cover
Contact Name
Eka Nurdianty Anwar
Contact Email
admbengkuluinstitute@gmail.com
Phone
+628562911777
Journal Mail Official
admbengkuluinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kalimantan No 4 RT 004 RW 001 Kelurahan Kampung Kelawi, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
Published by Gayaku Publisher
ISSN : -     EISSN : 29636833     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Vokasi Kesehatan is published by Gayaku Publisher and distributed twice a year. Jurnal Vokasi Kesehatan is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. Jurnal Vokasi Kesehatan scientific periodical publication on Public Health Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the Jurnal Vokasi Kesehatan is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are The Journals mission is to promote excellence in public health and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing, physical therapy, medical laboratory science, environmental health, and medical imaging and radiologic technologies. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 197 Documents
Pengaruh Konsumsi Kopi Terhadap Peningkatan Tekanan Darah Pada Lansia Hadi Nur Efendi; Ayik Nikmatul Laili; Mohammat Fairosi
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1398

Abstract

Konsumsi kopi merupakan kebiasaan umum, termasuk pada kelompok lanjut usia. Kandungan kafein dalam kopi diketahui memiliki efek stimulan yang dapat memengaruhi sistem kardiovaskular, salah satunya peningkatan tekanan darah. Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap perubahan tekanan darah, sehingga penting untuk meneliti pengaruh konsumsi kopi terhadap tekanan darah pada kelompok ini. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh konsumsi kopi terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia dengan menggunakan metode  Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 30 lansia dipilih secara purposive sampling. Responden mengonsumsi kopi hitam tanpa gula sebanyak 200 ml per hari selama 7 hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Dengan hasil  Rata-rata tekanan darah sebelum konsumsi kopi adalah 132/83 mmHg dan setelah konsumsi meningkat menjadi 138/87 mmHg. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah konsumsi kopi. Kesimpulan Konsumsi kopi secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia. Oleh karena itu, konsumsi kopi pada lansia perlu dikendalikan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi
Determinan Faktor Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Klinik Bersalin Suriani Kecamatan Medan Johor Kelurahan Kwala Bekala Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Damayanty Sitorus; Marta Armita Silaban; Ade Rachmat Yudiyanto; Erin Padilla Siregar; Sri Rezeki; Hazizah Sabilah Siagian
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1401

Abstract

Anemia ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) darah di bawah normal. Fungsi jaringan dapat terganggu akibat kekurangan oksigen. Misalnya, gejala seperti kesulitan berkonsentrasi dan kurangnya kebugaran untuk melakukan aktivitas dapat disebabkan oleh kekurangan oksigen di otak dan otot. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Proses penemuan pengetahuan kuantitatif mencakup survei retrospektif yang menggunakan data numerik untuk menilai informasi tentang apa yang dicari. Sampel pada penelitian ini adalah 54 orang ibu hamil yang terkena anemia dengan keriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasi uji chi Square terhadap usia ibu nilai p value 0,016 (p < α=0,05), Dari hasi uji chi Square terhadap paritas ibu nilai p value 0,032 (p < α=0,05), Dari hasi uji chi Square terhadap Paritas nilai p value 0,017 (p < α=0,05), Dari hasi uji chi Square terhadap Paritas nilai p value 0,003 (p < α=0,05). Kesimpulan ddiapatkan bahwa kejadian anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh beberapa faktor determinan utama yaitu terdapat pada ibu yang mengalami KEK
Efektivitas Promosi Kesehatan Terhadap Kepatuhan Self Efficacy Dan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Klinik Sarfina Ariska Fauzianty; Nova Isabella Mariance Br. Napitupulu; Yesica Geovany Sianipar; Friza Novita Sari Situmorang
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1403

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi, salah satunya akibat ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD). Promosi kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD. Penelitian mengetahui efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD), serta pengaruhnya terhadap tingkat konsumsi TTD pada ibu hamil di Klinik Sarfina. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 20 ibu hamil yang menerima suplementasi tablet tambah darah (TTD). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan dan lembar penilaian self-efficacy untuk mengukur efikasi diri. Intervensi promosi kesehatan dilakukan melalui media leaflet. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat kepatuhan dan efikasi diri ibu hamil setelah diberikan intervensi promosi kesehatan. Tingkat kepatuhan tinggi meningkat dari 10% menjadi 65%, dan efikasi diri tinggi meningkat dari 10% menjadi 65%. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. Intervensi ini sangat dianjurkan untuk diterapkan secara rutin dalam pelayanan antenatal care untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan janin. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin dalam pelayanan antenatal care. Penelitian ini menyarankan agar intervensi promosi kesehatan terus diterapkan dalam pelayanan antenatal care. Selain itu, penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan pengukuran jangka panjang diharapkan dapat memperkuat temuan ini dan memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap konsumsi TTD.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Malam Bayi Usia 3-6 Bulan di Puskesmas Somambawa Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara Yesica Geovany Sianipar; Tumei Nasti F Telaumbanua; Friza Novita Sari Situmorang; Sonia Novita Sari; Ariska Fauzianty; Magdalena Barus
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1404

