cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 358 Documents
Pendampingan Proses Administrasi dan Operasi Menggunakan Spread Sheet Stopan Lombu; Ferdila Ferdila; Nur Isra Laili
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1067

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk mengoptimalkan sistem administrasi agar proses operasional dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Salah satu permasalahan yang dihadapi CV. Bags Butler Indonesia adalah penggunaan Microsoft Excel sebagai media administrasi yang masih bersifat lokal, sehingga proses berbagi data, pembaruan informasi, dan koordinasi antarbagian belum dapat dilakukan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi implementasi Google Spreadsheet sebagai media pengelolaan administrasi dan operasional yang lebih kolaboratif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, identifikasi permasalahan, migrasi data dari Microsoft Excel ke Google Spreadsheet, pendampingan penggunaan sistem, serta evaluasi hasil implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Google Spreadsheet mampu meningkatkan efektivitas proses administrasi melalui kemudahan akses data secara real time, mempercepat pembaruan informasi, meningkatkan koordinasi antarbagian, serta mengurangi proses berbagi file secara manual. Selain itu, fitur auto save, sharing, dan version history mendukung pengelolaan data yang lebih aman, akurat, dan terstruktur. Meskipun pelaksanaan kegiatan menghadapi kendala berupa proses adaptasi pengguna dan ketergantungan pada koneksi internet, kendala tersebut dapat diatasi melalui pendampingan secara bertahap dan penyusunan prosedur penggunaan yang sederhana. Dengan demikian, implementasi Google Spreadsheet menjadi solusi yang efektif dalam mendukung digitalisasi administrasi dan operasional di CV. Bags Butler Indonesia serta dapat menjadi alternatif penerapan sistem administrasi berbasis cloud bagi perusahaan jasa dengan karakteristik yang serupa.
Penguatan Literasi Digital dan Narasi Pergerakan Melalui Pelatihan Media Digital Bagi Kader GP Ansor Muhammad Anis Fuadi; Muhammad Nur Rizal; Budi Budi; Dede Nur Zaman
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1070

Abstract

Perkembangan media digital menuntut organisasi kepemudaan memiliki kompetensi literasi digital dan kemampuan membangun narasi organisasi yang efektif. Namun, kader GP Ansor tingkat PAC Kecamatan Sokaraja masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah, kaderisasi, dan komunikasi organisasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi literasi digital dan kemampuan menyusun narasi pergerakan melalui pelatihan media digital bagi kader GP Ansor. Metode yang digunakan adalah Service Learning dengan pendekatan pelatihan, workshop, praktik pembuatan konten media sosial, dan pendampingan daring. Tahapan kegiatan meliputi persiapan melalui observasi dan wawancara kebutuhan mitra, pelaksanaan pelatihan literasi digital dan narasi pergerakan, serta evaluasi menggunakan angket skala Likert empat tingkat yang diisi oleh 20 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memperoleh rata-rata skor 3,65 dari skor maksimal 4 dengan kategori sangat baik. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai literasi digital, kemampuan membedakan hoaks dan disinformasi, etika bermedia digital, keterampilan membuat konten media sosial, kemampuan menyusun narasi positif berbasis nilai-nilai Aswaja dan kebangsaan, serta motivasi memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah dan komunikasi organisasi. Dengan demikian, pelatihan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader GP Ansor sebagai agen literasi digital dan penyebar narasi positif sehingga program serupa layak dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat komunikasi publik organisasi di era digital.
Penguatan Kapasitas UMKM Melalui Pelatihan Merangkai Hand Bouquet sebagai Produk Kreatif di Desa Sobokerto, Boyolali Laraswati Laraswati; Arnes Anandita
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1076

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan usaha berbasis kreativitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM melalui pelatihan merangkai hand bouquetsebagai produk kreatif di Desa Sobokerto, Boyolali. Materi pelatihan mencakup pengenalan UMKM dan ekonomi kreatif, teknik dasar merangkai hand bouquet, dan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghasilkan hand bouquet yang menarik dan bernilai jual. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest dari 58,1% menjadi 86,3%. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk hand bouquet secara mandiri dan memperoleh pemahaman mengenai peluang usaha serta pemasaran produk kreatif. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas, keterampilan, dan motivasi berwirausaha masyarakat sehingga berpotensi mendukung pengembangan UMKM dan peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Sobokerto, Boyolali.
Analisis Pengendalian Persediaan Deterjen dengan Metode Economic Order Quantity, Safety Stock, dan Reorder Point pada Usaha Qirani Laundry (Periode 2025) Rita Devina; Damayanti Damayanti; Trias Rachmi Kinanti Hapidin; Somadi Somadi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1078

