cover
Contact Name
Flesia Welly Ferianti
Contact Email
flesiawellyferianti@gmail.com
Phone
+6282251430097
Journal Mail Official
jurnalalkhawarizmi2@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi JL. RSUD KM4 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27762270     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication include the topic abaut Mathematics education
Articles 103 Documents
Identifikasi Kesalahan Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Komunikasi Matematis Berdasarkan Teori Kastolan Hilmi, Yugi; Mulyani, Fithri Sri; Junaedi, Yusup
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.2964

Abstract

Pentingnya menganalisis kesalahan siswa dalam memecahkan persoalan matematika dapat memberikan banyak manfaat bagi siswa, guru dan proses pembelajaran secara keseluruhan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan siswa menurut teori kastolan dalam menyelesaian soal komunikasi matematis pada materi persamaan garis lurus. Penelitian ini merupakan deskriptid kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 29 siswa kelas VIII di SMPN 1 Sukahening. Teknik pengumpulan data meliputi tes kemampuan komunikasi matematis, melakukan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu tahap reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan yang dialami siswa yaitu 1) kesalahan konseptual sebesar 31,03%; 2) kesalahan prosedural sebesar 48,28%; 3) kesalahan teknik sebesar 20,69% dan mayoritas siswa mengalami kesalahan prosedural. Beberapa faktor yang menyebabkan kesalahan siswa meliputi siswa kurang memahami inti permasalahan, siswa kurang terampil dalam merinci persamaan matematis, siswa kurang teliti dalam melakukan perhitungan serta tidak melakukan langkah verifikasi jawaban akhir. Kata Kunci: Kesalahan Siswa, Komunikasi Matematis, Teori Kastolan  
LITERASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN ETNOMATEMATIKA MERIAM KARBIT Sulisti, Hidayu; Saputri, Fuja Mutia Adinda
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.2777

Abstract

Literasi matematika merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan dan menerapkan konsep matematika dalam konteks budaya. Hal ini melibatkan pemahaman tentang konsep matematika dasar seperti angka, jumlah, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta dapat menerapkan pada budaya yang ada. Literasi matematika juga melibatkan kemampuan untuk memecahkan masalah, berpikir kritis, dan membuat keputusan berdasarkan data dan analisis. Pelajaran matematika yang diajarkan di sekolah kurang dekat dengan kehidupan sehari-hari, cara penyajian pelajaran matematika yang monoton dari konsep abstrak menuju ke kongkrit, tidak membuat anak senang belajar. Etnomatematika merupiakan suatu ilmu yang memunculkan kearifan budaya sehingga mampu memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa tentang matematika yang berkaitan dengan budaya, yaitu meriam karbit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain pre-tes post-tes (one group pretest – posttest design). Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi, dan soal tes kemampuan literasi matematis berbasis etnomatematika meriam karbit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan literasi matematika antara sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran berbasis etnomatematika meriam karbit. Hal ini juga terlihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 43, dan hasil rata- rata postestnya yaitu 70. Dari hasil tersebut dapat dapat dilihat hasil postest lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pretest.
ANALISIS KESULITAN MAHSISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS Sarassanti, Yumi
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.3123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah banyaknya mahasiswa yang kesulitan dalam menyelesaikan masalah trigonometri. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri khususnya pembuktian identitas trigonometri ditinjau dari kemampuan berpikir kritis tinggi, sedang, dan rendah serta faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 16 mahasiswa prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak, yaitu 3 mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi, 8 mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang, dan 5 mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang membandingkan hasil tes tertulis satu sumber dengan sumber lainnya dalam kategori yang sama dan kemudian digali lebih dalam melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi tidak mengalami kesulitan. Mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep. Sedangkan mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis rendah mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep, kesulitan dalam menerapkan prinsip, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI HIMPUNAN Sarah, Siti; Manurung, Sri Lestari; Lubis, Nazwah Indri Agista; Munthe, Tiolina Maria
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.3533

