cover
Contact Name
Anton Subarno
Contact Email
antonsubarno@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281329027365
Journal Mail Official
jikap@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS Gedung B Lantai 1 FKIP UNS, Jl. Ir, Sutami, No.36A Kentingan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi (JIKAP)
ISSN : -     EISSN : 26140349     DOI : https://dx.doi.org/10.20961/jikap
Core Subject : Education, Social,
JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) berisi artikel tentang hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang bidang komunikasi, administrasi perkantoran dan pendidikan.
Articles 197 Documents
Effects of Internship Experience and Digital Literacy on SMK Student Work Readiness Amzarina, Daffa; Murwaningsih, Tri
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i5.104981

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pengalaman PKL terhadap kesiapan kerja; (2) pengaruh kemampuan digital literacy terhadap kesiapan kerja; dan (3) pengaruh pengalaman PKL dan kemampuan digital literacy secara simultan terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Batik 2 Surakarta berjumlah 132 siswa dengan sampel 100 responden yang dipilih melalui teknik proportional random sampling serta sisa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengalaman PKL berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja Sig. 0,000 < 0,05 (thitung 5,858 > ttabel 1,984); (2) kemampuan digital literacy juga berpengaruh positif dan signifikan Sig. 0,000 < 0,05 (thitung 3,592 > ttabel 1,984); (3) secara simultan, keduanya berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja Sig. 0,000 < 0,05 (Fhitung 98,357 > Ftabel 3,94). Nilai R Square sebesar 0,670 menunjukkan bahwa 67% variasi kesiapan kerja dipengaruhi oleh pengalaman PKL dan kemampuan digital literacy. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan metode yang lebih beragam dan menggali variabel lain yang turut memengaruhi kesiapan kerja.  Kata kunci: dunia industri; kesiapan siswa; kompetensi kerja; literasi teknologi; pengalaman belajar Abstract: This study aimed to investigate: (1) the influence of industrial work practice (IWP) experience on work readiness; (2) the influence of digital literacy capabilities on work readiness; and (3) the simultaneous influence of IWP experience and digital literacy capabilities on work readiness among 12th-grade students at SMK Batik 2 Surakarta. Employing a quantitative approach with correlational methodology, this research involved a population of 132 12th-grade students at SMK Batik 2 Surakarta, with 100 respondents selected through proportional random sampling. Data collection utilized questionnaires, and data analysis employed multiple regression analysis. The findings revealed that: (1) IWP experience demonstrated a positive and significant influence on work readiness (Sig. 0.000 < 0.05; tcount 5.858 > ttable 1.984); (2) digital literacy capabilities also showed a positive and significant influence (Sig. 0.000 < 0.05; tcount 3.592 > t­table 1.984); (3) simultaneously, both variables significantly influenced work readiness (Sig. 0.000 < 0.05; Fcount 98.357 > Ftable 3.94). The R Square value of 0.670 indicated that 67% of work readiness variation was influenced by IWP experience and digital literacy capabilities. Future research should employ more diverse methodologies and explore additional variables that influence work readiness. Keywords: industrial world; learning experience; student readiness; technology literacy; work competence
Teachers' perceptions of deep learning at SMK Wikarya Karanganyar: a phenomenological study Anggraini, Adelia Niken; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.114276

