cover
Contact Name
Nur Rois
Contact Email
dinamika@unbara.ac.id
Phone
+6281271444006
Journal Mail Official
dinamika@unbara.ac.id
Editorial Address
Jurnal Dinamika Universitas Baturaja Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jl. Ratu Penghulu No.2301, Karang Sari, Baturaja, Tj. Baru, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan 32115
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika
Published by Universitas Baturaja
ISSN : -     EISSN : 2776824     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Dinamika adalah jurnal ilmiah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja  yang menyajikan berbagai tulisan ilmiah dalam bentuk ringkasan hasil penelitian, artikel ilmiah, dan resensi buku dibidang Ilmu Sosial dan Politik. Redaksi mengundang para pakar, praktisi, akademisi, peneliti dan siapa saja yang peduli dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Diterbitkan secara berkala dua kali dalam satu tahun  
Articles 41 Documents
IMPLEMENTASI DISKRESI KEBIJAKAN PENGGUNAAN DANA DESA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PISANG JAYA KECAMATAN BUAY MADANG KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR Eva Susanti; Aprilia Lestari; Clarina Anggraini
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2130

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang berasal dari Wuhan, China menyebar sangat cepat hingga ke seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah berupaya memulihkan keadaan ekonomi dan penanganan covid-19, salah satunya melalui Dana Desa. Nomor 118/PMK.07/2022 tentang Perubahan Ketiga atas Penangan pandemi Covid-19 telahl ditetapkan Peraturanl Menteri Keuanganl Nomor l17/PMK.07/2021l tentang Pengelolaanl Transfer kel Daerah danl Dana Desal Tahun Anggaranl 2021 dalaml rangka Mendukungl Penangan Pandemi Coronavirus Diseasel (COVID-19) danl dampaknya. Diskresi kebijakan penggunaanl dana desa ini ditetapkan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat adanya Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) kepadal masyarakat miskinl atau tidakl mampu. Tujuanl penelitian inil untuk mengetahuil bagaimana Implementasi Diskresi Kebijakanl Penggunan Dana Desal Masa Pandemi Covid-19l di Desal Pisang Jaya Kecamatan Buay Madang Kabupatenl Ogan Komering Ulu Timur. Jenisl penelitian inil adalah penelitianl deskriptif lkualitatif, teknik lpengumpulan data melaluil observasi, dokumentasi, danl wawancara. Tenik analisis datal yaitu pengumpulan datal (reduksi), penyajian ldata, dan penarikanl kesimpulan, informan terdiri dari 4 orang.Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 1 Desember 2022 di Desa Pisang Jaya. Hasill penelitian ini dapatl disimpulkan bahwal Implementasi Diskresi Kebijakan Penggunaanl Dana Desal belum baik karena tidak adanya sosialisasi pemerintah desa kepada masyarakat, tidak ada fasilitas dan bentuk kegiatan dari pemerintah desa, tidak adanya SOP dalam mendukung berjalannya Implementasi Diskresi Kebijakanl Penggunaan Danal Desa Masa Pandemil Covid-19l di Desal Pisang Jaya Kecamatanl Buay Madangl Kabupaten Oganl Komering Ulul Timur.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM DESA SIAGA AKTIF DI DESA TALANG PADANG KECAMATAN BUAY PEMACA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN Winata, Ardeo; Indriani, Santi; Lestari, Aprilia
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2175