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir aljabar siswa kelas VIII dalam memahami materi kumpulan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas VIII, dengan tiga siswa dipilih sebagai sampel berdasarkan tingkat kemampuan mereka. Salam penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi empat dari enam indikator berpikir aljabar, seperti generalisasi, abstraksi, berpikir dinamis, dan pemodelan. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang hanya mencapai dua indikator, yaitu pemodelan dan berpikir dinamis. Siswa dengan kemampuan rendah hanya memenuhi satu indikator, yaitu generalisasi, dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal dengan benar. Kesimpulannya, pemahaman konsep perkumpulan sangat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa. Untuk meningkatkan pemahaman siswa, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, seperti memanfaatkan visualisasi dan solusi pemecahan masalah. Kata Kunci: berpikir aljabar, himpunan, kemampuan siswa, pembelajaran matematika. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir aljabar siswa kelas VIII dalam memahami materi himpunan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan instrumen berupa tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas VIII, dengan tiga siswa dipilih sebagai sampel berdasarkan tingkat kemampuannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi empat dari enam indikator berpikir aljabar, seperti generalisasi, abstraksi, berpikir dinamis, dan pemodelan. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang hanya mencapai dua indikator, yaitu pemodelan dan berpikir dinamis. Siswa dengan kemampuan rendah hanya memenuhi satu indikator, yaitu generalisasi, dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah dengan benar. Simpulannya, pemahaman konsep himpunan sangat memengaruhi kemampuan berpikir aljabar siswa. Untuk meningkatkan pemahaman siswa, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, seperti memanfaatkan pendekatan visualisasi dan pemecahan masalah. Kata kunci: berpikir aljabar, himpunan, kemampuan siswa, pembelajaran matematika.
ANALISIS KESULITAN PENYELESAIAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MATERI PENYAJIAN DATA KELAS V SD 3 MLATI LOR Amelia, Nasywa Azka; lifah, Muzda; Ermawati, Diana
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.2580

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis atau mengidentifikasi kesulitan siswa dalam mengerjakan penyelesaian pemecahan masalah pada materi penyajian data kelas V SD 03 Mlati Lor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian yaitu 4 siswa kelas V SD 3 Mlati Lor. Teknik pengambilan subjek yang diambil adalah teknik purposive dengan sumber data diperoleh dari pengamatan lapangan, wawancara dengan informan, dan dokumentasi. Pelaksanaan wawancara dilaksanakan dengan  siswa kelas V SD 3 Mlati Lor yang merupakan informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif berdasarkan konsep yang diperkenalkan oleh Miles dan Huberman. Dari data diatas ditemukan bahwa empat siswa kelas V di SD 3 Mlati Lor memiliki berbagai macam kesulitan yang berbeda pada setiap anak diantaranya tiga siswa yang menghadapi kesulitan menyelesaikan masalah dan satu siswa yang tidak menghadapi kesulitan dalam mengerjakan penyelesaian masalah terutama pada materi penyajian data.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU MEDIA KARTU SOAL sari, sita oktavia; rahayuningsih, suesthi; anjariyah, deka
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.2561

