cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282214483006
Journal Mail Official
journalproficiency@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005 Ds. Trajaya Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Progressive of Cognitive and Ability
Published by Edupedia Publisher
ISSN : -     EISSN : 29621631     DOI : 10.56855
Core Subject : Education,
This journal is a publication that contains research results, development of innovative and relevant research and related conceptual studies and/or developments in the field of Education. This journal has a focus and scope that includes: 1. Educational learning and services. 2. Evaluation of education in general, including educational processes and outcomes. 3. Utilization of information and communication technology in education. 4. Development and implementation of educational curricula. 5. Education policy and management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Pengaruh Model Team Games Tournament terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Fransisko Timoti Siallagan; Theresia Monika Siahaan; Bernard Simanjuntak
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i2.2050

Abstract

Tujuan – Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih didominasi oleh metode konvensional yang kurang melibatkan keaktifan siswa sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Negeri 091277 Pematangsiantar. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain one-group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 091277 Pematangsiantar, Provinsi Sumatra Utara. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh 26 siswa dijadikan subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes pilihan ganda, dan dokumentasi. Instrumen penelitian diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji paired sample t-test. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika setelah penerapan model TGT. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung = 23,67 lebih besar daripada ttabel = 2,06, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa model TGT berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian, model TGT dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar. Kebaruan – Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model Team Games Tournament dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran kooperatif yang mengintegrasikan unsur permainan dan kompetisi akademik. Signifikansi – Hasil penelitian ini bermanfaat bagi guru, sekolah, dan peneliti sebagai referensi dalam memilih model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Pop-Up Book terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa pada Materi Norma dalam Adat Istiadat Daerahku Selfrina Sipayung; Radode Kristianto Simarmata; Aprido Bernando Simamora
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2065

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media Pop-Up Book terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS materi Norma dalam Adat Istiadat Daerahku. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dan desain one-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 26 siswa kelas IV SD Negeri 091281 Batu IV yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, paired sample t-test, dan N-Gain. Temuan – Nilai rata-rata pretest meningkat dari 39,82 menjadi 80,38 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan thitung = 25,76 > ttabel = 2,06, sehingga media Pop-Up Book berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Nilai N-Gain sebesar 0,69 menunjukkan efektivitas pada kategori sedang. Kebaruan – Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas media Pop-Up Book dalam meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar. Signifikansi – Hasil penelitian dapat menjadi alternatif bagi guru dalam memilih media pembelajaran yang lebih interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH MEDIA QUIZIZZ BERBASIS KEARIFAN LOKAL MARHAROAN BOLON TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD Febbi Naomi Siahaan; Emelda Thesalonika; Natalina Purba
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2073

Abstract

Tujuan – Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa kelas V masih tergolong rendah akibat terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif serta belum terintegrasinya nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media Quizizz berbasis kearifan lokal Marharoan Bolon terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPAS. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dan desain One-Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas 23 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Intervensi dilakukan melalui penerapan media Quizizz berbasis kearifan lokal Marharoan Bolon. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, uji t berpasangan, dan uji N-Gain. Temuan – Rata-rata nilai berpikir kritis siswa meningkat dari 46,95 pada pretest menjadi 81,08 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (t = 21,156; p < 0,05). Skor N-Gain sebesar 0,65 berada pada kategori sedang dengan tingkat efektivitas cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa media Quizizz berbasis kearifan lokal Marharoan Bolon berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS. Kebaruan – Penelitian ini mengintegrasikan media pembelajaran digital berbasis Quizizz dengan kearifan lokal Marharoan Bolon sebagai pendekatan pembelajaran yang kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Signifikansi – Hasil penelitian dapat menjadi rujukan bagi guru, pengembang pembelajaran, dan peneliti dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang mengintegrasikan kearifan lokal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.
PENGARUH MEDIA DIORAMA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 091281 BATU IV Olive Dwi Nera; Emelda Thesalonika; Asister Fernando Siagian
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2074

