cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 197 Documents
University students' perceptions of entrepreneurship as a profession: a phenomenological study Wijaya, Diaz; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.114337

Abstract

Abstrak: Rendahnya minat mahasiswa terhadap profesi wirausaha menunjukkan perlunya pemahaman mendalam mengenai bagaimana mahasiswa memersepsikan profesi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengalaman mahasiswa Prodi PAP FKIP UNS dalam menjalankan kegiatan wirausaha, (2) mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap profesi wirausaha, serta (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk persepsi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif tipe fenomenologi. Informan penelitian berjumlah 10 mahasiswa PAP angkatan 2022 yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengalaman mahasiswa Prodi PAP dalam mengikuti program wirausaha karena tuntutan akademik dan motivasi pribadi, jenis usaha yang dipilih bersifat risiko rendah dan mudah dijalankan; (2) Mahasiswa Prodi PAP mempersepsikan wirausaha sebagai profesi dengan peluang menjanjikan seperti fleksibilitas, kemandirian kerja serta pendapatan yang besar dan risiko berupa kerugian dan kebangkrutan; (3) persepsi mahasiswa terhadap wirausaha dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa minat, motivasi, dan kepercayaan diri, sedangkan faktor eksternal berupa lingkungan keluarga, lingkungan sosial, dan pembelajaran di Perguruan Tinggi. Temuan ini berkontribusi dalam penguatan strategi pendidikan kewirausahaan untuk membentuk orientasi karier mahasiswa.  Kata kunci: efikasi diri; lingkungan sosial; niat berwirausaha; orientasi karierAbstract: The low interest of university students in entrepreneurship as a career profession underscores the need to understand how students perceive this domain. This study aims to: (1) examine the entrepreneurial experiences of Office Administration Education (PAP) students at Sebelas Maret University (UNS); (2) describe students' perceptions of entrepreneurship as a profession; and (3) identify the factors shaping those perceptions. A qualitative phenomenological design was employed. Ten students from the 2022 cohort were selected via purposive sampling, and data were gathered through semi-structured in-depth interviews. Findings indicate that: (1) students engaged in entrepreneurial programs primarily due to academic requirements and personal motivations, gravitating toward low-risk ventures in the food and beverage sector; (2) students perceived entrepreneurship as offering promising opportunities flexibility, work autonomy, and high income while acknowledging risks such as financial loss and business failure; and (3) perceptions were shaped by internal factors (interest, motivation, and self-confidence) and external factors (family environment, social environment, and university entrepreneurship education). These findings contribute to the design of more effective entrepreneurship education strategies that foster students' entrepreneurial career orientation. Keyword: career orientation; entrepreneurial intention; self-efficacy; social environment
Perceived usefulness and perceived ease of use toward students' behavioral intention in vocational schools Prabowo, Adi; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.114457

Abstract

Abstrak: Penerimaan teknologi asesmen digital di sekolah menengah kejuruan masih minim kajian empiris dengan temuan yang tidak konsisten lintas konteks. Penelitian ini mengkaji hubungan antara perceived usefulness (PU) dan perceived ease of use (PEOU) dengan behavioral intention (BI) siswa dalam menerima teknologi asesmen digital berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional nonparametrik. Sebanyak 83 siswa program Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMK Wikarya Karanganyar dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman's rho setelah uji asumsi menunjukkan pelanggaran linieritas pada salah satu variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PU memiliki korelasi positif yang kuat dan signifikan dengan BI (rs = 0,769; p < 0,001), demikian pula PEOU (rs = 0,656; p < 0,001). Koefisien PU yang lebih tinggi mengindikasikan bahwa persepsi kebermanfaatan fungsional merupakan prediktor niat penerimaan yang lebih kuat dibandingkan kemudahan penggunaan. Temuan ini menegaskan keberlakuan TAM dalam konteks pendidikan kejuruan dan mengimplikasikan bahwa implementasi asesmen digital yang efektif perlu mengutamakan pengembangan sistem yang fungsional sekaligus mudah digunakan oleh siswa. Kata kunci: asesmen digital; korelasi nonparametrik; pendidikan kejuruan; technology acceptance model Abstract: Digital assessment adoption in vocational secondary education remains empirically underexplored, with inconsistent findings across contexts. This study examines the relationships between perceived usefulness (PU) and perceived ease of use (PEOU) with students' behavioral intention (BI) to accept digital assessment technology, using the Technology Acceptance Model (TAM) as a theoretical framework. A quantitative nonparametric correlational design was employed with 83 students of the Office Management and Business Services program at SMK Wikarya Karanganyar, selected through total population sampling. Data were collected via an online questionnaire and analyzed using Spearman's rho correlation following assumption testing, which revealed a linearity violation for one variable. Results indicate that PU has a strong positive and statistically significant correlation with BI (rs = .769, p < .001), as does PEOU (rs = .656, p < .001). The higher coefficient for PU suggests that perceived functional utility is a stronger predictor of acceptance intention than ease of use in this context. These findings affirm the applicability of TAM in vocational education and imply that effective digital assessment implementation should prioritize systems that are both functionally beneficial and user-friendly for students. Keywords: digital assessment; nonparametric correlation; technology acceptance model; vocational education
Pengaruh tata ruang kantor dan fasilitas kantor terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta Purbandini, Putri; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i1.90958

