cover
Contact Name
Andi Taslim Saputra
Contact Email
a.taslim.saputra@unm.ac.id
Phone
+6285251604817
Journal Mail Official
jurnalsureq@unm.ac.id
Editorial Address
Jl Malengkeri Raya
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain
ISSN : -     EISSN : 28301927     DOI : https://doi.org/10.26858/
Sureq Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain mencakup berbagai konsep, ide, praktik, fenomena, dan analisis yang berkaitan dengan topik pengabdian kepada masyarakat yang berbasiskan seni dan desain. Sureq Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain dimaksudkan untuk menyebarkan informasi tentang seni dan desain yang bersumbangsih terhadap masyarakat; oleh karena itu, kita dapat memperoleh banyak hal yang berkaitan dengan implementasi layanan pengabdian terhadap masyarakat serta memajukan teori dan praktik yang terkait dengan segala bentuk pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang Seni dan Desain atau bahkan penemuan pendekatan interdisipliner berkenaan dengan teori dan praktek dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, termasuk di dalamnya yaitu menyoroti upaya inovatif; memeriksa secara kritis masalah, trend, tantangan, dan peluang yang muncul; dan pelaporan tentang studi dampak di bidang seni, penjangkauan, keterlibatan, penyuluhan, penelitian seni berbasis pengabdian kepada masyarakat, pelatihan partisipatif berbasis pengabdian kepada masyarakat, pengabdian tindakan dan pengabdian masyarakat.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember" : 9 Documents clear
TEKNOLOGI BARUGA TOPE LE'LENG BERBASIS WISATA EKOBUDAYA MIX REALITY UNTUK MENDUKUNG PRODUKSI DAN PEMASARAN SARUNG TENUN DI DESA TANAH TOWA Taslim Saputra, Andi; Muhammad, Aco; Azzahra, Mirza; Safitri, Kiki Rizkiyah; Liku Lola, Nova
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.65844

Abstract

Desa Tanah Towa merupakan salah satu wilayah yang terletak di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. Kondisi iklim di Desa Tanah Towa kurang lebih sama dengan wilayah pada umumnya, yakni beriklim kemarau dan penghujan. Hampir sama dengan daerah disekitarnya, wilayah ini didominasi oleh pegunungan, sungai dan daratan yang masih subur yang berkorelasi dengan Artefak kebudayaan dan Tope Le’leng sarung khas sekaligus menjadi lifestyle daerah ini yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi bagian yang populer untuk siapapun di kehidupan. Namun, dibalik potensi yang ada, kondisi kehidupan dan perekonomian masyarakat belum bisa dikatakan sejahtera dikarenakan kurangnya pemahaman, pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengelola potensi budaya dan sekitar yang sangat memungkinkan untuk dijadikan tempat yang berorientasi wisata ekobudaya.  Merespon permasalahan yang diuraikan di atas, kami menghadirkan solusi dengan mempertimbangkan berbagai potensi yang ada sebagai solusi dan usaha menuntaskan berbagai permasalahan yang ada di Desa Tanah Towa melalui kegiatan PPK Ormawa yang menghadirkan solusi melalui Teknologi Baruga Tope Le’leng. Adapun tujuan dari keikutsertaan pada pelaksanaan kegiatan PPK Ormawa ini diantaranya yaitu: Untuk menciptakan semangat berbudaya dan berwirausaha khususnya produksi Tope’ Le’leng bagi masyarakat Desa Tanah Towa, dalam menumbuhkan produktivitas kerja untuk masyarakat, untuk mengatasi masyarakat yang tidak melek digital dan masih minim pengetahuan tentang sarung tenun di Desa Tanah Towa, serta bertujuan menghubungkan realitas-digitalisasi-ekobudaya dengan teknologi sistem yang menghadirkan inovasi ruang pengetahuan dan industri berbasis mixed media antara realitas dan digitalisasi pada produksi dan pemasaran untuk mendukung ekobudaya. Metode pelaksanaan yang digunakan pada program ini diantaranya Sosialisasi Sadar Budaya kepada masyarakat, pembuatan Teknologi Baruga Tope Le'leng Berbasis Ekobudaya Mix Reality Untuk Mendukung Produksi dan Pemasaran Sarung Tenun di Desa Tanah Towa, pembentukan kelompok kader budaya, tour Mixed Reality berbasis ekowisata dan Temu Budaya.  
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU DAN SISWA DI SMP NEGERI 4 SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Yunus, Pangeran Paita; Lugis, M. Muhlis; Jamilah, Jamilah; Samsuddin, Yati Bt.; Fatimah, Andi Fauziyah Hijrina
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.68530

