cover
Contact Name
Irna Hendriyani
Contact Email
irna.hendriyani@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6285845000856
Journal Mail Official
transukma.uniba@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Balikpapan Jl. Pupuk Raya Kel. Damai Bahagia Balikpapan Kalimantan Timur
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Transukma
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : -     EISSN : 27973557     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transukma merupakan jurnal ilmiah teknik sipil sebagai media publikasi ilmiah untuk hasil-hasil inovasi terkini dalam bidang teknik sipil. Media publikasi ini sebagai wadah untuk menuangkan gagasan dan ide dalam pengembangan keilmuan ataupun permasalahan yang ada di dalam masyarakat untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan keadaan. Sejak tahun 2015, Prodi Teknik Sipil Universitas Balikpapan menerbitkan sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu edisi Juni dan edisi Desember.
Articles 88 Documents
STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN CAMPURAN ABU AMPAS TEBU DAN PASIR SIRKON TERHADAP CBR TANAH: STABILIZATION OF CLAY WITH A MIXTURE OF SUGARCANE BASE ASH AND CIRCON SAND ON SOIL CBR Dewi Ruaida Iswarni -; Fatma Sarie; Suradji Gandi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan bahan bangunan yang paling melimpah di dunia. Setiap struktur rekayasa sipil seperti gedung, jembatan, jalan, bendungan, dan sebagainya, harus diletakkan di atas permukaan tanah. Tanah yang berada di desa Natai Sedawak, Kabupaten Sukamara dari hasil penelitian adalah tanah lempung yang memiliki daya dukung yang rendah. Akibatnya banyak jalan yang mengalami kerusakan seperti berlubang, retak-retak dan bergelombang. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis sifat fisis maupun sifat mekanis tanah lempung; menganalisis pengaruh dari hasil penambahan abu ampas tebu dan pasir sirkon terhadap tingkat kepadatan tanah lempung; dan menganalisis nilai CBR tanah sebelum dan sesudah diberikan campuran abu ampas tebu dan pasir sirkon. Pada Hasil pengujian sifat fisik tanah asli didapat nilai kadar air 31,48%; berat isi 1,26 gr/cm3; angka pori 1,13; porositas 0,53; berat jenis 2,69; batas cair  43,50%; batas plastis 26,78%; Indeks Plastisitas 16,72%; dan batas susut 25,41%; persentase lolos saringan nomor 200 50,64%.  Pada uji klasifikasi USCS tanah di klasifikasikan sebagai CL yaitu lempung anorganik dengan plastisitas rendah sampai sedang. Pada sistem klasifikasi AASHTO tanah termasuk dalam kelompok A-7-6 (6). Nilai CBR tanah asli yaitu 2,50% dan dengan campuran abu ampas tebu dan pasir sirkon pada penelitian ini diperoleh nilai CBRrencana  yaitu 5,41%.   Soil is the most abundant building material in the world. Every civil engineering structure such as buildings, bridges, roads, dams, etc., must be placed above ground level. The soil located in the village of Natai Sedawak, Sukamara Regency from the results of the study is clay soil which has a low bearing capacity. As a result, many roads are damaged, such as potholes, cracks and bumps. The purpose of this study was to analyze the physical and mechanical properties of clay; Analyzing the effect of the addition of bagasse ash and sircon sand on the density level of clay soil; Analyzing the CBR value of the soil before and after being given a mixture of bagasse ash and zirkon sand. In the results of testing the physical properties of the original soil, the value of water content (w) = 31.48%; bulk weight (γd)=1,26 gr/cm3; void ratio (n) = 1.13; porosity (e) = 0.53; specific gravity (Gs) = 2.69; liquid limit (LL) = 43.50%; plastic limit (PL) = 26.78%; Plasticity Index (IP) = 16.72%; and shrinkage limit (SL) = 25.41%; sieve analysis percentage passing sieve number 200 = 50.64%. In the USCS classification test, the soil is classified as CL, which is inorganic clay with low to moderate plasticity. In the AASHTO classification system, soils are included in group A-7-6 (6). The original soil CBR value was 2.50% and with a mixture of bagasse ash and zirkon sand in this study, the planned CBR value was 5.41%.