Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
716 Documents
WOMEN’S RESISTANCE TO GENDER INJUSTICE IN DIAN PURNOMO’S NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM
Nurbayti;
Kurnia Rachmawati;
Arju Susanto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i4.250
Gender injustice experienced by women and written by women in the novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam by Dian Purnomo. This study aims to describe the form of gender injustice problems to resistance to patriarchal culture. This research method uses qualitative descriptive methods that produce data in the form of observable words, sentences, and expressions. This research was studied with a literary feminism approach using Mansour Fakih's gender injustice theory and feminism theory. The data collection technique used is a reading and recording technique. The discussion focused on gender injustice caused by a patriarchal culture that has been inherent in people's lives. Sumba culture—about the tradition of “kawin tangkap” (capture and wed) which has been preserved until now has reflected this and how Magi Diela fought against the injustice she experienced. The results of this study show forms of gender injustice in the form of marginalization, subordination, stereotypes, violence, and workload. This injustice encourages women to fight for their independence, existence, and abilities of women.
TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM FILM MENCURI RADEN SALEH KARYA ANGGA DWIMAS SASONGKO: KAJIAN PRAGMATIK
Tyara Rosselini Hamzah;
Arju Susanto;
Kasno Atmo Sukarto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i4.251
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tindak tutur asertif dalam film Mencuri Raden Saleh karya Angga Dwimas Sasongko dengan pendekatan pragmatik dengan fokus penelitian yaitu tindak tutur asertif Searle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan menjabarkan bentuk deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sebuah film dengan judul Mencuri Raden Saleh karya Angga Dwimas Sasonggo dengan durasi tayang 154 menit dengan menggunakan data primer berupa ujaran atau dialog antar tokoh. Adapun teknik dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik simak catat dan analisis mendalam hingga memperoleh kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan 31 data yang termasuk kedalam tindak tutur asertif dan terbagi atas 4 ujaran menyatakan, 5 ujaran menyarankan, 4 ujaran membual, 4 ujaran mengeluh, 4 ujaran mengklaim, dan 9 ujaran memberitahu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN MELALUI GADGET
Ghina Mifthania;
Astuti Darmiyanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i2.159
Gadget merupakan perangkat elektronik yang sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia jika digunakan dengan baik. Gadget bukan hanya tentang smartphone. Laptop, smartwatch, tablet, bahkan televisi pun termasuk gadget. Banyak pengaruh positif dan negative yang didapat dari gadget, namun jika penggunaannya benar bukanlah menjadi boomerang untuk anak dan orang tua. Pada penelitian ini saya mengambil metode penelitian deskriptif kuantitatif tentang meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui gadget. Tujuan dari gadget ini bisa membantu anak untuk berfikir, berkhayal dan berlatih kritis, dapat menarik perhatian anak, dan bisa mengenalkan alfabet, angka, ukuran, gambar, bentuk, warna, dll. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketiga anak yang peneliti observasi, gadget memiliki pengaruh baik pada setiap perkembangannya.
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK USIA 2 SAMPAI 3 TAHUN DI DESA DADIREJO KECAMATAN BELITANG III
Masnunah;
Rima Khoiriyah;
Wanduyo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i1.212
Permasalahan pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama pada anak yang berusia 2 sampai 3 tahun; kajian psikolinguistik bidang sintaksis, semantik dan fonologi. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang menghasilkan data deskriptif. Data penelitian ini berupa kata-kata ujaran pada subjek penelitian yaitu Kaif Asla Uzair dan Yumna Alfatun Nisa ketika mereka berkomunikasi. Data ini diperoleh melalui observasi, rekam, simak dan catat. Analisis data dilakukan selama pengumpulan data dan sesudah terkumpulnya data, dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini pada bidang sintaksis sudah mampu menggabungkan 2 kata bahan lebih. Pada bidang semantik Kaif dan Yumna sudah mampu menyamakan kata dan maknanya. Sedangkan dalam bidang fonologi mereka juga sudah mampu menguasai huruf vokal dan beberapa huruf konsonan, ada beberapa huruf konsonan yang belum mampu dikuasai yaitu huruf (c), (f),(j),(r), dan 4 huruf yang belum terdengar selama penelitian berlangsung yaitu huruf konsonan (q),(v),(x) dan (z).