Abstract

Saat ini sistem pembelajaran sudah luring, dimana pembelajaran dilaksanakan tatap muka secara langsung antara guru dan siswa. Guru harus memastikan pembelajaran tetap terlaksana sebagaimana mestinya dan guru harus bisa mendesain media pembelajaran sehingga materi yang disampaikan guru bisa dimengerti dengan baik oleh siswa. Keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran daring maupun luring pasca Pandemi covid 19 merupakan kemampuan guru dalam berinovasi merancang penyajian materi dan guru dan siswa harus bisa memanfaatkan aplikasi – aplikasi yang sesuai dengan metode pembelajaran yang digunakan.Solusi dari permasalahan yang dihadapi guru adalah penggunaan media yang tepat untuk pembelajaran daring maupun luring. Salah satu dari banyaknya aplikasi yang telah hadir dalam dunia teknologi adalah Aplikasi Canva. Canva adalah program desain online yang menyediakan bermacam peralatan seperti presentasi, resume, poster, pamflet, brosur, grafik, infografis, spanduk, penanda buku, bulletin, dan lain sebagainya yang disediakan dalam aplikasi canva. Adapun jenis–jenis presentasi yang ada pada aplikasi canva seperti presentasi kreatif, pendidikan, bisnis, periklanan, teknologi, dan lain sebagainya.Berdasarkan hal tersebut, telah dilaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat  berupa Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru dan Siswa Di SMP Negeri 4 Sungguminasa Kabupaten Gowa.
PELATIHAN PENDALAMAN KEAKTORAN DENGAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL BAGI SISWA UPT SPF SMPN 27 MAKASSAR Saputra, Andi Taslim; Ramli, Asia; Yatim, Heriyati; Jayadi, Karta; Baetal Mukadas, Andi
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.66356

Abstract

UPT SPF SMPN 27 Makassar merupakan sekolah menengah pertama yang terletak di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Sekolah ini memiliki aktivitas kesenian yang berkembang dan tumbuh secara signifikan setiap tahunnya. Ekositem kesenian yang dibangun mengadopsi segala bentuk atau jenis kesenian. Sehingga orientasi kesenian baik dalam konteks seni rupa, seni tari, seni musik, dan seni teater tidak memiliki dasar yang mendalam terhadap nilai-nilai lokalitas, hal yang paling ditinjau adalah fenomena pembelajaran teater. Tujuan pengabdian adalah untuk melatih pendalaman karakter dengan menggunakan permainan tradisional. Metode yang digunakan adalah analisis, perancangan, pengenalan dan implementasi, dan evaluasi. Pelatihan ini dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran, sarana refleksi, perubahan dan pengajaran berharga bagi peserta didik UPT SPF SMPN 27 Makassar. Pelaksanaan pelatihan dengan model pendampingan bagi peserta atau mitra agar pelatihan lebih aktif, kreatif dan menyenangkan. Pelaksanaan kegiatan tersebut adalah: (1) Merancang pelatihan teater melalui metode permainan tradisional Ma’benteng yang diperuntukkan materi pendalaman karakter, (2) laboratorium permainan tradisional pada pembelajaran teater dengan mengadopsi bentuk permainan tradisional ma’benteng, dan (3) melaksanakan kegiatan games berbasis permainan tradisional. Selain itu, pelatihan ini menghasilkan luaran sebagai berikut: (1) Mengurai persoalan dengan pendekatan teater yang menjadi patron serta meningkatkan nilai tradisional melalui pembelajaran teater berbasis seni teater (2) Video dokumentasi kegiatan (3): Menerbitkan artikel di Jurnal Sureq: Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain.
REKONSTRUKSI KARYA TARI PAKINANGAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN TRADISI ACEH Sukman, Fifie Febryanti; Airiansyah, Fitra; Saputra, Andi Taslim; Arifin, Irfan; Jayadi, Karta
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.69570