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU TANDAN KELAPA SAWIT DAN SEMEN TERHADAP KUAT GESER TANAH GAMBUT : THE EFFECT OF THE ADDITION OF PALM OIL FRUIT ASH AND CEMENT ON THE STRENGTH OF PEAT SOIL AYU DIAH SEPDAYANTI -; Fatma Sarie; Suradji Gandi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah gambut memiliki karakteristik kandungan air yang cukup tinggi, angka pori yang besar, adanya serat-serat dan kuat geser yang rendah. Maka salah satu cara mengatasi masalah ini perlu dilakukan perbaikan dengan cara stabilisasi tanah. Stabilisasi tanah gambut antara lain dengan mencoba menambahkan bahan campuran abu tandan kelapa sawit dan semen. Jenis tanah yang digunakan untuk penelitian ini adalah tanah gambut yang diambil dari Jalan Sampit-Samuda Km 13. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi pengaruh penambahan masing-masing 2,5%, 5% dan 7,5% untuk penambahan abu tanda kelapa sawit dan semen pada tanah gambut yang diperam selama 3 hari terhadap nilai kuat geser. Pada penelitian ini dilakukan beberapa pengujian yaitu pengujian sifat fisik tanah asli dan pengujian uji geser langsung (Direct Shear Test). Hasil pengujian sifat fisik tanah gambut yang berasal dari Jalan Sampit-Samuda Km 13, menurut ASTM dapat diklasifikasikan sebagai tanah gambut dengan kadar abu tinggi (high ash peat) berkisar >15%, dengan kadar air sebesar 202,64% dan mengandung kadar serat diantara 33% - 67% dan menurut klasifikasi MacFarlane dan Radforth termasuk kedalam fibrouse peat karena kandungan seratnya >20%. Pada pengujian uji geser langsung tanah asli di dapat nilai kuat geser ( ) sebesar 0,1014 kg/cm2, peningkatan maksimum terjadi pada persentase penambahan abu tandan kelapa sawit 7,5% dan semen 7,5%  dengan pemeraman selama 3 hari sebesar 0,0888 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pemeraman maupun persentase penambahan abu tandan kelapa sawit dan semen yang diberikan mempengaruhi nilai kuat geser.         Peat soil has characteristics fairly high water content, large void ratio, the presence of fibers and low shear strength. So one way to overcome this problem needs to be improved by means of soil stabilization. Stabilization of peat soil, among others, by trying add mixture of palm oil bunch ash and cement. The type of soil used in this study peat soil taken from Jalan Sampit-Samuda Km 13. The purpose of this study to analyze effect of adding 2,5%, 5% and 7,5% respectively the addition of oil palm sign ash and cement on peat soil cured for 3 days to value of shear strength. In this study, several tests carried out, namely testing the physical properties of the original soil and testing the direct shear test. The results of testing the physical properties of peat soil originating from Jalan Sampit-Samuda Km 13, according to ASTM be classified as peat soil a high ash content (high ash peat) ranging from >15%, with moisture content of 202.64% and containing fiber content between 33% - 67% and according the classification of MacFarlane and Radforth included fibrouse peat because the fiber content >20%. In the direct shear test, the original soil obtained a shear strength value 0,1014 kg/cm2, the maximum increase occurred in percentage addition of 7,5% oil palm bunch ash and 7.5% cement with curing for 3 days of 0,0888 kg/cm2. The results showed that the curing time and percentage of addition palm oil bunch ash and cement that were given affected the shear strength value.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SERABUT KELAPA TERHADAP KUAT GESER TANAH GAMBUT DI KOTA PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH: THE EFFECT OF ADDING COCONUT FIBER TO THE SHEAR STRENGTH OF PEAT SOIL IN THE CITY OF PALANGKA RAYA, CENTRAL KALIMANTAN Cici Paramida; Fatma Sarie; Okrobianus Hendri
