cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 373 Documents
Pengaruh Jumlah Penduduk dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jambi Tahun 2019-2024 Ardi Hasri; Eja Armaz Hardi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jumlahpenduduk dan kemiskinan terhadap pertumbuhanekonomi di Provinsi Jambi selama rentang tahun 2019 hingga 2024. Pertumbuhan ekonomi dipandang sebagaisalah satu tolok ukur utama keberhasilan pembangunansuatu wilayah, sementara dinamika kependudukan dan kondisi kemiskinan diduga turut memberi warnaterhadap capaian tersebut. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupadata panel dari sebelas kabupaten/kota di ProvinsiJambi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. Analisis data dilakukan dengan regresilinear berganda berbasis Ordinary Least Square (OLS) yang telah melalui serangkaian uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas, denganbantuan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa secara parsial jumlah pendudukberpengaruh signifikan dan positif terhadappertumbuhan ekonomi, sedangkan kemiskinan tidakmenunjukkan pengaruh yang signifikan. Secarasimultan, kedua variabel bebas tersebut terbuktiberpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomidengan nilai koefisien determinasi sebesar 36,7 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertambahanpenduduk di Provinsi Jambi telah cukup berperansebagai modal tenaga kerja yang mendorong output daerah, sementara penurunan kemiskinan belumsepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomisecara langsung sehingga diperlukan kebijakan yang lebih terintegrasi antara pengelolaan kependudukan dan pemberdayaan masyarakat miskin.
Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Usaha Penangkaran Burung Walet di Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Fikrar Hermawan; Sri Rahma; Syahril Ahmad
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip etika bisnis Islam pada usaha penangkaran burung walet di Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerapannya. Usaha penangkaran walet di desa ini berkembang cukup pesat, namun keberadaannya yang berdampingan langsung dengan permukiman warga memunculkan sejumlah persoalan sosial, terutama terkait suara kaset pemanggil walet yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik penangkaran serta warga sekitar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip tauhid telah diterapkan secara konsisten oleh seluruh pemilik penangkaran melalui ibadah dan sedekah kepada masyarakat sekitar. Prinsip keadilan telah dijalankan oleh sebagian besar pemilik, meskipun masih terdapat satu pemilik yang belum sepenuhnya memperhatikan dampak suara terhadap warga. Prinsip kebenaran tampak dalam transparansi proses penimbangan dan penjualan sarang walet. Prinsip kehendak bebas terlihat dari kebebasan memilih lokasi dan memanfaatkan modal yang dimiliki. Sementara itu, prinsip tanggung jawab telah diterapkan oleh sebagian besar pemilik, meskipun dua di antaranya masih membunyikan kaset pemanggil selama dua puluh empat jam tanpa mempertimbangkan kenyamanan warga. Adapun faktor yang memengaruhi penerapan etika bisnis Islam mencakup tingkat pendidikan, budaya yang diwariskan sejak kecil, serta tingkat kesadaran individu pemilik usaha.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Padukuhan Konteng Kalurahan Sumberadi Kabupaten Sleman Frilia Lili Rahmawati; Namira Nasywa Ramadhina; Zahrani Puspita Dewi; Khalisa Ramadhani Prayogo; Angger Bagus Prasetiyo; Unggul Pamekas; Laurentius Oktavius; Ahmad Zidan Al Arif
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1135

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dilaksanakan di Padukuhan Konteng, Kelurahan Sumberadi, Kabupaten Sleman, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keyakinan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat untuk menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan edukatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pembagian bibit TOGA berupa jahe merah, kencur, kumis kucing, dan sereh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat pada seluruh indikator yang diukur setelah mengikuti sosialisasi. Rata-rata skor total peserta meningkat dari 39,60 pada pre-test menjadi 43,52 pada post-test, dengan seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan tinggi setelah kegiatan. Sebanyak 72% responden mengalami peningkatan skor individu, yang menunjukkan bahwa program edukasi dan pemberian bibit TOGA efektif dalam mendorong masyarakat untuk membudidayakan serta memanfaatkan tanaman obat keluarga secara mandiri. Kegiatan ini dapat mendukung pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga secara berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi dan Kelembagaan UMKM Ahbab Maju Melalui Penerapan Teknologi Pembuatan VCO Berbasis Ragi Tempe dan Bromelin Rina Astarika; Baihaqi Baihaqi; Anfas Anfas
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1137

