan kemampuan guru. Faktor penghambat yaitu kurangnya fasilitas lingkungan sekolah yang memadai, kesiapan guru, kurangnya pelatihan implementasi kurikulum 2013, dan waktu tidak mencukupi.
Kajian Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Biologi Sel di Universitas Lampung Maulina, Dina; Sumitro, Sutiman Bambang; Amin, Mohamad; Lestari, Sri Rarayu
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.168 KB)

Abstract

Bahan ajar sebagai salah satu media pembelajaran menjadi penting peranannya bagi dosen dan mahasiswa, salah satu bentuknya berupa buku ajar. UU No. 12 pasal 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menjelaskan bahwa dosen berkewajiban menulis buku ajar sebagai wahana sumber belajar guna pengembangan budaya akademik. Mata kuliah Biologi Sel merupakan salah satu mata kuliah dasar yang dianggap rumit bagi mahasiswa yang didalamnya memerlukan pendekatan pembelajaran secara kontekstual. Kontekstualisasi materi dari matakuliah dapat disajikan secara riil melalui buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan buku ajar pada mata kuliah Biologi Sel bagi mahasiswa di Universitas Lampung. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi di Universitas Lampung yang telah menempuh mata kuliah Biologi Sel tahun akademik 2015/2016. Kebutuhan bahan ajar bagi mahasiswa diperoleh melalui observasi selama pembelajaran dengan angket dan tanggapan mahasiswa diperoleh melalui kuisioner yang selanjutnya dianalisis secara persentasedeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa menggunakan buku ajar Biologi Sel sebagai salah satu rujukan penunjang dalam kegiatan pembelajaran. Sebanyak 73,73% koresponden menjelaskan bahwa buku ajar dibutuhkan dalam menunjang pembelajaran dan pemahaman mahasiswa, 53,33% mahasiswa mengungkap bahwa buku ajar yang digunakan selama ini belum merepresentasikan hasil-hasil riset (penelitian) kekinian yang terkait dengan materi perkuliahan, 61,67% mahasiswa merasa kesulitan dalam memahami materi di perkuliahan Biologi sel yang berdampak pada hasil belajar mahasiswa yang rendah. Hal ini dibutuhkan solusi dalam pembelajaran untuk menyajikan materi perkuliahan yang kontekstual yang berisi materi kekinian terkait dengan kehidupan riil. Dengan demikian, diperlukan pengembangan buku ajar untuk mata kuliah Biologi Sel di Pendidikan Biologi Universitas Lampung guna mendukung kegiatan perkuliahan dan peningkatan pemahaman mahasiswa.
Kualitas Laboratorium Sebagai Penunjang Mata Pelajaran Biologi di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018 Yohana, Y; Agustina, Putri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.535 KB)

Abstract

Pembelajaran Biologi seharusnya dilaksanakan dengan memperhatikan aspek hands on (keterampilan), minds on (pengetahuan), dan hearts on (sikap). Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran Biologi agar tercapai ketiga aspek tersebut adalah praktikum. Praktikum dapat terlaksana dengan baik apabila ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai salah satunya adalah laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas laboratorium sebagai sarana penunjang pembelajaran Biologi di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta pada tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif.Data dalam penelitian ini adalah laboratorium biologi di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Teknik dan instrumen pengumpulan data diantaranya observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Laboratorium biologi dilihat dari tujuh aspek memperoleh persentase: a) kondisi ruang 75% (baik), b) sarana perabot 57,14% (cukup baik), c) peralatan pendidikan 76% (baik), d) alat dan bahan 38,89% (kurang baik), e) media pendidikan 100% (sangat baik), f) bahan 23,08% (kurang baik), g) perlengkapan lain 80% (baik), dengan nilai rata-rata 64,3% kategori baik. Simpulan penelitian ini adalah kualitas kelengkapan penunjang praktikum biologi di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018 dikategorikan baik.
Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Camtasia Studio 7 sebagai Media Pembelajaran Fisika pada Materi Hukum Newton Setyorini, Evi Sulis; Tiyaswati, Isna; Faradilla, Lisa; Pratiwi, Rinta Dian
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.477 KB)