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ada tidaknya pengaruh tata ruang kantor terhadap kinerja pegawai BKPSDM Kota Surakarta, (2) mengetahui ada tidaknya pengaruh fasilitas kantor terhadap kinerja pegawai BKPSDM Kota Surakarta, (3) mengetahui ada tidaknya pengaruh tata ruang kantor dan fasilitas kantor terhadap kinerja pegawai BKPSDM Kota Surakarta. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif sampel dari penelitian ini sebanyak jumlah populasi penelitian yaitu sebanyak 50 pegawai yang diperoleh dengan menggunakan teknik non probability sampling dan menggunakan pendekatan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu Angket atau kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa :  1) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan antara tata ruang kantor terhadap kinerja pegawai BKPSDM Kota Surakarta dilihat dari nilai thitung 5,076 > ttabel 2,011 dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05; 2) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan antara fasilitas kantor terhadap kinerja pegawai BKPSDM Kota Surakarta dilihat dari nilai thitung 2,519 > ttabel 2,011 dengan nilai signifikasi sebesar 0,015 < 0,05; 3) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan secara bersama-sama antara tata ruang kantor dan fasilitas kantor terhadap kinerja peagawai BKPSDM Kota Surakarta dilihat dari Fhitung 22,811 > Ftabel 3,20 dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05. Kata Kunci: kondisi fasilitas; produktivitas pegawai; tata ruang kantor Abstract: This study aims to (1) determine whether there is an influence of office layout on the performance of BKPSDM employees of Surakarta City, (2) determine whether there is an influence of office facilities on the performance of BKPSDM employees of Surakarta City, (3) determine whether there is an influence of office layout and office facilities on the performance of BKPSDM employees of Surakarta City. The method in this study uses a quantitative research approach, the sample of this study is as many as the total population of the study, namely 50 employees obtained using non-probability sampling techniques and using a saturated sampling approach. The data collection technique used by researchers is a questionnaire. The results of this study indicate that:  1) There is a positive and significant influence between office layout on the performance of BKPSDM employees of Surakarta City seen from the tcount value of 5.076> ttable 2.011 with a significance value of 0.000 <0.05; 2) There is a positive and significant influence between office facilities on the performance of BKPSDM employees of Surakarta City seen from the tcount value of 2.519> t table 2.011 with a significance value of 0.015 < 0.05; 3) There is a positive and significant influence together between office layout and office facilities on the performance of BKPSDM employees of Surakarta City seen from Fcount 22.811> Ftable 3.20 with a significance value of 0.000 <0.05. Keywords: facility conditions; employee productivity; office layout
Student learning readiness and teacher creativity effects on learning outcomes Desnani, Pungki Sri
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.104871