Abstract

Abstrak: Pembelajaran mendalam menjadi salah satu pendekatan yang semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan, khususnya pada pendidikan vokasi yang menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pemahaman konseptual yang bermakna. Implementasinya di sekolah masih dipengaruhi berbagai faktor, termasuk persepsi guru sebagai pelaksana utama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui persepsi guru SMK Wikarya Karanganyar tentang pembelajaran mendalam, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, dan (3) menggali pengalaman guru dalam menerapkannya di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah lima orang guru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru memaknai pembelajaran mendalam sebagai pembelajaran bermakna yang mengaitkan materi dengan konteks nyata; (2) persepsi guru dipengaruhi faktor internal, karakteristik siswa, dan lingkungan sekolah; serta (3) pengalaman guru diwujudkan melalui pembelajaran aktif, tugas berbasis proyek, refleksi, dan penyesuaian strategi pembelajaran. Kata kunci: pemahaman konseptual; pendidikan vokasi; pengembangan profesional pendidik; refleksi pedagogisAbstract: Deep learning is an instructional approach receiving increasing scholarly and policy attention, particularly in vocational education, which emphasizes critical thinking, problem-solving, and meaningful conceptual understanding. Its implementation remains shaped by contextual factors, most notably teachers' perceptions as primary classroom agents. This study aimed to (1) examine teachers' perceptions of deep learning at SMK Wikarya Karanganyar, (2) identify the factors shaping those perceptions, and (3) explore teachers' lived experiences of implementing it in the classroom. A qualitative phenomenological approach was employed. Five teachers were selected as primary informants through purposive sampling. Data were gathered via semi-structured in-depth interviews, classroom observations, and document analysis, then analyzed using Braun and Clarke's thematic analysis framework. The findings reveal that (1) teachers interpret deep learning as instruction that connects subject matter to real-life and occupational contexts; (2) perceptions are influenced by internal professional factors, student characteristics, and the school environment; and (3) teachers' experiences are manifested through active learning, project-based tasks, reflective practices, and adaptive instructional strategies. These findings carry theoretical and practical implications for vocational teacher professional development programs and school-level instructional policy. Keywords: conceptual understanding; reflective practice; teacher professional development; vocational education
Women's leadership style in public office (A case study at the Surakarta city health office) Setianingsih, Rani Kasih; Indrawati, Cicilia Dyah Sulistyaningrum; Susantiningrum, Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i2.89790

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gaya kepemimpinan perempuan di Dinas Kesehatan Kota Surakarta, menganalisis peran pemimpin perempuan berdasarkan gaya kepemimpinan dalam jabatan publik, dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pemimpin perempuan dalam jabatan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber penelitian meliputi tindakan dan praktik Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta yang diperoleh melalui observasi lingkungan kerja Dinas Kesehatan Surakarta, wawancara mendalam dengan berbagai narasumber yang relevan, serta dokumentasi berupa biografi dan media sosial. Keabsahan penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi metode dan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, Kepala Dinas Kesehatan Surakarta menunjukkan berbagai unsur gaya kepemimpinan, meliputi pendekatan feminin, maskulin, transformasional, dan transaksional. Hal tersebut terlihat dalam tindakan dan kebijakannya dalam memimpin instansi. Hasil temuan tersebut menunjukkan tidak terdapat korelasi antara jenis kelamin dengan preferensi gaya kepemimpinan. Kedua, Kepala Dinas Kesehatan Surakarta berperan penting dalam memotivasi dan menjadi panutan bagi instansi tersebut, sehingga menjadikan Dinas Kesehatan Surakarta sebagai instansi unggulan dalam pemerintahan Kota Surakarta. Ketiga, sebagai seorang perempuan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta tidak menemui kendala atau hambatan yang bersumber dari perbedaan gender. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang kentara dalam tantangan yang dihadapi oleh pemimpin laki-laki maupun perempuan. Kata kunci: keberagaman gender; tata kelola administrasi; efektivitas organisasi; kompetensi manajemen; kinerja birokrasiAbstract: This research aims to examine the leadership style of women in the Surakarta City Health Office, analyze the role of women leaders based on leadership style in public office, and identify the challenges faced by women leaders in public office. This study employed qualitative research methods with a case study approach. The research sources included the actions and practices of the Head of the Surakarta City Health Service, which were obtained through observations of the work environment of the Surakarta Health Service, in-depth interviews with various relevant sources, and documentation from biographies and social media. The validity of this research was tested using triangulation of methods and data sources. The results revealed that, first, the Head of the Surakarta Health Service demonstrates various elements of leadership styles, including feminine, masculine, transformational, and transactional approaches. This is evident in her actions and policies in leading the agency. These findings indicate that there is no correlation between gender and leadership style preference. Second, the Head of the Surakarta Health Service plays a significant role in motivating and serving as an exemplary role model for the agency, which has contributed to the Surakarta Health Service becoming the premier agency in the Surakarta City government. Third, as a woman, the Head of the Surakarta City Health Service does not encounter problems or obstacles stemming from gender differences. These results demonstrate that there are no discernible differences in the challenges faced by male or female leaders. Keywords: gender diversity; administrative governance; organizational effectiveness; management competencies; bureaucratic performance
Block system entrepreneurship education and self-efficacy: effects on student entrepreneurial motivation Sintri, Bintan Amalia; Indrawati, Cicilia Dyah Sulistyaningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.105340

