cover
Contact Name
Octavia Dwi Wahyuni
Contact Email
octaviaw@fk.untar.ac.id
Phone
+6282122010570
Journal Mail Official
tmj@fk.untar.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Gedung J Lt. 2 Jl. Letjen S.Parman No. 1, Grogol, Jakarta Barat Kode Pos: 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Tarumanagara Medical Journal
ISSN : 26547147     EISSN : 26547155     DOI : https://doi.org/10.24912/tmj
Core Subject : Health, Science,
Tarumangara Medical Journal adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Tarumangara Medical Journal berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli. Konten Tarumanagara Medical Journal meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 395 Documents
Hubungan antara obesitas sentral dengan kejadian dislipidemia pada karyawan Universitas Tarumanagara pengunjung poliklinik Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara November 2016 - April 2017 Kartika Sutanto; Idawati Karjadidjaja
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3836

Abstract

Dislipidemia adalah salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskuler dan serebrovaskular yang sangat penting, sehingga deteksi dini dislipidemia juga menjadi sangat penting. Sejak lama obesitas sudah dikaitkan dengan dislipidemia, terutama obesitas sentral. Masalah dari penelitian ini adalah mencari apakah ada hubungan obesitas sentral dengan kejadian dislipidemia pada karyawan Universitas Tarumanagara pengunjung Poliklinik Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara periode November 2016 - April 2017, sehingga hasil pengukuran lingkar pinggang nantinya bisa dipakai untuk memprediksi kejadian dislipidemia. Metode penelitian menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel didapatkan menggunakan metode non-random consecutive sampling. Data yang diperoleh diuji statistik dengan uji chi-square menggunakan program SPSS 22. Hasilnya didapatkan 68 responden, terdiri dari 31 (45,64%) laki-laki dan 37 (54,4%) perempuan. Obesitas sentral didapatkan pada 45 responden, 20 (44,4 %) responden laki-laki dan 25 (55,6 %) responden perempuan. Dislipidemia didapatkan pada 45 responden, 22 (48,9 %) responden laki-laki dan 23 (51,1%) responden perempuan. Dari uji statistik didapatkan hubungan bermakna antara obesitas sentral dengan dislipidemia (p = 0,023 dan PR = 1,580).
Hubungan antara kadar hemoglobin dengan tingkat prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2013 Lydia Kusuma; Kumala Dewi
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3837

Abstract

Hemoglobin merupakan protein yang memberikan warna merah dan mempertahankan bentuk eritrosit. Selain itu, hemoglobin juga berperan dalam membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh serta membawa karbondioksida kembali ke paru-paru. Nilai hemoglobin normal pada laki-laki 13 – 18 g/dL; sedangkan pada perempuan 12 – 16 g/dL. Jika konsentrasi hemoglobin dalam tubuh berada di bawah nilai normal maka terjadilah anemia. Di negara berkembang, penyebab anemia terbanyak adalah defisiensi zat besi. Defisiensi zat besi menyebabkan terganggunya perkembangan kognitif dan motorik, kelelahan, dan menurunnya kemampuan belajar karena tidak adanya semangat dan konsentrasi. Hal ini dapat berdampak pada keberhasilan belajar, kesehatan jasmani, dan kecerdasan. Pada penelitian ini, peneliti mencari hubungan antara kadar hemoglobin dengan tingkat prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2013 yang dilakukan dari Januari 2016 hingga Juni 2017. Penelitian ini bersifat analitik cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan consecutive non-random sampling di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Dari hasil penelitian didapatkan proporsi mahasiswa yang mengalami anemia sebesar 13,3% dan didapatkan 62,5% mahasiswa yang memiliki IP kurang baik. Setelah data diolah melalui Statistical Product and Service Solution versi 23 didapatkan p = 0,699. Berdasarkan nilai tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan tingkat prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2013.
Hubungan antara tingkat stres dengan hasil belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2014 Metta Andriliani Tantra; Enny Irawaty
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3838

Abstract

Stres merupakan suatu perasaan emosional yang sering dialami manusia, terutama bagi mereka yang menghadapi tuntutan untuk bertindak secara cepat dan tepat. Mahasiswa kedokteran dalam pendidikannya dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres yang dialami mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara dan keterkaitannya dengan hasil belajar Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Tingkat stres mahasiswa diukur dengan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale. Data hasil belajar didapatkan dari pengumuman hasil ujian tulis dan KKD. Tingkat stres yang paling banyak dialami mahasiswa adalah stres sedang (78,4%), diikuti stres berat (12,2%) dan stres ringan (9,5%). Hasil belajar mahasiswa yang didapatkan yaitu lulus blok sebesar 81,2% dan gagal blok sebesar 18,9%. Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya hubungan antara tingkat stres dan hasil belajar (nilai p>0,05). Banyak mahasiswa kedokteran yang mengalami stres, namun tidak memiliki keterkaitan dengan hasil belajar, seberapapun tingkat stres yang dialaminya.
Hubungan Activity Daily of Living (ADL) dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Wreda Budhi Dharma Bekasi Ni Luh Putu Citramas; Noer Saelan Tadjudin
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3839

