cover
Contact Name
Flesia Welly Ferianti
Contact Email
flesiawellyferianti@gmail.com
Phone
+6282251430097
Journal Mail Official
jurnalalkhawarizmi2@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi JL. RSUD KM4 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27762270     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication include the topic abaut Mathematics education
Articles 110 Documents
LITERASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN ETNOMATEMATIKA MERIAM KARBIT Sulisti, Hidayu; Saputri, Fuja Mutia Adinda
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.2777

Abstract

Literasi matematika merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan dan menerapkan konsep matematika dalam konteks budaya. Hal ini melibatkan pemahaman tentang konsep matematika dasar seperti angka, jumlah, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta dapat menerapkan pada budaya yang ada. Literasi matematika juga melibatkan kemampuan untuk memecahkan masalah, berpikir kritis, dan membuat keputusan berdasarkan data dan analisis. Pelajaran matematika yang diajarkan di sekolah kurang dekat dengan kehidupan sehari-hari, cara penyajian pelajaran matematika yang monoton dari konsep abstrak menuju ke kongkrit, tidak membuat anak senang belajar. Etnomatematika merupiakan suatu ilmu yang memunculkan kearifan budaya sehingga mampu memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa tentang matematika yang berkaitan dengan budaya, yaitu meriam karbit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain pre-tes post-tes (one group pretest – posttest design). Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi, dan soal tes kemampuan literasi matematis berbasis etnomatematika meriam karbit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan literasi matematika antara sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran berbasis etnomatematika meriam karbit. Hal ini juga terlihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 43, dan hasil rata- rata postestnya yaitu 70. Dari hasil tersebut dapat dapat dilihat hasil postest lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pretest.
Kajian Literatur Miskonsepsi Matematika dalam Materi Bangun Ruang : Identifikasi dan Solusi Putri, Jihan Hidayah; ginting, talitha eriliyah wardhana br
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.2823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi miskonsepsi dalam pembelajaran materi bangun ruang pada matematika. Miskonsepsi merupakan pemahaman yang salah atau tidak tepat terhadap konsep-konsep matematika, yang sering kali menjadi hambatan dalam proses pembelajaran. Kajian literatur ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian yang telah dilakukan terkait miskonsepsi pada bangun ruang, termasuk pada konsep volume, luas permukaan, dan sifat-sifat geometris lainnya. Temuan menunjukkan bahwa miskonsepsi sering kali berasal dari pemahaman yang tidak tepat sejak awal, kurangnya visualisasi yang efektif, serta metode pengajaran yang kurang memadai. Untuk mengatasi hal ini, berbagai solusi telah diidentifikasi, seperti penggunaan model konkret, teknologi berbasis visualisasi, serta pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Dengan menerapkan solusi-solusi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap bangun ruang dan mengurangi miskonsepsi yang ada. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menyenangkan.
PEMANFAATAN WEB WORDWALL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II UPTD SDN 8 BARRU Andini, Wahyu; Dirham, Putri Amelia; Khaltsum, Ummu
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.3387

Abstract

Jurnal ini membahas penerapan pembelajaran matematika menggunakan media Web Wordwall di SDN 8 Barru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan hasil belajar siswa pada materi bilangan cacah di kelas II UPTD SDN 8 Barru melalui penggunaan media Web Wordwall. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan instrumen berupa lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi di kelas, wawancara dengan guru matematika, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi bilangan cacah dengan menggunakan media Web Wordwall. Pada siklus I, persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebesar 33,3%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Secara keseluruhan, hasil belajar siswa pada materi bilangan cacah mengalami peningkatan signifikan di setiap pertemuan. 
Efektivitas Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Mawadah, Liya; Zuhri, M. Saifuddin; Indraswati, Tersiana
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.3396

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas VII materi pokok bangun ruang sisi datar di SMP Negeri 1 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan bentuk true experimental design jenis pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan nilai posttest dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian ini adalah rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas kontrol. Analisis uji-t menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen adalah 88,618 dan kelas kontrol adalah 84,647. Dari hasil uji perbedaan rata-rata posttest menunjukkan bahwa nilai , maka  ditolak dan  diterima. Artinya, ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model PBL dengan pendekatan CRT ini dapat diimplementasikan secara efektif dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: PBL, CRT, Bangun Ruang Sisi Datar.   Abstract : The aim of this research is to evaluate the effectiveness of Problem-Based Learning (PBL) integrated with a Culturally Responsive Teaching (CRT) approach on the problem-solving skills of seventh-grade students in the topic of solid geometry at SMP Negeri 1 Semarang. This quantitative research employs an experimental method with a true experimental design, specifically a pretest-posttest control group design. Cluster random sampling was used to select the sample. Data collection was conducted through testing. Data analysis involved normality tests, homogeneity tests, and mean difference tests on the posttest scores. The results of this research indicate that the average problem-solving ability of the experimental group is superior to that of the control group. T-test analysis reveals that the average problem-solving score of the experimental group is 88.618, compared to 84.647 for the control group. The mean difference test results show that  = 2.0175 is greater than  = 1.6683, leading to the rejection of  and acceptance of . This signifies a difference in the problem-solving abilities of students taught using the Problem-Based Learning (PBL) model with a Culturally Responsive Teaching (CRT) approach compared to those taught using conventional teaching methods. The findings show that the experimental class outperformed the control class in terms of problem-solving abilities. Therefore, the PBL model with a CRT approach can be effectively applied in the teaching process. Keywords: PBL, CRT, Solid Geometry.    
PENGARUH METODE PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI PERKALIAN PECAHAN Sarassanti, Yumi; Sulisti, Hidayu
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): VOL 4 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i2.1914