Abstract

Abstrak: Motivasi berwirausaha siswa SMK masih perlu ditingkatkan, sehingga dibutuhkan pembelajaran kewirausahaan yang efektif serta dukungan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pembelajaran kewirausahaan sistem blok terhadap motivasi berwirausaha, (2) pengaruh efikasi diri terhadap motivasi berwirausaha, dan (3) pengaruh pembelajaran kewirausahaan sistem blok dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap motivasi berwirausaha. Peneliatian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survey, sedangkan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel yang digunakan yaitu 83 siswa kelas XI SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025 dengan metode simple random sampling dan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara pembelajaran kewirausahaan sistem blok terhadap motivasi diri (thitung 3,598 > 1,990 ttabel); (2) terdapat pengaruh positif signifikan efikasi diri terhadap motivasi berwirausaha (thitung  2,215 > 1,990 ttabel); (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara pembelajaran kewirausahaan sistem blok dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap motivasi berwirausaha (fhitung 32,02 > 3,11 ftabel). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan sistem blok dan efikasi diri membantu meningkatkan motivasi berwirausaha siswa. Kata kunci: efikasi; kewirusahaan; kuantitatif; motivasi; sistem blokAbstract: Entrepreneurial motivation among vocational high school students requires enhancement through effective entrepreneurship education and self-efficacy development. This study examined (a) the effect of block system entrepreneurship education on entrepreneurial motivation, (b) the effect of self-efficacy on entrepreneurial motivation, and (c) the combined effects of block system entrepreneurship education and self-efficacy on entrepreneurial motivation. Using a quantitative approach with survey methodology, data were collected through questionnaires from 83 Grade XI students at SMK Negeri 1 Surakarta in the 2024/2025 academic year, selected via simple random sampling. Multiple linear regression analysis revealed three key findings: First, block system entrepreneurship education significantly and positively predicted entrepreneurial motivation (t = 3.60, p = .001). Second, self-efficacy significantly and positively predicted entrepreneurial motivation (t = 2.22, p = .030). Third, the combined model demonstrated significant predictive power (F = 32.80, p < .001), with both variables jointly explaining 45.1% of variance in entrepreneurial motivation (R² = .451). These findings suggest that block system entrepreneurship education and self-efficacy effectively enhance students' entrepreneurial motivation. Keywords:  block system; efficacy; entrepreneurship; motivation; quantitative
Pengaruh kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar XI MPLB SMK Batik 2 Surakarta Hasan, M. Taufik; Sawiji, Hery
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.90554