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah  penurunan tanah gambut di kota Palangka Raya merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan konstruksi pembangunan, terutama di Jl. Hiu Putih (lingkar luar) sehingga memerlukan stabilisasi pada tanah gambut tersebut. Tujuan penelitian yaitu menganalisis sifat fisik dan sifat mekanik tanah yang distabilisasikan dengan serat serabut kelapa. Hasil pemeriksaan sifat fisik tanah berdasarkan klasifikasi ASTM menunjukkan kadar air sebesar 560,91%  tergolong  kategori moderately absorbent, kadar abu sebesar 4,85% tergolong low ash, dan kadar serat sebesar 61,20%  tergolong Fibric, dan menurut klasifikasi Mac Farlane dan Radfofh (1985) tergolong Fibrous peat. Dalam klasifikasi USCS tergolong Pt (Peat). Hasil pemeriksaan sifat mekanik tanah asli memeproleh nilai sudut geser sebesar 12° dan nilai kohesi sebesar  0,099 kg/cm2 dan uji kuat geser sebesar  0,46885 kg/cm2 dengan nilai daya dukung tanah (qult) sebesar 1,52701 kg/cm2 dan nilai daya dukung ijin (qijin) sebesar 0,50901 kg/cm2. Nilai tertinggi uji kuat geser langsung  diperoleh pada campuran 90% tanah gambut dan 10% serat serabut kelapa dengan massa pemeraman 3 hari yaitu sebesar 0,67297 kg/cm2 dengan nilai daya dukung tanah (qult) sebesar 2,87152 kg/cm2 dan nilai daya dukung ijin (qijin) sebesar 0,95717 kg/cm2.   The problem of subsidence of peat soil in the city of Palangka Raya is a matter that needs to be considered in construction work, especially on Jl. Hiu Putih (Lingkar Luar) so that it requires stabilization on the peat soil with coconut fiber material. The purpose of this research is to analyze the physical properties of the soil, to analyze the mechanical properties of the soil which is stabilized with coconut fibers. The results of laboratory testing of the physical properties of the soil in ASTM showed that the water content of 560.91% was classified as moderately absorbent, the ash content of 4.85% was classified as low ash, and the fiber content of 61.20% was classified as Fibric, and according to Mac Farlane and Radrorth (1985) is classified as fibrous peat. In USCS classified as Pt (Peat). The results of laboratory testing of the original soil mechanical properties obtained a shear angle value of 12° and a cohesion value of 0.099 kg/cm2 and a shear strength test of 0.46885 kg/cm2 with a soil bearing capacity value (qult) of 1.52701 kg/cm2 and a strength value of 1.52701 kg/cm2. support permit (qijin) of 0.50901 kg/cm2. The highest value of direct shear strength test was obtained in a mixture of 90% peat soil and 10% coconut fiber fiber with a 3 day ripening mass of 0.67297 kg/cm2 with a soil bearing capacity value (qult) of 2.87152 kg/cm2 and a strength value of 2.87152 kg/cm2. permit support (qijin) of 0.95717 kg/cm2.
STABILISASI TANAH GAMBUT PALANGKA RAYA DENGAN BAHAN CAMPURAN TANAH NON ORGANIK, SEMEN DAN ZAT ADITIF: STABILIZATION OF PALANGKA RAYA PEAT SOIL USING NON-ORGANIC SOIL, CEMENT AND ADDITIVES Rida Respati; Bram Wira Antoni; Nirwan Puspasari; Norseta Ajie Saputra
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Palangka Raya merupakan kota yang memiliki tanah gambut dihampir seluruh wilayah dengan cakupan yang luas. Pembangunan jalan raya di kota Palangka Raya dilakukan diatas tanah gambut dimana memili permasalahan terhadap kekuatan daya dukung tanah dalam menahan beban lalu lintas diatasnya. Usaha perbaikan tanah gambut dilakukan dengan cara stabilisasi. Stabilisasi tanah adalah usaha untuk merubah atau memperbaiki sifat-sifat teknis tanah agar memenuhi syarat teknis tertentu. Pada penelitian akan dilakukan perbaikan tanah gambut secara kimiawi dengan menggunakan semen dan zat aditif sebagai bahan stabilisasi dan melihat seberapa besar pengaruh campuran tanah non organik, semen, dan zat aditif terhadap kekuatan tanah gambut yang telah distabilisasi. Parameter pengujian yang akan dilaksanakan meliputi pengujian sifat fisik dan sifak mekanis seperti pengujian berat jenis, pemadatan standar dan CBR. Nilai CBR campuran tanah gambut dan tanah granit tanpa semen dan zat aditif cair diperoleh sebesar 7,00%. Sedangkan pada penambahan semen 5% dan zat aditif cair 0% nilai CBR naik menjadi 8,20%. Sedangkan pada penambahan semen 5% dan zat aditif cair 5% nilai CBR naik menjadi 8,60% Untuk selanjutnya pada penambahan zat aditif 10% dan 15% secara berturut-turut CBR campuran tanah mengalami peningkatan masing-masing  sebesar 9,80% dan 10,30%.   