Articles
4,416 Documents
Peningkatan Kreativitas Mahasiswa dengan Menggunakan Model Think Pair Share (TPS) pada Mata Kuliah Kewarganegaraan
Simaremare, Tohap Pandapotan;
Taufika, Ryan;
Usmanto, Heri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2753
Belum adanya penerapan model yang inovatif dan media pembelajaran menjadi permasalahan dari hasil refleksi awal yang berakibat kurangnya kreatifitas mahasiswa dan merasa bosan saat pembelajaran berlangsung.  Penggunaan model Think Pair Share (TPS) memiliki tujuan dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur sebagai berikut yaitu : (1) Tahap perencanaan (plannig), (2) Tahap tindakan (acting), (3) Tahap pengamatan (observing), (4) Tahap refleksi (refleting). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran Kewarganegaraanâ€dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share pada mahasiswa PPKn tahun pelajaran 2021/2022â€dengan selalu memotivasi mahasiswa dan pada proses pembelajaran dosen yang bertindak sebagai fasilitator, motivator, membimbingâ€mahasiswa secara menyeluruh, melibatkan mahasiswa dalam membuat kesimpulan serta melaksanakan umpan balik sehingga aktivitas belajar mahasiswa meningkat. â€Dengan perolehan data pada siklus pertama sebesar 52%, meningkat pada siklus kedua sebesar 65% dan sebesar 82% pada siklus ketiga. â€Model Think Pair Share akan efektif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa apabila penerapannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur dan karakteristik mahasiswa.
An Analysis of Competency Achievement of Elementary Teacher Candidates in Micro Teaching During The Covid-19 Pandemic
Atmojo, Setyo Eko;
Lukitoaji, Beny Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2754
This study aims to analyze the competency achievement of prospective elementary school teacher students in micro teaching during the covid-19 pandemic. Competence in micro teaching is a fundamental competence that must be mastered by prospective elementary school teacher students. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques using observation techniques, questionnaires and documentation. The data analysis technique was carried out descriptively. The research subjects were students of class A6 and A7, totaling 80 students. This research was conducted from February-July 2021. The results showed that 36.50% of students achieved a score of > 71 and 45.75% of students achieved a score of > 81 which were in the high category. Meanwhile, 85.20% of students have carried out these aspects well and obtained a score of > 70. This shows that through online micro teaching that is well planned and packaged, it is still able to lead students to achieve the expected competencies. The achievement of this micro teaching competency is due to the selection of the right learning media and infrastructure. The media used has a good level of convenience and flexibility so that all students can apply it well and have a good impact on the achievement of micro teaching competencies.
Media Pembelajaran sebagai Sarana Self Determination Learning pada Konteks Pembelajaran Jarak Jauh
Prathamie, Rahayu Rizky;
Lustyantie, Ninuk;
Setiadi, Samsi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2755
Kemajuan teknologi pada era revolusi industry 4.0 memiliki dampak tersendiri pada aspek Pendidikan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan teknologi sebagai media dukung proses pembelajaran di masa pandemic Covid-19 dengan adanya pemberlakuan pembelajaran Jarak Jauh. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui bagaimana konsep pembelajaranmandiri pada konteks pembelajaran jarak jauh. Metode yang digunakan yaitu study Pustaka untuk mengetahui informasi terkini terkait dengan pembelajaran mandiri pada era pandemic, serta observasi langsung untuk mengetahui proses pembelajaran jarak jauh yang diimplementasikan di sekolah. Berdasarkan studi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tidak semua pihak baik pengajar maupun peserta didik dapat mempraktikkan proses pembelajaran jarak jauh dengan baik. Pihak pengajar belum memberikan media serta proses belajaran yang menyenangkan, tidak monoton. Pengimplementasian konsep heutagogy, peeragogy dan cybergogy untuk proses pembelajaran jarak jauh sangat membantu terciptanya pembelajaran yang efektif. Pada pihak peserta didik, kemandirian belajar perlu dibarengi dengan adanya emosi positif, motivasi belajar, manajemen waktu yang baik serta dukungan dari lingkungan sekitar seperti adanya perhatian dari orang tua dan lingkungan sosial yang mendukung proses belajar mandiri.Â
The Effectiveness of Youtube on Elementary School Students’ Reading Skills During the Covid-19 Pandemic
Kurniasari, Narwastu Ajeng;
Widodo, J. Priyanto;
Yappi, Shierly Novalita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2756
The goal of this study was to examine how effective YouTube was as a learning medium during pandemic Covid-19 at SDN Bluru Kidul II Sidoarjo. The researchers used quantitative study, specifically the descriptive design, to assess the effect of YouTube as a learning tool used during pandemic Covid-19 on the reading skills of students at SDN Bluru Kidul II Sidoarjo in the academic year 2020/2021. Thirty students from class 6-A in the sixth grade were chosen as purposive samples, with 15 students serving as the experimental group and 15 serving as the control group. Test  were given both before and after the treatment during this experiment. The results demonstrated that there are no statistically significant differences between the experimental and control groups in the pre-test, as the indicator level is (0.723), which is greater than 0.05 and statistically insignificant. Then, in the post-test, there are statistically significant differences between the experimental group and the control group, with the value of the indication level being (0.004), for mean scores of YouTube effectiveness in the experimental group with an average of 8.26 and 7.65 in the control group. The difference in mean scores between groups was statistically significant (t-value = 2.776, p-value =.004). According to the study's findings, the level of efficacy of using YouTube as a teaching tool to increase students' reading skills was extremely high.
