cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 3 (2024)" : 15 Documents clear
In Depth Review Penguatan Branding Produk Kompi (Kompos Api) Dalam Rangka Penguatan Sustainable Development Goals (SDGs) Terkait Infrastruktur Dan Inovasi Di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang Rifan, Mohamad; Jazuli, A Muhamad; Nurmasari, Nuraini Desty; Arimbawa, Putu Adi Putra
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6217

Abstract

Mayoritas penduduk Indonesia bekerja sebagai petani, namun produktivitas sektor ini semakin menurun akibat cuaca ekstrem, kebijakan pemerintah yang kurang optimal, dan dinamika pasar modern. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah menumpuknya limbah pertanian akibat gagal panen, yang menyebabkan kerugian besar bagi petani. Petani cabai di Desa Bocek memiliki dua masalah yaitu penumpukan limbah cabai dan lemahnya branding produk dari segi hukum dan ekonomi. Penguatan branding produk Kompos Api menjadi langkah strategis untuk membantu petani cabai di Desa Bocek. Penguatan ini mencakup aspek hukum dengan legalisasi produk melalui pendaftaran merek dan sertifikasi halal. Aspek Ekonomi ditekankan melalui strategi pemasaran digital, yang efektif dalam memperkenalkan produk dengan biaya rendah dan membangun brand awareness melalui komunikasi interaktif di media sosial. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh kelompok tani dan usaha KOMPI. Sebagai solusi, tim pengabdian Universitas Brawijaya bekerja sama dengan kelompok usaha tani KOMPI mengadakan sosialisasi dan pendampingan untuk memperkuat branding produk KOMPI dari sisi Hukum dan Ekonomi. Kegiatan ini meliputi diskusi pemberian materi dan in depth review mengenai sertifikasi halal, PIRT, NIB, dan BPOM, serta pelatihan pemasaran digital berbasis media sosial. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya aspek hukum dan ekonomi dalam usaha, serta memperkuat daya saing produk di pasar. 
Penerapan Ipteks Untuk Meningkatkan Mutu Olahan Kunyit Di Desa Kesamben Wetan, Kabupaten Gresik Saidah, Saidah; Siswati, Endang; Srianta, Srianta; Afianti, Hasti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6300

Abstract

Desa Kesamben Wetan merupakan salah satu desa di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik yang mempunyai produk unggulan berupa kunyit. Kelompok Tani (Mitra 2) terdiri dari 26 petani, menjual kunyit hasil panen tersebut ke UKM (Mitra 1). Mitra 1 menjual kunyit dalam bentuk kunyit basah dan kunyit olahan kering. Permasalahan pada olahan kunyit kering yang dijual tidak melalui proses pencucian sehingga banyak pasir yang menempel dan kunyit sebelum dikeringkan tidak melalui proses blanching sehingga banyak mengandung mikroorganisme dan kadar air yang tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian memberikan penerapan IPTEKS pada Mitra 2 berupa mesin pencuci kunyit agar kunyit yang dijual ke mitra 1 sudah dalam keadaan bersih, higienis dan pada Mitra 1 berupa mesin pengukus kunyit untuk proses blanching agar kunyit sebelum dikeringkan terbebas dari mikroorganisme, mempercepat proses pengeringan dan memiliki kwalitas baik. Metode yang digunakan yaitu persiapan, pemberian TTG mesin pencuci, pengukus, pelatihan penggunaan dan maintenance mesin, pendampingan sampai diperoleh hasil yang diinginkan. Mesin tersebut sudah melalui proses rancang bangun dengan menyesuaikan kebutuhan Mitra. Mesin pencuci kunyit berkapasitas 50-80 kg/jam menghasilkan kunyit yang bersih dan higienis, demikian juga untuk mesin pengukus kunyit berkapasitas 30 kg/10 menit menghasilkan kunyit dengan curcumin yang merata diseluruh permukaan kunyit. 
Fotogrametri Benda-Benda Cagar Budaya Peninggalan Singasari Di Malang Raya Subairi, Subairi; Sonalitha, Elta; Setyawati, Dyah; Agus Susilo, Eko; Rio P, Bondhan; Sambodo, Gunawan A
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6259