KESEDERHANAAN CINTA DALAM PUISI HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Thalia Aurora Wardani Putri;
Titik Sudiatmi;
Finas Restu Dwi Saputri;
Sovia Dwi Astuti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i4.252
Puisi sebagai salah satu karya sastra yang terdiri atas rangkaian kata yang sarat akan makna. Peneliti memilih puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono sebagai objek yang akan dianalisi. Sapardi adalah seorang sastrawan yang memiliki nilai keromantisan yang tinggi. Dalam puisinya ini menggambarkan kesederhanaan kehidupan percintaan yang dialami. Cinta merupakan hal yang universal, dapat dilihat sebagai seni kehidupan yang meliputi cinta manusia kepada manusia, cinta manusia kepada alam, dan cinta manusia kepada Tuhan. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai, bagaimana cinta direpresentasikan menjadi bentuk yang sederhana atau kesederhanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesederhanaan cinta pada puisi Hujan Bulan Juni ditemukan dalam tataran diksi dan gaya Bahasa.
KRITIK SOSIAL PADA PUISI SAJAK PERTEMUAN MAHASISWA KARYA W.S RENDRA
Naufal Adam Kurniawan;
Winda Setyawati;
Fatimah Nurhayati;
Sri Wahono Saptomo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i4.253
Tujuan dari penulisan artikel ini menganalisis puisi sajak pertemuan mahasiswa karya WS. Rendra, serta peran fungsi sosial sastra dalam mengatasi kritik sosial yang ada di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji teks puisi W.S Rendra adalah penelitian deskriptif kualitatif dimana pendekatan sastranya adalah sosiologis. Meskipun untuk informasi ada kutipan dari teks puisi sosio-kritis W.S Rendra. Dalam puisi Sajak Pertemuan Mahasiswa mengangkat masalah kurangnya transparansi antara pemerintah dengan rakyat kecil. Permasalahan antara pemerintah dan rakyat, terutama rakyat golongan kebawah sangat relevan yang terjadi di negara Indonesia. Terdapat kelebihan dalam puisi ini, WS Rendra mampu mempublikasikan permasalahan pemerintah sehingga masyarakat lebih terbuka dan siap bersuara. Puisi ini juga menyadarkan masyarakat bahwa masih banyak orang, khususnya pelajar, yang peduli dengan penderitaan mereka. Tujuan dari penulisan artikel ini menganalisis puisi sajak pertemuan mahasiswa karya WS. Rendra, serta peran fungsi sosial sastra dalam mengatasi kritik sosial yang ada di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji teks puisi W.S Rendra adalah penelitian deskriptif kualitatif dimana pendekatan sastranya adalah sosiologis. Meskipun untuk informasi ada kutipan dari teks puisi sosio-kritis W.S Rendra. Dalam puisi Sajak Pertemuan Mahasiswa mengangkat masalah kurangnya transparansi antara pemerintah dengan rakyat kecil. Permasalahan antara pemerintah dan rakyat, terutama rakyat golongan kebawah sangat relevan yang terjadi di negara Indonesia. Terdapat kelebihan dalam puisi ini, WS Rendra mampu mempublikasikan permasalahan pemerintah sehingga masyarakat lebih terbuka dan siap bersuara. Puisi ini juga menyadarkan masyarakat bahwa masih banyak orang, khususnya pelajar, yang peduli dengan penderitaan mereka.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGONSTRUKSI TEKS CERAMAH DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS XI IPA PUTRI
Hikma Dehusa;
Fahruddin Hanafi;
Sri Suryana Dinar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i1.254
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang meningkatkan hasil belajar mengonstruksi teks ceramah dengan model problem based learning (PBL) siswa kelas XI IPA Putri MA Darul Mukhlisin. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 di MA Darul Mukhlisin Kelas XI IPA Putri dengan jumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan data kualitatif yaitu berupa aktivitas guru dan siswa, diambil melalui observasi dan data kuantitatif yaitu berupa hasil belajar. Teknik analisis data berupa analisis aktivitas guru dan siswa, penilaian keterampilan dan menentukan tes formatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kegiatan aktivitas mengajar guru pada siklus I pertemuan pertama mencapai persentase 63,63%, pada pertemuan kedua mencapai persentase 90,90% dan pada siklus II mencapai persentase 90,90% dan pada pertemuan kedua mencapai persentase 100%. Sedangkan pada kegiatan aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama mencapai persentase 54,54%, pada pertemuan kedua mencapai persentase 90,90% dan pada siklus II mencapai persentase 90,90% dan pada pertemuan kedua mencapai persentase 100%. siswa yang mencapai ketuntasan belajar pada siklus I telah mencapai persentase ketuntasan klasikal sebanyak 13 orang atau 45% dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 66,40, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu mencapai persentase ketuntasan sebanyak 25 orang atau 86% dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 81,89. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa, serta hasil belajar siswa pada mengonstruksi teks ceramah kelas XI IPA Putri MA Darul Mukhlisin.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII MTS AL-IKHLAS RANOWILA KECAMATAN WOLASI KABUPATEN KONAWE SELATAN