Abstract

Penelitian ini membahas rekonstruksi Tari Pakinangan sebagai upaya pelestarian tradisi Aceh, khususnya kebiasaan menginang yang kian terlupakan di masyarakat. Tari Pakinangan dirancang untuk merepresentasikan nilai-nilai sosial, budaya, dan tradisi Aceh melalui pengolahan estetika gerak, konsep penari, musik, properti, serta rias dan busana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan studi literatur. Observasi dilakukan terhadap kebiasaan dan simbolisme tradisi Pakinangan, sementara wawancara melibatkan tokoh masyarakat yang memahami makna budaya tersebut. Studi literatur digunakan untuk mendukung proses analisis data dan pengembangan koreografi. Hasilnya adalah karya tari yang mengangkat aktivitas memakan sirih dan pinang sebagai simbol solidaritas sosial masyarakat Aceh. Musik tradisional, seperti rapa’i dan serune kalee, digunakan untuk memperkuat suasana naratif tarian. Properti yang dipilih, seperti tepak sirih dan dulang, melengkapi koreografi yang estetis dan bermakna budaya. Rekonstruksi ini menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi kebudayaan mampu menciptakan inovasi seni yang relevan sekaligus menjadi media edukasi dan pelestarian budaya. Tari Pakinangan diharapkan dapat memperkenalkan kembali tradisi lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas.
LATIHAN PKM TARI SAMAN GAYO : UPAYA MENINGKATKAN WAWASAN NUSANTARA PADA SISWA SMP NEGERI 9 MAKASSAR Sumiani, Sumiani; Hasbi, Hasbi; Rasul, Rasul; Yatim, Heriyati; Padalia, Andi
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.67981

Abstract

Suatu fenomena hasil pengamatan tim pengabdi dalam proses pembelajaran seni budaya dimana guru sebagai pengajar kurang bermakna karena siswa belatih menari melalui youtube secara mandiri sehingga capaian hasil belajar siswa kurang maksimal. Mitra dari PKM ini adalah siswa SMP Negeri 9 Makassar di Kota Makassar, permasalahan mitra mencakup kurangnya keterampilan menari tari nusantara serta kurangnya kemampuan mitra memanfaatkan beerbagai metode pembelajaran dalam mengembangkan wawasan dan bakat menari. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan menari tari Saman Gayo dalam upaya meningkatkan wawasan seni budaya nusantara. metode pembelajaran pada program PKM pelatihan tari Saman Gayo ini adalah : metode ceramah interaktif, peragaan, demonstrasi dan drill. Metode ceramah interaktif diterapkan saat pemberian materi teori tentang wawasan seni budaya nusantara dan tari Saman Gayo. Pada pemberian materi praktek menggunakan 2 metode sekaligus yaitu peragaan dan demonstrasi. Hasil pengabdian ditampilkan secara intern di lingkungan sekolah, yang memberi pengalaman apresiasi terhadap seni budaya Nusantara baik bagi siswa yang menarikan maupun yang menontonnya.
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT OF UMKM AND CREATIVE ECONOMY ACTORS IN PADANG PARIAMAN REGENCY Arief, Diana Ross; Sari, Galuh Puspita Sari Puspita; Saputra, Andri; Yuafni, Yuafni
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.65796

Abstract

Padang Pariaman Regency not only has the potential for tourist destinations, but also produces handicrafts such as: pandan weaving, Kapalo Paniti Nareh embroidery, and batik. However, the ability of MSMEs in processing crafts in various products is limited. This study aims to foster human resources of Padang Pariaman MSMEs in developing the potential of woven pandan duri crafts, batik and Kapalo Paniti Nareh embroidery that can contribute to economic growth. The training in the form of a workshop was held for five days in collaboration with the Industrial Business Incubator (IBI) and the Research and Community Service Unit of the ATK Yogyakarta Polytechnic (UPPM) together with the Padang Pariaman Regency Government. Through the training, three participants consisting of embroidery crafts, clothing and leather products in the form of bags and wallets, were able to make tote bags and clutches made of leather with a combination of pandan weaving and batik cloth and embroidery. The results of the evaluation in the form of observations, interviews, pre-tests/post-tests, questionnaires, and documentation, related to the speakers, coordination, quality of facilities & infrastructure, consumption of training expectations, and benefits of training showed that the average participant satisfaction score was 93.3%.
PELATIHAN DASAR TARI SULAWESI SELATAN DENGAN METODE ANIDA BAGI SISWI SMPN ONEMALANGKA NO. 28 KEPULAUAN SELAYAR Salawati, Bau; Jamilah, Jamilah; Sahnir, Nurachmy; Muhaeimin, Muhammad; Satriadi, Satriadi
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.63067

