Articles
42 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 1 (2025): February"
:
42 Documents
clear
Penerapan Konseling Kelompok Teknik Self Management untuk Mereduksi Perilaku Agresif Verbal Siswa di Sekolah Menengah Pertama
Suhaela, Suhaela;
Ratu, Bau;
Suhrah, Suhrah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.8939
Tujuan penelitian ini meminimalisir perilaku Agresif verbal di lingkungan sekolah, seperti perundungan verbal atau komentar kasar di antara siswa, semakin mendapat perhatian serius karena dampaknya terhadap perkembangan emosional dan akademik siswa. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan penyebab agresi verbal di sekolah dan cara terbaik untuk mencegahnya melalui konseling kelompok teknik self management. Penelitian ini menggunakan PTBK dengan model Kemmis dan MC Taggart, dilaksanakan dua siklus, dengan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari delapan siswa yang di kelas VIII D dan mengalami masalah perilaku agresif verbal. Angket, observasi, dan wawancara adalah alat yang digunakan. Konseling kelompok tentang teknik manajemen diri adalah contoh tindakan yang dilakukan. Hasil penelitian memperlihatkan penurunan perilaku agresif verbal pada pra tindakan presentase 82,25% menuruan menjadi 56,68% setelah siklus I. Selanjutnya, setelah siklus II konseling kelompok teknik self management, persentase penurunan perilaku agresif verbal 43,75% menurun dibanding sebelum konseling kelompok teknik self management. Hasil penelitian memperlihatkan konseling kelompok teknik manajemen diri berhasil mengurangi perilaku agresif lisan siswa SMPN 2 Palu
Evaluasi Kompetensi Guru Bahasa Indonesia Berbasis APKG: Studi Kasus Video Pembelajaran
Shofa, Anindha Naila;
Wagiran, Wagiran;
Naryatmojo, Deby Luriawati
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9180
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi guru Bahasa Indonesia menggunakan Alat Penilaian Kompetensi Guru (APKG-2) melalui analisis video pembelajaran. Kompetensi guru memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang bermakna dan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode model evaluasi kesenjangan (discrepancy evaluation), dengan data berupa dua video pembelajaran yang direkam dari SMPN 3 dan SMPN 6 Semarang. Instrumen APKG-2 digunakan untuk menilai berbagai aspek kompetensi guru, seperti pelaksanaan pembelajaran, interaksi kelas, penguasaan materi, serta evaluasi proses belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada video 1 memperoleh skor rata-rata 81, sedangkan pada video 2 sebesar 89, keduanya termasuk dalam kategori AB (lebih dari baik). Namun, ditemukan kelemahan dalam inovasi metode pengajaran, optimalisasi media pembelajaran, serta pelaksanaan evaluasi yang lebih menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, mendorong profesionalisme guru, memperbaiki prestasi dan motivasi siswa, serta mendorong inovasi metode pengajaran dan relevansi kurikulum untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran
Analisis Kemampuan Motorik Anak Autisme di Sekolah Luar Biasa
Faujiah, Yuni Nur;
Nurbayanti, Linda;
Dwiyanti, Vanisha Putri;
Fauziah, Agni Zein
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9319
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan motorik kasar dan halus pada anak dengan autisme di SLB Tamansari, Kota Tasikmalaya. Masalah yang diambil adalah hambatan dalam keterampilan motorik yang dapat mempengaruhi pembelajaran dan interaksi sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini melibatkan tiga siswa dengan autisme yang didampingi oleh guru pendamping. Hasil Penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik kasar sebagian subjek cukup baik, terutama dalam aktivitas dasar seperti berjalan dan berlari. Namun, terdapat tantangan dalam melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi kompleks, seperti gerakan jongkok dan beberapa aktivitas dalam ibadah. Kemampuan motorik halus subjek cenderung lebih terbatas, terutama dalam aktivitas seperti memegang alat tulis, mengancingkan pakaian, dan kegiatan manipulatif lainnya. Hambatan ini dipengaruhi oleh keterbatasan fokus dari subjek. pola perilaku berulang serta koordinasi mata-tangan yang belum optimal. penelitian ini menekankan pentingnya intervensi yang terstruktur, dukungan intensif dari keluarga dan guru, serta lingkungan pendidikan yang inklusif uruk membantu meningkatkan kemampuan motorik pada anak dengan autisme
Media Game Edukasi: Studi Validitas dan Kepraktisan dalam Pembelajaran IPA untuk Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Sari, Ni Komang Desy Artika;
Astawan, I Gede;
Tristiantari, Ni Ketut Desia