Abstract

Lanjut Usia adalah kelompok usia pada manusia yang telah mengalami fase akhir kehidupan mereka. Ditandai dengan perubahan psikis, penurunan fungsi tubuh yang dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Activity Daily of Living (ADL) dengan Tingkat Depresi pada lansia di Pantai Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total population sampling sebanyak 96 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Indeks ADL Barthel dan Geriatric Depression Scale (GDS). Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapatnya hubungan yang signifikan antara Activity Daily of Living dengan Tingkat Depresi, dengan p value= < 0,001. Disarankan kepada pihak Panti Sosial Tresna Werdha Bekasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala setiap bulannya.
Hubungan gaya belajar dengan prestasi akademik pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2016 Phoenix Hong; Arlends Chris
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3840

Abstract

Berdasarkan salah satu penelitian di empat Universitas Negeri di Malaysia, faktor kognitif telah menjadi salah satu faktor yang paling memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Dengan melakukan pengembangan faktor kognitif, prestasi akademik cenderung akan meningkat. Gaya belajar merupakan bagian dari faktor kognitif, sikap dan psikologis. Berdasarkan Kolb’s Learning Style, gaya belajar terbagi menjadi Accomodating, Diverging, Assimilating dan Converging. Gaya belajar yang paling sesuai dimiliki mahasiswa kedokteran adalah Converging. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi akademik dengan metode belajar yang sesuai berdasarkan data gaya belajar mahasiswa, mengetahui gaya belajar yang dominan dan rerata prestasi akademik serta hubungan antara gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran pada tingkat pertama yaitu angkatan 2016. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas mahasiswa memiliki gaya belajar Assimilating (43,68%) diikuti Diverging (31,03%), Converging (16,09%) dan Accomodating (9,2%) dengan rerata prestasi akademik yaitu 3,02 ± 0,62; 2,99 ± 0,63; 2,73 ± 0,57; 2,73 ± 0,71. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara (p value = 0,035). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan gaya belajar yang sesuai, akan didapatkan prestasi belajar yang lebih baik
Uji fitokimia dan perbandingan efek antioksidan pada daun teh hijau, teh hitam, dan teh putih (Camellia sinensis) dengan metode DPPH (2,2-difenil-1- pikrilhidrazil) Prematellie Jaya Leslie; Shirly Gunawan
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3841

Abstract

Teh merupakan salah satu minuman yang sangat sering dikonsumsi di seluruh dunia. Teh berasal dari tanaman Camellia sinensis dan dapat dibagi dalam beberapa kelompok, seperti teh hijau, teh hitam dan the putih. Perbedaan ketiga teh tersebut adalah dari cara pemerosesannya. Salah satu senyawa pada daun teh yang memiliki efek antioksidan adalah EGCG (epigallocatechin-3-gallate). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan efek antioksidan pada daun teh hijau, hitam dan putih. Penilaian kandungan metabolit sekunder dilakukan dengan uji fitokimia sedangkan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-Difenil-1- Pikrilhidrazil). Berdasarkan penelitian yang dilakukan senyawa metabolit sekunder terbanyak pada sampel segar dan ekstrak dengan pelarut metanol adalah golongan steroid dan fenolik. Aktivitas antioksidan dilihat dari nilai IC 50 (half maximal inhibitory concentration) pada setiap sampel uji. Berdasarkan hasil penelitian nilai IC 50 pada daun teh hijau sebesar 58,61 ?g/ml, daun teh putih 74,75 ?g/ml dan yang terendah adalah daun teh hitam sebesar 137,60 ?g/ml, sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel yang memiliki efek antioksidan terkuat adalah daun teh hijau.
Pengaruh lingkungan fisik rumah terhadap kejadian ISPA pada balita di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon periode Juli - Agustus 2016 Prima Putri; Melani Rakhmi Mantu
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3842

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang sering terjadi dan merupakan salah satu penyebebab morbiditas dan mortilitas pada anak dan balita. Beberapa faktor yang mempengaruhi ISPA seperti virus, bakteri, gizi buruk, keadaan daya tahan tubuh, keadaan lingkungan luar maupun dalam rumah seperti kurang ventilasi, kelembaban dan kepadatan penghuni. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik rumah terhadap kejadian ISPA pada balita (0-60 bulan) di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon periode Juli – agustus 2016. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel dipilih menggunakan cara non random consecutive sampling dengan mengunjungi tempat tinggal balita untuk membagikan kuesioner, melakukan observasi dan pengukuran terhadap lingkungan fisik rumah. Penelitian ini menemukan total sampel sebanyak 90 balita. Prevalen dengan kejadian ISPA sebanyak 31 balita (34,4%) dan yang tidak mengalami kejadian ISPA sebanyak 59 balita (65,6%). berdasarkan uji statistik Pearson Chi square dengan koreksi Yates didapatkan hubungan yang bermakna antara lantai (p=0,001), dinding (p=0,001), ventilasi (p=0,001), atap (p=0,001) dan rokok (p=0,006) dengan kejadian ISPA pada balita. Berdasarkan uji Fisher’s exact test didapatkan hubungan yang bermakna antara kepadatan penghuni (p=0,001) dan bahan bakar yang digunakan untuk memasak (p=0,038) dengan kejadian ISPA pada balita. Diperlukan upaya promosi kesehatan dan tindakan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan terutama kondisi rumah untuk mencegah kejadian ISPA pada balita.
Hubungan kualitas tidur dengan hasil belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Stefanie Stefanie; Enny Irawaty
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3843

