cover
Contact Name
Muhammad Ridha Kasim
Contact Email
ridha.kasim@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.flyover@umi.ac.id
Editorial Address
Lantai 4 Gedung Pascasarjana UMI, Jalan Urip Sumoharjo Km 4, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Flyover
ISSN : -     EISSN : 28295684     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal Flyover (JFO) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Magister Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, yang diterbitkan 2 (Dua) kali setahun pada bulan Juni & Desember. Diterbitkan dalam Bahasa Indonesia Jurnal Flyover mencakup kelimuan teknik sipil, yaitu: 1. Struktur 2. Mekanika Tanah 3. Geoteknik 4. Keairan 5. Jalan dan Transportasi 6. Manajemen Proyek dan K3
Articles 84 Documents
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Jongaya dengan Menggunakan Software HEC-RAS Riduan; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2181

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Makassar tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur, yang menyebabkan berkurangnya daerah resapan air hujan dan meningkatnya limpasan permukaan. Salah satu daerah yang sering mengalami genangan adalah Kanal Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem jaringan dan kapasitas saluran drainase pada kanal tersebut dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Analisis dilakukan dengan pendekatan hidrologi dan hidraulika, termasuk perhitungan curah hujan rancangan menggunakan metode distribusi Log Pearson Type III dan penghitungan debit limpasan dengan metode rasional. Selanjutnya, kapasitas kanal dianalisis melalui simulasi HEC-RAS untuk mengetahui kemampuan saluran dalam menampung debit air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kanal saat ini tidak mampu menampung debit limpasan maksimum pada beberapa titik, yang menyebabkan terjadinya luapan dan genangan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perencanaan ulang saluran drainase untuk meningkatkan kapasitas tampung air serta mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.
Kajian Peran P3A Sipakainga 1 terhadap Kinerja Jaringan Irigasi Saddang UPTD Langnga Kabupaten Pinrang Nirmalawaty, Dzun; Musa, Ratna; Latif, Andi Amin
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2192

Abstract

Kabupaten Pinrang adalah satu daerah yang memiliki sistem irigasi yang luas dan merupakan salah satu lumbung padi utama di Sulawesi Selatan, namun permasalahan dalam pengelolaan jaringan irigasi menjadi kendala dalam tercapainya efisiensi penggunaan air yang optimal bagi petani. Dengan dibentuknya P3A yang merupakan kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi solusi terhadap persalan-persoalan air irigasi yang muncul ditingkat usaha tani, termasuk dalam permasalahan penurunan hasil pertanian sebesar 60% di kecamatan Watang Sawitto Kelurahan Sipatokkong Kabupaten Pinrang.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui indeks kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD Langnga serta mengetahui dan menganalisis peran P3A Sipakainga 1 terhadap kinerja jaringan irigasi. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dan bersumber dari beberapa survey dari instansi terkait dan dilokasi penelitian. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kinerja irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD langnga tergolong baik dengan nilai index 75,88 sedangkan peran P3A Sipakainga 1 terhadap kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi Saddang UPTD Langnga Kecamatan Watang Sawitto tergolong berkembang dengan nilai rata-rata indeks 71,47.
Kajian Model Debit Banjir Hidrograf Daerah Aliran Sungai Maros Putri, Adellina Sahnaz Susanto; Ashad, Hanafi; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2193

Abstract

Sungai Maros, yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, merupakan salah satu sungai utama yang memiliki fungsi strategis dalam mendukung keberlanjutan sistem tata air wilayah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini menghadapi peningkatan risiko banjir akibat intensifikasi curah hujan, perubahan penggunaan lahan, serta kompleksitas topografi Daerah Aliran Sungai (DAS). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bentuk pola dan model persamaan debit banjir Sungai Maros melalui pendekatan metode HSS Nakayasu dan HSS Snyder, serta untuk mengidentifikasi besarnya debit puncak banjir yang terjadi pada berbagai kala ulang. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa model persamaan debit pada HSS Nakayasu dan Snyder condong ke bentuk polinomial orde enam, dengan R² masing-masing sebesar 0,9638 dan 0,977, mengindikasikan bahwa kedua metode tersebut mampu merepresentasikan karakteristik debit banjir dengan lebih rinci dan akurat. Dari segi debit puncak, Metode HSS Nakayasu menunjukkan nilai Q200 sebesar 1139,807 m³/dtk yang terjadi pada jam ke-8, sedangkan metode HSS Snyder memberikan debit maksimum tertinggi, yaitu Q200 sebesar 1205,8443 m³/dtk yang terjadi pada jam ke-13.
Kajian Tebal Lapis Permukaan dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan dan Metode AASTHO: Perkerasan Preservasi Jalan Ruas Maros Pangkep S, Supriadi; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2194