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9694
Literasi sains merupakan keterampilan esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan kepraktisan media game edukasi berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) guna meningkatkan literasi sains siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validitas media game edukasi dinilai oleh tiga ahli, yaitu ahli materi pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli desain pembelajaran. Hasil validitas menunjukkan bahwa media game edukasi memperoleh skor rata-rata 4,79 dari ahli materi pembelajaran (sangat baik), 4,79 dari ahli media pembelajaran (sangat baik), dan 4,84 dari ahli desain pembelajaran (sangat baik). Kepraktisan media diuji melalui uji coba perorangan dan uji coba kelompok kecil, dengan hasil rata-rata persentase kepraktisan sebesar 93% (sangat baik) pada uji coba perorangan dan 95% (sangat baik) pada uji coba kelompok kecil. Dengan demikian, media game edukasi yang dikembangkan terbukti valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPA guna meningkatkan literasi sains siswa
Efektivitas Inkuiri Terbimbing dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP
Yunita, Devira Cahaya;
Martini, Martini
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9773
Keterampilan proses sains merupakan aspek penting dalam pembelajaran sains karena memungkinkan siswa memahami konsep secara lebih mendalam melalui investigasi ilmiah. Namun, keterampilan ini masih rendah pada sebagian besar siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Desain penelitian yang digunakan yaitu one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 28 siswa yang diberikan pretest sebelum pembelajaran dan posttest setelahnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing. Hasil ini ditunjukkan oleh hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan proses sains sebelum dan sesudah pembelajaran, serta analisis N-Gain yang menunjukkan peningkatan keterampilan proses dalam kategori sedang dengan skor rata-rata 0,67. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
Analisis Kesesuaian Modul Ajar dengan Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Jawa Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Fatimah, Dea Fitriani;
Insani, Nur Hanifah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9691
Modul Ajar digunakan sebagai pedoman pembelajaran saat ini. Pada pelaksanaanya, pembelajaran tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan pedoman yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian modul ajar dengan pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri 26 Semarang, mengetahui kendala yang mempengaruhi kesesuaian modul ajar dengan pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri 26 Semarang, dan merumuskan solusi atas kendala yang mempengaruhi kesesuaian modul ajar dengan pelaksanaan pembelajaran bahasa Jawa di SMP Negeri 26 Semarang. Metode kualitatif serta pendekatan studi kasus digunakan pada penelitian ini. Pada penelitian ini telah ditemukan hasil bahwa terdapat kesesuaian dan ketidaksesuaian pada penerapan modul ajar bahasa Jawa di kelas. Ketidaksesuaian tersebut dipengaruhi oleh kendala-kendala baik dari guru itu sendiri, waktu, bahasa, hingga sarana dan prasarana. Berdasarkan kendala-kendala tersebut diperoleh solusi seperti meningkatkan kualitas guru dalam penyusunan modul ajar dengan pelatihan, penggunaan kamus bahasa Jawa dalam kegiatan pembelajaran, serta memperbaiki sarana dan prasarana di sekolah. Dari perbandingan dua guru yang berbeda, pembelajaran oleh guru yang membuat modul ajar sendiri cenderung lebih tersusun daripada guru yang menggunakan modul ajar dari MGMP
Keterkaitan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pelajar dalam Memilih Jajanan
Veronica, Anita;
Abidin, Zaenal
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9721
Konsumsi jajanan tidak sehat di kalangan siswa SMP merupakan masalah kesehatan yang berdampak negatif jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sikap, perilaku, dan pengetahuan siswa SMP Negeri 1 Gempol, Kabupaten Cirebon mengenai konsumsi jajanan sehat. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif cross-sectional, dengan mengumpulkan data dari 161 siswa kelas sembilan yang dipilih secara acak menggunakan kuesioner. Temuan penelitian menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara sikap, tindakan, dan pengetahuan siswa tentang mengonsumsi camilan bergizi. Siswa dengan pengetahuan baik tentang gizi dan zat aditif makanan cenderung memiliki siskap positif terhadap jajanan sehat, yang memengaruhi perilaku mereka dalam memilih jajanan. Nilai Perarson Chi-Square sebesar 70.591 (df=4, p<0,001) menunjukan hasil yang valid dan andal. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa intervensi untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kesehatan, serta mengubah sikap siswa, efektif mendorong perilaku konsumsi jajanan yang lebih baik