Abstract

Kabupaten Konawe Kepulauan memiliki potensi kelapa (Cocos nucifera L.) yang melimpah, namun pemanfaatannya oleh UMKM Ahbab Maju masih terkendala metode produksi Virgin Coconut Oil (VCO) konvensional yang membutuhkan waktu lama, menghasilkan rendemen rendah, serta tata kelola kelembagaan yang belum tertata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi produksi VCO metode enzimatis berbasis ragi tempe (Rhizopus oligosporus) dan ekstrak bromelin bonggol nanas, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan mitra. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research melalui lima tahapan: persiapan dan koordinasi, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi teknologi, pendampingan kelembagaan dan legalitas usaha, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan terhadap 15 peserta menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji N-Gain, serta terhadap kinerja produksi UMKM sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata N-Gain 0,67 (kategori sedang menuju tinggi), tertinggi pada aspek teknik fermentasi ragi tempe (0,76) dan ekstraksi bromelin (0,71). Penerapan teknologi enzimatis meningkatkan rendemen VCO dari 18% menjadi 32%, menurunkan kadar air produk dari 0,35% menjadi 0,19% (memenuhi SNI 7381:2008), mempersingkat waktu produksi dari 72 jam menjadi 20–24 jam, serta meningkatkan kapasitas produksi (+200%), harga jual (+41,6%), dan omzet usaha (+325%). Jumlah anggota aktif UMKM juga bertambah dari 5 menjadi 12 orang. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi transfer teknologi tepat guna dan penguatan kelembagaan mampu memberikan dampak ganda terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan keberlanjutan usaha mitra.
Analisis Strategi Pemasaran dalam Upaya Meningkatkan Konsumen pada Kafe Diamond La Ode Man Sabdar Kanande; Nurzil Amri; Indra Nola; Muh. Agus Kurniawan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.1138

Abstract

Meningkatnya persaingan bisnis coffee shop mendorong setiap pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif agar mampu meningkatkan jumlah konsumen dan mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi marketing mix yang meliputi produk (product), harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion) dalam meningkatkan jumlah konsumen pada Kafe Diamond Kabupaten Konawe Selatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri atas pemilik, pengelola, karyawan, dan konsumen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi marketing mix telah berjalan dengan baik. Strategi produk diwujudkan melalui penyediaan menu yang beragam dan berkualitas, strategi harga diterapkan secara kompetitif sesuai daya beli konsumen, strategi tempat didukung oleh lokasi yang strategis, fasilitas yang memadai, dan suasana yang nyaman, sedangkan strategi promosi memanfaatkan media sosial serta komunikasi dari mulut ke mulut (word of mouth). Faktor pendukung implementasi strategi meliputi kualitas produk yang konsisten, lokasi yang strategis, pelayanan yang ramah, pemanfaatan media sosial, dan hubungan baik dengan pelanggan. Adapun faktor penghambat meliputi meningkatnya persaingan usaha, keterbatasan anggaran promosi, fluktuasi harga bahan baku, perubahan preferensi konsumen, serta keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi marketing mix secara terpadu berkontribusi terhadap peningkatan jumlah konsumen dan memperkuat daya saing Kafe Diamond.
Pengaruh Layanan Informasi Teknik Problem Solving Terhadap Persepsi Interpersonal pada Siswa Kelas XI MAN 2 Model Medan Yunita Arbaini Hutabarat; Ali Daud Hasibuan; Purbatua Manurung
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dengan teknik problem solving terhadap persepsi interpersonal siswa di MAN 2 Model Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 80 orang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian adalah angket persepri interpersonal berjumlah 29 item dnegan desain Skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji hipotesis menggunakan Paired Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor persepsi interpersonal siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 68,60 pada saat pretest menjadi 113,25 pada saat posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Samples t-test menunjukkan nilai t = -47,696 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi dengan teknik problem solvingmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan persepsi interpersonal siswa di MAN 2 Model Medan. Dapat disimpulkan bahwa layanan informasi dengan teknik problem solving efektif dalam meningkatkan persepsi interpersonal siswa.
Pemberdayaan Kelompok PKK melalui Inovasi GALANTAN Berbasis Budidaya Terintegrasi di Desa Bumiayu, Selopampang Rizal Haris Ramadhan; Agus Susanto; Agna Deffira Hidayati; Annisa Fadilah; Bima Eka Putra Setiyawan; Wahyu Kurniawati; Diar Putri Ananda; Aura Putri Dewita; Raka Ekaputra Suhanda; Ahmad Rafi Husain
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1140