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning (PBL) berbantu media kartu soal untuk mendukung kemampuan literasi matematika siswa dilihat dari aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kemampuan literasi matematika siswa. Populasi dari penelitian ini siswa kelas VIII MTs. Miftahul Ulum Gondang. Penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling yakni kelas VIII-A yang terdiri dari 24 siswa. Penelitian yang digunakan menggunakan kuantitatif deskriptif dengan desain one shoot case study. Kriteria keberhasilan yang digunakan adalah pembelajaran dikatakan efektif jika ketiga aspek tersebut terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mendapatkan presentase 94% sehingga termasuk dalam kategori sangat baik aktivitas siswa mendapatkan presentase 83% sehingga termasuk dalam kategori baik dan hasil tes kemampuan literasi matematika diketahui bahwa siswa memperoleh kriteria kemampuan literasi matematika baik sebanyak 21 siswa, adapun presentase secara klasikal yakni 87%. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Media, Kartu Soal, Literasi Matematika   Abstract : This study aims to determine the effectiveness of the problem based learning (PBL) model assisted by question card media to support students' mathematical literacy skills from teacher activities, student activities, and students' mathematical literacy skills. The population of this study is grade VIII students of MTs. Miftahul Ulum Gondang. This study uses Simple Random Sampling, namely class VIII-A consisting of 24 students. The research used used descriptive quantitative with a design one shoot case study. The success criterion used is that learning is said to be effective if these three aspects are met. The results of the study showed that teacher activities received a percentage of 94% so that they were included in the very good category, student activities received a percentage of 83% so that they were included in the good category and the results of the mathematical literacy ability test were known that students obtained the criteria for good mathematical literacy skills as many as 21 students The classical percentage is 87%. Keywords: Problem Based Learning (PBL), Media, Question Cards, Mathematical Literacy
Kajian Literatur : Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Pada Mata Kuliah Struktur Aljabar Damayanti Silalahi, Ndor; Marbun, Marthin; Lestari Manurung, Sri; Adillah Zendrato, Mikhah; Rizki, Putri
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.3663

Abstract

Abstract: This study aims to analyze students' mathematical reasoning ability in the Algebraic Structure course through a literature review. The method used is library research with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from relevant research journals and analyzed using the content analysis method. The results of the study indicate that at the Analyze stage, most students are able to identify the information that is known and asked in the problem. However, at the Generalize stage, students with high ability can develop problem-solving strategies well, while students with medium and low abilities still have difficulty in connecting concepts and developing solution strategies. At the Zhyntesize stage, many students experience obstacles in connecting mathematical concepts systematically, especially students with low abilities who have difficulty applying relationships between theorems. At the Justify stage, students with high ability are able to draw conclusions well, while students with medium and low abilities still often make mistakes in compiling evidence and drawing conclusions. Overall, although students have a good initial understanding, they still face challenges in deductive thinking, compiling evidence, and checking the validity of an argument. Therefore, improvements in learning methods are needed to strengthen students' understanding of concepts and mathematical reasoning abilities.Keywords: mathematical reasoning, algebraic structure, literature review, ability analysis, mathematics learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis mahasiswa pada mata kuliah Struktur Aljabar melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari jurnal penelitian yang relevan dan dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada tahap Analyze, sebagian besar mahasiswa mampu mengidentifikasi informasi yang diketahui dan yang ditanyakan dalam soal. Namun, pada tahap Generalize, mahasiswa dengan kemampuan tinggi dapat menyusun strategi pemecahan masalah dengan baik, sementara mahasiswa dengan kemampuan sedang dan rendah masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep serta menyusun strategi penyelesaian. Pada tahap Zhyntesize, banyak mahasiswa mengalami kendala dalam menghubungkan konsep-konsep matematika secara sistematis, terutama mahasiswa dengan kemampuan rendah yang kesulitan menerapkan hubungan antar teorema. Pada tahap Justify, mahasiswa dengan kemampuan tinggi mampu menarik kesimpulan dengan baik, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan sedang dan rendah masih sering mengalami kesalahan dalam menyusun bukti dan mengambil kesimpulan. Secara keseluruhan, meskipun mahasiswa memiliki pemahaman awal yang baik, mereka masih menghadapi tantangan dalam berpikir deduktif, menyusun bukti, serta memeriksa kesahihan suatu argumen. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam metode pembelajaran untuk memperkuat pemahaman konsep dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Kata kunci: penalaran matematis, struktur aljabar, kajian literatur, analisis kemampuan, pembelajaran matematika
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS KESIAPAN BELAJAR Fitriyah, Nur Ana; Rahayuningsih, Suesthi; Feriyanto, Feriyanto
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.2557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dalam penerapan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar untuk mendukung kemampuan penalaran matematis siswa SMP, mendeskripsikan aktivitas siswa saat penerapan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar untuk mendukung kemampuan penalaran matematis siswa SMP, dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa SMP setelah menerapkan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain One Shot Case Study. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sebagai berikut: Aktivitas guru menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar memperoleh presentase 89,3% pada kategori sangat baik. Aktivitas siswa saat pembelajaran menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis kesiapan belajar pada materi statistika penyajian data memperoleh rata – rata presentase 76,8% pada kategori baik. Hasil tes kemampuan penalaran matematis siswa dari 26 siswa apabila dihitung secara klasikal memperoleh presentase sebesar 73,1% dalam kategori minimal tinggi.Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Kesiapan Belajar, Kemampuan Penalaran Matematis Siswa.                                            This research aims to describe the teacher’s activities in applying the differentiated learning model based on students readiness to support the mathematical reasoning skill SMP student, describe student activities in applying the differentiated learning model based on students readiness to support the mathematical reasoning skill SMP student, and describe the mathematical reasoning skill SMP student after applying the differentiated learning model based on students readiness. This research used a quantitative descriptive research method with the One Shot Case Study design. Based on the result of data analysis, the following results were obtained: The teacher’s activities during differentiated learning model based on students readiness were get score 89,3% in very good category. Student activities during the differentiated learning model based on students readiness were get an average score 76,8% in good category. The mathematical reasoning skill of 26 students obtained a percentage of 73,1% in minimum high category.Keywords: Differentiated Learning, Students Readiness, Mathematical Reasoning Skill Student.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS KELAS 4 SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR tahriza, fitra nabila; Muna, Fauzul; Lulu Widiyant, Alfiana; Farokhah, Innalatul; Berliana Fitri, Navandra
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.2366