Abstract

Qirani Laundry merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang jasa pencucian pakaian. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Qirani Laundry menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan deterjen. Selama ini, pengadaan deterjen masih dilakukan berdasarkan perkiraan pemilik tanpa menggunakan metode perhitungan yang sistematis. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah persediaan deterjen yang optimal pada Qirani Laundry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemesanan optimal adalah 55 liter per pesanan, dengan Safety Stock sebesar 0,1 liter dan Reorder Point sebesar 0,9 liter. Penerapan metode ini menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp126.086,36 per tahun, jauh lebih hemat dibandingkan kebijakan lama sebesar Rp195.800 per tahun setara penghematan Rp69.713,64 atau 35,60%. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan EOQ, Safety Stock, dan ROP mampu meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan deterjen pada Qirani Laundry.
Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Fish Bank Bambu sebagai Upaya Konservasi Ekosistem Pesisir Berkelanjutan di Kelurahan Bulusan Yusi Nisa Adila; Rini Puji Astuti; Harumi Karfina Sari; Moh Ikhsanudin; Naela Qurota A’yun; Shonia Sagita; Faradina Putri Amelinda; Gita Nur Fatihah Sari; Mochamad Hasan Fahmi; Anggun Amelia Contessa; Maftuhatul Afrah; Ainun Jariyah; M. Riski Eka Maulana Fahmi; Ikbal Kholipi; Qoritatul Ainiyah; Enka Nur Fiza Aqillah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1079

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, namun menghadapi berbagai permasalahan lingkungan, seperti berkurangnya habitat biota laut yang berdampak pada penurunan hasil tangkapan nelayan. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilakukan adalah pembangunan Fish Bank Bambu sebagai habitat buatan bagi biota laut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Fish Bank Bambu sebagai upaya konservasi ekosistem pesisir berkelanjutan di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berpartisipasi aktif sejak tahap identifikasi permasalahan, perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring kegiatan. Bentuk partisipasi meliputi penyampaian ide, pengambilan keputusan, penyediaan bahan, perakitan, pemasangan, serta pemeliharaan Fish Bank Bambu. Keberhasilan program didukung oleh semangat gotong royong, pengalaman nelayan, ketersediaan bambu, serta dukungan pemerintah kelurahan dan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Sementara itu, kondisi cuaca dan gelombang laut menjadi kendala dalam proses pemasangan. Pembangunan Fish Bank Bambu memberikan dampak positif terhadap konservasi pesisir melalui penyediaan habitat buatan bagi biota laut serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Participatory Action Research (PAR) mampu memperkuat partisipasi masyarakat dan mendukung keberlanjutan konservasi ekosistem pesisir berbasis masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Cuci Beras dan Penguatan Identitas Berbasis QR Code sebagai Upaya Peningkatan Hasil Pangan Lokal Masyarakat Desa Tanjung Kurung Rangga Apriwijaya; Inawati Inawati; Nur Shinta Maylani; Julita Amanda Sari; Sapto Agus Sasongko
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1083

Abstract

Petani di Desa Tanjung Kurung menghadapi tantangan degradasi lahan akibat ketergantungan pada pupuk kimia sintetis serta rendahnya daya saing produk pangan lokal karena kurangnya branding yang memadai. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbasis limbah air cucian beras dan penguatan identitas produk berbasis Quick Response (QR) Code. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan masyarakat dalam identifikasi masalah, pelatihan teknis, serta pendampingan digitalisasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil menguasai teknik pembuatan POC dengan aktivator EM4 yang efektif menggantikan peran pupuk kimia, serta mampu mengintegrasikan QR Code sebagai identitas digital untuk meningkatkan transparansi informasi dan kepercayaan konsumen. Program ini berhasil menumbuhkan kemandirian pertanian, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan mengubah pola pikir masyarakat dalam mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan.
Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pengembangan Sabun Cuci Piring Berbasis Jeruk Lemon sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Tanjung Kurung Shilvani Laratika Hawia; Inawati Inawati; Dinda Lidya Pova; Hanina Turrahma; Andre Gunawan; Septia Hedaya
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1084

Abstract

Desa Tanjung Kurung memiliki potensi hortikultura lokal berupa tanaman jeruk lemon yang pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan teknologi pengolahan sekunder. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal tersebut melalui hilirisasi komoditas jeruk lemon menjadi produk sabun cuci piring cair organik berskala rumah tangga guna mengurangi pengeluaran rutin sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan secara aktif 40 peserta dari kelompok ibu-ibu rumah tangga dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Intervensi dirancang melalui empat tahapan utama: persiapan dan pemetaan aset, pelaksanaan pelatihan terpadu formulasi praktis (berbasis volume mikro 2 liter), edukasi literasi bisnis dan pengemasan, serta evaluasi komparatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi keterampilan praktis mitra yang sangat signifikan. Melalui observasi performa langsung, mitra kini telah sangat cekatan dan mandiri dalam mengolah surfaktan, menakar formula, menyaring filtrat lemon, mengontrol kestabilan emulsi sabun pada derajat keasaman (pH) netral yang aman bagi kulit, hingga mengemas produk secara estetis. Secara ekonomi, penguasaan teknologi tepat guna skala rumah tangga ini mampu menekan biaya belanja bulanan domestik serta menginisiasi peluang rintisan kewirausahaan baru berbasis sumber daya perdesaan yang ramah lingkungan.
Mobilisasi Mahasiswa KKN dalam Mengelola Sampah Melalui Aksi Tong Si-Bos Berbasis Sensor Digital Otomatis Menuju Desa Sukarami Bersih Dasmar Aji; Inawati Inawati; Olengka Saputra; Hendriadi Hendriadi; Edo Septian Sahab
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1098