Abstract

Pelestarian dan pemajuan budaya di Indonesia didasarkan pada Undang-Undang Cagar Budaya No. 11 Tahun 2010 dan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan No. 5 Tahun 2017. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya adalah melalui pendokumentasian dan rekonstruksi digital dari penemuan-penemuan sejarah. Paguyuban Bawarasa Pametri Budaya (BPB) di Malang Raya berpendapat bahwa dokumentasi dan rekonstruksi digital benda-benda Cagar Budaya memiliki nilai penting, baik dari segi arkeologi maupun pengembangan teknologi 3D untuk rekonstruksi artefak. Pemanfaatan teknologi digital dalam upaya pelestarian budaya di Indonesia masih minim, terutama di kalangan budayawan. Teknologi 3D telah digunakan secara luas dalam digitalisasi cagar budaya menjadi penting, ketika benda-benda cagar budaya yang ditemukan banyak yang dalam kondisi tidak utuh. Teknologi 3D memungkinkan rekonstruksi artefak tanpa merusak benda aslinya dan tidak memindahkan posisi benda cagar budaya. Teknologi ini juga efisien dari segi waktu dan biaya, serta menghasilkan data digital yang presisi. Pengabdian masyarakat ini merupakan Penerapan Teknologi sebagai upaya membantu mitra yaitu peguyuban BPB menghadapi kendala terkait sistem manajemen data benda-benda Cagar Budaya, serta transfer teknologi dalam pengambilan citra dan reorganisasi data.
Edukasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Primitive Horseshoe Crab (Belangkas) Sebagai Biota Yang Dilindungi Di Desa Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Fauziyah, Fauziyah; Ningsih, Ellis Nurjuliasti; Agustriani, Fitri; Nur, Muhamad; Melki, Melki; Rozirwan, Rozirwan; Febrianti, Amanda Astri Pratiwi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6065

Abstract

Penangkapan ikan di perairan Banyuasin seperti belangkas (horseshoe crab) menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian spesies ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran untuk menjaga biota laut yang dilindungi dan melestarikan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga biota laut yang dilindungi dari ancaman kepunahan di wilayahnya dan lebih menghargai lingkungan serta saling berbagi pengalaman di antara mereka. Metode yang dilakukan adalah wawancara dan memberikan edukasi. Instrumen yang digunakan sebagai alat ukur keberhasilan kegiatan adalah Pre dan post-test serta umpan balik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan September 2023 di Desa Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hasil pengabdian adalah terjadi pemahaman yang meningkat dari responden dalam mengenali horseshoe crab (dari 97,8% menjadi 100%) dan mampu membedakan jantan dan betina (semula 38,6% menjadi 80%). Selain itu, kesadaran responden meningkat untuk melepaskan horseshoe crab yang terjaring alat tangkap ke perairan (semula 50,9% menjadi 100%) dan peningkatan kesadaran bahwa horseshoe crab adalah biota yang dilindungi (semula 68,9% menjadi 100%). Mayoritas responden (98,2%) menerima secara positif kegiatan pengabdian ini. 
Pengembangan Klaster Industri Olahan Siput Gonggong Sebagai Upaya Penguatan Circular Economy Di Kabupaten Bintan Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Suprayogi, Suprayogi; Prihanto, Asep Awaludin; Pranowo, Dodyk; Tri Widayanti, Vindhya; Septifani, Riska; Gandhatyasri Rohmah, Wendra; Linggar Rucitra, Andan; Morita Ikasari, Dhita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6242