Abstract

Tujuan – Kemampuan berpikir kreatif merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), namun masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung kurang memanfaatkan media yang interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media diorama terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V pada pembelajaran IPAS di SD Negeri 091281 Batu IV. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas V yang terdiri atas 9 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Data dikumpulkan menggunakan tes esai sebanyak 10 butir yang telah divalidasi berdasarkan indikator berpikir kreatif, yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Temuan – Rata-rata nilai siswa meningkat dari 56,03 pada pretest menjadi 81,28 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,001), sedangkan skor N-Gain sebesar 0,65 berada pada kategori sedang dengan efektivitas sebesar 65% (cukup efektif). Hasil ini menunjukkan bahwa media diorama berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPAS. Kebaruan – Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas media diorama dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar berdasarkan empat indikator berpikir kreatif. Signifikansi – Temuan penelitian dapat menjadi referensi bagi guru sekolah dasar, pengembang pembelajaran, dan peneliti dalam memanfaatkan media diorama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.  
Pengaruh Media Monopoli terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Eiren Florida Simamora; Lisbet Novianti Sihombing; Radode Kristianto Simarmata
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2081

Abstract

Tujuan-  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media monopoli terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas IV SD Negeri 091281 Batu IV. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental Design, dalam bentuk one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 091281 Batu IV dengan jumlah populasi sekaligus sampel sebanyak 26 siswa (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes yang diberikan sebanyak dua kali, yaitu pretest dan posttest dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik, yaitu uji normalitas Shapiro-Wilk, uji N-Gain untuk melihat peningkatan hasil belajar, serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan media monopoli. Nilai rata-rata pretest sebesar 51,84 meningkat menjadi 86 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,7282 berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan bahwa media monopoli efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung = 11,824 lebih besar dari ttabel = 1,708 dengan taraf signifikansi 0,01 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media monopoli terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Kebaruan – Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan media monopoli sebagai media pembelajaran IPA yang dimodifikasi dengan memasukkan soal-soal berbasis materi pembelajaran ke dalam kartu permainan. Media ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu belajar, tetapi juga mampu menciptakan interaksi antar siswa, melatih kemampuan pemecahan masalah, serta meningkatkan daya ingat melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Penelitian ini juga secara khusus diterapkan pada siswa kelas IV SD Negeri 091281 Batu IV, sehingga memberikan konteks baru dalam penerapan media monopoli pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Signifikansi – Membantu meningkatkan hasil belajar, keaktifan, dan motivasi dalam pembelajaran IPA, memberikan alternatif media pembelajaran yang inovatif dan mudah diterapkan di kelas, menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penggunaan media yang kreatif.
Pengaruh Media Kartu Huruf Bergambar terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Elvayani Sihaloho; Lisbet Novianti Sihombing; Melvin Melanton Simanjuntak
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2082

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I UPTD SD Negeri 124397 Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi siswa, yang ditunjukkan dengan 60% siswa belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretes-Postes Design. Sampel terdiri dari seluruh 20 siswa kelas I (total sampling). Instrumen yang digunakan adalah tes unjuk kerja membaca lisan yang mencakup lima aspek: lafal, kelancaran, kejelasan suara, intonasi, dan kepercayaan diri. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Paired Samples T-Test melalui SPSS Statistik 24. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 52,75 (pretest) menjadi 82,50 (posttest), peningkatan sebesar 29,75 poin. Uji Paired Samples T-Test menghasilkan    = 17,698 >    = 1,729 dengan Sig. = 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kebaruan – Penelitian ini membuktikan bahwa media kartu huruf bergambar terbukti secara signifikan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di Pematangsiantar, memberikan bukti empiris bagi pengembangan media pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Signifikansi – Penelitian ini bermanfaat bagi guru sekolah dasar, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan yang mencari media pembelajaran berbasis bukti, berbiaya rendah, dan efektif untuk pembelajaran membaca permulaan.
Pengaruh Metode Pembelajaran Team Quiz terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Jerniawati Sinaga; Eva Pasaribu; Janwar Tambunan
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2083

Abstract

Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran team quiz terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V SD Negeri 091281 Batu IV. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih terbatas dan kurang melibatkan keaktifan siswa Metodologi - Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental Design, dalam bentuk one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 091281 Batu IV dengan jumlah populasi sekaligus sampel sebanyak 23 siswa (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes yang diberikan sebanyak dua kali, yaitu pretest dan posttest dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik, yaitu uji normalitas Shapiro-Wilk, uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar, serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Temuan - Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan metode pembelajaran team quiz. Nilai rata-rata pretest sebesar 53,60 meningkat menjadi 88,52 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,6976 berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan bahwa metode team quiz efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung = 8,260 lebih besar dari ttabel = 1,717 dengan taraf signifikansi 0,01 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran team quiz terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Kebaruan - Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penerapan metode pembelajaran team quiz dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar yang dirancang untuk meningkatkan interaksi antar siswa melalui kegiatan kuis kelompok. Metode ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta memperkuat daya ingat melalui kegiatan tanya jawab yang terstruktur. Selain itu, penelitian ini memberikan konteks empiris baru pada siswa kelas V SD Negeri 091281 Batu IV. Signifikansi - Meningkatkan hasil belajar, keaktifan, serta motivasi dalam pembelajaran IPA, memberikan alternatif metode pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan mudah diterapkan di kelas, menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui metode yang lebih variatif.
The Effectiveness of Using Baamboozle Learning Media in Increasing Learning Motivation of Fourth Grade Elementary School Students Sri Mita Yeni Girsang; Emelda Thesalonika; Muktar Panjaitan
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2084