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2023, lebih dari 800 perempuan meninggal setiap hari akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, dan sebagian besar dari kematian tersebut sebenarnya dapat dicegah melalui layanan ANC yang memadai dan tepat waktu. WHO merekomendasikan minimal 8 kali kunjungan ANC selama masa kehamilan, yang mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ibu dan janin, serta pencegahan komplikasi melalui pendekatan individual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Butar Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional, sampel berjumlah 55 orang yang diambil secara purposivel sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan p-value <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan Hasil uji Paired t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor kualitas tidur sebelum dan sesudah pijat bayi (p-value = 0.0002), sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat bayi berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur malam bayi. Dengan adanya hasil penelitian ini disarankan agar tenaga kesehatan agar mengembangkan program edukasi rutin mengenai teknik pijat bayi kepada orang tua, khususnya melalui layanan posyandu dan penyuluhan di Puskesmas.
Peran Potensial Farmasis dalam Optimalisasi Terapi Pasien Long COVID-19: Tinjauan Literatur Rizki Oktarini; Reza Rahmawati; Delila Eliza
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1407

Abstract

Long COVID-19 merupakan sindrom pasca infeksi akut SARS-CoV-2 yang ditandai dengan gejala yang menetap selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah fase infeksi akut berakhir. Gejala yang umum meliputi kelelahan kronis, gangguan tidur, nyeri otot atau sendi, gangguan pernapasan, serta disfungsi kognitif seperti kesulitan berkonsentrasi dan kabut otak. Kondisi ini memberikan tantangan baru dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam aspek manajemen jangka panjang. Meskipun demikian, peran farmasis klinis dalam tatalaksana pasien Long COVID-19 masih belum banyak dieksplorasi secara sistematis dalam berbagai studi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau peran strategis farmasis dalam pemantauan farmakoterapi, pemberian edukasi kepada pasien, serta keterlibatan dalam tim kolaboratif interprofesional guna meningkatkan luaran klinis dan kualitas hidup pasien. Metode narrative review digunakan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah dari tahun 2020 hingga 2024. Berdasarkan hasil tinjauan, keterlibatan farmasis terbukti berkontribusi terhadap pengurangan efek samping obat, peningkatan kepatuhan pasien terhadap regimen terapi, serta mendukung proses rehabilitasi secara menyeluruh. Dengan demikian, peran farmasis menjadi semakin penting dan perlu diintegrasikan dalam sistem layanan kesehatan untuk mendukung pemulihan pasien Long COVID-19 secara berkelanjutan.
Pengaruh Pemberian Jus Kurma Susu Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan Di Pmb Eka Nova Kecamatan Sekayam Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025: Pengaruh Pemberian Jus Kurma Susu Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan Di Pmb Eka Nova Kecamatan Sekayam Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 Friza Novita Sari Situmorang; Santi Juniarsih; Yesica Geovany Sianipar; Sonia Novita Sari; Ariska Fauzianty; Rismalia Tarigan
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1410

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan global yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian jus kurma susu. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma susu terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan anemia ringan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest. Sampel sebanyak 24 ibu hamil dengan anemia ringan di PMB Eka Nova, Kecamatan Sekayam. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan kadar Hb yang signifikan setelah intervensi jus kurma susu (p = 0.000). Kesimpulan: Jus kurma susu efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia ringan. Kata kunci: Jus kurma susu, hemoglobin, anemia, ibu hamil ABSTRACT Background: Anemia in pregnant women is a global health problem affecting both maternal and fetal health. One promising non-pharmacological approach is the administration of date-palm milk juice. Objective: To determine the effect of date-palm milk juice on hemoglobin levels in pregnant women with mild anemia. Method: This study employed a quasi-experimental pretest-posttest design. A total of 24 pregnant women with mild anemia at PMB Eka Nova, Sekayam District, were included. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: There was a significant increase in hemoglobin levels after the intervention (p = 0.000). Conclusion: Date-palm milk juice is effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women with mild anemia. Keywords: Date juice, hemoglobin, anemia, pregnant women
Pengaruh Edukasi Melalui Whatsapp GroupTentang Pengetahuan Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di SMPN 6 Bengkulu SelatanTahun 2025 Dessy Rahmadini Leylasari; Kristina Paskana; Nora Veronica; Vevi Gusnidarsih
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1418