Abstract

Siput gonggong merupakan slah satu komoditas yang diunggulkan di daerah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dari daging siput gonggong dengan memanfaatkan daging siput gonggong menjadi berbagai inovasi produk makanan. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, pada pengabdian ini akan mengolah daging siput gonggong menjadi bakso gonggong, nugget gonggong, dan juga sambal gonggong. Dengan pelatihan dan pendampingan, masyarakat di Desa Pengujan mampu memproduksi produk-produk secara mandiri dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi serta daya simpan yang panjang. Nantinya, pengabdian ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan menciptakan klaster industri baru yang memiliki sifat berkelanjutan. Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan olahan laut lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan juga membuka peluang pasar yang lebih luas. 
Pemberdayaan Industri Rumahan Ikan Asap Berbasis Higienitas Melalui Penerapan Sertifikasi Halal Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Bisnis Yang Sustainable Di Desa Penatarsewu Siswati, Endang; Abady, Chusnul; Imamah, Nurul; Maharani, Firelia Azarine; Setianingtias, Annia Ayu
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6427

Abstract

Persaingan yang ketat membuat industri rumahan ikan asap di Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin harus meningkatkan daya saingnya agar usahanya sustainable. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan daya saing produk hasil industri rumahan ikan asap. Kegiatan ini fokus pada produksi makanan secara higienis melalui penerapan sertifikasi halal. Pemahanam pelaku industri ikan asap mengenai kebersihan produk, legalitas usaha dalam hal ini Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal masih kurang. Melalui metode sosialisasi, pelatihan dan pendampingan mengenai proses produksi yang higienis, pelatihan dan pendampingan teknik pengajuan NIB, pelatihan dan pendampingan cara memperoleh sertifikat halal, serta persiapan-persiapan dalam memengajukan sertifikat halal, diharapkan akan terjadi perubahan dan peningkatan daya saing produk yang akhirnya dapat memberikan kontribusi positif. Hasil program kegiatan ini yaitu pelaku industri rumahan ikan asap memahami pentingnya higienitas dalam proses produksi ikan asap supaya produk bersih dan aman untuk dikonsumsi, serta memahami pentingnya NIB dan produk bersih yang bersertifikat halal agar usaha dapat bertahan dalam jangka panjang, hal ini dibuktikan dengan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan dan pendampingan serta mengajukan sertifikasi halal. 
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Di Bantaran Sungai Sebagai Alternatif Obat Bagi Warga Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kalimantan Selatan Komaliya, Risyda; Audina, Mia; Firdaus, Muhammad Rifqi; Ipnas, Rini Ardila; Aisyiyah, Siti; Meliyani, Tri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6166

Abstract

Tanaman bantaran sungai memiliki potensi besar sebagai alternatif obat, namun kurangnya pengetahuan dan keterampilan warga Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kalimantan Selatan dalam memanfaatkannya menjadi salah satu permasalahan utama di daerah ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian warga dengan tujuan meningkatkan pengetahuan warga dalam pemanfaatan tanaman obat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi kelompok yang melibatkan 19 warga Sungai Bilu dengan media leaflet sebagai sarana edukasi. Selain itu, pretest dan posttest digunakan untuk mengukur efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan warga. Data yang diperoleh dari pretest dan posttest dianalisis untuk melihat peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan cara penggunaan tanaman obat. Hasil perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas materi dan metode yang digunakan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Kampung Hijau dalam memanfaatkan tanaman di bantaran sungai sebagai alternatif obat.
PKM Pemberdayaan Petani Produktif Tembakau Na’us Dusun Kramat, Kecamatan Kranjingan, Kabupaten Jember Arifin, Zainol; Al-Habib, Ismul Mauludin; Rohman, Abd
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6371

Abstract

Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Kramat Jaya adalah kelompok petani tembakau Na’us di Desa Kramat, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, yang berdiri sejak 6 Juni 1996 dengan ketua Bapak Taufik Hidayat dan beranggotakan 100 petani. Saat ini, kelompok ini menghadapi permasalahan dalam kapasitas produksi ±65 ton per panen di lahan seluas 10 hektar akibat penggunaan peralatan manual dan keterbatasan tenaga kerja, yang memperlambat proses pengeringan tembakau. Program PKM ini bertujuan menciptakan kerja sama positif antara GAPOKTAN dan tim pelaksana untuk meningkatkan kapasitas produksi melalui inovasi teknologi berupa mesin perajang tembakau, mengembangkan produk baru seperti pestisida alami, serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan berwirausaha bagi petani. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kader petani muda yang sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil program diharapkan dapat mempercepat proses produksi, memperluas pasar, serta memberdayakan ekonomi masyarakat Dusun Kramat. Dengan keberhasilan implementasi alat perajang, pelatihan berkelanjutan, dan diversifikasi produk, GAPOKTAN Kramat Jaya dapat menjadi model pemberdayaan petani di wilayah tersebut.
Media Komik Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Di SDN Pucangsari Pasuruan Putri, S.KM., M.Kes, Ronasari Mahaji; Mazarina Devi, Hilda; Rosdiana, Yanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6237