Abstract

Abstrak: Langkah awal menciptakan pendidikan berkualitas adalah dengan memperhatikan kualitas komponen sistem pendidikan, terutama SDM. Pendidikan dinilai berkualitas jika siswa mampu menguasai tugas belajar sesuai tujuan dan target yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesiapan belajar siswa dan kreativitas mengajar guru terhadap hasil belajar mata pelajaran Job Profile siswa kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) SMK Negeri 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2024/2025 baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-komparatif. Populasi berjumlah 107 siswa, sedangkan sampel berjumlah 84 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan IBM SPSS Statistic 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar, dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (5,245 > 1,989) dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan kreativitas mengajar guru terhadap hasil belajar, dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (6,506 > 1,989) dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan kesiapan belajar siswa dan kreativitas mengajar guru secara bersama-sama terhadap hasil belajar, dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel (113.292 > 3,12) dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05.  Kata kunci: inovasi pengajaran; kuantitatif; persiapan; prestasi akademikAbstract: Creating quality education requires attention to educational system components, particularly human resources. Education is considered quality when students master learning tasks according to established goals and targets. This study examined the influence of student learning readiness and teacher teaching creativity on learning outcomes in Job Profile subject among Grade X Office Management and Business Services students at SMK Negeri 1 Sukoharjo during the 2024/2025 academic year, both partially and simultaneously. Using quantitative causal-comparative methodology, this research involved 107 students as population and 84 as sample selected through simple random sampling. Data collection utilized questionnaires, with multiple linear regression analysis conducted using IBM SPSS Statistics 26. Results revealed: (1) student learning readiness positively and significantly influenced learning outcomes (t-calculated > t-table: 5.245 > 1.989; significance 0.00 < 0.05); (2) teacher teaching creativity positively and significantly influenced learning outcomes (t-calculated > t-table: 6.506 > 1.989; significance 0.00 < 0.05); (3) both variables simultaneously demonstrated positive and significant influence on learning outcomes (F-calculated > F-table: 113.292 > 3.12; significance 0.00 < 0.05). The determination coefficient showed 73.7% variance explanation, with remaining 26.3% attributed to other factors not examined in this study. Keywords: academic achievement; preparation; quantitative; teaching innovation
The influence of public speaking skills and project-based learning on the leadership of Office Administration Education Students at FKIP UNS Wigi Putri, Irma Sukma; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.116896

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan untuk menelaah (1) pengaruh kemampuan public speaking terhadap kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP UNS, (2) pengaruh model project based learning terhadap kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP UNS, dan (3) pengaruh kemampuan public speaking dan model project based learning secara simultan terhadap kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP UNS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan total populasi berjumlah 199 mahasiswa PAP FKIP UNS angkatan 2022 dan 2023. Sampel penelitian berjumlah 133 mahasiswa yang dipilih menggunakan probability sampling. Perolehan data dilakukan menggunakan kuesioner, lalu dianalisis dengan metode regresi linear berganda berbantuan software IBM SPSS statistics versi 27. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa (1) Kemampuan public speaking memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap kepemimpinan, dibuktikan dengan nilai signikansi < 0,05 serta nilai thitung > ttabel yaitu 6,059 > 1,657, (2) Model project based learning juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan dengan nilai signikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai thitung > ttabel yaitu 6,382 > 1,657, (3) Kemampuan public speaking dan model project based learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan, yang dilihat dari nilai signikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 96,36 > 3,06. Temuan lainnya yaitu sumbangan efektif variabel X1 dan X2 terhadap Y secara simultan sebesar 59,7%, sementara sisanya berasal dari pengaruh variabel di luar model penelitian yang digunakan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan public speaking serta penerapan model project based learning secara optimal dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP. Kata kunci : kepemimpinan; komunikasi; project based learning; pendidikan tinggiAbstractThis study examined: (1) the effect of public speaking skills on the leadership of Office Administration Education (PAP) students at FKIP UNS, (2) the effect of the project-based learning (PjBL) model on student leadership, and (3) the simultaneous effect of public speaking skills and the PjBL model on student leadership. A quantitative causal-associative approach was employed with a total population of 199 PAP FKIP UNS students from the 2022 and 2023 cohorts. A sample of 133 students was selected using stratified random sampling. Data were collected through a closed-ended Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics version 27. The results indicate that: (1) public speaking skills have a positive and significant effect on leadership (t = 6.059 > t-table = 1.657; p < 0.001); (2) the PjBL model has a positive and significant effect on leadership (t = 6.382 > t-table = 1.657; p < 0.001); and (3) public speaking skills and the PjBL model simultaneously have a positive and significant effect on leadership (F = 96.366 > F-table = 3.06; p < 0.001), collectively explaining 59.7% of the variance in student leadership (R² = 0.597). The effective contributions of public speaking skills and PjBL to leadership were 29.0% and 30.7%, respectively. These findings suggest that enhancing public speaking competencies alongside the systematic implementation of project-based learning constitutes an effective strategy for developing student leadership capabilities in higher education.Keywords: leadership; communication; project-based learning; higher education; public speaking
Service quality analysis on customer satisfaction at Mojolaban Community Health Center Sulinati, Talita Anora
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.100950