Abstract

Mahasiswa kedokteran memiliki beban tugas dan tanggung jawab yang berat. Hal tersebut dapat memengaruhi gaya hidup, termasuk pola tidur. Gangguan tidur dapat berdampak buruk terhadap fungsi kognitif, memori, dan kemampuan memusatkan perhatian, sedangkan hal tersebut penting untuk keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan hasil belajar pada mahasiswa kedokteran. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 205 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Hasil belajar dinilai berdasarkan hasil komponen teori suatu blok sebelum ujian remedial. Pada penelitian ini digunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel tersebut. Sebanyak 144 mahasiswa (73,1%) mengalami kualitas tidur buruk dan 78 mahasiswa (39,6%) memiliki hasil belajar yang buruk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan hasil belajar. Mahasiswa dengan kualitas tidur buruk tidak selalu mendapatkan hasil belajar yang buruk.
Hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada anak di Kelurahan Tomang periode Januari-Maret 2017 Stella Angelina; Oentarini Tjandra
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3844

Abstract

Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik pada anak berbeda dengan penggunaan antibiotik pada orang dewasa. Di Indonesia masih banyak penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Pengetahuan dan sikap yang dimiliki orang tua terutama ibu sangatlah penting dalam perilaku penggunaan antibiotik pada anak. Banyak faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada anak. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Responden berjumlah 130 orang dengan teknik non probability sampling menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis Uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,002) dan sikap (p-value <0,0001) ibu terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada anak. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu usia, pendidikan terakhir, pekerjaan dan pendapatan bulanan. Dari semua faktor itu hanya pendidikan terakhir yang memiliki hubungan yang bermakna dengan pengetahuan dengan p-value = 0,044. Kesimpulannya yaitu perlu dilakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak pada anak serta perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada anak pada ibu yang bekerja dan berprofesi lain selain ibu rumah tangga.
Uji fitokimia dan efek buah ara (Ficus carica l.) terhadap kadar malondialdehid (MDA) darah dan otak tikus Sprague dawley yang diinduksi hipoksia sistemik kronik Vivian Wu; Taty Rusliati Rusli
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3845

Abstract

Pasokan aliran oksigen yang cukup dan konsisten diperlukan oleh otak. Keadaan hipoksia dapat menyebabkan stres oksidatif yang berakibat pada gangguan serius. Stres oksidatif dapat ditekan dengan pertahanan antioksidan yang melebihi produksi Reactive Oxygen Species (ROS). Buah ara (Ficus carica L.) merupakan tumbuhan obat yang sangat menjanjikan manfaatnya karena kandungan senyawa fitokimianya memiliki kapasitas antioksidan alami yang kuat dan potensial yang pada akhirnya dapat menangani berbagai masalah kesehatan; kanker, penyakit pembuluh darah dan saraf. Uji fitokimia yang dilakukan pada buah ara segar (Ficus carica L.). Tikus Spargue dawley dibagi menjadi 4 kelompok (n=8/kelompok) dengan masing-masing kelompok dibagi lagi menjadi 2 subkelompok (n=4/subkelompok) dengan pemberian dosis buah ara yang berbeda kemudian semua tikus dilakukan perlakuan hipoksia (8% O2) selama 1 hari, 3 hari dan 7 hari kecuali kelompok kontrol (normoksia). Sampel darah dan otak digunakan untuk mengukur kadar MDA dengan metode Wills, analisa gas darah dan hematologi. Buah ara (Ficus carica L.) mengandung senyawa fitokimia golongan alkaloid, fenolik, flavonoid dan triterpenoid. Kadar MDA darah dan otak pada kedua kelompok tikus dengan pemberian dosis buah ara sesuai ketentuan meningkat bermakna jika dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0.05) dan memiliki korelasi kuat. Berdasarkan analisa gas darah dan hematologi;pO2, pCO2, HCO3 dan saturasi O2 menurun, sementara semua parameter hematologi meningkat. Buah ara dapat menekan stres oksidatif dan mengurangi terjadinya kerusakan lipid akibat hipoksia yang dinyatakan dalam kadar MDA.

Page 6 of 40 | Total Record : 395