Palangka Raya is a city that has peat soils in almost all areas with a wide coverage. The construction of highways in the city of Palangka Raya is carried out on peat soil which has problems with the carrying capacity of the soil in holding the traffic load on it. Efforts to improve peat soil are carried out by means of stabilization. Soil stabilization is an effort to change or improve the technical properties of the soil so that it meets certain technical requirements. This research will be carried out chemically improving peat soil using cement and additives as stabilizing agents and seeing how much influence the mixture of non-organic soil, cement and additives has on the strength of stabilized peat soil. The test parameters to be carried out include physical and mechanical properties such as specific gravity, standard compaction and CBR tests. The CBR value of a mixture of peat soil and granite soil without cement and liquid additives was 7.00%. Meanwhile, the addition of 5% cement and 0% liquid additives CBR value increased to 8.20%. While the addition of 5% cement and 5% liquid additive CBR value increased to 8.60%. Furthermore, the addition of 10% and 15% additive respectively CBR soil mixture increased by 9.80% and 10%, respectively.30%.
PASIR DAN SERBUK BATU BATA SEBAGAI BAHAN CAMPURAN DALAM PENGUJIAN CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) DAN DAYA DUKUNG PADA TANAH LEMPUNG: THE SAND AND BRICK POWDER AS MIXTURES IN THE TESTING OF THE CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) AND BEARING CAPACITY IN CLAY Husnul Wasilah; Fatma Sarie; Suradji Gandi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah adalah dasar dari sebuah struktur atau kontruksi, baik itu kontruksi bangunan maupun jalan, dan akan jadi masalah apabila tanah tersebut memiliki sifat tidak baik. Di Desa Cempaka Mulia Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah sebaran tanah di dominasi tanah lempung yang memiliki daya dukung rendah. Berdasarkan pengamatan jika musim penghujan terjadi penurunan pada tanah sehingga menjadi bergelombang dan rusak. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan pasir, styrofoam dan serbuk batu bata terhadap daya dukung tanah lempung, dengan pengujian sifat fisik dan mekanik pada tanah. Pemeriksaan sifat fisik memperoleh nilai kadar air 38,09%, berat isi tanah kering 1,42 g/cm3, berat jenis 2,70, analisis persentase lolos saringan No. 200 sebesar 67,99%, batas Cair 46,09%, batas plastis 25,60%, batas susut 21,85%, Indeks Plastisitas sebesar 20,49%. Berdasarkan klasifikasi AASHTO tergolong kelompok A-7-6 (13). Berdasarkan USCS tanah tergolong kelompok CL tanah berlempung anorganik dengan plastisitas rendah sampai sedang. Pemeriksaan sifat mekanik tanah asli memperoleh nilai CBRrencana adalah 3,80% dan nilai DDT sebesar 4,19. Pada variasi campuran pasir dan serbuk batu bata, nilai CBRrencana menjadi 6,45% mengalami kenaikan 69,73% dari tanah lempung asli, dan nilai DDT diperoleh nilai 5,18 mengalami kenaikan 23,62% dari tanah lempung asli.   Soil is the basis of a structure or construction, be it a building or road construction, and it will be a problem if the land has bad properties. In Cempaka Mulia village, Cempaga sub-district, East Kotawaringin district, Central Kalimantan, the distribution of land is dominated by clay soil which has low bearing capacity. Based on observations when entering the rainy season there is a decrease in the soil so that it becomes bumpy and damaged. Therefore it is necessary to do soil improvement. The aim is to determine the effect of adding sand, styrofoam and brick powder to the bearing capacity of clay, by testing the physical and mechanical properties of the soil. Examination of physical properties obtained the value of water content (w) of 38.09%, dry soil density ( ) of 1.42 g/cm3, specific gravity (Gs) of 2.70, Analysis of the percentage passing the filter No. 200 of 67.99 %, Liquid Limit of 46.09%, Plastic Limit of 25.60%, Shrinkage Limit of 21.85%, Plasticity Index of 20.49%; soil with AASHTO classification soil classification belongs to group A-7-6 (13). Based on USCS, the soil is classified as CL group of inorganic clay soils with low to moderate plasticity. Examination of the mechanical properties of the original soil obtained a CBR value of 3.80% and a DDT value of 4.19. In the variation of the mixture of sand and brick powder, CBR value increased of  6.45%, an increase of 69.73% from the original clay, while for the DDT value the value was 5.18, an increase of 23.62% from the original clay.