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis dimensi yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kepuasan pelanggan berdasarkan IGA, (2) menganalisis Tingkat kepuasan pasien terhadap dimensi kualitas playanan di Puskesmas Mojolaban berdasarkan CSI, (3) menganalisis Upaya Puskesmas Mojolaban dalam meningkatkan kualitas pelayanan untuk mencapai kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan metode survei melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik incidental sampling. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 80 responden di Puskesmas Mojolaban. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Improvement Gap Analysis (IGA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil Penelitian ini, melalui metode IGA, terdapat tiga atribut yang perlu diperbaiki oleh Puskesmas Mojolaban yaitu dua atribut Reliability (H1 dan H3) dan satu atribut Tangible (F1). Dengan metode CSI, secara keseluruhan didapatkan hasil kepuasan pasien Puseksmas Mojolaban termasuk dalam kategori “Kurang Puas”. Upaya atau rencana tindak lanjut yang dilakukan Puskesmas Mojolaban adalah melakukan perbaikan pada 3 prioritas perbaikan layanan, yaitu terkait 1) Waktu Pelayanan; 2) Produk Pelayanan; dan 3) Persyaratan Pelayanan. Kata kunci : indeks kepuasan konsumen; improvement gap analysis; kepuasan pelanggan; kualitas pelayanan; puskesmas  Abstract: This research aims to determine: (1) analyze the dimensions that need to be improved to increase customer satisfaction based on IGA, (2) analyze the level of patient satisfaction towards the quality of service dimensions at Mojolaban Health Center based on CSI, (3) analyze the efforts of Mojolaban Health Center in improving the quality of services to achieve customer satisfaction. This study uses a quantitative descriptive approach. This research is a quantitative descriptive study with data collection using survey methods through questionnaires. The sampling technique used is non-probability sampling with incidental sampling technique. The sample used in this study consisted of 30 customer respondents at Mojolaban Health Center. Data collection was done by questionnaire and interview. The data analysis technique used is Improvement Gap Analysis (IGA) and Customer Satisfaction Index (CSI). The results of this study, through the IGA method, there are three attributes that need to be improved by the Mojolaban Health Center, namely two Reliability attributes (H1 and H3) and one Tangible attribute (F1). With the CSI method, overall the results of patient satisfaction at the Mojolaban Health Center are included in the "Less Satisfied" category. The improvement or follow-up plans made by the Mojolaban Health Center are to make improvements to 3 service improvement priorities, namely related to 1) Service Time; 2) Service Products; and 3) Service Requirements. Keywords: customer satisfaction index; improvement gap analysis; customer satisfaction; service quality; community health center
Merdeka curriculum implementation barriers: a case study at SMK Wikarya Karanganyar Ilmiati, Kiki Rizki; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.106439

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada siswa, namun dalam penerapannya masih ditemui berbagai hambatan di sekolah sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai tantangan serta strategi implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesulitan yang dialami guru di SMK Wikarya Karanganyar dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi kesulitan dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Wikarya Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi informan, observasi dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk kesulitan yang dialami guru di SMK Wikarya Karanganyar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar yaitu kurangnya pemahaman terhadap kurikulum, kesiapan siswa yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan karakter dan kemampuan siswa, serta kesulitan dalam penyusunan administrasi pembelajaran. Strateginya antara lain penyesuaian metode mengajar dengan kondisi kelas, kolaborasi dengan sesama guru, pemanfaatan teknologi dan sumber belajar alternatif, asesmen berkelanjutan dan refleksi diri, serta dukungan pelatihan dari pihak sekolah. Kata kunci: asesmen; strategi pembelajaran; tantangan guruAbstract: The Merdeka Curriculum was designed to provide flexible, student-centered learning; however, its implementation in schools continues to encounter various challenges, necessitating comprehensive examination of both obstacles and implementation strategies. This study investigated the difficulties experienced by teachers at SMK Wikarya Karanganyar and the strategies they employed to overcome barriers in implementing the Merdeka Curriculum. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews with 22 participants (1 principal, 1 vice principal for curriculum affairs, 5 department heads, and 15 teachers), classroom observations, and document analysis. Participants were selected through purposive sampling. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while analysis employed an interactive model. Findings revealed five primary challenges: limited curriculum understanding, insufficient student readiness, inadequate facilities and infrastructure, diverse student characteristics and abilities, and difficulties in preparing instructional administration. Teachers employed several strategies to address these challenges: adapting teaching methods to classroom conditions, collaborating with colleagues, utilizing technology and alternative learning resources, conducting continuous assessments and self-reflection, and participating in school-supported training programs. These findings contribute to theoretical understanding of curriculum implementation challenges and provide practical implications for professional development, infrastructure support, and policy development in vocational education settings. Keywords: assessment; learning strategy; teacher challenges
Pelaksanaan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) FKIP UNS tahun 2022 Pratiwi, Oktavia Dwi Rahayu; Indrawati, Cicilia Dyah Sulistyaningrum; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.89183

