cover
Contact Name
Flesia Welly Ferianti
Contact Email
flesiawellyferianti@gmail.com
Phone
+6282251430097
Journal Mail Official
jurnalalkhawarizmi2@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi JL. RSUD KM4 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27762270     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication include the topic abaut Mathematics education
Articles 110 Documents
PENGEMBANGAN SOAL TES BERKONTEKS BUDAYA LOKAL MERON SUKOLILO UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SMP KELAS VII Deviansyah, Putri; Rizky Esti Utami; Irkham Ulil Albab
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.4240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal tes berkonteks budaya lokal Meron Sukolilo untuk mengukur kemampuan numerasi siswa yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Namun, pada penelitian ini tidak melaksanakan tahap disseminate. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kayen dengan jumlah 30 siswa Kelas VII. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket respon siswa dan lembar tes. Validasi dilakukan oleh ahli instrumen tes dan uji coba terbatas. Hasil penelitian diperoleh kevalidan produk berdasarkan hasil validasi ahli instrumen tes dan uji coba terbatas. Kepraktisan produk diperoleh dari angket respon siswa dengan rata-rata presentase 81,2% kategori “sangat praktis”. Efek potensial dilihat dari respon positif siswa dan ketertarikan siswa terhadap soal tes. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa soal tes yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan memiliki efek potensial.
STUDY LITERATUR : PERAN TEKNOLOGI SAAT INI PADA MODEL COLLABORATIVE LEARNING PADA MATEMATIKA Nisa, Choirun Nisa
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi dalam model pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran matematika. Di era globalisasi, pendidikan harus menghadapi tantangan keragaman budaya yang kompleks, terutama dalam pembelajaran matematika yang sering dianggap sulit oleh siswa. Oleh karena itu, penggunaan teknologi sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran menjadi sangat penting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, yang memungkinkan peneliti mengumpulkan, menganalisis, dan merangkum data dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi, seperti aplikasi edukasi dan media sosial, secara signifikan meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Teknologi menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menarik, sehingga mendorong partisipasi aktif siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti keterbatasan aksesibilitas teknologi dan potensi ketergantungan pada alat digital. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan pendekatan yang seimbang yang menggabungkan penggunaan teknologi dengan pemahaman konsep yang mendalam. Simpulan dari penelitian ini menekankan bahwa pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi dan konteks siswa dapat meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi di antara siswa. Dengan demikian, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan, serta memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah
MOTIVASI DAN DAYA SERAP MATERI BANGUN DATAR DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PENGANTAR BAHASA DAYAK MA’APH Ferianti, Flesia Welly; Linda Dwi Saputri; Aprima Tirsa
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.4442

Abstract

Abstract Students in the learning process still need their mother tongue to help understand the meaning and intent comprehensively, because some students are still interfered with by their mother tongue. The mother tongue used at SMPN 2 Nanga Mahap is Ma'aph. This study aims to increase motivation and absorption of flat shape material with an introduction to the Ma'aph Dayak language. The method used is research and development of 4-D models. The products developed are in the form of RPP and LKPD which contain the mother tongue. Based on the results of the development, the percentage of RPP validation is 86.7% and LKPD is 88.6% which is classified as very valid or feasible to use. 75% of students' motivation is included in the good category and the absorption capacity is fulfilled classically, namely 86% of students who achieve the KKM score. This shows that learning the material of flat shapes with the introduction of the Ma'aph Dayak language increases students' motivation and absorption. For researchers who want to apply mother tongue learning tools, it is expected that they must master the local language well and understand the characteristics of the research subject. Keywords: Mother Tongue, Students' Motivation, Absorption
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ULANGAN TENGAH SEMESTER DI MA SAIRUN PULAU RHUN Kurniawati, Reiza
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.3967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana tingkat kecemasan matematika siswa kelas X MA Sairun Pulau Rhun. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengukuran kecemasan siswa dianalisis berdasarkan hasil pengisian angket 13 siswa dan wawancara terstruktur terhadap 4 Subjek yang dipilih berdasarkan 4 kategori tingkat kecemasan, yakni dangat tinggi, tinggi sedang dan rendah. Hasil penelitian diperoleh  9 siswa atau 69,23% dari jumlah keseluruhan siswa kelas X MA Sairun mengalami kecemasan matematis dari kategori sedang ke sangat tinggi. Dan hanya 4 siswa atau 30,77% yang dikategorikan pada tingkat kecemasan matematis rendah. siswa menunjukan gejala somatik dan psikologis yang disebabkan oleh kurang percaya diri, kurangnya keyakinan saat menyelesaikan soal, tidak memahami soal akibat dari ketidakpahaman terhadap materi, guru tidak memberikan soal yang bervariasi sehingga siswa tidak dapat menjawab soal diluar soal-soal yang pernah diberikan saat proses belajar mengajar serta kurangnya motivasi siswa dalam belajar matematika.  Kata Kunci : Analisis, Kecemasan Matematika, UTS 
PENGARUH KECERDASAN LOGIS MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Anggita, Shella; Edy, Sarwo; Huda, Syaiful
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.4490