Abstract

Program Desa dan Kelurahan Siaga Aktif diluncurkan dalam rangka mendukung pencapaian visi Pembangunan Nasional 2005-2025 yaitu Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur. Untuk mencapai itu, pembangunan kesehatan ditingkat desa perlu mendapat skala prioritas sehingga pelaksanaan desa siaga aktif dapat terus berlanjut dan berkesinambungan dalam mewujudkan pembangunan Indonesia sehat dan kuat. Dalam impelementasinya dilapangan pelaksanaan program desa siaga aktif didesa Talang Padang, Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU terdapat kendala dan antara lain lemahnya SDM atau kader pelaksana program Desa Siaga. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang dilakukan dalam pemenuhan syarat transmisi atau penyampaian serta ketepatan dan kejelasan ukuran-ukuran dasar dan tujuan kebijakan dalam rangka pengembangan desa Siaga di Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan telah diupayakan dan berjalan secara maksimal. Sumber-sumber Daya kebijakan seperti dana, SDM dan Fasilitas telah terimplementasi di Desa Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan namun belum maksimal. Masih belum memadainya sumber dana yang bersumber dari dana Anggaran Dana Desa (ADD) dan belum adanya dana swadaya masyarakat. Fasilitas untuk melakukan upaya-upaya pelayanan kesehatan masyarakat Desa Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan meskipun telah baik namun untuk fasilitas air bersih belum cukup menunjang bagi proses pelayanan. SDM pelaksana kebijakan desa Siaga di Desa Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan cukup terpenuhi. Disposisi atau kecenderungan dan sikap pelaksana bukan hanya sekedar pada pengetahuan dan pemahaman standar dan tujuan kebijakan semata, dimana dalam Pelaksaanaannya, anggota FKMD berjalan kurang aktif dalam membantu tenaga fungsional untuk melaksanakan Program desa Siaga.
ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI WISATA OLEH PEMERINTAH DESA GUNUNG BATU KECAMATAN PULAU BERINGIN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN Virda Eliza; Aprilia Lestari; Herwin Sagita Bela
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2184

Abstract

ABSTRAK Desa memiliki peran strategis dalam upaya peningkatakan kesejateraan masyarakat oleh karena itu pemerintah desa merupakan bagian penunjang dalam mewujudkan otonomi desa. Potensi wisata alam yang dimiliki oleh Desa Gunung Batu berupa air terjun seperti air terjun yang ada di Desa Gunung Batu Yaitu Air Terjun Sembilan Tingkat, Air Terjun Tinggi, Air Terjun Nyembur yang memiliki khas tersendiri, dan potensi mata air yang jernih bagus untuk di kembangkan menjadi air mineral, obyek wisata yang ada di Desa Gunung Batu merupakan kawasan strategis sehingga sangat diperlukan pengelolaan dan pengembangan potensi tersebut. Teori yang digunakan dari Cooper: Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, Pelayanan Tambahan, metode penelitian kualitatif lapangan, melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa pengembangan potensi wisata oleh Pemerintah Desa Gunung Batu sangat mendukung untuk dikembangkan, fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh wisatawan masih banyak yang belum tersedia, akses jalan menuju wisata masih sangat membutuhkan pembangunan, belum ada pengelola khusus untuk wisata Desa Gunung Batu, faktor penghambat dalam pengembangan potensi wisata Desa Gunung Batu yaitu tidak adanya biaya. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan potensi wisata oleh pemerintah Desa Gunung Batu dari segi Aktraksi sangat mendukung namun terbukti bahwa potensi wisata belum bisa dikembangkan karena masih banyak hal yang belum mencukupi. faktor penghambat dalam pengembangan potensi wisata yaitu tidak adanya biaya, penulis juga mengajukan saran: pengajuan proposal pendanaan ke pemerintah kabupaten atau pihak lainnya, pengembangan potensi wisata memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat, adanya respon dari pemerintah kabupaten maka banyak di kenal masyarakat luas.
PENINGKATAN PELAYANAN PROGRAM THREE IN ONE KAKIKU SAKTI OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH Sasha Savitri; Fernandes Simangunsong
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan pelayanan program three in one, mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat peningkatan pelayanan program three in one, mengetahui dan menganalisis upaya dalam mengatasi faktor penghambat peningkatan pelayanan program three in one oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Poso Provisi Sulawesi Tengah. Teori yang digunakan yaitu W. Edward dan Joseph (dalam sedarmayanti, 2012) yang terbagi 7 (tujuh) jenis peningkatan pelayanan yaitu Understand Service Quality Improvement Needs, State The Quality Problem, Evaluate The Root Cause, Plan The Solutions, Do Or Implement The Solutions, Check The Solutions Result, Act To Standardize The Solutions. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data triangulasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Bupati Kabupaten Poso, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala BAPPEDA Kabupaten Poso, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Kepala Sub Bidang Data, Camat Poso Kota, Camat Lore Barat, Tokoh Mayarakat, Tokoh Pendidikan, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, dan Tokoh Pemuda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelayanan Program KAKIKU SAKTI terus meningkat, hanya saja kurangnya pegawai dengan keahlian khusus serta kesadaran masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan masih kurang menjadi hambatan dalam peningkatan pelayanan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus melakukan upaya perbaikan yang dapat mendukung peningkatan program KAKIKU SAKTI.
STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGABERENCANA (DP3AP2KB) KABUPATEN SLEMAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PEREMPUAN DI KABUPATEN SLEMAN Endah Neni Miyayi; Hanantyo Sri Nugroho; Ferri Wicaksono; Ardiyati Ardiyati
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2226