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi PLP FKIP UNS Tahun 2022, (2) mendeskripsikan strategi pelaksanaan PLP FKIP UNS 2022, (3) mengidentifikasi pengaruh faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan PLP FKIP UNS Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah informan, tempat dan peristiwa, serta dokumen.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data pada penelitian ini adalah triangulasi sumber. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif model Miles dan Huberman dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan /verifikasi. Hasil penelitian diperoleh: (1) Implementasi pelaksanaan PLP meliputi serangkaian kegiatan, yaitu: Workshop panduan PLP, Semiloka Persiapan, Pembekalan Mahasiswa, Pelaksanaan PLP, dan Evaluasi, (2) Strategi dalam pelaksanaan PLP adalah berupaya bersama-sama bersinergi, berkolaborasi, dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh komponen yang terlibat, (3) Faktor internal yang menghambat yaitu: kemampuan adaptasi mahasiswa dengan lingkungan sekolah, kesiapan mahasiswa mempersiapkan materi dan menghadapi dinamika kelas, keseriusan dalam membawa terobosan baru, manajemen waktu, dan kurangnya koordinasi antar komponen. Faktor eksternal yang menghambat yaitu: lingkungan sekolah dan fasilitas belajar kurang memadai, variasi karakteristik peserta didik, pihak sekolah mitra menolak mahasiswa PLP, jadwal kegiatan berbenturan.  Kata kunci: implementasi; magang kependidikan; strategiAbstract: This study aims to: (1) describe the implementation of PLP FKIP UNS in 2022 (2) describe the implementation strategy of PLP FKIP UNS in 2022, (3) identify factors that interfere in PLP 2022. This research used a descriptive qualitative approach. Data sources used were informants, places and events, and documents. The sampling technique used purposive and snowball sampling . Data collection techniques used were observation, interviews, and document analysis. Data validity test technique in this research is source triangulation . Data were analyzed using interactive data analysis techniques of Miles and Huberman models with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results of the study obtained: (1) The implementation of the execution of PLP includes a series of activities, namely: Workshop on PLP guidelines, Preparation Workshop, Student Debriefing, PLP Implementation, and Evaluation, (2) The strategy in implementing PLP is to try to work together in synergy, collaborate, and establish good communication with all components involved, (3) Internal factors that interfere are: student adaptability to the school environment, student readiness to prepare material and face class dynamics, seriousness in bringing new breakthroughs, time management, and lack of coordination between components. External factors that interfere are: inadequate school environment and learning facilities, variations in student characteristics, partner schools rejecting PLP students, clash activity schedules.Keywords: implementation; educational internship; stategy
Implementation of construction procurement through tender method at BPBJ Surakarta Gurnita, Gryselda Gyda; Kartikasari, Hanum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103736