KORELASI NILAI CALIFORNIA CALIFORNIA BEARING RATIO DAN DYNAMIC CONE PENETROMETER PADA TANAH LEMPUNG: CORRELATION VALUE OF CALIFORNIA BEARING RATIO AND DYNAMIC CONE PENETROMETER IN CLAY SOIL Dedy Herianto Simamora dedy; M. Ikhwan Yani; Fatma Sarie
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

California Bearing Ratio (CBR) dikenal secara umum pada proyek di Indonesia, bahkan dapat dikatakan bahwa CBR merupakan standar tes untuk mengetahui kekuatan tanah. Kekuatan tanah dasar seperti yang ada di lapangan seperti nilai California Bearing Ratio (CBR) tergantung pada kondisi pada saat pelaksanaan dan selama operasi pelayanan berlangsung, alat  Dynamic  Cone Penetrometer (DCP) cocok sekali untuk digunakan pada daerah yang luas seperti Kalimantan Tengah misalnya, dimana pada daerah ini fasilitas tranportasi relatif sukar dan mahal. Oleh sebab itu, untuk memperoleh data CBR yang dibutuhkan di lapangan  menggunakan alat yang lebih memudahkan dalam perencanaan perkerasan jalan dengan mencari korelasi nilai CBR laboratorium dan nilai CBR lapangan berdasarkan alat DCP.Adapun tujuan penelitian yaitu menganalisis korelasi nilai California Bearing Ratio (CBR) dan Dynamic  Cone Penetrometer (DCP) pada prevasi jalan Sei Hanyo-Tumbang Lahung, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.Dari hasil pengujian sifat-sifat fisik tanah di laboratorium  klasifikasi tanah menurut USCS pada titik I, II, III, IV dan V termasuk kategori CL dan menurut AASHTO termasuk kategori A-6(4). Dari Hasil analisis regesi linier antara CBR (California Bearing Ratio) dengan DCP (Dynamic Cone Penetrometer) didapat persamaan y = 2.5436x - 2.1804 dengan nilai koefisien determinasi (R2)=0,5858 dan nilai koefisien korelasi (r)=0,7653 menunjukkan adanya hubungan sangat kuat dan dapat disimpulkan semakin besar nilai CBR laboratorium maka nilai CBR DCP semakin besar.   California Bearing Ratio (CBR) is generally known in projects in Indonesia, it can even be said that CBR is a test standard to determine soil strength. The strength of the subgrade as in the field such as the value of the California Bearing Ratio (CBR) depends on the conditions at the time of implementation and during service operations, the Dynamic Cone Penetrometer (DCP) is very suitable for use in large areas such as Central Kalimantan, for example, where at In this area transportation facilities are relatively difficult and expensive. Therefore, to obtain the CBR data needed in the field, use tools that make it easier to plan pavement by looking for correlations between laboratory CBR values ​​and field CBR values ​​based on DCP tools. Cone Penetrometer (DCP) on the Sei Hanyo-Tumbang Lahung road preservation, Kapuas Hulu District, Kapuas Regency, Central Kalimantan. From the results of testing the physical properties of the soil in the soil classification laboratory according to USCS at points I, II, III, IV and V including category CL and according to AASHTO including category A-6(4). From the results of linear regression analysis between CBR (California Bearing Ratio) and DCP (Dynamic Cone Penetrometer) obtained the equation y = 2.5436x - 2.1804 with the coefficient of determination (R2) = 0.5858 and the value of the correlation coefficient (r) = 0.7653 shows a very strong relationship and it can be concluded that the greater the laboratory CBR value, the greater the DCP CBR value.
