cover
Contact Name
Muhammad Ridha Kasim
Contact Email
ridha.kasim@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.flyover@umi.ac.id
Editorial Address
Lantai 4 Gedung Pascasarjana UMI, Jalan Urip Sumoharjo Km 4, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Flyover
ISSN : -     EISSN : 28295684     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal Flyover (JFO) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Magister Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, yang diterbitkan 2 (Dua) kali setahun pada bulan Juni & Desember. Diterbitkan dalam Bahasa Indonesia Jurnal Flyover mencakup kelimuan teknik sipil, yaitu: 1. Struktur 2. Mekanika Tanah 3. Geoteknik 4. Keairan 5. Jalan dan Transportasi 6. Manajemen Proyek dan K3
Articles 84 Documents
Pengaruh Penggunaan Minyak Pelumas Bekas Terhadap Lapisan Aspal Beton dan Prediksi Sisa Umur Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Mekanistik Empirik Program Kenpave Natsir, Khofifah; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2160

Abstract

Minyak pelumas bekas (MPB) merupakan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan tambah dalam campuran aspal beton untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan MPB terhadap karakteristik campuran aspal beton dan memprediksi sisa umur perkerasan dengan pendekatan mekanistik-empirik menggunakan program Kenpave.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan eksperimental laboratorium dan simulasi numerik. Campuran aspal beton diuji dengan variasi kadar MPB sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% terhadap berat aspal. Pengujian meliputi uji Marshall, Indirect Tensile Strength (ITS), dan analisis modulus elastitas. Hasil pengujian digunakan sebagai input dalam program Kenpave untuk memodelkan tegangan-regangan dan memprediksi umur sisa perkerasan berdasarkan metode Asphalt Institute 1999. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan MPB mempengaruhi nilai stabilitas campuran pada 2% sebesar 1.024 kg. Namun semakin bertambahnnya persentase MPB maka stabilitas mengalami penurunan namun masih memenuhi spesifikasi, modulus elastisitas , dan umur teknis perkerasan. %. Nilai modulus elastisitas tertinggi juga terdapat pada campuran 2% MPB sebesar 13137000.01 KPa. nilai ini dapat mempengaruhi pada Program Kenpave Menghasilkan nilai regangan horizontal sebesar 310.90 microstain dan regangan vertical sebesar 441.10 microstain. Dengan prediksi umur perkerasan jalan dari 5 tahun sampai 7.5 tahun. Kesimpulannya, meskipun MPB dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dalam campuran aspal beton, penggunaannya perlu dibatasi pada kadar tertentu untuk menjaga performa struktural dan memperpanjang umur layanan perkerasan jalan.
Penggunaan Asbuton Berbutir sebagai Bahan Subtitusi Parsial Agregat Halus pada Campuran Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) Fitra, Adi; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2161

Abstract

Infrastruktur jalan di Indonesia sering mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas berat dan iklim tropis, sehingga memerlukan material berkualitas tinggi untuk daya tahan dan keselamatan. Keterbatasan agregat halus konvensional dan dampak negatif penambangannya menjadi tantangan signifikan. Selain itu, penelitian mengenai variasi suhu pemadatan optimal untuk campuran aspal beton yang menggunakan Asbuton berbutir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Asbuton berbutir B 5/20 sebagai substitusi agregat halus pada campuran aspal beton lapis antara (AC-BC). Bahan yang digunakan meliputi aspal minyak penetrasi 60/70, agregat kasar, abu batu, dan Asbuton Buton Granular Asphalt (BGA) tipe B 5/20 sebagai substitusi agregat halus. Variasi substitusi Asbuton berbutir B 5/20 yang digunakan adalah 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% terhadap total agregat halus. Suhu pemadatan yang divariasikan adalah 110°C, 120°C, 130°C, 140°C, dan 150°C. Pengujian Marshall dilakukan untuk mengukur stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, Density, dan Marshall Quotient. Analisis data dilakukan menggunakan regresi dan korelasi untuk mendapatkan persamaan yang menggambarkan perilaku hasil pengujian. Penggunaan Asbuton B 5/20 sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC dapat meningkatkan nilai stabilitas. Variasi optimum penggunaan Asbuton B 5/20 adalah 6%, yang meningkatkan stabilitas dari 1259,23 Kg (2% substitusi) menjadi 1433,37 Kg (6% substitusi), sebelum akhirnya menurun pada variasi 10%. Suhu pemadatan optimal untuk campuran AC-BC dengan substitusi Asbuton B 5/20 adalah 140°C, menghasilkan stabilitas puncak 1398,70 Kg
Evaluasi Manajemen Waktu Pelaksanaan Konstruksi Pembangunan Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Jayapura Nurdin, Diakbar; Ashad, Hanafi; Watono; Hadi, Abd Karim
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2162