Abstract

Low mathematics scores are related to students' reasoning abilities. The reasoning process is very important to train in students to train their thinking development abilities, especially in solving problems. This research aims to analyze mathematical reasoning abilities in terms of thinking abilities in grade 4 elementary school students. The research subjects were 4th grade students at SD N 3 Kandangmas, Kudus, totaling 4 students with the highest scores in each indicator of mathematical reasoning using a purposive sampling technique. The instruments used in this research were an interview sheet and essay questions consisting of 4 questions with flat shapes and indicators. The research results show that students' mathematical reasoning abilities in solving mathematical reasoning-based problems at school are quite sufficient. Of the 4 indicators, 2 indicators can be fulfilled correctly and well, 1 indicator has not been fulfilled properly, and 1 indicator has not been fulfilled. 
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MENGERJAKAN SOAL MATERI FIELD PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR Waruwu, Fertianus; Aulia Saputra, Yoga; Lestari Manurung, Sri; Ayu Lestari, Julisa; Saron Silaban, Gebriel
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.3662

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan dalam menyelesaikan soal materi field pada mata kuliah Struktur Aljabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sepuluh mahasiswa yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes berbentuk empat soal yang dikerjakan dalam waktu 30 menit serta wawancara yang dilakukan setelah pengerjaan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan berbagai jenis kesalahan, antara lain kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan perhitungan. Kesalahan konsep menjadi jenis kesalahan yang paling dominan ditemukan. Faktor-faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman terhadap definisi dan sifat-sifat field, serta kesulitan dalam mengaitkan konsep abstrak dengan penyelesaian soal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi dosen dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif, terutama dalam penyampaian materi abstrak seperti field.Kata Kunci: Kesalahan Mahasiswa, Field, Struktur Aljabar.   Abstract : This study aims to describe the types of errors made by students of the Mathematics Education Study Program at Universitas Negeri Medan in solving problems related to field material in the Abstract Algebra course. The research employs a qualitative descriptive approach, involving ten purposively selected students as subjects. Data were collected through a written test consisting of four questions completed within 30 minutes, followed by interviews. The results reveal various types of errors, including conceptual errors, procedural errors, and computational errors. Conceptual errors were found to be the most dominant. The underlying factors contributing to these errors include a lack of understanding of the definitions and properties of fields, as well as difficulties in connecting abstract concepts to problem-solving. These findings are expected to provide valuable insights for lecturers in designing more effective instruction, particularly in teaching abstract topics such as fields.Keywords: Student Errors, Field, Abstract Algebra.

Page 7 of 11 | Total Record : 103