Abstract

Kegiatan pembelajaran di sekolah sebenarnya tidak hanya mendengarkan guru mengajar apa saja yang ada di dalam buku, tetapi dalam pembelajaran juga bisa dimasukkan mengenai pengalaman dalam belajar itu sendiri, sehingga lebih memahami materi. Pengalaman langsung dalam pembelajaran bisa dimunculkan dengan melakukan kegiatan praktikum ataupun pengamatan. Salah satu kendala dari pengadaan praktikum atau pengamatan adalah penggunaan waktu yang menyita, bisa juga karena keterbatasan tempat atau jangkauan pengamatan. Untuk materi Hukum Newton cukup banyak juga contoh di dalam kehidupan sehari-hari. Jika melakukan pengamatan langsung dalam proses pembelajaran akan dirasa bisa menyita waktu. Hal itu dapat diatasi dengan menunjukkan video mengenai berbagai contoh aplikasi penggunaan Hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari. Media video merupakan salah satu alternatif dari media pembelajaran yang bisa digunakan dalam mengajar.Salah satu program untuk mengolah video itu adalah Camtasia Studio 7. Dimana dengan penggunaan program ini kita bisa membuat video presentasi yang ada pada layar (screen) komputer. Dengan menggunakan slide presentasi dan mengubahnya dalam bentuk video dengan menyisipkan beberapa video ataupun gambar bisa memudahkan untuk digunakan sebagai media pembelajaran di kelas. Dengan pembuatan media pembelajaran Fisika menggunakan video ini diharapkan dapat membuat suasana dalam pembelajaran Fisika menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Selain itu, dengan melihat video pembelajaran ini dapat menambah motivasi siswa untuk lebih semangat belajar Fisika. Mengubah anggapan siswa tentang Fisika itu sulit menjadi berubah bahwa sebenarnya Fisika itu ada di sekitar kehidupan kita dan mudah dipelajari.
Efektifitas Penerapan Model PBL (Problem Based Learning) dan GL (Generatif Learning) terhadap Kemampuan Menganalisis dan Hasil Belajar pada Mata Kuliah Komputer Analisis Data Kusumadani, Annur Indra
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.051 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh model GL (Generatif Learning) dan model PBL (Problem Based Learning) terhadap hasil belajar; (2) pengaruh model GL (Generatif Learning) dan model PBL (Problem Based Learning)terhadap kemampuan menganalisis; (3) pengaruh model GL (Generatif Learning) dan model PBL (Problem Based Learning) terhadap kemampuan menganalisis dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Populasi penelitian adalah mahamahasiswa Pendidikan Biologi Semester 6 yang menempuh mata kuliah komputer analisis data. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I diberi perlakuan menggunakan model GL terdiri dari 20 mahasiswa, kelas eksperimen II diberi perlakuan menggunakan model PBL terdiri dari 20 mahasiswa. Teknik tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar aspek kognitif dan data kemampuan menganalisis. Teknik non tes, berupa lembar observasi untuk aspek afektif dan aspek psikomotor. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava dua jalan dengan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian didapatkan bahwa; (1) ada pengaruh model PBL dan model GL terhadap hasil belajar, pembelajaran dengan model GL lebih efektif untuk hasil belajar afektif, pembelajaran dengan model PBL lebih efektif untuk hasil belajar psikomotor; (2) Tidak ada pengaruh kemampuan analisis terhadap hasil belajar mahasiswa. Kemampuan analisis tinggi tidak selalu menunjukkan hasil belajar yang tinggi pula dan sebaliknya; dan (3) Tidak ada pengaruh interaksi antara model belajar dengan kemampuan analisis terhadap hasil belajar mahasiswa. Model belajar dengan kemampuan analisis tinggi tidak selalu mnunjukkan hasil belajar yang tinggi dan sebaliknya.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Mata Kuliah Evolusi di Universitas Sulawesi Barat Tahir, Jirana; Amin, Mohammad; Suarsini, Endang; Lukiati, Betty
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.792 KB)