Abstract

Pembangunan fasilitas kesehatan seperti Gedung Instalasi Rawat Jalan di RSUD Jayapura memerlukan manajemen waktu pelaksanaan konstruksi yang efisien dan tepat guna. Permasalahan waktu pelaksanaan sering kali menjadi kendala utama dalam pencapaian target proyek, khususnya pada proyek-proyek publik yang memiliki tenggat waktu ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan waktu pelaksanaan konstruksi gedung dengan membandingkan dua skenario alternatif percepatan, yaitu melalui sistem lembur dan penggunaan dua shift kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data lapangan, analisis durasi pekerjaan, dan simulasi penjadwalan proyek dengan melakukan pembagian shift kerja. Hasil evaluasi menunjukkan perbedaan signifikan antara waktu pelaksanaan normal dengan waktu 147 hari, penambahan shift 1 menjadi 90,46 hari dan penambahan shift 2 menjadi 65,33 hari, yang memberikan dasar pertimbangan bagi pengambilan keputusan manajerial dalam pelaksanaan proyek secara lebih efisien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan percepatan proyek konstruksi gedung layanan kesehatan lainnya.
Kajian Kinerja Operasional Layanan Angkutan Umum terhadap Kepuasan Pengguna di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Mahfud; Said, Lambang Basri; Syarkawi, Mukhtar Thahir
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2163

Abstract

Permasalahan transportasi secara umum diawali oleh tingkat pertumbuhan populasi sebagai penduduk baik secara nasional maupun secara lokal memiliki angka pertumbuhan yang cukup memberi pengaruh terhadap permintaan pergerakan berlalulintas. Jumlah penduduk di Mamuju mengalami peningkatan cukup derastis dari tahun 2020 ke 2021. Moda Transportasi berbasis aplikasi makin menjadi primadona dan mulai merambah ke seluruh pelosok daerah di Indonesia tak terkecuali di Kota Mamuju. Penting untuk mengidentifikasi Kinerja Operasional Layanan guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk (1) merumuskan model kinerja operasional angkutan umum online dan (2) mengkaji faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pengguna di Kota Mamuju. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan program SPSS.. Hasil analisis menghasilkan model persamaan regresi sebagai berikut: Y = -3.096 + 0,102X1 + 0,011X2 + 0,261X3 + 0,495X4 + 0,228X5. Berdasarkan model tersebut, ditemukan bahwa faktor Jaminan Keamanan (X4) merupakan variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pengguna, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien tertinggi sebesar 0,495. Faktor berpengaruh lainnya secara berurutan adalah Kondisi Fisik Sarana (X3) dengan nilai koefisien sebesar 0,261, Kenyamanan (X5) dengan nilai koefisien sebesar 0,228, Kualitas Layanan (X1) dengan nilai koefisien sebesar 0,102, dan Harga/Tarif (X2) dengan nilai koefisien sebesar 0.011. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasa aman selama perjalanan adalah prioritas utama yang membentuk kepuasan pengguna layanan transportasi di Kota Mamuju.
Evaluasi Tingkat Kerentanan Lereng Jalan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP): Studi Kasus: Ruas Lintas Utara Jalan Nasional Provinsi Gorontalo Damayanti, Reny Khairina; Massara, Asma; Syafei, Ilham
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2164