Abstract

Masalah pengelolaan sampah di desa-desa masih menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Rendahnya kesadaran di tempat yang seharusnya dan terbatasnya fasilitas pendukung berkontribusi pada kurangnya efektivitas pengelolaan sampah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu lingkungan dengan memperkenalkan inovasi Tong Si-Bos (Tempat Sampah Otomatis Berbasis Sensor), yaitu alat untuk tempat sampah yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis tanpa perlu campur tangan manusia. Kegiatan ini dilakukan di Desa Sukarami menggunakan teknik sosialisasi, desain dan implementasi Tong Si-Bos, demonstrasi penggunaan, dan penjangkauan masyarakat. Mahasiswa KKN dianggap sebagai fasilitator yang memberikan pendidikan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat sekaligus dengan memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersih. Hasil implementasi menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap inovasi yang diimplementasikan. Karena lebih praktis, higienis, dan menarik, penggunaan Tong Si-Bos sangat efektif dalam mendorong masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang bersih. Dalam hal ini, sosialisasi berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tercipta masyarakat yang sehat dan damai. Program ini menunjukkan bahwa kerja sama antara KKN mahasiswa, Pemerintah Desa, dan masyarakat umum dalam memanfaatkan teknologi yang tepat dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan mempromosikan Desa Sukarami yang sehat, sejahtera, dan ramah lingkungan.
Meningkatkan Legal Awareness Karyawan dalam Hubungan Industrial pada PT. Arah Rezeki Berkah Dian Utari; Anisa Hermawati; Arifin Arifin; Christa Dian Pratiwi; Zhafira Dwi Maharani Bawono
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1099

Abstract

Rendahnya tingkat kesadaran hukum (legal awareness) karyawan terhadap aspek hukum ketenagakerjaan masih menjadi salah satu tantangan dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Kondisi ini juga ditemukan pada PT. Arah Rezeki Berkah, di mana sebagian karyawan belum memahami secara optimal hak dan kewajiban dalam hubungan kerja, mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial, serta perubahan regulasi ketenagakerjaan setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman yang dapat memengaruhi stabilitas hubungan kerja di perusahaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum karyawan melalui penyuluhan hukum ketenagakerjaan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan hukum, diskusi interaktif, pembahasan studi kasus, serta penyusunan media edukasi hukum yang sederhana dan mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan mengenai hak dan kewajiban pekerja, perlindungan hukum dalam hubungan kerja, serta mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Selain itu, media edukasi yang disusun dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan di lingkungan perusahaan. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk budaya sadar hukum, meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan, serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang lebih harmonis dan berkelanjutan.
Pelatihan Totebag Ecoprint Berbasis Video Pembelajaran QR Code Siswa SD Negeri 110 OKU Nabila Nur Rahma; Inawati Inawati; Yantiana Yantiana; Theresia Haryuni; Helda Yeni Oktavia; Olivia Christine Worotidjan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1100

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa melalui pembuatan berbagai totebag ecoprint yang mendukung video edukasi berbasis kode QR di SD Negeri 110 OKU, desa Sukarami, kecamatan Semidang Aji. Salah satu tantangan yang dihadapi siswa adalah penggunaan media pembelajaran digital yang terus-menerus dan kurangnya pengetahuan tentang teknologi ecoprint sebagai salah satu jenis pendidikan lingkungan. Metode pelaksanaannya meliputi observasi awal, analisis material, analisis teori, demonstrasi pembuatan totebag ecoprint, praktik langsung oleh siswa, dan evaluasi dengan penilaian kinerja dan tingkat partisipasi siswa. Inovasi penggunaan kode QR memungkinkan siswa untuk menonton video pembelajaran di waktu luang mereka, sehingga mempercepat proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami proses pembuatan tas jinjing ecoprint, menghasilkan produk dengan berbagai motif, dan meningkatkan antusiasme, kreativitas, dan keterampilan mereka selama proses pembelajaran. Selain itu, media edukasi berbasis kode QR dirancang untuk memudahkan guru dan siswa mengakses materi sebagai sumber belajar. Diharapkan program ini akan menjadi pendidikan alternatif berbasis teknologi yang mendorong kreativitas siswa, kesadaran lingkungan, dan keterampilan praktis di kelas.