Abstract

Perilaku bullying yang terjadi pada anak semakin meningkat, menyebabkan banyak dampak yang muncul pada diri anak. Rasa takut, sulit berkonsentrasi, sulit bersosialisasi dan masalah lainnya mengancam perkembangan kejiwaan anak. Dibutuhkan sebuah upaya berkesinambungan dari berbagai pihak, untuk memutus rantai bullying  yang terjadi. Sekolah merupakan salah satu lingkungan yang baik untuk menanamkan rasa cinta kasih, dan perdamaian pada anak sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajak anak sekolah untuk meninggalkan perilaku bullying, dengan menggunakan komik sebagai media penyuluhan mencegah bullying. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di SD Pucangsari I Pasuruan dengan jumlah partisipan sebanyak 25 anak. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi pre test, ice breaking, pembacaan komik secara bersama-sama, bermain peran komik, post test, dan evaluasi. Pengabdi menggunakan media komik, yang dianggap lebih efektif dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anak-anak tentang bullying, dikarenakan banyak indra yang terlibat dalam pembelajaran. Dalam kegiatan ini, pengabdi juga menekankan rasa cinta kasih, berbicara yang baik kepada teman serta menjalin persahabatan dengan teman. Sebagai bahan evaluasi, selain adanya pre test dan post test, pengabdi juga melontarkan beberapa pertanyaan seputar bullying, dan anak-anak sangat antusias dalam menjawab, serta memberikan perhatian penuh dengan materi yang diberikan oleh pengabdi. Pengabdi berharap, sosialisasi kepada anak-anak melalui media komik dalam mencegah bullying ini memberikan kemanfataan yakni dapat menambah pengetahuan, pemahaman serta muncul empati dan rasa kasih sayang pada teman. Selain itu adanya kegiatan ini dapat rutin terus dilakukan saling bekerjasama antara pihak sekolah dan keluarga, agar sekecil apapun bullying yang terjadi pada anak di sekolah dapat dicegah. 
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dengan Memproduksi Produk Olahan Bawang Merah Di Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Purwanto, Gunawan Hadi; Istikomah, Istikomah; Lestari, Greyana Mia Dwi; Kamila, Tarisa Syafa
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6172

Abstract

UMKM Desa Pejok yang dikelola oleh ibu-ibu kader PKK merupakan UMKM yang berfokus pada pengolahan bawang merah menjadi produk bawang goreng. UMKM ini menghadapi tantangan dalam pemasaran produk, karena saat ini pemasaran dilakukan secara terbatas, yang mengakibatkan penjualan yang kurang optimal. Penelitian atau Pengapdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi produk olahan bawang merah sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan dan pendampingan. Dari pelatihan yang telah dilakukan mengenai pembuatan bawang goreng kepada 55 kader PKK, pemahaman ibu-ibu terhadap proses pembuatan bawang goreng dari bahan baku bawang merah telah meningkat. Melalui pelatihan ini, ibu-ibu kader PKK dapat mengoptimalkan penggunaan bawang merah sebagai bahan utama dalam menghasilkan bawang goreng yang diminati pasar, sehingga menciptakan produk olahan dengan nilai ekonomi yang tinggi. Pendampingan yang dilakukan oleh tim KKN dalam pengelolaan UMKM telah berhasil membawa dampak signifikan terhadap penjualan bawang goreng. Dalam kurun waktu 2 minggu, terjual sebanyak 100 pcs. Peningkatan penjualan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan, termasuk perubahan pada kemasan, logo, dan desain produk, memberikan hasil positif bagi UMKM. 

Page 1 of 2 | Total Record : 15