ANALISIS RISIKO PROYEK MENGGUNAKAN METODE SEVECINDEX PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR LINGKUNGAN SAMARINDA: PROJECT RISK ANALYSIS USING THE SEVECINDEX METHOD IN SAMARINDA ENVIRONMENTAL OFFICE DEVELOPMENT PROJECT Maslina Maslina; Muhammad Kurnia; Nike Agustiyana; Hikmah Maya Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen risiko bertujuan mengetahui serta mengurangi risiko yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Samarinda agar proyek tersebut dapat segera terselesaikan. Pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi terhadap risiko-risiko untuk mengetahui risiko yang sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek untuk selanjutnya dilakukan analisis risiko yang terjadi kemudian dilakukan suatu tindakan mitigasi yang tepat terhadap risiko pada proyek, sehingga proyek dapat segera terselesaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode severity index. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu terdapat 30 variabel. 5 risiko dominan terhadap waktu dengan kategori medium hingga high yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek, kelelahan akibat banyaknya pekerjaan yang dilakukan secara lembur, kesalahan estimasi waktu. 3 risiko dominan terhadap biaya dengan kategori medium yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), kenaikan harga material, kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek. Risk management aims to identify and reduce risks that occur in the implementation of the Samarinda Environmental Office Development Project so that the project can be completed immediately. In this study, identification of risks will be carried out to determine the risks that greatly affect the implementation of the project for further analysis of the risks that occur then an appropriate mitigation action is carried out on the risks in the project, so that the project can be completed immediately. The method used in this study is the severity index method. The results obtained through this research are there are 30 variables. 5 dominant risks to time in the medium to high category are uncertain weather (rain), damage to machine tools and project equipment, fatigue due to a lot of work being done overtime, time estimation errors. 3 dominant risks to costs in the medium category, namely uncertain weather (rain), increase in material prices.
ANALISIS PERATAAN JUMLAH TENAGA KERJA PADA PROYEK REHABILITASI SEKOLAH SYARIKAT ISLAM MADINATUL IMAN BALIKPAPAN MENGGUNAKAN MS PROJECT: THE LEVELLING OF WORKERS ANALYSIS ON THE SCHOOL REHABILITATION PROJECT MADINATUL IMAN ISLAMIC SOCIETY IN BALIKPAPAN USING MS PROJECT Reno Pratiwi; Irna Hendriyani; Lusi Rahmaniah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Syarikat Islam Madinatul Iman merupakan sekolah Islam terpadu yang terletak di Kota Balikpapan, dimana dilakukannya rehabilitasi guna untuk meningkatkan kenyamanan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah tenaga kerja maksimum serta biaya upah tenaga kerja sebelum dan sesudah dilakukan perataan. Software yang digunakan pada penelitian ini adalah Ms Project 2013 denga metode PDM (Precedence Diagramming Method). Pada umumnya PDM terdiri dari dua bagian yaitu: forward analysys (perhitungan ke depan) untuk menentukan Earliest Start (ES) dan Earliest Finish (EF); Backward analysys (perhitungan mundur) untuk menentukan Latest Start (LS) dan Latest Finish (LF). Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu jumlah tenaga kerja maksimum setelah dilakukan perataan sebanyak 17 orang dari 26 orang serta selisih biaya upah tenaga kerja yaitu sebesar Rp5.121.600,00. Madinatul Iman Islamic School is an integrated Islamic school located in Balikpapan City, where rehabilitation is carried out in order to increase comfort in the learning process. The purpose of this study was to determine the maximum number of workers and the cost of labor wages before and after smoothing. The software used in this research is Ms Project 2013 with PDM (Precedence Diagramming Method) method. In general, PDM consists of two parts, namely: forward analysis to determine Earliest Start (ES) and Earliest Finish (EF); Backward analysis (countdown) to determine Latest Start (LS) and Latest Finish (LF). Data were collected by means of observation and interviews. The results of this study are the maximum number of workers after smoothing is 17 people from 26 people and the difference in labor costs is Rp.5,121,600,000.