Iling Andrian Said;
Yunus;
La Yani Konisi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v8i5.289
Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa baik siswa kelas VII MTs Al-Ikhlas Ranowila mampu membuat teks deskriptif dan tantangan apa yang mereka hadapi ketika belajar menulis teks tersebut? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis teks deskriptif siswa kelas VII MTs Al-Ikhlas Ranowila. Kategori penelitian deskriptif kuantitatif termasuk penelitian ini. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan. Siswah kelas VII MTs Al-Ikhlas Ranowila dengan jumlah 23 orang dijadikan sebagai sumber data penelitian. Penulisan paragraf deskriptif diujikan oleh siswa sebagai bagian dari instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, 5 (21,73%) dari 23 siswa yang mengikuti penelitian dapat membuat tulisan deskriptif, sedangkan 18 (78,26%) tidak dapat. Siswa kelas VII MTs Al-Ikhlas Ranowila secara data dikatakan belum mampu menulis kalimat deskriptif. Hal ini dikatakan karena rata-rata kemampuan siswa yang sebesar 72% hanya sebesar 21,73%, dengan persentase kemampuan pada aspek judul sebesar 86,95%, aspek identifikasi sebesar 39,13%, aspek uraian sebesar 21,73%, aspek penutup sebesar 26,08%, dan aspek penggunaan bahasa sebesar 30,43%. Berdasarkan derajat kemahiran siswa pada masing-masing unsur, dapat dikatakan bahwa hanya aspek judul dari kelima komponen evaluasi yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Sejumlah tantangan seperti kurangnya fasilitas pembelajaran, metode pengajaran yang tidak efektif, dan sikap negatif siswa terhadap kegiatan pembelajaran menjadi faktor rendahnya kompetensi keterampilan menulis teks deskriptif.
ASPEK SEJARAH DALAM NOVEL PUTRI BATUNGGILALA KARYA ANDI NUR LAPAE
Yuliana;
Irianto Ibrahim;
Erny Harijaty
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i1.294
Penelitian ini mencoba menguraikan unsur-unsur sejarah yang terdapat dalam buku Putri Batunggilala karya Andi Nur Lapae. Kajian ini mampu menambah khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam analisis novel, pertimbangan sejarah, dan pendekatan mimesis, serta dapat dijadikan sumber bagi peneliti lain yang sedang melakukan penelitian sastra terhadap permasalahan yang sejenis dengan yang diteliti. oleh penelitian ini. Guru dan siswa dapat menggunakan penelitian ini sebagai panduan untuk membantu mereka mempelajari bahasa dan sastra Indonesia dengan lebih baik. Penulis Sulawesi Tenggara Putri Batunggilala adalah penulis buku tersebut. Buku keenam karangan Bapak Andi Nur Lapae, Putri Batunggilala, mengajarkan tentang mitos-mitos yang ada di wilayah Konawe Selatan serta budaya tradisional masyarakat Tolaki. Penelitian ini dilakukan di sebuah perpustakaan. Novel Putri Batunggilala karya Andi Nur Lapae setebal 164 halaman yang diterbitkan penerbit Pustaka Kabanti pada Juni 2022 menjadi sumber data utama penelitian ini. Pembacaan dan analisis mendalam dilakukan berulang kali saat mengumpulkan data. Metode mimesis digunakan untuk menguji data dalam penyelidikan ini.
PENGGUNAAN METODE GROUP INVESTIGATION UTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS RANGKUMAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
Fiki Yanti;
La Ode Adili;
La Ode Balawa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i1.303
Penggunaan Metode Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil.Belajar Menulis Rangkuman Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VII 1 SMP Negeri 3 Kusambi menjadi judul penelitian ini. Pertanyaan yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan pendekatan investigasi kelompok dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik bagi siswa kelas VII 1 SMP Negeri 3 Kusambi ketika menulis teks ringkasan laporan hasil observasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII 1 SMP Negeri 3 Kusambi pada saat menulis teks ringkasan laporan observasi. Temuan observasi aktivitas instruktur dan siswa, serta penilaian siswa yang menulis teks ringkasan observasi, dijadikan dasar data penelitian ini. Dalam penelitian ini, terdapat dua metode pengumpulan data yang berbeda: metode tes dan metode non tes. Dalam penelitian ini data observasi dianalisis secara kualitatif, sedangkan data penilaian belajar siswa dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat secara signifikan. Hanya tujuh siswa atau 36,84% dari 19 siswa yang tuntas pada ujian tindakan siklus I yang mempunyai nilai KKM 70 atau lebih. Berdasarkan hasil ujian tindakan siklus II, dari 19 siswa yang mengikuti, 18 siswa atau 94,73% kelas mempunyai nilai KKM kurang dari 70.