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode permainan terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi perkalian pecahan. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, yaitu penelitian yang hanya menggunakan  satu kelas kontrol tanpa ada kelas pembanding. Penelitian dilaksanakan selama 4 kali pertemuan dengan sampel penelitian sebanyak 33 Mahasiswa PGMI IAIN Pontianak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes awal dan tes akhir. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data mengenai perbandingan nilai statistik menunjukkan bahwa jumlah sampel 33 orang, nilai pretest untuk nilai terendah adalah 44,44 dan nilai tertinggi 77,77. Nilai posttest untuk nilai terendah 77,77 dan nilai tertinggi 100, rata-rata pretest 60,26 dan rata-rata posttest 87,20 serta standar deviasi pretest 9,3 sedangkan deviasi posttess 8,2. Dan juga berdasarkan hasil penggunaan statistik inferensial, peneliti menggunakan teknik statistik t (uji-t). Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar 10,86 dan ttabel sebesar 3,690 dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil pengujian bahwa thitung ternyata memenuhi kriteria pengujian thitung > ttabel. Dengan demikian Ho ditolak dan H1 di terima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan Metode permainan terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Materi Perkalian Pecahan.
ETNOMATEMATIKA PADA LESUNG PADI DAYAK KANAYATN DI KABUPATEN LANDAK Melia, Melia; lungcai, lungcai; akhiam, pridolinus
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): VOL 6 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i1.4143

Abstract

Abstrak : Etnomatematika adalah kajian tentang bagaimana konsep matematika muncul, digunakan, dan dipahami dalam konteks budaya tertentu. Etnomatematika mempelajari tentang cara berpikir, memahmi, dan menggunakan konsep matematika yang berkembang dalam konteks budaya suatu kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep-konsep matematika yang terlibat dalam proses pembuatan lesung padi dayak kanayatn di kabupaten landak, serta mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep tersebut dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika yang berbasis pada budaya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk menggali informasi secara mendalam tentang kerajinan lesung padi. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memahmi secara langsung proses pembuatan, nilai budaya, serta upaya pelestarian lesung padi dalam kehidupan masyarakat melalui pengamatan langsung, wawancara, dan partisipasi dalam proses pembuatan lesung padi. Dokumentasi dilakukan untuk pengumpulan, pencatatan, dan penyimpanan informasi hasil observasi dan wawancara dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk foto/gambar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan lesung padi melibatkan konsep-konsep matematika berupa simetri, bentuk geometri (tabung, prisma, atau balok), pengukuran dan perhitungan. Jadi, pada proses pembuatan lesung padi terdapat unsur etnomatematika yang berkaitan erat dengan konsep matematika yang saling berhubungan dengan budaya-budaya yang ada di lingkungan sekitar.Kata Kunci: Etnomatematika;Lesung Padi; Proses Pembuatan.
ANALISIS PROBLEMATIKA SISWA SMK DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Waridah, Waridah; Nulinda, Elsi
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): VOL 6 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i1.4926

Abstract

Mathematics is often used in everyday life, many people think mathematics is difficult, but there is actually no reason not to learn mathematics. From this assumption, a person, especially a student or student, is lazy to learn mathematics so that every time they encounter problems related to mathematics, they will have difficulties and encounter problems in solving them. One of the materials that students have problems with is the Two-Variable Linear Inequality System. This study aims to find out and analyze the problems experienced by high school students (SMK) class X in solving the problem of the Two-Variable Linear Inequality System. The results of the study show that some of the difficulties found are understanding the concept of inequality, determining the area of settlement, and interpreting the results in the form of graphs. By knowing the types of problems experienced by students, teachers can develop more effective and contextual learning strategies to improve students' understanding of the Two-Variable Linear Inequality System material.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS BELAJAR DI RUMAH DENGAN HASIL SIMULASI UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN MATEMATIKA Wakit, Ahmat
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): VOL 6 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i1.4953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas belajar siswa di rumah dengan hasil simulasi ujian sekolah mata pelajaran matematika siswa kelas VI SDN 01 Datar Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 21 siswa, sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur aktivitas belajar siswa di rumah, wawancara kepada orang tua sebagai data pendukung, serta dokumentasi nilai simulasi ujian sekolah mata pelajaran matematika. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi product moment dengan bantuan program SPSS 26.0 for Windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas belajar siswa di rumah berada pada kategori rendah dengan nilai mean sebesar 55,71, sedangkan rata-rata hasil simulasi ujian sekolah matematika berada pada kategori sedang dengan nilai mean sebesar 69,71. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,735 pada taraf signifikansi 5% (r_tabel = 0,433), sehingga r_hitung > r_tabel. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara aktivitas belajar siswa di rumah dengan hasil simulasi ujian sekolah mata pelajaran matematika, dengan tingkat hubungan yang termasuk kategori kuat. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi aktivitas belajar siswa di rumah, maka semakin baik hasil simulasi ujian sekolah matematika yang diperoleh. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dan orang tua dalam mendorong serta mengawasi kegiatan belajar siswa di rumah guna meningkatkan hasil belajar matematika.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PERMAINAN ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Betania, Betania; Saputri, Linda Dwi; Lestari, Novika
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): VOL 6 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i1.4635