Abstract

Stabilitas lereng jalan merupakan aspek penting dalam pembangunan infrastruktur transportasi. Kegagalan lereng dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur, gangguan lalu lintas, dan bahkan menimbulkan risiko keselamatan. Penanganan lereng telah menawarkan banyak metode dengan biaya yang relatif berbeda. Oleh karena itu, pemilihan metode perkuatan lereng yang efektif dan efisien menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan lereng jalan, mengevaluasi kinerja berbagai metode perkuatan lereng jalan dan melakukan pengambilan keputusan dengan menggunakan pendekatan Multi Criteria Decision Making (MCDM). Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengenalisis penentuan tingkat kerentanan lereng Data penelitian dikumpulkan melalui studi literatur dan survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan lereng jalan di lokasi penelitian bervariasi yaitu: kategori Sangat Rendah sebanyak 5 titik (13,51%), Rendah sebanyak 10 titik (27,03%), Sedang sebanyak 8 titik (21,62%), Tinggi sebanyak 11 titik (29,73%), dan Sangat Tinggi sebanyak 3 titik (8,11%).
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Keselamatan Jalan di Kota Makassar: Studi Kasus Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Urip Sumoharjo K, Muh Rizal; H, St Maryam
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2165

Abstract

Keselamatan jalan di kawasan perkotaan merupakan salah satu aspek krusial dalam manajemen transportasi modern, terutama di kota-kota besar seperti Kota Makassar. Jalan arteri yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Jalan arteri di Makassar memiliki peran sentral dalam mendukung pergerakan kendaraan dan manusia, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Dengan populasi yang terus bertambah dan urbanisasi yang berkembang pesat, jumlah kendaraan yang melintas pada jalan utama seperti Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Perintis Kemerdekaan. Kepadatan lalu lintas yang tinggi ini berkontribusi terhadap meningkatnya angka kecelakaan, terutama yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat keselamatan jalan pada jalan arteri khususnya Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Urip Sumoharjo serta Menganalisis persepsi pengguna jalan terhadap jalan berkeselamatan pada jalan Jalan Perintis kemerdekaan dan Jalan Urip Sumoharjo. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Faktor lingkungan lalu lintas pada Jalan Urip Sumoharjo memiliki koefisien yang sangat kuat sebesar 0.940. dan Jalan Perintis Kemerdekaan menunjukan Faktor lingkungan lalu lintas memiliki koefisien yang sangat kuat sebesar 0,740 terhadap keselamatan jalan.
Rekayasa Nilai Superstruktur pada Bangunan Rumah Susun Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja Pareang, Alias; Ashad, Hanafi; Rahman, Mohammad Junaedy
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2166

Abstract

Pada sebuah perencanaan bangunan pemilihan desain dan metode pelaksanaan yang sesuai diharapkan dapat menghasilkan sebuah rancangan bangunan yang tepat biaya, tepat mutu dan tepat waktu. .Sebelum melakukan Penerapan Rekayasa Nilai Pada Superstruktur. Pertama dilakukan yaitu penentuan sistim struktur. Bangunan Rumah Susun Uki-Toraja, peneliti memperoleh data existing struktur bangunan menggunakan Sistim Struktur Ganda (Shear Wall), Penggunaan sistim struktur ganda tersebut berpotensi tidak optimal apabila kekakuan struktur masih memenuhi syarat mengenai Nilai Pundal Mental Struktur atau kekakuan, dengan kata lain meniadakan shear wall pada existing dan cukup menggunakan Sistim Srtuktur Rangka Pemikul Momen. Penelitian ini menggunakan metode tahapan Rekayasa Nilai yaitu tahap informasi, tahapan analisa fungsi tahap kreatif, tahap analisis dan tahap rekomendasi. Pada tahap analisis digunakan metode Perengkingan Bobot Sementara Pekerjaan dan metode Zero-One mencari indeks terhadap kriteria dengan memunculkan preferensi sebagai acuan penting dan kurang penting dari masing-masing alternatif, lalu alternatif terpilih yang mempunyai nilai bobot besar berdasarkan matriks evaluasi pekerjaan. Dari alternatif yang terpilih didapatkan penghematan 11,36%, pada item yang diterapkan Rekayasa Nilai
Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Kinerja Pekerjaan Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan: Studi Kasus Preservasi Jalan Daerah Kabupaten Gowa Bima, Muhammad Herald Pradana; Supardi, Sudarman; Maricar, M. Husni
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2167