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan remaja, terutama pada remaja putri. Kurangnya pengetahuan tentang risiko pernikahan dini menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pernikahan usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui WhatsApp Group terhadap pengetahuan pernikahan dini pada remaja putri di SMP Negeri 6 Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 25 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi edukasi dilakukan melalui media WhatsApp Group selama satu minggu dengan materi berupa artikel, gambar, dan video edukatif tentang pernikahan dini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan setelah diberikan edukasi (p < 0,05). Kesimpulan bahwa edukasi melalui WhatsApp Group berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini. Media sosial seperti WhatsApp dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan edukasi kesehatan reproduksi kepada remaja secara praktis dan mudah diakses
EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN MENTAL BERBASIS APLIKASI DIGITAL TERHADAP TINGKAT STRES REMAJA DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025 Parningotan Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Ribur Sinaga; Febriana Sari; Plora Novita Febrina Sinaga
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1419

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami masa transisi penting dalam berbagai aspek perkembangan, baik fisik, emosional, maupun sosial. Masa ini ditandai dengan berbagai tekanan, mulai dari tuntutan akademik, pergaulan sosial, hingga pencarian jati diri. Jika tekanan tersebut tidak ditangani dengan baik, dapat menimbulkan stres yang berkelanjutan dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Laporan UNICEF dan BKKBN juga mengungkapkan bahwa hampir 50% remaja Indonesia merasa stres berat akibat tekanan sosial, akademik, dan kritik dari lingkungan. Sayangnya, masih rendahnya literasi kesehatan mental dan tingginya stigma menjadi penghalang utama bagi remaja dalam mencari pertolongan yang tepat (IDN Times, 2024). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain pre-test dan post-test with control group. Sampel penelitian ini remaja usia 13–18 tahun yang berdomisili di Desa Bangun Rejo. total sebanyak 30 responden (15 kelompok intervensi, 15 kelompok kontrol) dengan Uji Paired Sample T-Test. Hasil uji Paired Sample T-Test. Pada kelompok intervensi, nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Sementara itu, kelompok kontrol memiliki nilai p sebesar 0,081 (p > 0,05), menandakan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Hasil uji Paired Sample T-Test. Pada kelompok intervensi, nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Sementara itu, kelompok kontrol memiliki nilai p sebesar 0,081 (p > 0,05), menandakan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Disarankan untuk menggunakan aplikasi secara konsisten dan disertai refleksi pribadi agar manfaatnya optimal.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN MENTAL BERBASIS KOMUNITAS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA TAHUN 2025 Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Basaria Manurung; Nur Azizah; Retno Wahyuni; Tetti Seriati Situmorang
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1423

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Masa ini sering kali diwarnai oleh tekanan akademik, pengaruh teman sebaya, pencarian jati diri, dan perubahan hormonal yang dapat memengaruhi kesehatan mental. Data WHO (2023) menunjukkan bahwa sekitar 14% remaja di dunia mengalami gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi, yang berpotensi memengaruhi prestasi akademik dan kualitas hidup mereka. Di Indonesia, prevalensi masalah kesehatan mental pada remaja masih cukup tinggi. Survei Kementerian Kesehatan RI (2023) melaporkan bahwa lebih dari 6% remaja mengalami depresi, sementara gangguan kecemasan dialami oleh 8,4% remaja. Kondisi ini diperburuk oleh minimnya pengetahuan dan sikap positif terkait kesehatan mental, serta masih adanya stigma negatif yang membuat remaja enggan mencari pertolongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas terhadap pengetahuan dan sikap remaja di Desa Bangun Rejo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental berupa one group pre-test and post-test design. Sampel terdiri dari 38 remaja berusia 13 sampai 18 tahun yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi di bawah 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik terhadap pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan setelah edukasi diberikan. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, yang menunjukkan bahwa program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Oleh karena itu, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai kesehatan mental di Desa Bangun Rejo.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu Dengan Kunjungan Balita Ke Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan Denti Yusipa; Dolis Yesti Fennyria; Kristina Paskana
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1427

Abstract

The behaviour of mothers of toddlers in weighing their children at health posts is influenced by several factors. Knowledge is one of the predisposing factors that influence a person's behaviour. Mothers with good knowledge have an understanding of health post activities such as the purpose of weighing, the purpose of PMT and the importance of immunisation, so that the higher the level of knowledge of mothers, the higher the frequency of visits to health posts. Objective: To determine the relationship between mothers' knowledge about posyandu and infant visits to posyandu in the working area of the Kedurang Health Centre, South Bengkulu District. This study employed an analytical method with a cross-sectional approach. The study population consisted of all infants with a KIA book in the working area of the Kedurang Health Centre, South Bengkulu District, in May 2024, with a sample of 89 mothers with infants. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed that most mothers had good knowledge (56.2%), but infant visits to the posyandu were insufficient (55.1%). The chi-square test revealed a p-value of ρ(0.00) < ρ(0.05). There is a significant relationship between mothers' knowledge about posyandu and infant visits to the posyandu in the service area of the Kedurang Health Centre, South Bengkulu District.