Abstract

Penelitian ini berupaya mengkaji dampak kecerdasan logis matematis terhadap komunikasi matematika dan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif yang memanfaatkan analisis jalur. Populasi penelitian terdiri dari semua siswa SMP kelas tujuh di Kabupaten Balongpanggang, dengan sampel 227 siswa yang dipilih dengan seleksi acak kelompok proporsional. Instrumen penelitian terdiri dari uji deskriptif yang dirancang sesuai dengan indikator masing-masing variabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kecerdasan logis matematika secara signifikan mempengaruhi keterampilan komunikasi matematika dan pemecahan masalah. Selain itu, kemampuan komunikasi matematika secara substansial mempengaruhi keterampilan pemecahan masalah matematika. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kecerdasan logis matematis dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah siswa dalam pendidikan matematika.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Statistika Setelah Penerapan Model Discovery Learning Miskawaih, Al Lian; Rahayuningsih, Suesthi; Anjariyah, Deka
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.2529

Abstract

Abstrak : Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dalam penerapan model discovery learning untuk mendukung kemampuan berpikir kritis siswa pada materi statistika, mendeskripsikan aktivitas siswa dalam penerapan model discovery learning untuk mendukung kemampuan berpikir kritis siswa pada materi statistika dan juga mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa setelah menerapkan model discovery learning. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain One Shot Case Study. Dalam pemilihan sampel dari suatu populasi peneliti menggunakan metode Simple Random Sampling dan kelas VIII-A terpilih sebagai sampel penelitian dengan jumlah siswa sebanyak 32. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi dan tes kemampuan berpikir kritis siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan aktivitas guru memperoleh presentase 92,1% yang termasuk kategori sangat baik dan aktivitas siswa juga mendapatkan presentase 94,1% yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa setelah menerapkan model pembelajaran discovery learning menunjukkan bahwa siswa memliki kemampuan berpikir kritis sangat tinggi 28,12%, tinggi 4,75 % , sedang 3,12 %, rendah 18,75%, sangat rendah 6,25 %. Kemudian juga  menghitung kemampuan berpikir kritis siswa secara klasikal dimana siswa yang mendapat nilai minimal pada kategori tinggi atau > 70. Dari data tes kemampuan berpikir kritis terdapat sebanyak 23 siswa dari 32 siswa yang mendapatkan nilai > 70 dalam melaksanakan tes kemampuan berpikir kritis dan mendapatkan presentase 71,87 %.Kata Kunci : Discovery Learning; kemampuan Berpikir Kritis Siswa; Statistika
Analisis Kesulitan Siswa dalam Proses Pemecahan Masalah Matematis pada Materi SPLDV Berdasarkan Langkah Polya Taqiyudin, Muhammad Afif; Fasya, Robby Ismail; Sholahuddin, Dzaki Fadhillah; Herman, Tatang; Hasanah, Aan
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.1767

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam proses pemecahan masalah matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan langkah-langkah Polya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa pada salah satu SMA Swasta di Bekasi. Pemilihan subjek dilakukan dengan wawancara kepada guru yang mengajar dan didapatkan satu subjek dengan tingkat pemecahan masalah sedang dan dua subjek dengan tingkat pemecahan masalah rendah. Selanjutnya, siswa diberikan tugas pemecahan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Dalam pemecahan masalah, digunakan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya, yaitu memahami masalah, menyusun rencana pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan, dan memeriksa kembali hasil pemecahan. Dari analisis data, siswa dengan kemampuan sedang mampu melakukan perencanaan pemecahan masalah serta mampu menyelesaikan pemecahan masalah secara tepat. Namun siswa tidak melakukan tahap pemeriksaan kembali. Siswa dengan kemampuan penalaran rendah tidak mampu dalam memahami masalah serta melakukan perencanaan pemecahan masalah. Penyelesaian masalah yang diberikan oleh siswa dengan kemampuan penalaran rendah juga tidak tepat dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Disarankan kepada guru untuk mengecek kembali pemahaman siswa mengenai materi prasyarat danmemanfaatkan teknologi dengan tujuan mengurangi kesulitan siswa dalam memahami materi.
PENGARUH KURIKULUM MARDEKA BELAJAR TERHADAP MINAT SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Dwi Saputri, Linda; Welly Ferianti, Flesia; Septiadi, Wahyu
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.1852