Abstract

Abstrak: Pengadaan pekerjaan konstruksi melalui metode tender di lingkungan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjamin keterbukaan, akuntabilitas, dan efisiensi pelaksanaan proyek publik. Penelitian ini mengkaji implementasi pengadaan pekerjaan konstruksi melalui metode tender yang dilaksanakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kota Surakarta. Fokus kajian terletak pada tahapan yang ditangani oleh BPBJ, mulai dari penerimaan dan verifikasi dokumen permohonan dari pengguna anggaran hingga penyusunan dan penandatanganan hasil akhir proses tender. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tender di BPBJ dilakukan secara elektronik melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), dengan alur kerja yang mencakup verifikasi kelengkapan berkas, penetapan pokja, penyusunan dan pengunggahan dokumen tender, hingga pemberitahuan hasil seleksi. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain dokumen permohonan yang belum lengkap, kesalahan teknis dalam penyusunan dokumen pemilihan, serta adanya sanggahan dari peserta yang memperlambat proses. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan ketelitian dalam verifikasi awal, perbaikan kualitas dokumen, serta penguatan koordinasi antar pihak terkait. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk penguatan tata kelola pengadaan pekerjaan konstruksi melalui metode tender di BPBJ Kota Surakarta. Kata kunci : penyedia; pokja; seleksi; tahapan pemilihan; tata kelolaAbstract: Construction work procurement through tender methods in local government environments plays a critical role in ensuring transparency, accountability, and efficiency in public project implementation. This study examined the implementation of construction procurement through tender methods conducted by the Procurement of Goods and Services Division (BPBJ) of Surakarta City. The research focused on stages managed by BPBJ, from receipt and verification of application documents through preparation and issuance of final tender results. We employed a qualitative descriptive approach, collecting data through observation, interviews, and documentation analysis. Findings revealed that BPBJ conducts tender processes electronically via the Electronic Procurement System (SPSE), following workflows that include document verification, working group assignment, tender document preparation and upload, and selection outcome notification. Identified challenges included incomplete application files, technical errors in document preparation, and participant objections that delayed processes. We recommend improved document verification accuracy, enhanced quality control, and strengthened inter-party coordination. These findings contribute to strengthening governance in construction procurement through tender methods at BPBJ Surakarta. Keywords :  governance, procurement stages, provider selection, working group
Pengaruh pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan dan status sosial ekonomi orang tua terhadap intensi berwirausaha Novitasari, Margareta Prisca; Susantiningrum, Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.94748

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) terhadap intensi berwirausaha, (2) pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap intensi berwirausaha, (3) pengaruh pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan dan status sosial ekonomi orang tua terhadap intensi berwirausaha siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran PKK terhadap intensi berwirausaha (thitung 2,853 > ttabel 1,988) dengan signifikansi 0,005 < 0,05; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan status sosial ekonomi orang tua terhadap intensi berwirausaha (thitung 4,317 > ttabel 1,988) dengan signifikansi 0,000 < 0,05; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran PKK dan status sosial ekonomi orang tua secara bersama-sama terhadap intensi berwirausaha siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta (Fhitung 32,125 > Ftabel 3.10) dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,436 yang berarti 43,6% intensi berwirausaha dipengaruhi oleh pembelajaran PKK dan status sosial ekonomi orang tua. Kata kunci : kelas sosial; niat berwirausaha; pendidikan kewirausahaan Abstract: The research aims to determine : (1) the influence of Creative Products and Entrepreneurship learning on entrepreneurial intentions, (2) the influence of parents' socio-economic status on entrepreneurial intentions, (3) the influence of learning Creative Products and Entrepreneurship and parents' socio-economic status on intentions entrepreneurship class XI students of SMK Kristen 1 Surakarta. This research uses a descriptive research type with a quantitative approach. The research population was class XI students at SMK Kristen 1 Surakarta. The sampling technique uses proportional random sampling and the data collection technique uses a questionnaire. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis techniques with the help of IBM SPSS version 21.0. The research results show that (1) there is a positive and significant influence of PKK learning on entrepreneurial intentions (tcount 2,853 > ttable 1.988) with a significance of 0.005 < 0.05; (2) there is a positive and significant influence of parents' socio-economic status on entrepreneurial intentions (tcount 4,317 > ttable 1.988) with a significance of 0.000 < 0.05; (3) there is a positive and significant influence of PKK learning and parents' socio-economic status together on the entrepreneurial intentions of class XI students at SMK Kristen 1 Surakarta (Fcount 32,125 > Ftable 3.10) with a significance of 0.000 <0.05. The R Square value is 0.436, which means that 43.6% of entrepreneurial intentions are influenced by PKK learning and parents' socio-economic status. Keywords : social class; entrepreneurial intention; entrepreneurship education

Page 11 of 20 | Total Record : 197