Abstract

Optimization of a village is currently being developed a lot that is through changes that were originally a normal village into a deswit (tourist village) which has an attraction to visitors. Usually the development of tourism is implemented in a form that does not eliminate the distinctive characteristics of the activities of the rural community, without replacing the whole but they are still preserving it, both in terms of economic or social culture and utilized overall for the welfare of the people. The Kepuharjo Village Government is currently developing a tourism village, based on regulation No. 23 of 2014 the potential for improving people's welfare is a matter of choice by the government. This encourages each local government to develop a tourist village. The purpose of this research is to understand the application of rules in the framework of developing a tourist village in Kepuharjo, Cangkringan uses the types / types of application of rules according to George C. Edward III. In the preparation of this research researchers used / applied a descriptive qualitative approach. The types of data sources used in this research are primary and secondary data. Based on the results of interviews and observations it can be concluded that the implementation of the tourism village policy in Kepuharjo village is less than optimal. The program implementation is not optimal because there are factors that influence the development of a tourism village, namely the resources and bureaucratic structure, while the driving factors, namely the aspects of communication and disposition.
STRATEGI PENGELOLA POKDARWIS DESA SAMBIREJO DALAM AKTIVITAS PARIWISATA TEBING BREKSI Ikhsan Adit Setyawan; Muhammad Rizky Syah Tio; Hanantyo Sri Nugroho
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2227

Abstract

Sejak awal tahun 2020, dunia dan Indonesia harus menghadapi pandemic covid-19 yang mana virus tersebut telah melumpuhkan berbagai macam sektor kehidupan, di Indonesia sendiri kasus terjangkit covid-19 telah mencapai ratusan ribu kasus, hal tersebut tentu sangat berdampak pada semua sektor di Indonesia. Berbagai macam kebijakan dikeluarkan untuk mengatasi dampak dari virus tersebut, mulai dari PSBB sampai dengan kehidupan new normal di semua sektor salah satunya adalah sektor pariwisata. Dalam penelitian ini membahas tentang strategi sektor pariwisata di desa Sambirejo yaitu Tebing Breksi, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dapat ditemukan bahwa terdapat beberapa langkah dan strategi yang dilakukan oleh pengelola objek wisata dan pemerintah sekitar dalam persiapan pariwisata di era new normal, strategi tersebut berbentuk fisik dan non fisik yang mana dapat menunjang pulihnya sektor pariwisata walaupun sedang dalam masa pandemic dengan memperhatikan protokol kesehatan.
STRATEGI MARKETING POLITIK PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN DALAM PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 DAPIL III DI KOTA BANJAR purnama, riza; Girsang, Nova Chalimah; Saleh, Rakhmat; Suwangsih, Nunung
JURNAL DINAMIKA Vol 4 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v4i2.2791

Abstract

This research aims to analyze the political marketing strategy applied by the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP) in the 2019 legislative elections in the Electoral District of Langensari District, Banjar City. (Dapil) III Langensari District, Banjar City. Research method method used is the descriptive method with a qualitative approach. descriptive method with a qualitative approach. The research informants consisted of from PDIP administrators in Dapil III, the success team, and the voters in Langensari Sub-district. in Langensari Subdistrict. The results showed that PDIP managed to utilize the 4P concept effectively in their campaign. The political products offered, in the form of programs and policies, succeeded in attracting voters' interest. Promotions carried out through mass media, social media, and direct campaigns were able to increase awareness and support for PDIP. campaigns were able to increase awareness and support for the party. Price in this context is interpreted as the party's efforts to reduce the cost for voters to support and vote for PDIP. The conclusion of this research is that the implementation of the 4P strategy in political marketing by PDIP in Dapil III Langensari Sub-district, Banjar City made a significant contribution to the party's victory in the 2019 legislative elections.
Implementasi Kebijakan Daerah Kabupaten Ponorogo dalam melakukan pentaaan kawasan Pedestarian Urip Sumoharjo Luqman, Muhammad Aliba Nur; Hilman, Yusuf Adam
JURNAL DINAMIKA Vol 4 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v4i2.2836