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa kelas X1 MPLB 1 dan 2 SMK Batik 2 Surakarta tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X1 MPLB 1 dan 2. Adapun sampel menggunakan teknik sampling jenuh artinya semua populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 46 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta teknik analisis data menggunakan metode regresi linear berganda dengan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kemandirian belajar terhadap prestasi belajar dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel (thitung 3,81 > ttabel 2,01), (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa kelas X1 MPLB dibuktikan dengan nilai ttabel (thitung 3,98 > ttabel 2,01), (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa hal ini dibuktikan dengan nilai melihat Fhitung lebih besar dari Ftabel (Fhitung 97,42 > Ftabel 3,21) dan nilai signifikasi kurang dari 0,05 (0,00 <0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sumbangan efektif secara bersama-sama sebesar 0.81 atau 81% berpengaruh. Kata kunci : capaian akademik; kemandirian belajar; lingkungan teman sebayaAbstract: This study aims to determine whether there is an influence of learning independence and peer environment on the learning achievement of students in grades X1 MPLB 1 and 2 of SMK Batik 2 Surakarta in the 2023/2024 school year. This research is a quantitative study with the population used in this study, namely students in grades X1 MPLB 1 and 2. The sample used saturated sampling technique, meaning that all populations were used as research samples as many as 46 students. Data collection using questionnaires and data analysis techniques using multiple linear regression methods with SPSS 26. The results showed that: (1) there is a positive and significant influence between learning independence on learning achievement as evidenced by the tcount value greater than the ttable (tcount 3.81> ttable 2.01), (2) there is a positive and significant influence between the peer environment on the learning achievement of X1 MPLB class students as evidenced by the ttable value (tcount 3, 98 > t table 2.01), (3) there is a positive and significant influence together between learning independence and peer environment on student learning achievement as evidenced by the value of seeing Fcount greater than Ftable (Fcount 97.42 > Ftable 3.21) and a significance value of less than 0.05 (0.00 <0.05). The results of this study indicate that the value of effective contribution together is 0.81 or 81% of the effect. Keywords : academic achievements; learning independence; peer environment
The impact of office administration performance on customer satisfaction at PT Media Mover Aldawiyah, Robbiatul; Marsofiyati, Marsofiyati; Utari, Eka Dewi
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.101844

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kinerja administrasi perkantoran terhadap kepuasan pelanggan di PT Media Mover. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan perusahaan. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 50 orang pelanggan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, serta uji validitas dan reliabilitas, diikuti dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kinerja administrasi perkantoran dan kepuasan pelanggan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kinerja administrasi, semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan yang dirasakan. Oleh karena itu, disarankan kepada perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, khususnya dalam aspek ketepatan waktu, keakuratan informasi, dan sikap pelayanan yang ramah. Kata kunci : kepuasan pelanggan; kinerja; manajemen perkantoran; pelayanan Abstract: This study investigates the impact of office administration performance on customer satisfaction at PT Media Mover. A quantitative approach with a survey method was employed, utilizing questionnaires distributed to the company's customers. The study involved 50 customer respondents, with data analyzed through descriptive statistical tests, validity and reliability assessments, followed by simple linear regression analysis. Results demonstrate a significant positive relationship between office administration performance and customer satisfaction. These findings indicate that enhanced administrative performance correlates with higher levels of customer satisfaction. Therefore, companies should prioritize continuous improvement in administrative service quality, particularly focusing on timeliness, information accuracy, and courteous service delivery. Keywords: customer satisfaction; office management; performance; service
Effects of project-based learning and learning independence on vocational students' archiving outcomes Verawati, Anggita Ayu; Murwaningsih, Tri
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i1.109575

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji pengaruh persepsi siswa terhadap Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dan kemandirian belajar terhadap pencapaian hasil belajar di kalangan siswa kelas sebelas Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Negeri 3 Surakarta. Pendekatan survei kuantitatif digunakan dengan 85 responden yang dipilih dari 108 siswa melalui pengambilan sampel acak bert stratified proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 26.0. Hasil menunjukkan bahwa persepsi PjBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t = 3,008, p = 0,003), demikian pula kemandirian belajar (t = 4,716, p = 0,000). Secara bersamaan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (F = 11,124, p = 0,000), berkontribusi sebesar 19,4% terhadap varians hasil belajar (Adjusted R² = 0,194). Kemandirian belajar muncul sebagai prediktor yang lebih kuat (β = 0,592) dibandingkan dengan persepsi PjBL (β = 0,378). Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis proyek yang dikontekstualisasikan dengan praktik pengarsipan otentik, dikombinasikan dengan peningkatan pembelajaran mandiri, secara efektif meningkatkan hasil pendidikan kejuruan. Guru disarankan untuk merancang proyek pengarsipan otentik yang berlangsung selama 4–6 minggu sambil mendorong otonomi siswa melalui refleksi diri dan bimbingan perencanaan. Keywords: kompetensi manajemen dokumen; pendidikan vokasional; self-regulated learning siswa SMK Abstract: This study examined the effects of students' perceptions of Project-Based Learning (PjBL) and learning independence on archiving learning outcomes among eleventh-grade Office Management and Business Services students at SMK Negeri 3 Surakarta. A quantitative survey approach was employed with 85 respondents selected from 108 students through proportionate stratified random sampling. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression using IBM SPSS 26.0. Results indicated that PjBL perceptions positively and significantly affected learning outcomes (t = 3.008, p = .003), as did learning independence (t = 4.716, p = .000). Simultaneously, both variables significantly influenced learning outcomes (F = 11.124, p = .000), contributing 19.4% to learning outcome variance (Adjusted R² = .194). Learning independence emerged as the stronger predictor (β = .592) compared to PjBL perceptions (β = .378). These findings confirm that project-based learning contextualized with authentic archiving practices, combined with self-regulated learning enhancement, effectively improves vocational education outcomes. Teachers are recommended to design authentic archiving projects lasting 4–6 weeks while fostering student autonomy through self-reflection and planning guidance. Keywords: document management competence; vocational education; vocational students’ self-regulated learning
Pengaruh kepercayaan diri dan keaktifan berorganisasi terhadap kemampuan public speaking mahasiswa PAP FKIP UNS angkatan 2021 dan 2022 Rahmawati, Arista Agustina; Susantiningrum, Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 6 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i6.90413