Abstract

Jalan poros Maros - Pangkep yang merupakan salah satu jalan nasional yang menghubungkan antara kabupaten maros dan kabupaten Pangkep dan bagian dari jalan yang sangat vital untuk mendukung mobilisasi barang dan orang antara wilayah di Sulawesi Selatan, selain sebagai penghubung antara kota dan kabupaten jalan juga ini sangat penting bagi sector ekonomi lokal, terutama dalam distribusi barang hasil pertanian, industrI, dan komoditas lainnya dari kawasan maros dan pangkep keberbagai daerah lainnya.Peningkatan volume pada ruas ini mengakibatkan kerusakan pada lapis permukaan perkerasan sehingga menurunkan tingkat pelayanannya.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perencanaan dan komparasi tebal lapis permukaan perkerasan lentur dengan metode manual desain perkerasan jalan mdp 2024 dengan metode AASTHO 1993 mulai dari km 35+500 hingga km 37+500 pada preservasi jalan ruas Maros-Pangkap dengan panjang segmen 2.0 km. Dalam menentukan ketebalan lapis permukaan perkerasan lentur terdapat beberapa metode yang digunakan,termaksud pada penelitian ini menggunakan metode Manual desain perkerasan jalan 2024 dan American Assocation of state Highway And Trasportation Officials (AASTHO 1993).Hasil penelitian didapatkan perencanaan tebal lapis permukaan dengan metode manual desain perkerasan jalan mdp 2024 diperoleh ketebalan AC WC 50 mm sedangkan dengan metode AASTHO 1993 diperoleh ketebalan Aspal 100 mm. Kmparasi dari kedua metode sangat signifikan perbedaan ketebalan yang diperoleh dan adanya perbedaan perameter yang digunakan dalam penetuan tebal lapis perkerasan permukaaan jalan.
Kajian Prioritas Penanganan Jalan Menggunakan Aplikasi PKRMS Kombinasi dengan Metode AHP: Studi Kasus Ruas Jalan di Kabupaten Buton Selatan Kota Bau-Bau Raharja, Farid; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2195

Abstract

Prasarana transportasi darat berupa infrastruktur jalan dan jembatan merupakan faktor utama yang mendukung perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya suatu wilayah. Mengingat keterbatasan anggaran dalam penanganan jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara, penentuan urutan prioritas menjadi sangat penting agar penanganan jalan lebih tepat sasaran, efisien, dan efektif.Penelitian ini bertujuan menentukan bobot kriteria urutan prioritas penanganan jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menggunakan aplikasi Provincial/Kabupaten Road Management System (PKRMS) versi 1.4.5, yang dikombinasikan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilakukan terhadap lima ruas jalan di Kabupaten Buton Selatan, Kota Bau-Bau. Penentuan prioritas didasarkan pada enam kriteria utama: kondisi jalan, volume lalu lintas, konektivitas jalan, pengembangan kawasan, penghubung kawasan ekonomi dan pertanian, serta penghubung sarana pelayanan umum.Hasil penelitian menunjukkan urutan bobot kriteria sebagai berikut: penghubung sarana pelayanan umum (25%), penghubung kawasan ekonomi dan pertanian (19.5%), kondisi jalan (13%), konektivitas jalan (21%), pengembangan kawasan (19.5%), dan volume lalu lintas (10%). Urutan prioritas penanganan ruas jalan ditentukan dengan tiga alternatif analisis: menggunakan aplikasi PKRMS, metode AHP, dan kombinasi keduanya, sehingga memberikan rekomendasi prioritas yang mempertimbangkan aspek teknis maupun non-teknis. Pendekatan gabungan ini mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan prioritas penanganan jalan secara lebih optimal dan berkelanjutan
Aplikasi Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Perencanaan Durasi Pelaksanaan: Studi Kasus Proyek Paket Pekerjaan Longsoran Ruas Tarengge-Kayulangi Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan Yulianti, Fitria Devi; Ashad, Hanafi; Bachmid, Sofyan
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2196