Abstract

Penurunan kinerja proyek konstruksi di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya pada proyek preservasi jalan, disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal yang saling memengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (ekonomi, manajerial/organisasi, dan sumber daya) serta faktor eksternal (lingkungan dan infrastruktur/logistik) terhadap kinerja pekerjaan konstruksi, dengan studi kasus di Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei eksplanatori, dengan analisis regresi logistik ordinal menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor manajerial/organisasi (X2) memiliki pengaruh signifikan melalui indikator desain (B = 1.506; Sig. = 0.036; Exp(B) = 4.507), pengawasan (B = –2.490; Sig. = 0.015; Exp(B) = 0.083), dan koordinasi (B = 2.321; Sig. = 0.021; Exp(B) = 10.182). Selain itu, faktor lingkungan (X4) juga signifikan (B = 2.161; Sig. = 0.036; Exp(B) = 8.683). Sementara itu, faktor ekonomi (X1), sumber daya (X3), dan infrastruktur/logistik (X5) tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja proyek sangat dipengaruhi oleh perencanaan desain, efektivitas pengawasan, koordinasi antarpihak, dan lingkungan kerja yang kondusif.
Kajian Pengaruh Tata Guna Lahan terhadap Debit Banjir: Studi Kasus: DPS Jeneberang Kabupaten Gowa Aunurrafiq; Musa, Ratna; SAR, Mas'ud
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2168

Abstract

Perubahan tata guna lahan merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi peningkatan debit banjir pada daerah pengaliran sungai (DPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap besarnya debit banjir di DPS Jeneberang, Kabupaten Gowa, selama periode 2015 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan spasial. Data tutupan lahan diperoleh dari citra satelit Landsat 8 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8, sedangkan perhitungan debit banjir dilakukan dengan metode rasional berdasarkan data curah hujan maksimum tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas tutupan vegetasi dan peningkatan luas area terbangun dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hal ini berdampak pada peningkatan nilai koefisien limpasan (C) dan besarnya debit puncak banjir pada kala ulang 50 tahunan. Perubahan tersebut menunjukkan adanya korelasi langsung antara penurunan tutupan lahan hijau dengan peningkatan debit banjir. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam pengelolaan tata guna lahan yang berwawasan mitigasi bencana banjir di wilayah DPS Jeneberang.
Kajian kelayakan Investasi Proyek Pembangunan Perumahan Socia Garden, Kabupaten Karawang Jawa Barat Saleh, Adrianto; Supardi, Sudarman; Watono
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2169

Abstract

Kebutuhan manusia yang paling mendasar dan dinilai sangat penting adalah tempat tinggal. Rumah sebagai tempat tinggal untuk berlindung dan berkumpul bersama keluarga dan juga sebagai investasi di masa yang akan datang. Investasi di bidang perumahan semakin meningkat akibat pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin meningkat pula. Namun, sebelum melakukan investasi di bidang properti sangat diperlukan studi kelayakan finansial dari investasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan investasi pada Proyek Pembanguna Perumahan di Daerah Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Metode Gabungan dari Analisis Kualitatif dan Kuantitatif dengan data yang bersifat kualitatif. Penelitian dimulai dari Tahap Survei Lokasi, Pengumpulan Data, Master Plan, Analisis Biaya dan juga Manfaat, Kajian Kelayakan dengan berbagai parameter yakni Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), Index Profitability (IP), dan Break Event Point (BEP). Dari hasil analisa didapatkan hasil yakni Nilai NPV sebesar Rp. 63,094,804,894 > 0, Nilai IRR sebesar 11,2584% > Nilai MARR (Minimum Attractive Rate of Return) sebesar 8%, Nilai BCR sebesar 1,3371 > 1, Nilai IP sebesar 3,1192 > 1, BEP terjadi pada penjualan Unit Rumah ke 405. Berdasarkan hasil kajian tersebut, investasi dapat dinyatakan layak untuk dijalankan dan dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Pihak terkait.