STUDI KASUS DIMENSI SALURAN DI AREA SEAWALL BANDARA SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN BALIKPAPAN: CASE STUDY OF CHANNEL DIMENSIONS IN THE SEAWALL AREA OF SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN AIRPORT BALIKPAPAN Irna Hendriyani; Mustakim Mustakim; Dana Amari Pratiwi; Suheriah Mulia Devi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab genangan air di saluran drainase pada area Seawall di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan dikarenakan sedimentasi dan pendangkalan drainase pada saluran existing. Drainase berperan penting untuk mengatur laju air demi pencegahan banjir. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tampung dari dimensi drainase existing yang ada, serta melihat bentuk, kondisi dan arah aliran saluran pada area Seawall tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan debit banjir rencana (Qrencana) sebesar 1,95 m³/s, dan didapatkan hasil debit aktual drainase (Qaktual) Section 1 = 2,858 m³/s pada Section 2 = 2,314 m³/s. Didapatkan juga dimensi drainase rencana (Arencana) sebesar 0,812 m2, dan didapatkan juga hasil dimensi drainase existing sebesar 1,12 m2 pada Section 1, dan 0,96 m2 pada Section 2. Berdasarkan hasil diatas, dapat disimpulkan bahwa drainase pada Section 1 dan 2 masih dapat menampung debit banjir rencana pada kawasan tersebut. Akan tetapi, untuk Section 1 dan 2 diperlukan pengerukan sedimentasi, pembersihan rumput dan sampah buangan dari laut secara berkala, agar drainase dapat bekerja secara optimal. Causes puddle of water in the drainage on Seawall area at Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Airport Balikpapan because of sedimentation and drainage in the existing. Drainage plays an important role in regulating water rates for flood prevention. The purpose of this research is to know the capacity of existing drainage dimensions, as well as to see the shape, condition and direction of the flow of drainage in the Seawall area. Based on the calculation result, obtained flood discharge plan (Qplan) of 1.95 m³/s, and obtained the actual drainage discharge (qactuation) Section 1 = 2.858 m³/s in Section 2 = 2.314 m³/s. Obtained also the dimension of Drainage plan (Aplan) amounting to 0.812 m2, and obtained from the existing drainage dimensions of 1.12 m2 in Section 1, and 0.96 m2 in Section 2. Based on the results above, it can be concluded that the drainage in Section 1 and 2 can still accommodate flood discharge plans in the region. However, sections 1 and 2 are required to periodically drain sedimentation, weed and waste clearance from the sea, so that drainage can work optimally.
PENGARUH ANGKUTAN SOLID WASTE (LIMBAH PADAT) TERHADAP PARAMETER HIDROLIS ALIRAN PADA SALURAN DRAINASE PRIMER DENGAN DINDING PASANGAN BATU: THE EFFECT OF SOLID WASTE TRANSPORTATION ON FLOW HYDRAULIC PARAMETERS IN A PRIMARY DRAINAGE CHANNEL WITH STONE PAIR WALLS YOGA BELGI GRESTENA RAMADHAN; Nomeritae Nomeritae; Hendro Suyanto
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transukma
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab banjir di daerah perkotaan adalah berkurangnya kapasitas saluran drainase untuk melewatkan debit air. Berkurangnya kapasitas saluran drainase tersebut diantaranya disebabkan karena sebagian atau hampir seluruh penampang saluran terisi oleh limbah padat (solid waste) sehingga mempengaruhi aliran pada saluran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hubungan kecepatan aliran analitis dan kecepatan aliran terukur, (2) mengetahui hubungan volume limbah padat terhadap kecepatan aliran terukur, serta (3) mengetahui hubungan besar parameter hidrolis (R.Analitis dan R.Terukur) saluran akibat angkutan limbah padat, pada saluran primer dengan dinding pasangan batu. Terdapat hubungan yang cukup signifikan antara kecepatan analitis (x) dan kecepatan terukur (y), ditunjukan dengan nilai R2 sebesar 0,6389 dan persamaan y = -4.0398x2 + 3.1149x - 0.3408, dengan rata-rata simpangan 0,61826%. Sedangkan untuk hubungan antara volume limbah padat (x) dan kecepatan aliran (y) dengan persamaan y = -0,0726x2 – 0,8284x + 0,2429 dengan R2 sebesar 0,9950. Serta untuk hubungan antara jari-jari hidrolis (y) dan volume limbah padat (x) ditunjukan dengan persamaan y = 0,0027x2 - 0,0328x + 0,1213 dengan R2 sebesar 0,9002. Dari penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar volume limbah padat (solid waste) tersebut maka akan semakin kecil pula kecepatan aliran yang dihasilkan.