Abstract

Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong berbagai sektor untuk mengadopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dalam manajemen proyek, AI menawarkan pendekatan berbasis data dalam memperkirakan durasi pelaksanaan pekerjaan secara lebih objektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi AI dalam menyusun estimasi durasi pelaksanaan proyek serta memvalidasi hasilnya menggunakan Microsoft Project Manager. Studi kasus dilakukan pada proyek penanganan longsoran di ruas jalan Tarengge–Kayulangi, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Analisis dilakukan pada empat segmen proyek dengan membandingkan hasil estimasi AI dan Microsoft Project terhadap durasi aktual di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI menghasilkan estimasi durasi antara 25 hingga 37 hari dengan deviasi rata-rata sebesar –16,90% dari durasi aktual. Sementara itu, estimasi menggunakan Microsoft Project berada pada rentang 32 hingga 56 hari, dengan deviasi rata-rata +13,52%. Perbandingan langsung antara hasil estimasi Tingkat kesesuaian hasil AI terhadap Microsoft Project tergolong rendah hingga sedang, karena terdapat deviasi rata-rata sebesar –25,54 %. Artinya, hasil AI belum sepenuhnya mewakili pendekatan teknis yang dilakukan oleh Microsoft Project. Dengan demikian, AI berpotensi digunakan sebagai alat bantu dalam estimasi awal durasi proyek, namun tetap diperlukan validasi lebih lanjut menggunakan perangkat lunak manajemen proyek konvensional untuk meningkatkan akurasi dan keandalannya.
Kajian Geometrik dan Kapasitas Penampang Sungai Klagison Kota Sorong Menggunakan Metode HEC-RAS Priyanto, Rahayu Eka; Musa, Ratna; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2197

Abstract

Sungai Klagison adalah sungai yang membelah kota Sorong, bermuara di selat Dampier dan melewati 3 Kecamatan yaitu Sorong Kota, Sorong Manoi dan Sorng Utara. Sungai Klagison memiliki panjang sungai utama 7.81 km dengan luas DAS 21.33 km2. Kejadian banjir di Kota Sorong, khususnya 3 Kecamatan Sorong Kota, Sorong Manoi dan Sorong Utara hampir setiap tahun terjadi disebabkan karena tingginya intensitas curah hujan, ditambah dengan penyempitan beberapa penampang sungai, pendangkalan akibat sedimentasi dari hulu, beberapa belokan disepanjang sungai sehingga volume air di Sungai Klagison meluap ke pemukiman dan perkantoran, menyebabkan kerugian Masyarakat. Untuk mengkaji permasalahan banjir tersebut, penulis melakukan Kajian Geometrik dan Kapasitas Penampang Sungai Klagison Kota Sorong menggunakan metode Hec-Ras. Tujuan penelitian adalah 1) Mengetahui kemampuan geometrik Sungai Klagison dalam menampung banjir, 2) Mengetahui besar debit banjir pada kondisi geometrik Sungai Klagison dan 3) Mengetahui debit banjir berapa menyebabkan muka air melebihi kapasitas penampang Sungai Klagison. Metode yang digunakan adalah 1) Analisa hidrologi mencakup analisa frekuensi curah hujan dengan metode distribusi Gumbel, Normal, Log Normal dan Log-Pearson type III. Analisa banjir rancangan menggunakan metode HSS Nakayasu. 2) Analisa Hidrolika menggunakan Aplikasi HEC-RAS. Hasil analisis hidrologi dan hidrolika diperoleh kesimpulan : 1. Geometrik Sungai Klagison tidak mampu menampung banjir dengan debit kala ulang Q25 = 198,48 m3/dtk, 2. Besarnya debit banjir kala ulang dengan metode HSS Nakayasu masing-masing Q2 = 94.58 me/dtk, Q5 = 138.04 m3/dtk, Q10 = 165.79 m3/dtk dan Q25 = 198.48 m3/dtk, 3. Saat banjir kala ulang Q2 = 94.58 m3/dt terjadi, muka air di penampang Sungai Klagison sudah meluap melebihi kapasitas tampungan dengan total panjang terdampak 2,4 km.
Evaluasi Kinerja Seismik Struktur Gedung Perpustakaan Lama (Gedung G) IAIN Sorong di Wilayah Rawan Gempa berdasarkan SNI 1726:2019 dan RSNI 9273:202X (Adopsi ASCE 41-17) Kurniawan, Ryan Dimas; Ashad, Hanafi; Rahman, Mohammad Junaedy
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2198