Abstract

Pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai sejak dini. Artikel ini membahas kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan dasar tari tradisional Sulawesi Selatan menggunakan Metode ANIDA, dikembangkan oleh Andi Nurhani Sapada, untuk siswi SMPN Onemalangka No. 28 Kepulauan Selayar. Tujuan pelatihan ini adalah mengenalkan dan melestarikan seni tari tradisional serta meningkatkan keterampilan tari siswi yaitu: (1) Mengetahui ragam gerak dasar; (2) Menguasai gerak tangan dan langkah kaki; (3) Mampu mendemonstrasikan gerakan dengan hitungan; (4) Mendemonstrasikan gerakan dengan musik pengiring; (5) Menghadirkan wiraga, wirama, dan wirasa dalam gerakan. Pelatihan yang berlangsung selama 10 kali pertemuan dengan siswi kelas VII dan VIII menunjukkan bahwa Metode ANIDA efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan tari. Selain itu, pelatihan ini berhasil membangkitkan minat dan apresiasi terhadap budaya lokal. Pelatihan ini diharapkan menjadi model bagi kegiatan serupa di sekolah lain, membuktikan bahwa metode yang tepat dapat membuat pembelajaran seni tari efektif dan menyenangkan, sekaligus memperkuat identitas budaya generasi muda.
WORKSHOP DASAR TARI SUL-SEL PADA DUTA BUDAYA KOTA MAKASSAR Linda, Johar; Hamka, Dwi Wahyuni; Faisal, Faisal; Rahma, Rahma; Inayah, Faidul
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.68633

Abstract

Workshop Dasar Tari Sul-Sel Pada Duta Budaya Kota Makassar, merupakan suatu kegiatan tahunan Kota Makassar yang telah diagendakan setiap tahun. Pelatihan Dasar Tari Sul-Sel bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Dasar-dasar tari Sul-Sel, utamanya, dasar tari etnis Makassar. Pelatihan Dasar Tari Sul-Sel tersebut diharapkan dapat memberikan hasil, bukan saja pada pengetahuan dasar tari, akan tetapi, dapat mengembangkan gerak yang dipelajari menjadi lebih kreatif lagi, serta mengetahui tentang nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam gerak yang telah dipelajari. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah pada teori dan metode demonstrasi pada materi praktik. Sementara langkah-langkah yang ditempuh meliputi: 1. Tahap persiapan kegiatan, meliputi, a) observasi lokasi, b) mengurus surat izin, dan c. Menentukan jadwal pelaksanaan. 2. Pelaksanaan kegiatan, meliputi; a) memberikan materi teori, Dasar gerak tangan dan langkah kaki, nama-nama ragam dasar tari etnis Makassar, dan hal-hal yang berkaitan dengan Dasar-dasar tari Sul-Sel. b) praktik Dasar Tari Sul-Sel etnis Makassar, dan c) evaluasi. Target luaran adalah peserta pelatihan dapat memperagakan gerak dasar gerak tari yang diajarkan, dan dapat mengembangkan beberapa gerak yang telah diajarkan, dengan mengikuti musik iringan tari.
LAYANAN APRESIASI MUSIK LANGGAM SEBAGAI UPAYA PENGUATAN NILAI SENI DI YAYASAN KATANGKA, KABUPATEN GOWA Khaeruddin, Khaeruddin; Kurniawan, Rahmat; Riski Wulandari, Sri; Mulumbot, Tony; Sumiani, Sumiani
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i2.67906

Abstract

Musik tradisional Indonesia merupakan warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, di era globalisasi dan modernitas saat ini, musik langgam semakin kurang diminati oleh generasi muda karena dianggap tidak relevan dengan perkembangan zaman. Padahal, musik langgam memiliki kekayaan dan nuansa tersendiri yang layak untuk diapresiasi. Berdasarkan permasalahan ini, dibuatlah program "Apresiasi Musik Langgam bagi Anggota Yayasan Sanggar Seni Katangka di Kabupaten Gowa" yang bertujuan untuk menghadirkan musik langgam dalam bentuk praktik sebagai sarana apresiasi. Dengan demikian, peserta program tidak hanya belajar mengenal musik langgam, tetapi juga merasakan pengalaman langsung melalui praktik musik tersebut. Diharapkan, peserta dapat lebih memahami dan tertarik pada musik langgam sehingga seni ini tetap lestari sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. Program ini dilaksanakan untuk anggota Yayasan Sanggar Seni Katangka di Kabupaten Gowa, dan menghasilkan: (1) peningkatan pengetahuan anggota mengenai musik langgam, (2) peningkatan minat terhadap musik langgam, dan (3) layanan apresiasi sebagai media pengenalan musik Indonesia, khususnya musik langgam di Kabupaten Gowa, yang dipraktikkan secara langsung untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai kekayaan musik ini

Page 1 of 1 | Total Record : 9