Abstract

Purpose – This study aims to address the low learning motivation of fourth-grade students in Science and Social Studies (IPAS), which stems from teaching methods dominated by lectures and a lack of interactive technological media. Methodology – The research method employed is a quantitative approach with a One-Group Pretest-Posttest experimental design. The subjects of this study were fourth-grade students at SD Negeri 091608 Sinaksak. Data collection techniques included validated learning motivation questionnaires and documentation. Findings – Data analysis was performed using normality tests, Paired Sample T-Tests, and effectiveness tests using the N-Gain Score, facilitated by SPSS 26 and Microsoft Excel. The results indicate a significant increase in learning motivation following the implementation of Baamboozle. Novelty – The average student scores improved from the pretest range of 53–78 to a posttest range of 86–99, with an average increase of 29.16 points. Hypothesis testing yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05 and a t-value of 18.723, which is greater than the t-table of 2.064, meaning that Ha is accepted. Significance – Based on the effectiveness test, the average N-Gain Score obtained was 0.77, categorized as High and Effective (77%). In conclusion, the use of Baamboozle as a learning medium is effective in increasing the learning motivation of fourth-grade students at SD Negeri 091608 Sinaksak.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numberead Head Together terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Veby Lorina Br Siboro; Minar Lumbantobing; Pdt. Eva Panggabean
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2093

Abstract

Tujuan- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh medel pembelajaran kooperetatif tipe Numberead Head Together terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran pendidikan pancasila. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih terbatas dan kurang melibatkan keaktifan siswa. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi-Eksperimental Design, dalam bentuk Pretest Posstest Control Grup Desain. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 095550 Jl. Asahan Km4 dengan jumlah populasi sekaligus sampel sebanyak 40 siswa (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes yang diberikan sebanyak dua kali, yaitu pretest dan posttest dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik, yaitu uji normalitas, uji Homogenitas untuk mengetahu apakah varians kedua kelas homogen atau sama, serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Kebaruan – Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan medel pembelajaran Numberead Head Together. diperoleh thitung yang diperoleh nilai sebesar 2,300, kemudian nilai tersebut dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikan 0.05 di peroleh angka 1,686 dan terlihat bahwa thitung > ttabel atau 2,300 > 1,686.  Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numberead Head Together  berpengaruh terhadap hasil belajar  Pendidikan Pancasila pada peserta didik kelas III. Kebaruan – Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together yang diintegrasikan dengan media digital sederhana berupa Wheel of Names dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar. Signifikansi – Meningkatkan hasil belajar, keaktifan, serta motivasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, memberikan alternatif model pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan mudah diterapkan di kelas, menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui medel yang lebih variatif.
Pengaruh Penggunaan Media Puzzle terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Yuri Rosti; Desi Sijabat; Asister Fernando Siagian
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i3.2095

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri 091281 Batu 4. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan dengan 57,7% siswa belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretes-Postes Design. Sampel terdiri dari seluruh kelas IV yang berjumlah 26 siswa (total sampling). Instrumen yang digunakan adalah tes uraian keimampuan beirpikir kritis siswa yang mencakup lima aspek: penjelasan dasar, penjelasan lanjutan, strategi dan taktik, serta menarik kesimpulan. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Paired Samples T-Test melalui SPSS Statistik 24. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 61 (pretest) menjadi 89,5 (posttest), peningkatan sebesar 28,5 poin. Uji Paired Samples T-Test menghasilkan = 27,112 > = 1,708 dengan Sig. = 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kebaruan – Penelitian ini membuktikan bahwa media puzzle terbukti secara signifikan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD N 091281 batu 4, memberikan bukti empiris bagi pengembangan media pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Signifikansi – Penelitian ini bermanfaat bagi guru sekolah dasar, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan yang mencari media pembelajaran berbasis bukti, berbiaya rendah, dan efektif untuk pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan desimal.