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya pengaruh kepercayaan diri terhadap kemampuan public speaking, (2) ada tidaknya pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap kemampuan public speaking, (3) ada tidaknya pengaruh kepercayaan diri dan keaktifan berorganisasi secara bersama-sama terhadap keamampuan public speaking. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa PAP FKIP UNS angkatan 2021 dan 2022. Sampel penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling, purposive sampling yaitu mahasiswa yang mengikuti organisasi kemahasiswaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepercayaan diri terhadap kemampuan public speaking (thitung 5,521 > ttabel 1,983) dan nilai signifikansi (0,000 < 0,05); (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara keaktifan berorganisasi dan kemampuan public speaking (thitung 3,108 > ttabel 1,983) dan nilai signifikansi (0,002 < 0,05); (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan keaktifan berorganisasi secara bersama-sama terhadap kemampuan public speaking (Fhitung 61,492 > Ftabel 3,08) . Kata kunci : keterampilan komunikasi; keyakinan diri;  organisasi kemahasiswaanAbstract: This research aims to determine (1) whether there is an effect of self-confidence on public speaking ability, (2) whether there is an effect of organizational activeness on public speaking ability, (3) whether there is an effect of self-confidence and organizational activeness together on public speaking ability. This research is a quantitative study with the population used in this study, namely PAP FKIP UNS students class of 2021 and 2022. The sample of this study used nonprobability sampling technique, purposive sampling, namely students who participated in student organizations. Data collection was carried out by distributing research questionnaires. The results showed that: (1) there is a positive and significant influence between self-confidence and public speaking ability (tcount 5.521 > ttable 1.983) and significance value (0.000 < 0.05); (2) there is a positive and significant influence between organizational activeness and public speaking ability (tcount 3.108 > ttable 1.983) and significance value (0.002 < 0.05); (3) there is a positive and significant influence between self-confidence and organizational activeness together on public speaking ability (Fcount 61.492 > Ftable 3.08). Keywords: communication skills; self-confidence; student organization
Effects of self-regulation and family environment on students' learning discipline Rahman, Fiona Widya
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103451