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurikulum mardeka belajar terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Setya Budi berjumlah  53 siswa dengan 2 kelas. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Data dianalisis menggunakan analisis regresi. Sebelum dilakukan uji regresi, maka dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. hasil penelitian diperoleh bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata Pelajaran matematika.Kata Kunci: Kurikulum mardeka, Minat belajar.  Abstract: This research aims to determine the effect of the freedom to learn curriculum on students' interest in learning in mathematics. The method used is a quantitative method. The subjects in this research were 53 grade 7 students at Setya Budi Middle School in 2 classes. The techniques used to collect data are  questionnaires. Data were analyzed using regression analysis. Before the regression test is carried out, a normality test and linearity test are carried out. The research results showed that the freedom to learn curriculum had a significant influence on students' interest in learning in mathematics.Keywords: Freedom curriculum, interest in learning
DAMPAK KURANGNYA PRAKTIK DALAM PELAJARAN MATEMATIKA: PENTINGNYA LATIHAN TERSTRUKTUR BAGI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Apriani, Feny; Sudiansyah, Sudiansyah
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.1856

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi dampak kurangnya praktik dalam pembelajaran matematika terhadap siswa tingkat menengah. Dari hasil kuisioner, 54,84% responden mengalami dampak signifikan dari kurangnya waktu praktik, memengaruhi keterlibatan dalam aktivitas matematika di luar jam pelajaran. Sementara 32,26% merasakan dampak pada kualitas praktik matematika, menunjukkan kesulitan dalam mendalami konsep. Dalam aspek kritis, 66,94% responden menyatakan kurangnya praktik mempengaruhi pemahaman dan tindakan kritis mereka. Lebih lanjut, 46,24% merasa dampak pada pemahaman konsep, dan 39,78% mengaitkannya dengan penurunan minat dan motivasi. Meskipun sebagian kecil (12,90%) berupaya mengatasi keterbatasan waktu, hasil menyoroti perlunya peningkatan praktik matematika. Kesimpulannya, kurangnya praktik dalam pembelajaran matematika berdampak pada keterlibatan, pemahaman konsep, tindakan kritis, dan motivasi siswa. Perbaikan dalam alokasi waktu, program latihan, dan kualitas praktik matematika diperlukan untuk meningkatkan pembelajaran matematika di tingkat menengah. Kata Kunci: Praktik, Latihan Terstruktur, Konsep Matematika.   Abstract : This research explores the impact of insufficient practice in mathematics learning on middle school students. The questionnaire results reveal that 54.84% of respondents experience a significant impact of insufficient time for practice, affecting their engagement in mathematical activities beyond regular class hours. Additionally, 32.26% feel the impact on the quality of their mathematical practice, indicating difficulties in delving into concepts. Concerning critical thinking, 66.94% of respondents state that the lack of practice affects their understanding and critical thinking abilities. Furthermore, 46.24% perceive an impact on their understanding of mathematical concepts, and 39.78% associate it with a decline in interest and motivation. While a small portion (12.90%) makes efforts to overcome time constraints, the findings underscore the need for improving mathematical practice. In conclusion, insufficient practice in mathematics learning affects student engagement, conceptual understanding, critical thinking, and motivation. Improvements in time allocation, practice programs, and the quality of mathematical practice are necessary to enhance mathematics learning in middle school..Keywords: Practice, structured exercises, mathematical concepts'.  
Pengaruh Metode Pembelajaran Hybrid Terhadap Self-Efficacy Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Lubis, Ulfa Annisa; Diva, Dian Fatma
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh metode pembelajaran hybrid terhadap self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika di Indonesia. Metode pembelajaran hybrid menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran online, yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi langsung dengan guru dan teman sebaya serta belajar secara mandiri sesuai dengan kecepatan mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Partisipan penelitian ini  dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti metode pembelajaran hybrid dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran hybrid memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap self-efficacy siswa dalam matematika. Rata-rata skor self-efficacy siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 3.2 menjadi 4.0, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 3.1 menjadi 3.2. Analisis paired samples test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0.05). Selain itu, prestasi matematika siswa pada kelompok eksperimen juga meningkat lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung penerapan metode pembelajaran hybrid sebagai strategi efektif untuk meningkatkan self-efficacy dan prestasi siswa dalam matematika.

Page 9 of 11 | Total Record : 110