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan permainan engklek. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian one-control group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII SMP 11 SATAP Belimbing berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian menggunakan instrument test. Teknik pengumpulan data adalah test. Analisis data menggunakan uji paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata pretest-posttest nilai sig. sebesar 0,017 < 0,05 maka Ha diterima. Maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan permainan engklek. Jadi, model pembelajaran problem based learning berbantuan permainan engklek dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi luas dan keliling persegi dan persegi panjang.   Kata Kunci: problem based learning, permainan engklek, kemampuan pemecahan masalah       Abstract: The purpose of this study was to determine the difference in students' problem-solving abilities before and after using the problem-based learning model assisted by the engklek game. The research method used was an experimental method. The type of research was pre-experimental with a one-control group pretest-posttest design. The research sample consisted of 28 seventh-grade students at SMP 11 SATAP Belimbing. The research instrument used was a test instrument. The data collection technique was a test. Data analysis used a paired samples t-test. The results showed a significant difference in the mean pretest-posttest scores with a p-value of 0.017 < 0.05, thus accepting the alternative hypothesis (Ha). Therefore, it was concluded that there was a difference in students' problem-solving abilities before and after using the problem-based learning model assisted by the engklek game. Thus, the problem-based learning model assisted by the engklek game can improve students' problem-solving abilities in the subject matter of the area and perimeter of squares and rectangles.   Keywords: problem based learning, cricket game, problem solving ability   
MISKONSEPSI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATRIKS DI KELAS XI TKJ SMK NEGERI 1 SUNGAI TEBELIAN Suryani, Aya; Ferianti, Flesia Welly; Apsari, Nurul
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): VOL 6 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v6i1.4964

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini yang berjudul “Miskonsepsi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matriks Di Kelas XI TKJ SMK Negeri 1 Sungai Tebelian” adalah rendahnya pemahaman konsep matriks pada siswa kelas XI TKJ, yang mengakibatkan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal matriks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang dialami siswa pada saat menyelesaikan soal matriks di kelas XI TKJ SMK Negeri 1 Sungai Tebelian. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sungai Tebelian dan obyek penelitian adalah miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal matriks. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes dan lembar wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal matriks yaitu siswa kurang memahami konsep dasar dan kurang teliti saat menyelesaikan soal pada setiap indikator miskonsepsinya. Jenis miskonsepsi yang dialami siswa adalah miskonsepsi teoritis, miskonsepsi klasifikasional, miskonsepsi korelasional, dan miskonsepsi operasional, hal ini disebabkan kurang memahami konsep dan kurang teliti dalam memahami soal sehingga menimbulkan miskonsepsi dalam proses perhitungan hasil akhir. Miskonsepsi yang banyak dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal tes berupa esai pada materi matriks adalah miskonsepsi klasifikasional dengan kategori tinggi yaitu kesalahan dalam mengklasifikasikan jenis-jenis matriks.   Kata Kunci: Miskonsepsi Siswa, Penyelesaian Soal, Matriks      Abstract : The problem in this study entitled "Misconception of Students in Solving Matrix Problems in Class XI TKJ SMK Negeri 1 Sungai Tebelian" is the low understanding of the concept of matrix in grade XI TKJ students, which results in errors in solving matrix problems. This study aims to find out the misconceptions experienced by students when solving matrix questions in class XI TKJ SMK Negeri 1 Sungai Tebelian. The research method uses qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this study are grade XI students of SMK Negeri 1 Sungai Tebelian and the object of the research is the misconception of students in solving matrix problems. The research instrument used test sheets and interview sheets. Data collection techniques use tests, interviews and documentation. The data analysis techniques in the research are data collection, data reduction, data presentation and verification/drawing conclusions. The results of the study were obtained that students' misconceptions in solving matrix problems were that students did not understand basic concepts and were less thorough when solving problems on each indicator of misconception. The types of misconceptions experienced by students are theoretical misconceptions, classification misconceptions, correlational misconceptions, and operational misconceptions, this is due to a lack of understanding of concepts and lack of thoroughness in understanding the problem so as to cause misconceptions in the process of calculating the final result. The misconceptions that students often make when completing essay test questions on matrix material are classification misconceptions with a high category, namely errors in classifying.   Keywords: Student Misconception, Problem Solving, Matrix.    

Page 11 of 11 | Total Record : 110