Kreativitas Guru dalam Mengefektifkan Pembelajaran Hibrida dan Assesment Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19
Bali, Muhammad Mushfi El Iq;
Munawwaroh, Lailatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2757
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 menyebabkan berbagai persoalan, seperti pada proses pembelajaran siswa dan assesment pembelajaran siswa. Guru sangat membutuhkan model assement pembelajaran yang mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang tepat dan layak, baik untuk guru maupun siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen terkait. Subjek penelitian ini meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di MIN 1 Probolinggo. Pembahasan dalam artikel ini untuk memberikan garis besar pilihan sebagai penilaian yang dapat dijadikan semacam perspektif bagi guru dalam memimpin penilaian dan menilai hasil belajar siswa secara tatap muka selama pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Konsekuensi dari penelitian ini adalah beberapa jenis model penilaian yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran tatap muka, antara lain evaluasi berbasis online, penilaian portofolio, dan penilaian diri.
Kecenderungan Perilaku Agresif Anak pada Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja
Anggraini, Anggraini;
Arifin, Andi Agustan;
Alhaddad, Bujuna;
Puspita, Rita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2758
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui (1) Kecenderungan perilaku agresif anak pada ibu yang bekerja, (2) Kecenderungan perilaku agresif anak pada ibu yang tidak bekerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data digunakan untuk memperoleh data dan informasi tentang kecenderungan perilaku agresif anak pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja adalah wawancara, dan observasi. Informan dalam penelitian ini adalah 2 anak dengan kcenderungan perilaku agresif, 2 orang ibu (orangtua), 2 orang guru sebagai informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan perilaku agresif anak pada ibu yang bekerja disebabkan karena perlakuan manja dan keinginan yang tidak terpenuhi serta pengaruh tayangan media. Kecenderungan agresif anak pada ibu yang tidak bekerja disebabkan karena perlakuan kasar dan kekerasan fisik, serta keinginan memiliki kepunyaan orang lain. Kecenderungan perilaku tersebut, tidak banyak disebabkan oleh ibu yang bekerja dan tidak bekerja akan tetapi pada pola asuh orangtu dan pemberian model yang ditiru dan didapatkan oleh anak.
Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran di SMP
Diana, Ria Elva;
Manaf, Ngusman Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2759
Masalah penelitian ini adalah berdasarkan peristiwa dalam proses berkomunikasi antara pelajar terhadap guru karena kurang memperdulikan pengunaan prinsip kesantunan yang terjadi saat proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ada menjelaskan pengunaan prinsip kesantunan dalam tindak tutur direktif menyuruh oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMP Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data (SBLC). Data dalam penelitian ini berupa tuturan direktif guru sumber data adalah guru bidang studi bahasa Indonesia yang ada di SMP Negeri 21 Merangin SMP Negeri 32 Merangin dan SMP Negeri 43 Merangin. Hasil yang diperoleh berdasarkan temuan penelitian tuturan guru bahasa Indonesia SMP Negeri 21 Merangin, SMP Negeri 32 Merangin dan SMP Negeri 43 Merangin Jumlah tuturan yang teridentifikasi tindak tutur menyuruh terdiri dari 668 tuturan pematuhan maksim kesantunan berjumlah 324 tuturan yang terdiri dari maksim (1) Maksim Kearifan, (2) Maksim Kedermawanan, (3) Maksim Pujian, (4) Maksim Kerendahan Hati, (5) Maksim Kesepakatan dan (6) Maksim Kesimpatian. Berdasarkan temuan penelitian kesantunan berbahasa yang sering digunakan guru dalam mematuhi kesantunan berbahasa tindak tutur direktif menyuruh adalah maksim kearifan. Konteks tuturan yang banyak digunakan dalam pematuhan maksim S3 (-S,+R) situasi 3 dengan konteks topik tutur tidak sensitif dan suasana tidak tenang dan S4 (-S,-R) situasi 4 dengan konteks topik tutur tidak sensitif dan suasana tenang.