Abstract

This research aims to analyze the implementation of the pedestrian area policy on Jalan Urip Sumoharjo, Ponorogo Regency, which aims to improve the quality of life through safe and comfortable public spaces for pedestrians. The research method uses a qualitative approach with in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results showed that there were obstacles in infrastructure, community involvement, and coordination between related parties, although there were successes in improving pedestrian comfort and safety as well as partial community support. Key success factors were community involvement in planning and monitoring and the government's active role in budget allocation. Research recommendations are to improve coordination between agencies, improve pedestrian infrastructure, and involve the community more intensively in monitoring and maintaining pedestrian areas.
Penguatan Kapasitas Petani Melalui Penyuluhan Studi Pada (Balai Penyuluhan Pertanian) BPP Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Fitriani, Intan Fransisca; Ridho, Irvan Nur; Triono, Bambang; Hilman, Yusuf Adam
JURNAL DINAMIKA Vol 4 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agriculture is one of the most important sectors for Indonesia's economy. The role of agricultural extension as a facilitator, motivator, and supporter of farmers' activities is central in providing guidance to farmers regarding sustainable and environmentally friendly farm management. Research to understand the strengthening of farmers' capacity through agricultural extension was conducted in a study at the Agricultural Extension Center (Balai Penyuluhan Pertanian or BPP) in Sukorejo District, Ponorogo Regency. Data collection involved observation, interviews, and documentation, with data analysis using the processes of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The BPP of Sukorejo District has shown a strong commitment to implementing agricultural extension programs with a focus on efficiency and effectiveness. Through regular monitoring and evaluation, the BPP ensures optimal use of budgets and resources and applies systematic data collection and analysis to identify areas for improvement and implement feedback from farmers and other stakeholders. Strategies such as detailed planning, rigorous evaluation, and the use of effective technology and communication methods enable the BPP to achieve maximum results with minimal costs while maintaining high-quality extension services. The Farmers' Group Association (Gapoktan) also plays a crucial role in ensuring the program's success through active monitoring, evaluation, and feedback collection, as well as conducting regular evaluation meetings with the BPP to assess the progress and effectiveness of the extension services objectively. The close collaboration between the BPP and Gapoktan in various aspects of the extension program, including monitoring, evaluation, and information dissemination, demonstrates that a comprehensive and inclusive approach can enhance transparency, accountability, and program effectiveness. With the active involvement of the farming community in every stage of planning and implementation.
Makna simbolik Prosesi Minggung dalam Adat Pernikahan Masyarakat Ulu Ogan Novitasari, Dian; Rahmawati, Umi; Oktaria, Sari
JURNAL DINAMIKA Vol 4 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v4i2.2908

Abstract

ndonesia is an archipelagic country that is rich in cultural, ethnic, ethnic and racial diversity, customs, values , andculture regulate several aspects of life such as social relations, society, rituals, and myths that are believed by thecommunity. The formulation of the problem in this writing is how the meaning of the Minggung procession (offerings toancestors at a wedding) in the wedding customs of the Gunung Tiga Village community is analyzed using symbolicinteractionism, which is usually carried out 2 days before the marriage contract by the Ulu Ogan community withofferings, candles, incense, roses, and prayers for the ancestors. The Minggung Procession in the Wedding Customs ofthe Ulu Ogan community is analyzed using Symbolic Interactionism Theory to see the meaning and agreement of Mind,Self, and Society. This type of research is qualitative, with in-depth interview methods. This research paradigm isconstructivist. The research results found that the meaning of Minggung agreed upon by the Ulu Ogan community isbased on self, mind, and society, the meaning of Minggung is respect for ancestors which is a form of ritualcommunication. This meaning is obtained from the thoughts of the people who consider this a tradition which is amessage from their ancestors that must be preserved.Keywords : interactionisme symbolic, Ogan’s culture, Minggung