Abstract

Rendahnya pemanfaatan lahan pekarangan dan galon bekas sebagai media budidaya produktif serta terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai budidaya terpadu menjadi salah satu kendala dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di Desa Bumiayu, Kecamatan Selopampang. GALANTAN (Galon Lele dan Tanaman Terintegrasi) merupakan inovasi pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan  pekarangan dan galon bekas sebagai media budidaya ikan lele dan tanaman secara terintegrasi. Pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan GALANTAN, dan pendampingan kepada Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dusun Gemiwang. Keberhasilan program dievaluasi melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan respons yang sangat baik dengan tingkat kepuasan sebesar 97,86% serta kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan budidaya terpadu. Pemanfaatan galon bekas sebagai media budidaya dan penggunaan air budidaya lele untuk penyiraman tanaman menjadi nilai tambah inovasi ini karena mendukung pengurangan limbah plastik dan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Program GALANTAN berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan limbah plastik, serta berpotensi dikembangkan sebagai model pengabdian kepada masyarakat berbasis ketahanan pangan dan ekonomi sirkular. 
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kematangan Emosi Siswa Kelas XI di MAN Pematangsiantar Ikrimah Amalah Batubara; Mohammad Al Farabi; Alfin Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1142

Abstract

Kematangan emosi merupakan kemampuan individu untuk mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi secara tepat sesuai situasi sehingga memudahkan proses adaptasi sosial. Studi pendahuluan di MAN Pematangsiantar menemukan sejumlah indikasi rendahnya kematangan emosi siswa kelas XI, antara lain kurangnya etika berbicara terhadap guru, mudah terpancing amarah terhadap teman sebaya, dan mudah terpancing emosi ketika ditegur oleh guru mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kematangan emosi siswa kelas XI di MAN Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 8 siswa kelas XI IPA 2 yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan skor kematangan emosi rendah pada tahap pretest. Pengumpulan data menggunakan skala Likert kematangan emosi sebanyak 22 item, dan data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata kematangan emosi siswa dari 636 (pretest) menjadi 680 (posttest). Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Z = -2,536 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,011 (<0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kematangan emosi siswa kelas XI di MAN Pematangsiantar.
Penerapan Akad Mudharabah dalam Kerjasama Ternak Sapi untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Air Hitam Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur Adiburahman Adiburahman; Sri Rahma; Rabiyatul Alawiyah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akad mudharabah dalam kerja sama ternak sapi, kendala yang dihadapi, serta dampaknya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling, terdiri dari dua orang pemilik modal (shahibul maal), empat orang pengelola ternak (mudharib), dan satu orang Kepala Desa Air Hitam Laut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ternak sapi di Desa Air Hitam Laut telah menerapkan unsur-unsur dasar akad mudharabah, yaitu adanya pemilik modal, pengelola, modal, usaha, dan pembagian keuntungan berdasarkan kesepakatan. Namun pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariah karena akad masih dilakukan secara lisan dan pemahaman masyarakat terhadap konsep mudharabah masih terbatas. Kendala yang ditemukan meliputi belum adanya akad tertulis, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai akad mudharabah, risiko usaha peternakan berupa penyakit dan kematian ternak, fluktuasi harga jual sapi, serta minimnya pendampingan mengenai ekonomi syariah. Meskipun demikian, kerja sama ini terbukti memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat, antara lain meningkatnya pendapatan keluarga, terbukanya kesempatan berusaha bagi masyarakat tanpa modal, bertambahnya populasi ternak yang dikelola, serta menguatnya solidaritas dan kepercayaan sosial antarwarga.
Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Konflik untuk Mendukung SDGs 16 pada Masyarakat Kota Medan Fani Nurmalina; Dahlia Lubis; Hotmatua Peralihan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1149

Abstract

Konflik sosial dalam masyarakat multikultural merupakan tantangan penting bagi terwujudnya perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh sebagaimana diarahkan dalam Sustainable Development Goals(SDGs) Tujuan 16. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tokoh agama dalam mencegah konflik serta kontribusinya terhadap penguatan SDGs 16 di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas tokoh agama dari enam agama serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai pendidik moral, pembimbing spiritual, mediator, fasilitator dialog, dan agen perdamaian. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan nilai toleransi, moderasi beragama, mediasi konflik, dialog lintas agama, pembinaan masyarakat, dan kolaborasi dengan FKUB serta pemerintah daerah. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi tokoh agama, FKUB, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal sosial penting dalam mencegah konflik serta mendukung terwujudnya masyarakat Kota Medan yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.