Abstract

Mata kuliah evolusi merupakan salah satu mata kuliah yang dianggap sulit oleh mahasiswa, sulitnya pemahaman mahasiswa terhadap konsepevolusi disebabkan oleh beberapa masalah sehingga perlu dilakukan beberapa observasi terhadap komponen-komponen dalam proses pembelajaran Evolusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Keterampilan Berpikir mahasiswa terhadap Mata Kuliah Evolusi di Penelitian ini menggunakan metode survey dengan cara penyebaran angket dan pemberian tes untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa tentang konsep evolusi. Berdasarkansurveiyang dilakukanterhadapmahasiswa Unsulbar Program Pendidikan Biologi pada tanggal 30 Maret 2016dengan 30 orang responden menunjukkan bahwa Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat pada dasarnya dalam kategori rendah dimana pada indikator dalam memberikan penjelasan sederhana dengan persentase 67,5%, Indikator dalam membangun keterampilan dasar dengan persentase 70,6%, indikator dalam menyimpulkan 50,1%, indikator dalam penjelasan lanjut sebanyak 56% dan indikator pada mengatur strategi dan taktik sebanyak 53,7%. Indikator menyimpulkan, penjelasan lanjut, dan indikator pada mengatur strategi dan taktik berada pada kategori rendah yaitu dengan persentase di bawah 60%. Pada pemberian tes, nilai yang didapatkan oleh 30 mahasiswa sebagai responden berada dalam kategori sedang dengan nilai tertinggi 73,33 dan nilai terendah 40. Dari hasil analisis yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir mahasiswa biologi Universitas Sulawesi Barat terhadap mata kuliah Evolusi masih rendah. Olehkarenaitu perlu dilakukanpembenahan dalam penelitian lanjutan.
Pengembangan Model Sekolah Premium Muhammadiyah (SPM) di Kota Yogyakarta Susilo, Mohamad Joko
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.355 KB)

Abstract

Model-model sekolah yang banyak berkembang saat ini merupakan ciri khas sebagai keunggulan suatu sekolah. Penelitian merupakan penelitian tahun pertama pengembangan model sekolah Muhammadiyah yang bertujuan untuk: 1) mengetahui komponen-komponen penyusun sekolah model premium Muhammadiyah jenjang menengah pertama; dan 2) mengembangkan formula/blueprint model sekolah premium Muhammadiyah jenjang menengah pertama di Kota Yogyakarta. Penelitian ini mengikuti alur pengembangan model 4-D (Define, Design, Development & Disseminate). Subjek dan objek penelitian adalah warga sekolah SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta sebagai sekolah yang direkomendasikan untuk dikembangkan model sekolah premium Muhammadiyah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis inferensial. Hasil penelitian diperoleh temuan penyusun model sekolah modern dan technopreneur (MTS). Model ini dikembangkan berdasarkan konstruk penyusun sekolah yang terdiri dari: a) kepemimpinan, mencakup: strategic leadership, transformational leadership, learning centered leadership; b) budaya, mencakup: formal, akrab dinamis, berkesejahteraan; c) daya dukung sekolah, mencakup: SDM yang handal, sarana dan prasarana yang memadai; d) jejaring kerjasama, mencakup: luar negeri, dalam negeri. Formula model sekolah premium Muhammadiyah diperoleh dari standar nasional pendidikan ditambah nilai karakteristik sekolah dan keunggulan sekolah. Model sekolah yang dikembangkan adalah modern and technoprenur school(MTS) yang kemudian dirumuskan dengan formula: MTS = Kepemimpinan (L) + Budaya (C) + Daya dukung Sekolah (B) + Jejaring Kerjasama (N).
Analisis “Diagram Tulang Ikan” untuk Peningkatan Keberhasilan Perbanyakan Vegetatif Makro Surian Putih (Toona sureni Merr) Jayusman, J
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.603 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan perbanyakan vegetatif makro surian putih (Toona sureni Merr) untuk mengoptimalkan keberhasilan penyiapan bibit untuk penanaman. Metode analisis menggunakan five whys analysis (analisis 5-mengapa) dan Fishbone analysis (analisis diagram tulang ikan) untuk mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan ketidakberhasilan dalam perbanyakan vegetatif makro T. Sureni Merr. Hasil penelitian menunjukkan tiga faktor dominan yang menyebabkan kegagalan stek tidak mampu berakar dan membentuk daun yaitu (1) faktor metode (tidak tersedia prosedur operasional standard yang mencakup teknik penyiapan materi perbanyakan, standard konsentrasi hormon pertumbuhan dan penetapan teknik spesifik), (2) faktor material (kualitas materi stek) dan dan (3) faktor manusia (pelaksana tidak memiliki pelatihan yang cukup dan standard proses spesifik). Perbaikan yang berfokus pada upaya perbaikan metode, material dan tenaga pelaksana kegiatan melalui pelatihan periodik, penyiapan kebun pangkas untuk sumber bahan perbanyakan vegetatif makro dan penyusunan prosedur operasional standard (SOP) untuk menetapkan teknik spesifik dan konsentrasi hormon pertumbuhan guna meningkatkan keberhasilan perbanyakan vegetatif makro T. Sureni Merr di waktu mendatang.