The Potential of Interactive Teaching Materials of Natural Science Practicum Courses in Elementary School by Distance Learning
Budiastra, A.A. Ketut;
Ichwan, Ichwan;
Kadarisman, Kadarisman;
Casmat, Memet;
Erlina, Nia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2760
Distance learning is not new to education, but it requires more dedication and initiative than the implementation of conventional education. Distance learning in lectures is the implementation of learning when students and lecturers cannot attend face to face at the same time in the campus lecture hall. One of the efforts to implement distance learning is to use interactive literacy activities. This study aims to examine that this era has implications for Indonesia as a country that wants to become a developed country, especially in education. This type of research is descriptive research in the literature. The results of the description discuss (1) Efforts to adapt natural science practicum learning according to the times; (2) Provision of teaching materials to support the tutorial interaction process in natural science practicum activities; and (3) Students' readiness in implementing natural science practicum in distance learning. This study highlights several theoretical and empirical contributions. It provides recommendations that the implementation of remote practicum through digital media and the use of materials available in the surrounding environment need interactive instruction support to support student practicum competencies
Pengembangan LKPD Berbasis SETS (Science, Environment, Technology, And Society) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Susana, Susana;
Distrik, I Wayan;
Surbakti, Arwin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2761
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan LKPD yang praktis, efektif dan valid untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar. Pengembangan ini menggunakan desain yang dikembangkan oleh Borg dan Gallyang terdiri atas 10 lengkah. Sebelum dilakukan uji lapangan terlebih dahulu dilakukan uji ahli untuk melihat validitas isi dan konstruk.Uji lapangan dilakukan di sekolah SD Negeri 1 Perumnas Way Halim. dengan jumlah sampel 58 yang terdiri atas kelas experiment sebanyak 28 siswa dan kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Sempel diambil secara cluster rendem sempling .Desain pengembangan ini menggunakan the static pretes-postes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis SETS dinyatakan: 1) valid yang ditunjukkan dengan valid isi dengan skor 77,valid Bahasa 83,33 dan konstruk yang terdiri atas kevalidan gambar/media dengan skor 92 . 2) praktis yang ditunjukkan dengan keterlaksanaan produk 89.33%, dan respon siswa positif (83.29% siswa menyatakan puas); 3) Efektif yang ditunjukkan dengan perbedaan n-gain yang signifikan antara kelas eksperimen (0,56) dan kelas kontrol (0,27). Disampulkan bahwa LKPDÂ berbasis SETS cukup valid, praktis, dan efektif digunakan pada siswa kelas IV untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik
Berpikir Positif dan Kepercayaan Diri terhadap Kualitas Hidup
Ramadhani, Ayunda;
Ulfia, Fatina
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2762
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berpikir positif dan kepercayaan diri terhadap kualitas hidup mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 106 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala kualitas hidup, berpikir positif, dan kepercayaan diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan berpikir positif dan kepercayaan diri terhadap kualitas hidup dengan nilai F hitung = 83.529 > F tabel = 3,09 dan nilai p = 0.000 serta memiliki kontribusi pengaruh (R2) sebesar 61.9%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan berpikir positif terhadap kualitas hidup dengan nilai koefisien beta (β) = 0.697, t hitung = 6.854 > t tabel = 1.983, dan nilai p = 0.000 (p < 0.05); (3) tidak terdapat pengaruh kepercayaan diri terhadap kualitas hidup dengan nilai koefisien beta (β) = 0.109, t hitung = 1.069 < t tabel 1.983, dan nilai p = 0.288 (p > 0.05).