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja seismik Gedung Perpustakaan Lama (Gedung G) IAIN Sorong di wilayah rawan gempa berdasarkan SNI 1726:2019 (Standar Nasional Indonesia untuk Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa) dan RSNI3 9273:202X (Rancangan Standar Nasional Indonesia untuk Evaluasi dan Rehabilitasi Seismik Bangunan Eksisting, adopsi ASCE 41-17). Gedung G, dibangun tahun 2010, berisiko karena desain pra-standar SNI 1726:2019 dan rencana alih fungsi ke Gedung Pascasarjana. Evaluasi dilakukan menggunakan prosedur Tier 1 (Tingkat 1: Ceklis Konfigurasi), Tier 2 (Tingkat 2: Analisis Kuantitatif), dan Tier 3 (Tingkat 3: Analisis Lanjutan) dengan SAP2000 v23. Hasil menunjukkan defisiensi (kekurangan struktural) berupa soft story (lantai lunak, rasio kekakuan k_1/k_2=0,66 < 0,7), kolom pendek, dan sambungan balok-kolom lemah (19/76 sambungan). Analisis Tier 3 menunjukkan periode getar 0,615 detik (arah X) dan 0,589 detik (arah Y), dengan story drift (perpindahan antarlantai) BSE-1E (Basic Safety Earthquake-1E, Gempa Dasar Keselamatan 1E) sebesar 1,47-1,49% (melebihi batas IO/Immediate Occupancy, Okupansi Segera) dan BSE-2E (Basic Safety Earthquake-2E, Gempa Dasar Keselamatan 2E) sebesar 1,48-1,5% (di bawah batas CP/Collapse Prevention, Pencegahan Keruntuhan). Rasio DCR (Demand-to-Capacity Ratio, Rasio Permintaan terhadap Kapasitas) kolom (3,96-6,52) dan sambungan (2,88-4,31) menunjukkan kegagalan IO dan CP, berisiko runtuh. Rekomendasi meliputi pengujian material dan tanah, penambahan dinding geser (shear walls), pelapisan kolom (jacketing), perkuatan sambungan dengan FRP (Fiber Reinforced Polymer, Polimer Bertulang Serat), dan analisis pushover (analisis dorong non-linear). Penelitian ini mendukung rehabilitasi Gedung G dan pengembangan ilmu rekayasa gempa.
Analisis Pola Hujan Terhadap Parameter Iklim Subdas Klagison Kota Sorong Ribowo, Linda; Ashad, Hanafi; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2199

Abstract

Curah hujan merupakan parameter meteorologis yang memiliki tingkat variabilitas tinggi, baik secara spasial maupun temporal, mencakup variasi harian, bulanan, musiman, dan tahunan. Variasi ini memengaruhi berbagai bidang yang bergantung pada data curah hujan. Faktor-faktor iklim yang dapat memengaruhi curah hujan antara lain tekanan udara, kelembaban udara, dan suhu udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor iklim yang paling berpengaruh terhadap curah hujan di Sub-DAS Klagison, Kota Sorong, serta menentukan pola dan besarnya koefisien korelasi antara curah hujan dengan parameter iklim menggunakan model regresi linier berganda. Data yang digunakan bersumber dari NASA POWER Larc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan maksimum tahunan di DAS Klagison mengikuti pola hujan ekuatorial dengan dua puncak hujan dalam setahun. Hasil uji korelasi antara curah hujan dan satu variabel iklim menunjukkan suhu udara (T) memiliki korelasi tertinggi sebesar 0,86, diikuti oleh kecepatan angin (W) dan kelembaban udara (RH). Korelasi tertinggi untuk dua variabel iklim adalah kombinasi suhu dan kecepatan angin (T-W) sebesar 0,89. Sementara itu, uji korelasi dengan tiga variabel iklim (T-W-RH) menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,75.
Kajian Debit Banjir Sungai terhadap Kala Ulang pada Sungai Wanggu di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Saputra, Reksa Eko; Musa, Ratna; Ashad, Hanafi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2200

Abstract

Sungai Wanggu terletak di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara dengan panjang 69.20 Km dan luas DAS 256.95 Km2. Kejadian banjir di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, khususnya di Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Wua-Wua dan Kadia, yang hampir setiap tahun terjadi disebabkan karena tingginya intensitas curah hujan, ditambah dengan penyempitan beberapa penampang sungai dan pendangkalan akibat sedimentasi dari hulu, sampah-sampah organik berupa dahan pohon dan limbah rumah tangga, beberapa belokan disepanjang sungai sehingga volume air di Sungai Wanggu meluap dan merendam pemukiman, perkantoran, pertanian, perkebunan dan perikanan yang menyebabkan kerugian Masyarakat. Untuk mengkaji permasalahan banjir tersebut, penulis melakukan Kajian Debit Banjir Sungai Terhadap Kala Ulang Pada Sungai Wanggu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian adalah 1) Mengetahui besar debit banjir tiap kala ulang di Sungai Wanggu, 2) Mengetahui debit banjir kala ulang berapa yang menyebabkan muka air melebihi kapasitas tampungan pada penampang Sungai Wanggu dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS. Metode yang digunakan adalah 1) Analisa Hidrologi mencakup analisa frekuensi curah hujan dengan metode distribusi Gumbel, Normal, Log-Normal dan Log-Pearson type III. Analisa banjir rancangan menggunakan metode HSS Nakayasu. 2) Analisa Hidrolika menggunakan software HEC-RAS. Hasil analisis debit banjir kala ulang dipilih metode HSS Nakayasu dengan Q2 = 56.98 me/dtk, Q5 = 74.92 m3/dtk, Q10 = 86.47 m3/dtk dan Q25 = 99.44 m3/dtk.