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh regulasi diri dan lingkungan keluarga terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas X MPLB SMK Negeri 6 Surakarta baik secara simultan maupun parsial. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif kausalitas dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 108 siswa, dan yang dijadikan sampel adalah 86 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitas, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 27. Hasil analisis menunjukkan: (1) regulasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan belajar, dengan t-hitung = 5,77 > t-tabel = 1,98 dan p = 0,001 < 0,05; (2) lingkungan keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan belajar, dengan t-hitung = 1,07 < t-tabel = 1,98 dan p = 0,31 < 0,05; dan (3) secara simultan regulasi diri dan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan, dengan F-hitung = 19,19 > F-tabel = 3,11 dan p = 0,001 < 0,05. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Ŷ = 19,79 + 0,44 X₁ + 0,04 X₂, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,312, yang berarti kedua variabel independen bersama-sama menjelaskan 31,2% varians kedisiplinan belajar siswa. Kata kunci: kuantitatif; regresi berganda; sekolah menengah kejuruan Abstract: This study aimed to examine the influence of self-regulation and family environment on learning discipline among Grade X Office Administration and Business Services (OABS) students at SMK Negeri 6 Surakarta, both simultaneously and individually. Methods: A quantitative causal approach with ex post facto design was employed. The population comprised 108 students, with 86 selected as the sample using simple random sampling. Data were collected through validated and reliable Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics 27. Results: The analysis revealed that: (1) self-regulation demonstrated a positive and significant effect on learning discipline (t = 5.77 > t-table = 1.98, p = 0.001 < 0.05); (2) family environment showed no significant effect on learning discipline (t = 1.07 < t-table = 1.98, p = 0.31 > 0.05); and (3) simultaneously, self-regulation and family environment exhibited a positive and significant influence (F = 19.19 > F-table = 3.11, p = 0.001 < 0.05). Conclusion: The regression equation Y = 19.79 + 0.44X₁ + 0.04X₂ was derived, with a coefficient of determination (R²) of 0.312, indicating that both independent variables together explained 31.2% of the variance in students' learning discipline. Self-regulation emerged as the primary predictor of learning discipline in vocational education settings. Keywords: multiple regression; quantitative approach; vocational high school
The influence of office administration internship and social environment on work readiness among Office Administration Education students Wulandari, Asri; Indrawati, Cicilia Dyah Sulistyaningrum; Ninghardjanti, Patni
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i2.98950

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui pengaruh magang administrasi perkantoran terhadap kesiapan bekerja mahasiswa PAP Universitas Sebelas Maret; 2) mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap kesiapan bekerja mahasiswa PAP Universitas Sebelas Maret; dan 3) mengetahui pengaruh magang administrasi perkantoran dan lingkungan sosial secara bersama-sama terhadap kesiapan bekerja  mahasiswa PAP Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metode korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini ialah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2021 yang berjumlah sebanyak 86 mahasiswa. Adapun analisis data menunjukan bahwa: 1) terdapat pengaruh magang administrasi perkantoran terhadap kesiapan bekerja dibuktikan dengan thitung>ttabel (1,998)>(1,988); 2) terdapat pengaruh lingkungan sosial terhadap kesiapan bekerja dibuktikan dengan thitung>ttabel (2,409)>(1,988); dan 3) terdapat pengaruh magang administrasi perkantoran dan lingkungan sosial secara bersama-sama terhadap kesiapan bekerja dibuktikan dengan Fhitung>Ftabel (21,813)>(3,11). Hasil penelitian juga menunjukan magang administrasi perkantoran dan lingkungan sosial dapat mempengaruhi kesiapan bekerja sebesar 64,2% sedangkan 35,8% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: magang administrasi perkantoran; lingkungan sosial; kesiapan bekerja Abstract: This research aims to: 1) determine the influence of office administration internship on work readiness among Office Administration Education (PAP) students at Universitas Sebelas Maret; 2) examine the influence of social environment on work readiness among PAP students at Universitas Sebelas Maret; and 3) investigate the simultaneous influence of office administration internship and social environment on work readiness among PAP students at Universitas Sebelas Maret. This study employed a quantitative approach with a correlational method. The population comprised all 86 students from the 2021 cohort of the Office Administration Education study program. Data analysis revealed that: 1) office administration internship has a significant influence on work readiness, as evidenced by t-calculated > t-table (1.998 > 1.988); 2) social environment has a significant influence on work readiness, as evidenced by t-calculated > t-table (2.409 > 1.988); and 3) office administration internship and social environment simultaneously influence work readiness, as evidenced by F-calculated > F-table (21.813 > 3.11). The findings further indicate that office administration internship and social environment account for 64.2% of the variance in work readiness, while the remaining 35.8% is influenced by other variables not examined in this study. Keywords: office administration internships; social environment; work readiness