Penerapan Proyek Seni Tari Berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics dalam Mengeksplorasi Kreativitas Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah
Oktaviani, Isra;
Agnesa, Oki Sandra
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9724
Pembelajaran seni budaya terkhusus seni tari, memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan kreativitas dari seorang peserta didik terutama di kelas V, dengan penggunaan pendekatan STEAM dapat membantu dalam meningkatkan kreativitas dari peserta didik. Oleh karenanya, dilakukan penelitian untuk mengetahui penerapan seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplorasi kreativitas peserta didik di kelas V dan faktor yang mempengaruhi penerapan proyek seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplorasi kreativitas. Metode pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian quasi-experiment dipilih untuk membuktikan dugaan tersebut, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 67 peserta didik di kelas V. Hasil uji mann-whitney memperoleh kriteria 0,00 < 0,05, yang mana lebih rendah taraf signifikan maka H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara proyek seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplorasi kreativitas peserta didik kelas V MI Sains Al Hidayah Kota Sorong. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kreativitas pada kelas eksperimen sebesar 39%, sedangkan pada kelas kontrol hanya sebesar 19,5% Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian yang dilakukan terkait penerapan proyek seni tari berbasis STEAM dalam mengeksplor kreativitas peserta didik pada kelas V berhasil mengalami peningkatan.
Membangun Toleransi Beragama di Sekolah Dasar
Diva I, Nadila Rizka;
Suhendra, Aditia;
Anggun, Anggun;
Susilawati, Estiana;
Wahyuni, Deli;
Fansuri, Siti;
Nurfardianti, Nurfardianti;
Wulandari, Citra
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9741
Indonesia merupakan negara dengan keberagaman agama dan budaya yang sangan tinggi dalam lingkungan Pendidikan, khususnya sekolah dasar, keberagaman ini menjadi tantangan dalam membangun kesadaran toleransi sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa dalam menghargai perbedaan, serta memperkuat karakter dan kemampuan mereka dalam konteks perdadaban nasional dan kepercayaan pada Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengenalan kesadaran toleransi beragama pada peserta didik dapat dilakukan melalui berbagai program, mulai dari program sekolah hingga program kelas. Melibatkan siswa dalam berbagai program yang dapat memupuk rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta mencapai misi sekolah untuk mencetak lulusan yang cerdas, kreatif, sehat, peduli, berkarater religius, dan nasionalis. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa melibatkan siswa dalam berbagai program yang dapat memupuk rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan dapat membantu meningkatkan kesadaran toleransi beragama pada siswa sekolah dasar
Peran Profesional Guru PAI dalam Menanamkan Karakter Kecintaan terhadap Sejarah Kebudayaan Islam pada Siswa Sekolah Dasar
Munawir, Munawir;
Anjani, Naela;
Wafiyah, Al Fishatul
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9750
Sejarah dan kebudayaan Islam merupakan bagian penting dari pembentukan identitas dan nilai-nilai moral dan pendidikan karakter siswa, Guru sebagai pendidik profesional memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang dapat membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran profesional guru dalam menanamkan karakter kecintaan terhadap sejarah dan kebudayaan Islam pada siswa Sekolah Dasar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan kebudayaan Islam meliputi: penggunaan metode pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Integrasi nilai-nilai sejarah dan kebudayaan Islam dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, keteladanan guru dalam sikap dan perilaku yang mencerminkan penghargaan terhadap sejarah dan kebudayaan Islam. Serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru memegang peran kunci dalam membentuk karakter siswa melalui pendekatan holistik dan integratif, sehingga siswa tidak hanya memahami sejarah dan kebudayaan Islam secara kognitif, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai sejarah dan kebudayaan Islam dalam kurikulum serta perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif